eXtremeINA.com

eXtremeINA.com  Panjat tebing adalah salah satu olahraga yang tergolong ekstrem, dan biasanya olahraga ini banyak dilakukan dialam terbuka. Setiap jenia panjat tebing pastinya memiliki karakteristik dengan rintangan dan kesulitan yang bebeda-beda, oleh sebab itu bagi para pemula sangat disarankan mengenal lebih dalam macam-macam jenis panjat tebing yang akan dimainkan mulai dari peralatan, rute pendakian, sistem keamanan, dan masih banyak hal yang lainnya. Berikut penjelasan tentang macam-macam aktivitas panjat tebing :

 

Bagi pemula yang ingin dan baru bermain olahraga Panjat Tebing harus mengenali dulu jenis-jenis olahraga Panjat Tebing yang ada.

Panjat Tebing Bebas. Panjat tebing bebas biasanya dilakukan dialam terbuka seperti di tebing curam atau gunung. Untuk menyusuri rutenya tidak disertai tim keselamatan, namun sejatinya panjat tebing ini tidak ada bedanya dengan panjat tebing pada umumnya. Kekuatan fisik serta keterampilan jari-jari dan menggunakan tali sangat menjadi kunci utama dalam olahraga yang satu ini.

Bouldering. Bouldering merupakan panjat tebing yang tebingnya tergolong pendek. Rute yang dilaluinya pun tidak begitu panjang. Namun tidak jarang rute yang dibuat bertingkat dengan tingkat kesulitang yang sangat tinggi. Dengan begitu sistem keamanan tidak mesti menggunakan tali, melainkan sistem keamanannya menggunakan papan atau matras yang empuk untuk diletakkan di bawah panjat tebing.

 

Bagi pemula yang ingin dan baru bermain olahraga Panjat Tebing harus mengenali dulu jenis-jenis olahraga Panjat Tebing yang ada.

Panjat Tebing Solo. Panjat tebing ini bisa dibilang mirip seperti panjat tebing bebas. Hanya saja aktivitas memanjat dilakukan solo dan tidak dilindungi tali. Meski tanpa perlindungan tali panjat tebing yang dilakukan masih cukup karena lokasi pendakian di bawahnya terdapat kolam. Sehingga bila pendaki terjatuh, pedaki tetap aman jatuh ke air.

Panjat Tebing Solo Bebas. Panjat tebing solo bebas dilakukan tanpa tali atau sistem perlindungan apapun. Secara teknik bisa dibilang mirip seperti solo climbing bebas, bouldering, dengan rute tinggi yang amat mematikan. Disebut mematikan karena di bawah lokasi pendakian tidak terdapat air yang berarti meningkatkan risiko kemungkinan pendaki terluka parah atau terbunuh bila terjatuh.

 

Bagi pemula yang ingin dan baru bermain olahraga Panjat Tebing harus mengenali dulu jenis-jenis olahraga Panjat Tebing yang ada.

Panjat Tebing Solo Tali. Macam manjat berikutnya solo menggunakan tali. Pendakian ini membutuhkan perlengkapan tali seperlu melindungi dan mengamankan tubuh. Bentuk memanjat bisa dilakukan secara bebas ataupun menggunakan bantuan alat yang memadai.

Lead Climbing. Lead climbing merupakan olahraga manjat yang dilakukan berhari-hari lamanya. Macam manjat yang satu ini biasa dilakukan pada perjalanan pendakian gunung dan camping. Karenanya pendaki mesti membekali diri dengan tenda, makanan, dan peralatan cukup. Lead climbing lebih lanjutnya dibedakan menjadi 3 yaitu Mixed Climbing, Ice Climbing, dan Mountaineering atau Alpine Climbing.

Mengenal Berbagai Macam Panjat Tebing_feature (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Mengenal Berbagai Macam Panjat Tebing

READ MORE

eXtremeINA.com  Bagi yang masih awam Motocross [MX], Enduro, Dual Sport, dan Motoard adalah jenis kendaraan yang sama. Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa tampil keempat motor ini memang terlihat sama seperti body rampingnya, kaki-kaki yang menjulang tinggi, dan spakbor depan yang memiliki ciri khas. Namun jika benar diperhatiakn keempat jenis motor ini memiliki perbedaan yang mendasar baik dari spesifikasi dan juga fungsinya. Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (1)

  1. Motocross

Pada dasarnya Motocross adalah balapan motor Offroad yang dilangsungkan di sebuah Sirkuit yang telah dipersiapkan sedemikian rupa. Karena diperuntukannya adalah untuk balapan, maka spesifikasi motor ini memiliki kapasitas mesin yang tinggi mulai dari 125cc hingga 450cc, selain itu sasisnya rigid, ban pacul yang kembang-kembangnya besar, dan shockya pun lebih kuat dibanding dengan spesifikasi motor trail lainnya. Motor jenis ini sangat tidak diperbolehkan digunakan dijalan raya, pasalnya tidak memiliki kelengkapan lampu depan, lampu belakang, lampu sign, klakson, spion, dan knalpot yang telah lolos uji emisi.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (2)

  1. Enduro

Sejatinya Enduro adalah uji ketahanan untuk rider maupun motor itu sendiri. Biasanya kendaraan ini diperuntukan untuk melewati jalur-jalur dengan berbagai rintangan semisal menjalah hutan yang akan menemui ranting-ranting pohon, batang pohon tumbang, jalan berbatu, melewati sungai, turun naik bukit, jalan berkrikil, jalan berpasir, hingga jalur berlumpur. Pada dasarnya motor Enduro ini harus memiliki performa yang cukup mumpuni dan secara spesifikasi motor jenis ini tidak memiliki perbedaan yang signifikain dengan Motorcross. Pada motor jenis Enduro ini terkadang dilengkapi dengan lampu utama untuk kebutuhan berjendara dimalam hari, ban yang digunakan motor Enduro ini juga hampir mirip dengan ban Motorcross berupa ban pacul dengan kotak yang besar. Namun motor Enduro ini memiliki tangka untuk bahan bakar yang lebih besar guna kebutuhan jalan jarak jauh.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (3)

  1. Dual Sport

Memiliki kelengkapan seperti lampu utama, lampu belakang, lampu sign, klakson, spion, speedometer, tempat pemasangan plat nomor kendaraan, knalpot yang lulus uji emisi, dan bisa diregistrasikan sehingga memiliki surat-surat yang lengkap, motor Dual Sport atau yang disebut dengan motor Trail adalah motor yang legal untuk berkendara dijalan raya. Motor jenis ini sangat multifungsi, pasalnya dapat dikendarai di jalan raya dan tidak canggung ketika memasuki jalanan berupa semi off road maupun off road. Oleh karena itu, motor dual sport juga biasa disebut dengan motor ‘all road’ atau ‘dual purpose’. Secara spesifikasi motor Dual Sport ini tidak setangguh Motocross dan Enduro. Ban yang digunakan adalah tipe dual purpose, dimana ban ini masih nyaman digunakan di jalan raya tapi juga baik saat digunakan di jalan off road. Ukuran bannya pun mirip seperti motor motocross dan enduro, yakni lingkar ban depan lebih besar dari ban belakang. Umumnya motor-motor seperti inilah yang digunakan untuk riding adventure, yang kadang melintas di kota, kadang melintas jalanan tengah hutan, kadang, juga melewati kondisi jalan berlumpur.

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard_feature (4)

  1. Motard

Sejatinya motor jenis adalah gabungan dari Dual Sport atau Trail dengan motor jalan raya atau Street bike. Memiliki bentuk yang tinggi dan macho ciri khas motor Dual Sport, menggunakan ban yang halus motor ini sangat nyaman saat dikendarai di jalan raya. Saat memasuki jalur offroad, motor jenis ini akan sangat ringkih untuk terjadi kerusakan. Umumnya, versi motard memiliki harga yang lebih mahal daripada versi dual purpose. Contoh motard antara lain Kawasaki D’Tracker 150, Kawasaki D’Tracker 250, Yamaha WR250X, KTM 690 SMC R, dan Ducati Hypermotard.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Kenali Perbedaan Motocross, Enduro, Dual Sport, dan Motard

READ MORE

eXtremeINA.com  Pada umumnya reli sangat identik dengan kejuaraan balap mobil, namun untuk Dakar terdapat empat kelas kendaran yang dipertandingkan yaitu mobil, truck, motor, serta quad bike. Ajang balap yang digagas oleh Amaury Sport Organization [ASO] ini juga memiliki beberapa regulasi yang wajib dipenuhi oleh pesertanya, untuk ajang balap mobil kelas tersebut harus memiliki bobot kurang dari 3.500 kg atau setara dengan 7.716 pounds. Untuk kelas mobil pihak penyelenggara membagi dalam beberapa kelas yaitu T1, T2, T3, dan Open.

Mengenal Kelas Dipertandingkan Dalam Rally Dakar_feature (1)

Mobil peserta yang bisa masuk untuk dipertandingkan dalam group T1 [improve Cross Country Vehicle] adalah mobil yang disesuaikan dengan tipe mesin yaitu bensin atau diesel, serta bisa menggunakan dua penggerak ataupun empat penggerak. Untuk group T2 [Cross Country Series Production Vehicle] terbagi dalam kategori bensin dan diesel. Untuk group T3 pihak penyelenggara mewajibkan kendaran dengan bobot riangan, dan untuk group open kendaran yang disesuaikan serta diatur dengan regulasi Score.

Mengenal Kelas Dipertandingkan Dalam Rally Dakar_feature (1)

Selanjutnya adalah kelas Truk, kendaraan ini awalnya tidak masuk dalam balap Rally Dakar, namun pada tahun 1980 ASO selaku pihak penyelenggara memasukan kelas truk menjadi satu ajang balap Dakar. Namun untuk memberikan keseragaman terhadap peserta, ASO tetap memberikan spesifikasi atau regulasi kendaraan truk yang boleh dipertandingkan. Spesifikasi yang pertama adalah, truk harus memiliki bobot diatas 3.500kg atau setara dengan 7.716 pounds. Untuk kelasnya sendiri dibagi menjadi dua group yaitu T4.1 yang merupakan kelas untuk seri produksi, dan T4.2 merupakan kelas truk dengan sentuhan modifikasi.

Mengenal Kelas Dipertandingkan Dalam Rally Dakar_feature (2)

Selanjutnya adalah kelas Quadbike, pada tahun 2009 kelas ini masuk kedalam subdivisi motor. Namun dengan pertimbangan yang matang dari pihak penyelenggara kelas Quadbike menjadi kelas terpisah. Quadbike sendiri juga memiliki beberapa kategori yaitu G3.1 dengan spesifikasi mesin silinder tunggal berkapasitas maksimal 750cc, untuk G3.2 memiliki rincian dengan kapasitas mesin maksimal 900cc baik dalam satu tata letak silinder ataupun twin.

Mengenal Kelas Dipertandingkan Dalam Rally Dakar_feature (3)

Kelas terakhir yang diperlombakan dalam balap Rally Dakar adalah kategori motor. Sama seperti dengan kelas-kelas lainnya, pada kelas motor ini memiliki beberapa kategori yang pertama elite group1 dan non-elite group 2. Khusus untuk elite boleh dilakukan modifikasi pada kendaraanya. Sementara untuk group non-elite tidak diperbolehkan melakukan penggantian komponen mesin yang meliputi silinder, head cylinder, frame, frok, serta swing arm. Semua kendaraan motor yang mengikuti kelas ini harus memiliki kapasitas mesin 450cc, baik itu untuk kelas elite dan non-elite.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

 

#dirt #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #dakar #race #racing #rally #rallydakar #offroad

eXtremeINA.com  Pada umumnya reli sangat identik dengan kejuaraan balap mobil, namun untuk Dakar terdapat empat kelas kendaran yang dipertandingkan yaitu mobil, truck, motor, serta quad bike. Ajang balap yang digagas oleh Amaury Sport Organization [ASO] ini juga memiliki beberapa regulasi yang wajib dipenuhi oleh pesertanya, untuk ajang balap mobil kelas tersebut harus memiliki bobot kurang […]

READ MORE

eXtremeINA.com  Popo Ariyosejati atau yang akrab dipanggil Popo adalah salah satu rider downhill terbaik yang dimiliki Indonesia. Lahir pada tanggal 24 Juli 1986, Popo memulai karirnya sebagai atlet BMX Cross, namun seiring berjalannya waktu dia Pindak ke kota Malang pada tahun 2006, saat bertemu pelatihnya Zainul Siswanto di Malang Popo diintruksikan untuk menjajal downhill dan pada saat itulah dirinya langsung jatuh cinta pada olahraga sepeda yang cukup ekstrem ini.

Selepas dari BMX Cross, Popo mulai serius menekuni olahraga downhill hingga pada akhirnya untuk pertama kalinya dia mengikuti kejuaraan downhill di Gunung Buring Kota Malang, Jawa Timur bertajuk pre-PON dan seleksi Pelatnas Sea Games. Dalam kejuaraan pertamanya tersebut Popo langsung meraih juara ke-2 dan masuk dalam Tim Nasional [Timnas] SEA Games 2007. Seiring berjalannya waktu kemampuan Popo dalam bermain downhill kian matang, hal tersebut dibuktikan dengan prestasi-prestasi yang dira raih baik di tingkat nasional ataupun Internasional seperti meraih dua kali medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional [PON], 2 kali Juara Asia Downhill di China dan Malaysia, serta masih banyak prestasi lainnya.

Sebagai atlet downhill profesional, Popo pernah mengalami cedera yang cukup serius yaitu 2 kali patah pertulangan tangan serta cedera collarbone. Cedera parah yang dialaminya tidak membuat kapok dan trauma, justru Popo kembali bangkit untuk meneruskan karirnya sebagai atlet Downhill Indonesia. Dalam waktu dekat ini Popo akan mengikuti Kejuaraan Nasional, untuk menjadi yang terbaik di ajang tersebut dirinya terus disibukkan dengan latihan. Selain itu Indonesia juga akan mengikuti kejuaraan SEA Games 2019 di Manila, dan jika Popo dipercaya untuk masuk kedalam skuad Timnas Downhill Indonesia dirinya mengaku siap untuk menampilkan performa terbaiknya.

Menurut Popo perkembangan downhill di Indonesia cukup berkembang dengan pesat di setiap tahunnya. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya rider muda bermunculan dan mereka datang dari berbagai penjuru Tanah Air, selain itu trek downhill di Indonesia juga sudah cukup banyak, ditambah lagi dengan hadirnya Kejuaraan Nasional [Kejurnas] di setiap tahunnya membuat jenjang prestasi para rider semakin jelas.

Sejatinya pemerintah Indonesia pun sudah cukup mendukung perkembangan olahraga downhill di Indonesia, dampak besar yang dirasakan Popo adalah saat meraih kesuksesan di ajang Asian Games 2018 Popo tidak hanya diganjar bonus oleh Pemerintah namun dirinya juga diangkar sebagai Pegawai Negeri Sipil [PNS] di Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA]. Bagi Popo Olahraga downhill sudah menjadi bagian dari hidupnya, dengan tekat dan kerja kerasnya dia ingin menjadi juara dunia downhill suatu saat nanti demi nama baik Indonesia di tingkat dunia.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Popo Ariyosejati

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Grasstrack Kapolda Cup Region VI seri pertama telah tersaji pada akhir pekan [10/03] kemarin di Sirkuit Dewata Malamoi, Jalan Klamono Km. 18 Kelurahan Malagusa, Distrik Aimas, Kab. Sorong, Papua Barat.

Dalam ajang balap motor penggaruk tanah ini, dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Drs. Domingus Mandacan, dalam kesempatannya beliau menyampaikan, “Dengan adanya kejuaraan nasional Grasstrack di Sorong ini diharapkan mampu menjadi wadah positif bagi anak-anak muda khususnya di Sorong, Papua. Kami pun berharap anak-anak muda yang menyukai hobi balap dapat menyalurkannya diajang balap semacam ini.”

Berikut adalah hasil lengkapnya :

BEBEK STANDARD 4T 110cc – PEMULA

  1. 259 DIMAS LINTANG PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  2. 72 ARFIAN RAMADHAN ANDI SELLE PAPUA BARAT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA RACING TEAM YAMAHA
  3. 101 ARYA EKO JANWAR PAPUA BARAT ARYA BONJOS RACING TEAM YAMAHA
  4. 25 RESA ASWANDI PAPUA BARAT TMF KAIMANA MX YAMAHA
  5. 201 DIRHAM RUMBEKWAN PAPUA JKMX TEAM YAMAHA

BEBEK STANDARD 4T 125cc – PEMULA

  1. 259 DIMAS LINTANG PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  2. 201 DIRHAM RUMBEKWAN PAPUA JKMX TEAM YAMAHA
  3. 25 RESA ASWANDI PAPUA BARAT TMF KAIMANA MX YAMAHA
  4. 101 ARYA EKO JANWAR PAPUA BARAT ARYA BONJOS RACING TEAM YAMAHA
  5. 72 ARFIAN RAMADHAN ANDI SELLE PAPUA BARAT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA RACING TEAM YAMAHA

BEBEK MODIFIKASI 4T 110cc – JUNIOR

  1. 50 26 ADITYA KAPASIANG PAPUA JRB MX TEAM WAMENA YAMAHA
  2. 44 80 AKBAR FAISAL PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  3. 40 85 PANJI NUR MUHAMMAD PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  4. 34 58 WILLY S, BIETH PAPUA BARAT NORIS RACING TEAM YAMAHA
  5. 34 777 VANDER OWEN PAPUA BARAT TMF KAIMANA MX YAMAHA 

BEBEK MODIFIKASI 4T 125cc – JUNIOR

  1. 50 26 ADITYA KAPASIANG PAPUA JRB MX TEAM WAMENA YAMAHA
  2. 42 777 VANDER OWEN PAPUA BARAT TMF KAIMANA MX YAMAHA
  3. 22 201 DIRHAM RUMBEKWAN PAPUA JKMX TEAM YAMAHA
  4. 20 771 YOAKHIM DONI LUKAS PAPUA BARAT TMF KAIMANA MX YAMAHA
  5. 18 101 ARYA EKO JANWAR PAPUA BARAT ARYA BONJOS RACING TEAM YAMAHA

 

BEBEK MODIFIKASI 4T 110cc – SENIOR

  1. 50 210 MARIO SALANTAHE PAPUA JRB MX TEAM WAMENA YAMAHA
  2. 44 333 LOTAR CADALORA RAMDHAN RIFKY JAWA TENGAH JEPARA RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  3. 40 94 EDI ARIANTO PAPUA BARAT MARVIN PUTRA RACING TEAM YAMAHA
  4. 34 124 M. ALDIS AGU PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  5. 33 14 ANGGA SOMPIE SULAWESI UTARA NORIS RACING TEAM YAMAHA

BEBEK MODIFIKASI 4T 125cc – SENIOR

  1. 50 210 MARIO SALANTAHE PAPUA JRB MX TEAM WAMENA YAMAHA
  2. 44 333 LOTAR CADALORA RAMDHAN RIFKY JAWA TENGAH JEPARA RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  3. 20 127 FARUDILA ADAM TAUFAN SUMUT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA YAMAHA
  4. 18 94 EDI ARIANTO PAPUA BARAT MARVIN PUTRA RACING TEAM YAMAHA
  5. 16 124 M. ALDIS AGU PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA

 

SPORT & TRAIL – SENIOR

  1. 47 333 LOTAR CADALORA RAMDHAN RIFKY JAWA TENGAH JEPARA RACING TEAM MANOKWARI KAWASAKI
  2. 47 210 MARIO SALANTAHE PAPUA JRB MX TEAM WAMENA KAWASAKI
  3. 40 127 FARUDILA ADAM TAUFAN SUMUT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA KAWASAKI
  4. 36 26 ADITYA KAPASIANG PAPUA JRB MX TEAM WAMENA KAWASAKI
  5. 16 1 DEDE JABAR PAPUA BARAT BHAYANGKARA RACING TEAM TANGIRI RAJA AMPAT KAWASAKI

SE s/d 250cc OPEN

  1. 50 105 RIZKY HK PAPUA BARAT MARVIN PUTRA RACING TEAM
  2. 44 94 EDI ARIANTO PAPUA BARAT MARVIN PUTRA RACING TEAM
  3. 40 210 MARIO SALANTAHE PAPUA JRB MX TEAM WAMENA
  4. 36 127 FARUDILA ADAM TAUFAN SUMUT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA
  5. 32 333 LOTAR CADALORA RAMDHAN RIFKY JAWA TENGAH JEPARA RACING TEAM MANOKWARI

BEBEK MODIF 2 TAK s/d 125 cc PEMULA [LOKAL SORONG RAYA]

  1. 151 RONI AFRIZAL PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  2. 155 ADIRMAN PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  3. 128 IPPANK H.M. PAPUA BARAT BHAYANGKARA RACING TEAM TANGIRI RAJA AMPAT YAMAHA
  4. 99 BINTARTO PAPUA BARAT TEAM BARU MX YAMAHA
  5. 116 FIRMANSYAH PAPUA BARAT DARAH BARRU INDEPENDENT HBM UP YAMAHA

BEBEK MODIF 115cc 4 TAK PEMULA [LOKAL SORONG RAYA]

  1. 138 DEDI HIDAYAT PAPUA BARAT LEMBU SPEED SORONG YAMAHA
  2. 14A AGUNG TRICAHYONO PAPAU BARAT JKMX TEAM YAMAHA
  3. 116 FIRMANSYAH PAPUA BARAT DARAH BARRU INDEPENDENT HBM UP YAMAHA
  4. 163 FAJRI AGUS PAPUA BARAT DICKY MOTOR – TEAM BARU MX YAMAHA

BEBEK MODIF 124cc 4 TAK PEMULA [LOKAL SORONG RAYA]

  1. 151 RONI AFRIZAL PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  2. 224 MOH. ARIFIN PAPUA BARAT KLRT X
  3. 155 ADIRMAN PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  4. 14A AGUNG TRICAHYONO PAPAU BARAT JKMX TEAM YAMAHA
  5. 138 DEDI HIDAYAT PAPUA BARAT LEMBU SPEED SORONG YAMAHA

SPORT & TRAIL s/d 200cc PEMULA [LOKAL SORONG RAYA]

  1. 151 RONI AFRIZAL PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM KAWASAKI
  2. 19 IRSAN PAPUA BARAT MAJAF SORONG SELATAN KAWASAKI
  3. 1 DEDE JABAR PAPUA BARAT BHAYANGKARA RACING TEAM TANGIRI RAJA AMPAT KAWASAKI
  4. 14A AGUNG TRICAHYONO PAPAU BARAT JKMX TEAM KAWASAKI
  5. 157 JABBARICO PAMBUDI SANTOSA PAPUA BARAT CV. RIZAL ABADI PT. SINAR MAJARAN HONDA

BEBEK STD CAMPURAN 110cc s/d 125cc PEMULA [LOKAL SORONG RAYA]

  1. 155 ADIRMAN PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  2. 31 TOMMY ADITYASTA F PAPUA BARAT CV. RIZAL ABADI OPO JARE BOD SCO YAMAHA
  3. 19 IRSAN PAPUA BARAT MAJAF SORONG SELATAN YAMAHA
  4. 138 DEDI HIDAYAT PAPUA BARAT LEMBU SPEED SORONG YAMAHA
  5. 99 BINTARTO PAPUA BARAT TEAM BARU MX YAMAHA

BEBEK MODIF 115cc 2 TAK [LOKAL PABAR & PAPUA]

  1. 72 ARFIAN RAMADHAN ANDI SELLE PAPUA BARAT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA RACING TEAM YAMAHA
  2. 73 TRIAL NDAMBLEK PAPUA BARAT JEPARA RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  3. 46 ISRA PAPUA BARAT DICKY MOTOR YAMAHA
  4. 201 DIRHAM RUMBEKWAN PAPUA JKMX TEAM YAMAHA
  5. 259 DIMAS LINTANG PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA

BEBEK MODIF 125cc 4 TAK [LOKAL PABAR & PAPUA]

  1. 80 AKBAR FAISAL PAPUA BARAT JACKS 77 RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA
  2. 26 ADITYA KAPASIANG PAPUA JRB MX TEAM WAMENA YAMAHA
  3. 77 M. TAKBIR PAPUA BARAT VANNY MX PEMDA BNTANI RACING TEAM YAMAHA
  4. 85 PANJI NUR MUHAMMAD PAPUA BARAT DEWAN MOTOR PROV TIGA DARA RACING TEAM YAMAHA
  5. 73 TRIAL NDAMBLEK PAPUA BARAT JEPARA RACING TEAM MANOKWARI YAMAHA

SPORT & TRAIL s/d 250cc [LOKAL PABAR & PAPUA]

  1. 26 ADITYA KAPASIANG PAPUA JRB MX TEAM WAMENA KAWASAKI
  2. 201 DIRHAM RUMBEKWAN PAPUA JKMX TEAM KAWASAKI
  3. 73 TRIAL NDAMBLEK PAPUA BARAT JEPARA RACING TEAM MANOKWARI KAWASAKI
  4. 77 M. TAKBIR PAPUA BARAT VANNY MX PEMDA BNTANI RACING TEAM KAWASAKI
  5. 205 M. TANSIL PAPUA BARAT VANNY MX PEMDA BNTANI RACING TEAM KAWASAKI

 

FFA s/d 250cc OPEN [LOKAL PABAR & PAPUA]

  1. 72 ARFIAN RAMADHAN ANDI SELLE PAPUA BARAT CAHAYA DEWATA BHAYANGKARA RACING TEAM YAMAHA
  2. 24 MARCHO BARVENEL MAKALEW PAPUA BARAT MARVIN PUTRA RACING TEAM YAMAHA
  3. 73 TRIAL NDAMBLEK PAPUA BARAT JEPARA RACING TEAM MANOKWARI HONDA
  4. 26 ADITYA KAPASIANG PAPUA JRB MX TEAM WAMENA KAWASAKI
  5. 201 DIRHAM RUMBEKWAN PAPUA JKMX TEAM HONDA

JUARA UMUM KATEGORI : SENIOR
147 210 MARIO SALANTAHE PAPUA JRB MX TEAM WAMENA KAWASAKI

JUARA UMUM KATEGORI : SE – OPEN
50 105 RIZKY HK PAPUA BARAT MARVIN PUTRA RACING TEAM YAMAHA

JUARA UMUM KATEGORI : SORONG RAYA

89 138 DEDI HIDAYAT PAPUA BARAT LEMBU SPEED SORONG YAMAHA

JUARA UMUM KATEGORI : PAPUA & PAPUA BARAT
78 73 TRIAL NDAMBLEK PAPUA BARAT JEPARA RACING TEAM MANOKWARI HONDA

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

 

 

Seri perdana Kejurnas Grasstrack 2019 baru saja dipertandingkan akhir pekan lalu di Sirkuit Dewata Malamoi, Papua.

READ MORE

PONOROGO – eXtremeINA.com        Kejuaraan balap bertajuk Super Adventure Monster Road seri ke-2 musim 2019 telah usai diselenggarakan dengan sangat sukses pada akhir pekan [09/03] kemarin di Alun-Alun Kota, Ponorogo, Jawa Timur. Masih sama seperti seri sebelumnya, Monster Road seri ke-2 ini mempertandingkan tiga kelas yang diantaranya kelas Upper, Under, dan kelas 1000 cc, dengan total 4 special stage [SS] yang harus diselesaikan oleh pesertanya.

Pada kelas Upper yang notabennya adalah kelas tertinggi ajang balap Monster Road, duet pasangan Andy dengan co-driver Wahyu Lamban dari tim Teboxs sukses menjadi yang terdepan dengan total poin 347. Sementara di posisi kedua bertengger M. Yusuf dan Agung N. dari tim Merapi Offroad dengan raihan 315 poin, untuk peringkat ketiga berhasil diraih oleh Indra Jati dan co-driver Raka Rayhan yang juga meraih 315 poin.

Untuk kelas Under, offroader dari tim JBTRT M Alfath dengan navigatornya Wanda sukses mengunci gelar juara untuk pertama kalinya dengan total poin 350 dari seluruh SS yang dijalaninya. Sementara podium kedua berhasil diraih oleh Andre Wirawan dan Ryani dari tim AWE Auto Tech Solo dengan nilai poin 347. Posisi ketiga diduduki oleh Afan dan Havid dengan raihan 324 poin.

Lanjut ke kelas 1000cc, dikelas ini Doddy dan Antok dari tim RHJRT Berjaya meraih podium pertama dengan torehan 365 poin, peringkat kedua berhasil diraih oleh Faras dan Mustaqin dari tim Bgundal Squad dengan 361 poin. Sementara peringkat ketiga didapat oleh Yoga dan Abe Wahyu dari tim Sekar Arum dengan 357 poin. Jika dilihat seksama, Seri ke-2 Monster Road 2019 yang berlangsung di Ponorogo, Jawa Timur ini berlangsung sangat ketat diantara para pebalapnya. Hal tersebut dibuktikan dengan perolehan poin para sang juara yang hanya berbeda sangat tipis.

Hadirnya kejuaraan balap Monster Road 2019 menjadi warna baru bagi dunia balap di Tanah Air. Selain mampu mendorong para pebalap di genre lain untuk terjun di ajang Monster Road, balapan mobil offroad super besar ini juga mampu meningkatkan prestasi para pebalap dan mampu menjadi hiburan berkualitas bagi para pengunjung yang menyaksikan secara langsung.

 

Berikut adalah hasil Seri ke-2 Monster Road 2019:

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

 

 

Kota Ponorago telah diadakan ajang seri kedua dari Monster Road 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Ajang pameran putdoor terbesar bertajuk INDOFEST 2019 telah usai tersaji akhir minggu kemarin di Hall B Jakarta Convention Center [JCC] pada tanggal 7-10 Maret 2019. Acara yang sudah memasuki tahun kelima ini seakan menjadi pameran yang dinanti-nantikan para penggiatnya.

Mengapa tidak, dalam pameran outdoor pertama dan terbesar di Indonesia INDOFEST mampu menghadirkan brand-brand lokal dan International berkualitas dengan barang-barang yang di diskon besar-besaran. Selain mampu memanjakan para penggiatnya dan juga masyarakat, pameran INDOFEST juga menghadirkan talk show dan sharing dari narasumber yang kompeten dalam bidangnya. Namun ada aktivitas seru lainnya yang bisa dikatakan dapat memberikan perbedaan, yaitu hadirnya wall climbing di dalam JCC.

Wall climbing di INDOFEST 2019 terbagi menjadi dua bagian, wall climbing yang pertama adalah milik Eiger. Sejatinya di setiap gelaran INDOFEST Eiger selalu hadir dan memberikan aktivtas seru didalamnya misalnya pada tahun 2019 ini Eiger tidak hanya memberikan barang-barang diskon dengan kualitas terbaiknya saja, namun mereka menggandeng Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [PP FPTI] untuk menghadirkan aktivitas wall climbing dan juga Refting atau simulasi memanjat di alam bebas. Tujuan Eiger membuat aktivitas wall climbing ini adalah untuk mengajarkan atau mensosialisasikan olahraga ekstrem ini kepada pengunjung INDOFEST 2019, bagi mereka yang ingin mencobanya mereka mendapatkan hadiah yang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara.

Selain itu ada Pro Warrior yang juga menghadirkan aktivitas olahraga ekstrem berupa vertical climb dan wall climbing yang didukung oleh Crux Climbing Specialist. Sejatinya sama seperti Eiger, aktivitas olahraga ekstrem yang digagas oleh Pro Warrior ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan kedua olahraga ini. Bagi para pengunjung yang mencobanya dengan ketentuan yang telah diverifikasi oleh pihak penyelenggara maka mereka akan mendapatkan hadiah.

Dalam kesempatannya Dian Tri Anggraeni selaku Operator Climbing Pro Warrior menyampaikan, “Dengan adanya aktivitas wall climbing dan vertical climbing yang digagas oleh Pro Warrior dalam acara INDOFEST 2019 ini diharapkan mampu mendorong minat para pengunjung untuk menjajal kedua olahraga ekstrem ini. Dalam aktivitas ini mereka juga dapat belajar cara memanjat yang baik dan benar oleh para ahlinya. Selain itu dengan mereka mengikuti games ini mereka juga akan diberikan hadiah.”

Wall Climbing di pameran INDOFEST 2019 terbagi menjadi dua bagian, Wall Climbing yang pertama adalah milik Eiger. Sejatinya disetiap gelaran INDOFEST Eiger selalu hadir dan memberikan aktivtas seru didalamnya misalnya pada tahun 2019 ini Eiger tidak hanya memberikan barang-barang diskon dengan kualitas terbaiknya saja, namun mereka menggandeng Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PPFPTI) untuk menghadirkan aktivitas Wall Climbing dan juga Refting atau simulasi memanjat di alam bebas.

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

 

Kegiatan panjat tebing dalam INDOFEST 2019, menjadi daya pikat tersendiri.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Mengusung tema Outdoors for The Better World, pameran barang-barang outdoor bertajuk INDOFEST 2019 yang tersaji di Hall B Jakarta Convention Center [JCC] Senayan, Jakarta telah diserbu para penggiatnya dan masyarakat umum lainnya sejak dibuka pada hari pertama tanggal 7 Maret hingga hari terakhirnya tanggal 10 Maret 2019.

Selain mampu memanjakan para sang petualang alam bebas dan masyarakat pada umumnya dengan barang – barang outdoor yang super mudah, mereka juga disuguhkan dengan aktivitas talkshow yang mampu memberikan banyak sekali informasi positif didalamnya. Walaupun masih menggunakan lokasi yang sama, pameran INDOFEST 2019 ini menyajikan area bazar yang lebih luas dibanding tahun sebelumnya. Hal ini pun diungkapkan oleh Eva Fitri Yeni selaku coordinator acara INDOFEST 2019 yang juga COS Event, “INDOFEST 2019 kami sajikan dengan area yang lebih luas dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu kami juga akan mengoptimalkan system zonasi stan-stan bazar yang terlibat.”

“Zonasi sendiri terbagi beberapa bagian yaitu, equipment, activity, dan juga komunitas. Untuk stan komunitas kami sengaja memberikan grastis untuk pembukaan stannya. Karena tujuannya adalah untuk menjembatani secarang langsung antara penggiat Outdoor dengan komunitasnya. Pada gelaran INDOFEST 2019 kami menargetkan 60.000 pengunjung selama empat hari pameran,” tambah Eva pada kesempatannya.

Menurut data yang didapat total stan yang berpartisipasi dalam INDOFEST 2019 ini mencapai 150 stan, dan 75 stan persen nya mampu merogoh kantong pengunjung dengan menawarkan barang-barang Outdoor yang murah namun berkualitas. Walaupun INDOFEST 2019 akan diikuti oleh brand-brand luar negeri, nyatanya 70 % masih dikuasai oleh brand-brand lokal. Brand-brand yang ikut berpartisipasi dalam INDOFEST 2019 adalah The North Face, Deuter, Osprey, Casio, Nature Hike, Victorinox, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Hike n Run, Boogie, Avtech, Forester, Altitude Gear, Matador.

Sejatinya pameran outdoor yang sudah memasuki musim kelimanya ini tidak hanya menguntungkan para penggiatnya saja, dari segi bisnis juga benar-benar mambawa dampak besar yang positif, misalnya adalah segi penjualan pebisnis meningkat, mensosialisasikan produk tertentu kepada masyarakat tentang barang-barang outdoor yang berkualitas, mengenalkan destinasi wisata daerah kepada para pengunjung INDOFEST 2019, dan mengenalkan olahraga outdoor sebagai olahraga yang cukup menyenangkan.

INDOFEST 2019 juga didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Pekalongan, Taman Nasional Gunung Ciremai dan berbagai jasa operator petualangan dan penyedia akomodasi, seperti Riam Jeram, Parang via Ferrata, Royal Safari Garden, Prasanthi Hotel and Resorts, Komunitas Kemah Keluarga, Anak Negeri Dive dan masih banyak lagi.

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Pecinta aktivitas outdoor meramaikan INDOFEST 2019, dibumbui dengan berbagai diskon dan aksi outdoor.

READ MORE

eXtremeINA.com              Olahraga ekstrem memang tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, dan yang harus menggelutinya adalah orang-orang yang terlatih di bidangnya. Namun jika seorang pemula ingin merasakan seberapa seru dan tertantangnya bermain olahraga ekstrem maka dia harus diawasi oleh orang yang sudah profesional.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (1)

Khusus di Indonesia, perkembangan olahraga ekstrem terbilang cukup pesat dan sudah banyak kategori seperti BMX, Skateboard, Downhill, Surfing, Panjat Tebing, Aggressive Inline Skate, Slackline, Offroad, Motocross, Wakeboarding, Paralayang, dan masih banyak yang lainnya. Namun sejatinya perkembangan ataupun kemajuan olahraga ekstrem tersebut sifatnya belum merata, dan yang membuktikan bahwa kategori olahraga ekstrem tertentu adalah banyaknya komunitas, banyaknya kejuaraan olahraga ekstrem tertentu diberbagai daerah, memiliki federasi atau assosiasi, pecintanya datang dari berbagai kalangan, dan tentunya masih banyak faktor lainnya.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (4)

Namun tahukan kalian seberapa banyak manfaat yang dihasilkan jika bermain olahraga ekstrem. Pada dasarnya semua olahraga dapat memberikan dampat positif bagi kesehatan tubuh, namun khusus olahraga ekstrem memiliki karakteristiknya sendiri. Karakteristik yang dimaksud adalah, olahraga ekstrem ini dapat memacu adrenaline, melatih mental, menghilangkan phobia tertentu, dan masih banyak manfaat lainnya.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (2)

Olahraga ekstrem ini identik dengan anak-anak muda, namun pada faktanya olahraga ekstrem banyak dilakukan oleh mereka yang memiliki usia 20 tahun hingga 40 tahun. Namun usia ini dapat menjadi patokan jenis olahraga ekstrem apa yang dilakukan. Bagi seorang pemula yang ingin merasakan olahraga ekstrem tertentu ada kait-kiat yang harus diperhatikan, yaitu pilih waktu yang tepat untuk melakukan olahraga ekstrem yang kalian geluti, hindari bermain olahraga ekstrem disaat kondisi badan sedang tidak fit, dan pertimbangkan resiko yang akan terjadi.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (3)

#eXtremeINA #extremesport #extremesportsindonesia #feature #Indonesia

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Olahraga ekstrem memang tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, dan yang harus menggelutinya adalah orang-orang yang terlatih di bidangnya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Indonesia Outdoor Festival [INDOFEST] 2019 sedang diadakan sejak tanggal 7-10 Maret, di Hall B Jakarta Convention Center [JCC], Senayan, Jakarta. Sejatinya INDOFEST adalah pameran Outdoor, Adventure, serta Travel terbesar dan pertama di Indonesia. Sejak pertama digelar pada tahun 2015, INDOFEST telah mencuri perhatian yang datang dari berbagai kalangan, dan tahun 2019 ini menjadi tahun kelima bagi pagelaranya.

Walaupun pameran ini disuguhkan untuk memanjakan para penggeliatnya dengan berbagai diskon barang-barang murah namun berkualitas, acara ini juga dapat memberikan segala informasi destinasi alam bebas, berbagai macam komunitas penggeliat alam, berbagai pengalaman dengan teman sesama pegiat alam bebas dengan sebuah acara seminar atau talk show. Dalam perkembangan di setiap tahunnya, INDOFEST 2019 diharapkan mampu mendorong bisnis outdoor activity. Mulai dari bisnis peralatan dan perlengkapan serta bisnis jasa diantaranya trip dan travel, hotel dan resort, destinasi kegiatan alam, paket petualangan, serta bisnis cinderamata khas daerah-daerah.

Pameran INDOFEST ini sejatinya sangat dinantikan kehadirannya, dan terbukti di setiap tahunnya pameran ini selalu mengalami perkembangan yang sangat signifikan terkait dengan jumlah pengunjungnya, jumlah peserta pameran, jumlah komunitas yang terlibat, dan aktivitas yang disajikan juga semakin kompetitif. Pada hari pertama INDOFEST 2019 berlangsung, suasana padat sudah terjadi di setiap tenant-tenantnya. Hal ini menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi dari masyarakat untuk pameran ini. Bagi pengunjung yang penasaran dengan INDOFEST 2019, pameran ini masih tersisa 3 hari lagi.

INDOFEST 2019 diikuti oleh brand-brand besar outdoor lokal dan juga International mulai dari The North Face, Deuter, Osprey, Casio, Nature Hike, Victorinox, Decathlon, Polygon, Consina, Eiger, Arei, Hike n Run, Boogie, Avtech, Forester, Altitude Gear, Matador. INDOFEST 2019 juga didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Pekalongan, Taman Nasional Gunung Ciremai dan berbagai jasa operator petualangan dan penyedia akomodasi, seperti Riam Jeram, Parang via Ferrata, Royal Safari Garden, Prasanthi Hotel and Resorts, Komunitas Kemah Keluarga, Anak Negeri Dive dan masih banyak lagi.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : INDOFEST 2019/ Berbagai Sumber

INDOFEST adalah pameran Outdoor, Adventure, serta Travel terbesar dan pertama di Indonesia.

READ MORE
<