eXtremeINA.com

PALEMBANG – eXtremeINA.com    Salah satu legenda BMX Indonesia I Dewa Hutama Jembrana atau yang akrab dipanggil Tom Brainz menyoroti perkembangan BMX di Indonesia khususnya kota Palembang.

Tom Brainz Palembang Tidak Miliki Skate Park_news (1)

Tom Brainz yang notabennya adalah pendiri komunitas SSBMX Palembang menilai Pemerintah tidak rasa peduli terhadap olahraga BMX di kota Palembang. Padahal jika terus dikembangkan dan terus didukung sarana hingga prasarananya para rider BMX asal Palembang dapat berprestasi di kancah Nasional maupun International. Dengan begitu pun rider yang bersangkutan akan membawa nama baik kota Palembang.

Tom Brainz Palembang Tidak Miliki Skate Park_news (3)

Sejatinya olahraga BMX di Indonesia memang terus berkembang, hal ini difaktori dengan semakin banyaknya rider BMX dari berbagai kalangan, semakin dukungnya Pemerintah Daerah untuk menyediakan skate park, dan semakin banyaknya event lokal daerah yang didukung oleh Pemerintahnya. Namun hal ini tidak sama sekali dirasakan oleh para rider BMX Palembang, di kota pempek ini tidak ada skate park yang nyaman dan layak untuk dijadikan saran berlatih para rider.

Tom Brainz Palembang Tidak Miliki Skate Park_news (2)

Sebenanrya beberapa bulan lalu beberapa komunitas olahraga ekstrem di Palembang yang juga dihadiri oleh Tom Brainz bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin guna membahas pembangunan skate park yang nantinya akan digunakan untuk menyambut Asian Games 2018 mendatang. Namun hingga kini fasilitas tersebut urung terealisasi, justru Pemerintah terkesan lebih peduli terhadap perkembangan olahraga ekstrem di Palembang khususnya BMX.

Tom Brainz Palembang Tidak Miliki Skate Park_news (4)

Teruslah teman-teman BMX di kota Palembang berlatih dan membuat event-event BMX untuk sekaligus mengajak anak-anak muda di sana bermain BMX. Dengan begitu Pemerintah pun diharapkan terus melihat potensi besar yang dapat dihasilkan oleh perkembangan BMX di kota Palembang dengan dibuatkannya sarana dan prasaran, seperti skate park yang aman dan layak untuk digunakan.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. SSBMX

Hingga saat ini, Tom Brainz menyayangkan tidak ada skate park memadai di Palembang.

READ MORE

PADANG – eXtremeINA.com     Melanjutkan rangkaian tur premier film Raba Cakrawala yang sudah digelar di RPTRA Kalijodo Jakarta sebelumnya, Volcom Indonesia kali ini bertandang ke kota Padang, Sumatra Barat dan mengambil tempat Bat & Arrow Cafe sebagai pilihan lokasi penayangan ke-duanya pada hari Sabtu [22/7] lalu. Sumatra Barat yang juga merupakan daerah asal dari rider skate Volcom Indonesia yaitu Sanggoe Dharma Tanjung termasuk daerah yang cukup banyak menelurkan skateboarder Indo yang berprestasi. Dan diharapkan premier film Raba Cakrawala besutan Hasbi Sipahutar ini, bisa menyebarkan inspirasi segar kepada generasi muda kota Padang dan sekitarnya.

Road to Cakrawala Padang_volcom (1)

Suasana event Road To Cakrawala Padang diramaikan oleh band-band lokal seperti On & On yang dengan genre rockabilynya membuat semua yang hadir bernostalgia serasa pernah mengalami masa-masa ketika rock and roll dianggap masih tabu. Sementara band Ghost Buster kemudian mengubah vibrasi nostalgia menjadi lebih terasa kental underground dengan irama cadas metal hardcore. Namun pada akhirnya band Ranah Rasta sukses mendamaikan suasana serta membuat hampir semua pengunjung naik ke panggung untuk berjoget bersama dalam alunan energi reggae untuk menutup malam.

Road to Cakrawala Padang_volcom (4)

Volcom Indonesia mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan serta partisipasi dari semua pihak yang terlibat dan juga semua pengunjung yang hadir. Sampai jumpa di tur Road To Cakrawala selanjutnya di kota Yogyakarta tanggal 5 Agustus 2017!

Road to Cakrawala Padang_volcom (2)

Road to Cakrawala Padang_volcom (3)

Road to Cakrawala Padang_volcom (7)

Road to Cakrawala Padang_volcom (8)

#community #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #RoadToCakrawala #skate #skateboard #skateboarder #skateboarding #urban #Volcom #VolcomIndonesia

Text & Photos : Volcom Indonesia

Rangkaian tur film Raba Cakrawala di kota Padang, tidak kalah seru seperti sebelumnya di RPTRA Kalijodo.

READ MORE

SURABAYA – eXtremeINA.com             Pertamax Motorsport Drag Bike Team telah mempersiapkan diri untuk tampil di ajang Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Drag Bike 2017 region 2 putaran 4 yang akan diselenggarakan di Sirkuit Internasional Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu [30/7] mendatang. Dua potensi muda berbakat yang menjadi andalan Pertamax Motorsport Drag Bike Team, Dicky Galeh Ardiansyah [Dicky GA] dan Alfan Imas Dwi Nandar [Alfan Cebonk], mengaku siap bertarung demi mendapatkan poin-poin penting yang diperlukan.

Tim-Pertamax-Motorsport-Jelang-Hadapi-Drag-Bike-2017-Seri-4_news-(1)

Setelah melalui 3 putaran, Dicky dan Alfan sama-sama menunjukkan performa yang baik. Keduanya kini tengah menguasai klasemen dalam perebutan gelar juara umum. Alfan berada di posisi pertama, sedangkan Dicky menempati posisi kedua. Di putaran keempat akhir pekan ini, Dicky dan Alfan dijadwalkan akan turun di sebanyak 6 kelas berbeda, yang terdiri dari 4 kelas utama Kejurnas serta 2 kelas supporting.

Dicky yang di putaran sebelumnya sukses mengantongi sebanyak 4 piala, yakin bahwa dirinya akan kembali menempati podium di berbagai kelas yang diikutinya. “Beberapa minggu terakhir saya sudah kembali berlatih setelah sebelumnya sempat istirahat cukup lama. Saya juga sempat ikut beberapa event drag bike yang tentunya akan membuat saya lebih siap menghadapi Kejurnas Drag Bike akhir pekan ini. Saya yakin penampilan saya bisa lebih baik dari sebelumnya dan bisa berada di podium lagi,” tutur Dicky.

Tim-Pertamax-Motorsport-Jelang-Hadapi-Drag-Bike-2017-Seri-4_news-(2)

Tak jauh berbeda dengan rekannya, Alfan yang merupakan pemuda asal Nganjuk, Jawa Timur ini berharap agar dapat mengantongi poin-poin yang diperlukan guna mengejar gelar juara umum di akhir kompetisi. “Saya bersama Pertamax Motorsport Drag Bike Team akan berjuang terus di setiap putaran Kejurnas Drag Bike. Saya juga sudah cukup familiar dengan Sirkuit Bung Tomo jadi saya rasa dapat memberikan hasil maksimal agar di akhir musim bisa membawa pulang gelar juara umum,” ungkap Alfan.

Sementara Direktur Pertamax Motorsport, Rifat Sungkar, turut memberikan semangat kepada kedua dragster agar dapat tampil maksimal sekaligus menjunjung tinggi sportivitas. “Pertamax Motorsport Drag Bike Team adalah wadah yang tepat untuk Dicky dan Alfan, karena saya lihat kompetensi mereka berdua itu baik di lintasan 201 meter. Apalagi saat ini mereka tengah memimpin klasemen. Saya harap mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi agar bisa tampil maksimal di putaran keempat sekaligus bisa menunjukkan prestasi-prestasi yang gemilang,” pungkas Rifat.

Tim-Pertamax-Motorsport-Jelang-Hadapi-Drag-Bike-2017-Seri-4_news-(3)

Text & Photos : karyaKU / Pertamax Motorsport

Pertamax Motorsport Drag Bike Team siap tampil di Kejurnas Drag Bike 2017 Region 2 Putaran 4.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan surfing tahunan Uluwatu Challenge yang digagas oleh Quiksilver akan kembali diselengarakan pada tanggal 30 Juli 2017 di Pantai Uluwatu, Bali.

Quiksilver-Uluwatu-Challenge-2017-poster

Pada tahun 2017 ini penyelenggaraan Quiksilver Uluwatu Challenge terasa lebih spesial, pasalnya sekaligus merayakan 1 dekade Big Bali Eco Weekend. Dalam kesempatannya Evan selaku Marketing Manager dari Quiksilver Indonesia mengatakan, ”Di tahun 2017 ini kami ingin menargetkan peserta sebanyak-banyaknya. Karena di tahun ini gelaran Quiksilver Uluwatu Challenge terasa lebih spesial dengan disertakannya acara Big Bali Eco Weekend. Mengapa kita menginginkan peserta lebih banyak lagi, karena uang pendaftaran peserta Quiksilver Uluwatu Challenge 2017 ini akan didonasikan untuk acara Big Bali Eco Weekend.”

Ada Bakti Sosial Dalam Quiksilver Uluwatu Challenge 2017_news (1)

“Big Bali Eco Weekend sendiri bersifat kegiatan sosial, yang nantinya akan membersihkan tujuh pnatai di Bali, kelestarian serta pelepasan Penyu, membuat infrastruktur di Uluwatu dan berbagai tempat lainnya, serta masih banyak tujuan positif lainnya,” tambah Evan. Pendaftaran Quiksilver Uluwatu Challenge 2017 ini terkumpul sebesar Rp. 2.000.000. Di tahun 2017 ini pun Quiksilver akan melakukan gebrakan terbarunya dengan mempertandingkan kelas Grom.

Ada Bakti Sosial Dalam Quiksilver Uluwatu Challenge 2017_news (2)

Setelah kejuaraan berakhir, Quiksilver akan menggelar Sunset Party di Single Fin Bar, yang dimana penyerahan hadiah juga akan diumumkan. Bagi para peserta yang ingin ikut serta dalam keseruan Quiksilver Uluwatu Challenge 2017 silahkan mengkorfirmasi melalu email di quiksilver.challenge@quiksilver.co.id.

Ada Bakti Sosial Dalam Quiksilver Uluwatu Challenge 2017_news (3)

#beach #Bali #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #Quiksilver #QuiksilverIndonesia #surf #surfing #Uluwatu #UluwatuChallenge2017 #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Quiksilver Indonesia

Quiksilver Uluwatu Challenge 2017, biaya pendaftaran terkumpul akan didonasikan.

READ MORE

eXtremeINA.com              Indonesia adalah satu dari sekian banyak negara dengan jumlah pecinta olahraga BMX yang cukup banyak. Dengan begitu maka tidak heran jika Indonesia memiliki banyak sekali legenda Pro BMX yang sudah memiliki banyak prestasi, salah satunya adalah Tomi Ferdian atau yang akrab dipanggil Tomie Ganjal.

tomie-ganjal_profile (1)

Tomie Ganjal pertama kali bermain BMX sejak duduk di bangku sekolah dasar [SD], dengan memulai karier sebagai rider BMX Racing atau BMX Cross. Namun seiring berjalannya waktu, saat memasuki tahun ketiga di bangku Universitas sekitar tahun 2007 dia mulai berganti aliran untuk bermain BMX Freestyle. Selama menggeluti dunia BMX terlebih BMX Freestyle, Tomie Ganjal belajar trik secara otodidak, atau hanya berbekal sebuah buku karangan rider BMX asal Bandung bernama Asep Tubagus alias Apep, selain itu Tomie Ganjal juga mempelajari trik-trik BMX melalui sebuah video.

tomie-ganjal_profile (2)

Sejatinya saat ditanya mengapa Tomie Ganjal sangat menyukai olahraga BMX, dia menjawab tidak ada jawaban yang signifikan. Namun bagi dirinya olahraga ekstrem BMX sudah mendarah daging, dan tidak dapat ditinggalkan. Sepeda BMX pertama yang Tomie gunakan untuk bermain didapat dari pinjaman seorang teman sesama kuliahnya, hingga pada suatu saat temannya meminta sepeda tersebut dikembalikan Tomie berusaha keras untuk membelinya, karena sepeda tersebut sudah sangat cocok dengan dirinya.

Selama berkarir sebagai rider BMX, sejatinya Tomie tidak mendapat dukungan dari keluarga, dengan alasan Tomie sering keluar kota untuk mengikuti sebuah kejuaraan, tidak mau bekerja karena bermain BMX, bahkan dia mengaku pernah menjual sebuah sepeda motor demi membeli sepeda BMX. Namun lambat laun keluarga pun mendukung pilihan Tomie untuk menggeluti dunia BMX, seiring dengan kesibukan Tomie yang sudah mulai bekerja.

tomie-ganjal_profile (3)

One Blood For All 3rd 2009 adalah sebuah Kejuaraan BMX pertama yang diikutinya. Walaupun kala itu dia tidak mendapatkan juara, namun dia sudah cukup gembira bisa mengikuti sebuah kejuaraan BMX secara resmi. Namun seiring waktu trik dan skill yang dimiliki Tomie terus berkembang hingga rentetat prestasi didapatkan mulai dari Juara 1 Fort De Cock BMX Cross III Bukit tinggi 2010, Juara 2 Ganjal BMX Jumping Contest Payakumbuh 2010, Juara 3 Why Do We Did It Vol. III Palembang 2011, Juara 1 Lab-B Street Revolution Vol.1 Padang 2011, dan masih banyak prestasi lainnya.

tomie-ganjal_profile (4)

Sebagai seorang atlet yang menggeluti olahraga ekstrem, Tomie sempat mengalami beberapa kali cedera mulai dari keseleo, memar akibat benturan, dan luka-luka. Saat ini Tomie memang sudah tidak terlalu aktif mengikuti berbagai macam kejuaraan BMX, namun dia selalu memperhatikan perkembangan BMX di Indonesia, dia pun menilai perkembangan BMX di Indonesia sangat pesat, banyak rider muda yang potensial untuk meraih prestasi dikemudian hari. Di Indonesia pun kerap menggelar Kejuaraan BMX bertaraf International, dan itu membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki banyak rider yang dapat diperhitungkan.

#BMX #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #profile #TomieGanjal #urban

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : dok. Tomie Ganjal

JAKARTA – eXtremeINA.com    Untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Indonesia Scooter Champioship [ISC] akan menggelar kejuaraan balap skuter pada tanggal 13 Agustus 2017 yang berlangsung di Sirkuit International Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat.

ISC-2017-Round2_poster

Kejuaraan balap skuter bertajuk ISC Round ke-2 ini akan dikemas dengan salam One Day Race. Pada tahun 2017 ini adalah tahun kedua bagi terselenggaranya ISC, namun walaupun terbilang baru kehadirannya selalu dinanti oleh para penikmat balap skuter di Tanah Air. Selain itu Kejuaraan balap skuter ini juga mendorong munculnya tim-tim balap dengan menghadirkan para pebalap muda yang sangat potensial untuk mendulang prestasi. Pada ISC Round ke-2 ini pihak penyelenggara akan menargetkan total 300 starter.

eXINA-ISC 2017 Seri 1 Disambut Hujan_news (1)

Jumlah peserta yang ditargetkan ini nampaknya bukan hanya ucapan semata, namun diperkirakan jumlahnya akan lebih dari 300 Starter. Mengingat pebalap yang ingin ikut serta di Kejuaraan ISC ini sangat antusias, namun kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya. Walaupun tanggal kejuaraan balap sudah ditentukan, pihak penyelenggara masih akan menggodok beberapa kelas yang diperlombakan. Namun diperkirakan kelas-kelas utama akan tetap diperlombakan.

eXINA-ISC 2017 Seri 1 Disambut Hujan_news (4)

Berikut adalah kelas-kelas yang akan diperlombakan dalam kejuaraan ISC 2017 Round 2:

Kelas Utama 2T Big Frame
1. Standart Pemula
2. Standart Open
3. Tune Up Pemula
4. Tune up Open
5. FFA 2T

Kelas tambahan 2T Small Frame
6. Tune Up Open
7. FFA Open

Kelas 2T supporting race
8. Kelas Respon [Non Pebalap]

Kelas Utama 4T
9. 160cc 4T Open
10. 220cc 4T Open
11. FFA 4T sd 300cc

Kelas tambahan 4T
12. Kelas Komunitas 4T Standart [Non Pebalap]

Kelas supporting race
13. Master Faster FFA 40+
14. Kelas FFA all scooter [max rim 12″]

15. Zip Non Pebalap [kelas baru]

16. Kelas FFA 2T/4T 90kg+ [kelas khusus pebalap dengan berat badan 90 Kg ke atas, untuk menampung animo penggila kecepatan yg berbadan berat, merupakan kelas baru juga]

17. Kelas roda 3 [MP3]

 

Text & Photos          : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

ISC 2017 Round 2 diperlombakan pada bulan Agustus, sekaligus menyambut HUT RI ke-72.

READ MORE

SEMARANG – eXtremeINA.com            Kompetisi Gymkhana Internasional tingkat Asia bertajuk Asia Auto Gymkhana Competition [AAGC] 2017 putaran satu sukses digelar di Sirkuit Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu [22/7] akhir pekan lalu. Sebanyak 32 peserta dari berbagai negara di kawasan Asia seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Hongkong, Thailand, Kamboja, India, Nepal, hingga Jepang ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang juga didukung penuh oleh Ikatan Motor Indonesia [IMI] tersebut.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (1)

Keberhasilan terselenggaranya ajang AAGC 2017 putaran satu disambut baik oleh IMI Pusat. Ketua Komisi Olahraga Mobil Slalom, Drifting, dan Time Rally IMI Pusat, Hervian Soejono mengungkapkan harapannya agar ke depan AAGC bisa mendapatkan persetujuan langsung dari Fédération Internationale de l’Automobile [FIA] untuk perubahan statusnya menjadi kejuaraan dunia. “Saya dan IMI berharap agar dalam satu atau dua tahun ke depan, FIA bisa menyetujui kejuaraan ini menjadi Kejuaraan Dunia. Kami akan terus memantau dan mengupayakan hal tersebut agar perlombaan ini bisa menjadi semakin seru, menantang, dan ramai dilirik oleh para penikmat olahraga otomotif yang tak hanya datang dari Asia, namun juga dari berbagai belahan dunia,” tutur Hervian.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (2)

Selain itu, Hervian juga memberikan apresiasi lebih kepada Poedio Oetojo dan Genta Auto & Sport yang sukses menggelar AAGC 2017. “Semua peserta terlihat puas dengan penyelenggaraan yang digagas oleh Genta Auto & Sport. Selamat untuk mereka yang telah sukses menyelenggarakan ajang internasional ini setelah vakum selama 11 tahun lamanya. Tentunya ajang ini akan menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh para pembalap serta jadi contoh penyelenggaraan putaran2 berikutnya di Korea,Taiwan Dan Thailand,” tambahnya.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (3)

Koordinator FIA untuk zona Asia, Dr. Kwong Wing Yeung, yang juga hadir dalam perlombaan, ikut memberikan komentarnya. Ia mengatakan, “IMI dan Genta Auto & Sport telah berhasil membuat standar baru ajang olahraga otomotif ke dalam level internasional. Saya juga berterima kasih kepada pemerintah daerah Semarang yang telah mendukung terselenggaranya AAGC. Sebagai koordinator FIA untuk wilayah Asia, saya menyampaikan apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang terlibat selama perlombaan berlangsung.”

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (4)

AAGC 2017 putaran satu sendiri dibagi menjadi kompetisi individu maupun tim. Di kompetisi individu, para peserta kawakan Tanah Air berhasil merajai perlombaan. Anjasara Wahyu keluar sebagai juara pertama, diikuti Demas Agil di posisi kedua, serta Valentino Ratulangi di tempat ketiga. Sedangkan pada kompetisi tim, Indonesia yang diperkuat oleh Adrianza Yunial dan Valentino Ratulangi kembali mendominasi pertandingan. Mereka keluar sebagai juara pertama, diikuti dengan duet Masaki Nishihara dan Tetsuya Yamano dari Jepang di posisi kedua serta Amanpreet Ahluwalia dan Achintya Mehrotra dari India di urutan ketiga. Anjasara Wahyu juga berhasil melengkapi kemenangan Indonesia dengan menjadi yang tercepat di kejuaraan QTT.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (5)

Text & Photos : Media IMI

Asia Auto Gymkhana Competition 2017 putaran satu sukses digelar di Sirkuit Jalan Pahlawan pada Sabtu [22/7].

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 4-6 Agustus 2017 nanti Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA] akan menyelenggarakan ataupun mendukung Kejuaraan Paralayang bertajuk Paragliding Trip of Indonesia [TRoI] 2017 seri ke-3, yang akan diselenggarakan di Segoro Gunung, Kebun Teh Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

TRoI-2017-Serie3-Kemuning_flyer

Kejuaraan Paralayang ini akan mempertandingkan nomor lomba untuk Ketepatan Mendarat dan untuk kategori antara lain Open, Tandem, Junior, dan Lolita. Dalam kesempatannya Bambang Hermansyah selaku Kepala Bidang Olahraga Petualangan, Tantangan, dan Wisata mengatakan, ”Seri 3 TRoI di tahun 2017 ini adalah lanjutan dari pada seri-seri sebelumnya, yang dimana seri satu telah terselenggara di Gunung Panten, Majalengka, sementara seri kedua telah diselenggarakan di Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Untuk seri ketiga ini peserta akan ditargetkan sebanyak 200 peserta yang terdiri dari lokal Indonesia dan Mancanegara.”

TRoI-illustration (2)

“Target 200 peserta tersebut nampaknya bukan lah hal yang terlalu muluk, mengingat Kejuaraan TRoI ini selalu dinanti kehadirannya oleh semua pilot. Dengan hadirnya Kejuaraan TRoI seri 3 di tahun 2017 ini kami harapkan dapat memasyarakatkan olahraga dirgantara, dan tentunya dapat mengangkat kearifan lokal dari sumber daya alam yang akan berdampak pada perekonomian daerah di sektor sport tourism untuk destinasi wisata alam, selain itu ajang ini juga diperuntukan untuk meningkatkan prestasi para atlet itu sendiri,” tutupnya.

TRoI-illustration (1)

Bagi para pilot-pilot terbaik di seluruh penjuru Tanah Air yang ingin ikut serta dalam KTRoI Seri 3 di Segoro Gunung, Kebun Teh Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sudah dapat mendaftar diri di http://www.paragliding.web.id/troikemuning/

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : TRoI

TRoI 2017 Seri 3 akan dimulai pada 4-6 Agustus 2017.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com       Ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 putaran ketiga yang digelar di Sirkuit Brigif 1 Kujang II Cimahi, Jawa Barat pada Sabtu [22/7] dan Minggu [23/7] akhir pekan kemarin pecahkan rekor jumah peserta yang tampil. Tercatat sebanyak 421 dragster yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(1)

Terkait hal tersebut, Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport yang turut hadir menyaksikan perlombaan mengungkapkan, “Ini adalah suatu pencapaian yang sangat baik, kami melihat adanya peningkatan aktivitas dan semangat dari para dragster untuk menyalurkan talenta balapnya di ajang-ajang resmi yang memiliki nilai positif. Peserta yang banyak otomatis akan membuat perlombaan juga menjadi lebih seru dan menantang, karena di situ terdapat kompetisi yang sesungguhnya.”

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(2)

Rifat juga berharap agar suasana balap dengan jumlah peserta yang banyak dapat terus dipertahankan di putaran-putaran selanjutnya. “Semoga akan lebih banyak lagi dragster nasional yang mau mengikuti ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 di putaran selanjutnya,” tambahnya.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(3)

Dalam babak penyisihan yang digelar hari Sabtu, hujan deras yang turun membasahi Sirkuit Brigif menyebabkan salah satu dragster asal Madura, Jhonz PK, mengalami kecelakaan dan mengakibatkan patah tulang. Sementara babak final yang dilangsungkan hari Minggu berlangsung di bawah cuaca cerah.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(5)

Beberapa dragster juga tampil memukau di ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 putaran tiga, seperti Joko Susanto asal Klaten yang berhasil menjadi juara satu di kelas DB 1 Bebek 4T TU sd 130 cc serta DB 16 Matic TU sd 200 cc Pemula. Eko “Chodox” Sulistyo selaku dragster senior pun juga menunjukkan ketajamannya. Eko berhasil memenangkan kelas DB 2 Bebek 4T TU sd 200 cc dan DB 8 Matic TU sd 1 cc. Sementara Gerry Setiawan yang berjaya di putaran satu, kembali mencatatkan namanya sebagai salah satu dragster yang wajib diperhitungkan namanya. Pebalap asal Madiun ini berhasil menjadi juara satu di kelas DB 5  Bebek 2T TU sd 130 cc.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(7)

Text & Photos : karyaKU / Pertamax Motorsport

Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 Putaran Ketiga pecahkan rekor jumlah peserta.

READ MORE

SENTUL – eXtremeINA.com         Meski sempat mengalami kendala di awal-awal lomba, pebalap muda berbakat yang mendapatkan dukungan dari Pertamax Motorsport, Aldio Oekon, mendulang sukses dengan naik podium kedua di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport [ISSOM] 2017 putaran tiga yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Jawa Barat pada Minggu [23/7] siang kemarin.

Aldio-Oekon-Naik-Podium-di-ISSOM-2017_news-(1)

Aldio yang turun di kelas European Touring Car Championship [ETCC] 2000 Master, meraih hasil kualifikasi yang sangat baik. Dengan catatan waktu yang diraih, ia berhak memulai perlombaan di urutan pertama, diikuti oleh rival-rivalnya seperti Radityo Mahendra Hutomo di posisi kedua dan Ahmad Fadillah A. di tempat ketiga.

Perlombaan pun dimulai kurang lebih pukul 2 siang. Saat start dan melewati tiga lap awal, Aldio melesat sempurna dan berhasil mempertahankan posisinya di puncak, namun memasuki lap keempat, mobil Aldio mengalami kendala pada bagian soket ECU yang mengharuskannya segera masuk ke pit untuk mendapatkan penanganan khusus dari tim mekanik. Kondisi ini membuat posisi Aldio melorot ke paling akhir. “Saya tadi sudah leading, berusaha untuk terus fokus. Namun mobil mengalami kendala yang membuat saya mau tak mau harus masuk ke pit,” cerita Aldio.

Aldio-Oekon-Naik-Podium-di-ISSOM-2017_news-(3)

Selang beberapa saat, Aldio kembali ke perlombaan dari posisi terbawah. Dengan bekal percaya diri yang tinggi, ia berjuang untuk mencapai finis dengan hasil yang maksimal. Terbukti, satu per satu lawan berhasil dilewati hingga pada akhirnya Aldio berhasil mencatatkan namanya di podium kedua kelas ETCC 2000 Master. “Saya bersyukur mobil masih bisa ditangani dengan baik oleh tim mekanik. Kerja sama yang terjalin di antara kami terasa lancar sehingga saya mendapat kesempatan untuk kembali ke lintasan. Alhamdulillah, saya pun masih bisa finis di podium kedua,” lanjut Aldio.

Pencapaian ini tak membuat Aldio lantas puas begitu saja. Di akhir perlombaan, pebalap yang juga kerap mendapatkan motivasi langsung dari Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport itu mengungkapkan bahwa dirinya akan terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada di putaran berikutnya yang menurut rencana akan digelar di BSD City Grand Prix, Tangerang Selatan pada 20 Agustus mendatang. “Setelah ini, saya akan kembali mengembangkan kemampuan saya dengan berlatih agar mendapatkan hasil yang lebih baik di putaran selanjutnya, apalagi putaran keempat akan dilangsungkan di sirkuit baru, BSD City Grand Prix, yang pastinya akan lebih seru dan menantang. Berbagai persiapan akan saya lakukan dalam waktu dekat,” pungkas Aldio.

Aldio-Oekon-Naik-Podium-di-ISSOM-2017_news-(2)

Text & Photos : karyaKU / Pertamax Motorsport

Atasi kendala dengan baik, Aldio Oekon kembali duduki podium.

READ MORE

QUEBEC – eXtremeINA.com     Akhir pekan lalu, Tim Nasional Paralayang bertolak ke Mont Saint Pierre, Quebec, Kanada untuk mengikuti Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup [PGAWC] seri ketiga di tahun 2017.

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (1)

Sejatinya para atlet yang berlaga di PGAWC seri-3 Kanada 2017 ini adalah para pejuang Paralayang yang akan mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018. Bagi pengurus pusat, kejuaraan PGAWC seri-3 adalah sebuah try out dan sekaligus melihat peta kekuatan tim Paralayang Asia sebagai calon lawan Indonesia di Asian Games 2018.

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (3)

Sejak awal perlombaan Tim Nasional Paralayang Indonesia ini sudah menjadi favorit juara, dan juga diperhitungkan oleh para lawannya. Benar saja turun di tiga kelas berbeda PGAWC Kanada, Tim Nasional Indonesia mampu memperoleh kejayaan dengan hampir menjuarai di semua kategori.

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (2)

Semoga dengan perolehan hasil tim Nasional Indonesia PGAWC seri 3 Kanada 2017 dapat semakin memotifasi mereka untuk terus meraih banyak prestasi, khususnya dalam kejuaraan Asian Games 2018 mendatang.

Berikut adalah hasil Kejuaraan PGAWC 2017 Seri ke-3 Kanada:

Kategori Umum [Overall]

  1. Hening Paradigma, Indonesia
  2. Milawari Sirin, Indonesia
  3. Haiping, China

Kategori Putri

  1. Milawati Sirin, Indonesia
  2. Rika Wijayanti, Indonesia
  3. Nofrica Yanti, Indonesia

Kategori Beregu

  1. Garuda 1, Indonesia
  2. One Polar, China
  3. Garuda 2, Indonesia

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (4)

#air #Canada #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #PGAWC2017 #Quebec #paragliding

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Get Gendon Subandono / Tim Nasional Paralayang Indonesia

Sejak awal perlombaan Timnas Paralayang Indonesia ini sudah menjadi favorit juara, dan diperhitungkan oleh para lawan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan surfing bertajuk Uluwatu Challenge 2017 yang digagas oleh Quiksilver di Pantai Uluwatu, Bali akan mulai dipertandingkan pada tanggal 30 Juli 2017.

Quiksilver-Uluwatu-Challenge-2017-poster

Jika pada tahun–tahun sebelumnya hanya mempertandingkan kelas Open saja, namun di tahun 2017 ini Quiksilver membuat gebrakan baru dengan mempertandingkan Grom yang akan diisi oleh usia 17 tahun ke bawah. Tujuan dibuatnya kelas Grom ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para surfer muda untuk terus mengeksplor kemampuan mental bertandingnya dalam sebuah kejuaraan surfing yang resmi dan berkelas. Manfaat lain yang didapat para surfer muda jika mengikuti Uluwatu Challenge 2017 ini adalah mereka dapat mengukur seberapa tangguh setelah berlatih, meningkatkan skill, meningkatkan prestasi, dan membentuk relasi dengan para surfer lainnya.

Beda Dari Tahun Lalu, Uluwatu Challenge 2017 Pertandingkan Grom_news (2)

Walaupun kelas Grom sudah dicanangkan akan dipertandingkan dalam kejuaraan Uluwatu Challenge 2017, nyatanya kelas ini sifatnya hanya pasif saja. Dalam artian kelas Grom ini akan dipertandingkan jika suasana ataupun cuaca sangat mendukung. Terlepas dari itu semua, Kejuaraan Surfing bertaraf International ini mempertandingkan surfe-surfer terbaik dunia semisal Mark Richards, Matt Hoy, Tom Carroll, Simon Anderson, dan masih banyak yang lainnya.

Beda Dari Tahun Lalu, Uluwatu Challenge 2017 Pertandingkan Grom_news (1)

Sementara untuk surfer-surfer Indonesia juga tidak ingin kalah saing untuk meramaikan Kejuaraan ini, karena beberapa nama seperti Made Kasim, Ketut Menda, Made Switra, Made Lana, Tipi Jabrik, Dede Suryana, dan Rizal Tanjung dipastikan ikut ambil bagian dalam ajang ini.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Quiksilver Indonesia

Akan ada yang beda pada perhelatan Quiksilver Uluwatu Challenge 2017.

READ MORE

eXtremeINA.com  Paragliding atau yang biasa disebut dengan paralayang adalah satu jenis olahraga udara yang sangat ekstrem. Di Indonesia sendiri olahraga ini sudah cukup popular, selain memiliki banyak sekali pilot-pilot handal dengan segudang prestasinya, Indonesia sendiri dikenal sebagai surganya destinasi bermain paralayang. Untuk memainkan olahraga yang satu ini, para pilot harus naik kepuncak gunung tertinggi untuk lepas landas kebawah.

Sensasi Menikmati Pemandangan Dengan Paralayang_feature (3)

Walaupun terbilang ekstrem, nyatanya olahraga ini memiliki daya tarik tersendiri, keseruan bermain paralayang adalah dapat terbang diudara sambil menikmati pemandangan yang indah. Karena tergolong ekstrem, pastinya olahraga ini memiliki rintangan dan tantangan yang harus dilalui oleh para pilot, dan tantangan tersebut adalah angin. Jika angina benar-benar tidak bersahabat maka parasut bisa oleng atau goyang yang dapat berakibat fatal.

Sejatinya olahraga paralayang ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, baik itu anak-anak, dewasa, orang tua, pria ataupun wanita. Jika kalian tidak bisa bermain paralayang namun ingin merasakan sensasi terbangnya, kalian dapat tandem dengan pilot. Namun bagi kalian para pemula yang baru menggeluti paralayang sangat disarankan untuk didampingin atau minta diarahkan oleh pilot-pilot yang sudah berpengalaman.

Sensasi Menikmati Pemandangan Dengan Paralayang_feature (2)

Selain mental dan fisik yang harus dipersiapkan, perlengkapan lain yang harus dilengkapi saat bermain paralayang adalah parasut, pelindung tangan, dan kaki, kacamata, helm, HT, dan GPS. Untuk jenis kebutuhan parasut tergantung dari tingkat kemahiran seorang pilot, GPS digunakan untuk mencari lokasi pilot saat terbang, sementara HT digunakan untuk berkomunikasi dengan tim jika ada kendala atau gangguan saat seorang pilot terbang.

Perkembangan olahraga paralayang di Indonesia cukup pesat kemajuannya. Selain semakin banyak pilot baru yang bermunculan, di Indonesia sendiri selalu ditemukan spot-spot baru untuk bermain paralayang, selain itu Indonesia sering menggelar berbagai macam kejuaraan paralayang baik bertaraf daerah, Nasional, hingga International sekalipun.

Sensasi Menikmati Pemandangan Dengan Paralayang_feature (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Sensasi Menikmati Pemandangan Dengan Paralayang

READ MORE

eXtremeINA.com       Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Salah satunya adalah keindahan yang tersimpah di Hotan Kota Trenggalek, fenomena ini kerap dimanfaatkan oleh beberapa rider Downhill untuk bersepeda di lokasi tersebut, atau hanya sekedar olahraga sambil mencuci mata menikmati pesona keindahannya.

trenggalek_feature (1)

Berkat pesona keindahan yang sangat luar biasa ini, beberapa promotor juga kerap membuat kejuaraan Downhill di Hutan Kota Trenggalek. Demi mencapai gardu pandang di Puncak pass, untuk melihat pemandangan bukit serta kota Trenggalek di puncak pass dapat dilewati melalui dua jalur yang berbeda. Jalur yang pertama dapat ditempuh melalui jalan setapak yang sudah dipasangi bata. Memang terlihat aga berat jika melewati jalur ini, namun bagi kalian yang ingin lebih santai sambil olahraga jalan kaki jalur ini sangat cocok.

trenggalek_feature (3)

Sementara jalur kedua dapat dilewati menggunakan kendaraan motor ataupun mobil, Jalur ini memang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Dari atas gardu pandang inilah kita dapat melihat keindahan kota Trenggalek dengan background perbukitan yang hijau. Mengenai jalur Downhill yang terdapat di Hutan Kota Trenggalek ini tergolong mudah alias dapat digunakan untuk para pemula yang baru belajar bermain Downhill. Walaupun terbilang mudah, namun di lokasi ini memilki rintangan yang cukup bervariatif.

trenggalek_feature (2)

Lokasi bermain Downhill yang terdapat di Hutan Kota Trenggalek ini hanyalah satu dari sekian banyak spot Downhill di Indonesia yang memiliki keindahan yang mempesona. Tidak menutup kemungkinan lokasi-lokasi baru dengan view memanjakan mata akan ditemukan, seiring dengan perkembangan Kejuaraan Downhill di Tanah Air, atau seiring dengan semakin banyaknya pecinta Downhill yang berburu spot.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com       Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Salah satunya adalah keindahan yang tersimpah di Hotan Kota Trenggalek, fenomena ini kerap dimanfaatkan oleh beberapa rider Downhill untuk bersepeda di lokasi tersebut, atau hanya sekedar olahraga sambil mencuci mata menikmati pesona keindahannya. Berkat pesona keindahan yang sangat luar biasa ini, beberapa promotor […]

READ MORE

eXtremeINA.com              Bodyboarding adalah olahraga air ekstrem yang mirip dengan surfing. Hanya beda pada teknik berseluncur yang digunakan oleh kedua olahraga berselancar tersebut. Hobi ini dapat memacu adrenalin.

bodyboarding_feature (1)

Bodyboarding menggunakan papan kecil yang terbuat dari bahan busa. Olahraga ini sangat rawan dan berbahaya para atlet bodyboarding memakai sirip pada kaki untuk membantu dalam menendang saat berselancar. Cara melakukannya berbeda dengan surfing. Bodyboarding melakukannya dengan cara tengkurap, tubuh yang menempel dengan papan. Untuk para atlet atau sang profesional olahraga bodyboarding biasa disebut Bodyboarder.

bodyboarding_feature (2)

Dalam memainkan bodyboarding harus bisa menjaga keseimbangan, pengetahuan tentang gelombang, dan insting yang tajam untuk mengatur berat badan saat meluncur. Gelombang datang dari segala bentuk dan arah, arah angin, dan faktor geografis lainnya. Bodyboarder harus melawan arus gelombang ombak dengan unik dan menantang. Namun biasanya para bodyboarder memilih gelombang yang lebih curam supaya terlihat lebih menantang dalam memainkannya.

bodyboarding_feature (3)

Siapa pun bisa belajar olahraga bodyboarding. Namun untuk bodyboarders yang berpengalaman postur tubuh dan control menjadi kunci lain. Untuk pemula harus memiliki insting yang tajam untuk pengetahuan gelombang dan harus mempunyai prediksi yang baik tentang gelombang dan bagaimana papan selancar harus bereaksi.

#beach #body #bodyboarding #boarding #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #feature #indonesia #surf #surfing #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Bodyboarding adalah olahraga air ekstrem yang mirip dengan surfing. Hanya beda pada teknik berseluncur yang digunakan oleh kedua olahraga berselancar tersebut.

READ MORE

eXtremeINA.com       Seiring berjalannya waktu perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia semakin maju, salah satu fakta yang membuktikannya adalah semakin banyaknya spot terbaru untuk melakukan terbang Paralayang di berbagai penjuru Tanah Air. Ditemukannya spot-spot terbaru ini tidak diherankan, pasalnya Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, salah satunya adalah bukit-bukit atau gunung-gunung yang sanga indah pemandangannya.

paralayang-kemuning_feature (2)

Lokasi terbang Paralayang di Indonesia sendiri cukup bervariasi, mulai dari tingkat kesulitannya, pemandangan alam perbukitan ataupun pantai juga tersaji di Nusantara ini. Salah satu yang saat ini sedang buming adalah lokasi terbang Paralayang di kebun teh Kemuning, Desa Segoro Gunung, Ngargoyoso. Lokasi ini juga terkenal dengan sebutan bukit Paralayang. Keeksotisan spot terbang Paralayang di Desa Segoro Gunung ini juga kerap dijadikan promotor untuk menggelar berbagai macam Kejuaraan Paralayang baik bertaraf daerah, Nasional, maupun International.

paralayang-kemuning_feature (3)

Jika kalian ingin menuju ke bukit Paralayang ini, rute yang harus diambil mengarah ke Ngargoyoso. Jika kalian menuju dari arah Solo atau Karanganyar, gunakan rute jalan Lawu Karanganyar, Bejen, Terminal Karagpandan, kemudian mengarah ke Ngargoyoso. Sejatinya ketinggian yang berada di bukit Paralayang ini cukup bervariasi antara 800 hingga 1540 meter di atas permukaan laut. Sementara untuk luas hamparan perkebunan teh diperkirakan mencapai 437 hektare, pemandangan inilah yang sangat memanjakan mata saat terbang melayang menggunakan Paralayang.

paralayang-kemuning_feature (1)

Jika diakhir pekan, lokasi ini tidak hanya dipenuhi oleh wisatawan yang ingin mencicipi tandem Paralayang saja, akan tetapi mereka yang datang juga ingin merasakan udara sejuk yang masih sangat alami. Fasilitas yang terdapat di lokasi juga terbilang lengkap, karena sudah terdapat lahan parkir yang luas, kamar mandi, dan masih ada beberapa fasilitas lainnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com       Seiring berjalannya waktu perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia semakin maju, salah satu fakta yang membuktikannya adalah semakin banyaknya spot terbaru untuk melakukan terbang Paralayang di berbagai penjuru Tanah Air. Ditemukannya spot-spot terbaru ini tidak diherankan, pasalnya Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, salah satunya adalah bukit-bukit atau gunung-gunung yang sanga indah […]

READ MORE

MANADO – eXtremeINA.com   Ajang balap Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Motoprix 2017 putaran 5 region 5 hasil kerjasama Pengprov Ikatan Motor Indonesia [IMI] Sulawesi Utara dan D’spec Racing Team, telah diselenggarakan di Sirkuit Balitika Paniki, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara pada 14-16 Juli 2017 lalu. Kejuaraan D’spec Motoprix 2017 kali ini diikuti sebanyak 61 peserta yang terbagi dalam 6 kelas perlombaan. Perlombaan berjalan cukup baik meskipun kondisi cuaca mendung berawan dan terjadi beberapa insinden yang melibatkan para pebalap. Selain itu, persaingan ketat juga mewarnai perlombaan yang berlangsung di lintasan high speed sepanjang 1.300 meter ini.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (1)

Pada kelas MP1 [Bebek 150cc 4 Tak TU Injeksi – Seeded] 13 starter bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik. Pada akhirnya juara pertama berhasil direbut oleh Handy Tuhatu pebalap asal Sulteng, diikuti Fahri Sandi di posisi ke dua dan M. Ikhsan Lala di posisi ketiga.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (2)

Sementara itu, di kelas MP2 [Bebek 125 cc 4 Tak TU – Seeded] persaingan ketat diantara Handy, Fahri dan M Ikshan kembali terjadi. Selepas start, ketiga pebalap ini langsung bersaing dibarisan terdepan. Namun di kelas MP2 ini, M Ikshan berhasil membalas kekalahannya di kelas MP1. Pebalap andalan Yamaha BAF Akai Jaya Traxx-D IRC NHK ini, berhasil menjadi juara pertama, disusul Fahri di posisi kedua dan Handy yang harus puas di urutan ketiga.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (4)

Kejadian serupa terjadi di kelas MP3 [Bebek 150cc 4 Tak TU Mix Pemula A] dan MP4 [Bebek 125cc 4 Tak TU Mix Pemula A]. Tiga orang pebalap bersaing untuk meperebutkan podium utama. Setelah melakukan pertarungan sengit, Fadil Muhamad berhasil menjadi juara pertama di kelas MP3 diikuti oleh Maulana Ibrahim dan Indra Aditya. Sedangkan di kelas MP4, Maulana Ibrahimlah yang menjadi juara pertama, diikuti Fadil dan Indra. Selain menjadi juara di kelas MP4, Maulana Ibrahim juga merajai dua kelas pemula lainnya, yaitu di kelas MP5 dan kelas MP6.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (3)

Gubernur Propinsi Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey, Bapak James Sumendap SH, yang merupakan Bupati Minahasa Tenggara dan juga ketua Pengrov IMI Sulut, didampingi oleh para pengurus IMI Sulut serta perwakilan sponsor pendukung juga turut hadir menyaksikan langsung kejuaraan ini, dan sekaligus membagikan hadiah kepada para pemenang.

Text & Photos : Media IMI

61 Peserta Ramaikan Kejurnas D’spec Motorprix 2017 Putaran 5 Region 5 Sulawesi Utara.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017 telah berlangsung sejak tanggal 18 hingga nanti berakhir pada tanggal 24 Juli 2017, di Desa Mantar, Kecamatan Pato Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Cuaca Hambat Pertandingan Mantar XC Open 2017_news (3)

Hingga berita terbarunya kejuaraan Paralayang yang memperlombakan nomor lomba Cross Country atau Lintas Alam ini diikuti oleh total 83 peserta yang diantaranya 38 peserta dari luar negeri. Selain Indonesia, Negara – Negara yang ikut serta dalam Kejuaraan ini meliputi Jepang, India, Nepal, Korea, Pakistan, Thailand, China, Taipei, Vietnam, Prancis, Belanda, Singapura, Malaysia, Swiss, dan Australia.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (1)

Perlombaan lintas alam ini memang diharuskan pesertanya terbang setiap hari karena mereka harus menuntaskan tugas dari Meet Director yang dipimpin oleh penerbang Paralayang wanita asal Inggris bernama Nicky Moss. Sejatinya dalam perlombaan ini beberapa peserta juga ada yang mengikuti fun fly, namun jika cuaca kurang mendukung maka perlombaan ini akan dihentikan sementara waktu sampai cuaca kembali membaik.

Cuaca Hambat Pertandingan Mantar XC Open 2017_news (2)

Hingga saat ini jalannya Mantar Paragliding XC Open 2017 berjalan lancar, hanya saja sempat terkendala beberapa masalah kecil. Selain beberapa waktu cuaca kurang mendukung, hal lain yang menjadi masalah adalah signal telepon selular yang kurang baik, hal ini disebabkan karena PLN di kota tersebut sering mematikan lampu sehingga signal dari tower Mantar juga terputus jaringannya.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (2)

Semoga hingga hari terakhir dan pengumumam pemenang Kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017 dapat berjalan lancar tanpa mengalami kendala suatu apapun. Sebagai tuan rumah masyarakat Indonesia pun wajib mendukung para pilot Indonesia yang berlaga di Mantar Paragliding XC Open 2017.

#air #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #paragliding

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : ACPA

Perjalanan pertandingan Mantar XC Open 2017, sempat terhambat akibat cuaca kurang bersahabat.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 21 hingga 23 Juli 2017 Tim Nasional Paralayang Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup [PGAWC] seri ke-3 yang diselenggarakan di Moint Saint Pierre, Quebec, Kanada.

eXINA-Melihat Peluan TimNas Indonesia di Ajang WPAC 2017_news (6)

Para atlet yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Piala Dunia Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat ini adalah para atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang Asian games 2018 mendatang. Oleh sebab itu para pengurus pusat ingin menjadikan Kejuaraan PGAWC Seri ke-3 ini menjadi bahan Try Out, sekaligus melihat peta kekuatan Asian yang menjadi peserta di kejuaraan tersebut.

eXINA-Melihat Peluan TimNas Indonesia di Ajang WPAC 2017_news (4)

Selepas dari itu semua Tim Nasional Indonesia memiliki bekal yang cukup bagus, pasalnya Indonesia baru saja dinobatkan oleh FAI – The World Air Sport Federation sebagai peringkat pertama dunia Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat dunia. Secara tidak langsung fenomenan ini akan meningkatkan mental bertanding para atlet Indonesia dalam Kejuaraan PGAWC Seri 3 di Kanada.

eXINA-ilustrasi-paralayang (2)

Khusus pada Kejuaraan PGAWC Seri ke-3 ini, pengurus pusat telah menargetkan 1 dari 3 medali emas yang diperebutkan, namun karena PGAWC 2017 bersifat seri Indonesia akan menargetkan 2 medali emas di akhir seri Kejuaraan dari kategori putra dan putri. Atas kedudukan Indonesia sebagai pemuncak klaseman dunia Paralayang Ketepatan Mendarat, pastinya lawan akan semakin memperhitungkan kekuatan dari Tim Nasional Paralayang Indonesia. Semoga dalam kejuaraan PGAWC seri 3 Kanada Tim Nasional mampu mendulang medali untuk mencapai target yang lebih baik.

#air #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #paragliding #PGAWC2017 #PGAWCCanada2017

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com

Timnas Paralayang Indonesia menjadikan ajang PGAWC Kanada 2017 sebagai try out.

READ MORE

BANJARBARU – eXtremeINA.com        Ajang Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran kedua sukses digelar di Satpas Polda Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Sabtu [15/7] dan Minggu [16/7] akhir pekan kemarin. Para peserta yang terbagi ke dalam beberapa kategori seperti umum, seeded B, pemula, peserta lokal serta wanita tersebut harus menempuh lintasan dengan jarak sepanjang 170 km.

Time Rally 2017 Seri 2, Selesai Jarak Tempuh 170 KM_news (1)

Start dari kota Banjarbaru, para peserta bertolak menuju Martapura dsk hingga Banjarmasin dan akhirnya finish kembali di Banjarbaru. Kejuaraan yang dibesut oleh Borneo Offroad Club dan didukung Pengprov IMI Kalimantan Selatan diikuti oleh sebanyak 79 peserta. Selain berasal dari Kalimantan Selatan, sebagian dari mereka juga datang Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, hingga Yogyakarta.

Ketua Komisi Olahraga Mobil Slalom, Drifting, dan Time Rally IMI Pusat, Hervian Soejono, yang hadir langsung dalam Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran kedua ikut memberikan komentarnya. Ia mengatakan, “Setelah vakum 2 tahun, Alhamdulillah tahun 2017 ini terselenggara lagi Kejurnas Time Rally di Kalimantan Selatan. Salut untuk penyelenggara yang berhasil menjaring hingga 79 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ini merupakan rekor jumlah peserta Kejurnas Time Rally. Saya dan IMI berharap empat putaran tersisa nantinya dapat berjalan semakin baik lagi.”

Time Rally 2017 Seri 2, Selesai Jarak Tempuh 170 KM_news (2)

Adapun hasil perlombaan di kelas kejuaraan umum dimenangkan oleh dr. Satrya Husada bersama navigatornya dr. Surya Haksara dan Nur Ariza. Diikuti oleh Gusta Priya dengan navigatornya Andri P dan Candra Hadiqadriman di posisi kedua serta Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP bersama navigatornya Rafi Razak dan Adi Wibowo di urutan ketiga. Sementara di kelas pemula, peserta asal Kalimantan Timur, Kriswana Adi P bersama navigator Guntur Eko S dan Aminarto, berhasil menjadi yang terdepan, diikuti Ikhsanul Hakim bersama navigator Susila Hutama, Nasiri, serta Dina Pricillia Arisandi di tempat ketiga.

Selain dihadiri oleh para pengurus IMI Pusat dan IMI provinsi, Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran kedua juga diresmikan langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Rachmat Mulyana dan juga dihadiri oleh jajarannya.

Time Rally 2017 Seri 2, Selesai Jarak Tempuh 170 KM_news (3)

Menurut rencana, Kejurnas Time Rally 2017 putaran ketiga akan digelar di Nusa Tenggara Barat pada 26-27 Agustus mendatang.

Text & Photos : Media IMI

Para peserta Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran dua tempuh jarak 170 km.

READ MORE