eXtremeINA.com

News

Membentuk Atlet Panjat Tebing yang Tangguh

JAKARTA – eXtremeINA.com   Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] bertekad kuat untuk menggapai target dua medali emas dalam kejuaraan Asian Games 2018. Salah satu bentuk persiapan yang dilakukan adalah membentuk skuad atlet yang kuat, tangguh, dan mampu bersaing memperebutkan gelar juara.

Membentuk-Atlet-Panjat-Tebing-Yang-Tangguh_news-(2)

Bentuk program latihan yang diberikan tidak hanya fokus fisik dan skill saja, para pelatih juga memberikan asupan pelatihan psikologi para atlet. Pelatih Speed World Record FPTI Hendra Basir mengatakan, faktor psikologis sangat penting bagi performa atlet di lapangan. Sebagus apapun skill atlet, jika tidak didukung dengan kondisi mental yang tangguh, bisa menjadi percuma. “Kalau saat pertandingan faktor yang mempengaruhi kondisi psikologis banyak sekali.”

Membentuk-Atlet-Panjat-Tebing-Yang-Tangguh_news-(3)

Dalam komentar selanjutnya, Hendra menjelaskan para atlet menjalan screening kemudian mereka memasuki sesi life track. Para atlet diminta menggambarkan perjalanan mereka sebagai atlet panjat tebing, dimulai saat pertama kali memanjat, perjuangan mereka, hingga keberadaan mereka di pelatnas dan pandangan mereka pada apa yang akan dilakukan saat Asian Games 2018. Kemudian, pada sesi berikutnya, mereka akan memaparkan gambaran tersebut. Dalam sesi ini mereka dituntut untuk berani dan jujur. Hal itu dinilai tidak mudah. Jika berhasil, para atlet akan memiliki kepercayaan yang tinggi, tetapi tetap terkontrol. Mereka juga akan bisa mengadapi tekanan dalam pertandingan.

Membentuk-Atlet-Panjat-Tebing-Yang-Tangguh_news-(1)

Hendra memaparkan, untuk meningkatkan penampilan atlet, komponen psikologis sangat penting dan memiliki poin tinggi. Artinya, tidak cukup hanya memotivasi atlet untuk semangat, tetapi juga psikologisnya harus dilatih. “Bagaimana? Caranya dengan memaksimalkan potensi mereka misalnya self talking. Di pertandingan, saat karantina, mereka benar-benar sendiri jadi harus bisa menenangkan diri sendiri.”

Text                 : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

MORE News

COMMENTS

<