eXtremeINA.com

Tag :Air

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pemerintah Daerah Kabupaten Batang melakukan gebrakan yang positif dengan menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah kejuaraan Paralayang tahunan bertaraf Internasional yakni Paragliding Trip of Indonesia [TRoI], yang akan tersaji pada tanggal 25 hingga 28 April 2019 di Bukit Sikupang, Desa Kedaung, Kecamatan Banyuputih Batang.

Sejatinya akan banyak sekali manfaat yang didapat oleh Kota Batang saat menjadi tuan rumah TRoI 2019 ini, antara lain dapat menjadikan ajang promosi wisata yang ada di Batang kepada seluruh peserta TRoI baik dari lokal maupun Internasional, menjadi lahan pemasukan bagi masyarakat sekitar, menjadikan Kota Batang lebih dikenal, membantu perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia dari segi lokasi, mendorong minat anak-anak muda Batang untuk mulai menggeluti olahraga Paralayang, dan tentunya masih banyak hal positif lainnya yang akan didapat.

Lokasi terbang Paralayang yang ada di Batang ini sudah ada sejak tahun 2018 yang lalu, dan pada kesempatannya Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga [DISPORA] Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan, “TRoI akan menjadi acara paralayang terbesar yang pernah ada di Kabupaten Batang. Antusiasme para peserta yang akan mengikuti kejuaraan paragliding pada TRoI ini cukup luar biasa, bahkan membludak. Sehingga, kami terpakasa menutup pendaftaran peserta sejak tanggal 2 April kemarin di angka 203.”.

“TRoI ini sekaligus menjadi agenda kemeriahan HUT ke-53 Kabupaten Batang. Oleh karena itu selain menghadirkan Kejuaraan kami juga persilahkan bagi masyarakat yang ingin mencoba menikmati paralayang di Bukit Sikuping dengan fun games dan tandem,” tambahnya.

Di lain kesempatan Bupati Batang juga mengatakan hal positif, “Acara ini saya kira sebagai ajang kejuaraan yang sangat bagus, untuk bisa sekaligus perkenalkan ke seluruh masyarakat Indonesia bahwa Kabupaten Batang juga memiliki berbagai potensi alamnya yang indah, yakni Bukit Si Kuping. Kedepannya kegiatan kejuaraan seperti itu akan dijadikan sebagai agenda tahunan tingkat Nasional. Langkah tersebut juga untuk mendukung tahun kunjungan wisata 2022, dengan mengembangkan tempat latihan paralayang dan membuka potensi destinasi wisata baru yang memiliki multiplayer efek ekonominya.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : TRoI 2019 / eXtremeINA.com

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Seri perdana TRoI 2019 akan segera dipertandingkan bertempatkan di kota Batang, Jawa Tengah.

READ MORE

eXtremeINA.com       Bungee Jumping adalah salah satu olahraga ekstrem yang saat ini mulai banyak digemari anak – anak muda Indonesia. Terbukti semakin banyaknya komunitas Bungee Jumping dan spot-spot untuk melakukan olahraga ekstrem ini di Indonesia. Selain memacu adrenalin bagi para pelakunya, Bungee Jumping ini cukup mudah untuk dilakukan. Karena untuk melakukan olahraga ekstrem ini, kita tidak perlu melakukan tehnik khusus, dan pada dasarnya para pelakunya hanya cukup meloncat pada ketinggian tertentu.

Bungee Jumping, Bakar Adrenalin Dengan Melompat_feature (1)

Jika kalian tertarik untuk melakukan olahraga ekstrim ini, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum melakukannya, dan tentunya dapat terhindar dari kecelakaan. Yang pertama adalah, jika anda ingin melakukan olahraga ini kalian tidak boleh takut dengan ketinggian. Itu adalah syarat terpenting dalam Bungee Jumping, mengingat olahraga ini dilakukan dari ketinggian yang sudah ditentukan.

Bungee Jumping, Bakar Adrenalin Dengan Melompat_feature (3)

Yang kedua adalah, para pelaku tidak boleh menderita penyakit Asma, alasannya adalah melompat dengan ketinggian tertentu dapat memicu adrenalin anda naik dan jantung anda berdenyut kencang. Dan dalam situasi tertentu ini bisa mengakibatkan Asma kambuh dan sulit untuk bernafas.

Bungee Jumping, Bakar Adrenalin Dengan Melompat_feature (2)

Yang ketiga adalah, pelaku tidak boleh menderita penyakit jantung, Bagi para pelaku persyaratan ini cukup sangat masuk akal. Mengingat olahraga ini cukup ekstrim dan dapat memicu adrenalin anda akan naik, sehingga jantung anda akan terpompa cukup cepat. Oleh sebab itu bagi anda para penderita Jantung, harus memikirkannya lagi jika ingin melakukan olahraga Bungee jumping ini.

Bungee Jumping, Bakar Adrenalin Dengan Melompat_feature (4)

Yang keempat adalah, para pelaku terutama bagi pemula dilarang keras untuk mengabaikan petunjuk dari instruktur. Walaupun olahraga ini cukup mudah dilakukan, anda harus ikuti peraturan yang ada bagi para pemula. Menggunakan sagety gear dan mengikuti perinyah dari instruktur dapat membuat anda lebih nyaman dan aman untuk meakukan olahraga ekstrim ini.

#air #bungeejumping #feature #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #jumping

Text            : Bambang Vidiatmoko

Photos       : Berbagai Sumber

Bungee Jumping adalah salah satu olahraga ekstrem yang saat ini mulai banyak digemari anak-anak muda Indonesia.

READ MORE

eXtremeINA.com    Sky surfing adalah jenis skydiving di mana penerjun payung yang memakai papan melekat pada kaki nya dan melakukan berselancar gaya aerobatik selama terjun bebas. Papan yang digunakan umumnya lebih kecil dari papan selancar yang sebenarnya, dan terlihat lebih seperti snowboards atau skateboard besar. Lampiran ke kaki biasanya dibuat dilepas, sehingga jika penerjun payung yang kehilangan kendali atau memiliki kesulitan membuka parasut mereka, dewan dapat disingkirkan.

ilustrasi-skysurfing_feature (5)

Skysurfing adalah keterampilan yang membutuhkan latihan yang cukup. Teknik skysurfing sederhana adalah untuk berdiri tegak di papan selama terjun bebas, dan kemiringan hidung papan bawah untuk menghasilkan gerakan maju. Namun bahkan teknik dasar ini adalah tindakan penyeimbangan yang berpengalaman, menemukan skydivers sulit untuk belajar. Drag tambahan papan cenderung mengganggu keseimbangan dan membuat skydiver flip atas.

Jumper juga harus belajar untuk mengontrol papan dan posisi tubuh mereka sehingga untuk membuka parasut dalam konfigurasi yang stabil. Aerobatik yang lebih canggih seperti loop, roll dan helikopter berputar, lebih sulit dan masih ditangani setelah dasar-dasar yang telah dikuasai.Karena kemungkinan menjatuhkan papan, tidak setiap klub terjun payung izin skysurfing, dan hanya sebagian kecil skydivers telah berusaha ini spesialisasi baru dalam olahraga.

ilustrasi-skysurfing_feature (4)

Ketika skysurfer adalah difilmkan oleh seorang penerjun payung jatuh bersama mereka, film yang dihasilkan memberikan kesan bahwa skysurfer yang naik di udara dengan cara yang sama naik surfer pada gelombang. Gerakan ke bawah tidak terlalu jelas dan ini menciptakan ilusi bahwa skysurfer adalah meluncur pada arus udara seperti sailplane atau menggantung glider. Bahkan skysurfer selalu jatuh pada kecepatan tinggi sebanding dengan setiap penerjun freefalling lainnya.

Disiplin kompetitif skysurfing adalah olahraga tim yang terdiri dari skysurfer dan selebaran kamera dengan kamera video. Surf Sky diciptakan oleh dua skydivers Prancis, Dominique Jacquet dan Jean-Pascal Oron pada 1986 tetapi menjadi populer dan mendapat pengakuan selama tahun 1990-an berkat upaya dari beberapa eksponen pertama untuk menguasai aerobatics lebih kompleks, seperti Patrick akhir de Gayardon dan Jerry akhir Loftis. Munculnya skysurfing bertepatan dengan usia baru lainnya disiplin dalam skydiving, seperti freestyle dan freeflying.

ilustrasi-skysurfing_feature (3)

Skydiving Freestyle adalah gaya, balet sebagian besar individu yang berusaha untuk memperpanjang olahraga di luar posisi perut-ke-bumi datar tradisional yang digunakan oleh kebanyakan skydivers yang membuat formasi dengan tubuh mereka. Freeflying juga merupakan bentuk skydiving menggunakan berbagai posisi tubuh, seperti kepala di bawah atau kaki-ke-bumi, sementara masih membangun formasi dengan orang lain.

Evolusi ini dalam terjun payung telah mengambil olahraga jauh dari citra tradisional aksi berani mati. Skysurfing mencapai puncaknya pada popularitas di akhir 1990-an. Skysurfers yang ditampilkan dalam iklan televisi prime time untuk merek-merek besar seperti Pepsi, AT&T dan lainnya.

ilustrasi-skysurfing_feature (2)

Skysurfing tim yang kompetitif adalah fitur sebagai bagian dari ESPN X Game 1995-2000. Pada tahun 1996 dan 1997, SSI Pro Tour dipentaskan delapan X-Ujian peristiwa kualifikasi di Amerika Utara dan Eropa. Selama periode enam tahun, pro skysurf tim menerima total 392.000 USD dalam kemenangan kas dan disiplin mengumpulkan lebih dari 100 jam + paparan TV global tanpa insiden.

Setelah ESPN memutuskan untuk tidak memperbaharui olahraga untuk musim ketujuh, skysurfing telah menjadi relatif jarang di kalangan komunitas skydiving. Alasan penurunan ini termasuk kenaikan popularitas freeflying dan wingsuit terbang, bahaya yang berhubungan dengan terbang dan melepaskan papan, dan jumlah berkurang dari skysurfers berpengalaman untuk melatih pilot baru.

#air #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #feature #indonesia #sky #skydiving #skysurfing

Text          : Bambang Vidiatmoko

Photos     : Berbagai Sumber

Sky surfing adalah jenis skydiving di mana penerjun payung yang memakai papan melekat pada kaki nya dan melakukan berselancar gaya aerobatik selama terjun bebas.

READ MORE

eXtremeINA.com              Olahraga ekstrem memang tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, dan yang harus menggelutinya adalah orang-orang yang terlatih di bidangnya. Namun jika seorang pemula ingin merasakan seberapa seru dan tertantangnya bermain olahraga ekstrem maka dia harus diawasi oleh orang yang sudah profesional.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (1)

Khusus di Indonesia, perkembangan olahraga ekstrem terbilang cukup pesat dan sudah banyak kategori seperti BMX, Skateboard, Downhill, Surfing, Panjat Tebing, Aggressive Inline Skate, Slackline, Offroad, Motocross, Wakeboarding, Paralayang, dan masih banyak yang lainnya. Namun sejatinya perkembangan ataupun kemajuan olahraga ekstrem tersebut sifatnya belum merata, dan yang membuktikan bahwa kategori olahraga ekstrem tertentu adalah banyaknya komunitas, banyaknya kejuaraan olahraga ekstrem tertentu diberbagai daerah, memiliki federasi atau assosiasi, pecintanya datang dari berbagai kalangan, dan tentunya masih banyak faktor lainnya.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (4)

Namun tahukan kalian seberapa banyak manfaat yang dihasilkan jika bermain olahraga ekstrem. Pada dasarnya semua olahraga dapat memberikan dampat positif bagi kesehatan tubuh, namun khusus olahraga ekstrem memiliki karakteristiknya sendiri. Karakteristik yang dimaksud adalah, olahraga ekstrem ini dapat memacu adrenaline, melatih mental, menghilangkan phobia tertentu, dan masih banyak manfaat lainnya.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (2)

Olahraga ekstrem ini identik dengan anak-anak muda, namun pada faktanya olahraga ekstrem banyak dilakukan oleh mereka yang memiliki usia 20 tahun hingga 40 tahun. Namun usia ini dapat menjadi patokan jenis olahraga ekstrem apa yang dilakukan. Bagi seorang pemula yang ingin merasakan olahraga ekstrem tertentu ada kait-kiat yang harus diperhatikan, yaitu pilih waktu yang tepat untuk melakukan olahraga ekstrem yang kalian geluti, hindari bermain olahraga ekstrem disaat kondisi badan sedang tidak fit, dan pertimbangkan resiko yang akan terjadi.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (3)

#eXtremeINA #extremesport #extremesportsindonesia #feature #Indonesia

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Olahraga ekstrem memang tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, dan yang harus menggelutinya adalah orang-orang yang terlatih di bidangnya.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com      Kejuaraan KASAU Cup 2019 yang tersaji di Bukit Watu Gupit, Pantai Parangtritis Yogyakarta telah sukses digelar pada akhir pekan lalu tanggal 1-3 Maret 2019. Pada ajang tahunan ini pihak penyelenggara telah mempertandingkan beberapa cabang olahraga Dirgantara yang salah satunya adalah Gantolle.

KASAU Cup adalah sebuah kejuaraan olahraga dirgantara yang didukung penuh oleh Kepala Staff TNI AU yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Aero Sport Indonesia [FASI), induk organisasi olahraga Dirgantara di Tanah Air. Maksud dan tujuan diadakannya KASAU Cup ini adalah untuk membina dan pengembangan olahraga Dirgantara di Indonesia. Ajang ini pun juga sangat bermanfaat bagi peningkatan prestasi para pilotnya. Kejuaraan KASAU Cup ini sudah berlangsung rutin di setiap tahunnya, dan tahun 2019 ini menjadi pagelaran yang ketiga.

Khusus pada cabang olahraga Gantolle, Kejuaraan KASAU Cup 2019 berhasil diikuti oleh 58 pilot dari 10 provinsi, yang diantaranya Sumatera Barat dengan 11 pilot, DKI Jakarta dengan 6 pilot, Banten dengan 4 pilot, DIY dengan 2 pilot, Jawa Tengah dengan 7 pilot, Jawa Timur dengan 8 pilot, Sulawesi Selatan dengan 2 pilot, Kalimantan Selatan dengan 1 pilot, Kalimantan Timur dengan 4 pilot, dan yang paling banyak mengirimkan pilotnya adalah Jawa Barat dengan 13 pilot.

Sejatinya ada kejutan yang terjadi di KASAU Cup 2019 ini, yaitu hadirnya 11 penerbang atau pilot baru yang ikut berpartisipasi. Alasan inilah yang membuat pihak penyelenggara memasukan nomor Junior, dengan memasukan nomor tersebut maka diharapkan anak-anak muda mulai menggeluti olahraga Gantolle.

Dalam kesempatannya Eris Budi Utomo selaku Ketua pertandingan yang merangkap Safety Officer atau keamanan penerbangan mengatakan, “Kami cukup senang dengan banyaknya penerbang-penerbang baru yang muncul di KASAU Cup 2019 ini. Oleh karena itulah kami memasukan nomor Yunior agar mereka membuktikan dirinya mampu berprestasi walaupun baru terjun di olahraga Gantolle. Kami harapkan ajang semacam ini terus bergulir di setiap tahunnya untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga Dirgantara khususnya Gantolle.”

Saat hari pertama dan hari kedua berlangsung, perlombaan berjalan sangat lancar dan semua babak dapat dipertandingkan. Namun saat masuk ke hari terakhir perlombaan tepatnya di tanggal 3 Maret 2019, hujan mengguyur kawasan Pantai Parangtritis akibat cuaca buruk tersebut pihak panitia hanya mampu menggelar 3 babak saja dari rencana 5 babak yang seharunya dipertandingkan. Namun dengan 3 babak ini sudah dinyatakan validitasnya tercapai 100% dan valid, dengan begitu pemenangnya sudah bisa ditentukan.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Chalid [pnb Gantolle JKT]

Hadirnya 11 penerbang atau pilot baru yang ikut berpartisipasi.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com      Kejuaraan Paralayang bertajuk KASAU Cup 2019 telah tersaji pada akhir pekan kemarin tanggal 1-3 Maret 2019 di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Sejatinya kejuaraan Paralayang ini adalah agenda tahunan yang sekaligus menjadi kalender pertama Paralayang Indonesia di tahun 2019. Untuk mensukseskan kejuaraan ini Pengurus Paralayang provinsi DIY selaku pihak penyelenggara didukung penuh oleh TNI-AU.

Kejuaraan Paralayang bertajuk KASAU Cup 2019 telah tersaji pada akhir pekan kemarin tanggal 1-3 Maret 2019 di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Sejatinya kejuaraan Paralayang ini adalah agenda tahunan yang sekaligus menjadi kalender pertama Paralayang Indonesia di tahun 2019.

Diikuti oleh 128 peserta dari 12 Provinsi, Kejuaraan Paralayang KASAU Cup 2019 hanya mempertandingkan nomor lomba Ketepatan Mendarat [KTM] atau akurasi, untuk kategorinya adalah putra, putri, dan beregu. Saat memasuki hari ketiga yang sekaligus menjadi hari terakhir perlombaan, hujan sempat mengguyur Kawasan Parangtritis dan benar saja perlombaan hanya mampu diselesaikan dua babak dari enam babak yang direncanakan.

Kejuaraan Paralayang bertajuk KASAU Cup 2019 telah tersaji pada akhir pekan kemarin tanggal 1-3 Maret 2019 di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Sejatinya kejuaraan Paralayang ini adalah agenda tahunan yang sekaligus menjadi kalender pertama Paralayang Indonesia di tahun 2019.

Jalannya perlombaan benar-benar sangat seru dan menegangkan, terlebih pada nomor lomba Ketepatan Mendarat untuk kategori putri. Akibat perolehan nilai yang sama, terjadi Head to Head perebutan peringkat kedua antara Ade Oktavia dari provinsi Jawa Barat dengan Silviana Bebby dari Provinsi Jawa Tengah. Pertarungan disetiap kategorinya seakan menjadi hiburan berkelas bagi para pengunjung.

Kejuaraan Paralayang bertajuk KASAU Cup 2019 telah tersaji pada akhir pekan kemarin tanggal 1-3 Maret 2019 di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Sejatinya kejuaraan Paralayang ini adalah agenda tahunan yang sekaligus menjadi kalender pertama Paralayang Indonesia di tahun 2019.

Spot terbang Paralayang di Parangtritis adalah satu-satunya lokasi di Indonesia yang bisa digunakan untuk seluruh olahraga Dirgantara mulai dari Paralayang, Gantolle, Paramotor, Terjun Payung, Aeromodeling, hingga pesawat kecil. Parangtritis memiliki bukit dan garis pantai yang Panjang serta memiliki airstrip untuk digunakan pesawat bermesin. Hadirnya kejuaraan KASAU Cup 2019 ini diharapkan mampu mendongkrak nilai wisata dikawasan Yogyakarta khususnya di Pantai Parangtritis.

Kejuaraan Paralayang bertajuk KASAU Cup 2019 telah tersaji pada akhir pekan kemarin tanggal 1-3 Maret 2019 di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Sejatinya kejuaraan Paralayang ini adalah agenda tahunan yang sekaligus menjadi kalender pertama Paralayang Indonesia di tahun 2019.

Dengan meningkatnya nilai wisata yang ada di Parangtritis ini maka akan sangat banyak manfaat yang didapat, seperti memperlihatkan spot Parangtritis sebagai salah satu destinasi bermain Paralayang, menikmati keindahan pantai dari atas bukit, menikmati sunset di pantai Parangtritis, dan tentunya masih banyak wisata lain yang dapat dinikmati. KASAU Cup ini adalah sebuah kejuaraan Dirgantara yang rutin setiap tahun diselenggrakan dan pada tahun 2019 ini adalah tahun ketiganya.

Berikut adalah hasil KASAU Cup 2019, di Pantai Parangtritis, Yogyakarta:

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Nyoxie Rm / Paralayang Indonesia

Kejuaraan KASAU Cup 2019 telah tersaji pada akhir pekan kemarin di Pantai Parangtritis Yogyakarta.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Kejuaraan Pekan Olahraga Nasional [PON ] XX 2020 akan tersaji di Papua, dan pastinya seluruh provinsi dari masing-masing cabang olahraga tengah mempersiapkan tim yang tangguh dan siap meraih banyak prestasi. Salah satunya adalah tim dari Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga gantolle.

Target Tim Gantole DKI Jakarta di PON Papua 2020_news (1)

Untuk PON XX 2020 Papua, Tim Gantolle DKI Jakarta memang telah mempersiapkan diri dengan intens berlatih. Namun dalam dua bulan terakhir latihan sedikit terganggu akibat cuaca yang terus hujan.

Target Tim Gantole DKI Jakarta di PON Papua 2020_news (2)

“Untuk mengikuti PON XX 2020 Papua, Tim Gantolle DKI Jakarta tengah menyiapkan 9 atlet, namun yang diprioritaskan 6 atlet, Mereka adalah Andre Kastrowisastro, Syamsul Falah, Fauzi Lukandi, Roy Sadewo, Ersy Firman, dan Fauzan. Untuk mempersiapkan diri kami terus mengadakan latihan secara intens, pada minggu lalu kami berlatih di bukit Panten Majalengka, dan pada bulan Desember 2018 lalu salah satu atlet DKI Jakarta Roy Sadewo mengikuti kejuaraan di Australia yang sekaligus menjadi bahan try-out untuk dirinya,” Atlet Gantolle Tim DKI Jakarta, Ersy Firman.

Target Tim Gantole DKI Jakarta di PON Papua 2020_news (4)

Dalam ajang olahraga 4 tahunan ini, Tim Gantolle DKI Jakarta menargetkan dua medali emas dari masing-masing kelas yang diperlombakan, Kelas A [High Performance Gliders] dan kelas B [Intermediate Gliders], untuk mata lombanya adalah terbang lintas alam atau Cross Country dan Ketepatan Mendarat [Accuracy].

Target Tim Gantole DKI Jakarta di PON Papua 2020_news (5)

Cabang olahraga gantolle di ajang PON XX 2020 Papua akan menggunakan sistem Towing, namun masih belum ditentukan akan menggunakan Ground Towing atau Aero Towing. Dengan kata lain pesawat gantolle tidak akan menggunakan bukit atau gunung untuk penerbangannya.

Target Tim Gantole DKI Jakarta di PON Papua 2020_news (3)

Dalam sistem seperti ini Ersy Firman menjelaskan, “Tim Gantolle DKI Jakarta tidak ada masalah dan siap berjuang untuk target yang sudah ditentukan. Melihat peta kekuatan saat ini, bisa dibilang cukup merata dan kemungkinan Provinsi yang akan menjadi lawan berat Tim DKI Jakarta adalah Jawa Barat, Sumatra  Barat, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Kalimantan Timur. Namun kami juga tetap mewaspadai kekuatan tim Gantolle dari provinsi lainnya. Akan tetapi tim Gantolle DKI Jakarta cukup optimis, mengingat hasil lomba terakhir di Gunung Telemoyo 2018, atlet DKI Jakarta Andre Kastrowisastro dan Fauzi Lukandi menjadi yang terbaik di Kelas A dan B.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Tim Gantolle DKI Jakarta

 

#air #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #DKIJakarta #gantolle #jakarta #handgliding #papua #PONXX2020

Secara intens lakukan persiapan, Tim Gantolle DKI Jakarta siapkan target emas di PON XX 2020.

READ MORE

eXtremeINA.com       Sky surfing adalah jenis skydiving di mana penerjun payung yang memakai papan melekat pada kaki nya dan melakukan berselancar gaya aerobatik selama terjun bebas. Papan yang digunakan umumnya lebih kecil dari papan selancar yang sebenarnya, dan terlihat lebih seperti snowboards atau skateboard besar. Lampiran ke kaki biasanya dibuat dilepas, sehingga jika penerjun payung yang kehilangan kendali atau memiliki kesulitan membuka parasut mereka, dewan dapat disingkirkan.

Uji Adrenaline di Udara dengan Sky Surfing_feature (1)

Sky surfing adalah keterampilan yang membutuhkan latihan yang cukup. Teknik Sky surfing sederhana adalah untuk berdiri tegak di papan selama terjun bebas, dan kemiringan hidung papan bawah untuk menghasilkan gerakan maju. Namun bahkan teknik dasar ini adalah tindakan penyeimbangan yang berpengalaman, menemukan skydivers sulit untuk belajar. Drag tambahan papan cenderung mengganggu keseimbangan dan membuat skydiver flip atas.

Uji Adrenaline di Udara dengan Sky Surfing_feature (3)

Jumper juga harus belajar untuk mengontrol papan dan posisi tubuh mereka sehingga untuk membuka parasut dalam konfigurasi yang stabil. Aerobatik yang lebih canggih seperti loop, roll dan helikopter berputar, lebih sulit dan masih ditangani setelah dasar-dasar yang telah dikuasai.Karena kemungkinan menjatuhkan papan, tidak setiap klub terjun payung izin Sky surfing, dan hanya sebagian kecil skydivers telah berusaha ini spesialisasi baru dalam olahraga.

Ketika skysurfer adalah difilmkan oleh seorang penerjun payung jatuh bersama mereka, film yang dihasilkan memberikan kesan bahwa skysurfer yang naik di udara dengan cara yang sama naik surfer pada gelombang. Gerakan ke bawah tidak terlalu jelas dan ini menciptakan ilusi bahwa skysurfer adalah meluncur pada arus udara seperti sailplane atau menggantung glider. Bahkan skysurfer selalu jatuh pada kecepatan tinggi sebanding dengan setiap penerjun free falling lainnya.

Uji Adrenaline di Udara dengan Sky Surfing_feature (2)

Disiplin kompetitif sky surfing adalah olahraga tim yang terdiri dari skysurfer dan selebaran kamera dengan kamera video. Surf Sky diciptakan oleh dua skydivers Prancis, Dominique Jacquet dan Jean-Pascal Oron pada 1986 tetapi menjadi populer dan mendapat pengakuan selama tahun 1990-an berkat upaya dari beberapa eksponen pertama untuk menguasai aerobatics lebih kompleks, seperti Patrick akhir de Gayardon dan Jerry akhir Loftis. Munculnya Sky surfing bertepatan dengan usia baru lainnya disiplin dalam skydiving, seperti freestyle dan freeflying.

Uji Adrenaline di Udara dengan Sky Surfing_feature (4)

Skydiving Freestyle adalah gaya, balet sebagian besar individu yang berusaha untuk memperpanjang olahraga di luar posisi perut-ke-bumi datar tradisional yang digunakan oleh kebanyakan skydivers yang membuat formasi dengan tubuh mereka. Freeflying juga merupakan bentuk skydiving menggunakan berbagai posisi tubuh, seperti kepala di bawah atau kaki-ke-bumi, sementara masih membangun formasi dengan orang lain.

Text          : Bambang Vidiatmoko

Photos     : Berbagai Sumber

Uji Adrenaline di Udara dengan Sky Surfing.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan Pekan Olahraga Nasional [PON] akan tersaji di Papua pada tahun 2020 mendatang. Secara otomatis seluruh propinsi mempersiapkan skuad atau tim yang tangguh dan siap untuk memperebutkan gelar juara. Salah satunya adalah tim tuan rumah khususnya pada cabang olahraga gantolle.

Tim-Gantole-Papua-(2)

Pada kesempatannya kepala pelatih utama dari tim Gantolle Papua Eris Budi Utomo mengatakan, “Untuk menghadapi kejuaraan PON pada tahun 2020, tim Gantolle Papua sudah berlatih dan mempersiapkan diri selama satuh tahun. Akan ada empat orang atlet asal Papua, mereka adalah Thobias Yebleb, Dominggus Melyanus, Daud Rundi, dan Simson S. Marsyom. Kami sudah sangat intens berlatih di Kawasan Pantai Parangtritis Yogyakarta, lokasi ini sangat ideal dan save untuk tahap pelatihan.”

Tim-Gantole-Papua-(3)

Dalam PON 2020 Papua, cabang olahraga gantolle akan memperebutkan 6 medali emas yang dikategorikan dalam dua kelas yaitu pesawat Single Layer B dan Double Layer, dengan masing-masing nomor Ketepatan Mendarat perorangan dan beregu, serta Cross Country perorangan. Dengan enam medali emas yang diperebutkan, tim Gantolle akan menargetkan 2 medali emas pada nomor berebu.

Tim-Gantole-Papua-(4)

Walaupun diuntungkan sebagai tuan rumah, nyatanya tim Gantolle Papua sangat mewaspadai beberapa propinsi yang diprediksi menjadi lawan terberatnya. “Kami sangat mewaspadai kekuatan dari propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatra Barat. Propinsi tersebut sangat berkembang dalam segi olahraga gantolle, mereka didukung sangat baik oleh Pemerintah daerahnya,” tambah Eris Budi Utomo.

Tim-Gantole-Papua-(1)

Untuk sistem penerbangan cabang olahraga gantolle di PON Papua 2020 akan menggunakan Aero Towing, terbang untuk mendapatkan ketinggian. Pesawat peserta akan ditarik menggunakan pesawat gantole bermotor atau trike. Sistem tersebut digunakan mengingat efektifitas dan efisiensi dengan tidak memanfaatkan bukit untuk penerbangan yang akan memerlukan persiapan waktu yang panjang serta pembangunan infrastruktur venue dan jalan yang akan memakan banyak biaya

Sistem semacam ini pun diprediksi akan menjadi tontonan yang sangat menarik, karena berbeda dari yang biasanya. Lokasi pertandingan cabang olahraga gantolle di PON XX 2020 Papua terdapat di Grasstrip / Air Strip landasan pacu pesawat milik perusahaan penerbangan Adventis di Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Tim Gantolle Papua

 

#air #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #gantolle #handgliding #papua #PONXX2020

PON akan hadir 2020 mendatang, Tim Gantole Papua punya tekad besar raih dua medali emas.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Pordirga Gantolle Paralayang Indonesia [PGPI] khususnya pada olahraga Paralayang tengah berupaya keras melakukan perdekatan dengan Filipina selaku tuan rumah untuk memasukkan cabang olahraga [cabor] Paralayang agar dipertandingkan di kejuaraan multi-event bertajuk SEA Games 2019.

Kompetisi Paralayang Manado Fiesta 2017 Berjalan Spektakuler_news (1)

Pada kesempatannya Wahyu Yudha selaku Ketua Paralayang Indonesia menyampaikan, “Saat ini kita masih bernegosiasi dengan pihak tuan rumah dan juga National Olympic Committee [NOC] di Filipina agar memasukan cabor Paralayang untuk dipertandingkan dalam kejuaraan SEA Games 2019. Kita pun juga telah mengajak negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand untuk memperjuangkan cabor Paralayang di SEA Games 2019.”

eXINA-Test-Paralayang_gallery-pt6 (15)

Langkah positif ini nampaknya di dukung penuh oleh Pengurus Besar Federasi Aerosport Indonesia [PB FASI] selaku induk organisasi tempat dimana PGPI khususnya olahraga Paralayang Indonesia bernanung, “PB FASI sangat mendukung langkah kami untuk memperjuangakan Paralayang dapat di pertandingkan di Kejuaraan SEA Games 2019, bentuk dukungannya berupa surat yang ditandatangani oleh Ketua Harian PB FASI Marsekal Muda Agus Munandar,” tambahnya.

eXINA-Test-Paralayang_gallery-pt6 (16)

Jika pihak Indonesia sukses melakukan pendekatan tuan rumah Filipina untuk memasukan cabor Paralayang yang dipertandingkan dalam kejuaraan SEA Games 2019, dengan para atlet handal yang dimiliki Indonesia, maka sangatlah berpeluang besar meraih prestasi.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com

 

#air #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #championship #paragliding #PGPI #2019SEAGames

PGPI berupaya keras lakukan perdekatan dengan tuan rumah, untuk memasukkan cabang olahraga Paralayang.

READ MORE
<