eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap Indonesia yang bernanung di Astra Honda Racing Team [AHRT] Gerry Salim berhasil mengunci gelar juara Asia Road Racing Championship [ARRC] kelas AP250.

Finish Ke-4 di Thailand, Gerry Salim Juara Umum ARRC 2017_news (3)

Gelar juara ini diraih Gerry setelah sukses finis di peringkat keempat pada ARRC seri Thailand yang tersaji di Chang International Circuit, Burriram pada akhir pekan kemarin. Sejatinya berdasarkan hasil kualifikasi, Gerry memulai start dari posisi ketiga, dan untuk mengunci gelar jura dia harus minimal finish di peringkat keempat, dan benar saja Gerry mampu tampil gemilang untuk meraih gelar juara.

Gerry terlihat sangat antusias pada balapan ini, selepas garis start dimulai pebalap asal Surabaya ini langsung berusaha keras untuk melaju di barisan depan. Namun akibat sengitnya pertarungan, Gerry sempat melorot ke urutan kesepuluh pada lap kedua. Tekat Gerry untuk menjadi yang terbaik pada balapan ARRC benar-benar diuji, dan dirinya pun tidak mau menyerah hingga dirinya mampu melaju kedepan untuk menyalip pebalap-pebalap lainnya. Hingga pada akhirnya Gerry mampu finish di urutan keempat.

Finish Ke-4 di Thailand, Gerry Salim Juara Umum ARRC 2017_news (2)

Dalam kesempatannya Gerry mengatakan, ”Balapan di Thailand ini benar-benar sangat berat dan menguras tenaga. Pada lap ke-2 saya harus tersisih diperingkat ke-10, banyaknya pebalap membuat saya sulit untuk menyalip, hingga pada akhirnya saya berfikir untuk menjaga konsistesi kecepatan dan posisi saya agar tidak tersalip oleh lawan. Hingga pada akhirnya kesabaran dan konsistensi saya di Sirkuit membuat saya mampu melaju ke depan secara bertahap. Saya pribadi sangat senang bisa mengunci gelar juara Asia di ARRC 2017 kelas AP250.”

Dengan finis keempat pada balapan pertama seri Buriram ini, Gerry Salim mengumpulkan total 199 poin dan unggul 31 poin atas persaing terdekatnya. Hal ini mengantarkan gelar juara RRC 2017 kelas AP250 menjadi milik Indonesia. Sebelumnya, Jepang jadi juara di 2015 dan Thailand tahun lalu.

Finish Ke-4 di Thailand, Gerry Salim Juara Umum ARRC 2017_news (1)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Gerry Salim berhasil mengunci gelar juara Asia Road Racing Championship 2017 kelas AP250.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Rio Haryanto semakin mengukuhkan dirinya sebagai pebalap paling berpengalaman yang dimiliki oleh Indonesia. Setelah diundang menguji mobil Formula E usai berlaga di Formula 1, kali ini Rio mendapat kesempatan mengetes mobil Super Formula bersama Honda di Suzuka Circuit, Jepang.

Rio Haryanto Akan Jalani Tes Mobil Super Formula

Super Formula adalah kompetisi single-seater terbesar di Jepang dan memiliki sejarah panjang dengan berbagai reinkarnasi nama kejuaraan sejak 1973. Meski digelar di satu negara, Super Formula kerap menarik sejumlah pebalap dari berbagai penjuru dunia, termasuk mereka yang sedang berjuang menuju Formula 1.

Mulai musim 2014, semua peserta memakai sasis Dallara SF14 dengan mesin turbo 2 liter dan 4 silinder segaris. Mobil Super Formula pun mampu menghasilkan sekitar 550 daya kuda dan melampaui kecepatan 300 km/jam. Rio Haryanto: “Senang rasanya bisa kembali memacu mobil balap di lintasan. Kecepatan mobil Super Formula tidak jauh berbeda dengan mobil Formula 2 sehingga keduanya menjadi pilihan sejumlah pebalap sebelum berlaga di Formula 1.”

“Sebelum berangkat ke Jepang, saya selalu menjaga kebugaran fisik termasuk memperkuat otot-otot leher, tangan, hingga kaki. Tes di Suzuka nanti akan menjadi bagian dari evaluasi program balap untuk musim depan. Terima kasih kepada Honda yang telah memberikan kesempatan ini.”

Jadwal Tes

Selasa, 5 Desember 2017

  • Seat fitting

Rabu, 6 Desember 2017

  • Tes Dallara SF14-Honda di lintasan
  • Sesi pertama: 08:30-10:30 WIB [2 jam]
  • Sesi kedua: 12:00-14:00 WIB [2 jam]

Kamis, 7 Desember 2017

  • Tes Dallara SF14-Honda di lintasan
  • Sesi pertama: 08:30-10:30 WIB [2 jam]
  • Sesi kedua: 12:00-14:00 WIB [2 jam]

Text & Photo            : Rio Haryanto Media

Rio Haryanto mendapatkan undangan menguji mobi Super Formula di Jepang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Beberapa waktu lalu pebalap muda Indonesia Sean Gelael telah menjalani tes bersama Tim Formula 1 Scuderia Toro Rosso di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi.

Sean Gelael Tunggagi Mobil F1 Toro Rosso_news (2)

Tes yang dilaksanakan Sean Gelael sejatinya berjalan sangat lancar, dan benar saja Tim Scuderia Toro Rosso menilai Sean mampu mencapai ekpektasi yang telah dicanangkannya. Pernyataan tersebut langsung diutarakan oleh Principal Team Toro Rosso, Franz Tost, yang menyatakan bahwa Sean benar-benar pebalap muda yang bertalenta dan mampu bersaing. Pada Test tersebut Sean mampu mencatatkan waktu 1 menit 41,428 detik.

Usai-Selesaikan-Balap-F2-news-(1)

Untuk ke sekian kalinya pebalap Indonesia ini mampu membuktikan serta menjalani tes dengan sangat baik. Jika saja waktu yang ditorehkan Sean 1 menit 41,9 detik dalam satu putaran dengan ban hypersoft, tim Toro Rosso sudah cukup puas, dan Sean mampu menghasilkan waktu yang lebih cepat. Secara keseluruhan Sean mampu menyelesaikan 117 putaran atau jarak tempuh sekitar 649 kilometer.

Sean-Gelael-Mampu-Capai-Ekspetasi-Tim-Balap-F1_news

Dalam kesempatannya Sean pun berkomentar, “Secara keseluruhan tes kali ini berjalan dengan sangat baik. Target waktu dan menyelesaikan 115-120 lap juga mampu diselesaikan, maka ini adalah hasil tes yang sangat memuaskan. Walaupun cukup lelah dan menguras tenaga, saya sangat senang menjalani tes ini.”

Usai-Selesaikan-Balap-F2-news-(2)

Sejatinya selain menjajal ban hyper soft, Sean Gelael juga menjajal ban hard, medium, soft, super soft, dan juga ultra soft.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Sean Gelael

Tim Toro Rosso F1 puas dengan hasil tes Sean Gelael.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com       Pertamax Motorsprot Drift Team sebagai salah satu tim drifting yang diunggulkan, siap menghadapi putaran final Pertamax Motorsport Super Drift 2017 putaran 3 yang sekaligus menjadi ajang Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Drifting 2017 putaran 3 yang akan digelar di Sirkuit Landasan Udara Gading Wonosari, Yogyakarta pada Sabtu [2/12] dan Minggu [3/12] akhir pekan ini.

Juaran Jadi Target Utama Pertamax Motorsport Drift Team di Final_news

Pertamax Motorsport Drift Team akan kembali diperkuat oleh trio andalannya, yaitu Rio Saputro Budihardjo atau lebih akrab dengan nama Rio SB, Lucky Reza, serta Muhammad Abdul Aziz. Ketiganya mengaku bertekad untuk menang dan meraih podium teratas.

Hal tersebut disampaikan oleh Lucky Reza selaku perwakilan dari Pertamax Motorsport Drift Team. Lucky mengatakan di sela-sela persiapannya, “Kami bertiga sangat antusias menghadapi putaran final Kejurnas drifting di tahun ini. Kami tahu bahwa persaingan sengit, namun kami yakin dengan segala persiapan, kami bisa tampil maksimal dan bisa meraih kemenangan di akhir perlombaan.

Pertamax-Motorsport-Super-Drift-Putaran-3

Selain itu, Lucky juga mengungkapkan bahwa penampilan Pertamax Motorsport Drift Team sekaligus sebagai misi memberikan kontribusi positif untuk kemajuan kancah drifting di Indonesia. “Kami menilai bahwa drifting semakin diminati, apalagi di daerah-daerah. Kami ingin terus menyebarkan nilai positif tentang olahraga drifting kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia. Semoga di tahun depan, atau di tahun-tahun mendatang, drifting bisa terus diminati,” tambah Lucky.

Sementara Direktur Pertamax Motorsport, Rifat Sungkar, menyampaikan harapannya agar ajang Pertamax Motorsport Super Drift bisa menjadi salah satu perlombaan yang menyenangkan di akhir tahun. “Kita sudah berada di penghujung tahun, dan Pertamax Motorsport Super Drift ini merupakan salah satu event di akhir tahun yang kita gelar. Semoga Pertamax Motorsport Drift Team bisa mengeluarkan kemampuan mereka yang terbaik, untuk menambah pencapaian kami di tahun ini, setelah sebelumnya prestasi gemilang telah ditunjukkan oleh penggawa Pertamax Motorsport, baik di kancah speed offroad, drag bike, dan ISSOM,” pungkas Rifat.

Text & Photos          : karyaKU / Pertamax Motorsport

Hadapi putaran Final, Pertamax Motorsport Drift Team bertekad raih kemenangan

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Usai menyelesaikan balap Formula 2 dengan 11 Seri kini Sean Gelael tengah fokus bersama tim balap Formula 1, Scuderia Toro Rosso di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat  Arab pada tanggal 28-29 November 2017.

Usai-Selesaikan-Balap-F2-news-(4)

Pebalap muda bertalenta asal Indonesia ini telah menjalani sesi latihan secara penuh pada hari selasa tanggal 28 November 2017 kemarin, dan pada hari rabu tanggal 29 November 2017 Sean akan bergantian melakukan sesi latihan dengan dua pebalap Toro Rosso Pierre Gasly dan Brendon Hartley.

Usai-Selesaikan-Balap-F2-news-(1)

Pada sesi latihan ini Sean Gelael menggunakan mobil STR12 yang bertujuan untuk pengenalan karakter dan materi ban milik Pirelli yang telah disesuaikan dengan komponen lainnya termasuk pada sasis. Bagi Sean Gelael latihan bersama tim Scuderia Toro Rosso adalah latihan yang ketiga kalinya, dan sejatinya Sean pernah dilibatkan dalam sesi semacam ini di Bahrain dan Hungaria. Kesempatan yang didapat Sean juga terjadi pada sesi latihan pertama F1 edisi 2017 di Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Usai-Selesaikan-Balap-F2-news-(2)

Setelah usai mengikuti sesi latihan bersama dengan tim Toro Rosso, agenda Sean langsung disibukkan dengan serangkaian tes bersama dengan tim barunya di ajang Formula 2 Prema Racing. Tes ini bertujuan untuk mempersiapkan diri jelang Formula 2 di tahun 2018 mendatang. Bisa dikatakan ter bersama tim Prema Racing sangatlah penting, selain untuk melakukan penyesuasin diri dengan mobil balapnya, Sean juga harus menyesuaikan diri dengan regulasi baru dengan memperkenalkan mesin turbo serta pengaman.

Usai-Selesaikan-Balap-F2-news-(3)

Sejatinya tim balap Prema Racing adalah tim papan atas di Formula 2, oleh karena itu layak dan patut dinantikan kiprah Sean Gelael di ajang Formula 2 musim 2018 bersama dengan tim barunya.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Sean Gelael

Pasca selesai Formula 2 musim tahun ini, kini Sean Gelael sedang fokus mobil F1.

READ MORE

SENTUL – eXtremeINA.com         Di tengah guyuran hujan, akhirnya Aldio Oekon, pebalap touring car yang didukung penuh oleh Pertamax Motorsport, berhasil meraih juara kedua kelas European Touring Car Championship [ETCC] 2000 Master di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport [ISSOM] 2017 putaran ketujuh yang juga merupakan putaran pamungkas yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Minggu [26/11] kemarin. Raihan ini sekaligus mengukuhkan Aldio sebagai Juara Nasional kelas ETCC 2000 Master tahun 2017 ini, menyisihkan rival-rivalnya Radityo Mahendra dan Gerhard Lukita.

Target-Terpenuhi,-Aldio-Oekon-Juara-Nasional-ETCC-2000-Master_news-(1)

Kendati masih mengalami kendala pada settingan per pada sesi latihan bebas hari Jum’at [24/11], namun pada kualifikasi yang berlangsung Sabtu [25/11] berhasil dilalui Aldio dengan menempati urutan keempat. Sedangkan untuk mengunci Juara Nasional, Aldio sebenarnya hanya butuh menempati posisi ketiga. Pada balapan hari Minggu [26/11], kendati sirkuit Sentul diguyur hujan yang cukup deras, namun berkat starategi jitu yang sudah disiapkan yaitu dengan selalu menyiapkan ban kering maupun basah, serta tampil ekstra hati-hati akhirnya Aldio berhasil menyudahi perlombaan dengan berada di posisi kedua.

Target-Terpenuhi,-Aldio-Oekon-Juara-Nasional-ETCC-2000-Master_news-(2)

Seusai perlombaan, Aldio mengungkapkan, “Syukur Alhamdulillah, akhirnya saya berhasil meraih gelar Juara Nasional yang sudah saya impikan. Perjuangan dan kerja keras selama ini terbayar sudah. Semoga saya bisa mempertahankan prestasi ini di tahun mendatang.” tutur Aldio yang akrab disapa Dio.

Target-Terpenuhi,-Aldio-Oekon-Juara-Nasional-ETCC-2000-Master_news-(3)

Sementara itu, Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport yang turut hadir menyaksikan sekaligus memberi dukungan kepada Aldio dalam putaran terakhir kemarin mengatakan, “Saya turut bangga atas prestasi yang diraih Aldio kali ini, akhirnya Ia berhasil keluar sebagai juara Nasional ETCC 2000 Master. Aldio berhasil menunjukkan kemampuannya sebagai pebalap muda potensial di sepanjang perhelatan ISSOM tahun 2017 ini. Semoga Ia bisa terus belajar dan mengembangkan kemampuannya menjadi pebalap yang diperhitungkan di masa mendatang.”

Text & Photos          : karyaku / Pertamax Motorsport

Akhir pekan lalu, Aldio Oekon dinyatakan sebagai Juara Nasional ETCC 2000 Master.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap muda Indonesia Sean Gelael telah menuntaskan balapan seri terakhir Formula 2 di Abu Dhabi pada akhir pekan kemarin. Pada balapan tersebut Sean gagal mendapatkan poin dan hasilnya dia harus puas duduk di posisi ke-15 musim balap 2017.

Sean Gelael Raih Poin Penting di Formula 2 Italia_news (2)

Pada balap feature yang terjadi pada hari sabtu tanggal 25 November 2017, Sean tampil sangat buruk hingga dirinya tak mampu berbuat banyak guna memperbaiki posisinya. Mengawali start dari posisi ke-17, Sean Gelael hanya mampu finis di urutan ke-15. Usai balapan Sabtu [25/11], harapan ada dirace yang terjadi pada Minggu [26/11], namun lagi-lagi sangat disayangkan Sean juga tak mampu tampil gemilang dan harus menuntaskan balapan di posisi ke-15.

Sean Finis ke-15 di Seri Akhir Formula 2 2017_news (1)

Sean Gelael gagal meraih poin satupun dalam balapan seri terakhir Formula 2 di Abu Dhabi, dengan begitu dirinya harus bertengger di posisi ke-15 dengan catatan 17 poin dari 11 seri yang diikutinya. Bisa dikatakan ini merupakan pencapaian yang menurun di banding musim lalu, yang mengumpulkan 24 poin dengan posisi yang sama yaitu 15.

Sean Finis ke-15 di Seri Akhir Formula 2 2017_news (3)

Hasil buruk pun juga dialami oleh rekan setimnya, Norman Nato yang gagal meraih poin penuh. Pada balapan di Abu Dhabi, Nato harus puas finis diposisi ke-13. Hingga pada akhirnya Nato pun harus turun ke posisi ke-9 klasemen akhir dengan torehan 91 poin. Penampilan buruk kedua pebalapnya ini membuat Tim Pertamina Arden gagal mencapai target yang telah dicanangkan yaitu finis di lima besar klasemen konstruktor.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Pada seri balap akhir Formula 2 2017, Sean hanya mampu finis di urutan ke-15.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap muda Indonesia yang bergabung dengan tim Pertamina Arden Sean Gelael tengah bersiap menghadapi seri terakhir Formula 2 yang akan tersaji pada tanggal 24-26 November 2017 akhir pekan nanti di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi.

Gagal di Silverstone, Sean Belum Mencapai Target_news (1)

Sejatinya sepanjang seri Formula 2 tahun 2017 ini mobil Pertamina Arden yang dikendarai Sean Gelael kerap mengalami kendala sehingga gagal untuk tampil kompetitif. Namun pada seri terakhir Formula 2 yang akan digelar di Abu Dhabi, Sean Gelael menjanjikan akan tampil habis-habisan untuk meraih poin. Ambisi ini tidak hanya dirasakan oleh Sean, rekan setimnya Norman Nato juga ingin meraih hasil maksimal pada ajang ini.

Sean Gelael Jajal Mobil F1 dengan Scuderia Toro Rosso_news (2)

Sejatinya saat ini Pertamina Arden menempati posisi ke enam dengan 108 poin, yang dikumpulkan oleh Nato 91 poin dan Sean Gelael 21 poin. Walaupun dinilainya akan sangat sulit pada seri terakhir Formula 2 tahun 2017 ini, namun Sean Gelael akan bekerja keras demi hasil maksimal yang telah dicanangkannya.

Sean-Gelael-Optimis-di-Seri-Perdana-F2_news-(2)

Jika Sean berhasil meraih poin dalam seri terakhir Formula 2 di Abu Dhabi, maka ini adalah modal yang sangat baik bagi Sean guna menatap seri baru Formula 2 ditahun 2018 bersama tim barunya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Sean Gelael akan tampil habis-habisan di seri terakhir Formula 2 2017.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Setelah sukses menyelenggarakan tiga putaran, kini kejuaraan balap bertajuk Indonesia Scooter Championship [ISC] 2017 akan menggelar putaran ke-4, yang sekaligus menjadi putaran terakhir di tahun 2017.

ISC-2017-Round4_flyer

Rencananya kejuaraan balap ISC Round 4 ini akan dihelat pada tanggal 2-3 Desember 2017 di Sirkuit International Karting, Sentul, Jawa Barat. Sejak awal digelarnya kejuaraan skuter ini, ISC sudah menjadi warna baru bagi dunia balap roda dua di Tanah Air. Selain itu ajang balap ini juga menjadi magnet tersendiri bagi penikmat balap skuter yang selalu memadati tribun di setiap serinya.

Balap Skuter Akan Berlanjut dalam Putaran Akhir ISC 2017_news (3)

Kejuaraan balap ISC ini hadir tidak hanya dapat meningkatkan prestasi para pebalapnya saja, akan tetapi ajang balap ini juga mampu melahirkan bibit-bibit balap baru yang potensial, melahirkan tim-tim balap skuter baru, dan pastinya mampu menghadirkan suatu ajang balap yang roda dua yang sangat berkelas.

Balap Skuter Akan Berlanjut dalam Putaran Akhir ISC 2017_news (2)

Karena ini adalah putaran terakhir ISC 2017, maka diprediksi persaingan antar pebalap akan semakin seru dan sengit. Karena di benak seluruh pebalap ingin menutup ISC 2017 dengan raihan prestasi. Bagi kalian yang tidak ingin ketinggalan menyaksikan serunya ISC 2017 Round 4, kalian wajib mencatat waktu dan tempatnya.

Balap Skuter Akan Berlanjut dalam Putaran Akhir ISC 2017_news (1)

#asphalt #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #ISC2017 #news #race #racing #scooter

Text & Photos          : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Setelah sukses dengan tiga putaran, ISC 2017 persiapkan putaran akhir pada Desember nanti.

READ MORE

SENTUL – eXtremeINA.com         Salah satu pebalap muda touring car berbakat, Aldio Oekon, menargetkan untuk bisa keluar sebagai juara nasional di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport [ISSOM] 2017 dalam kelas ETCC 2000 Master. Putaran ketujuh yang juga menjadi putaran terakhir ISSOM 2017, akan segera digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Minggu [26/11] mendatang.

Aldio-Targetkan-Juara-Nasional_news-(1)

Aldio, yang saat ini memuncaki klasemen ETCC 2000 Master, memiliki kesempatan besar untuk bisa merebut gelar juara nasional. Ia sudah mengumpulkan poin sebanyak 140, mengungguli dua pesaing terberatnya, yaitu Radityo Mahendra di posisi kedua dengan perolehan poin sebanyak 130 dan Gerhard Lukita di tempat ketiga dengan poin sebanyak 100.

Di sela-sela persiapannya, pebalap yang didukung oleh Pertamax Motorsport ini mengatakan, “Putaran terakhir pastinya akan seru. Semua akan fight habis-habisan. Insya Allah, saya bisa menjaga posisi ini dan bisa keluar menjadi juara nasional. Untuk meraih hal tersebut, tentunya ada beberapa yang sangat perlu diperhatikan. Yang pertama adalah soal kesiapan mobil, saya dan tim akan berusaha maksimal untuk menyiapkan mobil guna menghindari gangguan dan kendala yang fatal karena akan sangat berbahaya. Kedua adalah soal kesiapan mental, saya harus lebih menyiapkan diri dan berjuang ekstra keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal, karena gelar juara belum digenggam,” ujar Aldio.

Aldio-Targetkan-Juara-Nasional_news-(2).

Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport, yang di tahun ini terus menyoroti perkembangan Aldio mengatakan, “ISSOM 2017 akan tiba di penghujung dan sejauh ini grafik Aldio sangat bagus. Tentunya saya dan Pertamax Motorsport ingin agar Aldio tak menyia-nyiakan kesempatan ini agar ia bisa meraih gelar juara nasional di akhir musim. Semoga Aldio bisa fight for it. Di luar itu, saya sangat senang melihat kelas ETCC 2000 Master ini banyak didominasi oleh pebalap-pebalap muda sepantaran Aldio, yang tentunya ke depan akan semakin menyegarkan kancah balap touring car seperti ISSOM.”

Pertamina melalui produk Pertamax pun turut mendukung dan bangga terhadap hasil sementara yang diperoleh Aldio ini. Selain akan menambah engagement terhadap produk Pertamax, dengan adanya Aldio ini dapat memperkuat Pertamax Motorsport Team.

Text & Photos          : karyaKU / Pertamax Motorsport

ISSOM 2017 seri terakhir di depan mata, Aldio Oekon berambisi meraih Juara Nasional.

READ MORE
<