eXtremeINA.com

eXtremeINA.com           Jika beberapa waktu Bungee Jumping sangat booming di dunia, tampaknya olahraga lompat bebas tersebut mendapatkan pesaing baru yaitu BASE Jumping. Overall kedua olahraga ini memiliki karakteristik yang sama, hanya saja jika Bungee Jumping menggunakan tali lentus sebagai pengaman.

ilustrasi-base-jumping_feature (4)

Sedangkan BASE Jumping melompat bebas dari ketinggian tebing atau gedung dengan menggunakan parasut, tapi uniknya adrenalin akan digeber karena aturan pada BASE Jumping pehobi olahraga ekstrem ini walau dibekali dengan parasut tapi parasut tersebut tidak boleh dibuka sebelum batas ketinggian tertentu.

ilustrasi-base-jumping_feature (2)

Jika dilihat bagi orang awam, BASE Jumping tampak serupa dengan terjun payung biasa, tetapi aksi ini memang merupakan sebuah aksi yang sangat edan! Membutuhkan perhitungan matang saat terjun menghempas bebas gravitasi sebelum akhirnya membuka parasut. Ada batasan tinggi tertentu untuk membuka parasut sebelum mendekati landasan.

ilustrasi-base-jumping_feature (3)

Base sendiri berasal dari pengertian “bangunan tinggi” pencakar langit, atau tiang pemancar yang sangat tinggi, atau apapun itu yang serba tinggi. Berani coba olahraga ini di gedung atau menara tinggi yang ada di kotamu? Pastikan kamu memiliki keahlian khusus sebelum mencobanya.

Text              : eXtremeINA.com

Photos         : Berbagai Sumber

BASE Jumping, melompat bebas dari ketinggian tebing atau gedung dengan menggunakan parasut.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Setelah sukses digelar event pertamanya pada beberapa waktu yang lalu, kini Stellar kembali dibulan Ramadhan dengan tajuk Stellar Ramadhan Sale 2018. Event ini digelar pada tanggal 31 Mei hingga 3 Juni 2018 di Plaza Barat Senayan, Jakarta.

Masih sama seperti event sebelumnya, Stellar Ramadhan Sale ini menggandeng beberapa brand clothing lokal, band indie papan atas Tanah air seperti Pee Wee Gaskins, Rocket Rockers, Kilms Feat Aiu, Sunrise, Buronan Mertua, Easy Tiger, dan masih banyak yang lainnya.

Stellar-Ramadan-Sale_poster

Aktivitas seru lainnya juga akan tersaji dalam konten lainnya seperti Street Food, E-Sport Mobile Legend, FIFA 18, dan Skateboard. Dengan biaya tiket masuk sebesar Rp. 20.000, ajang ini tidak hanya memberikan hiburan yang berkualitas bagi para pengunjung nya, namun ditempat ini mereka akan disuguhkan diskon-diskon menarik dari brand-brand berkualitas untuk memenuhi kebutuhan anda saat musim lebaran tiba.

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : Stellar Ramadhan Sale

JAKARTA – eXtremeINA.com    Setelah sukses digelar event pertamanya pada beberapa waktu yang lalu, kini Stellar kembali dibulan Ramadhan dengan tajuk Stellar Ramadhan Sale 2018. Event ini digelar pada tanggal 31 Mei hingga 3 Juni 2018 di Plaza Barat Senayan, Jakarta. Masih sama seperti event sebelumnya, Stellar Ramadhan Sale ini menggandeng beberapa brand clothing lokal, band […]

READ MORE

Tekeli, KAZAKHSTAN – eXtremeINA.com       Tim Nasional Paralayang Indonesia berhasil merebut tiga Emas pada Kejuaraan Dunia Paralayang nomor Ketepatan Mendarat di Tekeli, Kazakhstan, pada hari Minggu pagi [06/05], waktu Kazakhstan. Tidak hanya itu, atlet Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh podium yang tersedia untuk nomor ketepatan mendarat beregu. Untuk kategori Putra, terdapat 3 atlet yang memiliki nilai sama, sehingga disebut sebagai juara kembar.

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(3)

“Kami sangat bangga atas hasil yang dicapai oleh atlet Indonesia di Kazakhstan. Hasil ini merupakan buah dari latihan yang dilakukan oleh atlet & pelatih selama ini”, ujar Wahyu Yudha, selaku Ketua Paralayang Indonesia sekaligus Tim Manajer Paralayang Kazakhstan. “Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan Pemerintah, melalui Kemenpora, PPON, KOI, dan juga PB-FASI selama ini”, tambahnya.

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(2)

Kejuaraan dunia Paralayang nomor Ketepatan Mendarat [Paragliding Accuracy World Cup] ini, diikuti oleh 89 atlet, yang berasal dari 11 negara. Pada tahun 2018 ini, kejuaraan dunia dilaksanakan sebanyak enam seri, yakni seri pertama dilaksanakan di North Cyprus, Turkey [16-18 Februari 2018], seri kedua di Kazakhstan [4-6 Mei 2018], seri ketiga akan dilaksanakan di Batu, Malang, Indonesia [13-15 Juli 2018], dan 3 seri   berikutnya akan dilaksanakan di Canada, Nepal dan Albania.

“Hasil Try Out terakhir di Kazakhstan ini, merupakan modal bagi seluruh atlet dalam menghadapi ajang terbesar di Asia, yakni Asian Games 2018”, ujar Gendon Subandono, kepala pelatih timnas Paralayang Indonesia.

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(4)

Sebagaimana diketahui, bahwa Paralayang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 mendatang, dengan mempertandingkan 2 nomor pertandingan, yakni Ketepatan Mendarat [Accuracy] dan Lintas Alam [Cross Country]. Target Paralayang Indonesia adalah merebut 2 Medali Emas pada Asian Games 2018.

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(5)

Indonesia merupakan Negara yang disegani di dunia Paralayang, karena Indonesia telah mencatat 6 kali juara dunia [kategori putri] di tahun 2010 hingga 2014, serta tahun 2017 ini, dan juga merebut 7 dari 8 emas Asian Beach Games 2008, serta merebut 10 dari 12 Emas pada SEA Games 2011. Indonesia juga merebut medali Emas pada kejuaraan dunia 2015 yang diadakan di Puncak, Indonesia. Dan terakhir lalu, Indonesia berhasil menyandingkan gelar juara dunia putra, putri, beregu untuk tahun 2017 lalu.

Hasil Paragliding Accuracy World Cup 2018 di Kazakhstan, sebagai berikut:

Kategori Individual Putra

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(8)

  1. Jafro Megawanto [INA] nilai 11
  2. Matjaz Feraric [SLO] nilai 11
  3. Kerem Dincer [TKY] nilai 11

Kategori Individual Putri

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(7)

  1. Ike Ayu Wulandari [INA] nilai 37*
  2. Eka Nesti Wulansari [INA] nilai 57*
  3. Ivana Balakova [CZE] nilai 66.

Kategori Beregu

Indonesia-Tampil-Gemilang-di-Kejuaraan-Dunia-Paralayang_news-(6)

  1. Garuda 1 [INA] nilai 93
  2. Garuda 2 [INA] nilai 119
  3. Garuda 3 [INA] nilai 334

Text & Photos : Tim Nasional Paralayang Indonesia

Tim Paralayang Indonesia menjadi terbaik menempati podium di PGAWC Kazakhstan 2018.

READ MORE

PUNCAK – eXtremeINA.com   Bisa dikatakan olahraga Paralayang di Indonesia ini cukup berkembang walaupun sifatnya secara perlahan. Di sisi lain masyarakat harus mengetahuinya, bahwa Indonesia untuk nomor Ketepatan Mendarat dalam kejuaraan Paralayang sudah menjadi yang terbaik di dunia.

Perkembangan-Paralayang-Indonesia,-Di-Mata-Hening-Paradigma_news-(1)

Sejatinya masih banyak sekali faktor penunjang kemajuan atau perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia selain prestasi yang tadi disebutkan. Misalnya adalah Indonesia memiliki banyak sekali spot terbaik dibeberapa penjuru Tanah Air untuk melakukan terbang Paralayang, aktifnya Pengurus daerah dan pusat dalam menyelenggarakan kejuaraan Paralayang tingkat daerah, Nasional, hingga menggelar kejuaraan bertaraf Internasional di Tanah Air.

Perkembangan-Paralayang-Indonesia,-Di-Mata-Hening-Paradigma_news-(2)

Tahun ini pengurus Paralayang Indonesia tengah disibukan mempersiapkan skuad Timnas Paralayang Indonesia yang mampu bersaing memperebutkan medali di ajang Asian Games 2018. Jika nantinya punggawa Timnas sukses meraih medali di perhelatan olahraga terbesar se-Asia ini maka dipastikan perkembangan olahraga udara yang satu ini akan semakin berkembang di Indonesia.

Perkembangan-Paralayang-Indonesia,-Di-Mata-Hening-Paradigma_news-(3)

Salah satu atlet atau pilot putra terbaik Indonesia bernama Hening Paradigma juga menyoroti perkembangan olahraga Paralayang ini di Indonesia, menurutnya “Perkembangan Paralayang di Indonesia cukup luar biasa di setiap tahunnya. Saat ini sudah banyak pilot muda yang bermunculan di setiap daerah. Satu hal yang paling membanggakan adalah Paralayang Indonesia menjadi yang terbaik di dunia dalam nomor Ketepatan Mendarat.”

Perkembangan-Paralayang-Indonesia,-Di-Mata-Hening-Paradigma_news-(4)

“Tahun ini Asian Games hadir di Indonesia dan untuk kali pertama cabor Paralayang diikutsertakan dalam kejuaraan ini. Hal tersebut akan memberikan iklim positif bagi perkembangan Paralayang di Indonesia, karena secara tidak langsung masyarakat akan lebih mengenal olahraga udara yang satu ini,” tambahnya.

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Hening Paradigma: Perkembangan Paralayang di Indonesia cukup luar biasa di setiap tahunnya.

READ MORE

PUNCAK – eXtremeINA.com    Paralayang adalah salah satu cabang olahraga yang untuk kali pertamanya akan dipertandingkan dalam kejuaraan olahraga terbesar se-Asia bertajuk Asian Games 2018.

eXINA-Menanti-Skuad-Timnas-Paralayang-Yang-Sesungguhnya_news-(4)

Saat ini Federasi atau pengurus Paralayang Indonesia beserta jajaran pelatih tengah disibukan untuk menyiapkan skuad Tim Nasional [Timnas] Paralayang Indonesia yang kuat dan mampu bersaing memperebutkan gelar juara di Asian Games 2018. Saat ini terdapat 18 pilot atau atlet [10 putra dan 8 putri] yang menghiasi skuad Timnas, semuanya dilibatkan dalam kegiatan pelatnas, uji tanding dibeberapa kejuaraan tingkat nasional ataupun International sebagai bahan try out, dan masih ada beberapa bentuk program latihan lainnya.

eXINA-Menanti-Skuad-Timnas-Paralayang-Yang-Sesungguhnya_news-(2)

Sejatinya ke-18 pilot ini sifatnya masih sementara, hal ini pun disampaikan langsung oleh Gendon selaku Head Coach dari Timnas Paralayang Indonesia “Saat ini Timnas Paralayang Indonesia masih berisikan 18 nama pilot, namun sifatnya masih sementara. Karena nantinya hanya akan ada 8 pilot terbaik [5 pilot putra dan 3 pilot putri] yang akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan Asian Games 2018.”

“Ke-8 pilot atau atlet terpilih akan diumumkan pada bulan Juni atau Juli 2018. Sambil menunggu waktunya nanti, jajaran pelatih dan pengurus akan menilai secara detail kekampuan pilot dalam menguasai tehnik dan skill nomor lomba Ketepatan Mendarat dan Cross Country. Oleh karena itulah seluruh punggawa TimNas Parlayang Indonesia saat ini maish dilibatkan dalam program Pelatnas, try out di luar negeri, dan bentuk latihan lainnya,” tambahnya.

Pemusatan Latihan Timnas Paralayang Indonesia berada di kawasan Gunung Mas Puncak, Bogor, Jawa Barat. Namun saat ini para pilot tengah berlatih sendiri-sendiri demi menjaga konsistensi penampilan dan juga fisik.

eXINA-Menanti-Skuad-Timnas-Paralayang-Yang-Sesungguhnya_news-(3)

Berikut adalah nama-nama pilot atau atlet yang saat ini menghiasi skuad Timnas Paralayang Indonesia:

Putri:

  1. Rina Kusumaningrum [Sumatra Barat, 31 tahun]
  2. Eka Nesti Wulansari [Jawa Tengah, 24 tahun]
  3. Tini Mariana Pertiwi [Jawa Tengah, 23 tahun]
  4. Ike Ayu Wulandari [Jawa Timur, 22]
  5. Lis Andriana [Kalimantan Timur, 34]
  6. Milawati Sirin [Jawa Barat, 47]
  7. Nofrica Yanti [Sumatra Barat, 33]
  8. Rika Wijayanti [Jawa Timur, 23]

Putra:

  1. Ardi Kurniawan [Jawa Timur, 28]
  2. Aris Afriansyah [Banten, 23]
  3. Elisa Manueke [Jawa Tengah, 56]
  4. Hening Paradigma [Jawa Tengah, 31]
  5. Indra Lesmana [DKI Jaya, 22]
  6. Jafro Megawanto [Jawa Timur, 21]
  7. Joni Efendi [Jawa Timur, 27]
  8. Reza Christiyanto, S.Pi [Jawa Timur, 33]
  9. Roni Pratama [Jawa Timur, 21]
  10. Thomas Widyananto [Jawa Tengah, 40]

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Tim Nasional Paralayang Indonesia saat terus persiapkan untuk Asian Games 2018.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com           Tepat pada Kamis [12/04], Our Daily Dose merilis jam tangan terbaru edisi terbatas G-SHOCK x SABOTAGE [SBTG] di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan. Kolaborasi ini merupakan terobosan apik bagi keduanya, apalagi SBTG adalah sebuah brand besar dari Singapura yang berspesialis sebagai customizer sepatu Sneakers.

eXINA-Jam-Tangan-Terbaru-dari-CASIO,-Kolaborasi-G-SHOCK-x-SBTG_news-(5)

Bagi kalangan pecinta olahraga ekstrem sendiri, khusunya kategori Urban jam tangan G-SHOCK x SBTG ini akan membuat fashion atau penampilan kalian semakin keren dan lebih semangat lagi berolahraganya. Sejatinya proyek kolaborasi terjadi secara kebetulan, lantaran dari Mark Ong yang merupakan penggagas awal dari SABOTAGE terlibat sebuah proyek lain dengan CASIO.

eXINA-Jam-Tangan-Terbaru-dari-CASIO,-Kolaborasi-G-SHOCK-x-SBTG_news-(4)

Pada saat itulah adik Mark mulai memperkenalkan Mark Ong kepada tim CASIO Singapura dan terjadi kesepakatan untuk mereka berkolaborasi. Sudah tergambar jelas bahwa kolaborasi ini untuk mewujudkan filosofi desain Mark Ong yang dipercaya merupakan sebuah perjalanan untuk terus memperbaiki diri menjadi lebihbbaik. Untuk merealisasikan tujuannya tersebut, Mark Ong memilih DW-5600 sebagai model jam tangan yang dia customize.

eXINA-Jam-Tangan-Terbaru-dari-CASIO,-Kolaborasi-G-SHOCK-x-SBTG_news-(2)

Dengan didasari model jam tangan yang merupakan cikal bakal lahirnya koleksi G-SHOCK yang ada selama ini,  maka terciptalah kolaborasi G-SHOCK x SBTG DW-5600. Dengan warna hijau matte militer untuk seluruh bagian strap dan bazelnya juga disertai dengan motif kamuflase khas SBTG di sekitar layar LCD. Pada bagian layar LCD juga telah dilindungi oleh bull bar yaitu sebuah bingkai pelindung dari kawat yang menampilkan kesan G-SHOCK.

eXINA-Jam-Tangan-Terbaru-dari-CASIO,-Kolaborasi-G-SHOCK-x-SBTG_news-(1)

Sementara untuk display dan bagian belakang casenya akan terdapat logo khas SBTG dan tag DW-5600 yang menandai kerjasama kemitraan antara kedua belah pihak.  Pengaktifan backlight pada jam akan menampilkan slogan dari SBTG yaitu Destory To Create. G-SHOCK x SBTG DW-5600 merupakan sebuah bagian dari capsule collection yang juga mengeluarkan edisi kaos,  topi,  dan dek Skateboard.

eXINA-Jam-Tangan-Terbaru-dari-CASIO,-Kolaborasi-G-SHOCK-x-SBTG_news-(6)

G-SHOCK x SBTG DW-5600 capsule collection akan hadir di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia,  Thailand, dan telah hadir di Indonesia pada tanggal 20 Maret 2018 di seluruh butik CASIO. Khusus jam tangannya G-SHOCK x SBTG DW-5600 dibandrol Rp.  2.999.000.

eXINA-Jam-Tangan-Terbaru-dari-CASIO,-Kolaborasi-G-SHOCK-x-SBTG_news-(3)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Bertempatkan ODD Store, CASIO memperkenalkan produk kolaborasi G-SHOCK X SBGT.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Banyak cara dan manfaat yang dapat dilakukan dalam pameran Deep & Extreme Indonesia 2018, yang tersaji diakhir pekan kemarin tepatnya pada tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 lalu di Hall B, Jakarta Convention Center, Jakarta.

eXINA-Deep-&-Extreme-2018-Promosikan-Manado-Fiesta_news-(1)

Selain menyuguhkan berbagai macam barang ataupun produk berkelas untuk kebutuhan olahraga air dengan diskon besar-besaran, nyatanya ajang ini juga dimanfaatkan oleh banyak kalangan untuk mengenalkan berbagai macam aktivitasnya, salah satunya adalah Pemerintah Kota Manado yang memperomosikan kegiatan Manado Fiesta 2018 dalam sebuah seminar di ajang Deep & Extreme Indonesia 2018.

Dalam seminarnya moderator menyampaikan pesan bahwa dalam acara Manado Fiesta 2018 adalah rangkaian event dalam rangka mempromosikan potensi wisata dan keanekaragaman bahari di kota Manado, baik dalam lingkungan nusantara maupun mancanegara, selain itu juga ajang ini ditujukan sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia mulai tahun 2018.

eXINA-Deep-&-Extreme-2018-Promosikan-Manado-Fiesta_news-(2)

Manado Fiesta 2018 ini memang akan banyak sekali menyuguhkan aktivitas seru, namun yang akan menjadi daya tarik tersendiri adalah adanya kompetisi Paralayang dan Festival Layang-Layang. Rencananya kompetisi olahraga udara ini akan tersaji pada tanggal 1-3 September 2018. Untuk kompetisi Paralayang sendiri akan dihadiri oleh banyak pilot regional dan Nasional, namun tidak menutup kemungkinan pilot asing akan ikut serta dalam ajang ini.

Saat ini kota Manado telah memiliki spot bermain Paralayang bertaraf International, lokasinya terdapat di Manado Skyline Tetempangan Hill, Koha Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Dengan adanya kegiatan Manado Fiesta 2018 ini diharapkan olahraga Paralayang dan juga destinasi wisatanya dapat semakin berkembang serta makin dikenal di dunia.

eXINA-Deep-&-Extreme-2018-Promosikan-Manado-Fiesta_news-(3)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Deep & Extreme Indonesia 2018 turut mempromosikan Manado Fiesta 2018.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tahun demi tahun perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia semakin berkembang. Beberapa hal yang membuktikannya adalah semakin banyak anak muda dari berbagai penjuru yang mulai menggeluti olahraga udara yang satu ini.

Keterlibatan-Pemerintah,-Bentuk-Timnas-Paralayang-Lebih-Kuat_news-(4)

Bukti lainnya adalah semakin banyak venue Paralayang yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air, dan yang paling nyata adalah prestasi pilot-pilot Paralayang Indonesia di kancah Internasional. Pada tahun 2017 yang lalu FAI The World Air Sports Federation menobatkan Indonesia sebagai pemuncak klasemen nomor lomba Ketepatan Mendarat, dan yang paling anyar adalah Tim Nasional [Timnas] Putri Indonesia melalui Rika Wijayanti sukses menjadi yang terbaik di kategori putri untuk nomor Ketepatan Mendarat [KTM] dalam kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup [PGAWC] di Tatlisu, Turkey pada beberapa waktu yang lalu.

Keterlibatan-Pemerintah,-Bentuk-Timnas-Paralayang-Lebih-Kuat_news-(3)

Dalam kesempatanya Ketua Paralayang Indonesia Wahyu Yudha menyampaikan, ”Kerja keras pengurus, pelatih, dan atlet selama ini perlahan telah membuahkan hasil yang positif. Keberhasilan kami membentuk skuad Timnas Paralayang terbaik di dunia juga berkat dukungan dari beberapa pihak seperti pembinaan dari KEMENPORA, KOI, KONI serta PB-FASI.”

Keterlibatan-Pemerintah,-Bentuk-Timnas-Paralayang-Lebih-Kuat_news-(1)

“Namun ada satu hal lain yang membuat kami bangga terhadap para atlet Timnas Paralayang Indonesia yang tengah dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Asian Games 2018. Jika tidak ada kegiatan di Pelatnas, seluruh atlet merasa tidak ada waktu untuk berleha-leha, justru mereka berlatih sendiri didaerahnya masih-masing,” tambah Wahyu Yudha.

Keterlibatan-Pemerintah,-Bentuk-Timnas-Paralayang-Lebih-Kuat_news-(5)

Cabang olahraga Paralayang adalah salah satu cabor terbaru yang akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018 mendatang, walalupun begitu Timnas Indonesia sudah cukup mentereng dan disegani di kawasan Asia. Jadi bukan tidak mungkin Timnas Paralayang Indonesia meeraih medali emas dalam ajang Asian Games 2018.

Text & Photo : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

TIm Nasional Paralayang Indonesia tidak terlepas dukungan dari Pemerintah.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Jogja Air Show 2018 telah sukses diselenggarakan pada akhir pekan kemarin, tepatnya tanggal 17-18 Februari 2018 di Pantai Depok Bantul, Yogyakarta.

Jogja-Air-Show-2018,-Sukses-Pecahkan-Rekor-Nasional_news-(5)

Sejatinya dalam ajang Jogja Air Show 2018 ini banyak sekali aktivitas seru nan berkelas yang disajikan, salah satunya adalah Pemecahan Rekor Nasional untuk Olahraga Dirgantara Paramotor. Tercatat sebanyak 51 paramotor terbang membentuk formasi cantik tepat di atas runaway.

Jogja-Air-Show-2018,-Sukses-Pecahkan-Rekor-Nasional_news-(4)

Dalam kesempatannya Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga, mengatakan,”Pemecahan Rekor Nasional Paramotor di Jogja Air Show 2018 ini berjumlah 51 penerbang, lebih banyak dibanding dengan pemecahan rekor di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur yang berjumlah 41 penerbang Paramotor pada beberapa waktu yang lalu.”

Jogja-Air-Show-2018,-Sukses-Pecahkan-Rekor-Nasional_news-(2)

Ajang pembuka geliat olahraga dirgantara di tahun 2018 ini terasa lebih spesial, lantaran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Bupati Suharsono, dan sejumlah pejabat Pemda DIY turut hadir menyaksiakn serunya ajang Jogja Air Show 2018.

Jogja-Air-Show-2018,-Sukses-Pecahkan-Rekor-Nasional_news-(7)

Tanggapan lain juga datang dari pengurus FASI Yogyakarta, Tunjung Prastowo yang menyampaikan, ”Sebenarnya penerbang Paramotor yang hadir dalam acara Jogja Air Show 2018 ini ada 56 personil, namun yang bisa terbang hanya 51 paramotor, namun perihal ini sudah layak dijadikan pemecahan rekor Nasional terbang Paramotor terbanyak.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Pemecahan Rekor MURI dalam Jogja Air Show 2018, berjalan sukses.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Musim baru 2018 telah tiba, harapan dan mimpi besar pun datang dari masing-masing negara, federasi atau Pengurus Besar, pelatih, dan juga para atlet. Jika di musim lalu gagal meraih prestasi maka tahun ini adalah saatnya merebut prestasi tersebut, untuk tahun lalu yang sukses meraih prestasi maka tahun ini adalah perjuangan yang berat untuk mempertahankan gelar juara tersebut, namun untuk yang baru turun di ajang kompetisi resmi ini adalah saatnya menciptakan sejarah.

Indonesia-Disegani-di-Dunia-Paralayang_news-(2)

Bagi Tim Nasional [Timnas] Paralayang Indonesia sendiri, tahun lalu adalah sebuah pencapaian yang sangat luar biasa hebatnya. Pasalnya Indonesia berhasil dinobatkan sebagai yang terbaik didunia untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat [KTM], selain itu gelar juara tingkat Internasional pun banyak yang singgah ke pilot-pilot terbaik Indonesia.

Bisa dikatakan Indonesia merupakan Negara yang disegani di dunia Paralayang, karena Indonesia telah mencatat 5 kali juara dunia [kategori Putri] di tahun 2010 hingga 2014, dan 2017 lalu, merebut 7 dari 8 emas Asian Beach Games 2008, serta merebut 10 dari 12 Emas pada SEA Games 2011. Terakhir, Indonesia juga merebut medali emas pada Kejuaraan Dunia Kategori I [kategori tertinggi] di tahun 2015 lalu, yang diadakan di Puncak, Indonesia.

Indonesia-Disegani-di-Dunia-Paralayang_news-(1)

Pada tahun 2018 ini pun Indonesia akan menghadapi Kejuaraan Asian Games 2018, target dari pengurus Paralayang Indonesia adalah 4 medali pada Asian Games 2018. Bukan lah hal yang mustahil Indonesia mampu mencapai target tersebut, mengingat Indonesia saja mampu meraih banyak prestasi di tingkat dunia, untuk bersaing di tingkat Asia, Indonesia masih cukup kuat untuk menandinginya.

Sejatinya ini adalah awal musim 2018 yang baik bagi Timnas Putri Indonesia, pasalnya mereka mampu meraih medali emas lewat Rika Wijayanti dalam Kejuaraan seri perdana Paragliding Accuracy World Cup [PGAWC] di Tatlisu, Turki, akhir pekan kemarin.

Indonesia-Disegani-di-Dunia-Paralayang_news-(3)

Kejuaraan Paralayang bertaraf Internasional ini akan berjalan sebanyak enam seri dimusim 2018, dimana Seri 1 dilaksanakan di Tatlisu, Turki pada tanggal 16-18 Februari 2018, seri ke-2 di Kazakhstan [4-6 Mei 2018], dan seri ke-3 dilaksanakan di Malang, Indonesia [13-15 Juli 2018], seri ke-4 di Canada [5-7 Oktober 2018], seri ke-5 di Nepal [2-4 November 2018] dan seri terakhir, yakni seri 6 [Final], akan dilaksanakan di Albania pada tanggal 14-16 Desember 2018.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Tim Nasional Paralayang Indonesia

Di dunia Paralayang Internasional, Indonesia cukup disegani dengan berbagai prestasi yang diraih.

READ MORE
<