eXtremeINA.com

eXtremeINA.com  Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin. Para drifter biasanya menggunakan rem tangan dan drifter juga biasanya ketika melakukan drifting menggunakan posisi gigi dua. Melakukan drifting sangat dibutuhkan keahlian untuk dapat menguasai teknik drift tersebut.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Jenis mobil untuk drifting biasanya yang turun didalam acara drifting adalah mobil yang memiliki bobot ringan atapun sedang. Biasanya pula menggunakan tipe coupe atau sedan yang menggunakan penggerak roda belakang [Rear-Wheel-Drive] namun bermesin didepan [Front Engine]. Mobil-mobil tersebut seperti Nissan Skyline, Nissan Sylvia, Toyota Mark II, Toyota Corolla DX, dan Toyota Levin/Sprinter Treuno [AE86].

Teknik drifting biasanya dilakukan saat mobil sedang berkecepatan tinggi, lalu dibelokkan tanpa mengurangi kecepatan mobil dan membiarkan ban belakang slip dengan alur yang lebih besar daripada ban depan. Teknik drifting ini harus dilakukan dengan tepat, jika tidak bisa menyebabkan mobil tergelincir. Ada beberapa teknik yang biasa digunakan ketika melakukan drifting.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Handbrake Drift adalah teknik yang dilakukan dengan cara menginjak kopling dan dengan bersamaan handbrake ditarik, hal ini untuk menghilangkan traksi. Setelah atraksi sudah hilang, berikutnya kopling dilepaskan dan pedal gas ditekan dengan bersamaan lakukan countersteering.

Shift Lock adalah teknik drifting yang dilakukan dengan cara menurunkan posisi gigi yang lebih rendah. Hal ini dilakukan untuk membuat ban mengunci yang menyebabkan hilangnya traksi pada mobil.

Clutch Kick adalah teknik drifting yang dilakukan dengan cara menghentakan kopling secara cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat guncangan pada transmisi sehingga mempengaruhi keseimbangan mobil. Teknik ini akan membuat mobil menjadi slidding.

Breaking Drift adalah teknik drifting ini dilakukan ketika mulai memasuki tikungan lalu pedal rem diinjak sehingga bobot berpindah ke depan. Kemudian pedal gas langsung diinjak sehingga ban belakang kehilangan traksi.

Power Slide adalah teknik yang membutuhkan mobil dengan mesin yang bertenaga besar. Kemudian menginjak pedal gas sampai habis lalu mengontrol arah mobil dengan setir.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Feint/Scandinavian Flick adalah teknik drifting yang caranya dengan memindahkan bobot kendaraan ke luar dengan cara memutarkan setir ke arah luar tikungan kemudian lakukan secara tiba-tiba memutar balik setir sehingga bagian belakang mobil bergeser. Teknik ini mayoritas biasanya dilakukan oleh para pebalap rally.

Kansei/Dynamic Drift adalah teknik drifting dengan cara mengangkat pedal gas saat kecepatan tinggi. Hal ini terjadi karena saat pedal gas diangkat bobot berpindah dari belakang ke depan.

Saat drift sudah tercipta dengan melakukan teknik yang benar, maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah menjaga agar mobil tetap terkontrol. Untuk yang satu ini diperlukan keahlian dari si pengemudi dalam mengontrol kombinasi antara gas dan setir.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sabrina Sameh sukses melakukan gebrakan terbarunya dengan bergabung dengan Proman Drag Bike Team. Sejatinya Sabrina Sameh sendiri juga telah resmi memperkuat Toyota Team Indonesia [TTI] untuk cabang olahraga Gymkhana. Bersama dengan skuad muda lainnya, mojang Bandung ini direncanakan akan turun di satu dari tiga kelas yang tersedia yaitu 200cc open, 200cc pemula, dan 150cc.

Pada kesempatannya Sabrina Sameh menyampaikan, “Untuk bergabung dengan Proman Drag Bike Team, sebelumnya saya meminta izin terlebih dahulu kepada Bapal Mamet selaku Direktur Toyota Team Indonesia [TTI], dan bersyukur mereka mendukung saya selama acara tidak bersamaan dengan kegiatan Toyota Team Indonesia [TTI].”

Ada satu hal menarik dibalik cerita karir balap Sabrina Sameh, sejatinya Sabrina Sameh lebih dikenal sebagai pebalap Drag Bike dan bukanlah pebalap Gymkhana atau Slalom. Bergabungnya Sabrina Sameh sebagai pebalap Gymkhana di Toyota Team Indonesia [TTI] merupakan kejutan dan kembalinya Sabrina Sameh ke ajang balap drag bike bersama dengan tim Proman Drag Bike Team merupakan comeback bagi dirinya.

Sejatinya kehadiran Proman Drag Bike Team ini akan membuat kompetisi musim 2019 akan semakin seru dan menegangkan. Banyaknya kejuaraan Drag Bike ini sekaligus menjadi alat pendorong bagi perkembangan olahraga balap motor di Indonesia. Selain itu ajang ini juga mampu meningkatkan prestasi bagi para pebalapnya, memberikan wadah bagi pecinta balap, dan meningkatkan kualitas karir para pebalapnya.

Sementara untuk kesiapan motor yang akan digunakan, pihak Proman telah mempercayai kepada salah satu tuner andal Kentar Dimar dari Key Speed Home Industri. Patut dinantikan akan seperti apa comeback dari Sabrina Sameh di ajang drag bike musim 2019.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Proman Drag Bike Team

Sabrina Sameh yang juga memperkuat Toyota Team Indonesia turut bergabung dengan Proman Drag Bike Team.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Demi mengikuti kalender kejuaraan otomotif di Tanah Air pada musim 2019, khususnya pada kejuaraan drag bike. Salah satu produsen minuman berenergi merilis tim balapnya yang bernama Proman Drag Bike Team, di Pawon Pitoe, Jalan Lengkong Besar, Bandung, Jawa Barat, Kamis [04/04]. Tim drag bike yang baru dirilis ini nantinya akan membawa nama Jawa Barat di kejuaraan nasional ataupun kejuaraan daerah, dengan target meraih semua trofi yang tersedia.

Dalam kesempatannya Manajer Tim Proman Drag Bike Team, Anggi Sumardianto mengatakan untuk mencapai target maksimak kami sudah mempersiapkan para pebalap yang siap membawa bendera Proman Drag Bike Team meraih banyak kesuksesan di serangkaian acara yang ada, “Dengan dukungan beberapa sponsor, secara resmi kita luncurkan tim drag bike untuk mengarungi berbagai acara baik di tingkat nasional maupun regional.”

“Pebalap yang akan mewakili tim drag bike tersebut berjumlah 3 orang, diantaranya Andriansah, Candra Tani dan Sabrina Sameh. Mereka diketahui merupakan pebalap muda Indonesia yang sudah berprestasi di berbagai acara drag race. Guna mendukung prestasi para pebalap tersebut, tim Proman Drag Bike tengah menyiapkan sebanyak tiga kendaraan yang berkapasitas 200 cc dan 155 cc. Dan ketiga motor tersebut akan terjun di kelas Open dan Pemula. Masing-masing pebalap akan tampil pada kelas 200cc open, 200cc pemula dan 155cc,” tambah Anggi.

Sadar akan tantangan target yang diberikan oleh pengurus, salah satu pebalap Proman Drag Bike Team Sabrina Sameh memberikan komentarnya, “Kami akan tampil semaksimal mungkin saat mengikuti berbagai macam kejuaraan yang diikuti, dan kami optimis dengan skuad yang terbentuk saat ini.  Kalau berbicara persiapan kita tentu sudah sangat siap karena tim ini sebenarnya sudah terbentuk sejak beberapa tahun yang lalu dengan sponsor yang berbeda, ini akan menjadi ajang pembuktian bagi kita khususnya para pebalap

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Proman Drag Bike Team

Proman baru saja memperkenalkan tim balap drag bike mereka, bernamakan Proman Drag Bike Team.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dimas Ekky Pratama pebalap Indonesia yang turun di ajang Moto2 mendapatkan pelajaran berharga atas kegagalannya saat melanjutkan perjuangannya di seri 2 Moto 2 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada hari Minggu [31/03]. Sejatinya Dimas Ekky Pratama yang tergabung dalam tim Idemitsu Honda Team Asia memiliki tekad untuk tampil lebih baik dibanding seri sebelumnya.

Memulai start dari posisi ke-29, Dimas Ekky Pratama sempat terjatuh di tikungan 13 karena kehilangan daya cengkram pada ban depannya. Sempat kesulitan menghidupkan motornya, Dimas Ekky Pratama dibantu oleh para marshal untuk kembali ke pit, setibanya di pit sejumlah perbaikan pun dilakukan, dan kembali melanjutkan 19 lap yang tersisa.

Selepas itu Dimas Ekky Pratama kembali kelintasan hingga pada akhirnya pebalap berusia 26 tahun ini hanya mampu meraih posisi ke 23 hasil akhir balapan. Dalam kesempatannya Dimas Ekky Pratama menyampaikan, “Ini bukan hasil balap yang saya inginkan karena saya yakin mampu mencetak poin. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan menjadikan balapan seri ini pelajaran agar mampu mendapatkan poin di seri selanjutnya, yaitu di Austin [Amerika Serikat].”

Berikut hasil balapan Moto2 GP Argentina 2019
1. Lorenzo Baldassarri ITA Flexbox HP 40 [Kalex] 39 menit 46.000 detik
2. Remy Gardner AUS ONEXOX TKKR SAG Team [Kalex] 39 menit 47.244 detik
3. Alex Marquez SPA EG 0,0 Marc VDS [Kalex] 39 menit 47.817 detik
4. Iker Lecuona SPA American Racing KTM [KTM] 39 menit 48.704 detik
5. Brad Binder RSA Red Bull KTM Ajo [KTM] 39 menit 50.707 detik
6. Marcel Schrotter GER Dynavolt Intact GP [Kalex] 39 menit 50.839 detik
7. Luca Marini ITA SKY Racing Team VR46 [Kalex] 39menit 50.986 detik
8. Jorge Navarro SPA Beta Tools Speed Up [Speed Up] 39 menit 53.459 detik
9. Enea Bastianini ITA Italtrans Racing Team [Kalex] 39 menit 54.724 detik
10. Somkiat Chantra THA IDEMITSU Honda Team Asia [Kalex] 40 menit 0.506 detik
11. Andrea Locatelli ITA Italtrans Racing Team [Kalex] 40 menit 2.145 detik
12. Tetsuta Nagashima JPN ONEXOX TKKR SAG Team [Kalex] 40 menit 2.450 detik
13. Khairul Idham Pawi MAL Petronas Sprinta Racing [Kalex] 40 menit 2.613 detik
14. Bo Bendsneyder NED NTS RW Racing GP [NTS] 40m 9.007 detik
15. Jesko Raffin SWI NTS RW Racing GP [NTS] 40 menit 10.736 detik
16. Marco Bezzecchi ITA Red Bull KTM Tech 3 [KTM] 40 menit 11.381 detik
17. Jake Dixon GBR Sama Qatar Angel Nieto Team [KTM] 40 menit 27.684 detik
18. Lukas Tulovic GER Kiefer Racing [KTM] 40 menit 31.545 detik
19. Philipp Oettl GER Red Bull KTM Tech 3 [KTM] 40 menit 31.811 detik
20. Dominique Aegerter SWI MV Agusta Idealavoro Forward [MV Agusta] 40 menit 42.934 detik
21. Xavi Cardelus AND Sama Qatar Angel Nieto Team [KTM] 40 menit 53.765 detik
22. Joe Roberts USA American Racing KTM [KTM] 41 menit 4.707 detik
23. Dimas Ekky Pratama INA IDEMITSU Honda Team Asia [Kalex] +4lap

Gagal Finish
Simone Corsi ITA Tasca Racing Scuderia Moto2 [Kalex] DNF
Jorge Martin SPA Red Bull KTM Ajo [KTM] DNF
Nicolo Bulega ITA SKY Racing Team VR46 [Kalex] DNF
Fabio Di Giannantonio ITA Beta Tools Speed Up [Speed Up] DNF
Sam Lowes GBR Federal Oil Gresini Moto2 [Kalex] DNF
Thomas Luthi SWI Dynavolt Intact GP [Kalex] DNF
Stefano Manzi ITA MV Agusta Idealavoro Forward [MV Agusta] DNF
Xavi Vierge SPA EG 0,0 Marc VDS [Kalex] DNS.

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Dimas Ekky mendapatkan pengalaman berharga pada balap perdana Moto2 2019 di Argentina.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sean Gelael dari tim Prema Racing yang notabennya adalah pebalap asal Indonesia harus puas finish di posisi ke-10, dalam balapan kedua dengan format sprint race seri FIA Formula 2 di Sirkuit Sakhir, Bahrain pada Minggu [31/03]. Dalam perjuangannya Sean Gelael harus memulai start dari posisi ke-20 atau posisi buncit, karena dirinya gagal finish pada race 1 yang tersaji satu hari sebelumnya.

Pada saat semua pebalap menggunakan ban Prime atau ban medium sejak memulai startnya, justru Sean menggunakan option [soft] yang memang ideal untuk menggunakan strategi menyerang. Akan tetapi kondisi serta situasi di lintasan balap tidak memungkinkan sejak awal perlombaan. Sean yang telah menggunakan ban soft bekas harus bersusah payah menghemat bannya walaupun bahan bakar yang dimilikinya cukup menyerang.

Seiring jalannya waktu perlombaan akhirnya Sean masuk ke pit untuk mengganti ban baru dan mulai memiliki kondisi cukup bagus untuk menyusul satu per satu pebalap yang berada didepannya. Benar saja dirinya sempat berada di peringkat 9 dan juga 8, sebelum pada akhirnya harus puas finish di urutan ke 10.

Berikut adalah hasil race F2 Bahrain:

  1. Luca Ghiotto ITA UNI-Virtuosi Racing 23 lap
  2. Sergio Sette Camara BRA DAMS + 5.474 detik
  3. Nicholas Latifi CAN DAMS + 6.867 detik
  4. Guanyu Zhou CHN UNI-Virtuosi Racing + 18.240 detik
  5. Louis Deletraz SWI Carlin + 21.939 detik
  6. Mick Schumacher GER Prema Racing + 24.679 detik
  7. Nyck de Vries NED ART Grand Prix + 25.154 detik
  8. Jordan King GBR MP Motorsport + 25.520 detik
  9. Anthoine Hubert FRA BWT Arden + 30.514 detik
  10. Sean Gelael IDN Prema Racing + 30.532 detik
  11. Jack Aitken GBR Campos Racing + 32.224 detik
  12. Nobuharu Matsushita JPN Carlin + 35.980 detik
  13. Nikita Mazepin RUS ART Grand Prix + 40.541 detik
  14. Ralph Boschung SWI Trident + 43.074 detik
  15. Tatiana Calderon COL BWT Arden + 46.006 detik
  16. Callum Ilott GBR Sauber Junior Team by Charouz + 56.487 detik
  17. Dorian Boccolacci FRA Campos Racing + 1m00.048 detik
  18. Giuliano Alesi FRA Trident + 1m21.115 detik
  19. Juan Manuel Correa USA Sauber Junior Team by Charouz + 1m32.585 detik
  20. Mahaveer Raghunathan IND MP Motorsport + 1 lap.

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Sean Gelael / Prema Racing

Dengan bersusah payah di lintasan, Sean berhasil menyelesaikan balap dengan finish pada posisi ke-10.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Latihan bersama sprint rally aspal atau yang lebih dikenal dengan nama Tarmac, akan dilangsungkan pada Sabtu [6/4] mendatang di sirkuit baru yang terletak di kawasan Meikarta, Cikarang.

Rifat Sungkar sebagai Ketua Komisi Rally dan Sprint Rally IMI Pusat memberikan komentar positif terkait sirkuit sprint rally tarmac yang berhasil dibangun berkat kerja sama yang terjalin antara Ikatan Motor Indonesia [IMI] Jawa Barat dengan pihak Meikarta.

“Saat ini sudah dibangun sirkuit sprint rally aspal baru dan ini menandakan bertambahnya wadah baru lagi bagi para pelaku otomotif khususnya yang berkecimpung di cabang sprint rally untuk berkompetisi dan untuk membuat iklim balap sprint rally semakin berkembang,” ungkap Rifat.

Uji coba sprint rally sendiri terbuka untuk umum. Bagi semua yang memiliki spesifikasi mobil Sentul [ITCC, ETCC, Retro] atau bahkan drifting boleh mencoba mobilnya di atas lintasan aspal sprint rally. “Saat ini mobil-mobil spesifikasi Sentul semakin banyak. Kami di komisi rally dan sprint rally sangat mengharapkan keikutsertaan mereka untuk merasakan bagaimana sensasi berkendara di lintasan sprint rally,” tambah Rifat.

Sementara itu, Kabid Olahraga Mobil IMI Jabar, Fredi Rostiawan, yang menjadi penanggung jawab uji coba sprint rally membeberkan mengenai karakter sirkuit. “Karakter lintasannya sendiri dibuat semacam melingkar, kemudian ada putaran U dan S yang dilengkapi dengan alat-alat keamanan seperti barrier dan cone,” kata Fredi.

Fredi sendiri menuturkan bahwa sprint rally tarmac di Meikarta ini adalah usahanya bersama IMI Jabar untuk menjadikan ajang sprint rally lebih menghibur khususnya bagi masyarakat luas. “Saat ini otomotif harus menjadi tontonan yang menghibur karena kalau tidak akan begitu-begitu saja. Saya melihat lokasi di Meikarta ini sangat strategis karena masyarakat bisa menyaksikan 1/3 track dan pastinya akan menjadi tontonan yang sangat menarik untuk mereka,” tambah Fredi.

Untuk dapat mengikuti  uji coba sprint rally tarmac di Meikarta, para calon peserta akan dikenakan biaya latihan sebesar 1 juta rupiah / mobil. Biaya tersebut sudah termasuk keperluan biaya koordinasi, track, marshal, dan pencatatan waktu. Pendaftaran sendiri bisa dilakukan dengan menghubungi Hendi di 082213837777.

Text                : KaryaKU

Photos           : eXtremeINA.com

Latihan bersama sprint rally aspal Tarmac, akan dilangsungkan pada Sabtu [6/4] mendatang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Sempat vakum dari dunia balap, mantan pebalap Formula 1 [F1] asal Indonesia, Rio Haryanto bersiap kembali kelintasan balap untuk Blancpain GT World Challange Asia 2019. Seri pertama kejuaraan tersebut akan tersaji pada di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-7 April 2019. Pada balapan tersebut Rio Haryanto akan bergabung dengan tim asal Singapura T2 Motorsport.

Pada kejuaraan Blancpain GT World Challange Asia 2019, Rio Haryanto akan melibas 6 putaran sepanjang tahun dan setiap putarannya akan berlangsung sebanyak 2 race dengan total 12 balapan. Walaupun sudah 2 tahun tidak merasakan atmosref balapan di lintasan, namun dirinya mengaku telah memiliki persiapan yang matang untuk ajang balap GT World Challange Asia 2019. Dalam kesempatannya Rio Haryanto pun menyatakan, “Kondisi saya 100% siap untuk turun kelintasan balap dan sebenarnya tidak ada latihan khusus yang saya jalani. Saya hanya meningkatkan latihan fisik mulai dari kardio, berenang, jogging, bersepeda, dan gym, kegiatan semacam ini rutin saya jalani setiap harinya.”

“Untuk latihan balapnya saya menggunakan simulator, dan untuk sesi latihan dilintasan balap akan saya jalani pada tanggal 3 hingga 5 April 2019. Mobil yang akan saya gunakan adalah Ferrari GT3 488, dan mobilnya sudah di-ship dari Italia. Kami harap untuk sampai di Malaysia akhir bulan ini. Ada modifikasi dari tahun sebelumnya ke tahun ini, jadi sudah ada upgrade,” tambah Rio Haryanto pebalap asal Jawa Tengah.

Pada balapan Blancpain GT World Challange Asia 2019, Rio Haryanto akan berpasangan dengan pembalap Indonesia David Tijptobiantoro yang sudah lama berlomba di balap GT3. Rio optimistis dapat meraih prestasi tahun ini. Bersama David, Rio mengincar gelar juara umum di Blancpain GT ada Asian Le Mans agar dapat terjun di balap bergengsi Le Mans 24 Hours pada 2020.

Berikut jadwal lengkap Blancpain GT World Challange Asia 2019:

  • Sepang International Circuit [6-7 April 2019]
  • Chang International Circuit [11-12 Mei 2019]
  • Suzuka International Circuit [22-23 Juni 2019]
  • Fuji Speedway [6-7 Juli 2019]
  • Korea International Circuit [3.4 Agustus 2019]
  • Shanghai International Circuit [27-28 September 2019]

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Rio Haryanto

Rio Haryanto selepas vakum dari dunia balap, kini ia fokus untuk menghadapi Blancpain GT World Challange Asia 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Akhir pekan kemarin tanggal 30-31 Maret 2019 KASKUS kembali menghadirkan wadah bagi para komunitas roda dua bertajuk Sore Hore Vol. 4, di Arkadia Green Park, TB Simatupang Jakarta.

Mengusung tema Pesta Pora Roda Dua, ajang otomotif ini banyak menghadirkan konten atau aktivitas yang sangat seru sejak hari pertama dimulai, misalnya di hari Sabtu [30/03] pada booth Sharing Session terdapat How to Win a Photo Competition dan Lady Bikers Got Stories to Tell, sementara di booth Community Area terdapat aktivitas slow riding, balap karung, dan kommi Jakarta freestyle, untuk aktivitas main stage dihadirkan Awarding Community Showroom, Live Music dari DJ Siva, dan Fade2 Black.

Walaupun Jakarta diguyur hujan, namun hari Minggu [31/03] gelaran KASKUS Sore Hore Vol. 4 juga tidak kalah serunya, pada booth Sharing Session pihak penyelenggara menghadirkan konten safe rider, save lives, dan Mario Iroth on Taking the World, untuk community area dihadirkan mocil arena, tarik tambang, dan cracker freestyle performance, sementara untuk aktivitas di main stage menghadirkan Awarding Community Showroom, Sexy Dancer, Live Music dari DJ Dinar Candy, dan Budi Cilok. Selain itu di acara KASKUS Sore Hore Vol. 4 juga dihadirkan area bazaar yang menyuguhkan beberapa part aksesoris motor, apparel berkendara, dan masih banyak lainnya.

Hadirnya KASKUS Sore Hore Vol. 4 ini benar-benar mampu merangkul berbagai komnitas roda dua untuk mereka berkreasi dan menunjukan eksistensinya, selain itu ditempat ini mereka dapat saling berkenalan, bersilahturahmi, serta sharing antar anggota ataupun antar komunitas yang ada.

Komunitas roda dua yang ikut meramaikan kegiatan otomotif ini adalah Komunitas Motor Mini, KASKUS Thailand Racing Look [@ ktrl_kaskus, C’Duck Astrea [@ cduck.astrea], Yamaha Lawas Club [@ yamahalawasclub], Vespakuser [Vespa on KASKUS @vespakuser], KRACKER Supermoto [@ krackermoto], FR2 KASKUS [@ fr2.official], R25 Owner KASKUS [ROCK @ rock_r25ownerkaskus].

Semoga kegiatan otomotif yang merangkul komunitas roda dua dalam acara KASKUS Sore Hore Vol. 4 dapat terus terselenggara, serta semakin banyak pula komunitas-komunitas roda dua yang ikut dalam acara ini, semakin banyak konten-konten yang lebih menarik untuk disajikan, dan tentunya masih banyak harapan positif lainnya yang sangat dinantikan.

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

KASKUS Sore Hore Vol. 4 selama dua hari akhir pekan berjalan dengan meriah sebagai wadah kumpul komunitas roda dua.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”. Tema ini diangkat sejalan dengan besarnya percakapan di Forum Roda Dua KASKUS [https://www.kaskus.co.id/forum/112], dimana diharapkan melalui festival ini para komunitas pecinta roda dua dari KASKUS maupun umum dapat kopi darat dan berkolaborasi terkait minat dan hobinya.

SORE HORE Vol. 4 ini akan dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu – Minggu, 30 – 31 Maret 2019 yang bertempat di Arkadia Green Park, TB Simatupang Jakarta. Sederet komunitas pecinta roda dua akan turut meramaikan festival ini melalui kegiatan kopi darat, sharing info, showcase motor – motor unik dan modif, serta berbagai kompetisi seperti slow riding competition dan balap motor mini. Acara ini terbuka bagi para pecinta motor dimana mereka dapat langsung bergabung ke komunitas.

KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”.

Berikut adalah profil komunitas yang terlibat dalam SORE HORE Vol. 4:

  1. Komunitas Motor Mini

Kumpulan para pecinta motor mini atau motor kecil [mocil] dengan kapasitas 50 – 110cc. Berdiri sejak 2012, KOMMI punya ratusan anggota yang mayoritas Bapak – Bapak yang koleksi mocil karena hobi. Dengan markas di Radio Dalam Jak Sel, mereka biasanya kumpul di beberapa titik seperti Senayan City atau Taman Barito untuk sekedar kopdar atau membahas agenda touring. Komunitas ini bahkan sudah pernah menaklukan jalur Gunung Mas, Puncak, dengan mocil kesayangan mereka.

  1. KASKUS Thailand Racing Look [@ ktrl_kaskus]

Kumpulan para pecinta motor yang menggemari Thailand Look [Mothai] dan Racing Look. Bedanya apa sih? Kalau Mothai itu gaya modifikasi motor yang berkiblat dari Thailand, biasanya pakai velg jari-jari / spoke wheel ukuran 17 shock belakang variasi, dan tidak banyak aksesoris yang nempel di motor. Sementara, Racing Look itu punya modifikasi yang agak ekstrem, seperti motor yang biasa dipakai drag race. Komunitas ini punya anggota di pulau Jawa, Sumatera hingga Kalimantan yang aktif kopdar dan melakukan sunday morning ride [sunmori].

  1. C’Duck Astrea [@ cduck.astrea]

Sedikit nostalgia motor klasik andalan kita dulu, Honda Astrea. Sekumpulan pecinta Astrea C-series membentuk komunitas C’Duck Astrea di tahun 2018. Huruf “C” sendiri mengacu pada nama C-Series, sedangkan “Duck” mengacu pada motor bebek. Mayoritas anggotanya menggunakan Astrea series C-100 dan C-70.

  1. Yamaha Lawas Club [@ yamahalawasclub]

Komunitas khusus pecinta motor lawas khususnya Yamaha. Berdiri sejak November 2015, komunitas ini sudah sering diundang ke pameran – pameran karena koleksi motor klasiknya yang menarik, seperti Yamaha 350 YR-1, Yamaha RX 100, Yamaha FS1-E, dan masih banyak lagi.

  1. Vespakuser [Vespa on KASKUS @vespakuser]

Komunitas buat para pecinta Scooter khususnya Vespa yang terbentuk dari forum KASKUS. Biasanya para anggotanya ini diskusi seputar mesin, spare part, hingga bertukar informasi terkait toko dan bengkel terpercaya. Selain itu, mereka juga aktif mengadakan gathering, touring, hingga baksos.

  1. KRACKER Supermoto [@ krackermoto]

Siapa yang punya D-Tracker atau KLX? Langsung join KRACKER alias Kawasaki D- Tracker Community, sebuah komunitas yang lahir dari diskusi antar penggemar D- Tracker di KASKUS dan kini menjadi salah satu komunitas motor besar di Indonesia. Awalnya, KRACKER adalah komunitas supermoto yang anggotanya terdiri dari owner Kawasaki D-Tracker 150. Seiring berjalannya waktu banyak owner-owner lain seperti KLX-150 [supermoto], D-Tracker 250, dan KLX-250 [supermoto] yang bergabung sehingga cakupannya menjadi lebih luas.

  1. FR2 KASKUS [@ fr2.official]

Komunitas yang terbentuk dari diskusi sesama bikers di Forum Roda Dua KASKUS ini terbuka bagi siapapun yang cinta riding, tidak membatasi motor apa digunakan anggotanya selama mau ikutan kopi darat, gathering nasional hingga touring barengan.

  1. R25 Owner KASKUS [ROCK @ rock_r25ownerkaskus]

Para pecinta Yamaha YZF-R25 atau MT-25 dan mau punya teman diskusi yang lebih banyak? Bisa bergabung ke ROCK, komunitas yang terbuka banget buat teman – teman yang sudah atau ingin memiliki Yamaha R-25. Di ROCK, teman – teman bisa tanya mengenai modifikasi R-25, bertukar ilmu balapan di sirkuit, hingga touring bareng. ROCK juga konsisten berpartisipasi di Yamaha Sunday Race sejak 2015 dan sudah meraih beragam prestasi di ajang ini.

KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”.

SORE HORE Vol. 4 juga akan dimeriahkan oleh talk show terkait Lady Bikers Got Stories To Tell bersama Sulva dan Qudwahnday; Adventure Ride bersama Mario Iroth dan KASKUS Motovlogger, Safe Rides, Saves Lives bersama Dit Lantas Polda Metro Jaya dan Komunitas Belajar Helm; bazar aksesoris motor; serta penampilan dari Fade2Black, DJ Dinar Candy, DJ Siva, & Budi Cilok.

KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”.

Text & Photos : dok. KASKUS SORE HORE Vol. 4

Ajang kumpul komunitas SORE HORE Vol. 4 oleh KASKUS akan dimulai akhir pekan ini.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Mengusung tema Pesta Pora Roda Dua, KASKUS kembali menghadirkan kegiatan bertajuk SORE HORE Vol. 4. Dengan tema tersebut, seluruh penggeliat otomotif khususnya di roda dua akan seru-seruan bersama dengan aktivitas yang sudah dirancang sedemikian rupanya. Bagi kalian penggeliat Ootomotif roda dua yang ingin sharing bareng, mencari aksesoris motor, ingin mengenal lebih dalam dunia bikers serta motor custom, dan ingin tau serba serbi lainnya tentang roda dua disinilah tempatnya.

Rencanaya SORE HORE Vol. 4 ini akan tersaji pada akhir pekan nanti di tanggal 30-31 Maret 2019 di Arkadia Green Park, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 88, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan ini pihak penyelenggara pun telah merancang aktivitas seru didalamnya mulai dari, Riding Bareng yang akan dibagi menjadi dua sesi, yang pertama Sore Ride pada hari Sabtu [30/03]. Pada hari pertama ini dikhususkan untuk motor klasik seperti Vespa, Astrea, Yamaha Lawas, dan motor klasik lainnya. Untuk sesi kedua atau hari kedua akan tersaji Hore Ride pada Minggu [31/03]. Hore Ride terbuka untuk segala jenis motor mulai dari motor pabrikan, motor custom, modifan, motor hobi hingga motor harian bisa gabung di Hore Ride.

Selanjutnya ada pameran motor ragam kategori, bagi pengunjung yang ingin melihat berbagai macam motor jaman dulu ataupun motor modern. SORE HORE Vol. 4 bakal menyuguhkan dengan menggandeng beberapa komunitas motor. Bazaar Part, aksesoris dan apparel, tenant ini nampaknya akan menjadi daya tarik tersndiri bagi para pengunjungnya. Selain menawarkan barang-barang diskon, konten ini juga dapat menjadi alat pecinta otomotif roda dua untuk mencari part ataupun apparel yang langka.

Rencanya pihak penyelenggara akan menyediakan 20 tenant aksesoris dan apparel untuk kalian. Mumpung habis gajian, kalian bisa jajan di 20 tenant yang kita sediakan, beberapa diantaranya Anajidan Helmet, Belajar Helm, Garasi Gue 31, Rumah Sepatu Motor, Berkah Helm, Fidelscoots, Ns Matic Box, Exodos57, Black Mini Motosport, Ruslyrudes_, Gaday Laher, Supermoto Addicted dan tenant – tenant menarik lainnya.

Selain itu ada aktivitas musik performance, dalam kegiatan SORE HORE Vol. 4 2019 ini pihak penyelenggara akan menghadirkan Fade2Black, Budi Cilok, DJ Dinar Candy dan Siva Aprilia. Ini hanyalah sekilas tentang aktivtas di SORE HORE Vol. 4 2019, karena sejatinya masih banyak keseruan lainnya yang dapat kalian nikmati.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : SORE HORE Vol. 4

Mengusung tema Pesta Pora Roda Dua, KASKUS kembali menghadirkan kegiatan bertajuk SORE HORE Vol. 4.

READ MORE
<