eXtremeINA.com

News

Indonesia Sabet Gelar Juara Dunia Paralayang 2019

Vrsac, Serbia 17/9 – eXtremeINA.com,      Tim Nasional Paralayang Indonesia berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Paralayang nomor Akurasi kategori beregu, yang telah dilaksanakan pada tanggal 08-18 September 2019, di Vrsac, Serbia. Kejuaraan Dunia Paralayang ini diikuti oleh 131 atlit yang berasal dari 28 negara.

Kejuaraan yang berjudul 10th FAI Paragliding Accuracy World Championship 2019, mempertandingkan nomor akurasi, dengan memperebutkan 3 medali emas, yakni perorangan putra, perorangan putri, dan beregu.

Pada Kejuaraan Dunia ini, Indonesia berhasil meraih 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu, yang dihasilkan dari peringkat pertama beregu (Indonesia-INA), peringkat kedua perorangan putra (Irvan Winarya-INA), serta peringkat ketiga peroangan putra (Jafro Megawanto-INA). Perolehan akhir untuk peringkat ketiga perorangan putra ini adalah juara kembar, dimana nilai akhir adalah sama dengan Matjaz Sluga (Slovenia).

Untuk Kejuaraan Dunia Serbia ini, Indonesia mengirimkan 6 atlit putra dan 2 atlit putri, yang terdiri dari Irvan Winarya, Jafro Megawanto, Joni Efendi, Yuda Maisa, Purnomo Alaymsyah, Hening Paradigma, Gita Rezky, dan Milawati Sirin, yang didampingi oleh Elzar Sukendro, selaku Team Manager.

“Kejuaraan ini telah menyelesaikan 9 babak dari 12 babak yang direncanakan sebelumnya. Kejuaraan ini tidak bisa dilanjutkan hingga 12 babak, karena kondisi angin yang terlalu kencang serta prakiraan cuaca yang buruk untuk esok harinya, menjadikan pemimpin pertandingan memutuskan untuk menyelesaikan lomba lebih awal 1 hari dari jadwal yang ada”, ujar Elzar Sukendro, selaku team Manager Paralayang untuk Serbia.

Kegiatan ini merupakan Kejuaraan Dunia Paralayang kategori tertinggi (Cat-1), yang dilaksanakan setiap 2 tahun 1 kali, dimana para atlit yang hadir merupakan wakil dari negaranya masing-masing (bukan mewakili individu), dan jumlahnya dibatasi (kuota) per negaranya.

“Salut dan bangga atas hasil capaian teman-teman Paralayang di Serbia, karena Kejuaraan Dunia ini merupakan Kejuaraan Dunia yang paling bergengsi (kategori satu), dimana semua atlit Paralayang terbaik dunia hadir untuk Kejuaraan ini. Pertandingan berlangsung sangat ketat, namun kita berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Serbia”, ujar Wahyu Yudha, selaku Ketua Paralayang Indonesia.

Paralayang Indonesia memang sangat diperhitungkan pada kancah Internasional. Tercatat bahwa Indonesia menduduki peringkat satu dunia pada tahun 2018 lalu (berdasarkan peringkat resmi yang dikeluarkan oleh FAI) dan juga keluar sebagai juara umum pada Asian Games 2018 Cabor Paragliding, dengan memperoleh 2 Emas, 1 Perak, dan 3 Perunggu.

Paralayang Indonesia juga pernah meraih 1 medali emas untuk perorangan Putra pada Kejuaraan Dunia Paralayang tahun 2015, yang dilaksanakan di Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat. Hasil dari Serbia ini adalah mengulang keberhasilan Paralayang Indonesia di tahun 2015 lalu.

Keberhasilan tim paralayang Indonesia tidak terlepas dari adanya dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dan juga Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

 

eXtremeINA.com

 

Tags

MORE News

COMMENTS

<