eXtremeINA.com

eXtremeINA.com  Bagi yang masih awam Motocross [MX], Enduro, Dual Sport, dan Motoard adalah jenis kendaraan yang sama. Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa tampil keempat motor ini memang terlihat sama seperti body rampingnya, kaki-kaki yang menjulang tinggi, dan spakbor depan yang memiliki ciri khas. Namun jika benar diperhatiakn keempat jenis motor ini memiliki perbedaan yang mendasar baik dari spesifikasi dan juga fungsinya. Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (1)

  1. Motocross

Pada dasarnya Motocross adalah balapan motor Offroad yang dilangsungkan di sebuah Sirkuit yang telah dipersiapkan sedemikian rupa. Karena diperuntukannya adalah untuk balapan, maka spesifikasi motor ini memiliki kapasitas mesin yang tinggi mulai dari 125cc hingga 450cc, selain itu sasisnya rigid, ban pacul yang kembang-kembangnya besar, dan shockya pun lebih kuat dibanding dengan spesifikasi motor trail lainnya. Motor jenis ini sangat tidak diperbolehkan digunakan dijalan raya, pasalnya tidak memiliki kelengkapan lampu depan, lampu belakang, lampu sign, klakson, spion, dan knalpot yang telah lolos uji emisi.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (2)

  1. Enduro

Sejatinya Enduro adalah uji ketahanan untuk rider maupun motor itu sendiri. Biasanya kendaraan ini diperuntukan untuk melewati jalur-jalur dengan berbagai rintangan semisal menjalah hutan yang akan menemui ranting-ranting pohon, batang pohon tumbang, jalan berbatu, melewati sungai, turun naik bukit, jalan berkrikil, jalan berpasir, hingga jalur berlumpur. Pada dasarnya motor Enduro ini harus memiliki performa yang cukup mumpuni dan secara spesifikasi motor jenis ini tidak memiliki perbedaan yang signifikain dengan Motorcross. Pada motor jenis Enduro ini terkadang dilengkapi dengan lampu utama untuk kebutuhan berjendara dimalam hari, ban yang digunakan motor Enduro ini juga hampir mirip dengan ban Motorcross berupa ban pacul dengan kotak yang besar. Namun motor Enduro ini memiliki tangka untuk bahan bakar yang lebih besar guna kebutuhan jalan jarak jauh.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (3)

  1. Dual Sport

Memiliki kelengkapan seperti lampu utama, lampu belakang, lampu sign, klakson, spion, speedometer, tempat pemasangan plat nomor kendaraan, knalpot yang lulus uji emisi, dan bisa diregistrasikan sehingga memiliki surat-surat yang lengkap, motor Dual Sport atau yang disebut dengan motor Trail adalah motor yang legal untuk berkendara dijalan raya. Motor jenis ini sangat multifungsi, pasalnya dapat dikendarai di jalan raya dan tidak canggung ketika memasuki jalanan berupa semi off road maupun off road. Oleh karena itu, motor dual sport juga biasa disebut dengan motor ‘all road’ atau ‘dual purpose’. Secara spesifikasi motor Dual Sport ini tidak setangguh Motocross dan Enduro. Ban yang digunakan adalah tipe dual purpose, dimana ban ini masih nyaman digunakan di jalan raya tapi juga baik saat digunakan di jalan off road. Ukuran bannya pun mirip seperti motor motocross dan enduro, yakni lingkar ban depan lebih besar dari ban belakang. Umumnya motor-motor seperti inilah yang digunakan untuk riding adventure, yang kadang melintas di kota, kadang melintas jalanan tengah hutan, kadang, juga melewati kondisi jalan berlumpur.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (4)

  1. Motard

Sejatinya motor jenis adalah gabungan dari Dual Sport atau Trail dengan motor jalan raya atau Street bike. Memiliki bentuk yang tinggi dan macho ciri khas motor Dual Sport, menggunakan ban yang halus motor ini sangat nyaman saat dikendarai di jalan raya. Saat memasuki jalur offroad, motor jenis ini akan sangat ringkih untuk terjadi kerusakan. Umumnya, versi motard memiliki harga yang lebih mahal daripada versi dual purpose. Contoh motard antara lain Kawasaki D’Tracker 150, Kawasaki D’Tracker 250, Yamaha WR250X, KTM 690 SMC R, dan Ducati Hypermotard.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com        Ajang balap World Supersport 300 [WSSP300] memasuki putaran keempat yang akan berlangsung di Sirkuit Donington, Inggris akhir pekan ini, 25-27 Mei 2018.

Photo 1

Bagi Ali Adriansyah Rusmiputro, persiapan menjelang balapan kali ini agak berbeda dari biasanya. Pasalnya pebalap Yamaha MS Racing Team itu melakukan persiapan di tanah air. Selepas turun di Imola pada dua pekan silam, Ali Adriansyah kembali ke Indonesia untuk dapat menyambut bulan Ramadhan bersama keluarga. Tak pelak persiapannya menghadapi Donington ia lakukan di Jakarta.

 “Persiapan kali ini agak spesial karena saya lakukan di Jakarta dan pada saat Ramadhan,” ucap Ali Adriansyah.

 Kendati tidak dilakukan di Sirkuit Almeria, seperti yang selama ini ia lakoni untuk mempersiapkan diri, Ali mengaku tidak terganggu. Bahkan ia menyebut lebih baik karena bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Alhamdulillah persiapannya sama saja, malah lebih baik karena bisa spend time sama keluarga,” ujar Ali Adrian.

Berlatih di bulan Ramadhan pun tidak menjadi persoalan bagi penyuka bersepeda ini. Menurutnya tidak ada perubahan pola latihan yang berarti jika dibandingkan dengan latihan di luar bulan puasa. “Hanya saja di bulan puasa ini kita latihan tanpa makan dan minum,” selorohnya.

Sirkuit Donington yang akan menjadi tuan rumah WSSP 300 putaran keempat ini merupakan sirkuit yang telah dikenal Ali Adriansyah. Terletak di Leicestershire, sirkuit ini salah satu sirkuit legendaris di dunia balap, baik itu balap mobil maupun motor.  Pada ajang WSSP300 tahun lalu Ali Adriansyah mendapat pengalaman manis di sini. Start dari posisi 13, pebalap di bawah naungan Mahkota Rusmindo International itu sukses finis di posisi 7 sekaligus meraih 9 poin.

Lay out menantang Donington dihiasi oleh 12 tikungan dan kontur yang naik turun.

“Sirkuit yang indah dengan naik turun, stop and go dan fast corner juga, saya suka sirkuit ini,” papar Ali Adriansyah.

Photo 2

Oleh karena itu, tak heran jika Ali Adriansyah ingin kembali menorehkan catatan bagus di sirkuit yang telah ada sejak 1930-an ini.

“Saya akan fokus di tiap sesinya dan mencoba meraih yang terbaik,” tekadnya.

Menurut rencana, sesi latihan bebas berlangsung pada hari Jumat pada pukul  11.45 waktu setempat. Sesi kualifikasi Super Pole diadakan pada keesokan harinya dan lomba akan berlangsung pada hari Minggu, 27 Mei pada pukul 14.20 waktu setempat atau pukul 20.20 WIB.

Text & Photos : karyaKUYamaha MS Racing Team

Ali Adriansyah Rusmiputro inginkan hasil terbaik di Donington.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah gelaran Kejuaraan Dunia Motocross bertajuk MXGP untuk musim 2018. Dalam hal ini Lighting Production yang dipercaya oleh Youthstream selaku promotor dari gelaran MXGP memilih Pangkalpinang dan Semarang sebagai venuenya.

MXGP-Indonesia-Pangkalpinang-2018_poster

Untuk di Pangkalpinang MXGP Indonesia akan digelar pada tanggal 29-30 Juni, 1 Juli 2018, sementara untuk MXGP of Asia yang akan tersaji di Semarang akan digelar pada tanggal 6-8 Juli 2018. Sebagai tuan rumah, Indonesia mendapatkan 8 wild card yang nantinya akan diberikan oleh crosser-crosser terbaik Tanah Air.

Crosser-Indonesia-Yang-Mendapat-Wild-Card-MXGP-2018_news-(2) - Copy

Sejatinya dengan digelarnya ajang MXGP di Indonesia merupakan suatu kehormatan, kebanggaan, dan juga kemajuan bagi dunia balap di Tanah Air khususnya pada balap Motocross. Dalam ajang ini para pecinta balap Motocross dan juga masyarakat Indonesia dapat melihat aksi-aksi berkelas dari para crosser top dunia. Namun yang diutamakan adalah tetap mendukung Crosser-Crosser Indonesia yang akan berlaga di ajang balap MXGP ini.

Crosser-Indonesia-Yang-Mendapat-Wild-Card-MXGP-2018_news-(1) - Copy

Berikut adalah 8 crosser Indonesia yang mendapatkan wild card untuk mengikuti kejuaraan MXGP Indonesia 2018:

  1. Yosua Pattipi
  2. Hilman Maksum
  3. Diva Ismayana
  4. Aldi Lazaroni
  5. Asep Lukman Efendi
  6. Farhan Hendro
  7. Rizky HK
  8. Delvintor Alfarizi

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : MXGP.com / Berbagai Sumber

Berikut delapan nama crosser Indonesia yang mendapatkan wild card MXGP 2018.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Pebalap Indonesia Galang Hendra Pratama akan melanjutkan perjuangannya di kejuaraan World Supersport 300 [WSSP] seri ke-4 yang akan tersaji pada tanggal 26-27 Mei di Sirkuit Donington Park, Inggris.

WSSP-300-Seri-4-Inggris,-Galang-Hendra-Targetkan-Podium_news-(2)

Dalam seri ke-4 ini, Galang Hendra yang pernah merasakan manisnya naik  podium tertinggi WSSP 300 musim lalu tengah menargetkan podium dalam WSSP 300 yang akan tersaji akhir pekan nanti. Sejatinya Galang Hendra memiliki modal yang cukup bagus untuk meningkatkan motivasinya, pasalnya diseri sebelumnya yang tersaji di Italia dia mampu finish di peringkat ke-5, dan ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan mengingat Galang Hendra belum pernah balapan di Imola.

Pada kesempatannya Galang Hendra berkata ingin tampil all out, langkah pertama yang akan dijalaninya adalah fokus adaptasi pada lintasan, karena dirinya pun belum pernah merasakan balapan di Sirkuit Donington Park yang memiliki panjang 4.023 meter. “Diseri selanjutnya saya akan lebih fokus dan tampil dengan kekuatan maksimal. Tentunya harapan saya bisa menjadi yang terbaik di seri ke-4 WSSP 300 yang akan digelar di Sirkuit Donington Inggris ini.” paparnya.

WSSP-300-Seri-4-Inggris,-Galang-Hendra-Targetkan-Podium_news-(1)

Sirkuit Donington Park ini dikenal memiliki tingkat kesulitan yang kompetitif, dipenuhi dengan tikungan-tikungan yang mampu memberikan tantangan bagi para pebalapnya. Setidaknya terdapat 12 tikungan, yang masing-masing 7 ke kanan dan lima ke kiri. Sementara trek lurus utamanya terdapat di area start dan finish yang cukup panjang dengan jarak 550 meter.

Hingga saat ini Galang Hendra berada di posisi ke-14 klasemen sementara WSSP 300 musim 2018 dengan torehan 11 poin. Untuk mengungguli sang pemuncak klasemen Ana Carrasco, yang notabennya adalah pebalap wanita mampu meraih 48 poin.

WSSP-300-Seri-4-Inggris,-Galang-Hendra-Targetkan-Podium_news-(3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Yamaha Indonesia / Berbagai Sumber

Galang Hendra targetkan akan meraih podium di WSSP 300 Seri 4 Inggris.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Demi menunjukan eksistensi dan kreatifitasnya, komunitas BDG BMX akan menggelar kegiatan bertajuk  BDG BMX Ngabuburide yang akan tersaji pada hari Minggu [03/06] nanti, di Loop Station Jl. Diponegoro 42, Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan yang mengusung tema Ride For Glory ini akan dimulai pada jam 15.00 WIB sampai dengan selesai. Dalam kegiatan ini pihak penyelenggara akan banyak sekali menyuguhkan kontek-konten menarik dan berkualitas untuk para rider BMX yang datang mulai dari Ride the City, BMX Jam, Exhibition, Booth / Bazaar Clothing, Kajian, Best Costume, dan Door Prize.

Bisa dikatakan komunitas BDG BMX ini adalah komunitas yang cukup besar di Indonesia. Selain memiliki rider yang cukup banyak, komunitas ini juga diisi oleh rider-rider yang cukup berprestasi seperti Didi, Jujun, Okke, Yuma, Apep, dan masih banyak lagi.

Walaupun kegiatan ini digelar di Bandung, tidak menutup kemungkinan akan dihadiri rider BMX yang datangnya dari luar Kota Bandung.

Text     : Bambang Vidiatmoko

Photo  : BDG BMX Ngabuburide 2018

JAKARTA – eXtremeINA.com     Demi menunjukan eksistensi dan kreatifitasnya, komunitas BDG BMX akan menggelar kegiatan bertajuk  BDG BMX Ngabuburide yang akan tersaji pada hari Minggu [03/06] nanti, di Loop Station Jl. Diponegoro 42, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan yang mengusung tema Ride For Glory ini akan dimulai pada jam 15.00 WIB sampai dengan selesai. Dalam kegiatan ini […]

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Skateboard adalah satu nama cabang olahraga terbaru yang dipastikan menjadi bagian dari Asian Games 2018, yang akan tersaji pada bulan Agustus mendatang. Dalam hal ini Indonesia Skateboard Association [ISA] bersama dengan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia [Perserosi] bertanggung jawab untuk menyiapkan skuad atau atlet yang tanggguh untuk mengisi Tim Nasional [Timnas] Skateboard Indonesia.

eXINA-Perlukah-TimNas-Skateboard-Indonesia-Menaturalisasi-Atlet_news-(4)

Sejatinya Seleknas sendiri telah dilaksanakan awal tahun dan jika ditelaah beberapa nama telah mondar-mandir di kejuaraan skateboard bertaraf Internasional. Awal seleknas pengurus mendapati 8 atlet yang akan dipromosikan untuk ikut serta dalam kejuaraan Asian Games 2018. Namun seiring berjalannya waktu, staff pelatih berpendapat ada beberapa atlet skateboarder tidak berkembang selama di Pelatihan Nasional [Pelatnas] maka mereka memutuskan untuk mengeliminasinya. Beberapa atlet yang tereleminasi adalah Ahlan Rachmat Karim [Kalimantan Timur], Fachrell Ardhaffa Putra [Banten], dan Aldy Agustino [Sumatra Barat].

Dalam hal ini Charlie selaku Head Coach dari Timnas Skateboard Indonesia mengatakan, “Pelatnas ini mengikuti aturan perpres yang mengatur promosi dan degradasi. Dengan begitu atlet-atlet terpilih namun masih belum memiliki perkembangan dan memenuhi kriteria yang sudah diterapkan oleh PB dalam acuan performa tinggi, maka atlet tersebut dapat tereliminasi ataupun diganti.”

Untuk menggantikan tiga Skateboarder yang telah tereleminasi, Timnas butuh kekuatan baru yang sekiranya mampu memenuhi ekspektasi pelatih. Dalam hal ini staff pelatih memutuskan untuk memasukkan nama Jasson Dennis yang notabennya adalah skateboarder berpaspor Belanda, serta pelatih memasukkan dua nama skateboarder putri Nyimas Bunga Cinta dan Aliqqa Keyyisa Novvery yang nantinya akan turun di kelas Putri dalam Asian Games 2018.

eXINA-Perlukah-TimNas-Skateboard-Indonesia-Menaturalisasi-Atlet_news-(2)

Namun ada catatan menarik terkait masuknya Jasson Dennis ke dalam skuad Timnas Skatebaord Indonesia. Apakah perlu Timnas menaturalisasi Skateboard untuk membangun skuad yang tangguh? Fenomena ini pun mendapatkan tanggapan dari beberapa legenda dan juga pelaku Skateboard di Indonesia. Dalam kesempatannya Satria Vijie memberi pendapat, “Menurut saya sangat sayang sekali Timnas Skateboard Indonesia diperkuat seorang naturalisasi. Harusnya pelatih percaya pada skateboarder Indonesia untuk memperkuat Timnas. Karena saya yakin dan percaya Timnas akan lebih baik jika diperkuat skateboarder Indonesia. Ini adalah kesempatan yang cukup langka bagi Skateboard Indonesia, pasalnya ini adalah kali pertama Skateboard masuk ke dalam Asian Games dan Indonesia menjadi tuan rumahnya. Jadi sangat disayangkan kalau ada atlet naturalisasi di dalam skuad Timnas Skateboard Indonesia.”

eXINA-Perlukah-TimNas-Skateboard-Indonesia-Menaturalisasi-Atlet_news-(3)

Di sisi lain Fachrell Ardhaffa Putra Skateboard yang tereliminasi juga melontarkan pendapatnya, “Sangat disayangkan jika skuad Timnas diisi oleh seorang Skateboarder naturalisasi. Saya akan cukup ikhlas dan lebih menghargai jika pengganti saya di Timnas adalah skateboarder asli Indonesia.”

eXINA-Perlukah-TimNas-Skateboard-Indonesia-Menaturalisasi-Atlet_news-(1)

Sementara Ronni Yogasara sang legenda Skateboard Indonesia juga menyampaikan pesan, ”Menurut saya naturalisasi untuk skuad Timnas sifatnya perlu tidak perlu. Jika ingin menaturalisasi, staff pelatih harus melihat sosok yang ingin dinaturalisasi apakah dia sering mengikuti kejuaraan skateboard bertaraf Internasional, sudah seperti apa prestasi dia, dan seberapa hebatkan skill dan mental bertandingnya. Kalau dibilang sayang ya memang sangat disayangkan jika Timnas harus diisi oleh seorang naturalisasi, namun kalau naturalisasi tersebut demi mengejar target yang sudah dicanangkan hal tersebut sah-sah saja.”

Text & Photo: Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Timnas Skateboard Indonesia ada dimasukkan atlet naturalisasi, Apakah diperlukan?

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Tahun 2017 yang lalu, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah perhelatan Kejuaraan dunia Motocross sekelas MXGP untuk satu seri di Pangkalpinang, dan pada tahun 2018 ini Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah MXGP sebanyak dua seri yang nantinya akan diselenggarakan di kota Pangkalpinang dan kota Semarang.

MXGP-Indonesia-Pangkalpinang-2018_poster

Bisa dikatakan MXGP adalah suatu kegiatan balap Motocross paling bergengsi di dunia, banyak crosser dari penjuru dunia bahkan di Indonesia yang sangat mengidam-idamkan agar turut serta dalam Kejuaraan tersebut. Di bawah naungan Federation Internationale de Motocyclisme [FIM], seri kejuaraan dunia Motocross MXGP ini sudah berusia cukup tua, tahun pertama penyelenggaraanya pada 1957.

ilustrasi-mxgp (3)

Untuk regulasi mesinnya sendiri, kejuaraan MXGP ini membagi dalam beberapa kelas berbeda, begitupun dengan kelasnya yang dipertandingkan juga dibagi menjadi dua kelas yaitu MX1 dan MX2. Perubahan terjadi di tahun 2014, dimana pihak promotor merubah MX1 menjadi MXGP, sedangkan MX bertahan namanya hingga sekarang.

Indonesia Dapat Jatah 2 Seri MXGP di 2018_news (3)

Mesin kendaraan yang digunakan untuk bertarung di ajang MXGP memiliki mesin dua langkah dengan kapasitas 250cc, hingga mesin empat langkah berkapasita 450cc. Sedangkan kelas MX2 menggunakan mesin dua langkah dengan kapasitas 125cc dan emapt langkah 250cc. Pada tahun 2017 lalu, Kejuaraan MXGP melahap 19 seri. Sirkuit yang digunakan juga berbeda-beda dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

Dampak Positif Diadakan MXGP 2017 Pangkalpinang_news (1)

Pada tahun 2018 ini MXGP akan tersaji sebanyak 20 seri ditambah dua seri tambahan dengan agenda Monster Energy FIM Motocross of Nations-USa, Red Bud, dan FIM Junior Motocross World Championship di Australia.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos            : MXGP Pangkalpinang/ MXGP.com

Perhelatan MXGP Indonesia semakin dekat, dipastikan akan menjadi ajang yang fenomenal.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Rider BMX asal Kediri, Jawa Timur Muhammad Harris Effendi atau yang akrab dipanggil Bendot disebut gantung sepeda, nampaknya bahasa pensiunnya Bendot di BMX ini banyak yang salah menafsirkan.

Klarifikasi-Bendot-Terhadap-Pemberitaan-Gantung-Sepeda_news-(1)

Dalam kesempatannya Bendot pun menyampaikan, “Saya hanya berhenti ikut kompetisi bukan berhenti bersepeda. Untuk menjadi seorang rider BMX Flatland saya masih totalitas, hanya saja progresnya melalui foto dan video.”

“Perkembangan BMX Flatland di Indonesia sudah menyusut, hal ini dikarenakan ridernya banyak yang berkurang namun untuk progress serta konsistensinya masih cukup stabil,” tambahnya.

Klarifikasi-Bendot-Terhadap-Pemberitaan-Gantung-Sepeda_news-(2)

Tahun lalu Bendot sukses menjadi juara pertama dalam FISE World Series yang digelar di Montpellier, Prancis untuk kelas BMX Flatland Master. Sangat disayangkan dirinya tidak ikut serta di ajang yang sama pada tahun ini, hal tersebut dikarenakan Bendot tidak mengikuti kejuaraan Indonesia Open X-Sport Championship [IOXC] tahun lalu di kota Manado, ajang ini menjadi seleksi bagi atlet BMX yang akan diikutsertakan dalam kejuaraan FISE World Series.

Sejatinya Indonesia memerlukan adanya Kejuaraan Nasional [Kejurnas] BMX Flatland, sebagai bentuk jenjang karir dan juga prestasi para pelakunya. Hal ini juga bertujuan untuk menumbuh kembangkan minat para anak-anak muda untuk bermain BMX Flatland, dan membuat para rider semakin bersemangat untuk berlatih guna mengejar prestasi yang lebih tinggi lagi. “Kejuaraan Nasional BMX Flatland sangat perlu untuk diadakan, namun harus dengan regulasi dan sistem yang terbuka,” tutupnya.

Klarifikasi-Bendot-Terhadap-Pemberitaan-Gantung-Sepeda_news-(3)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Muhammad Harris Effendi

Bendot disebut gantung sepeda, nampak bahasa pensiunnya di BMX ini banyak yang salah menafsirkan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com        Beberapa waktu yang lalu pebalap muda Indonesia, Sean Gelael kembali dipercaya tim F1 Toro Rosso untuk menunggangi mobil STR13 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol. Pada test ini Sean Gelael menjadi pebalap yang keluar pertama kali dari pit.

Toro-Rosso-Bangga-Bisa-Kembali-Panggil-Sean-Gelael_news-(1)

Pebalap asal Jakarta tersebut sukses melahap 83 laps dengan catatan waktu 1 menit 20,763 detik. Atas catatan waktu tersebut Sean Gelael menempati posisi ke 11 dari 12 pebalap yang turun pada test tersebut, dan bos tim Toro Rosso Franz Tost mengakui cukup puas dengan penampilan Sean.

Dalam kesempatannya Sean pun mengatakan, “Sebenarnya test kali ini lebih baik dibanding dengan tes sebelumnya. Saya cukup puas dengan performa mobil kali ini. Kami menguji beberapa komponen mobil, sayang memang saya tidak mampu menjalani test dengan penuh, padahal kesempatannya sangat bagus.”

Toro-Rosso-Bangga-Bisa-Kembali-Panggil-Sean-Gelael_news-(2)

Berikut hasil test F1 di hari kedua yang tersaji pada beberapa waktu yang lalu:

  1. Valtteri Bottas [Mercedes] 1 menit 16,904 detik
  2. Antonio Giovinazzi [Scuderia Ferrari] + 0,068 detik
  3. Kevin Magnussen [Haas] +1,370 detik
  4. Lando Norris [McLaren] +1,923 detik
  5. Jack Aitken [Renault] + 2,038 detik
  6. Charles Leclerc [Sauber]  + 2,089 detik
  7. Nikita Mazepin [Force India] + 2,262 detik
  8. Robert Kubica [Williams] + 2,349 detik
  9. Stoffel Vandoorne [McLaren] + 3,010 detik
  10. Jake Dennis [Red Bull]  + 3,780 detik
  11. Sean Gelael [Toro Rosso] + 3,859 detik
  12. Nicholas Latifi [Force India]  + 4,529 detik
  13. Pierre Gasly [Red Bull] no time

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Sean Gelael / Toro Rosso Red Bull

Sean Gelael kembali dipercaya tim F1 Toro Rosso untuk menunggangi mobil STR13 di Sirkuit Catalunya.

READ MORE

FILIPINA – eXtremeINA.com        Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia, melalui atlet combined-nya meraih prestasi yang cukup gemilang di ajang Zero Gravity Bouldering Competition 2018 di, Bonifacio High Street, Filipina yang dihelat pada tanggal 19-20 Mei 2018.

Zero-Gravity-Bouldering-2018,-Tim-Panjat-Indonesia-Borong-Medali_news-(3)

Dalam ajang ini Indonesia sukses meraih medali emas lewat atletnya Seto di nomor Men’s Open dengan torehan tiga top dan empat zone, selain itu Widia Fujiyanti juga meraih medali emas di nomor Women’s Open dengan torehan tiga top dan tiga zone. Untuk medali perak disumbangkan oleh Ndona Nasugian di nomor lomba Women’s Open dengan dua top dan dua zone.

Zero-Gravity-Bouldering-2018,-Tim-Panjat-Indonesia-Borong-Medali_news-(2)

Sementara pemanjat Indonesia lainnya, Kiromal Katibin harus puas berada di urutan ke empat di bawah Seto dengan menorehkan satu top dan tiga zone. Dalam ajang ini Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengirimkan atletnya sebagai bahan try out untuk menghadapi Asian Games 2018.

Zero-Gravity-Bouldering-2018,-Tim-Panjat-Indonesia-Borong-Medali_news-(1)

Pada kesempatannya pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia untuk atlet Combined, Triyanto Budi memaparkan, “Sejatinya target kami di ajang ini hanya lolos ke babak final, target yang dicanangkan dalam try out ini tidak muluk-muluk, lantaran tim combined baru bergabung masuk ke Pelatnas pada bulan Februari awal tahun 2018.”

Text                 : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia kembali borong medali di Zero Gravity Bouldering Competition 2018.

READ MORE

eXtremeINA.com     Stellar Fest 2018,  acara yang mempersembahkan gaya hidup anak muda dengan suguhan fashion, musik, olahraga ekstrem, komunitas dan juga kuliner telah sukses digelar pada akhir pekan lalu tanggal 9-13 Mei 2018 di Istora Senayan, Jakarta. Kami eXtremeINA.com bersama Stellar Fest,  Redbull dan WEEY! turut menghadirkan kegiatan Skateboard meliputi Coaching ClinicMeet & Greet, Demo Pro BMX & Pro Skateboarder serta Skateboard Competition. Berikut ini adalah foto-foto kegiatan di area skate park yang telah kami sajikan.

Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Foto-Foto #5 | Stellar Fest: WEEY! x eXtremeINA.com Skateboard Competition

READ MORE

eXtremeINA.com    Ollie merupakan teknik dasar bagi beberapa trik dalam bermain skateboard, hentakan yang sesuai kriteria dalam melakukan trik akan membuat segala trik yang diawali dengan Ollie akan sempurna.

ollie

Ollie

Trik ini dasar dalam bermain skateboard, dengan menguasai trik ini maka cakan bisa melakukan variasi trik seperti, heelflip, kickflip, grind dan lainnya. Ada beberapa langkah untuk bisa melakukan trik ollie, langkah pertama, sebelum melakukan trik ollie, kamu harus bisa mengendalikan laju dan keseimbangan skateboard terlebih dahulu.

Sebelum melakukan ollie, pastikan kedua posisi kaki benar. Kaki belakang berada diujung tail, dan kaki happy wheels demo depan berada dibelakang baut depan atau setengah dari panjang papan. Berikutnya, bungkukkan badan dengan cepat sampai sejajar dengan lulut, agar dapat melompat tinggi.

Setelah berhasil melompat dengan tinggi, hentakan ujung tail kebawah dengan hanya menggerakan ankle kaki kebawah lalu angkat dengan cepat agar tidak menahan skateboard untuk melakukan trik ollie ini, dan ketika berada diudara doronglah kaki depan kedepan dengan menggunakan sisi kaki agar posisi skateboard kembali lurus. Kemudian, beranikan diri untuk mendarat diatas papan dan jangan takut untuk terjatuh, karena dalam olahraga ini, terjatuh merupakan hal yang wajar dan bagian dari proses dalam bermain skateboard.

heelflip_t

Heelflip

Tips bagaimana cara melakukan heelflip. Langkah pertama, pastikan lancar dalam melakukan ollie, karena ollie adalah trik pertama dalam melakukan semua trik. Langkah kedua, lakukan stand dan ancang-ancang untuk melakukan ollie dengan posisi senyaman mungkin, disinilah letak perbedaan heelflip dan kickflip. Jika kickflip menendang kebagian luar, maka heelflip happy wheels demo menendang kebagian dalam. Maksud dari bagian dalam dan bagian luar itu adalah arah putaran papan ketika sedang diudara.

Langkah ketiga, ketika menendang, pastikan tendangan tidak terlalu kencang, karena jika melebihi kekuatan yang seharusnya papan akan berputar terlalu kencang dan sulit untuk dikendalikan. Langkah keempat, tunggu papan berputar dan bersiaplah untuk menahan papan dengan kaki bagian belakang untuk mengembalikan posisinya seperti semula dengan griptape berada dibagian atas.

kickflip

Kickflip

Serupa dengan heelflip, trik ini menuntut untuk lancar dalam melakukan ollie, lakukan stand dan ancang-ancang untuk melakukan ollie dengan posisi senyaman mungkin, kemudian ketika  berada diudara tendang papan kearah luar dengan menggunakan kaki bagian depan tepatnya dengan memakai kaki bagian luar. Selanjutnya, ketika happy wheels demo menendang, pastikan tendangan tidak terlalu kencang, karena jika melebihi kekuatan yang seharusnya, papan akan berputar terlalu kencang dan sulit untuk dikendalikan. Berikutnya, tunggu papan berputar dan bersiaplah untuk menahan papan dengan kaki bagian belakang untuk mengembalikan posisinya seperti semula dengan griptape berada dibagian atas.

boardslide_t

Boardslide

Dimulai dengan mengharuskan keadaan rail yang akan dipakai untuk melakukan trik ini, pastikan melakukannya harus dengan perhitungan yang tepat agar kamu melakukannya dengan sempurna. Lalu, seperti biasa awali dengan ollie. Perhitungkan kecepatan laju papan agar tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Dan pastikan ketika melakukan ollie jangan terlalu tinggi dari rail itu sendiri. Kemudian, ketika sedang diudara happy wheels demo bisa melakukan backside atau frontside, yaitu dengan berputar sebanyak 180 derajat, baik itu berputar kekiri atau kekanan. Selanjutnya, ketika sudah landing ke rail, seimbangkan badan dan seajajarkan tangan dengan bahu agar dapat mengendalikan papan ketika sedang ber grind, ini dapat membantu agar tidak mudah terjatuh. Terakhir, ketika sudah berada diujung rail, segera bersiap untuk landing dengan meluruskan papan seperti saat sedang melaju dengan papan. Saat rail kurang licin, dapat mengolesinya denga lilin agar dapat melakukan grind dengan lancar.

#extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #feature #indonesia #skate #skater #skateboard #skateboarding #urban

Text             : eXtremeINA.com

Photos       : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com    Ollie merupakan teknik dasar bagi beberapa trik dalam bermain skateboard, hentakan yang sesuai kriteria dalam melakukan trik akan membuat segala trik yang diawali dengan Ollie akan sempurna. Ollie Trik ini dasar dalam bermain skateboard, dengan menguasai trik ini maka cakan bisa melakukan variasi trik seperti, heelflip, kickflip, grind dan lainnya. Ada beberapa langkah untuk […]

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com        Usai seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang tersaji di Tai’an, China beberapa waktu yang lalu, International Federation of Sport Climbing [IFSC] merilis daftar peringkat Tim Panjat Tebing dunia, dan Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (1)

Atas hasil akhir di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di China beberapa waktu yang lalu, Tim Nasional [Timnas] Sport Climbing Indonesia sukses mengumpulkan total poin 1023. Poin tersebut sukses menggusur Timnas Rusia yang selama bertahun-tahun menduduki singgah sana peringkat terbaik dunia. Hingga rilis yang diturunkan Timnas Rusia hanya mengumpulkan poin 980 untuk duduk di peringkat kedua, sementara Timnas Prancis naik diurutan ketiga dengan total poin 590.

Tim-Panjat-Indonesia-Berjaya-di-IFSC-World-Cup-Chongqing_news-(3)

Keberhasilan Timnas Sport Climbing Indonesia menduduki peringkat satu dunia tidak lepas dari dominasi para atlet Indonesia dalam final di tiga seri Kejuaraan Dunia yang telah diikutinya seperti di Moscow, Chongqing, dan Tai’an. Dari keseluruhan tiga seri tersebut Indonesia berhasil meraih tujuh medali yang diantaranya 1 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Timnas-Panjat-Tebing-Naik-Podium-di-IFSC-Worldcup-Moscow-2018_news-(1)

Selain menempatkan Timnas Sport Climbing Indonesia sebagai peringkat teratas dunia, Indonesia juga menempatkan dua atletnya di jajaran elit atlet panjat dunia. Mereka adalah Aries Susanti Rahayu dan Aspar Jaelolo. Dalam pemeringkatan IFSC, untuk nomor Speed World Record Putri, peringkat pertama diduduki Anouck Jaubert [Prancis] dengan 240 poin. Tempat kedua diduduki Aries Susanti Rahayu dengan 220 poin dan Elena Timofeeva [Rusia] dengan 169 poin.

Tim-Panjat-Indonesia-Berjaya-di-IFSC-World-Cup-Chongqing_news-(2)

Sementara itu, atlet putri Indonesia lainnya berada di peringkat empat yakni Agustina Sari dengan 151 poin, Rajiah Sallsabillah pada peringkat delapan dengan 115 poin, Puji Lestari di peringkat 9 [110 poin], Santi Wellyanti peringkat 12 [78], Nurul Iqomah peringkat 18 [42], disusul Fitriyani di peringkat 29 [16] dan Mudji Mulyani di peringkat 34 [6]. Pada nomor Speed World Record Putra, peringkat satu hingga tiga secara berurutan ditempati Dmitrii Timofeev dari Rusia dengan 187 poin, Aspar Jaelolo dari Indonesia dengan 161 poin, dan Bassa Mawem [Prancis] dengan 151 poin.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (6)

Peringkat empat diduduki Sabri dari Indonesia dengan 149 poin. Pemanjat putra Indonesia lainnya yakni Hinayah Muhammad menempati peringkat enam [132 poin]. Pangeran Septo Wibowo Siburian di peringkat 12 [83], disusul Veddriq Leonardo di peringkat 14 [69], Alfian Muhammad di peringkat 16 [61], Abudzar Yulianto di peringkat 23 [37], dan Rindi Sufriyanto di peringkat 25 [31].

Text                 : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos            : dok. PP FPTI

IFSC merilis daftar peringkat Tim Panjat Tebing Dunia, dan Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama.

READ MORE

eXtremeINA.com     Stellar Fest 2018,  acara yang mempersembahkan gaya hidup anak muda dengan suguhan fashion, musik, olahraga ekstrem, komunitas dan juga kuliner telah sukses digelar pada akhir pekan lalu tanggal 9-13 Mei 2018 di Istora Senayan, Jakarta. Kami eXtremeINA.com bersama Stellar Fest,  Redbull dan WEEY! turut menghadirkan kegiatan Skateboard meliputi Coaching ClinicMeet & Greet, Demo Pro BMX & Pro Skateboarder serta Skateboard Competition. Berikut ini adalah foto-foto kegiatan di area skate park yang telah kami sajikan.

Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Foto-Foto #4 | Stellar Fest: WEEY! x eXtremeINA.com Skateboard Competition

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Baru-baru ini KEMENPORA RI Bagian Olahraga Rekreasi Tantangan dan Pertualagan bersama Asosiasi BMX Indonesia [ABI] memberangkatkan beberapa rider BMX Untuk diikutsertakan dalam FISE World Series di Montpellier, Prancis. Sebagai wakil Indonesia untuk kelas Flatland Heru Anwari dan Januar Susanto dipercaya oleh KEMENPORA RI dan ABI untuk ikut serta dalam kejuaraan tersebut. Sementara di kelas Street, Indonesia tidak mengirimkan wakilnya.

Sudah-Tepatkah-Pemilihan-Atlet-BMX-Indonesia-di-FISE-World-Series-2018_news-(4)

Hal ini langsung menjadi pertanyaan besar bagi legenda, tokoh, dan para rider BMX di Indonesia. Apakah pemilihan atlet BMX untuk FISE sudah tepatkan? Jika ditelurusi lebih dalam dan mengikuti aturan yang berlaku nama Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja berhak mewakili Indonesia di ajang FISE tersebut, namun pada kenyataanya rider asal Medan ini tidak diberangkatkan untuk kategori Street. Sementara di kelas Flatland, nama Muhammad Haris Effendi atau yang akrab dipangil Bendot berhasil menjadi juara pertama namun dengan berbagai alasan dirinya tidak diikutsertakan dalam skuad yang mengikuti ajang FISE tersebut.

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (1)

Perihal ini Teja menyampaikan, “Sungguh saya kecewa tidak bisa mewakili Indonesia di ajang FISE World Series di Montpellier, Prancis musim 2018. Kerja keras saya selama ini untuk menjadi rider terbaik Indonesia seakan sia-sia, jika alasannya di kelas Street sangatlah sulit, itu bukanlah alasan yang tepat. Karena saya yakin masih bisa berjuang meraih yang terbaik di kejuaraan itu. Harapan saya untuk kedepannya KEMENPORA RI dan ABI semakin bijak dalam memilih rider yang akan diikutsertakan dalam kejuaraan BMX berskala Internasional, apalagi ini membawa nama baik Indonesia.”

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (2)

Di sisi lain senior dari Teja yang bernama Herman Sulaeman atau yang sering disapa Moonthink Bilga mengatakan, “Harusnya Teja berhak diberangkatkan untuk mewakili Indonesia di ajang FISE World Series di Montpellier, Prancis musim 2018. Sangat disayangkan wakil Indonesia di cabor BMX kelas Street tidak ada. Jika alasannya cukup sulit meraih prestasi di kelas tersebut, menurut saya itu bukanlah satu asalan yang positif. Saya percaya Teja mampu berbuat sesuatu di sana, dan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia yang diwakili Teja memiliki rider BMX Street yang mampu bersaing. Jika Teja tidak berhasil naik podium, maka kejuaraan tersebut mampu menjadi pelajaran berharga bagi dirinya, setidaknya ada perwakilan dari Indonesia dalam ajang tersebut.”

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (3)

Tanggapan juga datang dari Zul Irvan yang notabennya juga seorang legenda BMX Street Indonesia, “Jujur saya kecewa atas pemilihan rider BMX yang diikutsertakan dalam kejuaraan FISE World Series di Montpellier, Prancis dan menurut saya atas prestasi dan dedikasinya terhadap BMX Indonesia Teja berhak dan layak mewakili Indonesia untuk kategori Street di ajang tersebut. Semoga kedepannya KEMENPORA RI dan ABI selaku induk dari olahraga BMX di Indonesia semakin teliti dan bijak memilih atlet untuk diberangkatkan dalam sebuah kejuaraan BMX berskala Internasional.”

eXINA-Galaxy-BMX-Flatland_gallery-pt3-(3)

Komentar pun juga dilontarkan oleh Sekjen Assosiasi BMX Indonesia [ABI] bernama Asep Tubagus Tresnadi dengan panggilan akrab Apep, “Rider atau atlet Indonesia yang berangkat adalah Heru Anwari dan juga Botay Agata dari kategori Flatland. Heru Anwari berangkat ke FISE World Series musim 2018 berdasarkan perwakilan dari kota Serang yang di support oleh pemerintah sebagai program ABI Banten. Sementara Botay Agata diberangkatkan lantaran namanya telah terdaftar di kelasnya sekarang, yang mungkin seharusnya ada nama Harris Effendi atau Bendot, namun dirinya telah gantung sepeda dan itu sangat disayangkan. Sementara Ardika Winata atau Teja yang harunya turun di kelas Street tidak diberangakatkan lantaran kelas yang diikutinya terlalu berat dan butuh persiapan yang cukup lama.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com / Berbagai Sumber

Sebuah pertanyaan perihal pemilihan atlet BMX yang diberangkatkan ke FISE World Series.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Demi menunjukan eksistensi dan membangun Skateboarder muda terbaik untuk masa yang akan datang, pada akhir pekan lalu tepatnya Sabtu [12/05] telah dilangsungkan kompetisi Skateboard bertajuk seri pertama Young Guns Championship 2018 di Puink Skatepark, Jakarta.

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(1)

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(5)

Kompetisi Skateboard ini dikhususkan bagi para anak-anak seperti kelas Under 15 [umur 15 tahun ke bawah], Under 21 [umur di atas 15 tahun hingga 21 tahun, yang belum ada sponsor], dan Girls Class [perempuan]. Kompetisi Skateboard ini merupakan seri Nasional yang akan diselenggarakan selama tiga seri, seri kedua nantinya akan dilaksanakan di BSD Extreme Park dan seri ketiga di Bogor Skatepark.

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(3)

Sejatinya kompetisi Young Guns Championship 2018 seri perdana yang digawangi oleh LAB Impact ini cukup mendapat sambutan yang baik dari para Skateboarder muda dan juga sponsor. Selain antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh pesertanya, sistem kompetisi yang digunakan dalam kompetisi juga menjadi daya tarik tersendiri, dan menjadi kunci kesuksesan jalannya perlombaan. Di Indonesia sendiri level pertandingan Skateboard sudah cukup tertata dengan apik, karena sudah menggunakan Hyper Score Technology [HST] untuk Live Scoring System. Dengan begitu saat peserta mendaftar semua sudah terkomputerisasi, sehingga fungsi dari system ini juga dapat menjadi acuan d imasa yang akan datang. Karena secara historis, semua skor dan peringkat tercatat & di publish rapi. Dan secara validitas penilaian pun dapat dipertanggungjawabkan.

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(4)

Berikut adalah hasil lengkapnya :

Winners Result:

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(9)

Under 15

  1. Basral Graito
  2. Yusi Firdausy
  3. Danar

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(7)

Under 21

  1. Dimas Black
  2. Muhammad Rizky
  3. Rarreangon Agastya Xadhu

Seri-1-Young-Guns-Championship-2018,-Hasil-Lengkap_news-(8)

Girls

  1. Dhea Fitri Oktora
  2. Nana Anjani
  3. Giselle

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Young Guns Championship 2018

Seri Perdana Young Guns Championship 2018, miliki daya tarik tersendiri dengan sistem penilaian HST.

READ MORE

eXtremeINA.com     Stellar Fest 2018,  acara yang mempersembahkan gaya hidup anak muda dengan suguhan fashion, musik, olahraga ekstrem, komunitas dan juga kuliner telah sukses digelar pada akhir pekan lalu tanggal 9-13 Mei 2018 di Istora Senayan, Jakarta. Kami eXtremeINA.com bersama Stellar Fest,  Redbull dan WEEY! turut menghadirkan kegiatan Skateboard meliputi Coaching ClinicMeet & Greet, Demo Pro BMX & Pro Skateboarder serta Skateboard Competition. Berikut ini adalah foto-foto kegiatan di area skate park yang telah kami sajikan.

Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Foto-Foto #3 | Stellar Fest: WEEY! x eXtremeINA.com Skateboard Competition

READ MORE

Tai’an, CHINA – eXtremeINA.com     Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia menurunkan 14 atlet terbaiknya dalam IFSC Climbing World Cup yang digelar di Tai’an China pada akhir pekan kemarin. Dalam ajang ini Timnas masih mendominasi lantaran sukses merebut tiga medali.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (7)

Ketangguhan Timnas Indonesia dalam IFSC Climbing World Cup di Tai’an, China ini ditunjukkan pada babak Final. Pada nomor Speed World Record Perorangan Putra, Indonesia menempatkan enam dari tujuh atlet yang bertanding. Sementara pada nomor Speed World Record Perorangan Putri, empat dari tujuh atlet yang berlaga sukses menembus ke babak Final.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (1)

Pada ajang ini Timnas Panjat Tebing Indonesia sukses meraih tiga medali, yang diantaranya dua medali perak masing-masing dipersembahkan oleh Sabri untuk nomor Speed World Record Perorangan Putra dan Agustina Sari untuk nomor Speed World Record Perorangan Putri. Sementara medali perunggu dipersembahkan oleh Aries Susanti Rahayu untuk nomor lomba Speed World Record Perorangan Putri.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (2)

Sebelum melaju ke babak Big Final, Sabri terlebih dahulu mengalahkan kompatriotnya Aspar Jaelolo dengan selilish waktu yang tipis 0,01 detik. Sabri mencatatkan waktu 5,70 detik sedang Aspar 5,71 detik. Sayang dalam partai puncak Sabri gagal mengalahkan Bassa Mawem [Prancis]. Sabri yang mencatatkan waktu 5,75 detik kalah cepat dengan Bassa yang mencatatkan waktu 5,68 detik. Bagi Sabri, raihan medali perak ini adalah yang terbaik sepanjang karirnya di panjat tebing.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (3)

Pada babak Big Final nomor Speed World Record Perorangan Putri, Agustina Sari harus mengakui kecepatan Anouck Jaubert [Prancis] yang mencatatkan waktu 7,62 detik, terpaut 0,12 detik dari catatan waktu Agustina sari yang hanya 7,74 detik. Meski demikian, capaian ini cukup membuat Agustina Sari semakin percaya diri menatap Asian Games bulan Agustus mendatang.

Tim Panjat Indonesia Raih 3 Medali di IFSC World Cup Tai’an 2018_news (6)

Dalam kesempatannya Aries Susanti Rahayu juga menyampaikan rasa kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi Asian Games 2018 mendatang, rasa ini didapat atas hasil yang diraih dalam Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di China beberapa waktu yang lalu. Aries harus puas dengan medali perunggu setelah dua kali terpeleset pada babak small final maupun babak big final.

Text                 : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia meriah 3 medali pada IFSC World Cup Tai’an 2018.

READ MORE

eXtremeINA.com     Stellar Fest 2018,  acara yang mempersembahkan gaya hidup anak muda dengan suguhan fashion, musik, olahraga ekstrem, komunitas dan juga kuliner telah sukses digelar pada akhir pekan lalu tanggal 9-13 Mei 2018 di Istora Senayan, Jakarta. Kami eXtremeINA.com bersama Stellar Fest,  Redbull dan WEEY! turut menghadirkan kegiatan Skateboard meliputi Coaching ClinicMeet & Greet, Demo Pro BMX & Pro Skateboarder serta Skateboard Competition. Berikut ini adalah foto-foto kegiatan di area skate park yang telah kami sajikan.

Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Foto-Foto #2 | Stellar Fest: WEEY! x eXtremeINA.com Skateboard Competition

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Acara yang mempersembahkan gaya hidup anak muda dengan suguhan fashion, musik, olahraga ekstrem, komunitas dan juga kuliner bertajuk Stellar Fest 2018 telah sukses digelar pada akhir pekan lalu tanggal 9-13 Mei 2018 di Istora Senayan, Jakarta.

eXINA-Stellar-Fest-2018,-Ramai-Diminati-Anak-Muda-Indonesia_news-(1)

Dalam keterangannya Charlie Surjana selaku CEO dari Stellar Fest 2018 ini mengatakan, “Ajang festival street, lifestyle, dan art bertajuk Stellar Fest 2018 akan fokus pada budaya dan kreativitas indie dan juga gaya hidup anak-anak muda di jaman sekarang. Stellar Fest 2018 memiliki tiga elemen penting berupa berbagai tenant lokal terbaik, hiburan berstandar Internasional, serta tenant teknologi startup.”

eXINA-Stellar-Fest-2018,-Ramai-Diminati-Anak-Muda-Indonesia_news-(2)

Bicara soal hiburan berstandar International, lantaran Stellar Fest 2018 mampu menghadirkan band-band papan atas Indonesia seperti Naif, HIVI, RAN, Thirteen, Pee Wee Gaskin,  Burgerkill, Rocket Rockers, NTRL, Deadsquad, The Authentics, dan masih banyak yang lainnya. Sementara band dari luar negeri juga mampu menjadi hiburan yang berkualitas seperti MEW, Total Fat, Dustbox, MXPX, dan I Don’t Like Mondays.

eXINA-Stellar-Fest-2018,-Ramai-Diminati-Anak-Muda-Indonesia_news-(3)

Untuk menghadirkan atmosfer artistik, Stellar Fest 2018 mampu menggandeng Narpati atau yang akrab dipanggil Oomleo dan komunitas Ruru Radio guna mengkurasikan instalasi seni di dalam pamerannya. Namun yang tidak kalah seru adalah hadirnya aktivitas di skate park dengan bertajuk WEEY! x eXtremeINA.com Skateboard Competition. Dalam acara ini menghadirkan 3 kelas mulai dari Open, Beginner, dan Woman.

eXINA-Stellar-Fest-2018,-Ramai-Diminati-Anak-Muda-Indonesia_news-(5)

Hadirnya aktivitas skate park dalam acara Stellar Fest 2018 ini sangat didukung oleh pecinta Skateboard di Tanah Air, karena para skateboarder tersebut merasa dapat silahturahmi dengan para skateboarder lainnya, meningkatkan prestasi dalam sebuah kompetisi, memberikan pengalaman berkompetisi, dan menikmati berbagai macam aktivitas hiburan seru di acara Stellar Fest 2018.

eXINA-Stellar-Fest-2018,-Ramai-Diminati-Anak-Muda-Indonesia_news-(6)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Stellar Fest 2018, acara perdana kumpul anak muda Indonesia ini sukses digelar.

READ MORE