eXtremeINA.com

News

PP FPTI Gelar Simulasi Pelatnas pre-Olimpiade 2020

JAKARTA – eXtremeINA.com    Beberapa waktu yang lalu Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [PP FPTI] menggelar pemusatan latihan [Pelatnas] pre-Olimpiade 2020 dengan menjalani serangkaian simulasi pemanjatan. Pada kesempatannya Rifaldi Ode Ridjaya dan Nurul Iqamah yang merupakan atlet pelatnas menjadi yang terbaik dalam sesi simulasi combined.

Pada Simulasi tersebut diikuti oleh 11 atlet putra yang terdiri dari lima atlet pelatnas dan enam atlet non pelatnas. Serta ada delapan atlet putri yang diantaranya empat atlet pelatnas dan empat atlet non pelatnas. Untuk nomor Boulder combined Rifaldi hanya mampu menempati posisi kedelapan. Sementara pada nomor Boulder dirinya mampu menjadi yang terbaik dengan satu top, tiga zone, satu attempt to top, dan tujuh attempt to zone. Untuk dinomor Lead dirinya hanya mampu meraih posisi ke tiga dengan catatan 19 poin.

Untuk peringkat kedua ditempati oleh Bim Sigrid yang notabennya adalah atlet non pelatnas asal Jawa Barat. Selain itu Bim mampu meraih peringkat Sembilan di nomor Boulder, peringkat empat Boulder, dan peringkat pertama Lead. Pada nomor Boulder dirinya sukses mengumpulkan dua zone dan empat attempt to zone. Sementara di nomor Lead dirinya mengumpulkan 23 poin.

Posisi ketiga diduduki oleh atlet pelatnas asal Jawa Tengah bernama Alfian M Fajri, dirinya pun sukses menjadi yang terbaik pada nomor Boulder dan menduduki peringkat 7,5 di Boulder serta lima di Lead. Untuk Boulder Alfian mengumpulkan satu zone dan satu attempt to zone, sementara di Lead ia mengumpulkan 17 poin. Pada nomor putri Nurul Hiqmah atlet pelatnas menjadi yang terdepan setelah pada nomor Boulder, peringkat kedua pada nomor Boulder, dan peringkat ketiga di nomor Lead. Di nomor Lead dirinya mampu mengemas Sembilan poin.

Aries Susanti Rahayu yang memiliki predikat atlet Pelatnas ada di peringkat kedua untuk nomor Boulder, peringkat pertama dinomor Boulder, dan peringkat keempat untuk nomor Lead. Dirinya mengemas satu top, satu zone, satu attempt to top, dan dua attempt to zone. Aries sukses duduk di peringkat keempat setelah mengumpulkan depalan poin.

Selanjutnya peringkat ketiga mampu diraih oleh Nadya Virgita yang merupakan atlet asal Bali non Pelatnas. Dia juga sukses menduduki peringkat keenam dalam nomor Boulder, peringkat ke empat untuk nomor Boulder, dan peringkat pertama nomor Lead. Pada nomor Boulder ia mampu mengumpulkan satu top, satu zone, satu attempt to top, dan empat attempt to zone, sedangkan di nomor Lead ia menjadi peringkat satu setelah mengumpulkan 18 poin.

Pada kesempatannya Judistiro selaku pelatih tim Nasional Panjat Tebing Pre-Olimpiade mengatakan, “Simulasi ini penting dilakukan untuk melihat perkembangan atlet setelah melakoni latihan demi latihan selama kurang lebih dua minggu. Dari hasil ini kita bisa melihat bagaimana kondisi mereka dan apa saja yang masih perlu diperbaiki.” Terlibatnya atlet non Pelatnas memang sengaja dibentuk untuk meningkatkan atmosfer kompetisi. Seluruh atlet pun akan terpacu untuk menampilkan kekuatan terbaiknya.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

MORE News

COMMENTS

<