eXtremeINA.com

Tag :2017

eXtremeINA.com    Paralayang adalah olahraga udara yang cukup ekstrem. Paralayang dapat dilakukan dengan satu atau dua orang, dan untuk melakukan olahraga ini para pilot sebutan untuk para pelaku Paralayang harus melakukannya di bukit atau gunung dengan memanfaatkan kekuatan angin. Dengan angin tersebut parasut dapat melayang bebas diudara. Angin sendiri terdapat dua kategori, yang pertama adalah angin yang menabrak lereng atau dynamic lift dan angin yang disebabkan oleh thermal atau thermal lift.

ilustrasi-paragliding (4)

Olahraga Paralayang ini muncul pada sekitar tahun 1980-an dan untuk pertama kalinya Kejuaraan Paralayang digelar pada tahun 1989 di Kossen, Austria. Dan saat ini paralayang juga sudah banyak digandrumi masyarakat Indonesia.

Peralatan Paralayang sebetulnya cukup ringan dan berat keseluruhan perlengkapan yang terdiri dari harness, parasute, helmet, dan lainnya hanya sekitar 10 kg sampai 15 kg. Untuk menyimpan peralatannya sendiri cukup praktis karena dapat dimasukan kedalam ransel yang dapat digendong dan dibawa kemana saja.

ilustrasi-paragliding (2)

Selain parasute, helmet, dan harness, ada beberapa peralatan pendung yang cukup penting untuk melakukan olahraga Paralayang ini, diantaranya adalah variometer, radio /HT, GPS, windmeter, dan peta lokasi terbang. Sementara untuk jenis parasut yang akan dipergunakan tergantung dari tingkat kemampuan dari sang penerbang dan berat badannya itu sendiri. Terdapat tiga jenis parasut Paralayang yang dapat digunakan, mulai dari parasut untuk kelas pemula, parasut untuk kelas menengah, dan parasut untuk kelas professional.

ilustrasi-paragliding (1)

#air #equipment #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #paragliding

Text             : Bambang Vidiatmoko

Photos        : Berbagai Sumber

Paralayang adalah olahraga udara yang cukup ekstrem harus melakukan take off di atas bukit atau gunung dengan memanfaatkan kekuatan angin.

READ MORE

eXtremeINA.com  Berolahraga Downhill memang sangat seru, menantang, dan mengasyikan. Namun banyak sekali hal yang harus dipersiapkan secara matang dan detail agar dapat terhindar dari cedera yang fatal. Persiapan ini tidak hanya dilakukan oleh para pemula saja, namun bagi kalian yang sudah profesional pun harus melakukan persiapan secara detail. Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai persiapan dalam bermain Downhill, berikut adalah informasinya.

Persiapan Yang Wajib Dilakukan Para Pelaku Downhill_feature (2)

Kelengkapan Keselamatan. Beda dengan perlengkapan keselamatan kegiatan sepeda gunung lain, seperti road bike, downhill butuh perlengkapan yang lebih lengkap. Tidak hanya pelindung kepala berupa helm, Anda para downhiller juga sangat disarankan untuk mengenekalan pelindung lutut, siku dan juga tulang kering. Perlengkapan ini disarankan agar risiko kecelakaan saat menikmati downhill bisa diminimalisir.

Persiapan Yang Wajib Dilakukan Para Pelaku Downhill_feature (3)

Lakukan Pemanasan. Kegiatan sepeda gunung lain, seperti road bike, bisa dilakukan tanpa sebuah pemanasan khusus. Namun hal ini tidak berlaku pada downhill karena otot tubuh saat menikmati downhill dipastikan akan bekerja lebih berat. Cukup lakukan pemanasan yang sederhana, seperti mengayuh sepeda pada gigi rendah (gigi depan dengan gir kecil dan gigi belakang dengan gigi besar) selama sekitar 10 sampai 15 menit saja. Dengan persiapan yang terencana dan matang, kegiatan memacu sepeda dari sebuah bukit atau pegunungan bisa Anda nikmati dengan lebih aman.

Persiapan Yang Wajib Dilakukan Para Pelaku Downhill_feature (1)

Di Indonesia sendiri penggemar sepeda Downhill tergolong banyak, dan disetiap tahunnya perkembangan Downhill di Indonesia terus berkembang pesat. Hal yang membuktikannya adalah tidak hanya jumlah pecintanya saja yang terus bertambah, namun di lokasi Downhill di Indonesia terbaru terus ditemukan dan dibuat diberbagai penjuru Tanah Air, selain itu Kejuaraan Downhill bertittle Kejurnas juga telah digelar disetiap tahunnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Persiapan Yang Wajib Dilakukan Para Pelaku Downhill.

READ MORE

SENTUL – eXtremeiNA.com         Pegokar muda Tanah Air, Prassetyo Hardja, tampil gemilang dengan finis di posisi satu kelas shifter saat beraksi di ajang balap Rok Cup Asia 2018 putaran 1—sekaligus menjadi ajang Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Karting 2018 putaran 2—yang digelar di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Minggu [25/2] akhir pekan kemarin.

Seri-1-Rok-Cup-Asia-2018,-Prassetyo-Hardja-Raih-Podium-Utama_news

Prass, begitu sapaan akrabnya, berhasil mengalahkan pesaing terberatnya Diptya Oktadewa di posisi kedua dan Ajie Nur Samsy di urutan ketiga. Untuk dapat meraih gelar juara di ajang Rok Cup Asia 2018 putaran 1 dan Kejurnas Karting 2018 putaran 2 ini, Prass perlu melewati tantangan demi tantangan, bahkan ketika di babak kualifikasi, Prass masih belum bisa menjadi yang terdepan.

Ketika memasuki babak pre final, Prass mulai menunjukkan bakatnya sebagai salah satu pegokar potensial. Penampilan kurang maksimal di kualifikasi tidak membuat Prass patah semangat, bahkan ia bisa langsung mengobrak abrik barisan depan. Puncaknya ada di babak final, ketika Prass dan Diptya saling berduel. Di lap-lap awal, Diptya sempat menguasai jalannya perlombaan, namun Prass dapat membaca peta permainan dengan sangat baik sehingga ia mampu melewati Diptya untuk meraih gelar juara satu.

Di akhir perlombaan, Prass mengatakan, “Saya memang kurang maksimal di babak QTT [kualifikasi] karena masih melakukan set up gokar yang tepat. Baru setelah pre final saya mencoba maksimal dan pada akhirnya bisa menembus posisi satu. Terima kasih banyak untuk tim yang sudah bekerja ekstra membantu mengoptimalkan gokar yang saya gunakan sehingga tidak ada kendala yang berarti.”

Diakui oleh Prass jika ajang Rok Cup Asia 2018 yang ia ikuti ini adalah pemanasan awal sebelum berangkat berlomba di ajang X30 Southeast Asia dan Rotax Asia Max Challenge yang masing-masing akan berlangsung di Singapura pada 10 dan 11 Maret serta di Sepang, Malaysia pada 17 dan 18 Maret mendatang.

“Saya merasa bahwa perlombaan ini adalah salah satu cara untuk dapat terus berlatih, mengingat sudah satu bulan sejak saya mengikuti perlombaan di Malaysia pada Januari silam. Lewat perlombaan ini saya berharap bisa tetap maintain permainan sehingga di ajang X30 dan Rotax Asia Max Challenge bulan depan dapat meraih hasil yang diharapkan,” pungkas Prass.

Text & Photos : karyaku

Prassetyo Hardja Menang di Balap Rok Cup Asia 2018 Putaran 1.

READ MORE

PAPUA – eXtremeINA.com         Menutup pergantian tahun tidak selamanya dihabiskan dengan kegiatan bersenang-senang. Salah satu contoh positif dilakukan oleh GSX Club Indonesia [GCI] Regional Papua pada hari Sabtu [31/12] lalu, yaitu dengan menyumbangkan donasi kebutuhan pokok kepada masyarakat di Desa Skow, Jayapura, Papua yang merupakan warga Desa perbatasan antara Republik Indonesia dengan Negara Papua New Guinea.

Baksos-GCI-Papua-4

Bantuan bahan pokok dan mendasar seperti makanan, minuman dan pakaian diserahkan oleh pengurus serta anggota GCI Regional Papua setelah berhasil mengumpulkan sumbangan sukarela dari berbagai pihak yang peduli seperti anggota GCI dan masyarakat dari daerah lain di Papua. Kegiatan tersebut digagas oleh Sofyan selaku Ketua GCI Regional Papua, klub pengguna Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang saat ini semakin memperbesar jangkauannya. Sekitar 70 Kepala Keluarga yang umumnya berprofesi sebagai nelayan di wilayah perbatasan tersebut, berhak mendapatkan bantuan donasi sebagai bentuk balas budi atas kontribusinya dalam turut menjaga keamanan dan situasi yang kondusif meski bersebelahan dengan negara lain.

Baksos-GCI-Papua-6

Donasi dinilai tepat guna dan sasaran karena dirasakan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kepala Suku Adat Desa Skow, Jayapura menyambut baik sekaligus menerima donasi yang diberikan oleh anggota GCI Regional Papua. Prosesi penyerahan donasi turut disaksikan oleh anggota TNI dari kesatuan Batalyon Infanteri Para Raider 432 Makassar/Waspada Setia Jaya [WSJ] Kostrad, yang saat ini dipercaya oleh Pimpinan TNI untuk bertugas menjaga keamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan negara Papua New Guinea.

Baksos-GCI-Papua-2

Sofyan, Ketua GCI Regional Papua berpesan “Masyarakat di Desa Skow ini masih jauh dari perhatian, maka dari itu sesuai dengan gerakan yang dicetuskan pengurus pusat GSX Club Indonesia, kami dari GCI Regional Papua bergerak untuk segera berkontribusi positif dan saling membantu meringankan kehidupan masyarakat Desa Skow. Semoga kegiatan kami dapat diterima dengan baik dan menambah senyuman masyarakat di sini.”

Baksos-GCI-Papua-3

Text                : Bambang Vidiatmoko / Suzuki Indonesia

Photos           : dok. Suzuki Indonesia

Menutup pergantian tahun, GCI memberikan donasi di Papua.

READ MORE

eXtremeINA.com       Kompetisi Skateboard bertajuk Make It Skatesember to Remember atau SkateSember Vol. 2 telah berlangsung sukses dan meriah pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

Berikut foto-foto keseruan SkateSember Vol. 2 telah berlangsung pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

READ MORE

eXtremeINA.com       Kompetisi Skateboard bertajuk Make It Skatesember to Remember atau SkateSember Vol. 2 telah berlangsung sukses dan meriah pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

Berikut foto-foto keseruan SkateSember Vol. 2 telah berlangsung pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

READ MORE

eXtremeINA.com       Kompetisi Skateboard bertajuk Make It Skatesember to Remember atau SkateSember Vol. 2 telah berlangsung sukses dan meriah pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

Berikut foto-foto keseruan SkateSember Vol. 2 telah berlangsung pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

READ MORE

eXtremeINA.com       Kompetisi Skateboard bertajuk Make It Skatesember to Remember atau SkateSember Vol. 2 telah berlangsung sukses dan meriah pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

Berikut foto-foto keseruan SkateSember Vol. 2 telah berlangsung pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

READ MORE

eXtremeINA.com       Kompetisi Skateboard bertajuk Make It Skatesember to Remember atau SkateSember Vol. 2 telah berlangsung sukses dan meriah pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

Berikut foto-foto keseruan SkateSember Vol. 2 telah berlangsung pada akhir pekan kemarin [23/12] di Apark Xtreme Playground, Eleven Trees, Jakarta Selatan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Didukung oleh INASGOC Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] telah menyelenggarakan test event cabang Panjat Tebing pada tanggal 6-10 September 2017 yang lalu di kawasan Cikole, Bandung, Jawa Barat.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (1)

Namun fenomenanya adalah test event tersebut dinilai tidak efektif lantaran venue perlombaan Panjat Tebing Asian Games 2018 yang sesungguhnya ada di Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, selain itu atlet pelatnas dan peserta dari Asia tidak ada yang mengikuti test event Panjat Tebing tersebut. Alasan test event Panjat Tebing digelar di Cikole, Bandung lantaran venue di JSC Palembang tersebut belum dibangun, sementara ketidakhadiran atlet pelatnas dalam terst event tersebut dikarenakan mereka tengah mengikuti kejuaraan Panjat Tebing di luar negeri.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Hingga saat ini renovasi venue Panjat Tebing Asian Games 2018 di kawasan JSC Palembang ini belum mengalami proses apapun. Namun Sapto Hardiono selaku Sekretaris Umum dari Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengatakan “Apapun yang terjadi diharapkan venue rampung pada bulan Februari 2018 mendatang, agar pelatnas dapat masuk pada bulan Maret. Sementara untuk rencana test event cabor Panjat Tebing akan kembali diselenggarakan pada bulan April 2018 mendatang.”

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

FPTI sendiri menargetkan atletnya mampu meraih 2 medali emas di nomor Speed di ajang Asian Games 2018. Nomor inilah yang menjadi unggulan atlet-atlet Indonesia, negara Asia lainnya pun memastikan Indonesia sebagai lawan yang sulit dan cukup diperhitungkan.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

FPTI rencanakan akan mengadakan test event di Palembang.

READ MORE
<