eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sejatinya kejuaraan Indonesian Downhill [IDH] 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Pada musim 2019 ini, Abraham akan turun di kelas Master / Veteran, mengingat usianya sudah 50+. Prestasi terakhir yang ditorehkan oleh Abraham dalam kejuaraan IDH ini terjadi pada tahun 2017, yang dimana dirinya masih menjadi jawaranya di kelas Master D. Pada musim 2018 dirinya sama sekali tidak mengikuti seri kejuaraan IDH, karena sedang menyukai kegiatan touring sepeda di berbagai wilayah Indonesia. Musim 2019 menjadi musim baru yang sekaligus menjadi tantangan bagi dirinya, karena kelas Master/Veteran adalah kelas baru yang akan dia hadapi. Dengan begitu dirinya juga akan menghadapi lawan-lawan yang berbeda kualitasnya.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Salah satu bentuk persiapan untuk menghadapi IDH musim 2019 adalah, beberapa waktu yang lalu Abraham sedang melakukan touring ke berbagai wilayah Lampung. Kegiatan touring ini didasari undangan yang diberikan oleh salah satu temannya, Abraham pun mengungkapkan touring yang dijalaninya ini sekaligus menjadi pola latihan untuk menjaga kebugaran. Touring sepeda ke Lampung Abraham berkunjung ke berbagai tempat mulai dari Tanjung Agung, Gunung Durian dengan elevasi 45 derajat ditambah dengan adanya kabut lebat, pusat bursa durian Lampung, dan masih banyak tempat lainnya.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Walaupun akan turun di kelas Master/Veteran yang menjadi kelas terbarunya, namun Abraham mengaku ingin mengincar target juara pertama. Dirinya merasa sangat rindu dengan kejuaraan Downhill dengan begitu Abraham berjanji akan tampil semaksimal mungkin. Sebagai salah satu rider Downhill yang legenda di Indonesia, Abraham berpendapat bahwa pecinta olahraga Downhill ini semakin banyak, mereka hadir dari seluruh penjuru Tanah Air, selain itu trek Downhill di Indonesia juga semakin banyak.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Sejatinya Kejuaraan Indonesia Downhill (IDH) 2019 belumlah dirancang kalender eventnya. Namun diperkirakan seluruh rider Downhill tengah berlatih keras untuk meraih prestasi diajang tahunan tersebut. Salah satunya adalah rider Downhill dari Malang, Jawa Timur bernama Franciscus Abraham atau yang akrab dipanggil Yakuza.

Bagi anak-anak muda yang baru menggeluti olahraga Downhill, legenda Downhill Indonesia ini berpesan, “Jika ingin meraih cita-cita mu dan menjadi rider Downhill yang berprestasi lakukanlah yang terbaik saat kita mampu dan jangan setengah-setengah melakukannya, teruslah berlatih, melihat banyak video kejuaraan Downhill sebagai bahan evaluasi, dan sharing terhadap senior.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Franciscus Abraham

 

#dirt #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #championship #downhill #IDH2019 #mountainbike

Franciscus Abraham siap kembali berpartisipasi dalam Indonesian Downhill musim 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA  Pereli nasional Rifat Sungkar telah menyelesaikan uji coba mobil reli bersama pereli asal Inggris, Alister McRae di kawasan Bakers Hill, Perth Australia pada Kamis [14/2] lalu. Dari hasil tes terhadap dua mobil reli berjenis AP4 dan R5, Rifat menyimpulkan beberapa hal yang dianggapnya penting.

Rifat Sungkar dan Alister McRae Lakukan Uji Coba di Australia

Di trek sepanjang kurang lebih 3 kilometer tersebut, Rifat dan Alister beberapa kali mencoba mobil AP4. Ia pun berlanjut melakukan pengujian terhadap mobil R5. “Dari pertama kali naik AP4, saya dan Alister sudah merasakan bahwa mobil ini berada di level yang berbeda dari semua mobil yang ada di grup N dan AP4 yang disahkan oleh Motorsport New Zealand dan Confederation of Australian Motor Sport memiliki kelebihan dibandingkan R5,” cerita Rifat.

Adapun waktu dari hasil uji coba menunjukkan mobil AP4 memiliki selisih waktu 0,7 detik per kilometer lebih lambat dari R5. Namun untuk urusan handling dan suspensi, terasa bahwa mobil AP4 sangat ringan dan mudah dikendalikan karena memiliki travel suspensi yang panjang. Rifat dan Alister pun sempat melakukan set up terhadap mobil AP4, yang meliputi bagian roll bar belakang agar mobil lebih stabil di tikungan, serta menaikkan suspensi agar lebih safety ketika jumping.

Kedua pereli bertaraf internasional ini pun melanjutkan dengan bertukar mencoba mobil R5. Satu keunggulan dari R5 menurut Rifat adalah handling yang sangat mudah dikendalikan ketika mobil berganti arah atau bermanuver.

Rifat Sungkar dan Alister McRae Lakukan Uji Coba di Australia

Rifat menambahkan, “Dari segi mesin, AP4 ini lebih unggul jika dibandingkan R5, sementara gearbox dan suspensi dari kedua mobil ini bisa dibilang setara. Menurut saya, AP4 adalah pilihan terbaik karena dari segi harga hanya 2/3 dari harga mobil R5 sementara harga suku cadang R5 bisa tiga atau empat kali lipat lebih mahal dari AP4. Running cost ini sangat penting untuk diperhatikan bagi semua yang ingin membangun mobil reli.”

Dari hasil uji coba ini, Rifat menganggap bahwa region Asia-Pasifik [termasuk Indonesia] sudah mampu menciptakan mobil hebat untuk digunakan dalam ajang-ajang balap reli bergengsi agar menciptakan iklim balap reli yang kompetitif.

Ia menilai formula mobil AP4 ini sangat sederhana karena menggunakan mesin, gearbox, dan suspensi yang sama untuk seluruh bodi. “Apabila ada yang berminat untuk membangun mobil ini akan sangat mudah karena platform mobil AP4 basis sasis, mesin, gearbox, dan kaki-kaki semuanya sama, hanya jubah atau bodinya saja yang berbeda dan bisa dari berbagai merek kendaraan,” pungkas Rifat

 

Text & Photos : karyaKU

#asphalt #dirt #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #racing #rally #RifatSungkar #RFT

Hasil Uji Coba Rifat Sungkar Bersama Alister McRae.

READ MORE

eXtremeINA.com Indonesia merupakan salah satu Negara dengan pecinta olahraga Otomotif jenis Motocross yang sangat banyak. Menantang, memacu adrenaline, melintasi alam, dan adventure adalah beberapa asalan seorang Crosser menggeluti dunia Motocross. Di Indonesia sendiri pecintanya tidak hanya datang dari kaum laki-laki saja, akan tetapi kaum wanita dari berbagai kalangan pun sudah mulai menggeluti dunia Motocross.

Obstacle Dalam Balap Motocross

Perkembangan Motocross di Indonesia sendiri terbilang cukup pesat, beberapa fenomenan yang membuktikannya adalah semakin banyak pecintanya, semakin banyak komunitas Motocross yang hadir di berbagai penjuru Tanah Air, semakin banyaknya Kejuaraan balap Motocross tingkat daerah ataupun Nasional, semakin banyaknya trek atau lintasan balap Motocross yang dibuat, dan pastinya masih banyak faktor lainnya.

Obstacle Dalam Balap Motocross

Walaupun sudah terbilang maju, perkembangan Motocross di Indonesia tetap perlu sentuhan dari Pemerintah pusat ataupun daerah, seperti membuat trek atau lintasan yang berkualitas International, menggelar Kejuaraan balap Motocross tingkat International, dan mengirimkan Crosser-Crosser berbakat Indonesia ke sebuah Kejuaraan Motocross di luar Indonesia. Semakin banyak pecinta Motocross yang hadir di Indonesia maka semakin banyak pula edukasi yang harus diberikan kepada para pemula ini, salah satunya adalah memberikan informasi mengenai obstacle atau rintangan apa saja yang akan dihadapi oleh seorang Crosser dalam mengikuti sebuah Kejuaraan Motocross, berikut adalah informasinya :

Obstacle Dalam Balap Motocross

  1. Bermed Corner
    Rintangan ini memberikan kesempatan kepada para crosser untuk bisa saling overtake di tikungan pertama setelah garis start. Di tikungan ini juga crosser mendapatkan holeshoot (keluar tikungan pertama di posisi terdepan).
  2. Step On
    Lompatan kecil yang mendahului Table Top
  3. Table Top
    Bagian trek datar yang digunakan sebagai pendaratan setelah jumping. Biasanya terletak di area garis finish, namun ada juga yang membuat rintangan ini di bagian lain.
  4. Step Off
    Sebuah lompatan kecil dari Table Top. Step On dan Step Off biasanya bersamaan.
  5. Flat Corner
    Sebuah tikungan yang menyerupai tikungan di balap Flat Track. Biasanya tikungan ini dibuat memanjang.
  6. Rollers
    Bagian kecil trek yang menyerupai perbukitan, biasanya naik di ketinggian.
  7. Ski Jump
    Sebuah drop off panjang setelah bagian trek yang tinggi.
  8. Double Jump
    Dua lompatan besar dan crosser biasanya mendarat di sisi bawah lompatan kedua setelah berhasil melewati dengan sempurna lompatan pertama.
  9. Sharp Turn
    Sebuah tikungan tajam. Di sini biasanya para crosser sering melakukan kesalahan sehingga terjadi saling overtake antar pebalap. Untuk bisa melewati rintantan ini, crosser harus memperlambat laju motornya dan membutuhkan kemampuan skill yang tinggi.
  10. Sweeping Turn
    Tikungan dengan bentuk yang luas, memberikan kesempatan kepada para crosser untuk mempercepat lajunya.
  11. Whoops
    Sebuah gundukan tanah atau lompatan yang dibuat dengan jumlah banyak. Biasanya crosser akan terjebak di salah satu gundukan yang ada. Sehingga tak sedikit pebalap yang mempercepat lajunya dan meluncur di atas untuk menghindari rintangan ini.
  12. Triple Jump
    Tiga lompatan besar berturut-turut. Sebagian besar pebalap mendarat di sisi bawah lompatan kedua dan meluncur dari lompatan ketiga namun beberapa berhasil melompati lompatan kedua dan mendarat di sisi bawah lompatan ketiga. Terkadang, salah perhitungan mengakibatkan pendaratan pada lompatan ketiga.
  13. Rhythm Section
    Mirip Whoops dengan puncak dan lembah yang kurang dramatis.
  14. Sand Section
    Bagian trek yang berpasir yang akan memperlambat laju pebalap. Di rintangan ini crosser bisa kehilangan kesempatan untuk nai podium jika tidak berhati-hati atau laju motor terlalu cepat.
  15. Quad Jump
    Empat lompatan besar berturut-turut.
  16. Off Camber
    Tikungan tanpa berm dan bagian dalam trek lebih tinggi dari jalur normal dan bagian luarnya lebih rendah sehingga sulit untuk tetap berada di dalam.
  17. S Curve
    Bagian dari trek dalam pola “S”.
  18. Step Up
    Mendahului sebuah Table Top tapi tidak securam Step On, sebagian besar pebalap menggunakannya untuk naik ke Table Top.
  19. Step Down
    Mengikuti Table Top dan karena panjang sebagian besar pebalap melakukan downside.
  20. Step Over/Dragon Back
    Biasanya hanya ada di trek Supercross. Step Over atau Dragon Back menyerupai Rhythm Section tapi dengan lompatan kecil.
  21. Talladega Corner
    Tikungan berkecepatan tinggi dengan bank (seperti Berm).
  22. Downhill
    Bagian trek menurun, biasanya curam.
  23. Split Lanes
    Bagian sirkuit yang menawarkan dua jalur berbeda ke arah yang sama.
  24. Booter
    Satu lompatan sangat besar yang sering diterapkan pada bagian sebelum garis finish.

 

Text : Bambang Vidiatmoko

Photos : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com Indonesia merupakan salah satu Negara dengan pecinta olahraga Otomotif jenis Motocross yang sangat banyak. Menantang, memacu adrenaline, melintasi alam, dan adventure adalah beberapa asalan seorang Crosser menggeluti dunia Motocross. Di Indonesia sendiri pecintanya tidak hanya datang dari kaum laki-laki saja, akan tetapi kaum wanita dari berbagai kalangan pun sudah mulai menggeluti dunia Motocross. Perkembangan […]

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sejatinya ajang balap di Indonesia setiap tahunnya terus berkembang dalam beberapa hal, mulai dari hadirnya kejuaraan balap baru baik itu dari roda dua ataupun roda empat, semakin banyak anak muda yang mulai turun ke ajang balap, hadirnya kejuaraan balap bertaraf Internasional di Indonesia, datangnya pebalap-pebalap top dunia ke Indonesia, banyaknya pebalap Indonesia yang berkiprah di ajang balap International hingga meraih prestasi, dan pastinya masih banyak segi positif lainnya. Semoga keseluruhannya dapat di kelola dengan baik untuk kemajuan dunia balap di Indonesia.

12 Kota Siap Jadi Tuan Rumah SAMR 2019_news (2)

Salah satu ajang balap terbaru yang tengah di gemari oleh pecinta balap di Indonesia adalah Super Adventure Monster Road [SAMR]. Pada musim balap 2019, ajang balap ini siap menggebrak 12 kota yang tersebar di penjuru Tanah Air. Untuk seri perdananya akan tersaji di alun-alun kota Ronggolawe, Tuban pada tanggal akhir pekan di tanggal 16 Februari 2019.

12 Kota Siap Jadi Tuan Rumah SAMR 2019_news (3)

Geliat balap yang biasa menggunakan medan di pusat kota ini sudah mulai mendapatkan tempat di hati para pecinta otomotif di Indonesia, maka tidak heran Genta Auto & Sport selaku penggagas menyiapkan 12 Kota untuk menjadi tuan rumah SAMR 2019.

12-Kota-Siap-Jadi-Tuan-Rumah-SAMR-2019_news-(4)

Pada musim 2019 SAMR akan tetap mempertandingkan 3 kelas, yaitu kelas 1000 cc, kelas under 2500 cc, dan Upper 2501 cc. Dalam kesempatannya Tjahyadi Gunawan selaku petinggi Genta Auto & Sport mengatakan, “Pada tahun 2019, Super Adventure Monster Road [SAMR] akan digelar sebanyak 12 putaran dan akan menggunakan 12 kota berbeda, yang pasti akan banyak perubahan dibanding tahun – tahun sebelumnya. Dalam ajang ini para offroader diwajibkan mengikuti minimal 9 putaran termasuk putaran terakhir.”

12 Kota Siap Jadi Tuan Rumah SAMR 2019_news (1)

Untuk menghadirkan persaingan ketat di arena balap, pihak penyelenggara telah menyiapkan hadiah special untuk para pemenang, Juara umum kelas 1000cc akan diberikan 70 juta rupiah, kelas under 2500 cc 80 juta rupiah dan kelas upper 2501 cc dengan 100 juta rupiah.

Berikut adalah jadwal lengkapnya :

  • Putaran 1 |16 Februari | Tuban
  • Putaran 2 |9 Maret | Madiun
  • Putaran 3 | 29 Juni | Pati
  • Putaran 4 | 27 Juli | Cirebon
  • Putaran 5 | 10 Agustus | Pekalongan
  • Putaran 6 | 31 Agustus | Magelang
  • Putaran 7 | 14 September | Serang
  • Putaran 8 | 28 September | Karawang
  • Putaran 9 | 5 Oktober | Sukabumi
  • Putaran 10 | 19 Oktober | Garut
  • Putaran 11 | 2 November | Cibinong
  • Putaran 12 | 14 November | Purwokerto

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

 

#asphalt #dirt #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesa #adventure #offroad #monster #road #SAMR2019

Genta Auto & Sport selaku penggagas menyiapkan 12 kota untuk menjadi tuan rumah SAMR 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Pereli nasional Rifat Sungkar tengah berada di Perth, Australia untuk melakukan uji coba mobil reli bersama pereli kawakan asal Inggris, Alister McRae. Kunjungan Rifat ke Perth merupakan salah satu bentuk tugas dan tanggung jawabnya sebagai Ketua Komisi Reli untuk melakukan penelitian dan pengembangan demi kemajuan kancah reli Tanah Air.

Rifat Sungkar dan Alister McRae Lakukan Uji Coba di Australia

“Sebagai Ketua Komisi Reli, saya perlu mempertahankan kreativitas dan harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Perjalanan saya ke Perth kali ini adalah untuk menggali perkembangan terbaru apa yang terjadi di kancah reli khususnya untuk region Asia-Pasifik,” ungkap Rifat.

Beberapa waktu lalu, Rifat juga sempat melakukan perjalanan ke Selandia Baru bersama pereli Julian Johan untuk melakukan uji coba mobil reli berjenis AP4 yang memiliki konfigurasi mesin melintang. Sementara kali ini, bersama dengan McRae, Rifat akan melakukan uji coba terhadap dua mobil reli, yaitu mobil reli berjenis AP4 yang memiliki konfigurasi mesin ke belakang [mobil yang disahkan oleh Motorsport New Zealand dan Confederation of Australian Motor Sport] serta Skoda Fabia R5.

“Objektif dari uji coba ini adalah saya mau melihat komparasi dari mobil AP4 dengan R5. Perbandingannya dari segi akselerasi, suspensi, serta handling. Dari situ, saya pun akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di komunitas reli Tanah Air sekaligus memberikan sosialisasi kepada mereka yang hendak membangun sebuah mobil balap sehingga tidak ada kesalahan dari spesifikasi kendaraan yang dibangun dan dapat menyesuaikan dengan biaya yang ada,” lanjut Rifat.

Rifat Sungkar dan Alister McRae Lakukan Uji Coba di Australia

Dalam perjalananya ke Perth, Rifat juga turut serta melakukan pertemuan dengan beberapa kawan lamanya guna membahas kemungkinan kerja sama yang dapat terjalin antara Indonesia dengan negara-negara seperti Australia dan Selandia Baru.

“Setelah bertemu dengan beberapa kawan, saya melihat kemungkinan terbuka sangat lebar bagi para pereli Tanah Air untuk dapat berlaga di ajang internasional sekelas Rally Western Australia. Hal ini dikarenakan biaya sewa mobil balap yang tidak terlalu mahal. Dengan pengeluaran yang dianggap wajar serta akses yang tergolong mudah, saya sangat berharap akan lebih banyak lagi generasi penerus kancah reli Tanah Air yang dapat terjun langsung di ajang reli internasional,” pungkas Rifat.

Text & Photos : karyaKU

 

#asphalt #dirt #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #racing #rally #RifatSungkar #RFT

Rifat Sungkar Lakukan Uji Coba Mobil Reli bersama Alister McRae.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com      Kompetisi BMX bertajuk Jabar Local Heroes yang menjadi salah satu aktivitas perayaan ulang tahun komunitas BDG BMX yang ke-9 telah tersaji akhir pekan kemarin tepatnya tanggal 9-10 Februari 2019 di Velodrome Munaip Saleh, Cimahi.

De-Fest-BMX-BMX-Jabar-Local-Heroes-2019_news-(4)

Dalam kompetisi BMX Jabar Local Heroes ini mempertandingkan beberapa kategori yang diantaranya Park [Junior dan Open], dan Flatland [Junior dan Open]. Walaupun ini adalah perayaan hari jadinya komunitas BDG BMX yang ke-9, nyatanya banyak sekali rider-rider BMX yang dating dari beberapa kota lain seperti Medan, Bekasi, Jakarta, Bogor, Kuningan, Malaysia, Sumedang, Cirebon, Majalengka, Garut, Depok, Purwakarta, Cianjur, Tangerang, dan Sukabumi.

De-Fest-BMX-BMX-Jabar-Local-Heroes-2019_news-(3)

Selaku Humas komunitas BDG BMX Didi Triya Sanjaya mengatakan, “Semoga tahun yang ke-9 ini Komunitas BDG BMX semakin solid, semakin berkembang dan semakin meluas ke jiwa masyarakat Bandung khususnya pecinta olahraga BMX.”

De-Fest-BMX-BMX-Jabar-Local-Heroes-2019_news-(2)

Berikut adalah hasil lengkap De Fest BMX: BMX Jabar Local Heroes Competition 2019:

Street Senior

  1. Ronzi
  2. Aziz
  3. Alex R

Street Open

  1. B Yudo
  2. Andika Tangguh
  3. M Ade Nurhidayah

Flatland Junior

  1. Iyong
  2. Iqbal
  3. Andi

Flatland Open

  1. Sopian
  2. Aceng
  3. Iwan

Text                : Bambang Vidiamoko

Photos           : dok. Bandung BMX

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

Salah satu kegiatan perayaan Anniversary ke-9 BDG BMX, hasil kompetisi Local Heroes.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Federasi Otomotif International atau Federation Internationale de I’Automobile [FIA] tengah merancang strategi untuk menggelar World Rally Championship [WRC] dengan rute yang akan melintas di antar negara.

FIA-Wacanakan-WRC-Melintasi-Rute-Antar-Negara_news-(2)

Presiden FIA Jean Todt memang menginginkan perubahan dari jalannya kejuaraan WRC secara lebih berkualitas. Jika wacana kejuaraan Rally ini dapat terealisasi untuk menggunakan lintasan antar negara, maka bukan tidak mungkin kejuaraan yang hadir di masing-masing negara Eropa dan Jepang dapat disatukan dalam ajang WRC.

FIA-Wacanakan-WRC-Melintasi-Rute-Antar-Negara_news-(1)

Dalam kesempatannya Presinden FIA Jean Todt menyampaikan, “Secara gamblang kami ingin kejuaraan balap WRC lebih berkualitas. Oleh karena itulah saya ingin adanya perubahan, salah satunya merancang agenda WRC dapat menggunakan lintasan antar negara. Untuk mewujudkan itu semua, saya ingin berkunjung ke beberapa belahan dunia seperti Amerika Latin dan Asia, mungkin di China, India, Thailand, dan Indonesia dapat menjadi obsi yang sangat baik.”

FIA-Wacanakan-WRC-Melintasi-Rute-Antar-Negara_news-(4)

Harapan lain Jean Totd adalah, WRC dapat menembus kawasan Afrika dan juga Timur Tengah, dan kita mengharapkan adanya jalur antar negara yang dapat digunakan untuk kejuaraan WRC. Jika benar wacana ini dapat terealisasi maka ini adalah sebuah kreativitas dari sebuah ajang balap yang dapat menjadi hiburan berkualitas bagi para pecintanya. Bagi para pebalapnya, jelas ini akan menjadi tantangan.

FIA-Wacanakan-WRC-Melintasi-Rute-Antar-Negara_news-(3)

“Sangat menguntungkan karena kami memiliki Perusahaan Hyundai di Korea, namun kami menginginkan adanya kerja sama dari para produsen di China. Saya pun sangat ingin kembali ke Afrika, dan kami pun tengah bernegosiasi untuk menggelar ajang WRC di Timur Tengah. Seperti itulah yang sangat ingin kami capai, namun kami tidak dapat menggelar kejuaraan Rallyd di 20 negara berbeda. Oleh karena itulah wacana WRC menggunakan rute lintas dua negara digagas.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

 

#dirt #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #championship #FIA #race #racing #rally #WRC

FIA tengah merancang strategi untuk menggelar WRC dengan rute yang akan melintas di antar negara.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com      Akhir pekan lalu tepatnya di tanggal 9-10 Februari 2019, BDG BMX telah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-9 di Veldrome Munaip Saleh, Cimahi. Salah satu aktivitas yang menjadi perayaan hari jadi BDG BMX adalah kompetisi BMX Race Competition.

Anniversary 9th BDG BMX_news (3)

Dengan tema De Fest BMX: BMX Race Competition 2019 ini menyajikan perlombaan yang terbagi menjadi beberapa kategori dan kelas. Untuk kategori Pushbike kelas yang dipertandingkan adalah Boys A [2-3 yo], Boys B [4-5 yo], Girls A [2-3 yo], Girls B [4-5yo]. Sementara untuk kategori BMX Race kelas yang dipertandingkan adalah Boys [5-6 yo], Boys [7-8 yo], Boys [9-10 yo], Boys 11-12 yo], Boys [13-14 yo], Boys [15-16 yo], men junior, Girls under 8 yo, Girls Under 12 yo, dan Women Junior, dan kategori yang terakhir adalah Master OS yang mempertandingkan kelas Master A, Master B, dan Master C.

Anniversary 9th BDG BMX_news (2)

Dalam kesempatannya Angga Nugraha selaku Race Director De BMX Fest 2019 yang juga menjabat sebagai PIC DBMX Pushbike Academy menyampaikan, “BDG BMX adalah suatu komunitas besar di Indonesia yang mewadahi anak-anak muda kreatif Bandung khusunya pecinta BMX kearah lebih positif. Dalam komunitas BDG BMX terdapat rider yang berprestasi, rasa kekeluargaannya cukup tinggi, dan kegiatannya pun cukup menyenangkan. Semoga BDG BMX terus menjadi komunitas dengan kreatifitas tinggi, dan selamat ulang tahun yang ke-9 untuk BDG BMX.”

Anniversary 9th BDG BMX_news (1)

Berikut adalah hasil kejuaraan De BMX Fest: BMX Race Competition 2019:

De-BMX-Fest-Race-Competition-Result (1)

De-BMX-Fest-Race-Competition-Result (2)

De-BMX-Fest-Race-Competition-Result (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Bandung BMX

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

Hasil lengkap BMX Race Competition 2019.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com      Mengusung tema De BMX Fest, komunitas Bandung BMX [BDG BMX] telah merayakan hari jadinya yang ke-9 pada akhir pekan lalu tanggal 9-10 Februari 2019 di Velodrome Munaip Saleh, Cimahi, Jawa Barat. Sejatinya tema yang disuguhkan oleh BDG BMX ini cukup unik, karena terdapat 9 huruf sesuai dengan nama komunitasnya.

Anniversary 9th BDG BMX_news (3)

De BMX Fest dapat diartikan dengan penggabungan dari keseluruhan budaya BMX yang ada di muka bumi, yaitu BMX Race, BMX Old School, dan BMX New School. Semuanya bersatu pada meramaikan acara ulang tahuin BDG BMX yang ke-9 tanpa membedakan jenis sepedanya. Secara tidak langsung perayaan hari jadinya BDG BMX yang ke-9 ini merupakan sejarah baru bagi komunitas BDG BMX karena dapat menyatukan budaya BMX secara bersamaan.

Anniversary 9th BDG BMX_news (5)

Pada kategori BMX Race banyak sekali bibit pebalap muda, khususnya kelas Push Bike. Sementara kelas BMX Old School [OSBMX] mereka mempertandingkan sepeda jadul, mulai dari tahun 70an, 80an, hingga 90an. Untuk kategori BMX New School, yang digeluti oleh anak-anak muda di zaman milenial mempertandingkan kelas Park Junior dan Senior, Flatland Junior dan Senior. Kategori terakhir yang dipertandingkan adalah BMX Air Bag, pada kelas ini dipertandingkan kelas Park dan Flatland.

Anniversary 9th BDG BMX_news (8)

Komunitas BDG BMX adalah salah satu komunitas yang cukup besar di Indonesia. Selain memiliki banyak rider yang berprestasi, BDG BMX dikenal sebagai komunitas yang aktif serta kreatif dalam setiap menggelar kegiatan. Maka tidak dipungkiri lagi, bahwa komunitas BGD BMX dapat menjadi acuan untuk kemajuan sebuah komunitas BMX di Indonesia. Semoga BDG BMX terus berkarya dan selalu menghadirkan rider yang berprestasi baik di tingkat Nasional ataupun di Internasional.

Anniversary 9th BDG BMX_news (7)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Bandung BMX

 

#dirt #urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

BDG BMX akhir pekan kemarin baru saja merayakan Anniversary ke-9 dengan berbagai kegiatan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Youthstream adalah Perusahaan ternama yang mengelola hak siar televisi, pemasaran, dan promosi ke seluruh penjuru dunia untuk ajang balap Motocross yang salah satunya adalah kejuaraan dunia Motocross Grand Prix [MXGP]. Namun baru-baru ini Infront Sports telah resmi mengambil alih kejuaraan dunia MXGP dari Youthstream hingga tahun 2036.

Infront Logo

Infront Sports yang berpusat di Zug, Swiss, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran ajang olahraga terkemuka yang mengelola portfolio komprehensif, serta mencakup semua bidang acara olahraga yang cukup sukses, hingga distribusi hak media, sponsor, produksi media, operasional acara, dan social digital.

Hasil Lengkap MXGP Indonesia 2018_news (2)

Memiliki lebih dari 1.000 staff yang bekerja di 39 kantor yang tersebar di beberapa negara, Infront memberikan suguhan 4100 acara olahraga cukup popular di seluruh dunia pada setiap tahunnya. Selain akan mengelola MXGP, Infront juga akan mengambil alih beberapa acara besar lainnya seperti Monster Energy FIM Motocross of National, FIM Women Motocross World Championship, FIM Snowcross World Championship, European Motocross Championship, dan Motocross of European Nations.

ilustrasi-mxgp (3)

Walaupun Infront Sports telah mengakuisisi MXGP, namun manajemen Youthstream masih akan bekerja di bawah kepemimpinan Presiden Giuseppe Luongo Bersama dengan David Luongo sebagai CEO serta Rizzi sebagai COO. Pada kesempatannya Giuseppe Luongo selalu presiden Youthstream menyatakan, “Youthstream telah dibangun selama lebih dari tiga decade dan saat ini adalah waktu yang dinantikan. Bersama dengan Infront kami ingin terus menyempurnakan misi kami untuk memajukan Motocross di seluruh penjuru dunia dalam segi bisnis.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : courtesy of MXGP.com / InfrontSports.com

 

#dirt #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bike #championship #crosser #Infront #motocross #race #racing #Youthstream #2019MXGP

Infront telah melakukan akusisi MXGP dari Youthstream hingga tahun 2036.

READ MORE
<