eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com    Rifat Sungkar bekerjasama dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia [MMKSI] resmi memperkenalkan mobil teranyarnya, yaitu Mitsubishi Xpander AP4 Concept tepat di hari pembuka ajang Indonesia International Motor Show [IIMS] 2019 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada [25/4].

Xpander AP4 sendiri merupakan sebuah konsep mobil yang diciptakan dari buah pemikiran Rifat yang berangan-angan untuk membuat mobil low-MPV 7 seater menjadi suatu kendaraan kompetisi yang atraktif. Untuk mewujudkannya, Rifat menjalin kerja sama dengan modifikator digital berbakat, Yoga Budi Widiantoro, yang sukses membuat konsep Xpander AP4 dalam bentuk 3D.

“Mobil ini begitu inspiratif bagi saya karena Mitsubishi punya sejarah penting di ajang motorsport dunia. Bahkan impresi saya ketika mencoba Xpander pertama kali di Jepang 2,5 tahun yang lalu sangat baik terutama dalam hal handling dan suspensi,” ungkap Rifat.

Melihat bodi Xpander yang begitu ideal juga membuat Rifat berpikir untuk melakukan pengembangan dari arah modifikasi untuk bisa menyerupai konsep AP4. Rifat mengaku garis bodi yang modern dengan aerodinamika yang maksimal menjadikan Xpander memiliki struktur yang ideal. “Dari awal saya menimbang mobil ini juga memiliki distribusi bobot depan belakang yang seimbang, sehingga saya sangat yakin mobil untuk menjadikan mobil ini sebagai konsep AP4 di Indonesia.”

Sebagai Ketua Komisi Rally IMI Pusat, Rifat terus beradaptasi dengan perkembangan regulasi dunia dan konsep modern seperti AP4 yang memperbolehkan sebuah kendaraan keluarga seperti Xpander bisa menjadi kendaraan kompetisi dengan regulasi yang telah diatur sedemikian rupa. Regulasi yang dimaksud meliputi kesetaraan struktur suspensi dan kontrol mesin yang digunakan.

Dengan mengusung konsep AP4, perawatan mobil ini juga menjadi lebih terjangkau karena spare parts yang lebih mudah didapatkan dan juga dapat menggunakan spare partsdari peserta sesama pengguna AP4.

Text & Photo : karyaKU

Edited by       : Ihsan Rizaldi Raz

Rifat Sungkar dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia resmi memperkenalkan mobil teranyarnya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Race 1 WSBK yang seharusnya tersaji pada Minggu [14/04] lalu, di Sirkuit Assen harus batal diselenggarakan akibat cuaca buruk. Sejatinya cuaca buruk ini telah berlangsung sejak Sabtu [13/04], yang dimana pebalap Indonesia Galang Hendra Pratama sukses meraih pole position di ajang World Supersport 300 [WSSP].

Penghargaan peraih pole position ini disambut oleh hujan butiran es atau hujan salju. Namun perayaan untuk suksesnya Galang Hendra Pratama saat meraih pengharaan tetap berlangsung dengan nikmat. Bisa dikatakan perjuangan pebalap asal Yogyakarta yang tergabung dalam tim Semakin di Depan Bibilon Motoxracing untuk mendapatkan pole position di Sirkuit Assen tidaklah mudah. Diirnya harus melawan pebalap top dari belahan dunia, dan harus pula melawan cuaca yang amat buruk.

Dengan cuaca yang begitu ekstrem tersebut, Galang Hendra Pratama tetap fokus dengan tekad yang kuat untuk menjadi yang terbaik. Efek cuaca buruk itu pun berlanjut saat Race 1 WSBK Belanda berlangsung. Sempat ditunda cukup lama dan akhirnya sempat dinyatakan balapan layak dimulai sampai seluruh pebalap sudah berada di starting grid. Namun nyatanya cuaca tidak kunjung bersahabat, hingga pada akhirnya Race Director mengeluarkan papan informasi balapan kembali ditunda.

Setelah Race Director membuat keputusan untuk menunda balapan, benar saja hujan butiran salju turun dengan derasnya. Salah satu pebalap Alvaro Bautista pun membuktikannya dengan megumpulkan butiran es atau salju hingga berbentuk bola salju. Keputusan final race dari race direction race 1 WSBK Belanda pun dibatalkan.

Suksesnya Galang Hendra Pratama meraih pole position di WSSP 300 Assen, Belanda sekaligus membuktikan bahwa pebalap Indonesia mampu meraih kejayaan di ajang balap bergengsi yang ada di Eropa. Semoga pada race selanjutnya Galang Hendra Pratama kembali sukses menorehkan prestasi untuk terus membawa nama harum dunia otomotif Indonesia di kancah Internasional.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Akibat cuaca yang tak bersahabat, maka Race Director menyatakan Race 1 WSBK Assen dibatalkan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap satu-satunya Indonesia yang berlaga di ajang World Supersport 300 [WSSP], Galang Hendra Pratama sukses menjadi yang terdepan dalam lanjutan balap tersebut yang tersaji di Sirkuit Assen, Belanda pada akhir pekan [13/04] lalu. Pebalap asal Yogyakarta ini sukses menorehkan catatan waktu 1 menit 51,475 detik. Posisi kedua diraih Gonzales dari Kawasaki ParkiGO dengan selisih waktu 0,336 detik. Sayangnya catatan waktu Galang belum mengungguli rekor superpole tahun lalu yang dicetak Perez dengan 1 menit 50,165 detik.

Sementara untuk posisi ketiga diraih Perez yang mengendarai Kawasaki Ninja 400 dengan selisih 0,404 detik dan De Cancellis yang menggunakan Yamaha dengan selisih 0,430 detik. Adapun Juara Dunia tahun lalu, Ana Carrasco menempati posisi ke-8 dengan catatan waktu 0,764 detik. Sejatinya catatan waktu yang diraih Galang Hendra Pratama cukup baik dibanding dengan sesi sebelumnya. Pada sesi latihan bebas pertama, pebalap Semakin Di Depan MotoXracing ini mencatatkan waktu 1 menit 53,542 yang menempatkannya pada posisi 13. Selanjutnya pada sesi latihan bebas kedua, Galang mencatatkan waktu 1 menit 52,189 detik dengan posisi ke-8.

Dalam lanjutan seri WSSP 300 di Assen, Galang Hendra Pratama tidak hanya menaklukkan pebalap-pebalap top dari belahan dunia saja, namun dirinya juga sukses mengalahkan suhu udara yang dingin, yang dimana suhu dingin seperti ini membuat para pebalap sulit untuk mendapatkan ritme balapnya. Bersamaan adanya angin kencang menambah tantangan tersendiri, dengan begitu membuat pebalap cukup kesulitan untuk mengerahkan penampilan terbaiknya.

Hasil Superpole Grup A

  1. GALANG HENDRA PRATAMA 1 menit 51.475
  2. GONZALEZ +0.336
  3. PEREZ +0.404
  4. DE CANCELLIS +0.430
  5. BONOLI +0.628
  6. KALININ +0.646
  7. JAHNIG +0.666
  8. CARRASCO +0.764
  9. CHOTMAN +0.986
  10. IOZZO +1.215

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Galang Hendra Pratama sukses menjadi yang terdepan dalam lanjutan balap di Sirkuit Assen, Belanda.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Walaupun gagal naik ke atas podium dalam lanjutan MotoGP 2019, yang tersaji pada akhir pekan [14/04] kemarin di Circuit of the Americas. Pebalap andalan Ducati Andrea Dovizioso sukses menjadi pemuncak klasemen sementara MotoGP 2019, sementara Marc Marquez merosot di posisi ke-4.

Sejatinya Marc Marquez datang ke MotoGP Amerika Serikat sebagai pemuncak klasemen, namun akibat crash pada MotoGP seri Amerika Serikat ini, dirinya harus pulang tanpa perolehan satu poin pun dan juga harus merelakan posisisnya direbut oleh Andrea Dovizioso.

Sebenarnya Valentino Rossi mempunyai peluang besar untuk memuncaki klasemen andai dirinya sukses menjadi juara di MotoGP Amerika Serikat. Namun dengan tambahan 20 poin sebagai juara kedua, membuat The Doctor sukses menduduki urutan ke-2 untuk klasemen sementara MotoGP dengan 51 poin.

Berikut adalah Klasemen sementara MotoGP 2019, usai Seri Amerika Serikat:

  1. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati [GP19] 54 points
  2. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha [YZR-M1] 51 points [-3]
  3. Alex Rins SPA Suzuki Ecstar [GSX-RR] 49 points [-5]
  4. Marc Marquez SPA Repsol Honda [RC213V] 45 points [-9]
  5. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati [GP19] 30 points [-24]
  6. Jack Miller AUS Pramac Ducati [GP19] 29 points [-
  7. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda [RC213V] 22 points [-32]
  8. Cal Crutchlow GBR LCR Honda [RC213V] 19 points [-35]
  9. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory [RC16] 18 points [-36]
  10. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT [YZR-M1]* 17 points [-37]
  11. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT [YZR-M1] 16 points [-38]
  12. Maverick Viñales SPA Monster Yamaha [YZR-M1] 14 points [-40]
  13. Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini [RS-GP] 13 points [-41]
  14. Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati [GP18]* 9 points [-45]
  15. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar [GSX-RR]* 8 points [-46]
  16. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 [RC16]* 7 points [-47]
  17. Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda [RC213V] 7 points [-47]
  18. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini [RS-GP] 6 points [-48]
  19. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory [RC16] 5 points [-49]
  20. Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati [GP18] 1 points [-53]

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Pebalap andalan Ducati Andrea Dovizioso sukses menjadi pemuncak klasemen sementara MotoGP 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap Alex Rins yang bernaung di Team Suzuki Ecstar sukses memberikan kejutan dengan sukses menjuarai MotoGP Seri Amerika Serikat yang tersaji di Circuit of the Americas pada akhir pekan [14/04] kemarin. Kemenangan yang diraih Alex Rins ini didapat setelah berduel ketat dengan Valentino Rossi.

Dalam balap seri Amerika Serikat ini terdapat insiden yang melibatkan sang juara bertahan Marc Marquez lantaran mengalami crash saat memimpin balapan pada tikungan ke-12. Kecelakaan yang dialami oleh juara dunia 6 kali tersebut membuat Valentino Rossi sempat memimpin balap. Namun sangat disayangkan The Doctor tidak mampu menjaga konsistensinya di posisi pertama sampai pada akhirnya disalip oleh Alex Rins.

Bagi Alex Rins sendiri ini adalah kemenangan perdananya di ajang MotoGP sejak terjun di tahun 2017. Posisi ke-2 bertengger Valentino Rossi, untuk posisi ke-3 diraih oleh Jack Miller, dan posisi ke-4 diraih oleh Andrea Dovizioso.

Berikut adalah hasil MotoGP 2019 Circuit of the Americas:

  1. Alex RINS Team SUZUKI ECSTAR 41’45.499
  2. Valentino ROSSI Monster Energy Yamaha MotoGP +0.462
  3. Jack MILLER Pramac Racing +8.454
  4. Andrea DOVIZIOSO Mission Winnow Ducati +9.420
  5. Franco MORBIDELLI Petronas Yamaha SRT +18.021
  6. Danilo PETRUCCI Mission Winnow Ducati +21.476
  7. Fabio QUARTARARO Petronas Yamaha SRT +26.111
  8. Pol ESPARGARO Red Bull KTM Factory Racing +29.743
  9. Francesco BAGNAIA Pramac Racing +30.608
  10. Takaaki NAKAGAMI LCR Honda IDEMITSU +31.011
  11. Maverick VIÑALES Monster Energy Yamaha MotoGP +34.077
  12. Andrea IANNONE Aprilia Racing Team Gresini +34.779
  13. Johann ZARCO Red Bull KTM Factory Racing +42.458
  14. Miguel OLIVEIRA Red Bull KTM Tech 3 +44.272
  15. Tito RABAT Reale Avintia Racing +44.623
  16. Karel ABRAHAM Reale Avintia Racing +44.740
  17. Joan MIR Team SUZUKI ECSTAR +48.063
  18. Hafizh SYAHRIN Red Bull KTM Tech 3 +1’07.683

 

Gagal Finish

– Jorge LORENZO Repsol Honda Team 10 Lap

– Marc MARQUEZ Repsol Honda Team 12 Lap

– Cal CRUTCHLOW LCR Honda CASTROL 15 Lap

– Aleix ESPARGARO Aprilia Racing Team

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Kemenangan yang diraih Alex Rins ini didapat setelah berduel ketat dengan Valentino Rossi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Seri Amerika Serikat di Circuit of the Americas yang tersaji pada akhir pekan [14/04] kemarin, pebalap Flexbox HP 40 Lorenzo Baldassarri masih tetap memimpin klasemen sementara Moto2 musim 2019 dengan 50 poin.

Pebalap asal Italia ini ditempel ketat oleh pebalap Dynavolt Intact GP, Marcel Schrotter diposisi kedua dengan torehan 47 poin dan Thomas Luthi di peringkat ke-3 dengan 45 poin. Untuk peringkat ke-4 diduduki oleh pebalap andalan Onexox TKKR SAG Team, Remy Gardner dengan 38 poin dan pebalap Estrella Gallicia 0,0 Marc VDS Alex Marques dengan 36 poin.

Berikut adalah klasemen Moto2 2019 Sementara, Usai Seri Amerika Serikat :

  1. Lorenzo BALDASSARRI – Kalex – 50
  2. Marcel SCHROTTER – Kalex – 47
  3. Thomas LUTHI – Kalex – 45
  4. Remy GARDNER – Kalex – 38
  5. Alex MARQUEZ – Kalex – 36
  6. Luca MARINI – Kalex – 27
  7. Jorge NAVARRO – Speed Up – 24
  8. Enea BASTIANINI – Kalex – 21
  9. Sam LOWES – Kalex – 19
  10. Brad BINDER – KTM – 14
  11. Andrea LOCATELLI – Kalex – 14
  12. Iker LECUONA – KTM – 13
  13. Mattia PASINI – Kalex – 13
  14. Augusto FERNANDEZ – Kalex – 11
  15. Simone CORSI – Kalex – 8
  16. Tetsuta NAGASHIMA – Kalex – 8
  17. Somkiat CHANTRA – Kalex – 6
  18. Xavi VIERGE – Kalex – 6
  19. Fabio DI GIANNANTONIO – Speed Up – 5
  20. Bo BENDSNEYDER – NTS – 5
  21. Khairul Idham PAWI – Kalex – 3
  22. Jesko RAFFIN – NTS – 3
  23. Dominique AEGERTER – MV Agusta – 2
  24. Jorge MARTIN – KTM – 2

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Lorenzo Baldassarri masih tetap memimpin klasemen sementara Moto2 2019 dengan 50 poin.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia ini sukses menyelesaikan balapan Moto2 seri Amerika Serikat yang diselenggarakan pada akhir pekan [14/04] kemarin dengan finish di posisi ke-22 dengan catatan 40 menit 30,794 detik. Dalam seri Moto2 Amerika Serikat tersebut Dimas Ekky Pratama memulai balapan pada posisi ke-30, dikarenakan dirinya gagal mendapatkan waktu di babak kualifikasi setelah mengalami kecelakaan di awal kualifikasi.

Finish pada posisi ke-22 ini sejatinya menjadi catatan finish terbaik bagi Dimas Ekky Pratama selama mengikuti ajang Moto2. Pada seri sebelumnya yang tersaji di Qatar dirinya hanya mampu finish pada posisi ke-24 dan posisi ke-23 pada Moto2 Argentina.

Berikut adalah hasil lengkap Moto2 Amerika Serikat:

  1. 25 Thomas LUTHI Dynavolt Intact GP 39’11.508
  2. 20 Marcel SCHROTTER Dynavolt Intact GP +2.532
  3. 16 Jorge NAVARRO Beta Tools Speed Up +3.836
  4. 13 Mattia PASINI Flexbox HP 40 +4.757
  5. 11 Alex MARQUEZ EG 0,0 Marc VDS +7.741
  6. 10 Luca MARINI SKY Racing Team VR46 +8.031
  7. 9 Sam LOWES Federal Oil Gresini Moto2 +8.282
  8. 8 Simone CORSI Tasca Racing Scuderia Moto2 +8.953
  9. 7 Enea BASTIANINI Italtrans Racing Team +10.706
  10. 6 Andrea LOCATELLI Italtrans Racing Team +16.868
  11. 5 Remy GARDNER ONEXOX TKKR SAG Team +25.633
  12. 4 Tetsuta NAGASHIMA ONEXOX TKKR SAG Team +25.948
  13. 3 Bo BENDSNEYDER NTS RW Racing GP +26.997
  14. 2 Dominique AEGERTER MV Agusta Idealavoro Forward +27.462
  15. 1 Jorge MARTIN Red Bull KTM Ajo +27.482
  16. 0 Jesko RAFFIN NTS RW Racing GP +39.435
  17. 0 Khairul Idham PAWI Petronas Sprinta Racing +49.582
  18. 0 Philipp OETTL Red Bull KTM Tech 3 +51.247
  19. 0 Lukas TULOVIC Kiefer Racing +51.380
  20. 0 Somkiat CHANTRA IDEMITSU Honda Team Asia +53.778
  21. 0 Gabriele RUIU MV Agusta Idealavoro Forward +1’19.156
  22. 0 Dimas EKKY PRATAMA IDEMITSU Honda Team Asia +1’19.286

 

Gagal Finish

Iker LECUONA American Racing KTM 5 Laps

Marco BEZZECCHI Red Bull KTM Tech 3 6 Laps

Xavi CARDELUS Sama Qatar Angel Nieto Team 12 Laps

Brad BINDER Red Bull KTM Ajo 16 Laps

Fabio DI GIANNANTONIO Beta Tools Speed Up 0 Lap

Lorenzo BALDASSARRI Flexbox HP 40 0 Lap

Xavi VIERGE EG 0,0 Marc VDS 0 Lap

Joe ROBERTS American Racing KTM 0 Lap

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia ini sukses menyelesaikan balapan Moto2 seri Amerika Serikat.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sejatinya sudah sejak tahun 2015 yang lalu Indonesia merencanakan untuk menggelar ajang MotoGP di Tanah Air. Tempat pertama yang dicanangkan untuk menggelar kejuaraan balap ternama ini adalah Sentul, Bogor, Jawa Barat, namun gagal terealisasi akibat beberapa hal. Selanjutnya kawasan yang lebih besar lagi yang terdapat di Jakabaring, Palembang, namun akhirnya gagal juga terealisasi.

Wacana untuk kembali menggulirkan seri MotoGP di Indonesia kembali berhembus di awal tahun 2019 setelah Indonesia Tourism Development Corporation [ITDC] mengumunmkan akan membangun Sirkuit MotoGP Indonesia di kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bisa dikatakan ini adalah satu rencana besar yang akan membawa MotoGP bergulir di Tanah Air tercinta. Keantusiasan MotoGP untuk dapat digulirkan di Indonesia juga dijawab oleh Dorna Sport yang telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada beberapa waktu yang lalu untuk memastikan kesiapan Lombok menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 2021 mendatang.

Namun beberapa sumber menyebutkan ada beberapa faktor yang dikhawatirkan, yang dapat menyebabkan gagalnya MotoGP Lombok pada tahun 2021 mendatang:

  1. Mengingat jumlah motor yang harus diangkut dalam waktu bersamaan untuk kelas Moto3, Moto3, dan MotoGP ditambah dengan jumlah orang yang akan berdatangan diwaktu bersamaan, Bandara Lombok masih sangat terbatas untuk kapasitas pendaratan pesawat.
  2. Pihak FIM kemungkinan akan memberikan persyaratan masalah safety dengan sangat ketat, dengan kata lain fasilitas rumah sakit harus berstandar Internasional.
  3. Pekerja atau sumber daya manusia untuk mengurusi hal-hal terkait MotoGP tidak lah mudah, oleh karena itu pihak tuan rumah harus mempersiapkan segala kesiapannya.
  4. Selaku induk Organisasi Otomotif di Indonesia, alangkah baiknya jika Ikatakan Motor Indonesia [IMI] dilibatkan sejak awal. Dengan begitu mereka akan dapat berkomunikasi secara menyeluruh dengan FIM mengenai standar sirkuit, safety, dan pendukung lainnya.

Pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika akan dimulai pada bulan Oktober 2019 dengan perkiraan panjang 4,3 km dan dikelilingi oleh bukit dan pantai. Akan banyak sekali manfaat jika dibangun sirkuit ini, mulai dari mendorong wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat, menaikkan minat bakat balap terhadap pebalap lokal Nusa Tengara Barat, mendongkrak nama Indonesia dalam ajang balap di kancah Internasional, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber / MotoGP.com

Dengan majunya Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2021, ada beberapa faktor yang dapat menggagalkan.

READ MORE

eXtremeINA.com`Walaupun belum cukup dikenal oleh masyarakat, nyatanya olahraga longboard di Indonesia sudah cukup berkembang. Berbagai komunitasnya pun juga sudah tersebar di beberapa penjuru Tanah Air, salah satunya terdapat di Bandung dengan nama Bandung Longboarders. Komunitas ini berdiri pada tahun 2014 di Bandung yang diprakasai oleh Ricky Dangos, Donny Yanwar, Artha Sasta dan beberapa orang sahabat lainnya yang sudah lebih dulu mengenal skateboard, yang kemudian mencoba longboard sebagai olahraga yang lebih menantang.

Ada hal menarik dalam mengolah komunitas Bandung Longboarders, mereka tidak memiliki ketua karena komunitas ini saling menghormati dan sangat menghargai satu dengan yang lainnya. Sesama anggota Bandung Longboarders saling bekerja sama setiap ingin menggelar aktivitasnya mulai dari latihan, sharing session, dan membuat kompetisi. Saat ini komunitas Bandung Longboarders memiliki sekitar 40 anggota, namun tidak menutup kemungkinan anggotanya akan terus bertambah seiring berkembangnya olahraga ekstrem ini di Bandung.

Biasanya komunitas Bandung Longboarders ini berkumpul dan berlatih pada hari sabtu dan minggu di Perumahan Budi Indah atau yang biasa disebut dengan BUDDA. Jika ada masyarakat kota Bandung dan sekitarnya yang ingin ikut dalam komunitas ini atau hanya ingin mengenal dan mencoba olahraga longboard kalian dapat datang langsung pada saat mereka berlatih atau menghubungi sosial medianya di @bdgLongboarders.

Tujuan terbentuknya komunitas Bandung Longboarders ini adalah untuk menjadi tempat berkumpulnya para pecinta olahraga longboard di kota Bandung dan sekitarnya. Komunitas ini juga ingin saling berbagi ilmu, pengalaman dan informasi terbaru seputar longboard antar sesama anggota ataupun antar komunitas longboard lainnya. Komunitas ini diharapkan menjadi sarana kegiatan positif, karena merupakan komunitas olahraga, maka akan membuat badan sehat dan membuat pikiran bahagia dengan melakukan yang mereka suka.

Selain aktif menggelar latihan di setiap akhir pekan, komunitas Bandung Longboarders juga sangat aktif dalam menggelar kompetisi mulai dari [2014] BUDDA SLIDE JAM, [2015] WEEKEND AT BUDDA, [2017] KING OF BUDDA, BUDDA NGABUBURIT CHALLENGES, SKATE TRIP CISOMPET, [2018] ROAD TO BUDDA SLIDE JAM dan tahun ini mereka juga berencana menyelanggarakan acara longboard yang tidak kalah seru dari acara sebelumnya.

Di Bandung sendiri perkembangan olahraga longboard cukup pesat, Rasa penasaran akan olahraga ini mungkin ditularkan dari teman yang sudah lebih dulu mencoba longboard. Jadi seringkali komunitas ini dapat banyak pertanyaan seputar longboard downhill lewat DM Instagram @bdgLongboarders. Selain itu, ada banyak spot Downhill yang bagus di Bandung dan sekitarnya, ini menjadi nilai tambah untuk perkembangan downhill. Tidak perlu pergi jauh untuk skate trip, cukup wilayah Bandung dan sekitarnya.

Walaupun olahraga longboard di Bandung sudah cukup berkembang nyatanya, Pemerintah Daerah [Pemda] belum mendukung penuh komunitas Bandung Longboarders untuk membantu perkembanganya lebih jauh lagi. Mereka seringkali kesulitan untuk mendapatkan izin dari Pemda jika mau mengadakan acara Downhill. Tapi karena kecintaan mereka akan olahraga ini, semua kendala pasti ada solusinya. Dukungan dari Pemda berupa kemudahan perizinan dalam hal birokrasi adalah yang paling kami inginkan. Tidak perlu berbelit-belit dan menghabiskan banyak waktu untuk perizinan karena yang mereka lakukan adalah hal positif.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Bandung Longboarders

Bandung Longboarders: Tempatnya Berbagi Ilmu dan Pengalaman

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Akibat peserta yang sangat banyak di musim 2019, ajang balap WSSP 300 dibagi menjadi dua grup, yaitu grup A dan Grup B. Untuk menentukan hasilnya akan dikombinasikan sesuai dengan lap time, dengan begitu penentuan posisi starting grid saat balapan akan diketahui. Galang Hendra Pratama yang menggunakan motor Yamaha R3 yang berada di grup A. Pebalap Indonesia ini kalah lap time dengan pebalap tuan rumah Manuel Gonzalez dengan catatan waktu 2 menit 07,491 detik. Melengkapi baris depan adalah Hugo De Cancellis, yang mengungguli Marc Luna Bayen dan Andy Verdoia. Sedangkan hasil buruk dipetik Carrasco yang tercecer dan hanya menempati posisi ke-13.

Galang Hendra Pratama yang menggunakan motor Yamaha R3 yang berada di grup A. Pebalap Indonesia ini kalah lap time dengan pebalap tuan rumah Manuel Gonzalez dengan catatan waktu 2 menit 07,491 detik.

Sebanyak 52 pebalap yang ikut serta dalam kualifikasi, akan diambil sebanyak 30 pebalap untuk menempati starting grid saat race day berlangsung pada akhir pekan lalu dan sisanya akan bertarung pada last chance race untuk diambil 6 pebalap terbaik. Dengan begitu akan ada total 36 pebalap yang siap berkompetisi.

Galang Hendra Pratama yang menggunakan motor Yamaha R3 yang berada di grup A. Pebalap Indonesia ini kalah lap time dengan pebalap tuan rumah Manuel Gonzalez dengan catatan waktu 2 menit 07,491 detik.

Sejatinya ini bukanlah kali pertama Galang Hendra Pratama tampil di ajang WSSP 300, penampilan pertamanya terjadi di tahun 2017, yang kala itu saat usianya masih menginjak 19 tahun dirinya mendapatkan wild card dan sukses menjadi yang terdepan di Sirkuit Jerez, Spanyol. Selanjutnya di tahun 2018 Galang Hendra Pratama diberikan kepercayaan untuk balap satu musim penuh pada semua serinya, dan podium pertama yang berhasil digapainya terjadi di Sirkuit Brno, Republik Ceko dan mengakhiri gelaran WSSP 300 2018 diperingkat ke-10 dengan total 53 poin.

Galang Hendra Pratama yang menggunakan motor Yamaha R3 yang berada di grup A. Pebalap Indonesia ini kalah lap time dengan pebalap tuan rumah Manuel Gonzalez dengan catatan waktu 2 menit 07,491 detik.

Walaupun mempunyai pengalaman di ajang balap WSSP 300, Galang Hendra Pratama menilai di musim 2019 akan menjadi tahun yang sulit. Selain itu tidak adanya seri di Republik Ceko pada tahun ini akan membuat dirinya merasa tertantang. Namun Galang Hendra Pratama bisa sedikit optimistis karena Sirkuit Jerez yang menjadi tempatnya juara pada musim 2017 kembali hadir pada musim ini. Dalam WSSP300 musim ini, Galang Hendra akan tampil dalam sembilan seri. Kejuaran balap motor yang musim lalu digelar delapan seri di Eropa itu kali ini memang menambah satu seri di Losail Qatar.

Berikut hasil kombinasi Superpole WSSP300 Aragon 2019:

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Menempati posisi ke-2 pada babak kualifikasi, Galang Hendra akan menunjukkan performa baik di sirkuit Aragon.

READ MORE
<