eXtremeINA.com

News

Ekspedisi Citra Bestari Rintis Jalur Pendakian Baru di Gunung Leuser

JAKARTA – eXtremeINA.com     Pada tanggal 11 hingga 27 Agustus 2017 yang lalu, Ekspedisi Citra Bestari [ECB] mengadakan perjalan pendakian di Gunung Leuser TNGL Desa Kedah, Kab. Gayo Lues, Aceh. Sejatinya kegiatan ini merupakan program kaderiasi anggota muda untuk menjadi anggota penuh KMPA Eka Citra yang berada dalam naungan Universitas Negeri Jakarta. Selain itu kegiatan ini sekaligus untuk merayakan HUT RI ke-72.

Leuser2

Selain mengadakan pendakian untuk merintis jalur baru di Gunung Leuser, kegiatan ini juga mengadakan penelitian Flora dan Fauna yang berada disepanjang jalur pendakian, dan mengibarkan bendera merah putih di puncak Gunung Loser dan Leuser. Sekedar melengkapi informasi, jalur pendakian ke puncak gunung Loser dan Leuser merupakan jalur pendakian terpanjang di Asia Tenggara.

Karena pendakian di Gunung Leuser ini baru di rintis, otomatis jalur yang dilalui bukanlah jalur konvensional dengan kata lain jalur yang dilalui masih berupa semak belukar. Dengan jalur yang seperti itu, disinilah tugas tim ECB untuk membuka jalur. Dengan dirintisnya jalur terbaru di Gunung Leuser ini diharapkan akan sangat bermanfaat bagi para pedaki yang ingin menuju puncak Gunung Leuser.

Leuser1

Jalur baru yang dirintis oleh tim ECB ini tidak sembarangan dilintasi, pasalnya jalur yang dibuka menggunakan teknik potong kompas yang dimana telah direncanakan dan memplotting jalur sebelumnya. Dibanding jalur konvensional sebelumnya, Jalur baru yang telah dibuka ini dapat mempersingkat pendakian menuju puncak, dan tidak terlalu banyak melewati perbukitan.

Dalam kesempatannya Brian selaku Ketua Ekspedisi Citra Bestari KMPA Eka Citra mengatakan, “Dikemudian hari data yang kami peroleh ingin dipublikasikan dalam seminar umum, hal ini demi kepentingan ilmu pengetahuan tentang mountainnering serta usaha dalam pelestarian Flora dan Faun, serta pengaruh hutan yang menjadi paru-paru dunia. Dalam ekspedisi ini kami berhasil menemukan setidaknya 130 spesies yang berada di kawasan Gunug Leuser, seperti Harimau Sumatera, Gajah, Badak, Siamang, Kera, Macan Tutul, Reptil, Ikan, dan 325 jenia burung. Mr. Jali selaku tim Polisi hutan mengatakan kepada kami bahwa pentingnya mengkampanyekan pelestarian hutan untuk kehidupan dikemudian hari yang lebih baik.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : KMPA Eka Citra / Ekspedisi Citra Bestari

MORE News

COMMENTS

<