eXtremeINA.com

SERANG – eXtremeINA.com     Bimo Pradikto bersama navigatornya Fredik kembali berjaya di Kejuaraan Seri kedua Pertamax Sprint Rally Championship 2016, yang digelar pada tanggal 10 September 2016 di Sirkuit Tembong Jaya Serang.

Bimo Pradiktom Kembali Berjaya_news

Misi Rifat Sungkar sebagai Ketua Pelaksana dari ajang Pertamax Sprint Rally Championship 2016 nampaknya sudah mulai sedikit terwuju. Pasalnya Rifat Sungkar yang menginginkan hadirnya juara-juara baru untuk Indonesia di ajang balap Rally sudah tampak. Wajah baru yang hadir dalam ajang Pertamax Sprint Rally Championship 2016 hingga seri kedua ini tidak hanya memberikan perlawanan terhadap perelli senior saja, akan tetapi mereka juga meraih hasil positif hingga juara umum.

eXINA-Bimo Pradiktom Kembali Berjaya_news (1)

Hal tersebut telah dibuktikan oleh Bimo Pradikto yang memperkuat tim Banteng Motorsport. Pada seri kedua Pertamax Sprint Rally Championship 2016 ini Bimo bersama sang navigatornya Fredik tampil begitu dominan dengan meraih total waktu 15 menit 36 detik. Sejatinya waktu yang diperoleh Bimo ini masih kalah dibandingkan Rizal Sungkar yang meraih waktu 15 menit 22,3 detik. Namun karena peraturan handicap dan Seeded Driver A tidak diperuntukan untuk memperebutkan juara umum putaran dan juara umum seri, maka Bimo berhak atas juara umum tersebut.

eXINA-Bimo Pradiktom Kembali Berjaya_news (2)

Pada kesempatannya pun Bimo mengatakan, bahwa dengan adanya peraturan sistem handicap ini sangat membantunya sebagai pebalap junior. Dengan begitu Bimo juga dapat mengukur seberapa cepat dan kapasitasnya sebagai pebalap di lintasan. Sejatinya pada seri pertama Pertamax Sprint Rally Cahmpionship 2016 yang lalau, Bimo Pradikto juga meraih hasil positif dengan mendapatkan juara umum.

#dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #offroad #racing #speed #speedoffroad#sprint #sprintrally

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : Bambang Vidiatmoko / karyaKU

Bimo Pradikto bersama navigatornya Fredik kembali berjaya di Seri Kedua Pertamax Sprint Rally Championship 2016.

READ MORE

SERANG – eXtremeINA.com     Putaran kedua Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 telah sukses digelar pada tanggal 10 September 2016, di Sirkuit Tembong Jaya Serang, Banten.

Hasil Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 Putaran 2_news (1)

Ajang balap Rally yang digagas oleh Pertamina ini sejatinya sangat dinanti kehadirannya oleh para pecinta Rally Tanah Air. Pasalnya dalam Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship ini selalu menghadirkan balap malam hari yang memberikan ketegangan tersendiri bagi para peserta dan juga penonton yang menyaksikannya.

Pada putaran kedua Pertamax Sprint Rally Championship 2016, pihak penyelenggara telah sukses mempertandingkan beberapa kelas seperti Super 16 [0 – 1600cc] F16: FWD, R16: RWD, J16: Jeep, dan Maxi Car [1600cc ke atas] Maxi-F: FWD, Maxi-R: RWD, Maxi-N: Sedan 4WD, Maxi-J: Jeep, UTV Turbo, dan Non Turbo.

Perelli Muda Berikan Perlawanan di Seri 2 Pertamax  Sprint Rally Championship 2016_news (1)

Tingkat kesulitan yang harus dilalui oleh seluruh Perelli tidak hanya terdapat dibalapan malam saja, akan tetapi mereka juga harus melawan cuaca yang panas, debu yang tebal, dan juga enam Spesial Stage [SS] yang terdiri dari empat SS dilakukan saat siang hari dengan panjang 15km, dan dua SS pada malam hari dengan panjang 10km.

Kejuaraan Balap Rally ini sejatinya memang diperuntukan untuk menimbulkan bibit-bibit baru yang masih fresh, dan nampaknya ajang ini sedikit membawa angina segar dan memberikan warna baru bagi dunia balap Rally di Tanah Air. Pasalnya perelli-perelli muda tampil begitu menjanjikan, karena bukan hanya memberikan persaingan saha namun sudah meraih prestasi dengan naik keatas podium.

Salah satunya adalah Bimo Pradikto yang tampil lewat Non Seeded. Peralli dari tim Banteng Motorsport ini kembali mendulang prestasi gemilang dengan mampu meraih Juara Umum putaran kedua Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016. Hasil positif ini mengulangi prestasinya pada seri pertama yang lalu.

Hasil Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 Putaran 2_news (2)

Berikut adalah hasil Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 Putaran kedua, Sirkuit Tembong Jaya Serang :

Juara Umum

  1. 911 | Bimo Pradikto/Fredrik | Maxi-J | Banteng Motorsport
  2. 5 | Dadan Pohang/R. Firmana | Maxi-J | HRVRT-Pertamax Racing
  3. 10 | Rian Saberro/Jomal | Maxi-N | Prapanca RT
  4. 69 | Zulfikar/Donny W | Maxi-N | Prapanca RT
  5. 8 | Muliana Saleh/Robby P | Maxi-N | Prapanca RT
  6. 33 | Ben/Johan | Maxi-J | Banteng Motorsport
  7. 16 | Adi Indiarto/Sapta M | Maxi-J | Intersport-HRVRT
  8. 58 | Donny SQ/Canya | Maxi-J | Banteng Motorsport
  9. 27 | Indie Fiancoko/Fendi | Maxi-R | MBNRT
  10. 14 | H. Prayudha/Andy R | Maxi-J | HRVRT-Pertamax Racing

Kelas Super F16

  1. 13 | Advannov Agung/Zinedine | F16 | Best Parking
  2. 18 | Yoyok/Ibenzani | F16 | Suzuki Yoyok Cempe
  3. 40 | Zharfan R/Ikhsan U | F16

Kelas R16

  1. 88 | Robby Prakoso/Faried | R16 | Bintang Automotive
  2. 90 | Aldrian SC/Romi Capri | R16 | Bintang Automotive
  3. 57 | Jeffry W/Markus W | R16

Kelas Maxi-R

  1. 27 | Indie Fiancoko/Fendi | Maxi-R | MBNRT
  2. 45 | Adrianza Yunial/Tody | Maxi-R | Bintang Automotive
  3. 25 | Erwin Manca/Maman | Maxi-R | Best Parking

Kelas Maxi-N

  1. 1 | Rizal Sungkar/Endrue F | Maxi-N | Pertamax Motorsport
  2. 10 | Rian Saberro/Jomal | Maxi-N | Prapanca RT
  3. 8 | Muliana Saleh/Robby P | Maxi-N | Prapanca RT

Kelas Maxi-J

  1. 911| Bimo Pradikto/Fredrik | Maxi-J | Banteng Motorsport
  2. 5 | Dadan Pohang/R. Firmana | Maxi-J | HRVRT-Pertamax Racing
  3. 33 | Ben/Johan | Maxi-J | Banteng Motorsport

Best Seeded A Driver

  1. Rizal Sungkar/Endrue | Maxi-N | Pertamax Motorsport
  2. Benny Lautan/Edwin N | Maxi-N | Speedline MTR
  3. Fahrul Sarman/Deni Ugun | J-16 | Banteng Motorsport

#car #dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #racing #rally #sprint #sprintrally

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos            : karyaKU

Pihak penyelenggara Sprint Rally Championship 2016 telah sukses mempertandingkan beberapa kelas.

READ MORE

SERANG – eXtremeINA.com     Ajang Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016 putaran kedua sukses diselenggarakan di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banteng pada Sabtu [10/9] kemarin. Digelar satu hari —berlangsung sejak pagi hingga tengah malam, balapan yang diliputi cuaca panas, tiupan angin, dan debu tebal ini terlihat begitu menantang sekaligus meningkatkan adrenalin puluhan starter yang ikut ambil bagian, tak terkecuali sang pereli andalan Pertamax Motorsport Sprint Rally Team, Rizal Sungkar.

Perelli Muda Berikan Perlawanan di Seri 2 Pertamax  Sprint Rally Championship 2016_news (3)

Usai perlombaan, Rizal memberikan komentarnya terkait hasil di putaran kedua. Ia mengatakan, “Saya mengucap syukur karena bisa mempertahankan gelar juara yang sudah saya raih sebelumnya di putaran pertama. Balapan kali ini memang tidak seramai putaran pertama, namun adanya tambahan peserta muda di kelas non seeded dengan tingkat kompetensi mereka yang di atas rata-rata, mampu memperlihatkan kebolehannya, bahkan mereka juga mengancam para pereli seeded. Dan kehadiran para pereli muda tersebut memberikan warna baru bagi sprint rally Indonesia di mana hal itu adalah salah satu tujuan dari Pertamax Motorsport. ”

Rizal yang turun dengan didampingi navigator Endrue Fasha, berhasil keluar sebagai juara di kelas Maxi N [Sedan 4 WD 1600 cc ke atas], Rian Sabero / Jomal dan Muliana Saleh / Robby Prasetyo menempati posisi kedua dan ketiga. Rizal selalu bisa mengakhiri perlombaan di posisi pertama dari total enam special stage [SS] yang ia lalui. Bahkan, dua SS terakhir harus dimainkan di atas jam 10 malam—menyebabkan Rizal dan seluruh pereli lainnya perlu ekstra konsentrasi dan berhati-hati.

Perelli Muda Berikan Perlawanan di Seri 2 Pertamax  Sprint Rally Championship 2016_news (1)

Karena intensitas balapan tinggi yang menyebabkan debu tebal dan cuaca kurang bersahabat di sekitar Sirkuit Tembong Jaya, maka pihak penyelenggara memutuskan jika Special Stage terakhir atau SS enam hanya menempuh lintasan sepanjang 2,5 km saja—di mana sebelumnya direncanakan sepanjang 5 km.

Sementara itu, pereli muda berbakat, Bimo Pradikto, mampu menunjukkan konsistensinya dengan tampil gemilang di ajang Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016 putaran kedua ini. Meski sempat tampil kurang maksimal di SS pertama yang mengharuskannya finish di peringkat keempat, Bimo Pradikto bersama dengan navigatornya Fredrik yang turun di kelas Maxi J [Jeep 1600 cc ke atas], dapat segera memperbaiki hasil tersebut di SS kedua. Bimo kali ini langsung melaju pesat dan mampu menempati peringkat pertama. Keunggulan Bimo belum berhenti sampai di situ. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, Bimo kembali menunjukkan aksi memukau dengan merajai kelas Maxi J di SS ketiga, keempat, kelima, dan keenam. Hasil ini mengukukan Bimo sebagai juara pertama di kelas Maxi J.

Lebih lanjut lagi, kelas Maxi J di putaran kedua ini juga sekaligus menjadi bukti bagaimana bersinarnya para pereli di kategori non seeded. Nama Bimo di peringkat pertama diikuti oleh dua pereli non seeded lainnya, yaitu Dadan Pohang / R. Firmana di posisi kedua dan Ben / Johan di urutan ketiga. Sedangkan  untuk kelas Maxi R, posisi pertama diraih Indie Fiancoko / Fendi GO, sementara posisi kedua dan ketiga diraih Andrianza Yunial / Tody R dan Erwin Mancha dan Maman Aruman.

Perelli Muda Berikan Perlawanan di Seri 2 Pertamax  Sprint Rally Championship 2016_news (2)

Hasil ini menandakan bahwa baik Rizal dan Bimo adalah representasi yang baik bagi pereli seeded dan non seeded. Mereka berdua sukses memperlihatkan konsistensinya dengan mempertahankan gelar juara yang telah mereka raih di putaran pertama. Hal ini disambut gembira oleh Direktur Pertamax Motorsport, Rifat Sungkar. Ia mengatakan, “Ternyata semuanya kembali dibuktikan di putaran kedua. Rizal dan Bimo yang di putaran pertama keluar sebagai juara, kali ini kembali merajai kelas mereka masing-masing. Saya harap mereka juga bisa mempertahankan konsistensi ini.”

“Dua SS malam hari kali ini juga semakin menantang dan kompetitif, karena sirkuit yang juga dipenuhi debu tebal. Perlombaan pun baru berakhir tengah malam, sehingga para peserta harus lebih berkonsentrasi. Karakter seperti ini juga berguna untuk melatih mental para pereli untuk lebih siap dalam menghadapi medan-medan berat,” tutup Rifat.

Di kelas Super16 yang diperuntukkan bagi kendaraan 0-1600cc, para pereli Non Seeded berhasil meraih podium juara. Di kelas R16, pereli Non Seeded mendominasi di posisi pertama, kedua dan ketiga yang diraih Robby Prakoso / Faried H, Aldrian Suwardi Chandara / Romi Capri dan Jeffry Wibisono / Markus Wirawan. Di kelas F16, juara pertama diraih oleh Advanov Agung / Zinedine Doohan, juara kedua diraih Yoyok / Ibenzani dan ketiga diraih pereli non seeded Zharfan Rahmadi / Ikhsan Utama. Pada kelas J16, diraih pereli kawakan seperti H. Gandi / Yadi Odotz, Fachrul Sarman / Deni Ugun pada posisi pertama dan kedua, sedangkan di posisi ketiga kembali diraih oleh pereli Non seeded, Torani / Tb Lutfi A.

Pertamax Motorpsort Sprint Rally Championship 2016 putaran ketiga sendiri bakal dilangsungkan pada 9 dan 10 Oktober mendatang.

#car #dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #racing #rally #sprint #sprintrally

Text & Photos : karyaKU

Ajang Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016 putaran kedua sukses diselenggarakan di Sirkuit Tembong Jaya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Perhelatan ragam olahraga setingkat bertajuk Pekan Olahraga Nasional [PON] XIX 2016 akan berlangsung pada tanggal 17-29 September 2016. Pada kesempatan kali ini Provinsi Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah.

Logo-PON-XIX-Jawa-Barat-2016

PON adalah kegiatan Olahraga empat tahunan yang akan mempertemukan pelaku Olahraga untuk bertanding dan berlomba dengan fair play, demi mewujudkan dan meningkatkan prestasi tertinggi Olahraga di Indonesia. Sejatinya ini bukanlah kali pertama Provinsi Jawa Barat menjadi tuan rumah PON, tercatat pada tanggal 23 September – 1 Oktober 1961 adalah kali pertama Jawa Barat menjadi tuan rumah Kejuaraan Olahraga tingkat Nasional ini.

Sebagai tuan rumah, Jawa Barat dinilai sudah sangat siap untuk menggelar PON XIX 2016 ini, dan dalam setiap Dalam setiap perhelatan ragam olahraga selalu ada identitas perhelatan atau event identity yang mampu merepresentasikan citra kota/kabupaten, daerah/provinsi serta negara penyelenggara dan atau pelaksana. Identitas perhelatan tersebut terdiri dari 4 [empat] elemen utama, yaitu: Logo, Maskot, Tagline, dan Corak/Motif visual yang dikombinasikan dengan kuat sebagai citra perhelatan olahraga.

Dalam ajang PON XIX 2016 Jawa Barat ini diperkirakan akan ada ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga akan bertanding demi nama baik sang atlet dan wilayah yang dibelanya. Dari sekian banyak cabang Olahraga yang dipertandingkan, dalam ajang PON XIX 2016 Jawa Barat ini akan mempertandingkan cabang olahraga ekstrem yang diantaranya, Bermotor, Canoe, Gantolle, Layar, Panjat Tebing,, Paralayang, dan juga Terjun Payung.

Dengan hadirnya cabang olahraga ekstrem yang dipertandingkan dalam PON XIX 2016 Jabar ini akan menjadi daya tarik tersendiri karena, penonton yang menyaksikan pun akan cukup tegang dan terpacu adrenalinenya. Geliat olahraga ekstrem di Indonesia perkembangannya pun terbilang cukup pesat, seperti cabang olahraga Paralayang, Gantolle, balap sepeda yang dimana Indonesia juga mengirimkan atletnya untuk bertanding di Olimpiade Rio 2016 lalu.

Namun sayangnya masih ada beberapa cabang Olahraga ekstrem yang diperlombakan dalam PON XIX 2016 Jabar yang masih masif terdengar dan butuh perhatian khusus dari pihak Pemerintah dan masyarakat.

#extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #PONXIX

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : PON XIX 2016

Perhelatan ragam olahraga bertajuk PON XIX 2016 akan berlangsung pada tanggal 17-29 September 2016.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com      Pada tanggal 26 Agustus 2016 yang lalu tugas mulia yang digagas oleh tim pendaki Sumpah Pemuda memulai aktivitasnya. Pada try out pertama ini mereka harus mendaki gunung Sindoro, Sumbing, dan Prau.

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (3)

Tujuan digelarnya try out pertama ini adalah untuk membentuk tim yang tangguh dari segi fisik, dan mental, selain itu kegiatan ini juga akan didokumentasikan sebagai bahan evaluasi. Dalam kegiatan ini anggota yang ikut serta berjumlah delapan orang yang terdiri dari tujuh orang tim pendaki Ekspedisi Sumpah Pemuda, dan satu orang dokumentasi.

Medan sulit pertama yang harus dihadapi oleh para pendaki adalah menuju pos ketiga gunung Sindoro, sesampainya dipos ketiga tim beristirahat untuk memulihakan serta mempersiapkan stamina. Walaupun tim sempat dihantui oleh cuaca yang urang mendukung, tekad kuat tim untuk melaksanakan Ekspedisi Sumpah Pemuda ini tidak surut dan tetap melanjutkan perjalanan.

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (4)

Setelah beristirahat dipos ketiga, perjuangan tim berlanjut ke summit gunung Sindoro, dan  dilokasi ini lah seluruh tim diuji. Langkah demi langkah dilalui oleh seluruh tim, rasa lelah dan juga kesabaran tim sangat diuji pada medan ini. Berkat perjuangan kuat tim akhirnya mereka bisa sampai dengan selamat di dipuncak gunung Sindoro setelah melakukan perjalanan hingga 2,5 jam dari pos ketiga.

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (8)

Setelah berhasil menaklukan medan sulit dan berhasil kepuncak gunung Sindoro, tim bergegas melanjutkan perjuangannya untuk mendaki gunung Sumbing. Gunung Sumbing yang letaknya tidak jauh dari Gunung Sindoro ini memiliki kontur berbatu dan vegetasi savannah. Untuk melakukan pendakian ini tim menggunakan pola 30 menit banding 5 menit agar sampai di target sebagai lokasi untuk mendirikan tenda guna beristirahat.

 

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (7)

Walaupun cuaca saat mendaki Gunung Sumbing sangat baik, medan atau kontur yang dimiliki oleh Gunung Sumbing lebih sulit dibanding dengan Gunung Sindoro. Setelah tim sudah beristirahat, mereka langsung bergegas melanjutkan perjuangan untuk mendaki puncak gunung Sumbing. Lagi-lagi walaupun tim banyak mengalami berbagai macam kendala, tekat kuat tim membantunya untuk sampai dipuncak.

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (5)

Selepas dari puncak Gunung Sumbing, para tim beristirahat sejenak untuk melakukan stimulasi vertical rescue yang sudah dibawa oleh salah satu anggota. Vertikal rescue adalah teknik evaluasi objek atau korban dari titik terendah ketitik yang paling tinggi atau sebaliknya. Tujuan simulasi ini dilakukan adalah untuk memberikan gambaran kepada tim pendaki saat mengalami insiden seperti ini.

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (2)

Perjuangan tim berlanjut dimedan ketiga yang berada di Gunung Prau, Dieng, Wonosobo. Lokasi ini menjadi finishing dari kegiatan Try Out 1 Ekspedisi Sumpah Pemuda. Dari basecamp sumbing menuju basecamp patak banteng [salah satu jalur pendakian gunung prau] menghabiskan waktu selama 1 jam setengah menggunakan bis kecil. Berbeda dengan kedua gunung sebelumnya, di gunung prau para pendaki mencoba untuk treking pada malam hari.

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (6)

Hanya dengan waktu satu jam setengah, tim pendaki tiba di perlawangan, target lokasi untuk mendirikan tenda. Pagi di gunung prau para tim pendaki disibukkan dengan pengambilan gambar dan dokumentasi serta selebrasi tim karena sudah berhasil mencapai medan terakhir. Setelah mengambil gambar dan dokumentasi dilanjutkan dengan packing perlengkapan dan kembali menuju basecamp patak banteng, di patak banteng para tim pendaki beristirahat di rumah warga yang sebelumnya sudah kenal dengan salah satu dari tim pendaki. Kegiatan try out 1 ini berjalan lancar dan memberikan banyak pelajaran.

#climbing #dirt #expedition #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #hiking #indonesia #news

Melibas 3 Gunung Demi Ekspedisi Sumpah Pemuda_news (1)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : KMPA Eka Citra UNJ

Tugas mulia yang digagas oleh tim pendaki Sumpah Pemuda memulai aktivitasnya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Pertamax Motorsport telah membuka secara resmi pendaftaran Seri ke-2 Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016, yang akan dihelat pada tanggal 10 September 2016 di Sirkuit Tembong Jaya, Serang.

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-illustration (1)

Sejatinya pendaftaran ini sudah dimulai sejak tanggal 1 September 2016 pekan lalu secara daring melalui situs resmi www.pertamaxmotorsport.com. Bagi para peserta yang ingin kembali ikut serta dan merasakan balap rally dimalam hari bertajuk Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 putaran kedua, kalian dapat membayar registrasi sebesar Rp. 1.750.000, dan sudah termasuk paddock.

Seri satu Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 yang dihelat pada tanggal 3-4 Juni 2016 di Sirkuit Tembong Jaya, Serang terbilang cukup sukses. Pasalnya selain menghadirkan keseruan balap malam hari seperti di era tahun 80 an, Kejuaraan balap Rally ini juga menghadirkan 82 starter, yang meruapakan peserta terbanyak sepanjang sejarah.

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-Championship-illustration (1)

Nampaknya kesuksesan Kejuaraan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 ini akan kembali dirasakan pada seri kedua. Bukan tidak mungkin pesertanya akan lebih banyak, dan juga munculnya para juara-juara baru. Pada gelaran seri kedua ini seluruh peserta akan menghabiskan enam special stage [SS], dengan empat SS yang dilakukan pada siang hari sepanjang 15km, dan dua SS pada malam hari sepanjang 10km.

Adapun daftar lengkap kelas-kelas yang akan diperlombakan di Pertamax Sprint Rally Championship 2016, yaitu:

Super 16 [0 – 1600cc]

F16: FWD

R16: RWD

J16: Jeep

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-illustration (3)

Maxi Car [ 1600cc ke atas]

Maxi-F: FWD

Maxi-R: RWD

Maxi-N: Sedan 4WD

Maxi-J: Jeep, UTV Turbo, dan Non Turbo

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-illustration (2)

#car #championship #dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #racing #rally #sprintrally

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com

Pertamax Motorsport telah membuka secara resmi pendaftaran Seri ke-2.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com      Putaran kedua Pertamax Sprint Rally Championship 2016 akan kembali diselenggarakan di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten pada 10 September 2016 mendatang. Sama seperti di putaran sebelumnya, kejuaraan bergengsi yang melibatkan ratusan pereli ini bakal digelar sejak siang hingga malam hari. Hal tersebut juga sekaligus menjadi pembuktian Pertamax Motorsport dalam menegaskan kembali bahwa diselenggarakannya sprint rally pada malam hari merupakan identitas sekaligus tujuan mereka untuk membangkitkan kejayaan rally Tanah Air era 80 dan 90-an.

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-Championship-illustration (3)

Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport mengatakan, “Race malam adalah trademark kami yang akan terus kami adakan di setiap putaran Pertamax Sprint Rally Championship 2016. Kami juga melihat di putaran pertama yang lalu, antusias para peserta terhadap race malam ini sangat baik karena dapat menjadikan perlombaan semakin bersifat adil, sportif, sekaligus kompetitif. Hal tersebut karena para pereli diajak untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan mengingatnya, namun juga bagaimana membangun teamwork yang maksimal.”

Jika di putaran pertama para peserta dapat menyelesaikan perlombaan setelah melewati empat special stage [SS], kali ini Pertamax Motorsport selaku pihak penyelenggara menetapkan bahwa para pereli harus melalui enam SS; terdiri dari empat SS yang dilakukan pada siang hari sepanjang 15 km dan dua SS pada malam harinya sepanjang 10 km. Lintasan pada siang hari akan dilalui searah jarum jam [clockwise], namun pada malam harinya para pereli melewati track dengan arahberlawanan [counter clockwise].

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-Championship-illustration (1)

Regulasi-regulasi terkait perlombaan juga masih sama persis dengan apa yang diterapkan di putaran pertama. Pihak Pertamax Motorsport kembali memberlakukan kebijakan handicap yang diberikan untuk para pereli dengan detail sebagai berikut:

Pereli seeded A: 1 detik per 500 meter

Pereli seeded B: 0,5 detik per 500 meter

Pereli non seeded: 0 detik

Penetapan peraturan handicap ini adalah wujud nyata dukungan Pertamax Motorsport untuk membantu para pereli non seeded atau yang lebih dikenal dengan pereli pemula agar mereka lebih berani bersaing dengan pereli-pereli yang berada di kelas seeded. Ternyata, peraturan handicap ini terlihat efektif dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Terbukti jika di putaran pertama yang digelar akhir Juni lalu, salah satu pereli non seeded, Bimo Pradikto, berhasil keluar sebagai juara.

Bimo merasa bahwa peraturan handicap ini bisa memotivasi para pereli muda untuk mau bersaing untuk menjadi semakin berprestasi. “Handicap yang diterapkan oleh Pertamax Motorsport sangat efektif bagi pereli non seeded seperti saya. Kami sebagai peserta pemula merasa terbantu sekali dengan adanya regulasi tersebut. Kami juga dapat mengukur kapasitas masing-masing dalam bersaing dengan pereli seeded atau senior. Semoga para pereli non seeded lainnya juga menjadi semakin bersemangat dalam mengikuti kejuaraan Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016,” tutur Bimo.

eXINA-Pertamax-Sprint-Rally-Championship-illustration (2)

Sebagai informasi yang penting untuk disampaikan, para peserta yang tergabung dalam pereli kategori seeded A, nantinya akan memperebutkan Fastron Best Seeded A Driver Trophy. Kejuaraan untuk piala ini sendiri berlaku di setiap putaran Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016.

Pertamax Motorsport pun bakal mengandalkan Pertamax Motorsport Sprint Rally Team yang dikomandoi langsung oleh pereli kawakan Rizal Sungkar. Satu pekan sebelum perlombaan, Rizal mengungkapkan kesiapannya untuk behadapan dengan lawan-lawan tangguh baru yang terus berdatangan di kancah sprint rally Indonesia. “Mobil saya sudah dalam keadaan siap, sirkuit Tembong Jaya di Serang juga sudah saya kenal dengan baik. Semoga cuaca dan udara juga mendukung sehingga saya dapat mempertahankan gelar juara yang sudah saya dapat di putaran pertama,” tutur Rizal.

Ia menambahkan, “Saya juga berharap dapat melihat adanya pertarungan sengit yang baru dari para rival-rival muda yang mulai berdatangan di dunia rally Tanah Air. Satu hal yang pasti, saya yakin bahwa kejuaraan ini akan berjalan dengan seru karena para peserta dan kendaraan yang mereka gunakan semakin banyak dan variatif.”

Akhir Pekan Pertamax Sprint Rally Championship 2016 Putaran ke-2 Akan Bergulir

Rizal nantinya akan turun di dua kelas sekaligus, yaitu Maxi J dan Maxi N. Di kelas Maxi J, ia akan tampil menggunakan kendaraan Mitsubishi Pajero Sport, sedangkan di kelas Maxi N, adik kandung Rifat Sungkar ini bakal memakai Mitsubishi Lancer Evo X andalannya.

Adapun daftar lengkap kelas-kelas yang akan diperlombakan di Pertamax Sprint Rally Championship 2016, yaitu:

Super 16 [0 – 1600cc]

F16: FWD

R16: RWD

J16: Jeep

 

Maxi Car [1600cc ke atas]

Maxi-F: FWD

Maxi-R: RWD

Maxi-N: Sedan 4WD

Maxi-J: Jeep, UTV Turbo, dan Non Turbo

#car #championship #dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #racing #rally #sprintrally

Text                : karyaKU

Photos           : karyaKU / eXtremeINA.com

Putaran kedua Pertamax Sprint Rally Championship 2016 akan kembali diselenggarakan di Sirkuit Tembong Jaya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Muhammad Panji Mahesa adalah Crosser cilik kelahiran Depok 12 Maret 2004. Walaupun masih terbilang cukup kecil, Panji panggilan akrabnya telah lekat sekali dengan kendaraan penggaruk tanah alias Motocross.

Panji Mahesa Walau Masih Kecil Tapi Punya Nyali_profile (4)

Lahir sebagai anak kedua dari keluarga M. Hasbullah Rahmad dan juga Lusiana Setiawan, Panji Mahesa sudah sejak dini menggeluti dunia Motocross. Sebagai crosser cilik Panji sangat mengidolakan Badung Sunggoro salah satu legenda Motocross Indonesia yang juga sekaligus pelatih Panji untuk mengembangkan bakatnya.

Panji Mahesa Walau Masih Kecil Tapi Punya Nyali_profile (1)

Sejatinya Panji bukanlah lahir dari keluarga pebalap, namun Panji sudah memiliki banyak sekali prestasi mulai dari Juara kedua di Kejuaraan nasional seri 2 Magelang 2016, Juara 1 Kejuaraan daerah Jawa barat seri 1 di Kopo Bandung 2016, Juara 1 Kejuaraan Gastrack Minimoto di Kopo Bandung 2016, dan pastinya masih banyak prestasi lainnya yang sudah didapat oleh Panji. Dengan usia yang masih terbilang muda Panji masih akan berkembang lagi dengan skill dan juga mentalnya, dengan begitu diharapkan Panji akan menjadi salah satu Crosser terbaik Indonesia dengan berbagai prestasi yang telah didapatnya.

Panji Mahesa Walau Masih Kecil Tapi Punya Nyali_profile (3)

Walaupun memiliki kesibukan sebagai pelajar dibangku pendidikan kelas 1 SMP di Bandung, Panji tidak lupa untuk latihan setiap hari demi meingkatkan kualitas skill dan mental bertandingnya. Sebagai Crosser Panji pernah mengalami cedera patah tangan sebanyak 2 kali, dan juga cedera engkel, namun semua itu tidak menyurutkan Panji untuk takut atau mundur diajang Motocross. Akan tetapi Panji akan terus maju untuk menjadi salah satu Crosser terbaik Indonesia dikemudian hari dengan raihan prestasinya.

Panji Mahesa Walau Masih Kecil Tapi Punya Nyali_profile (2)

Bisa dikatakan perkembangan dunia Motocross di Indonesia maju dengan cara perlahan, hal tersebut dibukatikan dengan semakin banyaknya Kejuaraan Motocross yang terdapat dibeberapa daerah Indonesia. Namun sangat diharapkan peran Pemerintah serta produsen Motocross untuk terus mendukung dengan membuat ajang Kejuaraan Motocross yang berkualitas dan juga membuat Sirkuit-Sirkuit Motocross di berbagai penjuru Tanah Air yang berkualitas, aman dan juga nyaman.  Dengan begitu pastinya akan banyak Crosser-Crosser yang baru dan juga potensial untuk meraih banyak prestasi dikemudian hari.

#crosser #dirt #dirtbike #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #motocross #panjimahesa #profile

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Safrie Pam Pum

INDRAMAYU – eXtremeINA.com        Setelah tumbangnya Irwan Kurniawan yang bernasib sial pecah gearbox yang juga perally Retro dari skuad GT Radial RHU saat memasuki special stage terakhir dan rival klasiknya yaitu perally nasional Indie Fiancoko dari BUM Motorsport gagal mematahkan waktunya di akhir rally, maka sontak terkini sosok senior yang juga mantan juara nasional Rally Indonesia DR HERRY AGUNG yang bernaung di skuad Herry Agung-FBRT layak disebut King of Retro Rally Indonesia.  Dr Herry Agung yang berpasangan dengan co-driver senior Arief GO dengan Toyota DX 1600 TRD nya menancapkan diri menjadi Juara Group RETRO di ajang Kejurnas Putaran 2 Sprint Rally Celebes 2016 di Sirkuit BUM Motorsport Wana Patria Cikedung Indramayu Jawa Barat yang berakhir Minggu [28/08].

Hampir Raih Juara Umum, Herry Agung Berjaya di Group Retro Rally_news (1)

Herry yang tampil konsisten dan menjadi fastest tiap SS di lintasan sepanjang 5,5 kilometer ini juga mampu mencetak hasil mengejutkan dengan berada di 3 Besar Best Overall Kejuaraan Umum Sprint Rally yang digelar khusus oleh Pengprov IMI Sulawesi Selatan ini.  Bahkan saat memasuki hari ke-2 Minggu pagi saat SS baru saja dilanda hujan dan lintasan dalam keadaan licin, Herry  mampu mengatasi kekuatirannya terhadap lintasan basah dengan justru menjadi yang tercepat dari 60-an perally yang tampil dan juga menjadi raja klasemen sementara perally tercepat dengan menumbangkan para perally Group N4 yang biasanya lebih unggul di semua ajang rally.  Namun saat siang hari memasuki cuaca panas terik dan trek menjadi kering, 2 perally yaitu Ryan Nirwan dan Glenn Nirwan dari BRM Motorsport Kaltim mampu kembali jadi yang tercepat di ajang ini dan mematahkan waktu fantastis Herry Agung.  Nyaris saja sejarah mencatat perally dengan mobil Retro menumbangkan perally-perally dengan mobil canggih Group N4.  Herry Agung pun tetap puas berada di posisi 3 Kejuaraan Umum.

Hampir Raih Juara Umum, Herry Agung Berjaya di Group Retro Rally_news (7)

“Akan menjadi sejarah baru di dunia rally nasional jika ada perally Rear Wheel Drive Retro bisa mampu jadi juara di Kejurnas Sprint Rally…Nyaris saja, tapi walau bagaimanapun Herry Agung adalah perally senior yang sudah tampil hebat di event ini”, ujar Rahmad Santo alias Ondong sang Ketua Panpel mewakili Bloedus Motorsport.  Di kesempatan lain saat berjumpa di salah satu paddock perally retro, Subhan Aksa perally Indonesia asal Makassar yang juga Ketua Pengprov IMI Sulsel menyampaikan hal serupa dan salut dengan kompaknya komunitas retro rally nasional yang tampil di event Kejurnas Sprint Rally Celebes.  “Wah meriah dan seru sekali.  Komunitas retro memang luar biasa dan membuat event ini menjadi ramai. Group Retro memang seru untuk ditonton”, ujarnya saat menyambangi paddock-paddock perally saat memasuki SS terakhir.  Usai menjumpai para perally, Subhan Aksa pun lakukan temu Media dengan para awak media nasional di sub-HQ dan setelah itu masih sempat menjajal lintasan Special Stage cepat Cikamurang.

Hampir Raih Juara Umum, Herry Agung Berjaya di Group Retro Rally_news (3)

Event akbar yang dihadiri ribuan penonton hingga usai lomba ini dinyatakan sukses digelar oleh banyak kalangan pemerhati otomotif yang hadir dan salut dengan kompaknya duet penyelenggara Bloedus Motorsport Makassar dan BUM Motorsport Cirebon.  Kondisi lintasan dan cuaca yang kerap turun hujan nyaris saja membuat beberapa agenda SS menjadi berubah, namun akhirnya mampu diantisipasi dengan baik dan keputusan-keputusan tepat yang diambil team RC yang dipimpin Juli Putera dkk.

Hampir Raih Juara Umum, Herry Agung Berjaya di Group Retro Rally_news (2)

Overall secara keseluruhan semua perally yang hadir pada ceremonial winner menyatakan puas kepada siapapun yang menggelar event di sirkuit gravel roda 4 kebanggaan masyarakat motorsport mobil Jawa Barat saat ini.  BUM Motorsport selaku pengelola telah cukup berhasil memperkenalkan potensi sirkuit ini melalui beberapa mitra media nya.  Kejurnas Sprint Rally Celebes 2016 akhirnya selain menobatkan Nirwan Bersaudara sebagai Jawara dan beberapa jawara lainnya juga nyaris saja mencatatkan sejarah adanya perally nasional Retro yang nyaris menjadi Juara Umum.

#dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #rally #sprint #sprintrally

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : karyaKU / IMI

Herry tampil konsisten dan menjadi fastest tiap SS di lintasan sepanjang 5,5 kilometer.

READ MORE

ACEH – eXtremeINA.com         Akhir pekan lalu, tanggal 20-21 Agustus 2016 Panji Mahesa melanjutkan perjuangannya di ajang Kejurnas Motocross Seri 8, yang diselenggarakan di Sirkuit Motocross Aceh Timur Bereh, Idi Rayeuk.

Duduki Peringkat ke-3, Panji Tetap Puas_news (4)

Dalam ajang balap Motocross tersebut Crosser cilik ini turun dikelas 65cc pro, dan berkat skill yang mumpuni serta kerja kerasnya Panji mampu menjadi yang terbaik untuk posisi ketiga. Saat Moto 1 berlangsung sejatinya Panji sudah mampu tampil dominan, namun akibat cuaca panas serta debu tebal di lintasan membuat stamina Panji menurun yang membuatnya harus disalip oleh pebalap lainnya ditikungan terakhir, dan harus finish di posisi kedua.

Duduki Peringkat ke-3, Panji Tetap Puas_news (2)

Perjuangan Panji berlanjut di Moto 2, dan dia berharap dapat memperbaiki posisinya dengan finish diposisi pertama. Sama halnya seperti saat Moto 1 berlangsung, dimana Panji tampil begitu sempurna sejak awal balapan. Namun akibat lengah Panji lagi-lagi harus disalip oleh pebalap lainnya, yang membuat Panji harus kemabli puas dengan finish ke 2.

Duduki Peringkat ke-3, Panji Tetap Puas_news (3)

Atas hasil di Moto 1 dan Moto 2 ini Panji mampu mengumpulkan point 44 yang mampu membawanya duduk diperingkat ke 3 hasil Kejuaraan Nasional Motocross seri 8, Aceh untuk kelas 65cc pro. Dengan hasil ini Panji sudah cukup puas baik itu dengan performanya, dan juga dengan motornya. Selanjutnya Panju Mahesa akan kembali berlaga di di Kejurnas Motocross seri 9 yang akan diselenggarakan pada tanggal 3-4 September 2016 di Yogyakarta.

Duduki Peringkat ke-3, Panji Tetap Puas_news (1)

#dirt #dirtbike #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #motocross #news

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Safrie Pam Pum

Atas kerja keras Panji mampu menjadi yang terbaik untuk posisi ketiga.

READ MORE
<