eXtremeINA.com

Profile

Ketut Agus: Keluarga Motivasi Saya Terjun ke Dunia Surfing

eXtremeINA.com  I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang surfer kelahiran Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang surfer dan lifeguard. Ketut Agus mulai bermain surfing saat usianya masih menginjak 5 tahun, walaupun masih terlihat sangat muda namun tekad kuat untuk menjadi seorang surfer hebat sudah terlihat sejak usia dini.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Seiring berjalannya waktu Ketut Agus kian matang dan mahir untuk mengendalikan surfboard-nya. Pada usia 10 tahun adalah tahun pertama dirinya mengikuti kompetisi surfing, saat itu Ketut Agus mengikuti kejuaraan Magic Wave di kategori Junior yang terselenggara di Pantai Halfway, Bali. Di tahun pertamanya mengikuti kejuaraan tersebut Ketut Agus harus kalah pada babak kualifikasi, namun pada tahun berikutnya di kejuaraan yang sama dirinya sukses menjadi juara ketiga.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Walaupun masih tergolong muda prestasi Ketut Agus yang dihasilkannya sudah cukup mentereng, diantaranya juara kedua GromSearch National tahun 2016 untuk kategori junior U-16 ke bawah, dan juara pertama di kategori Senior dalam kejuaraan QS 1.000 yang tersaji di Sorake, Nias pada tahun 2018. Kesuksesan Ketut Agus menjadi yang terbaik di QS 1.000 menjadikan keberhasilan yang paling berkesan selama mengikuti kejuaraan surfing.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Sebagai seorang surfer profesional yang masih muda, Ketut Agus pernah mengalami hal menyakitkan karena mendapatkan cedera kaki saat berkompetisi di Contest Filipina pada tahun 2018 yang lalu. Walaupun penyembuhannya memakan waktu hingga 1 bulan lamanya, namun Ketut Agus tidak kapok dan ingin terus membuktikan bahwa dirinya adalah surfer yang berbakat dan hebat. Selain keluarga panutan surfer yang saat ini masih duduk di bangku SMA kelas 12 Kuta Pura ini adalah Mick Fanning dan John Florence. Kedua surfer top dunia tersebut seakan menjadi motivator untuk dirinya mencapai kesuksesan di dunia surfing.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Pada kesempatannya Ketut Agus berpendapat, perkembangan olahraga surfing di Indonesia cukup baik dari tahun ke tahunnya. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak para surfer muda yang sudah mulai bermain surfing. Selain itu kejuaran-kejuaraan surfing bertaraf Internasional juga kerap mampir ke Indonesia. Indonesia sendiri dikenal sebagai destinasi bermain surfing terbaik di dunia lantaran memiliki ombak pantai yang dapat dinikmati sepanjang tahun.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. I Ketut Agus Aditya Putra

MORE Profile

COMMENTS

<