eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dua hari lagi tepatnya tanggal 2 dan 3 September 2017 Pemerintah Kota Manado kembali menggelar event Pariwisata Kota Manado yang telah menjadi agenda kegiatan Wonderfull Indonesia 2017 Manado Fantastic Festival [MFF], bertajuk Manado Fiesta 2017.

Lomba-Ketepatan-Mendarat-Manado-2017_news-(1)

Sejatinya kegiatan Manado Fiesta 2017 ini menghadirkan tujuh kegiatan festival yang diantaranya Fisco, Fashion, Food, Fun Music, Fair and Faith, dan menghadirkan perlombaan Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat. Dalam kesempatannya Walikota Manado Ir. GSV Lumentut mengatakan, ”Manado Fiesta 2017 merupakan kegiatan pariwisata Kota Manado yang telah launching di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bulan November 2016 lalu. Pemerintah pusat lewat Kementerian Pariwisata telah menetapkan 15 tempat destinasi wisata di Indonesia, dan Kota Manado masuk salah satu daerah destinasi wisata baru di Indonesia.”

Lomba-Ketepatan-Mendarat-Manado-2017_news-(3)

Sementara ketua panitia Paralayang Charlie Ambat mengatakan, dalam lomba Paralayang Manado Fiesta 2017 akan mempertandingkan 3 nomor yaitu Kelas Open, Junior [Lokal], dan Siswa. Khusus untuk kelas Siswa akan mendapatkan pendamping dari para ahlinya atau instruktur sejak take off hingga landing.

Lomba-Ketepatan-Mendarat-Manado-2017_news-(2)

Taman Hutan Rakyat [Tahura] Gunung Tumpa yang akan dijadikan lokasi perlombaan memiliki ketinggian 350 meter di atas permukaan laut. Sejak lokasi ini dijadikan venue untuk pertandingan PGAW, perlombaan Paralayang International, bisa dikatakan lokasi terbang di Kota Manado ini telah menjadi salah satu destinasi terbaik bagi para pilot untuk melakukan terbang paralayang.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Hery Rumondor / Paralayang Indonesia

Pada akhir pekan ini Lomba Ketepatan Mendarat dalam Manado Fiesta 2017 mulai dipertandingkan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Beberapa waktu lalu telah dilakukan Test Event Paralayang untuk Asian Games 2018 di kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Tujuan dari test event ini adalah untuk melihat melihat seberapa besar kesiapan dan koordinasi panitia pelaksanaan setiap cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games 2018 mendatang, termasuk penataan tempat pertandingan atau venue.

eXINA-paralayang-illustrasi (2)

Walaupun Test Event Paralayang Asian Games 2018 tersebut terbilang sukses hingga pujian dilontarkan President Air Sports Federation of Asia [ASFA], Mubarak Swilim, yang mengatakan bahwa Panitia menunjukkan cara kerja yang sangat profesional, koordinasi baik, dan membuat semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikit pun. Kami yakin semua ini berkat kerja sama dan kekompakan para panitia, sebagai President ASFA saya sangat menaruh simpatik dan mengucapkan selamat atas kesuksesan panitia menggelar Test Event Paralayang untuk menyambut Asian Games 2018 mendatang.

eXINA-paralayang-illustrasi (4)

Nyatanya fasilitas di lokasi terbang ini masih butuh pembenahan, hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu Yudha selaku Ketua Paralayang Indonesia, ”Kami akan terus bekerja keras untuk mensukseskan Asian Games 2018. Kami tidak hanya mengincar medali untuk membawa harum nama Indonesia saja, namun kami ingin segala aspek di cabang olahraga Paralayang Asian Games dapat meraih kesuksesan.”

eXINA-paralayang-illustrasi (5)

“Salah satu yang sedang kami persiapkan adalah dapat merenovasi Take Off yang baru di Pasir Sumbul, dengan ketinggian 1500 meter, selain itu juga akan dilakukan perbaikan di lokasi Gunung Mas yang memiliki ketinggian 1250 meter. Semoga realisasi ini dapat dilakukan pada akhir tahun 2017 ini,” tambah Wahyu. Paralayang adalah satu dari sekian banyak cabang olahraga yang baru akan diperlombakan dalam Asian Games 2018, namun Paralayang sudah menjadi favorit untuk mendulang medali emas.

eXINA-paralayang-illustrasi (3)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Venue Paralayang untuk Asian Games 2018 diperlukan pembenahan maka akan diadakan renovasi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Awal September nanti tepatnya tanggal 2 dan 3 September 2017 Pemerintah Kota Manado kembali menggelar event pariwisata kota Manado yang telah menjadi agenda kegiatan Wonderfull Indonesia 2017 Manado Fantastic Festival [MFF], bertajuk Manado Fiesta 2017.

Lomba-Ketepatan-Mendarat-Manado-2017_news-(1)

Sejatinya kegiatan Manado Fiesta 2017 ini menghadirkan tujuh kegiatan festival yang diantaranya Fisco, Fashion, Food, Fun Music, Fair and Faith, dan menghadirkan perlombaan Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat. Dalam kesempatannya Walikota Manado Ir. GSV Lumentut mengatakan, ”Manado Fiesta 2017 merupakan kegiatan pariwisata Kota Manado yang telah dilaunching di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bulan November 2016 lalu. Pemerintah pusat lewat Kementerian Pariwisata telah menetapkan 15 tempat destinasi wisata di Indonesia, dan kota Manado masuk salah satu daerah destinasi wisata baru di Indonesia.”

Lomba-Ketepatan-Mendarat-Manado-2017_news-(2)

Sementara Ketua Panitia Paralayang Charlie Ambat mengatakan, dalam lomba Paralayang Manado Fiesta 2017 akan mempertandingkan 3 nomor yaitu Kelas Open, Junior [Lokal], dan Siswa. Khusus untuk kelas Siswa akan mendapatkan pendamping dari para ahlinya atau instruktur sejak take off hingga landing.

Lomba-Ketepatan-Mendarat-Manado-2017_news-(3)

Taman Hutan Rakyat [Tahura] Gunung Tumpa yang akan dijadikan lokasi perlombaan memiliki ketinggian 350 meter diatas permukaan laut. Sejak lokasi ini dijadikan venue untuk pertandingan PGAWC, perlombaan Paralayang International, bisa dikatakan lokasi terbang di kota Manado ini telah menjadi salah satu destinasi terbaik bagi para pilot untuk melakukan terbang Paralayang.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Hery Rumondor / Paralayang Indonesia

Kejuaraan Paralayang Ketepatan Mendarat terdapat dalam acara Manado Fiesta 2017.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com                  Pada tanggal 25 hingga 27 Agustus 2017, Wahyu Yudha yang menjabat sebagai Ketua Paralayang Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat [KTM], bertajuk 11 Paragliding Accuracy Japan National Championship 2017, di Ikedayama Fright Area, Jepang.

Ketua Paralayang Indonesia Ikuti Kejuaraan KTM di Jepang_news (1)

Dalam Kejuaraan Paralayang Ketepatan Mendarat ini diikuti oleh sekitar 60 pilot yang didominasi oleh pilot China, Korea Selatan, dan tuan rumah Jepang. Sejatinya tidak ada target khusus yang dicanangkan oleh Wahyu Yudha dalam mengikuti kejuaraan ini, namun tujuan utamanya adalah untuk mencermati dan melihat seberapa tangguhkah kekuatan lawan-lawan Indonesia nanti di Kejuaraan Asian Games 2018 mendatang.

Selain menelaah kekuatan lawan yang notabennya adalah calon lawan Indonesia di Asian Games 2018, tujuan Wahyu Yudha adalah melobi pengurus Paralayang Jepang untuk mempertandingkan cabang olahraga Paralayag di Olimpiade Tokyo 2020. Walaupun saat ini tim Paralayang Indonesia berada di puncak klasemen dunia untuk Ketepatan Mendarat [KTM]. Para penguru, pelatih, dan pilot tidak boleh lengah. Semua harus bekerja keras dan meneliti kekuatan lawan agar di Asian Games 2018 nanti Tim Nasional Indonesia dapat berprestasi.

Ketua Paralayang Indonesia Ikuti Kejuaraan KTM di Jepang_news (2)

Kondisi take off dan landing di Ikedayama Fright Area sangat bagus, cuaca pun sangat cerah dan lebih panas dari pada Indonesia.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Wahyu Yudha / Paralayang Indonesia eXtremeINA.com

Ketua Paralayang Indonesia menjadi peserta di 11 Paragliding Accuracy Japan National Championship 2017.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com      Sebagai bentuk program kerjanya, PB FASI akan mengadakan Kejuaraan Nasional Paralayang & Open XC yang akan diselenggarakan pada tanggal 13-17 September 2017 yang akan diselenggarakan pada tanggal 13 hingga 17 September 2017 di Gunung Joglo Sendang, Wonogiri, Jawa Tengah.

eXINA-Test-Paralayang_gallery-pt7 (15)

Kejurnas Paralayang & Open XC ini akan mempertandingkan kategori Race to Goal. Untuk pilotnya sendiri tidak sembarangan yang dapat mendaftarkan diri, karena dalam Kejuaraan ini minimal pilot harus berlisensi PL2 atau Intermediate Pilot. Sejatinya dalam kejuaraan lintas alam Paralayang ini tidan dibatasi untuk jumlah pesertanya, oleh karena itu bagi pilot yang memiliki lisensi sesuai dengan peraturan berlaku diharapkan mendaftarkan diri.

Dalam Kejuaraan ini juga dipastikan diikuti oleh para pilot Pelatnas untuk Asian Games 2018 mendatang. Namun mereka akan mewakili daerahnya masing-masing. Banyak sekali manfaat yang didapat dalam kejuaraan ini, selain dapat meningkatkan prestasi, ajang ini juga dapat menumbuh kembangkan skill serta mental bertanding, mengenal lokasi terbang paralayang di Wonogiri, mengenal banyak rekan se-profesi, dan masih banyak manfaat lainnya.

eXINA-Test-Paralayang_gallery-pt6 (16)

Bagi pilot yang ingin mengikuti Kejuaraan Nasional Paralayang & Open XC Wonogiri 2017, kalian dapat mendaftarkan diri di www.airtribune.com kejuaraan ini terdaftar dalam kategori CAT 2 FAI tahun 2017.

Text & Photos   : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Kejurnas Paralayang & Open XC yang akan diselenggarakan pada tanggal 13-17 September 2017.

READ MORE

eXtremeINA.com        Kompetisi ujicoba Asian Games 2018 bertajuk Test Event Paralayang Asian Games 2018 telah dimulai hari Jumat [11/8] dihadiri oleh pilot Indonesa dan mancanegara. Kegiatan ini berjalan dari 11-14 Agustus 2017 di Puncak, Jawa Barat.

Photos : Bambang Vidiatmoko

Berikut foto-foto kompetisi Test Event Paralayang Asian Games 2018 di Puncak, Jawa Barat.

READ MORE

eXtremeINA.com        Kompetisi ujicoba Asian Games 2018 bertajuk Test Event Paralayang Asian Games 2018 telah dimulai hari Jumat [11/8] dihadiri oleh pilot Indonesa dan mancanegara. Kegiatan ini berjalan dari 11-14 Agustus 2017 di Puncak, Jawa Barat.

Photos : Bambang Vidiatmoko

Berikut foto-foto kompetisi Test Event Paralayang Asian Games 2018 di Puncak, Jawa Barat.

READ MORE

PUNCAK – eXtremeINA.com      Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia Paralayang untuk Asian Games 2018, Gendon Subandono mengungkapkan kita masih memiliki banyak waktu untuk berlatih dan memperbaiki segalanya untuk nomor lomba cross country [XC] yang notabennya bukan nomor unggulan bagi Tim Nasional Indonesia.

eXINA-Gendon Subandono Kita Masih Punya Waktu Panjang Untuk Berlatih_news (2)

Sejatinya pada Test Event Paralayang untuk Asian Games 2018 yang mempertandingkan nomor lomba cross country [XC] tersaji pada akhir pekan lalu di Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat Tim Nasional Indonesia meraih medali perunggu dalam kategori Putra atas nama Roni Pratama. Dengan begitu Indonesia sebenarnya mampu untuk meraih hasil maksimal dalam nomor lomba cross country [XC].

eXINA-Gendon Subandono Kita Masih Punya Waktu Panjang Untuk Berlatih_news (3)

Dalam kesempatannya Gendon Subandono selaku Kepala Pelatih Tim Nasional Paralayang Indonesia untuk Asian Games mengatakan, ”Memang nomor lomba cross country bukanlah nomor unggulan bagi kami. Namun atas hasil yang diraih para atlet pelatnas di Test Event Paralayang Asian Games 2018 ini sudah cukup baik, terbukti Roni Pratama mampu meraih medali perunggu. Setelah Test Event ini usai dilaksanakan, kami akan langsung menggelar sesi latihan dan fokus pada nomor lomba cross country [XC], namun kami juga tidak akan lengah dan tetap berlatih untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat yang sudah menjadi nomor unggulan bagi kami,” tuturnya.

eXINA-Gendon Subandono Kita Masih Punya Waktu Panjang Untuk Berlatih_news (1)

Jika negara negara lain mayoritas memiliki atlet khusus untuk nomor lomba ketepatan mendarat [KTM] dan atlet khusus nomor lomba cross country [XC] justru Tim Nasional Indonesia memiliki dituntut memiliki skill terbang untuk di kedua nomor lomba tersebut. Namun demikian Indonesia memiliki pilot pelatnas bernama Hening Paradigma yang notabennya pemegang rekor terbang lintas alam terjauh dengan jarak 109 km, Wonogiri, Pati. Semoga pengalaman dan skill Hening Paradigma mampu membawa Indonesia Berjaya di Asian Games 2018 nanti.

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Kepala Pelatih Tim Nasional Paralayang Indonesia punya waktu untuk berlatih.

READ MORE

PUNCAK – eXtremeINA.com      Test Event Paralayang untuk Asian Games 2018 telah sukses dilaksanakan pada akhir pekan lalu di kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

eXINA-President ASFA Puji Kinerja Panitia Test Event Paralayang Asian Games 2018_news (1)

Tujuan digelarnya Test Event ini adalah untuk melihat seberapa besar kesiapan dan koordinasi panitia pelaksanaan setiap cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games 2018 mendatang, termasuk penataan tempat pertandingan atau venue. Setelah usai digelar nyatanya panitia penyelenggara Test Event Paralayang untuk Asian Games 2018 ini mendapat pujian yang cukup positif dari President Air Sports Federation of Asia [ASFA], Mubarak Swilim. Menurut beliau simulasi pelaksanaan dan para atlet yang bertanding sudah memiliki gambaran yang sangat baik guna menggelar pertandingan cabang olahraga Paralayang di Asian Games 2018.

eXINA-President ASFA Puji Kinerja Panitia Test Event Paralayang Asian Games 2018_news (4)

“Panitia menunjukkan cara kerja yang sangat profesional, koordinasi baik, dan membuat semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikit pun. Kami yakin semua ini berkat kerja sama dan kekompakan para panitia, sebagai President ASFA saya sangat menaruh simpatik dan mengucapkan selamat atas kesuksesan panitia menggelar Test Event Paralayang untuk menyambut Asian Games 2018 mendatang,” jelas Mubarak Swilim.

eXINA-President ASFA Puji Kinerja Panitia Test Event Paralayang Asian Games 2018_news (3)

Namun tidak hanya itu saja, rupanya hal senada pun turut disampaikan oleh Vice President FIA CVIL, yang sekaligus menjadi Meet Director [Penata Pertandingan] Test Event Paralayang Asian Games 2018, Igor Erzen. “Semuanya berjalan sangat baik sesuai dengan yang diharapkan. Kerja sama antar individu panitia terjalin sangat baik, sehingga semua peserta dapat melakukan semua tugasnya dengan aman dan nyaman. Pada hari pertama menang terjadi insiden, namun hal tersebut sudah menjadi hal yang lumrah bagi setiap kejuaraan paralayang.”

eXINA-President ASFA Puji Kinerja Panitia Test Event Paralayang Asian Games 2018_news (2)

Test Event Paralayang Asian Games 2018 ini hanya mempertandingkan nomor lomba Cross Country [XC], dan melalui Roni Pratama yang turun di kategori Men Indonesia mampu meraih peringkat ketiga atau medali perunggu. Sejatinya Cross Country [XC] bukanlah nomor unggulan Indonesia, namun Roni mampu menjawab keraguan itu semua dengan sebuah prestasi.

eXINA-President ASFA Puji Kinerja Panitia Test Event Paralayang Asian Games 2018_news (5)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Mubarak Swilim selaku Presiden ASFA, berikan pujian positif kepada panitia.

READ MORE

eXtremeINA.com        Kompetisi ujicoba Asian Games 2018 bertajuk Test Event Paralayang Asian Games 2018 telah dimulai hari Jumat [11/8] dihadiri oleh pilot Indonesa dan mancanegara. Kegiatan ini berjalan dari 11-14 Agustus 2017 di Puncak, Jawa Barat.

Photos : Bambang Vidiatmoko

Berikut foto-foto kompetisi Test Event Paralayang Asian Games 2018 di Puncak, Jawa Barat.

READ MORE
<