eXtremeINA.com

Features

Obstacle Dalam Balap Motocross

Obstacle Dalam Balap Motocross

eXtremeINA.com Indonesia merupakan salah satu Negara dengan pecinta olahraga Otomotif jenis Motocross yang sangat banyak. Menantang, memacu adrenaline, melintasi alam, dan adventure adalah beberapa asalan seorang Crosser menggeluti dunia Motocross. Di Indonesia sendiri pecintanya tidak hanya datang dari kaum laki-laki saja, akan tetapi kaum wanita dari berbagai kalangan pun sudah mulai menggeluti dunia Motocross.

Obstacle Dalam Balap Motocross

Perkembangan Motocross di Indonesia sendiri terbilang cukup pesat, beberapa fenomenan yang membuktikannya adalah semakin banyak pecintanya, semakin banyak komunitas Motocross yang hadir di berbagai penjuru Tanah Air, semakin banyaknya Kejuaraan balap Motocross tingkat daerah ataupun Nasional, semakin banyaknya trek atau lintasan balap Motocross yang dibuat, dan pastinya masih banyak faktor lainnya.

Obstacle Dalam Balap Motocross

Walaupun sudah terbilang maju, perkembangan Motocross di Indonesia tetap perlu sentuhan dari Pemerintah pusat ataupun daerah, seperti membuat trek atau lintasan yang berkualitas International, menggelar Kejuaraan balap Motocross tingkat International, dan mengirimkan Crosser-Crosser berbakat Indonesia ke sebuah Kejuaraan Motocross di luar Indonesia. Semakin banyak pecinta Motocross yang hadir di Indonesia maka semakin banyak pula edukasi yang harus diberikan kepada para pemula ini, salah satunya adalah memberikan informasi mengenai obstacle atau rintangan apa saja yang akan dihadapi oleh seorang Crosser dalam mengikuti sebuah Kejuaraan Motocross, berikut adalah informasinya :

Obstacle Dalam Balap Motocross

  1. Bermed Corner
    Rintangan ini memberikan kesempatan kepada para crosser untuk bisa saling overtake di tikungan pertama setelah garis start. Di tikungan ini juga crosser mendapatkan holeshoot (keluar tikungan pertama di posisi terdepan).
  2. Step On
    Lompatan kecil yang mendahului Table Top
  3. Table Top
    Bagian trek datar yang digunakan sebagai pendaratan setelah jumping. Biasanya terletak di area garis finish, namun ada juga yang membuat rintangan ini di bagian lain.
  4. Step Off
    Sebuah lompatan kecil dari Table Top. Step On dan Step Off biasanya bersamaan.
  5. Flat Corner
    Sebuah tikungan yang menyerupai tikungan di balap Flat Track. Biasanya tikungan ini dibuat memanjang.
  6. Rollers
    Bagian kecil trek yang menyerupai perbukitan, biasanya naik di ketinggian.
  7. Ski Jump
    Sebuah drop off panjang setelah bagian trek yang tinggi.
  8. Double Jump
    Dua lompatan besar dan crosser biasanya mendarat di sisi bawah lompatan kedua setelah berhasil melewati dengan sempurna lompatan pertama.
  9. Sharp Turn
    Sebuah tikungan tajam. Di sini biasanya para crosser sering melakukan kesalahan sehingga terjadi saling overtake antar pebalap. Untuk bisa melewati rintantan ini, crosser harus memperlambat laju motornya dan membutuhkan kemampuan skill yang tinggi.
  10. Sweeping Turn
    Tikungan dengan bentuk yang luas, memberikan kesempatan kepada para crosser untuk mempercepat lajunya.
  11. Whoops
    Sebuah gundukan tanah atau lompatan yang dibuat dengan jumlah banyak. Biasanya crosser akan terjebak di salah satu gundukan yang ada. Sehingga tak sedikit pebalap yang mempercepat lajunya dan meluncur di atas untuk menghindari rintangan ini.
  12. Triple Jump
    Tiga lompatan besar berturut-turut. Sebagian besar pebalap mendarat di sisi bawah lompatan kedua dan meluncur dari lompatan ketiga namun beberapa berhasil melompati lompatan kedua dan mendarat di sisi bawah lompatan ketiga. Terkadang, salah perhitungan mengakibatkan pendaratan pada lompatan ketiga.
  13. Rhythm Section
    Mirip Whoops dengan puncak dan lembah yang kurang dramatis.
  14. Sand Section
    Bagian trek yang berpasir yang akan memperlambat laju pebalap. Di rintangan ini crosser bisa kehilangan kesempatan untuk nai podium jika tidak berhati-hati atau laju motor terlalu cepat.
  15. Quad Jump
    Empat lompatan besar berturut-turut.
  16. Off Camber
    Tikungan tanpa berm dan bagian dalam trek lebih tinggi dari jalur normal dan bagian luarnya lebih rendah sehingga sulit untuk tetap berada di dalam.
  17. S Curve
    Bagian dari trek dalam pola “S”.
  18. Step Up
    Mendahului sebuah Table Top tapi tidak securam Step On, sebagian besar pebalap menggunakannya untuk naik ke Table Top.
  19. Step Down
    Mengikuti Table Top dan karena panjang sebagian besar pebalap melakukan downside.
  20. Step Over/Dragon Back
    Biasanya hanya ada di trek Supercross. Step Over atau Dragon Back menyerupai Rhythm Section tapi dengan lompatan kecil.
  21. Talladega Corner
    Tikungan berkecepatan tinggi dengan bank (seperti Berm).
  22. Downhill
    Bagian trek menurun, biasanya curam.
  23. Split Lanes
    Bagian sirkuit yang menawarkan dua jalur berbeda ke arah yang sama.
  24. Booter
    Satu lompatan sangat besar yang sering diterapkan pada bagian sebelum garis finish.

 

Text : Bambang Vidiatmoko

Photos : Berbagai Sumber

MORE Features

COMMENTS

<