eXtremeINA.com

News

Beberapa Hal Yang Dapat Menggagalkan MotoGP Indonesia

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sejatinya sudah sejak tahun 2015 yang lalu Indonesia merencanakan untuk menggelar ajang MotoGP di Tanah Air. Tempat pertama yang dicanangkan untuk menggelar kejuaraan balap ternama ini adalah Sentul, Bogor, Jawa Barat, namun gagal terealisasi akibat beberapa hal. Selanjutnya kawasan yang lebih besar lagi yang terdapat di Jakabaring, Palembang, namun akhirnya gagal juga terealisasi.

Wacana untuk kembali menggulirkan seri MotoGP di Indonesia kembali berhembus di awal tahun 2019 setelah Indonesia Tourism Development Corporation [ITDC] mengumunmkan akan membangun Sirkuit MotoGP Indonesia di kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bisa dikatakan ini adalah satu rencana besar yang akan membawa MotoGP bergulir di Tanah Air tercinta. Keantusiasan MotoGP untuk dapat digulirkan di Indonesia juga dijawab oleh Dorna Sport yang telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada beberapa waktu yang lalu untuk memastikan kesiapan Lombok menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 2021 mendatang.

Namun beberapa sumber menyebutkan ada beberapa faktor yang dikhawatirkan, yang dapat menyebabkan gagalnya MotoGP Lombok pada tahun 2021 mendatang:

  1. Mengingat jumlah motor yang harus diangkut dalam waktu bersamaan untuk kelas Moto3, Moto3, dan MotoGP ditambah dengan jumlah orang yang akan berdatangan diwaktu bersamaan, Bandara Lombok masih sangat terbatas untuk kapasitas pendaratan pesawat.
  2. Pihak FIM kemungkinan akan memberikan persyaratan masalah safety dengan sangat ketat, dengan kata lain fasilitas rumah sakit harus berstandar Internasional.
  3. Pekerja atau sumber daya manusia untuk mengurusi hal-hal terkait MotoGP tidak lah mudah, oleh karena itu pihak tuan rumah harus mempersiapkan segala kesiapannya.
  4. Selaku induk Organisasi Otomotif di Indonesia, alangkah baiknya jika Ikatakan Motor Indonesia [IMI] dilibatkan sejak awal. Dengan begitu mereka akan dapat berkomunikasi secara menyeluruh dengan FIM mengenai standar sirkuit, safety, dan pendukung lainnya.

Pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika akan dimulai pada bulan Oktober 2019 dengan perkiraan panjang 4,3 km dan dikelilingi oleh bukit dan pantai. Akan banyak sekali manfaat jika dibangun sirkuit ini, mulai dari mendorong wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat, menaikkan minat bakat balap terhadap pebalap lokal Nusa Tengara Barat, mendongkrak nama Indonesia dalam ajang balap di kancah Internasional, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber / MotoGP.com

MORE News

COMMENTS

<