eXtremeINA.com

Tag :Ardika Winata

JAKARTA – eXtremeINA.com    Baru-baru ini KEMENPORA RI Bagian Olahraga Rekreasi Tantangan dan Pertualagan bersama Asosiasi BMX Indonesia [ABI] memberangkatkan beberapa rider BMX Untuk diikutsertakan dalam FISE World Series di Montpellier, Prancis. Sebagai wakil Indonesia untuk kelas Flatland Heru Anwari dan Januar Susanto dipercaya oleh KEMENPORA RI dan ABI untuk ikut serta dalam kejuaraan tersebut. Sementara di kelas Street, Indonesia tidak mengirimkan wakilnya.

Sudah-Tepatkah-Pemilihan-Atlet-BMX-Indonesia-di-FISE-World-Series-2018_news-(4)

Hal ini langsung menjadi pertanyaan besar bagi legenda, tokoh, dan para rider BMX di Indonesia. Apakah pemilihan atlet BMX untuk FISE sudah tepatkan? Jika ditelurusi lebih dalam dan mengikuti aturan yang berlaku nama Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja berhak mewakili Indonesia di ajang FISE tersebut, namun pada kenyataanya rider asal Medan ini tidak diberangkatkan untuk kategori Street. Sementara di kelas Flatland, nama Muhammad Haris Effendi atau yang akrab dipangil Bendot berhasil menjadi juara pertama namun dengan berbagai alasan dirinya tidak diikutsertakan dalam skuad yang mengikuti ajang FISE tersebut.

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (1)

Perihal ini Teja menyampaikan, “Sungguh saya kecewa tidak bisa mewakili Indonesia di ajang FISE World Series di Montpellier, Prancis musim 2018. Kerja keras saya selama ini untuk menjadi rider terbaik Indonesia seakan sia-sia, jika alasannya di kelas Street sangatlah sulit, itu bukanlah alasan yang tepat. Karena saya yakin masih bisa berjuang meraih yang terbaik di kejuaraan itu. Harapan saya untuk kedepannya KEMENPORA RI dan ABI semakin bijak dalam memilih rider yang akan diikutsertakan dalam kejuaraan BMX berskala Internasional, apalagi ini membawa nama baik Indonesia.”

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (2)

Di sisi lain senior dari Teja yang bernama Herman Sulaeman atau yang sering disapa Moonthink Bilga mengatakan, “Harusnya Teja berhak diberangkatkan untuk mewakili Indonesia di ajang FISE World Series di Montpellier, Prancis musim 2018. Sangat disayangkan wakil Indonesia di cabor BMX kelas Street tidak ada. Jika alasannya cukup sulit meraih prestasi di kelas tersebut, menurut saya itu bukanlah satu asalan yang positif. Saya percaya Teja mampu berbuat sesuatu di sana, dan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia yang diwakili Teja memiliki rider BMX Street yang mampu bersaing. Jika Teja tidak berhasil naik podium, maka kejuaraan tersebut mampu menjadi pelajaran berharga bagi dirinya, setidaknya ada perwakilan dari Indonesia dalam ajang tersebut.”

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (3)

Tanggapan juga datang dari Zul Irvan yang notabennya juga seorang legenda BMX Street Indonesia, “Jujur saya kecewa atas pemilihan rider BMX yang diikutsertakan dalam kejuaraan FISE World Series di Montpellier, Prancis dan menurut saya atas prestasi dan dedikasinya terhadap BMX Indonesia Teja berhak dan layak mewakili Indonesia untuk kategori Street di ajang tersebut. Semoga kedepannya KEMENPORA RI dan ABI selaku induk dari olahraga BMX di Indonesia semakin teliti dan bijak memilih atlet untuk diberangkatkan dalam sebuah kejuaraan BMX berskala Internasional.”

eXINA-Galaxy-BMX-Flatland_gallery-pt3-(3)

Komentar pun juga dilontarkan oleh Sekjen Assosiasi BMX Indonesia [ABI] bernama Asep Tubagus Tresnadi dengan panggilan akrab Apep, “Rider atau atlet Indonesia yang berangkat adalah Heru Anwari dan juga Botay Agata dari kategori Flatland. Heru Anwari berangkat ke FISE World Series musim 2018 berdasarkan perwakilan dari kota Serang yang di support oleh pemerintah sebagai program ABI Banten. Sementara Botay Agata diberangkatkan lantaran namanya telah terdaftar di kelasnya sekarang, yang mungkin seharusnya ada nama Harris Effendi atau Bendot, namun dirinya telah gantung sepeda dan itu sangat disayangkan. Sementara Ardika Winata atau Teja yang harunya turun di kelas Street tidak diberangakatkan lantaran kelas yang diikutinya terlalu berat dan butuh persiapan yang cukup lama.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com / Berbagai Sumber

Sebuah pertanyaan perihal pemilihan atlet BMX yang diberangkatkan ke FISE World Series.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Salah satu Rider Pro BMX Indonesia Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja mendapatkan undangan resmi untuk mengikuti kejuaraan BMX bertajuk International East China Urban Cycling Competition 2018 yang akan di mulai Minggu [13/05] waktu China.

Ardika Winata Akan Berkompetisi di China

Untuk mempersiapkan penamilannya di China, Teja sudah berlatih dengan sangat keras untuk mencapai target maksimal dalam kompetisi BMX tersebut. Walaupun lawan-lawan yang dihadapinya akan sangat sulit seperti dari negara Thailand, Jepang, dan juga China nyatanya rider BMX asal Medan ini tetap optimis bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah BMX International.

2018-International-East-CHINA-Urban-Cycling-Competition-INVITATION_(chinese&english)-1

Saat ini Teja sudah tiba di China, karena sudah memulai keberangkatannya kemarin tanggal Jumat [11/05]. Selain mendapatkan undangan resmi, Teja juga mendapatkan akomodasi pesawat dan penginapan dari pihak penyelenggara. Namun hal ini pun tidak luput dari dukungan sponsornya yang membantu Teja untuk meningkatkan performanya di China nanti, brand tersebut adalah FYC Footwear.

2018-International-East-CHINA-Urban-Cycling-Competition-INVITATION_(chinese&english)-2

Dalam kesempatannya sebelum berangkat ke China, Teja menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada dirinya. Sebagai satu-satunya Rider X Street Indonesia yang akan berlaga di ajang International East China Urban Cycling Competition 2018 Teja akan siap bekerja keras untuk meraih podium tertinggi.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ardika Winat

Ardika Winata akan berpartisipasi dalam International East China Urban Cycling Competition 2018 di China.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Rider Pro BMX Indonesia kembali berlaga di Kejuaraan BMX bertaraf Internasional, dia adalah Ardika Winata yang baru-baru ini mengikuti kejuaraan Cesa X League 2017 yang berlokasi di Jiangle, China.

Ardika Winata Tampil di Cesa X League China 2017_news (1)

Kita telah ketahui bersama bahwa Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja ini adalah Pro Rider BMX Indonesia yang telah mendunia. Berbagai prestasi tingkat International pun sudah cukup banyak diraihnya. Namun tidak hanya itu saja, karena Teja pernah meraih juara sebagai rider BMX Street terbaik di Indonesia yang kala itu kejuaraannya diadakan oleh KEMENPORA.

Pada kejuaraan Cesa X League China 2017 ini Teja mampu duduk diperingkat ke-9, hasil ini tidak buruk mengingat lawan-lawan yang dihadapinya cukup berat. Sementara pesaing abadinya Teja yang selalu bertemu di setiap Kejuaraan BMX International asal Thailand bernama Rungreang Phamee berada diperingkat ke-3.

Ardika Winata Tampil di Cesa X League China 2017_news (2)

Semoga hasil ini tidak membuat salah satu rider BMX terbaik Indonesia asal Medan ini putus asa, dan semua berharap Teja terus berlatih dan berlatih guna meraih hasil yang lebih baik di Kejuaraan BMX tingkat International selanjutnya. Diperkirakan Teja akan kembali di Kejuaaan FISE World Montpellier ditahun 2018 setelah dua tahun kebelakang dirinya tampil diajang tersebut. Pada Kejuaraan itulah saatnya Teja menunjukan kehebatannya dan memberikan sinyal kepada seluruh dunia bahwa rider BMX Street Indonesia mampu meraih prestasi di ajang International.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ardika Winata

Belum lama ini, Ardika Winata mengikuti kejuaraan Cesa X League 2017 di China.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Indonesia dikenal sebagai satu dari sekian banyak negara dengan jumlah pecinta olahraga BMX yang cukup banyak. Perkembangan olahraga ekstrem ini sendiri di Indonesia terbilang cukup maju.

Ardika Winata Harapkan Adanya Skate Park Indoor_news (1)

Fenomena yang membuktikannya adalah semakin banyaknya rider BMX yang hadir di seluruh penjuru Tanah Air, semakin banyak komunitas BMX yang aktif, semakin banyak kompetisi lokal daerah, dan pastinya masih banyak perkembangan dari segi yang lainnya. Namun ada satu fenomenan yang menarik, hadirnya rider BMX di Indonesia yang semakin banyak tidak diikuti dengan adanya skate park di Indonesia yang merata.

Ardika Winata Harapkan Adanya Skate Park Indoor_news (3)

Beberapa Pemerintah Daerah memang telah membangun skate park, contohnya seperti di Jakarta yang memiliki skate park baru di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara. Pro Rider BMX Street terbaik Indonesia yakni Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja berpendapat, skate park di Kalijdo ini memang sangat membantu perkembangan skill untuk berlatih para rider BMX khususnya yang berdomisili di Jakarta, namun sifatnya masih belum 100%.

Ardika Winata Harapkan Adanya Skate Park Indoor_news (4)

Teja melanjutkan alangkah baiknya jika skate park dibangun di dalam sebuah ruangan atau indoor. Dengan skate park Indoor dan memiliki obstacle yang komplit maka dipastikan perkembangan BMX di Indonesia akan lebih maju lagi, rider pun akan semakin mudah untuk berlatih serta menguasai skill dengan baik, dan pastinya rider Indonesia pun akan semakin siap mengikuti kejuaraan BMX di tingkat Internasional dengan modal skill dan mental yang lebih baik.

Ardika Winata Harapkan Adanya Skate Park Indoor_news (5)

Keuntungan lain memiliki skate park indoor, seorang rider BMX khususnya kategori Street dapat berlatih kapan pun tidak harus tergantung dengan cuaca panas serta hujan. Kita patut mendukung terus perkembangan BMX di Indonesia, apapun yang bentuk dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah harus diapresiasi demi kemajuan olahraga BMX yang lebih baik.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ardika Winata

Ardika Winata atau Teja inginkan adanya banyak skate park indoor untuk fokus berlatih.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan BMX di Indonesia sudah cukup maju. Hampir di seluruh penjuru Tanah Air sudah memiliki komunitas BMX yang tergolong aktif.

Ardika-Winata--Perkembangan-BMX-di-Indonesia-Sudah-Baik,-Tapi-Belum-Maksimal_news-(4)

Namun kenyataanya fenomena berkembangnya olahraga BMX khususya kategori Street mendapatkan perhatian dari salah satu rider BMX terbaik Indonesia asal Medan, bernama Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja. Teja mengakui bahwa perkembangan BMX di Indonesia memang sudah maju, hal yang membuktikannya adalah anak-anak muda dari berbagai kalangan sudah bermain BMX, rider BMX di tiap daerah sudah cukup mahir menguasai banyak skill, namun Teja menilai perkembangannya masih belum maksimal.

Ardika-Winata--Perkembangan-BMX-di-Indonesia-Sudah-Baik,-Tapi-Belum-Maksimal_news-(1)

Peran penting perkembangan BMX di Indonesia tidak hanya dilihat dari banyaknya rider BMX ataupun komunitas yang menaunginya saja. Namun perkembangannya juga harus didukung oleh Pemerintah Pusat ataupun Daerah. Pemerintah memang telah membuat kejuaraan olahraga ekstrem bertajuk Indonesia Open X-Sport Championship [IOXC] di Indonesia setiap tahunnya, namun skema kompetisinya masih belum dikatakan 100% sukses.

Ardika-Winata--Perkembangan-BMX-di-Indonesia-Sudah-Baik,-Tapi-Belum-Maksimal_news-(3)

Selain itu Teja menilai Pemerintah masih aga kurang melihat potensi yang dimiliki rider-rider BMX terbaik Indonesia. Padalah mereka telah berjuang di banyak kompetisi tingkat International tanpa adanya dukungan dari Pemerintah. Sejatinya apapun bentuk dukungan dari Pemerintah, kita semua harus memberikan apresiasi untuk kepentingan olahraga BMX di Indonesia yang lebih baik.

Ardika-Winata--Perkembangan-BMX-di-Indonesia-Sudah-Baik,-Tapi-Belum-Maksimal_news-(2)

Pada intinya adalah rider ataupun komunitas BMX di Indonesia dengan Pemerintah Pusat ataupun Daerah harus bersingkronisasi dan bekerja sama semaksimal mungkin untuk mendirikan olahraga BMX di Indoensia yang lebih baik, selain itu dapat melahirkan bibit-bibit rider muda yang potensial guna meraih banyak prestasi di kemudian hari.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ardika Winata

Pendapat Ardika Winata mengenai perkembangan BMX di Indonesia.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja berhasil mengunci gelar juara dalam kejuaraan Final ProJam Fest yang tersaji pada akhir pekan kemarin tanggal Sabtu [18 /11] di Lapangan Rampal, Malang, Jawa Timur.

Ardika Winata Kunci Gelar Juara Final ProJam 2017_news (2)

Keberhasilan Teja menjadi juara pertama di Final ProJam Fest 2017 ini seakan menjadi cita-cita yang tercapai. Pasalnya pada kejuaraan BMX Street ini Teja memasang target juara pertama, dan benar saja dia berhasil mengalahkan pesaingnya seperti Andrian Dwi P. dan Hendri Setiawan atau Bondik.

Ardika Winata Kunci Gelar Juara Final ProJam 2017_news (1)

Perjuangan sebelum pertandingan Teja mengatakan lawan-lawan yang dihadapi semua sulit, namun dirinya yakin dan percaya bahwa kerja keras tidak akan membohonginya, dan benar saja rider BMX asal Medan ini berhasil menjadi juaranya. Perjuangan Teja meraih gelar juara ProJam Fest 2017 ini terbilang cukup berat, pasalnya untuk mengikuti Final ProJam Fest 2017 ini dirinya harus susah payah mendapatkan Golden Tiket yang didapatnya saat mengikuti ProJam Fest Regional Yogyakarta pada beberapa waktu yang lalu.

Ardika Winata Kunci Gelar Juara Final ProJam 2017_news (4)

Perjuangan Teja di ProJam Fest 2017 masih belum berakhir, pasalnya Teja masih akan bertanding dalam kejuaraan ProJam Fest International Open 2017. Walaupun dinilainya semakin sulit, karena berskala International Teja pastinya akan berusaha keras untuk menjadi yang terbaik dalam kejuaraan BMX tersebut.

Ardika Winata Kunci Gelar Juara Final ProJam 2017_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ardika Winata

Teja berkat kerja kerasnya berhasil menjuarai Final ProJam Fest 2017 akhir pekan kemarin.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Salah satu rider BMX pro asal Medan, Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja berharap kembali berlaga di ajang BMX tingkat International.

eXINA-Ardika Winata Ingin Kembali Berlaga di Ajang International_news (1)

Pada tahun 2016 bisa dikatakan adalah tahunnya Ardika Winata, pasalnya banyak sekali prestasi yang diraih baik itu Kejuaraan BMX tingkat Nasional ataupun International. Seperti Juara 1 Pro Jam, Juara 4 IOXC, Juara 4 TAFISA World Games, Juara 4 FISE World di Chengdu China, dan tentunya masih banyak prestasi lainnya.

eXINA-Ardika Winata Ingin Kembali Berlaga di Ajang International_news (2)

Atas hasil yang sudah dicapai oleh Ardika Winata ini tidak membuatnya cukup puas, justru dia berharap di tahun 2017 ini dapat meraih prestasi lebih banyak lagi. Selain itu dia pun berharap dapat kembali dipercaya oleh negara untuk mewakili Indonesia dalam ajang Kejuaraan BMX International semacam FISE World Series.

eXINA-Ardika Winata Ingin Kembali Berlaga di Ajang International_news (3)

Dari sekian banyak prestasi yang sudah diraih di tahun 2016, Ardika Winata mengatakan bahwa raihan juara pertama di ajang Pro Jam membuatnya paling berkesan. Karena keberhasilan tersebut membuatnya dapat berlaga di kejuaraan FISE World Seris di Chendu China, dan dirnya dapat meraih juara ke empat.

eXINA-Ardika Winata Ingin Kembali Berlaga di Ajang International_news (4)

Untuk mewujudkan cita-citanya di tahun 2017, Ardika Winata sedang fokus latihan untuk meningkatkan kualitas skill yang dimilikinya dan juga mencari trik-trik terbaru yang akan menjadi senjata untuk memenangkan suatu kejuaraan.

#bmx #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #prorider #rider #urban

Text & Photos          : Bambang Vidiatmoko

Ardika Winata berharap dapat kembali berlaga di ajang BMX tingkat International.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tidak dapat dipungkiri lagi sebelum dibangun X-Jodo Bike & Skate Park para penggemar olahraga ekstrem khususnya BMX, Skateboard, dan Aggressive Inline Skate sangat sulit untuk bermain dengan nyaman dan aman untuk mereka berlatih.

Ardika Winata Terima Kasih Kepada Pemda DKI Jakarta_news (1)

Namun setelah Pemda DKI Jakarta membuatkan X-Jodo Bike & Skate Park di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara para pecinta Olahraga Skateboard, Aggressive Inline Skate, BMX, dan juga Scooter dapat berlatih dengan intens selama yang mereka inginkan. Apalagi semua fasilitas yang ada di X-Jodo Bike & Skate Park dapat digunakan dengan gratis.

eXINA-XJodo (2)

Atas pembuatan X-Jodo Bike & Skate Park ini, salah satu rider BMX pro asal Medan Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah DKI Jakarta atas dibuatkannya X-Jodo Bike & Skate Park. Teja mengatakan fasilitas yang berada di X-Jodo Bike & Skate Park ini terbilang cukup lengkap, selain memiliki obstacle yang terbilang bervariasi, di lokasi ini juga terdapat lapangan futsal, tempat ibadah, jogging trek, dan juga toilet.

Ardika Winata Terima Kasih Kepada Pemda DKI Jakarta_news (2)

Dalam kesempatannya Teja pun mengatakan, ”Dengan hadirnya skate park baru di Jakarta ini sangat positif sekali. Selain dapat digunakan untuk para rider BMX berlatih, skate park baru ini juga dapat mendorong anak-anak muda untuk mulai bermain BMX dengan fasilitas yang sangat lengkap dan tidak dipungut bayaran”.

eXINA-XJodo (1)

“Harapan aku adalah, dengan adanya skate park ataupun bike park ini semua pecinta olahraga ekstrem seperti BMX, Aggressive Inline Skate, dan juga Skateboard tidak menyia-nyiakan fasilitas yang ada. Mereka harus lebih sering berlatih disini, dan tetap menjaga semua fasilitas yang sudah ada” tambah Teja.

#ardikawinata #bmx #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #skatepark #urban #XJodo

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Bambang Vidiatmoko / dok. Ardika Winata

Kini pecinta olahraga ekstrem bisa bermain bebas di skate park X-Jodo.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com             Indonesia rencananya akan mengirimkan wakilnya mengikuti ajang FISE World Series di Prancis pada Mei 2016 mendatang,

Para atlet olahraga ekstrem BMX, Skateboard, dan Inline Skate, dengan komposisi tiga rider dari BMX yaitu Botay, Teja, dan Bondik kemudian dua skater dari Skateboard Mario Palandeng dan Sanggoe, serta satu roller dari Inline Skate yaitu Ferdy Damara.

Asosiasi BMX Indonesia dan Kemenpora bekerja sama dalam rangka memfasilitasi para atlet BMX, Skateboard, dan Inline Skate untuk mengikuti festival FISE di Prancis nanti pada 2-9 Mei nanti.

Ketika ditemui oleh eXtremeINA.com disela-sela ajang Local Heroes 2016 Jakarta at Taufan Arena, Pancoran, Jakarta Selatan, Ardika Winata a.k.a Teja salah satu rider BMX yang akan berangkat ke Prancis nanti memberikan sedikit komentar terkait ajang Internasional FISE.

eXINA-Persiapan Atlet Indonesia Jelang FISE World Series_news (4)

“Persiapannya buat saat ini ya latihan saja, sekarangkan sudah tidak shooting Go BMX lagi jadi sekarang fokus dipersiapkan apalagi mau berangkat ke Prancis jadi harus siap.” ungkap Teja.

Hal yang sama juga diutarakan oleh rekan Teja dalam sinetron Go BMX yaitu Botay Agata yang juga terpilih untuk mewakili Indonesia dalam ajang FISE World Series di Prancis,walau saat sedang sibuk shooting namun prestasi nya di BMX harus tetap jadi prioritas utama, “Terus latihan dengan mengulik trik-trik baru dan menyempurnakan kembali trik lama seperti pedaling no hand dan lain sebagainya, target tentu menjadi juara atau paling tidak masuk 3 besar dalam ajang FISE nanti.” tambah pria kelahiran 1990 ini.

eXINA-Persiapan Atlet Indonesia Jelang FISE World Series_news (3)

Rider lainnya yaitu Ferdy Damara asal Tenggarong Kalimantan mewakili Inline Skate mengatakan “Belum terlalu maksimal sih persiapan nya namun harus tetap siap lah” terkait persiapan dan latihan Ferdy menambahkan “Harus benar-benar latihan terus dan nge-push untuk latihan mungkin setiap hari akan latihan lebih keras lagi nih sampai berangkat nanti ke Prancis.” jelasnya.

Terkait keberangkatan para rider nanti pada awal bulan Mei ke Prancis Kemenpora yang bekerja sama dengan Asosiasi BMX Indonesia selaku pihak yang memfasilitasi ikut berkometar melalui Bapak Bambang Hermansyah sebagai kepala Bidang Olahraga Petualangan danTantangan. “Ajang FISE ini pertama kali kita coba mefasilitasi anak-anak ,sekarang termasuk olahraga urban yang lagi trend di negara Indonesia ini supaya mereka juga bisa berprestasi lebih tinggi lagi makanya kita bawa fasilitasi ke Festival Internasional FISE series di Eropa nanti.” jelasnya.  Menurut nya proses pemilihan  para atlet rider ini berdasarkan prestasi para rider di event besar di dalam negeri seperti IOXC.

Dan rencananya para atlet rider ini akan di tempatkan di kelas Amatir karena ini merupakan pertma kalinya Indonesia mengikuti festival  Internasional sebesar ini, walau sebelumnya sudah  pernah ikut ajang Internasional di Malaysia.

eXINA-Persiapan Atlet Indonesia Jelang FISE World Series_news (2)

“Kita akan menempatkan mereka di kelas amatir nanti karena melalui pengamatan kita tahun lalu untuk kelas pro di ajang FISE itu beda banget, selain itu yang terpenting adalah para rider atlet ini mendapat wawasan di luar untuk menambah kemampuan ketrampilan mereka agar lebih bagus lagi, mungin nanti mereka bisa ke kelas pro dan juga menjadi bahan evaluasi bagi setiap asosiasi agar bisa mempersiapkan rider nya lebih baik lagi kedepan nya. Diharapkan para atlet ini dapat memberikan pengaruh atau influence bagi para rider lain agar bisa lebih berprestasi lagi.” tutupnya.

Menurut ketua Asosiasi BMX Indonesia, Danil menambahkan setelah berkoordinasi dengan kemenpora bahwa selain skilldan attitude yang baik dan banyak faktor lain juga menjadi faktor keberangkatan para atlet ke Prancis nanti.

“Kepercayaan itu dijaga, kita tidak minta dia hebat secara prestasi tapi harus baik dalam banyak hal karena mereka berangkat ke sana itu mewakili komunitas BMX di Indonesia.” tegas Danil.

 

Text              : Abu Saugi

Photo’s         : Tito Febrianto

JAKARTA – eXtremeINA.com             Indonesia rencananya akan mengirimkan wakilnya mengikuti ajang FISE World Series di Prancis pada Mei 2016 mendatang, Para atlet olahraga ekstrem BMX, Skateboard, dan Inline Skate, dengan komposisi tiga rider dari BMX yaitu Botay, Teja, dan Bondik kemudian dua skater dari Skateboard Mario Palandeng dan Sanggoe, serta satu roller dari Inline Skate yaitu Ferdy Damara. […]

READ MORE

eXtremeINA-Teja-BMX-profile (2)eXtremeINA.com    Penggiat Street BMX selalu menggunakan safety gear dalam setiap melakukan aksinya, demikian dengan seorang rider BMX yang biasa dikenal dikalangan BMX dengan sebutan Teja, Teja adalah salah satu penggiat Street BMX yang bermental baja, hal itu terbukti saat diberi obstacle jumping Teja sangat lihay dalam melakukan trik Backflip.

Teja yang mempunyai nama asli Ardika Winata ini lahir di Medan, membesarkan nama wilayah Medan sudah mencapai kancah Asia, salah satunya ia pernah mengikuti kompetisi di Yogyakarta dalam event IOXC. Teja menampilkan Backflip Tailwhip trick dalam event tersebut, dan itu memecahkan sejarah di Indonesia yang menampilkan trik itu.

eXtremeINA-Teja-BMX-profile (4)

Dalam melakukan trik tersebut Teja mengaku sering berlatih dengan semangat dan keyakinan yang tinggi akhirnya ia bisa melakukan tersebut. Menurutnya hal yang pertama dilakukan dalam mempelajari trik adalah keyakinan dan memakai safety, dengan hal itu Teja yakin semua hal yang sulit akan terasa mudah jika diawali dengan keyakinan yang matang.

Sejumlah prestasi  ia dapatkan dan baru-baru ini iya mendapat  penghargaan  menjadi  rider terbaik di Indonesia dalam event nasional yang diadakan Asosiasi BMX Indonesia [LOCAL HEROES 2014] yang digelar di lapangan KEMENPORA, Jakarta Pusat. Teja juga mendapat peringkat pertama dalam event tersebut, di dalam kelas open Street BMX.

eXtremeINA_Hari Terakhir Final Local Heroes, Teja Memukau_news (1)

Backflip No Hand trick ini terbilang sulit dilakukan, tidak demikian dengan Teja, ia melakukan hal tersebut dengan sempurna pada Local Heroes 2014, dan itu merupakan kali pertama ia melakukan trik tersebut dan ditonton para rider BMX, trik  yang menjadi andalan Teja dalam berkompetisi adalah Flair, menurutnya trick itu adalah trick yang sulit dilakukan bahkkan dirinya sering gagal dalam melakukannya.

eXtremeINA-Teja-BMX-profile (6)

Jika kalian ingin melakukan trick tersebut Teja berpesan untuk memperhatikan safety gear dan keyakinan, jika jatuh jangan dilawan arusnya, jika dilawan akan fatal akibatnya.

Twitter:  @TejaBMX

Instagram: Teja_BMX

Facebook:  Ardika Winata

Text & Photo : Arief Munandar

eXtremeINA.com    Penggiat Street BMX selalu menggunakan safety gear dalam setiap melakukan aksinya, demikian dengan seorang rider BMX yang biasa dikenal dikalangan BMX dengan sebutan Teja, Teja adalah salah satu penggiat Street BMX yang bermental baja, hal itu terbukti saat diberi obstacle jumping Teja sangat lihay dalam melakukan trik Backflip. Teja yang mempunyai nama asli Ardika […]

READ MORE
<