eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan surfing tahunan Uluwatu Challenge yang digagas oleh Quiksilver akan kembali diselengarakan pada tanggal 30 Juli 2017 di Pantai Uluwatu, Bali.

Quiksilver-Uluwatu-Challenge-2017-poster

Pada tahun 2017 ini penyelenggaraan Quiksilver Uluwatu Challenge terasa lebih spesial, pasalnya sekaligus merayakan 1 dekade Big Bali Eco Weekend. Dalam kesempatannya Evan selaku Marketing Manager dari Quiksilver Indonesia mengatakan, ”Di tahun 2017 ini kami ingin menargetkan peserta sebanyak-banyaknya. Karena di tahun ini gelaran Quiksilver Uluwatu Challenge terasa lebih spesial dengan disertakannya acara Big Bali Eco Weekend. Mengapa kita menginginkan peserta lebih banyak lagi, karena uang pendaftaran peserta Quiksilver Uluwatu Challenge 2017 ini akan didonasikan untuk acara Big Bali Eco Weekend.”

Ada Bakti Sosial Dalam Quiksilver Uluwatu Challenge 2017_news (1)

“Big Bali Eco Weekend sendiri bersifat kegiatan sosial, yang nantinya akan membersihkan tujuh pnatai di Bali, kelestarian serta pelepasan Penyu, membuat infrastruktur di Uluwatu dan berbagai tempat lainnya, serta masih banyak tujuan positif lainnya,” tambah Evan. Pendaftaran Quiksilver Uluwatu Challenge 2017 ini terkumpul sebesar Rp. 2.000.000. Di tahun 2017 ini pun Quiksilver akan melakukan gebrakan terbarunya dengan mempertandingkan kelas Grom.

Ada Bakti Sosial Dalam Quiksilver Uluwatu Challenge 2017_news (2)

Setelah kejuaraan berakhir, Quiksilver akan menggelar Sunset Party di Single Fin Bar, yang dimana penyerahan hadiah juga akan diumumkan. Bagi para peserta yang ingin ikut serta dalam keseruan Quiksilver Uluwatu Challenge 2017 silahkan mengkorfirmasi melalu email di quiksilver.challenge@quiksilver.co.id.

Ada Bakti Sosial Dalam Quiksilver Uluwatu Challenge 2017_news (3)

#beach #Bali #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #Quiksilver #QuiksilverIndonesia #surf #surfing #Uluwatu #UluwatuChallenge2017 #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Quiksilver Indonesia

Quiksilver Uluwatu Challenge 2017, biaya pendaftaran terkumpul akan didonasikan.

READ MORE

eXtremeINA.com              Indonesia adalah satu dari sekian banyak negara dengan jumlah pecinta olahraga BMX yang cukup banyak. Dengan begitu maka tidak heran jika Indonesia memiliki banyak sekali legenda Pro BMX yang sudah memiliki banyak prestasi, salah satunya adalah Tomi Ferdian atau yang akrab dipanggil Tomie Ganjal.

tomie-ganjal_profile (1)

Tomie Ganjal pertama kali bermain BMX sejak duduk di bangku sekolah dasar [SD], dengan memulai karier sebagai rider BMX Racing atau BMX Cross. Namun seiring berjalannya waktu, saat memasuki tahun ketiga di bangku Universitas sekitar tahun 2007 dia mulai berganti aliran untuk bermain BMX Freestyle. Selama menggeluti dunia BMX terlebih BMX Freestyle, Tomie Ganjal belajar trik secara otodidak, atau hanya berbekal sebuah buku karangan rider BMX asal Bandung bernama Asep Tubagus alias Apep, selain itu Tomie Ganjal juga mempelajari trik-trik BMX melalui sebuah video.

tomie-ganjal_profile (2)

Sejatinya saat ditanya mengapa Tomie Ganjal sangat menyukai olahraga BMX, dia menjawab tidak ada jawaban yang signifikan. Namun bagi dirinya olahraga ekstrem BMX sudah mendarah daging, dan tidak dapat ditinggalkan. Sepeda BMX pertama yang Tomie gunakan untuk bermain didapat dari pinjaman seorang teman sesama kuliahnya, hingga pada suatu saat temannya meminta sepeda tersebut dikembalikan Tomie berusaha keras untuk membelinya, karena sepeda tersebut sudah sangat cocok dengan dirinya.

Selama berkarir sebagai rider BMX, sejatinya Tomie tidak mendapat dukungan dari keluarga, dengan alasan Tomie sering keluar kota untuk mengikuti sebuah kejuaraan, tidak mau bekerja karena bermain BMX, bahkan dia mengaku pernah menjual sebuah sepeda motor demi membeli sepeda BMX. Namun lambat laun keluarga pun mendukung pilihan Tomie untuk menggeluti dunia BMX, seiring dengan kesibukan Tomie yang sudah mulai bekerja.

tomie-ganjal_profile (3)

One Blood For All 3rd 2009 adalah sebuah Kejuaraan BMX pertama yang diikutinya. Walaupun kala itu dia tidak mendapatkan juara, namun dia sudah cukup gembira bisa mengikuti sebuah kejuaraan BMX secara resmi. Namun seiring waktu trik dan skill yang dimiliki Tomie terus berkembang hingga rentetat prestasi didapatkan mulai dari Juara 1 Fort De Cock BMX Cross III Bukit tinggi 2010, Juara 2 Ganjal BMX Jumping Contest Payakumbuh 2010, Juara 3 Why Do We Did It Vol. III Palembang 2011, Juara 1 Lab-B Street Revolution Vol.1 Padang 2011, dan masih banyak prestasi lainnya.

tomie-ganjal_profile (4)

Sebagai seorang atlet yang menggeluti olahraga ekstrem, Tomie sempat mengalami beberapa kali cedera mulai dari keseleo, memar akibat benturan, dan luka-luka. Saat ini Tomie memang sudah tidak terlalu aktif mengikuti berbagai macam kejuaraan BMX, namun dia selalu memperhatikan perkembangan BMX di Indonesia, dia pun menilai perkembangan BMX di Indonesia sangat pesat, banyak rider muda yang potensial untuk meraih prestasi dikemudian hari. Di Indonesia pun kerap menggelar Kejuaraan BMX bertaraf International, dan itu membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki banyak rider yang dapat diperhitungkan.

#BMX #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #profile #TomieGanjal #urban

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : dok. Tomie Ganjal

JAKARTA – eXtremeINA.com    Untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Indonesia Scooter Champioship [ISC] akan menggelar kejuaraan balap skuter pada tanggal 13 Agustus 2017 yang berlangsung di Sirkuit International Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat.

ISC-2017-Round2_poster

Kejuaraan balap skuter bertajuk ISC Round ke-2 ini akan dikemas dengan salam One Day Race. Pada tahun 2017 ini adalah tahun kedua bagi terselenggaranya ISC, namun walaupun terbilang baru kehadirannya selalu dinanti oleh para penikmat balap skuter di Tanah Air. Selain itu Kejuaraan balap skuter ini juga mendorong munculnya tim-tim balap dengan menghadirkan para pebalap muda yang sangat potensial untuk mendulang prestasi. Pada ISC Round ke-2 ini pihak penyelenggara akan menargetkan total 300 starter.

eXINA-ISC 2017 Seri 1 Disambut Hujan_news (1)

Jumlah peserta yang ditargetkan ini nampaknya bukan hanya ucapan semata, namun diperkirakan jumlahnya akan lebih dari 300 Starter. Mengingat pebalap yang ingin ikut serta di Kejuaraan ISC ini sangat antusias, namun kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya. Walaupun tanggal kejuaraan balap sudah ditentukan, pihak penyelenggara masih akan menggodok beberapa kelas yang diperlombakan. Namun diperkirakan kelas-kelas utama akan tetap diperlombakan.

eXINA-ISC 2017 Seri 1 Disambut Hujan_news (4)

Berikut adalah kelas-kelas yang akan diperlombakan dalam kejuaraan ISC 2017 Round 2:

Kelas Utama 2T Big Frame
1. Standart Pemula
2. Standart Open
3. Tune Up Pemula
4. Tune up Open
5. FFA 2T

Kelas tambahan 2T Small Frame
6. Tune Up Open
7. FFA Open

Kelas 2T supporting race
8. Kelas Respon [Non Pebalap]

Kelas Utama 4T
9. 160cc 4T Open
10. 220cc 4T Open
11. FFA 4T sd 300cc

Kelas tambahan 4T
12. Kelas Komunitas 4T Standart [Non Pebalap]

Kelas supporting race
13. Master Faster FFA 40+
14. Kelas FFA all scooter [max rim 12″]

15. Zip Non Pebalap [kelas baru]

16. Kelas FFA 2T/4T 90kg+ [kelas khusus pebalap dengan berat badan 90 Kg ke atas, untuk menampung animo penggila kecepatan yg berbadan berat, merupakan kelas baru juga]

17. Kelas roda 3 [MP3]

 

Text & Photos          : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

ISC 2017 Round 2 diperlombakan pada bulan Agustus, sekaligus menyambut HUT RI ke-72.

READ MORE

SEMARANG – eXtremeINA.com            Kompetisi Gymkhana Internasional tingkat Asia bertajuk Asia Auto Gymkhana Competition [AAGC] 2017 putaran satu sukses digelar di Sirkuit Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu [22/7] akhir pekan lalu. Sebanyak 32 peserta dari berbagai negara di kawasan Asia seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Hongkong, Thailand, Kamboja, India, Nepal, hingga Jepang ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang juga didukung penuh oleh Ikatan Motor Indonesia [IMI] tersebut.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (1)

Keberhasilan terselenggaranya ajang AAGC 2017 putaran satu disambut baik oleh IMI Pusat. Ketua Komisi Olahraga Mobil Slalom, Drifting, dan Time Rally IMI Pusat, Hervian Soejono mengungkapkan harapannya agar ke depan AAGC bisa mendapatkan persetujuan langsung dari Fédération Internationale de l’Automobile [FIA] untuk perubahan statusnya menjadi kejuaraan dunia. “Saya dan IMI berharap agar dalam satu atau dua tahun ke depan, FIA bisa menyetujui kejuaraan ini menjadi Kejuaraan Dunia. Kami akan terus memantau dan mengupayakan hal tersebut agar perlombaan ini bisa menjadi semakin seru, menantang, dan ramai dilirik oleh para penikmat olahraga otomotif yang tak hanya datang dari Asia, namun juga dari berbagai belahan dunia,” tutur Hervian.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (2)

Selain itu, Hervian juga memberikan apresiasi lebih kepada Poedio Oetojo dan Genta Auto & Sport yang sukses menggelar AAGC 2017. “Semua peserta terlihat puas dengan penyelenggaraan yang digagas oleh Genta Auto & Sport. Selamat untuk mereka yang telah sukses menyelenggarakan ajang internasional ini setelah vakum selama 11 tahun lamanya. Tentunya ajang ini akan menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh para pembalap serta jadi contoh penyelenggaraan putaran2 berikutnya di Korea,Taiwan Dan Thailand,” tambahnya.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (3)

Koordinator FIA untuk zona Asia, Dr. Kwong Wing Yeung, yang juga hadir dalam perlombaan, ikut memberikan komentarnya. Ia mengatakan, “IMI dan Genta Auto & Sport telah berhasil membuat standar baru ajang olahraga otomotif ke dalam level internasional. Saya juga berterima kasih kepada pemerintah daerah Semarang yang telah mendukung terselenggaranya AAGC. Sebagai koordinator FIA untuk wilayah Asia, saya menyampaikan apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang terlibat selama perlombaan berlangsung.”

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (4)

AAGC 2017 putaran satu sendiri dibagi menjadi kompetisi individu maupun tim. Di kompetisi individu, para peserta kawakan Tanah Air berhasil merajai perlombaan. Anjasara Wahyu keluar sebagai juara pertama, diikuti Demas Agil di posisi kedua, serta Valentino Ratulangi di tempat ketiga. Sedangkan pada kompetisi tim, Indonesia yang diperkuat oleh Adrianza Yunial dan Valentino Ratulangi kembali mendominasi pertandingan. Mereka keluar sebagai juara pertama, diikuti dengan duet Masaki Nishihara dan Tetsuya Yamano dari Jepang di posisi kedua serta Amanpreet Ahluwalia dan Achintya Mehrotra dari India di urutan ketiga. Anjasara Wahyu juga berhasil melengkapi kemenangan Indonesia dengan menjadi yang tercepat di kejuaraan QTT.

Harapan Besar IMI Kepada Asia Auto Gymkhana_news (5)

Text & Photos : Media IMI

Asia Auto Gymkhana Competition 2017 putaran satu sukses digelar di Sirkuit Jalan Pahlawan pada Sabtu [22/7].

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 4-6 Agustus 2017 nanti Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA] akan menyelenggarakan ataupun mendukung Kejuaraan Paralayang bertajuk Paragliding Trip of Indonesia [TRoI] 2017 seri ke-3, yang akan diselenggarakan di Segoro Gunung, Kebun Teh Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

TRoI-2017-Serie3-Kemuning_flyer

Kejuaraan Paralayang ini akan mempertandingkan nomor lomba untuk Ketepatan Mendarat dan untuk kategori antara lain Open, Tandem, Junior, dan Lolita. Dalam kesempatannya Bambang Hermansyah selaku Kepala Bidang Olahraga Petualangan, Tantangan, dan Wisata mengatakan, ”Seri 3 TRoI di tahun 2017 ini adalah lanjutan dari pada seri-seri sebelumnya, yang dimana seri satu telah terselenggara di Gunung Panten, Majalengka, sementara seri kedua telah diselenggarakan di Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Untuk seri ketiga ini peserta akan ditargetkan sebanyak 200 peserta yang terdiri dari lokal Indonesia dan Mancanegara.”

TRoI-illustration (2)

“Target 200 peserta tersebut nampaknya bukan lah hal yang terlalu muluk, mengingat Kejuaraan TRoI ini selalu dinanti kehadirannya oleh semua pilot. Dengan hadirnya Kejuaraan TRoI seri 3 di tahun 2017 ini kami harapkan dapat memasyarakatkan olahraga dirgantara, dan tentunya dapat mengangkat kearifan lokal dari sumber daya alam yang akan berdampak pada perekonomian daerah di sektor sport tourism untuk destinasi wisata alam, selain itu ajang ini juga diperuntukan untuk meningkatkan prestasi para atlet itu sendiri,” tutupnya.

TRoI-illustration (1)

Bagi para pilot-pilot terbaik di seluruh penjuru Tanah Air yang ingin ikut serta dalam KTRoI Seri 3 di Segoro Gunung, Kebun Teh Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sudah dapat mendaftar diri di http://www.paragliding.web.id/troikemuning/

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : TRoI

TRoI 2017 Seri 3 akan dimulai pada 4-6 Agustus 2017.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com       Ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 putaran ketiga yang digelar di Sirkuit Brigif 1 Kujang II Cimahi, Jawa Barat pada Sabtu [22/7] dan Minggu [23/7] akhir pekan kemarin pecahkan rekor jumah peserta yang tampil. Tercatat sebanyak 421 dragster yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(1)

Terkait hal tersebut, Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport yang turut hadir menyaksikan perlombaan mengungkapkan, “Ini adalah suatu pencapaian yang sangat baik, kami melihat adanya peningkatan aktivitas dan semangat dari para dragster untuk menyalurkan talenta balapnya di ajang-ajang resmi yang memiliki nilai positif. Peserta yang banyak otomatis akan membuat perlombaan juga menjadi lebih seru dan menantang, karena di situ terdapat kompetisi yang sesungguhnya.”

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(2)

Rifat juga berharap agar suasana balap dengan jumlah peserta yang banyak dapat terus dipertahankan di putaran-putaran selanjutnya. “Semoga akan lebih banyak lagi dragster nasional yang mau mengikuti ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 di putaran selanjutnya,” tambahnya.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(3)

Dalam babak penyisihan yang digelar hari Sabtu, hujan deras yang turun membasahi Sirkuit Brigif menyebabkan salah satu dragster asal Madura, Jhonz PK, mengalami kecelakaan dan mengakibatkan patah tulang. Sementara babak final yang dilangsungkan hari Minggu berlangsung di bawah cuaca cerah.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(5)

Beberapa dragster juga tampil memukau di ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 putaran tiga, seperti Joko Susanto asal Klaten yang berhasil menjadi juara satu di kelas DB 1 Bebek 4T TU sd 130 cc serta DB 16 Matic TU sd 200 cc Pemula. Eko “Chodox” Sulistyo selaku dragster senior pun juga menunjukkan ketajamannya. Eko berhasil memenangkan kelas DB 2 Bebek 4T TU sd 200 cc dan DB 8 Matic TU sd 1 cc. Sementara Gerry Setiawan yang berjaya di putaran satu, kembali mencatatkan namanya sebagai salah satu dragster yang wajib diperhitungkan namanya. Pebalap asal Madiun ini berhasil menjadi juara satu di kelas DB 5  Bebek 2T TU sd 130 cc.

421-Dragster-Penuhi-Drag-Bike-Championship-2017-Seri-3_news-(7)

Text & Photos : karyaKU / Pertamax Motorsport

Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 Putaran Ketiga pecahkan rekor jumlah peserta.

READ MORE

SENTUL – eXtremeINA.com         Meski sempat mengalami kendala di awal-awal lomba, pebalap muda berbakat yang mendapatkan dukungan dari Pertamax Motorsport, Aldio Oekon, mendulang sukses dengan naik podium kedua di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport [ISSOM] 2017 putaran tiga yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Jawa Barat pada Minggu [23/7] siang kemarin.

Aldio-Oekon-Naik-Podium-di-ISSOM-2017_news-(1)

Aldio yang turun di kelas European Touring Car Championship [ETCC] 2000 Master, meraih hasil kualifikasi yang sangat baik. Dengan catatan waktu yang diraih, ia berhak memulai perlombaan di urutan pertama, diikuti oleh rival-rivalnya seperti Radityo Mahendra Hutomo di posisi kedua dan Ahmad Fadillah A. di tempat ketiga.

Perlombaan pun dimulai kurang lebih pukul 2 siang. Saat start dan melewati tiga lap awal, Aldio melesat sempurna dan berhasil mempertahankan posisinya di puncak, namun memasuki lap keempat, mobil Aldio mengalami kendala pada bagian soket ECU yang mengharuskannya segera masuk ke pit untuk mendapatkan penanganan khusus dari tim mekanik. Kondisi ini membuat posisi Aldio melorot ke paling akhir. “Saya tadi sudah leading, berusaha untuk terus fokus. Namun mobil mengalami kendala yang membuat saya mau tak mau harus masuk ke pit,” cerita Aldio.

Aldio-Oekon-Naik-Podium-di-ISSOM-2017_news-(3)

Selang beberapa saat, Aldio kembali ke perlombaan dari posisi terbawah. Dengan bekal percaya diri yang tinggi, ia berjuang untuk mencapai finis dengan hasil yang maksimal. Terbukti, satu per satu lawan berhasil dilewati hingga pada akhirnya Aldio berhasil mencatatkan namanya di podium kedua kelas ETCC 2000 Master. “Saya bersyukur mobil masih bisa ditangani dengan baik oleh tim mekanik. Kerja sama yang terjalin di antara kami terasa lancar sehingga saya mendapat kesempatan untuk kembali ke lintasan. Alhamdulillah, saya pun masih bisa finis di podium kedua,” lanjut Aldio.

Pencapaian ini tak membuat Aldio lantas puas begitu saja. Di akhir perlombaan, pebalap yang juga kerap mendapatkan motivasi langsung dari Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport itu mengungkapkan bahwa dirinya akan terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada di putaran berikutnya yang menurut rencana akan digelar di BSD City Grand Prix, Tangerang Selatan pada 20 Agustus mendatang. “Setelah ini, saya akan kembali mengembangkan kemampuan saya dengan berlatih agar mendapatkan hasil yang lebih baik di putaran selanjutnya, apalagi putaran keempat akan dilangsungkan di sirkuit baru, BSD City Grand Prix, yang pastinya akan lebih seru dan menantang. Berbagai persiapan akan saya lakukan dalam waktu dekat,” pungkas Aldio.

Aldio-Oekon-Naik-Podium-di-ISSOM-2017_news-(2)

Text & Photos : karyaKU / Pertamax Motorsport

Atasi kendala dengan baik, Aldio Oekon kembali duduki podium.

READ MORE

QUEBEC – eXtremeINA.com     Akhir pekan lalu, Tim Nasional Paralayang bertolak ke Mont Saint Pierre, Quebec, Kanada untuk mengikuti Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup [PGAWC] seri ketiga di tahun 2017.

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (1)

Sejatinya para atlet yang berlaga di PGAWC seri-3 Kanada 2017 ini adalah para pejuang Paralayang yang akan mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018. Bagi pengurus pusat, kejuaraan PGAWC seri-3 adalah sebuah try out dan sekaligus melihat peta kekuatan tim Paralayang Asia sebagai calon lawan Indonesia di Asian Games 2018.

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (3)

Sejak awal perlombaan Tim Nasional Paralayang Indonesia ini sudah menjadi favorit juara, dan juga diperhitungkan oleh para lawannya. Benar saja turun di tiga kelas berbeda PGAWC Kanada, Tim Nasional Indonesia mampu memperoleh kejayaan dengan hampir menjuarai di semua kategori.

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (2)

Semoga dengan perolehan hasil tim Nasional Indonesia PGAWC seri 3 Kanada 2017 dapat semakin memotifasi mereka untuk terus meraih banyak prestasi, khususnya dalam kejuaraan Asian Games 2018 mendatang.

Berikut adalah hasil Kejuaraan PGAWC 2017 Seri ke-3 Kanada:

Kategori Umum [Overall]

  1. Hening Paradigma, Indonesia
  2. Milawari Sirin, Indonesia
  3. Haiping, China

Kategori Putri

  1. Milawati Sirin, Indonesia
  2. Rika Wijayanti, Indonesia
  3. Nofrica Yanti, Indonesia

Kategori Beregu

  1. Garuda 1, Indonesia
  2. One Polar, China
  3. Garuda 2, Indonesia

Timnas Indonesia Raih Banyak Medali PGAWC 2017 Kanada_gendon (4)

#air #Canada #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #PGAWC2017 #Quebec #paragliding

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Get Gendon Subandono / Tim Nasional Paralayang Indonesia

Sejak awal perlombaan Timnas Paralayang Indonesia ini sudah menjadi favorit juara, dan diperhitungkan oleh para lawan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan surfing bertajuk Uluwatu Challenge 2017 yang digagas oleh Quiksilver di Pantai Uluwatu, Bali akan mulai dipertandingkan pada tanggal 30 Juli 2017.

Quiksilver-Uluwatu-Challenge-2017-poster

Jika pada tahun–tahun sebelumnya hanya mempertandingkan kelas Open saja, namun di tahun 2017 ini Quiksilver membuat gebrakan baru dengan mempertandingkan Grom yang akan diisi oleh usia 17 tahun ke bawah. Tujuan dibuatnya kelas Grom ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para surfer muda untuk terus mengeksplor kemampuan mental bertandingnya dalam sebuah kejuaraan surfing yang resmi dan berkelas. Manfaat lain yang didapat para surfer muda jika mengikuti Uluwatu Challenge 2017 ini adalah mereka dapat mengukur seberapa tangguh setelah berlatih, meningkatkan skill, meningkatkan prestasi, dan membentuk relasi dengan para surfer lainnya.

Beda Dari Tahun Lalu, Uluwatu Challenge 2017 Pertandingkan Grom_news (2)

Walaupun kelas Grom sudah dicanangkan akan dipertandingkan dalam kejuaraan Uluwatu Challenge 2017, nyatanya kelas ini sifatnya hanya pasif saja. Dalam artian kelas Grom ini akan dipertandingkan jika suasana ataupun cuaca sangat mendukung. Terlepas dari itu semua, Kejuaraan Surfing bertaraf International ini mempertandingkan surfe-surfer terbaik dunia semisal Mark Richards, Matt Hoy, Tom Carroll, Simon Anderson, dan masih banyak yang lainnya.

Beda Dari Tahun Lalu, Uluwatu Challenge 2017 Pertandingkan Grom_news (1)

Sementara untuk surfer-surfer Indonesia juga tidak ingin kalah saing untuk meramaikan Kejuaraan ini, karena beberapa nama seperti Made Kasim, Ketut Menda, Made Switra, Made Lana, Tipi Jabrik, Dede Suryana, dan Rizal Tanjung dipastikan ikut ambil bagian dalam ajang ini.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Quiksilver Indonesia

Akan ada yang beda pada perhelatan Quiksilver Uluwatu Challenge 2017.

READ MORE

eXtremeINA.com       Seiring berjalannya waktu perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia semakin maju, salah satu fakta yang membuktikannya adalah semakin banyaknya spot terbaru untuk melakukan terbang Paralayang di berbagai penjuru Tanah Air. Ditemukannya spot-spot terbaru ini tidak diherankan, pasalnya Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, salah satunya adalah bukit-bukit atau gunung-gunung yang sanga indah pemandangannya.

paralayang-kemuning_feature (2)

Lokasi terbang Paralayang di Indonesia sendiri cukup bervariasi, mulai dari tingkat kesulitannya, pemandangan alam perbukitan ataupun pantai juga tersaji di Nusantara ini. Salah satu yang saat ini sedang buming adalah lokasi terbang Paralayang di kebun teh Kemuning, Desa Segoro Gunung, Ngargoyoso. Lokasi ini juga terkenal dengan sebutan bukit Paralayang. Keeksotisan spot terbang Paralayang di Desa Segoro Gunung ini juga kerap dijadikan promotor untuk menggelar berbagai macam Kejuaraan Paralayang baik bertaraf daerah, Nasional, maupun International.

paralayang-kemuning_feature (3)

Jika kalian ingin menuju ke bukit Paralayang ini, rute yang harus diambil mengarah ke Ngargoyoso. Jika kalian menuju dari arah Solo atau Karanganyar, gunakan rute jalan Lawu Karanganyar, Bejen, Terminal Karagpandan, kemudian mengarah ke Ngargoyoso. Sejatinya ketinggian yang berada di bukit Paralayang ini cukup bervariasi antara 800 hingga 1540 meter di atas permukaan laut. Sementara untuk luas hamparan perkebunan teh diperkirakan mencapai 437 hektare, pemandangan inilah yang sangat memanjakan mata saat terbang melayang menggunakan Paralayang.

paralayang-kemuning_feature (1)

Jika diakhir pekan, lokasi ini tidak hanya dipenuhi oleh wisatawan yang ingin mencicipi tandem Paralayang saja, akan tetapi mereka yang datang juga ingin merasakan udara sejuk yang masih sangat alami. Fasilitas yang terdapat di lokasi juga terbilang lengkap, karena sudah terdapat lahan parkir yang luas, kamar mandi, dan masih ada beberapa fasilitas lainnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com       Seiring berjalannya waktu perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia semakin maju, salah satu fakta yang membuktikannya adalah semakin banyaknya spot terbaru untuk melakukan terbang Paralayang di berbagai penjuru Tanah Air. Ditemukannya spot-spot terbaru ini tidak diherankan, pasalnya Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, salah satunya adalah bukit-bukit atau gunung-gunung yang sanga indah […]

READ MORE

MANADO – eXtremeINA.com   Ajang balap Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Motoprix 2017 putaran 5 region 5 hasil kerjasama Pengprov Ikatan Motor Indonesia [IMI] Sulawesi Utara dan D’spec Racing Team, telah diselenggarakan di Sirkuit Balitika Paniki, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara pada 14-16 Juli 2017 lalu. Kejuaraan D’spec Motoprix 2017 kali ini diikuti sebanyak 61 peserta yang terbagi dalam 6 kelas perlombaan. Perlombaan berjalan cukup baik meskipun kondisi cuaca mendung berawan dan terjadi beberapa insinden yang melibatkan para pebalap. Selain itu, persaingan ketat juga mewarnai perlombaan yang berlangsung di lintasan high speed sepanjang 1.300 meter ini.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (1)

Pada kelas MP1 [Bebek 150cc 4 Tak TU Injeksi – Seeded] 13 starter bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik. Pada akhirnya juara pertama berhasil direbut oleh Handy Tuhatu pebalap asal Sulteng, diikuti Fahri Sandi di posisi ke dua dan M. Ikhsan Lala di posisi ketiga.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (2)

Sementara itu, di kelas MP2 [Bebek 125 cc 4 Tak TU – Seeded] persaingan ketat diantara Handy, Fahri dan M Ikshan kembali terjadi. Selepas start, ketiga pebalap ini langsung bersaing dibarisan terdepan. Namun di kelas MP2 ini, M Ikshan berhasil membalas kekalahannya di kelas MP1. Pebalap andalan Yamaha BAF Akai Jaya Traxx-D IRC NHK ini, berhasil menjadi juara pertama, disusul Fahri di posisi kedua dan Handy yang harus puas di urutan ketiga.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (4)

Kejadian serupa terjadi di kelas MP3 [Bebek 150cc 4 Tak TU Mix Pemula A] dan MP4 [Bebek 125cc 4 Tak TU Mix Pemula A]. Tiga orang pebalap bersaing untuk meperebutkan podium utama. Setelah melakukan pertarungan sengit, Fadil Muhamad berhasil menjadi juara pertama di kelas MP3 diikuti oleh Maulana Ibrahim dan Indra Aditya. Sedangkan di kelas MP4, Maulana Ibrahimlah yang menjadi juara pertama, diikuti Fadil dan Indra. Selain menjadi juara di kelas MP4, Maulana Ibrahim juga merajai dua kelas pemula lainnya, yaitu di kelas MP5 dan kelas MP6.

D’spec Motorprix 2017 Seri 5, Dikuti 61 Peserta_news (3)

Gubernur Propinsi Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey, Bapak James Sumendap SH, yang merupakan Bupati Minahasa Tenggara dan juga ketua Pengrov IMI Sulut, didampingi oleh para pengurus IMI Sulut serta perwakilan sponsor pendukung juga turut hadir menyaksikan langsung kejuaraan ini, dan sekaligus membagikan hadiah kepada para pemenang.

Text & Photos : Media IMI

61 Peserta Ramaikan Kejurnas D’spec Motorprix 2017 Putaran 5 Region 5 Sulawesi Utara.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017 telah berlangsung sejak tanggal 18 hingga nanti berakhir pada tanggal 24 Juli 2017, di Desa Mantar, Kecamatan Pato Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Cuaca Hambat Pertandingan Mantar XC Open 2017_news (3)

Hingga berita terbarunya kejuaraan Paralayang yang memperlombakan nomor lomba Cross Country atau Lintas Alam ini diikuti oleh total 83 peserta yang diantaranya 38 peserta dari luar negeri. Selain Indonesia, Negara – Negara yang ikut serta dalam Kejuaraan ini meliputi Jepang, India, Nepal, Korea, Pakistan, Thailand, China, Taipei, Vietnam, Prancis, Belanda, Singapura, Malaysia, Swiss, dan Australia.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (1)

Perlombaan lintas alam ini memang diharuskan pesertanya terbang setiap hari karena mereka harus menuntaskan tugas dari Meet Director yang dipimpin oleh penerbang Paralayang wanita asal Inggris bernama Nicky Moss. Sejatinya dalam perlombaan ini beberapa peserta juga ada yang mengikuti fun fly, namun jika cuaca kurang mendukung maka perlombaan ini akan dihentikan sementara waktu sampai cuaca kembali membaik.

Cuaca Hambat Pertandingan Mantar XC Open 2017_news (2)

Hingga saat ini jalannya Mantar Paragliding XC Open 2017 berjalan lancar, hanya saja sempat terkendala beberapa masalah kecil. Selain beberapa waktu cuaca kurang mendukung, hal lain yang menjadi masalah adalah signal telepon selular yang kurang baik, hal ini disebabkan karena PLN di kota tersebut sering mematikan lampu sehingga signal dari tower Mantar juga terputus jaringannya.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (2)

Semoga hingga hari terakhir dan pengumumam pemenang Kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017 dapat berjalan lancar tanpa mengalami kendala suatu apapun. Sebagai tuan rumah masyarakat Indonesia pun wajib mendukung para pilot Indonesia yang berlaga di Mantar Paragliding XC Open 2017.

#air #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #paragliding

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : ACPA

Perjalanan pertandingan Mantar XC Open 2017, sempat terhambat akibat cuaca kurang bersahabat.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 21 hingga 23 Juli 2017 Tim Nasional Paralayang Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup [PGAWC] seri ke-3 yang diselenggarakan di Moint Saint Pierre, Quebec, Kanada.

eXINA-Melihat Peluan TimNas Indonesia di Ajang WPAC 2017_news (6)

Para atlet yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Piala Dunia Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat ini adalah para atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang Asian games 2018 mendatang. Oleh sebab itu para pengurus pusat ingin menjadikan Kejuaraan PGAWC Seri ke-3 ini menjadi bahan Try Out, sekaligus melihat peta kekuatan Asian yang menjadi peserta di kejuaraan tersebut.

eXINA-Melihat Peluan TimNas Indonesia di Ajang WPAC 2017_news (4)

Selepas dari itu semua Tim Nasional Indonesia memiliki bekal yang cukup bagus, pasalnya Indonesia baru saja dinobatkan oleh FAI – The World Air Sport Federation sebagai peringkat pertama dunia Paralayang untuk nomor lomba Ketepatan Mendarat dunia. Secara tidak langsung fenomenan ini akan meningkatkan mental bertanding para atlet Indonesia dalam Kejuaraan PGAWC Seri 3 di Kanada.

eXINA-ilustrasi-paralayang (2)

Khusus pada Kejuaraan PGAWC Seri ke-3 ini, pengurus pusat telah menargetkan 1 dari 3 medali emas yang diperebutkan, namun karena PGAWC 2017 bersifat seri Indonesia akan menargetkan 2 medali emas di akhir seri Kejuaraan dari kategori putra dan putri. Atas kedudukan Indonesia sebagai pemuncak klaseman dunia Paralayang Ketepatan Mendarat, pastinya lawan akan semakin memperhitungkan kekuatan dari Tim Nasional Paralayang Indonesia. Semoga dalam kejuaraan PGAWC seri 3 Kanada Tim Nasional mampu mendulang medali untuk mencapai target yang lebih baik.

#air #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #paragliding #PGAWC2017 #PGAWCCanada2017

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com

Timnas Paralayang Indonesia menjadikan ajang PGAWC Kanada 2017 sebagai try out.

READ MORE

BANJARBARU – eXtremeINA.com        Ajang Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran kedua sukses digelar di Satpas Polda Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Sabtu [15/7] dan Minggu [16/7] akhir pekan kemarin. Para peserta yang terbagi ke dalam beberapa kategori seperti umum, seeded B, pemula, peserta lokal serta wanita tersebut harus menempuh lintasan dengan jarak sepanjang 170 km.

Time Rally 2017 Seri 2, Selesai Jarak Tempuh 170 KM_news (1)

Start dari kota Banjarbaru, para peserta bertolak menuju Martapura dsk hingga Banjarmasin dan akhirnya finish kembali di Banjarbaru. Kejuaraan yang dibesut oleh Borneo Offroad Club dan didukung Pengprov IMI Kalimantan Selatan diikuti oleh sebanyak 79 peserta. Selain berasal dari Kalimantan Selatan, sebagian dari mereka juga datang Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, hingga Yogyakarta.

Ketua Komisi Olahraga Mobil Slalom, Drifting, dan Time Rally IMI Pusat, Hervian Soejono, yang hadir langsung dalam Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran kedua ikut memberikan komentarnya. Ia mengatakan, “Setelah vakum 2 tahun, Alhamdulillah tahun 2017 ini terselenggara lagi Kejurnas Time Rally di Kalimantan Selatan. Salut untuk penyelenggara yang berhasil menjaring hingga 79 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ini merupakan rekor jumlah peserta Kejurnas Time Rally. Saya dan IMI berharap empat putaran tersisa nantinya dapat berjalan semakin baik lagi.”

Time Rally 2017 Seri 2, Selesai Jarak Tempuh 170 KM_news (2)

Adapun hasil perlombaan di kelas kejuaraan umum dimenangkan oleh dr. Satrya Husada bersama navigatornya dr. Surya Haksara dan Nur Ariza. Diikuti oleh Gusta Priya dengan navigatornya Andri P dan Candra Hadiqadriman di posisi kedua serta Sekretaris Jenderal IMI Pusat, Jeffrey JP bersama navigatornya Rafi Razak dan Adi Wibowo di urutan ketiga. Sementara di kelas pemula, peserta asal Kalimantan Timur, Kriswana Adi P bersama navigator Guntur Eko S dan Aminarto, berhasil menjadi yang terdepan, diikuti Ikhsanul Hakim bersama navigator Susila Hutama, Nasiri, serta Dina Pricillia Arisandi di tempat ketiga.

Selain dihadiri oleh para pengurus IMI Pusat dan IMI provinsi, Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran kedua juga diresmikan langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Rachmat Mulyana dan juga dihadiri oleh jajarannya.

Time Rally 2017 Seri 2, Selesai Jarak Tempuh 170 KM_news (3)

Menurut rencana, Kejurnas Time Rally 2017 putaran ketiga akan digelar di Nusa Tenggara Barat pada 26-27 Agustus mendatang.

Text & Photos : Media IMI

Para peserta Bhayangkara Kejurnas Time Rally 2017 putaran dua tempuh jarak 170 km.

READ MORE

INGGRIS – eXtremeINA.com     Pebalap muda Indonesia yang bergabung dalam tim Pertamina Arden, Sean Gelael gagal mencapai target finish di 10 besar dalam Kejuaraan F2 yang tersaji di Sirkuit Silverstone Inggris pada hari Minggu [16/7] akhir pekan lalu.

Gagal di Silverstone, Sean Belum Mencapai Target_news (2)

Dalam perjuangannya di Sirkuit Silverstone kemarin Sean memiliki modal yang cukup bagus, setelah meraih dua poin berat hasil finish kesembilan pada feature race hari Sabtu [15/7]. Sejak awal Sean mampu tampil percaya diri hingga melesat di urutan ke delapan atau batas akhir poin sprint race. Perjuangan Sean mempertahankan posisi kedelapan ini berhasil dicapainya hingga lap ke-20, namun saat lap ke 18 terjadi insiden dimana Ralph Boschung harus meninggalkan Sirkuit hingga safety car harus masuk ke lintasan balap.

Gagal di Silverstone, Sean Belum Mencapai Target_news (1)

Saat balapan beberapa lap berakhir justru insiden harus menimpa Sean karena mobil yang dikendarainya melintir di tikungan Stowe sesaat setelah restart, atas kejadian ini posisi Sean melorot hingga Sembilan peringkat, atau hanya mampu finish di urutan ke 17. Selanjutnya Sean akan bertanding di Kejuaraan seri 7 F2 di Hungaroring, Hungaria pada tanggal 29-30 Juli 2017. Berikut adalah hasil lengkap 2017 F2 Series Silverstone:

  1. Nicholas Latifi [DAMS] 37 menit 17,053 detik
  2. Luca Ghiotto [RUSSIAN TIME] +1,717 detik
  3. Artem Markelov [RUSSIAN TIME] +5,300 detik
  4. Sergio Canamasas [Rapax] +7,698 detik
  5. Charles Leclerc [PREMA Racing] +7,943 detik
  6. Norman Nato [Pertamina Arden] +8,279 detik
  7. Nyck de Vries [Rapax] +8,801 detik
  8. Nobuharu Matsushita [ART Grand Prix] +9,484 detik
  9. Gustav Malja [Racing Engineering] +10,618 detik
  10. Oliver Rowland [DAMS] +12,263 detik
  11. Alexander Albon [ART Grand Prix] +13,262 detik
  12. Robert Visoiu [Campos Racing] +13,535 detik
  13. Antonio Fuoco [PREMA Racing] +13,825 detik
  14. Louis Deletraz [Racing Engineering] +14,386 detik
  15. Callum Ilot [Trident] +14,665 detik
  16. Sergio Sette Camara [MP Motorsport] +14,925 detik
  17. Sean Gelael [Pertamina Arden] +15,871 detik
  18. Nabil Jeffri [Trident] +45,918 detik

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Finish ke 17, Sean Gelael gagal mencapai target di Sirkuit Silverstone, Inggris

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 18 hingga 24 Juli 2018 akan tersaji kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017, yang akan diselenggarakan di Desa Mantar, Kecamatan Pato Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (5)

Sebagai kejuaraan Paralayang Internasional yang mempertandingkan kategori Cross Country atau Lintas Alam, pastinya ajang ini memiliki dampak yang besar bagi Pemerintah pusat, Pemerintah daerah Sumbawa Barat dan sekitarnya, ataupun bagi masyarakat atau warga setempat. Kejuaraan Paralayang yang dipimpin oleh Nicky Moss seorang wanita berkebangsaan Inggris, namun tetap didukung oleh Nixon Ray dan tim dari Federasi Aerosport Indonesia [FASI] tidak hanya semata-mata menggelar kejuaraan untuk meningkatkan prestasi dari para pesertanya saja.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (4)

Akan tetapi tujuan utama lainnya adalah untuk mengenalkan potensi wisata di Sumbawa Barat ini kepada wisatawan lokal maupun mancanegara yang menjadi peserta dalam kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017 ini, selain itu ajang ini dipercaya dapat meningkatkan sumber pemasukan bagi warga lokal di Desa Mantar. Sejatinya setelah lokasi ini dibuka sejak tahun 2015 lalu, spot ini sudah menjadi salah satu lokasi terbaik di Indonesia untuk bermain Paralayang dan bagi Sumbawa Barat lokasi ini sudah menjadi satu dari sekian banyak destinasi unggulan bagi kehadiran wisatawan lokal maupun mancanegara.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (3)

Indonesia memang dikenal memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah, salah satunya adalah gunung ataupun bukit untuk dijadikan lokasi bermain Paralayang. Dengan begitu tidak heran jika lokasi terbang Paralayang di Mantar, Sumbawa Barat, sudah menjadi primadona bagi penerbang Paralayang di seluruh penjuru dunia.

Mantar Paragliding XC Open 2017, Hadirkan Banyak Keuntungan_news (2)

#air #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #paragliding

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : ACPA

Kehadiran kejuaraaan Mantar XC Open 2017, menjadi pemasukan terbesar bagi warga Desa Mantar.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com      Salah satu pebalap muda yang mendapat dukungan dari Pertamax Motorsport, Aldio Oekon, tengah melakukan persiapan untuk menghadapi ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport [ISSOM] 2017 putaran ketiga yang akan digelar di Sirkuit Sentul, Jawa Barat pada Minggu [23/7] mendatang. Satu hal yang tak luput dari perhatiannya adalah bagian mesin mobil yang sempat mengalami gangguan di putaran kedua yang digelar pada Mei lalu.

Jelang ISSOM Seri-3, Aldio Oeken Tingkatkan Performa Mesin_news (2)

Dio, sapaan akrabnya, menuturkan, “Mobil saya saat ini masih dalam tahap persiapan, di-refresh karena ada beberapa perubahan pada mesin. Hal ini dikarenakan pada balap di putaran kedua kemarin, saya sempat mengalami kendala pada mesin mobil. Jadi sisa waktu beberapa hari ini saya dan tim akan gunakan untuk repair segala sesuatu yang diperlukan.”

Selain melakukan perubahan pada mesin mobil, untuk menghadapi ISSOM 2017 putaran ketiga, Dio juga melakukan beberapa persiapan lain, seperti berolahraga dan bermain gokart. “Libur Hari Raya Idul Fitri saya gunakan untuk berolahraga dan latihan gokart. Selebihnya, waktu libur saya gunakan untuk terus memantau perkembangan mobil sudah sampai dimana kesiapannya, sembari menunggu part mobil yang belum datang.”

Jelang ISSOM Seri-3, Aldio Oeken Tingkatkan Performa Mesin_news (1)

Kamis [20/7] esok, Dio dijadwalkan akan melakukan sesi free practice untuk menjajal bagaimana tingkat efektivitas dari pengaturan mobilnya yang baru. “Kamis saya akan ke Sentul untuk latihan sekaligus finalisasi persiapan agar tidak ada kendala pada saat perlombaan,” lanjut Dio. Di putaran pertama sendiri, Dio berhasil menjadi juara pertama di kelas yang diikutinya, yaitu European Touring Car Championship [ETCC] 2000 Master. Sementara di putaran kedua, ia kembali sukses menempati podium, kali ini berada di peringkat kedua. “Saya yakin dan optimis untuk dapat kembali berada di podium pada putaran ketiga nanti. Tentunya saya akan tetap fokus untuk dapat meraih gelar juara umum di akhir kompetisi.”

Sementara itu, Direktur Pertamax Motorsport, Rifat Sungkar, turut mengomentari penampilan memukau Dio di ajang ISSOM 2017. “Dua putaran berlalu, Dio menunjukkan bahwa dirinya berkompeten untuk menjadi pebalap hebat. Saya harap penampilannya dapat terus konsisten hingga akhir musim. Saya bersama Pertamax Motorsport sebagai wadah yang memberikan kesempatan bagi anak-anak muda akan selalu memantau perkembangan Dio agar karier yang dijalaninya dapat terus menuju ke arah yang lebih baik,” tutup Rifat.

Text & Photos : karyaKU / Pertamax Motorsport

Aldio Oekon persiapkan mesin mobil untuk hadapi ISSOM 2017 putaran ketiga.

READ MORE

BALI – eXtremeINA.com              Ikatan Motor Indonesia [IMI] selaku induk olahraga otomotif di Indonesia, mengadakan pertemuan langsung dengan Scott Friderichs [General Manager Asia] serta Daniel van Breugel [Team Leader Product & Project Manager] selaku perwakilan dari MYLAPS Sports Timing System di The Kuta Beach Heritage Hotel, Bali selama dua hari penuh, Senin [17/7] dan Selasa [18/7], dalam rangka membicarakan penggunaan sistem live timing yang merupakan salah satu komponen penting di olahraga balap.

IMI Sosialisasikan Live Timing Dalam Olahraga Balap_news (1)

Dalam pertemuan yang juga didukung penuh oleh Malaysian Representative Office tersebut, pihak IMI diwakilkan langsung oleh Jeffrey JP selaku Sekretaris Jenderal IMI Pusat. Menurut Jeffrey, program ini dilaksanakan di Indonesia mengingat terdapat banyak ajang otomotif nasional yang menggunakan MYLAPS System untuk menjadi parameter hasil suatu perlombaan yang resmi dan sah.

“Penggunaan MYLAPYS System ini sejalan dengan program IMI yang akan mengoptimalkan potensi sekaligus mensosialisasikan ajang olahraga otomotif melalui sistem live timing di situs resmi IMI yang bertujuan untuk meningkatkan antusiasme dari para pelaku olahraga otomotif,” tutur Jeffrey.

Logo-IMI

Adapun hasil diskusi yang dilakukan kedua belah pihak, yaitu MYLAPS Sports Timing System  akan mendukung penuh program-program yang telah dirumuskan IMI terkait pengoptimalan sistem live timing. MYLAPS akan membantu dari beberapa aspek, seperti pengembangan IT dan faktor teknis sekaligus melakukan sosialisasi untuk penggunaan perangkat-perangkat yang dibutuhkan dalam suatu ajang olahraga otomotif ataupun juga kegiatan-kegiatan wisata yang digagas oleh Pemerintah Daerah bersama IMI Provinsi di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Jeffrey mengatakan, “Kami yakin dengan dukungan serta sinergi untuk mengoptimalkan potensi yang telah ada, akan membuat informasi terkait berbagai aktivitas olahraga dan wisata IMI dapat diwujudkan secara bersama-sama.”

IMI Sosialisasikan Live Timing Dalam Olahraga Balap_news (2)

Pihak MYLAPS sendiri akan akan kembali ke Indonesia untuk melakukan pembicaran lanjutan dalam pertemuan dan diskusi grup timing system di Jakarta pada awal Agustus mendatang. Selain itu, mereka juga akan hadir dalam Rakernas IMI 2017 yang akan digelar di Palembang pada 15 – 17 Desember 2017 guna memberikan informasi dan penjelasan secara langsung kepada IMI Provinsi, asosiasi, serta para atlet mengenai manfaat serta fungsi dari perangkat MYLAPS yang bukan hanya digunakan untuk kepentingan olahraga otomotif, melainkan juga untuk ajang-ajang lainnya seperti fun bike, lomba lari, ataupun maraton.

Pertemuan antara IMI dengan MYLAPS Sports Timing System di Bali juga dihadiri oleh beberapa pemilik timing system, promotor-promotor nasional di Indonesia, serta beberapa rekan-rekan yang berkecimpung dalam dunia olahraga otomotif dari kawasan Asia lainnya. IMI nantinya juga akan melakukan kolaborasi bersama dengan para pemilik timing system dan promotor nasional untuk meingkatkan sosialisasi ajang olahraga otomotif dengan menggunakan program live timing.

Text & Photos : Media IMI

Ikatan Motor Indonesia optimalkan penggunaan Live Timing di cabang olahraga otomotif.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       I Gusti Bagus Saputra yang turun di kategori Putra dan Elga Kharisma yang turun di kategori Putri berhasil menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Nasional BMX 2017, yang dilangsungkan di Sirkuit Youth Center, Yogyakarta pada Minggu [16/7] akhir pekan kemarin.

Atlet Pelatnas Rajai Kejurnas BMX 2017_news (2)

Kedua pemenang dari kategori yang berbeda ini adalah atlet Pelatnas untuk Kejuaraan Asian Games 2018, dan keunggulannya sudah diprediksi sejak awal pertandingan. I Gusti Bagus yang membawa bendera Nusa Tenggara Barat hanya unggul tipis 0,048 detik dari sang runner up Firman Chandra Alim dari Jawa Timur. Sementara Elga Kharisma yang mewakili Jawa Timur tampil dominan atas Cupi Nopianti yang membela Jawa Barat.

Atlet Pelatnas Rajai Kejurnas BMX 2017_news (3)

Walaupun diunggulkan, perjuangan untuk Bagus meraih gelar juara terbilang sangat berat. Namun berkat konsentrasi dan kerja keras yang dilakukannya sejak babak kualifikasi akhirnya membuahkan hasil. Saingan terberat pada laga ini hanyalah rekan setimnya di Pelatnas Rio Akrab yang membela Jawa Barat, dan sangat disayangkan bagi atlet BMX Nasional yang turun di ajang Olimpiade 2016 Toni Syarifudin harus mengalami cedera saat sesi latihan berlangsung.

Atlet Pelatnas Rajai Kejurnas BMX 2017_news (1)

Keberhasilan dua atlet Pelatnas menjuarai Kejuaraan Nasional BMX 2017 di kota pelajar ini bisa dikatakan menjadi tolak ukur dan modal mereka untuk penampilannya di Kejuaraan Asian Games 2018 mendatang. Semoga pada cabang olahraga BMX ini Tim Nasional mampu mendulang medali emas untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

I Gusti Bagus Saputra dan Elga Kharisma menjuarai Kejuaraan Nasional BMX 2017 di Yogyakarta.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    14 negara dipastikan mengirimkan pilot-pilot terbaiknya untuk mengikuti Mantar Paragliding XC Open 2017, yang akan berlangsung pada tanggal 18 hingga 24 Juli 2017 di Desa Mantar, Kecamatan Pato Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Mantar Paragliding XC Open 2017_flyer

Kejuaraan Paralayang bertaraf International ini mempertandingkan kategori Cross Country atau Lintas Alam. Dari 14 Negara peserta tersebut yang juga termasuk Indonesia meliputi negara-negara Eropa dan Asia seperti Belanda, Swiss, Prancis, Jepang, India, China, dan masih banyak negara lainnya. Sebagai tuan rumah, pilot-pilot Indonesia pastinya dijagokan untuk mendulang prestasi dalam ajang ini.

mantar-xc-open-2017-practice-day_nixon_ray (3)

Bagi peserta dari negara-negara Asia dipastikan akan mendapat perhatian khusus dari para pilot dan juga pengurus Paralayang Indonesia. Pasalnya di tahun 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam gelaran Asian Games, dan Tim Nasional Paralayang telah menargetkan meraih medali emas dalam ajang tersebut.

mantar-xc-open-2017-practice-day_nixon_ray (2)

Sejatinya lokasi ini baru dibuka untuk melakukan aktivitas Paralayang seperti menggelar kejuaraan pada tahun 2015 yang lalu. Walaupun sifatnya baru, ternyata lokasi ini sudah menjadi bagian penting bagi wisata potensial di Sumbawa Barat dan sekitarnya. Selain untuk meningkatkan prestasi para atlet yang bertanding, Kejuaraan Mantar Paragliding XC Open 2017, di Sumbawa Barat ini juga bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata yang lebih luas lagi kepada wisatawan lokal dan mancanegara.

mantar-xc-open-2017-practice-day_nixon_ray (1)

#air #championship #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #news #paragliding

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Mantar Paragliding XC Open 2017 / Nixon Ray

Mantar Paragliding XC Open 2017, 14 negara ikut berpartisipasi dalam kejuaraan Paralayang ini.

READ MORE
<