eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com     Calvin Wibowo menjadi satu-satunya pebalap paling muda yang meraih penghargaan Ikatan Motor Indonesia [IMI] Awards 2017.

Calvin Wibowo Sang Pebalap Cilik Yang Raih Penghargaan_news (1)

Ajang IMI Awards 2017 ini telah dilaksanakan pada Minggu [10/12] akhir pekan kemarin di Hotel Crown Plaza, Jakarta. Penghargaan IMI Awards 2017 diberikan kepada Calvin Wibowo lantaran anak berusia 7 tahun ini berhasil meraih gelar juara Nasional Cadet Rok untuk musim 2017, dan menariknya adalah kelas yang diikuti Calvin ini merupakan kelas paling awal untuk seorang pebalap Gokart.

Calvin Wibowo Sang Pebalap Cilik Yang Raih Penghargaan_news (2)

Kehadiran serta penghargaan yang diraih oleh Calvin Wibowo seketika menjadi bahan perhatian dan juga perbincangan para tamu dan juga pelaku balap itu sendiri. Dalam kesempatannya sang ayah Andy Wibowo mengatakan,”Kita harapkan penghargaan yang diberikan oleh IMI Awards kepada Calvin akan membawa dampak baik, terlebih pada karir balapnya yang baru dimulai.”

Calvin Wibowo Sang Pebalap Cilik Yang Raih Penghargaan_news (3)

“Ini adalah awal bagi karir Calvin, anak ini masih harus terus berlatih agar mampu menjadi Pebalap Nasional terbaik dimasa mendatang,” tambah ayah Calvin Wibowo. Ada hal yang menarik dibalik penghargaan yang diraih oleh Calvin, rupanya penghargaan yang sama juga didapat oleh sang kakak Aditya Wibowo pada tahun lalu. Fenomena ini merupakan tongkat eatafet yang sangat bagus bagi penalap Gokart bersaudara ini.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Calvin Wibowo pebalap gokart cilik yang mendapatkan penghargaan IMI Awards 2017.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap Formula 2 Indonesia Sean Gelael meraih penghargaan International Achievement 2017 dalam kategori mobil pada acara Ikatan Motor Indonesia [IMI] Awards 2017 yang terselenggara pada hari Minggu [10/12] kemarin.

Sean Gelael Mendapatkan International Achievement 2017_news (1)

IMI Awards 2017 ini diselenggarakan untuk mengapresiasi para penggeliat balap yang berprestasi baik di tingkat Nasional maupun International. Salah satu pebalap yang meraih penghargaan berkat membawa nama baik bangsa di kancah balap International, pebalap berusia 21 tahun ini telah mengikuti Kejuaraan GP2 atau Formula 2 di sepanjang tahun 2017 bersama Tim Pertamina Arden. Pada balapn ini Sean berhasil finish di urutan ke-15 dengan raihan total 17 poin.

Sean Gelael Mendapatkan International Achievement 2017_news (2)

Pencapaian terbaik Sean pada ajang Formula 2 musim 2017 ini terjadi pada seri Monza, Italia yang dimana Sean mampu finish diurutan ke-5. Selain mampu tampil penuh pada seri Formula 2 musim 2017, Sean juga dipercaya menjadi pebalap penguji Tim Formula 1 Toro Rosso. Dalam kesempatannya Sean pun mengatakan,”Saya sangat senang bisa mendapatkan penghargaan ini, dan saya sangat berterimakasih kepada IMI telah memberikan apresiasinya kepada para pebalap dengan adanya IMI Awards 2017.”

Sean Gelael Mendapatkan International Achievement 2017_news (3)

“Saya berharap di tahun depan karir saya akan semakin baik dipentas balap International, guna mengharumkan nama baik Indonesia. Saya janjikan akan berjuang lebih keras lagi dibanding musim sebelumnya,” tambah Sean.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Sean Gelael baru saja menerima penghargaan International Achievement 2017 dalam IMI Awards 2017.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Usai menyelesaikan musim balap 2017, salah satu pebalap motor Indonesia yang berlaga di ajang Kejuaraan Dunia Supersport 300 World Championship, Ali Adriansyah Rusmiputro telah kembali ke Tanah Air dengan rutinitas sehari-harinya sekaligus mempersiapkan diri jelang musim balap tahun 2018 mendatang.

Ali Adrian Berbagi Keceriaan di Center of Hope ISDI_news (2)

Di sela-sela rutinitas kegiatannya, Ali Adrian menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan-kegitan sosial. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Hope of Center ISDI [Ikatan Sindroma Down Indonesia]. Berawal dari pertemuan Ali Adrian dengan anak-anak dari komunitas ISDI pada sebuah acara “Run for Difabel” sebagai acara sosialisasi Asean Para Games 2018 di Monas pada hari Minggu [3/12], sehingga dengan rasa persaudaraan yang tinggi terbersit niat untuk dapat mengunjungi mereka. Adrian pun mewujudkannya dengan langsung mengunjungi Hope of Center ISDI pada hari Rabu [6/11] yang lalu. “Saya ingin berbagi, memberi motivasi kepada teman-teman ISDI, karena mereka adalah saudara-saudara saya, mereka juga anak-anak Indonesia generasi penerus bangsa ini. “ jelas Adrian.

Ali Adrian Berbagi Keceriaan di Center of Hope ISDI_news (3)

Ali Adrian yang didampingi dengan tim manajemen Rusmindo Sport Nusantara [RSN], dalam kunjungannya ke Hope of Center ISDI, selain menyerahkan sejumlah donasi, juga turut ambil bagian dalam aktivitas-aktivitas secara berkelompok seperti membuat kue sampai mengemasnya ke dalam toples, menggambar dan juga berbagi bingkisan.

Ali Adrian Berbagi Keceriaan di Center of Hope ISDI_news (1)

Usai kunjungan tersebut, Adrian mengungkapkan, “Saya bersyukur karena bisa belajar banyak dari teman teman di Center of Hope ISDI. Berbagi cerita dengan mereka dan melihat langsung bagaimana mereka mendengarkan, menyimak dan beraktivitas. Ini adalah sebuah pengalaman berharga yang tidak akan pernah saya lupakan. Semoga teman-teman tetap semangat dan dapat terus berkarya untuk Indonesia.” Lebih lanjut Adrian juga menuturkan, “ Saya juga berharap kedepannya mereka bisa mendapatkan hak dan kesempatan yang sama menunjukkan potensinya. “

Ali Adrian Berbagi Keceriaan di Center of Hope ISDI_news (5)

ISDI [Ikatan Sindroma Down Indonesia] yang didirikan pada 21 April 1999, merupakan sebuah kelompok nirlaba yang terdiri dari orang tua, ahli medis, ahli pendidikkan kebutuhan khusus, para guru dan simpatisan. Tercatat sekitar 250 anak sindroma down yang terdaftar sebagai anggota ISDI saat itu. Pada tahun 2009, ISDI memiliki Center of Hope ISDI yang berada bilangan Sunter yang menjadi tempat di mana anak-anak Sindroma Down dapat saling berinteraksi, mendapat pelatihan kejuruan sesuai dengan kemampuan mereka di bidang seni, musik, tari, olahraga. Selain itu mereka juga dibimbing untuk mencapai potensi maksimal mereka.

Ali Adrian Berbagi Keceriaan di Center of Hope ISDI_news (6)

Text & Photos : karyaKU

Ali Adrian Berbagi di Center of Hope ISDI.

READ MORE

SUZUKA – eXtremeINA.com     Setelah diundang tes Formula E, Rio Haryanto diberi kepercayaan memacu mobil balap yang mendekati performa mobil Formula 1. Pada 6-7 Desember 2017, pembalap asal Surakarta tersebut diundang Honda untuk menambah pengalamannya dengan menjalani tes Super Formula di Suzuka Circuit, Jepang.

Rio Haryanto tuntaskan tes singkat Super Formula_news (2)

Di atas mobil khusus tes Dallara SF14 bermesin Honda HR-417E, Rio harus berbagi waktu sesi bersama satu pembalap lain untuk menjalankan berbagai program eksperimen. Sayangnya, sesi tes perdana Rio berakhir 40 menit lebih awal dan tidak sempat mencatatkan waktu yang representatif di atas ban soft. Setelah mengubah setelan ride height dengan ban medium, mobil melindas sebuah bump dan mengalami oversteer di tikungan Dunlop ke kiri yang menanjak dan kencang.

Rio Haryanto tuntaskan tes singkat Super Formula_news (1)

Rio mencoba mengoreksi oversteer tersebut tapi kemudian mobil sudah berada di pinggir aspal hingga akhirnya terhenti di gravel. Tes kali ini digelar dalam dua hari dengan total waktu sesi 480 menit tapi Rio hanya menghabiskan sekitar 80 menit saja untuk melahap 21 lap di hari pertama.

Rio Haryanto tuntaskan tes singkat Super Formula_news (3)

Dalam kesempatannya Rio Haryanto mengatakan, “Kecepatan mobil Super Formula mendekati Formula 1 dan Suzuka adalah sirkuit baru bagi saya. Perlahan-lahan, saya pun terus memperbaiki catatan waktu di atas ban medium. Sayangnya, saya tidak mendapat kesempatan mencoba ban soft yang lebih kencang. Sebagai bagian dari eksperimen, setelan mobil sempat diubah hingga akhirnya saya mengalami oversteer di tikungan Dunlop dan sesi tes saya pun berakhir lebih awal. Setelah sekitar satu setengah tahun tidak memacu mobil yang mampu melampaui kecepatan 300 km/jam, tes Super Formula ini sangat penting untuk evaluasi musim balap tahun depan. Sekali lagi, terima kasih kepada Honda yang telah memberikan kesempatan tes ini.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Rio Haryanto Media

Rio Haryanto tuntaskan tes singkat Super Formula bersama Tim Honda.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Pebalap Indonesia Rio Haryanto mengalami kecelakaan dalam sesi tes pertama Super Formula yang diselenggarakan Rabu [6/12] kemarin di Sirkuit Suzuka, Jepang. Pada tes tersebut Rio mengendarai mobil Dallara SF14 bermesin Honda HR-417E.

Rio-Haryanto-Alami-Insiden-Saat-Tes-Super-Formula_news-(1)

Pada tes pertama Super Formula di Jepang ini Rio Haryanto nampaknya tidak sendirian, pasalnya ada pebalap-pebalap baru lainnya yang ikut ambil bagian semisal Nirei Fukuzumi, Naoki Yamamoto, dan Pierre Gasly. Pada tes pertama ini pebalap asal Solo hanya mampu melahap 21 lap, tiga lap tercepat pertama Rio Haryanto didapat secara beruntun yaitu 02,795 detik, 1 menit 55,655 detik, dan 1 menit 52,205 detik.

Rio-Haryanto-Alami-Insiden-Saat-Tes-Super-Formula_news-(8)

Sangat disayangkan pada tes pertama Super Formula ini Rio Haryanto harus mengalami kecelakaan yang terjadi pada 50 menit sebelum sesi tes berakhir. Kecelakaan yang dialami Rio Haryanto terjadi di tikungan Dunlop yang membuat kerusakan pada suspense kanan depan serta sayap depan. Red flag dikibarkan saat insiden itu untuk mengevakuasi mobil yang dikendarai Rio Haryanto. Kendati begitu, tidak ada kerusakan pada sidepod mobil Rio Haryanto dan bagian hidung mobil pun masih menempel.

Rio-Haryanto-Alami-Insiden-Saat-Tes-Super-Formula_news-(6)

Hari ini adalah hari kedua Rio Haryanto menjalani tes Super Formula di Jepang. Semoga hari kedua ini dapat dimaksimalkan oleh Rio Haryanto guna meraih hasil yang lebih baik lagi. Ini adalah awal kembalinya Rio Haryanto ke dunia balap, kita patut bangga dan doakan semoga Rio kembali secepatnya berkiprah di ajang balap International.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : rioharyanto.com

Rio Haryanto mengalami kecelakaan dalam sesi tes pertama Super Formula di Sirkuit Suzuka, Jepang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Perjuangan Tim Suzuki Indonesia untuk menjadi juara di Suzuki Asian Challenge 2017 telah memberikan hasil cukup manis. Meski belum berkesempatan menjadi juara utama melalui pertandingan putaran ke-5 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand [2-3/12], Tim Suzuki Indonesia tetap disegani sebagai tim yang berani dan berpengalaman menciptakan pebalap-pebalap muda berbakat untuk mewujudkan mimpi berkompetisi di jenjang Internasional.

Tim Suzuki Indonesia Disegani di Kancah Balap Asia_news (1)

Ahmad Saugi [#11], Nur Al Fath [#27] dan Chepy Armansyah [#76] sudah semakin matang dan sportif dalam menyusun strategi, serta lebih kompetitif saat memacu Suzuki GSX-R150 di balap putaran terakhir yang sekaligus menjadi penentu juara utama Suzuki Asian Challenge 2017. Kerja keras di lintasan terlihat sejak awal latihan dan semakin serius untuk menyelesaikan race 1 dan 2 secara baik.

Tim Suzuki Indonesia Disegani di Kancah Balap Asia_news (2)

Dengan berakhirnya putaran terakhir Suzuki Asian Challenge 2017 di Thailand, maka juara utama pun langsung ditentukan dan jatuh kepada poin tertinggi yang masih dipegang oleh pebalap asal Thailand, yaitu Punchana K. Sedangkan Tim Suzuki Indonesia menempati posisi kelasemen yang dianggap cukup aman untuk tahun ini. Posisi kelasemen ke-4 masih dipegang oleh Ahmad Saugi [118 poin], kemudian diikuti Nur Al Fath di posisi ke-5 [113 poin] dan Chepy Armansyah di posisi ke-7 [91 poin].

Tim Suzuki Indonesia Disegani di Kancah Balap Asia_news (3)

Meski tahun ini belum sanggup mempertahankan gelar juara utama kembali, namun Tim Suzuki Indonesia telah mengkoleksi kiprah sangat baik dengan menjadi juara utama dua kali berturut-turut di Suzuki Asian Challenge 2015 dan 2016 bersama pebalap-pebalap muda yang tergolong baru di kancah Internasional. Nur Al Fath – pebalap Tim Suzuki Indonesia [#27] “Terima kasih karena akhirnya saya bisa meraih podium di seri terakhir ini.

Tim Suzuki Indonesia Disegani di Kancah Balap Asia_news (4)

Robert Satrio [Marketing 2W PT. Suzuki Indomobil Sales] yang memimpin Tim Suzuki Indonesia terus memberi dukungan pada anggota tim, “Balap tahun ini tergolong tidak semudah tahun-tahun sebelumnya. Banyak adaptasi yang perlu kita lakukan seperti pengajaran ilmu kepada pebalap baru, latihan keras menggunakan motor baru, serta menciptakan pertahanan ekstra dari aksi pebalap-pebalap negara lain. Kami mengapresiasi seluruh kerja keras tim, pebalap dan mekanik yang sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan balapan yang menaarik dan menghasilkan poin-poin kemenangan yang tak jarang mengesankan.

Tim Suzuki Indonesia Disegani di Kancah Balap Asia_news (5)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Suzuki Indonesia

Kiprah Manis Tim Suzuki Indonesia di Balap Asia

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Usai meraih juara nasional Gymkhana 2017 bersama Toyota Team Indonesia [TTI] pada bulan November, Demas Agil kembali menambah 1 lagi ‘Title’ di penghujung 2017.

Demas Agil Panen Prestasi di Musim 2017_news (2)

Demas Agil yang baru saja menjalani putaran final Kejurnas Drift 2017 [Yogyakarta, 2-3/12], berhasil meraih peringkat 1 nasional untuk kelas Rookie.

Drifter yang tergabung didalam Abbey & Rigby GT Radial Drift Team ini sejatinya memang sudah berada di kelas Pro. Namun akibat sempat absen pada kejuaraan drifting selama beberapa tahun, membuatnya harus turun ke kelas Rookie, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan IMI. Dengan pencapaian ini, Demas Agil akan kembali naik ke kelas Pro pada tahun 2018.

Demas Agil Panen Prestasi di Musim 2017_news (1)

Ini merupakan gelar juara nasional ke 10 bagi Demas. Dimana ia berhasil meraih seluruh gelar tersebut dari 3 cabang balap yang berbeda, yaitu Gymkhana, Drift, & Balap Turing. Perolehan tersebut tergolong fantastis, mengingat Demas sudah mampu menggapai pencapaian tersebut di usia 25 tahun.

“Tentunya saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak. Tetapi saya tidak akan berhenti sampai disini. Obsesi saya merupakan motivasi saya untuk kembali meraih pencapaian lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya.” tutup Demas mengakhiri balap nasionalnya di 2017.

Demas Agil Panen Prestasi di Musim 2017_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Abbey & Rigby GT Radial Drift Team

Demas Agil raih gelar Juara Nasional ke-10 usai Kejurnas Drift 2017.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Emmanuelle Adwitya Amandio selaku drifter andalan Intersport Racing Team, berhasil keluar sebagai juara nasional di ajang Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Drifting 2017 setelah dirinya menjadi juara pertama kelas pro di ajang Pertamax Motorsport Super Drift 2017 putaran 3 yang digelar di Sirkuit Landasan Udara Gading Wonosari, Yogyakarta, pada Minggu [3/12] akhir pekan kemarin. Hasil ini juga sekaligus sebagai suatu keberhasilan Intersport Racing Team dalam merajai Kejurnas Drifting 2017.

Amandio-Sabet-Juara-Nasional-Kejurnas-Drifting-2017_news-(1)

Di babak 16 besar, Amandio langsung bertemu dengan rekan satu timnya di Intersport Racing Team, Dika CH. Keduanya menjalani duel yang menegangkan, namun sekali lagi Dio membuktikan kualitasnya dengan berhasil menumpaskan perlawanan Dika.

Dio, sapaan akrabnya, otomatis masuk ke babak 8 besar dan bertemu dengan drifter muda nasional lainnya, Evan Pratama. Set up mobil yang baru dilakukan beberapa hari sebelum pertandingan, membuat performa mobil yang dikendarai Dio terasa maksimal, baik dari mesin hingga suspensinya. Alhasil, Dio berhasil melanjutkan langkahnya ke babak semifinal.

Amandio-Sabet-Juara-Nasional-Kejurnas-Drifting-2017_news-(2)

“Memang saat sesi kualifikasi, saya tampil berhati-hati untuk menjaga kondisi mobil tetap dapat prima. Saya rasa strategi ini berhasil karena hingga akhir perlombaan tidak ada masalah yang saya rasakan,” tutur Dio.

Di semifinal, Dio bertemu dengan Rio Saputro Budihardjo yang juga merupakan drifter muda unggulan. Partai ini bisa dibilang menarik bagi Dio. “Di babak semifinal ini, saya merasa lebih all out karena saya menargetkan untuk bisa terus melaju ke babak final, apalagi saya berhadapan dengan Rio yang juga merupakan rival terberat saya.”

Amandio-Sabet-Juara-Nasional-Kejurnas-Drifting-2017_news-(3)

Usai menumpaskan Rio di babak semifinal, akhirnya Dio masuk ke babak final dan kembali menghadapi rekan satu timnya, kali ini Rio berhadapan dengan Danny Ferdito. Pertemuan antara Dio dan Danny di babak final bisa dibilang mengulang pertemuan antar keduanya di babak final Kejurnas Drift 2017 putaran 2 yang diadakan Oktober silam. Kala itu, Dio berhasil menjadi juara mengalahkan Danny.

Lagi-lagi, peristiwa semacam itu kembali terulang. Danny harus mengakui keunggulan Dio yang membuat Dio berhasil meraih gelar juara nasional di ajang Kejurnas Drift 2017. “Sangat bersyukur dengan raihan ini. Saya berusaha maksimal sepanjang turnamen dan akhirnya bisa meraih gelar juara nasional. Semoga raihan ini bisa terus memotivasi saya untuk lebih baik lagi di tahun depan. Terima kasih untuk dukungan yang diberikan oleh semua pihak,” pungkas Dio.

M.-Abdul-Aziz-Naik-Podium-di-Seri-3-Pertamax-Motorsport-Super-Drift_news-(5)

Text & Photos          : karyaKU / Intersport Racing Team

Drifter Intersport Racing Team, Emmanuelle Amandio, raih gelar Juara Nasional di Kejurnas Drift 2017

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Salah satu drifter muda nasional yang memperkuat Pertamax Motorsport Drift Team, M. Abdul Aziz, berhasil keluar sebagai juara tiga kelas pro di ajang Pertamax Motorsport Super Drift putaran 3 yang sekaligus menjadi Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Drifting 2017 putaran 3 yang digelar di Sirkuit Landasan Udara Gading Wonosari, Yogyakarta pada Minggu [3/12] akhir pekan kemarin.

M.-Abdul-Aziz-Naik-Podium-di-Seri-3-Pertamax-Motorsport-Super-Drift_news-(2)

Aziz, yang baru direkrut Pertamax Motorsport Drift Team di awal tahun ini, melakoni pertandingan yang tidaklah mudah. Ia harus berhadapan dengan musuh-musuh tangguh sejak perlombaan baru dimulai. Di babak 16 besar, Aziz bertemu dengan Afif Diamanta yang memberinya perlawanan ketat. Begitu juga di babak 8 besar, di mana Aziz harus kembali mengeluarkan kemampuannya dalam menghadapi drifter muda Rocca Scwarze.

“Bisa dibilang putaran terakhir ini sangat seru dan menegangkan. Saya berusaha untuk tampil indah saja agar hasilnya memuaskan. Afif dan Rocca tampil sangat bagus, tapi saya berusaha mengimbanginya dan alhamdulillah saya bisa lebih baik dari mereka di putaran ini,” ungkap Aziz.

M.-Abdul-Aziz-Naik-Podium-di-Seri-3-Pertamax-Motorsport-Super-Drift_news-(3)

Di babak 4 besar, Aziz harus bertemu Danny Ferdito selaku drifter nasional yang namanya juga tak diragukan lagi. Namun Aziz bersama Pertamax Motorsport Drift Team mengalami sedikit kendala sehingga tidak bisa mencapai babak final.

Pada babak pencarian juara ketiga, Aziz berhadapan dengan rekan setimnya di Pertamax Motorsport Drift Team, Rio Saputro Budihardjo. Selain berusaha untuk menjadi yang terbaik, kedua drifter andalan Pertamax Motorsport Drift Team ini tampil begitu menghibur.

M.-Abdul-Aziz-Naik-Podium-di-Seri-3-Pertamax-Motorsport-Super-Drift_news-(4)

“Ini adalah salah satu pertandingan paling seru. Saya berhadapan dengan Rio teman satu tim saya sendiri. Tak hanya mengincar kemenangan, saya dan Rio juga berjanji untuk menampilkan permainan indah yang dapat menghibur. Saya beruntung dapat mengalahkan Rio dan dapat meraih juara ketiga. Saya harap musim depan dapat lebih baik lagi,” pungkas Aziz.

Rio yang berhasil menjadi yang terbaik di sesi kualifikasi pada Sabtu [2/12], akhirnya mengakhiri perlombaan di podium keempat kelas pro. Hasil Pertamax Motorsport Drift Team ditanggapi dengan baik oleh Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport. “Alhamdulillah Pertamax Motorsport dapat menambah podium di akhir tahun ini. Semua berkat kerja keras yang dilakukan oleh Aziz dan Rio. Kedua pebalap yang aktif di dunia otomotif ini diharapkan dapat terus menyalurkan energi positifnya di kancah balap Indonesia hingga tahun-tahun mendatang,” ungkap Rifat.

M.-Abdul-Aziz-Naik-Podium-di-Seri-3-Pertamax-Motorsport-Super-Drift_news-(5)

Text & Photos          : karyaKU / Pertamax Motorsport

M. Abdul Aziz bawa Pertamax Motorsport Drift Team raih Podium

READ MORE

SENTUL – eXtremeINA.com         Kejuaraan Balap ISC Indoclub Championship 2017 telah berakhir pada akhir pekan kemarin tanggal 2-3 Desember 2017 di Sirkuit International Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat.

eXINA-Hasil ISC Indoclub Championship 2017_news (1)

Sejatinya kejuaraan balap roda dua ini tergabung dalam dua event balap berbeda, yaitu Indonesia Scooter Championship 2017 Round 4 yang sekaligus menjadi seri penutup di tahun 2017 dan Kejuaraan Seri 2 Indoclub.

eXINA-Hasil ISC Indoclub Championship 2017_news (3)

Pada kejuaraan balap ISC round 4 ini pihak penyelenggara tidak mempertandingkan kelas Small Frame sementara kejuaraan Indoclub tetap mempertandingkan seluruh kelas yang ada.

eXINA-Hasil ISC Indoclub Championship 2017_news (4)

Berikut adalah hasil lengkapnya :

Text & Photos          : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Berikut adalah hasil lengkap kejuaraan ISC 2017 dan Indo Club Seri 2 dalam ISC Indoclub Championship 2017.

READ MORE
<