eXtremeINA.com

Tag :Arung Jeram

eXtremeINA.com  Panjat tebing adalah salah satu olahraga yang tergolong ekstrem, dan biasanya olahraga ini banyak dilakukan dialam terbuka. Setiap jenia panjat tebing pastinya memiliki karakteristik dengan rintangan dan kesulitan yang bebeda-beda, oleh sebab itu bagi para pemula sangat disarankan mengenal lebih dalam macam-macam jenis panjat tebing yang akan dimainkan mulai dari peralatan, rute pendakian, sistem keamanan, dan masih banyak hal yang lainnya. Berikut penjelasan tentang macam-macam aktivitas panjat tebing :

 

Bagi pemula yang ingin dan baru bermain olahraga Panjat Tebing harus mengenali dulu jenis-jenis olahraga Panjat Tebing yang ada.

Panjat Tebing Bebas. Panjat tebing bebas biasanya dilakukan dialam terbuka seperti di tebing curam atau gunung. Untuk menyusuri rutenya tidak disertai tim keselamatan, namun sejatinya panjat tebing ini tidak ada bedanya dengan panjat tebing pada umumnya. Kekuatan fisik serta keterampilan jari-jari dan menggunakan tali sangat menjadi kunci utama dalam olahraga yang satu ini.

Bouldering. Bouldering merupakan panjat tebing yang tebingnya tergolong pendek. Rute yang dilaluinya pun tidak begitu panjang. Namun tidak jarang rute yang dibuat bertingkat dengan tingkat kesulitang yang sangat tinggi. Dengan begitu sistem keamanan tidak mesti menggunakan tali, melainkan sistem keamanannya menggunakan papan atau matras yang empuk untuk diletakkan di bawah panjat tebing.

 

Bagi pemula yang ingin dan baru bermain olahraga Panjat Tebing harus mengenali dulu jenis-jenis olahraga Panjat Tebing yang ada.

Panjat Tebing Solo. Panjat tebing ini bisa dibilang mirip seperti panjat tebing bebas. Hanya saja aktivitas memanjat dilakukan solo dan tidak dilindungi tali. Meski tanpa perlindungan tali panjat tebing yang dilakukan masih cukup karena lokasi pendakian di bawahnya terdapat kolam. Sehingga bila pendaki terjatuh, pedaki tetap aman jatuh ke air.

Panjat Tebing Solo Bebas. Panjat tebing solo bebas dilakukan tanpa tali atau sistem perlindungan apapun. Secara teknik bisa dibilang mirip seperti solo climbing bebas, bouldering, dengan rute tinggi yang amat mematikan. Disebut mematikan karena di bawah lokasi pendakian tidak terdapat air yang berarti meningkatkan risiko kemungkinan pendaki terluka parah atau terbunuh bila terjatuh.

 

Bagi pemula yang ingin dan baru bermain olahraga Panjat Tebing harus mengenali dulu jenis-jenis olahraga Panjat Tebing yang ada.

Panjat Tebing Solo Tali. Macam manjat berikutnya solo menggunakan tali. Pendakian ini membutuhkan perlengkapan tali seperlu melindungi dan mengamankan tubuh. Bentuk memanjat bisa dilakukan secara bebas ataupun menggunakan bantuan alat yang memadai.

Lead Climbing. Lead climbing merupakan olahraga manjat yang dilakukan berhari-hari lamanya. Macam manjat yang satu ini biasa dilakukan pada perjalanan pendakian gunung dan camping. Karenanya pendaki mesti membekali diri dengan tenda, makanan, dan peralatan cukup. Lead climbing lebih lanjutnya dibedakan menjadi 3 yaitu Mixed Climbing, Ice Climbing, dan Mountaineering atau Alpine Climbing.

Mengenal Berbagai Macam Panjat Tebing_feature (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Mengenal Berbagai Macam Panjat Tebing

READ MORE

eXtremeINA.com  Arung Jeram [Rafting] adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani di dalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

Arung Jeram adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani di dalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

Sebelum turun langsung bermain Arung Jeram, fakta ini wajib sekali dipelajari dan diketahui. Berikut adalah penjelasannya.

  1. Musim hujan adalah waktu terbaik untuk berarung jeram

Banyak yang takut arung jeram saat musim hujan. Padahal faktanya, debit air sungai yang meninggi dapat menghasilkan aliran arus yang deras dan jeram-jeram besar yang menantang. Pengarungan sungai jadi lebih mendebarkan. Tidak perlu khawatir, karena operator tetap memperhatikan keamanan.

  1. Pelampung yang kekecilan akan membuatmu susah bernapas

Pastikan pelampung yang kamu pilih masih lengkap dan dalam kondisi baik [tidak sobek dan memiliki tali]. Bila pelampung kebesaran, kamu akan kesulitan mengapung. Bahkan, bisa jadi pelampungmu akan lepas. Maka pilihlah pelampung yang pas di badan.

  1. Memakai celana panjang saat arung jeram akan menyulitkan pergerakan

Celana panjang akan memberatkamu untuk bergerak selain itu juga menyulitkan kamu berenang. Lebih baik mengenakan celana pendek. Kamu bisa leluasa berenang dan bergerak di atas perahu. Yang perlu diingat, pilihlah celana pendek yang mengikat. Bila perlu kenakan ikat pinggang untuk menghindari celana pendekmu melorot. Celana outdoor waterproof bisa jadi pilihan.

Arung Jeram adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani di dalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

  1. Celana berwarna putih terlihat menerawang saat berbasah-basahan di sungai

Saat rafting, hindari pemakaian celana berwarna putih. Alasannya karena celana akan terlihat menerawang saat keadaan basah. Lebih baik mengenakan celana berwarna gelap.

  1. Ternyata banyak yang mengabaikan grade atau level sungai

Saya dan teman-teman saya termasuk di antaranya. Tidak begitu memperdulikan berapa grade sungai tersebut. Yang terpenting bisa arung jeram bareng teman-teman.

Grade atau kelas sungai untuk arung jeram mulai dari terdiri dari I, II, III, IV, V, VI. Grade I mempunyai level yang sangat mudah, sedangkan grade VI adalah grade paling sulit. Sebelum kamu memutuskan untuk arung jeram, ketahui dulu level sungai yang akan kamu arungi.

  1. Sungai Alas di Aceh menjadi sungai terbaik pecinta arung jeram

Bagi pemain rafting profesional, Sungai Alas Aceh menjadi sungai terbaik untuk rafting. Sungai Alas mempunyai variasi grade. Mulai grade 3 hingga 4. Sungai Alas juga biasa digunakan untuk kejuaraan nasional.

Sungai yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser ini menyuguhkan pemandangan tepi sungai yang alami. Jika beruntung, kamu bisa melihat gajah, rusa, dan monyet yang sedang minum di pinggir sungai.

Sungai Alas mempunyai arus sungai yang deras dan kelokan tajam. Kamu yang profesional pasti menyukai tantangan ini.

Arung Jeram adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani didalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

  1. Bagi pemula, Sungai Elo Magelang jadi pilihan yang sangat tepat

Mengapa? Karena Sungai Elo berada pada grade II hingga III dan memiliki arus sungai yang cukup deras. Kamu tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan jeram-jeram sungai Elo. Waktu tempuh pengarunganpun tidak terlalu panjang. Hanya butuh waktu sekitar 2 jam.

  1. Sungai Alas yang jadi favorit pecinta jeram pernah diarungi Leonardo Dicaprio

Bukan bermain rafting sih, tapi Leo pernah mengarungi Sungai Alas saat mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser. Leo bersama Adrien Brody terlihat menyusuri sungai untuk melihat keanekaragaman flora fauna di sana

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Arung Jeram [Rafting] adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Indonesia adalah salah satu Negara dengan kekayaan alam yang sangat melimpah. Salah satunya adalah sungai yang banyak dimanfaatkan untuk bermain, berlatih, hingga menggelar kejuaraan kompetisi arung jeram.

ilustrasi-jeram-arung-ciliwung (1)

Sebagai kota penyanggah Ibukota DKI Jakarta, kota Depok dilalui oleh sungai Ciliwung yang merupakan salah satu kali terpanjang di Indonesia. Dengan adanya fenomena seperti itu maka Pemerintah daerah berwacana untuk membuat wisata arung jeram di kawasan tersebut. Kabarnya wisata arung jeram di Depok ini akan dibuka pada tahun ini, dan akan dibangun secara bertahap pada empat dermaga Ciliwung.

Agus Suherman selaku Kepala Pemuda Olahraga Pariwisata Seni dan Badan Kebudayaan mengungkapkan bahwa timnya sedang mempersiapkan rencana ini dengan sebaik mungkin. Untuk dermaga yang akan dibangun terdapat di daerah Grand Depok City [GDC], Ratujaya, Jembatan Panus, dan Juanda. Jika agenda ini dapat terealisasi maka suatu kebanggaan bagi warga Depok memiliki arena wisata arung jeram.

ilustrasi-jeram-arung-ciliwung (2)

Arung jeram adalah salah satu olahraga dan wisata yang sedang berkembang di Indonesia, dan pecintanya pun cukup variatif. Semoga hadirnya wisata air Arung Jeram di Depok ini dapat menjadikan motivasi bagi pemuda pemudi kota Depok untuk mulai menggemari olahraga arung jeram dan menjadi seorang atlet yang siap berkompetisi di sebuah kejuaraan tingkat Nasional maupun International.

#arungjeram #depok #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #rafting #vacation #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           ; Berbagai Sumber

Sungai Ciliwung di wilayah kota Depok, akan dibangun wisata arung jeram.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Pada lomba hari terakhir Kejuaraan Nasional Arung Jeram XX 2017 Yogyakarta (Senin, 30/1), regu Jawa Barat Junior Putra dan Putri mengokohkan dominasinya dengan menguasai nomor Down River Race (Jarak Jauh). Kejurnas R6 (khusus 6 pedayung dalam perahu) di Sungai Progo, Desa Sendangsari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang dimulai Sabtu (28/1), diakhiri dengan melombakan nomor Down River Race (Jarak Jauh). Bagi pedayung putri berjarak 9,2 km, sedangkan putra harus menempuh jarak 14 km.

Putra Putri Jabar Juara Umum Kelas Junior_news (1)

Kemenangan regu Jawa Barat U-19 Putri yang melengkapi sapu bersih mereka di kelas Junior setelah merebut tiga medali emas sebelumnya, dicapai dengan dramatis. Menurut kapten regu, Shellawati Solihin, kepada Tagor Siagian, staf Humas Panitia Pelaksana Kejurnas, sebenarnya mereka terlambat siap untuk memulai lomba. “Pemanasanpun tak sempat. Waktu tersita untuk mengambil posisi, karena banyak perahu kosong menghalangi,” ujarnya. Meski memulai lomba dari posisi akhir, pelan tapi pasti mereka melewati lawannya satu per satu dan memimpin cukup jauh. Selisih waktu dengan peringkat kedua, Sumatera Utara pun hampir 20 detik. Sudah siapkah mereka mempertahankan gelar Juara Dunia yang mereka raih di Sungai Citarik, Sukabumi 2015 lalu? “Kekompakan harus kami jaga dengan berlatih teratur. Perbaikan gizi dan stamina juga harus kami perhatikan,” ucapnya tersenyum.

Putra Putri Jabar Juara Umum Kelas Junior_news (3)

Kendala umum dalam membina regu kelompok umur adalah bila usia atletnya melewati batas umur. Diperlukan waktu cukup untuk penyesuaian atlet tersisa dengan atlet barunya. Kendala itu yang dihadapi regu NTB dan DKI Jaya di Kejurnas kali ini. Dengan jadwal kejuaraan yang teratur dan pasti, sebenarnya kendala minimnya persiapan bisa dicegah.

Putra Putri Jabar Juara Umum Kelas Junior_news (5)

Text & Photos: Tagor Siagian / Lassak Imaji 

Hasil Lomba Down River Race (Jarak Jauh)

Kelas Terbuka

Putri

  1. Sumatera Barat (19:00,88), 400
  2. DIYogyakarta (19:44,59), 352
  3. DKI Jaya (20:05,92), 316

Putra

  1. DKI Jaya (20: 35,59), 400
  2. Banten (21:25,95), 352
  3. Kalimantan Utara (21:37,29), 316

 

Kelas Junior

Putri

  1. Jawa Barat U-19 (18:24,57), 400
  2. Sumatera Utara (18:44,37), 352
  3. Sumatera Selatan U-19 (18:58,26), 316

Putra

  1. Jawa Barat (21:09,23), 400
  2. Kalimantan Timur (21:25,48), 352
  3. Jawa Barat U-19 (21:44,02), 316

 

Peringkat Juara Umum

Kelas Terbuka

Putri

  1. DI Yogyakarta; Sprint: nilai 100, Head To Head: 200, Slalom: 300, Down River Race: 352. Jumlah Nilai: 952
  2. Sumatera Barat; Sprint: 88, Head To Head: 176, Slalom: 216, DRR: 400. Jumlah: 880
  3. DKI Jaya; Sprint: 79, Head To Head: 158, Slalom: 237, DRR: 316. Jumlah: 790

Putra

  1. DKI Jaya; Sprint: 100, Head To Head: 200, Slalom: 300, DRR: 400. Jumlah: 1000
  2. Banten; Sprint: 88, Head To Head: 176, Slalom: 237, DRR: 352. Jumlah: 853
  3. Kalimantan Utara; Sprint: 60, Head To Head: 158, Slalom: 264, DRR: 316. Jumlah: 798

 

Kelas Junior

Putri

  1. Jawa Barat U-19; Sprint: 100, Head To Head: 200, Slalom: 300, DRR: 400. Jumlah: 1000
  2. Sumatera Utara; Sprint: 79, Head To Head: 158, Slalom: 264, DRR: 352. Jumlah: 853
  3. Sumatera Selatan U-19; Sprint: 88, Head To Head:176, Slalom:237, DRR:316. Jumlah: 817

Putra

  1. Jawa Barat; Sprint: 88, Head To Head: 200, Slalom: 300, DRR: 400. Jumlah: 988
  2. Kalimantan Timur; Sprint: 100, Head To Head: 176, Slalom: 264, DRR: 352. Jumlah: 892
  3. Jawa Barat U-19; Sprint: 72, Head To Head: 144, Slalom: 237, DRR: 316. Jumlah: 769

Pada lomba hari terakhir Kejuaraan Nasional Arung Jeram XX 2017 Yogyakarta, regu Jawa Barat Junior Putra dan Putri mengokohkan dominasinya dengan menguasai nomor Down River Race.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com        Pada hari kedua Kejuaraan Nasional Arung Jeram XX 2017  Yogyakarta (Minggu, 29/1) yang melombakan nomor Slalom (Halang Rintang), regu Jawa Barat putra dan putri menguasai Kelas Junior dengan memborong kedua medali emas. Dalam nomor Slalom, kekompakan regu sangat memegang peran. Karena tidak sekadar melewati rintangan tiang gawang yang digantung diatas sungai dari depan, namun juga harus melewatinya dengan bergerak mundur dan berputar kembali melewati gawang. Pada saat memutar kembali setelah mundur memasuki gawang, para pedayung akan melawan arus. Gerakan ini yang sangat menguras tenaga dan waktu. Sementara juara nomor ini ditentukan regu yang berhasil melewati sebanyak mungkin gawang dengan mulus, tanpa menyenggol tiang dalam waktu tercepat.

sumut jr pi

Kejurnas Arung Jeram R6 (khusus 6 pedayung dalam perahu) 2017 di Sungai Progo, Desa Sendangsari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, akan berakhir hari Senin besok (30/1) dengan melombakan nomor Down River Race (Jarak Jauh) . Bagi pedayung putri berjarak 9,2 km, sedanagkan putra harus menempuh jarak 14 km.

kaltim jr pa_01

Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) Dankormar (Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono S.Mn, sudah memutuskan bahwa para juara Kejurnas berhak untuk mendapatkan tiket untuk mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia R6 Jepang 2017, 3-9 Oktober. Keberhasilan Indonesia untuk pertama kali meraih medali emas dalam Kejuaraan Dunia R6 2015 di Sungai Citarik  Sukabumi  Jawa Barat, membuktikan bahwa menjadi juara dalam olahraga air arung jeram bukan ditentukan ukuran fisik pedayung. Namun kematangan mental, tak mudah menyerah meski tertinggal dari lawan, dan kejelian menerapkan strategi. Ketika itu, medali emas tak hanya diraih timnas U-19 Putra yang berhasil mengalahkan Inggris dan Rusia di nomor Sprint, adu cepat sepanjang 300 meter. Regu U-19 Putri dan regu U-23 Putra di nomor Down River Race (Jarak Jauh) juga ikut mencatat sejarah olahraga arung jeram Indonesia.

jabar u19 pi4_01

Demi memperkuat kedudukan Indonesia yang sudah disegani para pedayung dunia, Ketua Harian PB FAJI Amalia Yunita kepada Tagor Siagian, staf Humas Kejurnas 2017 berujar, “Sudah saatnya pemerintah memperhatikan cabang olahraga yang nyata-nyata sudah mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Bukan begitu saja memberi bonus pada atlit yang hanya masuk final sebuah kejuaraan tingkat Asia Tenggara. Selain dapat meningkatkan wisatawan baik lokal maupun asing, olahraga alam seperti arung jeram sangat baik untuk memperbaiki mental generasi muda, sesuai dengan rencana kerja Bapak Presiden Joko Widodo, yakni Revolusi Mental. Karenanya para perusahaan BUMN wajib mendukung olahraga yang tak hanya memberi jaminan prestasi namun juga memiliki potensi wisata dan peluang kerja. Di Amerika dan Eropa kebanyakan orangtua kini mendorong anak-anaknya kembali ke alam, agar tak terbius gawai, yang justru banyak berpotensi penyakit dan perilaku menyimpang.”

jabar u19 pi2_01

Text & Photos : Tagor Siagian / Lassak Imaji 

 

Hasil Hari II (Nomor Slalom):

Kelas Terbuka

Putra:

  1. DKI Jaya (nilai 300) 2. Kalimantan Utara (264) 3. Banten (237)

 

Putri:

  1. DIYogyakarta (300) 2. DKI Jaya Master (264) 3. DKI Jaya (237)

 

Kelas Junior:

Putra:

  1. Jawa Barat (588) 2. Kalimantan Timur (540) 3. Jawa Barat U19 (453)

 

Putri:

1 .Jawa Barat U19 (300) 2. Sumatera Utara (264) 3. DKI Jaya (216)

 

Peraihan Medali Emas Hingga Hari Kedua:

  1. Jawa Barat             : 5
  2. DKI Jaya               : 3
  3. DIYogyakarta       : 3
  4. Kalimantan Timur : 1

 

Pada hari kedua Kejurnas Arung Jeram XX 2017, Slalom (Halang Rintang), regu Jawa Barat putra dan putri menguasai Kelas Junior dengan memborong kedua medali emas.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com                  Olahraga petualangan Indonesia kembali semarak di awal tahun. Juara Dunia Arung Jeram dan peraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 kelas U-19  putri dari regu pengelola wisata arung jeram Arus Liar, Sungai Citarik, Sukabumi, Jawa Barat berhasil membuktikan reputasi meerka sebagai tim putri terkuat Indonesia di kelompok umurnya.

Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram R6 2017 di Sungai Progo, Desa Sendang Sari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta lomba hari pertama (Sabtu, 28/1) kemarin, tak tanggung-tanggung, dua medali emas langsung mereka rebut. Di final nomor Sprint dan Head To Head (Satu Lawan Satu), asuhan Aceng Supendi dan Rahmat Wahyudin Saleh itu menyingkirkan lawan sama, Sumatera Selatan. Sungai Progo memiliki tingkat kesulitan tinggi yakni, 4 hingga 5, sama dengan Sungai Asahan, Sumatera Utara. Sehingga sangat baik untuk menguji kemampuan para calon wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia R6 2017 di Jepang Oktober ini.

dki open pa3_01

Ini adalah kejurnas yang tertunda yang semula direncanakan di Aceh, Desember lalu. Beberapa kota sempat berminat menjadi tuan rumah; Medan, Bandar Lampung dan Probolinggo, namun batal. Akhirnya pengurus FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) Yogyakarta bekerjasama dengan pengelola wisata arung jeram TOP Rafting menjadi penyelamat. Kejurnas berlangsung bergantian tiap tahun untuk kategori R6 (6 pedayung dalam perhau) dan R4 (4 pedayung dalam perahu). Sebanyak 28 regu terbaik putri dan putra dari 12 (dua belas) propinsi akan berlomba dalam kelas Junior dan Terbuka. Kelas Junior merupakan gabungan kelompok umur U-19 dan U-23 karena peserta U-19 hanya dua propinsi (Jawa Barat dan Sumatera Selatan). Sedang Kelas Terbuka adalah gabungan Kelas Terbuka (bagi pedayung di atas 17 tahun) dan Master (di atas 40 tahun), karena peserta Kelas Master hanya dua propinsi; DKI Jaya dan DIYogyakarta. Nomor-nomor yang dilombakan sesuai Kejuaraan Dunia; Sprint (adu cepat) , Head to Head, Slalom (Halang Rintang) dan Down River Race (Jarak Jauh).

jabar jr pa vs jabar u19 pa_01

Pada Kejuaraan Dunia Arung Jeram R6 (6 pedayung dalam perahu) 2015 di Sungai Ctarik, Sukabumi, Jawa Barat, Shellawati Solihin dan kawan-kawan merebut medali emas nomor Down River Race, jarak jauh. Hampir batal mengikuti kejurnas karena terhmabat biaya, keberhasilan mereka semakin berarti. Para juara kejurnas berhak mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia R6, 2017 di Sungai Yoshino, Teliba, Jepang, Oktober nanti. Terbuka peluang bagi regu U19 putri Jawa Barat yang diperkuat; Shellawati Solihin (kapten), Lista Natasya Peniawati, Nita Karlina, Widi Nawri Lubis, Siwi Widiastuti, Andara Rizma dengan pedayung cadangan Luchy Marina Agustin, mempertahankan gelar juara dunia mereka 3-9 Oktober mendatang.

Menurut Cahyo Alkantana, Direktur Eksekutif TOP Rafting, kepada Tagor Siagian, staf Humas Panitia Pelaksana Kejurnas 2017, “Arung Jeram bukan masalah ukuran tubuh. Semakin banyaknya kejuaraan yang diikuti pedayung akan membentuk stamina, mental dan kemampuan menerapkan strategi yang lebih baik. Terbukti regu U-19 Jabar bisa Juara Dunia dengan mengalahkan pedayung Brasil yang jauh lebih besar fisiknya. Karenanya BUMN harus lebih mendukung kegiatan olahraga alam, karena minat generasi muda sekarang semakin besar. Di tingkat dunia kemampuan atlit kita juga sudah diperhitungkan.”

jabar u19 vs sumut jr pi2_01

Sebanyak 28 regu terbaik dari 12 propinsi di Indonesia akan bertarung hingga Senin, 30 Januari. Pada Minggu (29/1) nomor yang dilombakan adalah Slalom, dimana peserta melewati rintangan berupa gawang yang tergantung sepanjang 400 meter. Sedangkan di hari terakhir, Senin (30/1), pedayung diuji staminanya dalam nomor jarak jauh. Bagi putri sejauh sekitar 9,2 km dan putra 14 km.

Text & Photo’s : Tagor Siagian / Lassak Imaji

 

Hasil Kejurnas Arung Jeram 2017:

Nomor Sprint

Putri:

Kelas Terbuka: 1. DIYogyakarta, nilai 100, 2. Sumatera Barat (88), 3. DKI Jaya (79)

Kelas Junior   : 1. Jawa Barat (100), 2. Sumatera Selatan (88), 3. Sumatera Utara (79)

 

Putra:

Terbuka; 1. DKI Jaya (100), 2. Banten (88), 3. Sumatera Sealatan (79)

Junior   : 1. Kalimantan Timur (100). 2. Jawa Barat (79), 3. Sumatera Selatan (79)

 

Nomor Head To Head

Putri:

Terbuka: 1. DIYogyakarta (100), 2. Sumatera Barat (88), 3. DKI Jaya (79)

Junior   : 1. Jawa Barat (100), 2. Sumatera Selatan (88), 3. Sumatera Utara (79)

 

Putra:

Terbuka: 1. DKI Jaya (100), 2. Banten (88), 3. Kalimantan Utara (79)

Junior   : 1. Jawa Barat (100), 2. Kalimantan Timur (88), 3. DIYogyakarta (79)

 

Peraihan Medali Emas Pada Hari Pertama:

  1. Jawa Barat           : 3
  2. DKI Jaya               : 2
  3. DIYogyakarta       : 2
  4. Kalimantan Timur: 1

 

Juara Dunia Arung Jeram telah meraih pencapaian terbaik.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com                                 Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6 yang diselenggarakan di Sungai Progo, Yogyakarta telah resmi dibuka Sabtu, 27 Januari 2017.

Dalam Kejuaraan Arung Jeram pembuka di tahun 2017 ini, PB FAJI yang bekerja sama dengan FAJI Yogyakarta berhasil mengumpulkan 30 tim dari 12 provinsi di Indonesia yang akan berlomba untuk menaiki podium teratas. Kejuaraan Arung Jeram R6 Yogyakarta ini  diselenggarakan mulai tanggal 26 hingga 30 Januari 2017.

DSC_4803

Kejuaraa Nasional Arung Jeram ini terbagi menjadi beberapa divisi, yaitu divisi Youth (U19), Junior (U23), Open yang menjadi divisi dengan peserta paling banyak, dan Master yang diisi oleh peserta yang berusia 40 tahun keatas. Sementara untuk kelas yang diperlombakan terdiri dari Sprint, Head to Head, Slalom, dan Down River Race.

Untuk menggelar Kejuaraan Arung Jeram R6 atau enam pedayung, PB FAJI harus menggelar kurun waktu dua tahun sekali yang diselingi dengan Kejuaraan R4 atau empat pedayung. Dalam kesempatannya Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) R.M, Trusono S.Mn selaku Ketua Umum PB FAJI mengatakan,”Melalui kegiatan ini kami berharap akan hadir atau muncul tim-tim baru yang bertalenta dan siap untuk meraih banyak prestasi di kemudian hari. Dengan begitu tim tersebut siap untuk mewakili Indonesia diajang Internasional. Karena dalam Kejurnas Arung Jeram R6 Yogyakarta ini, PB FAJI akan mencari tim terbaik untuk mewakili Indonesia di ajang World Rafting Championship 2017 di Jepang”.

_DSC8989

Komentar lain datang dari Ketua Pengurus Pengprov FAJI Mulhendra,”Kami berharap ajang ini bukan hanya untuk memperbaiki prestasi para tim dan juga bahan seleksi untuk mewakili Indonesia di ajang WRC 2017. Akan tetapi ajang ini diharapkan akan menjadi wadah untuk silahturahmi para tim yang hadir dari belahan Nusantara”.

Harapan besar juga datang dari Amalia Yunita selaku Ketua Harian PB FAJI yang mengatakan, ”Kejurnas yang ke-20 ini diharapkan akan menambah semangat seluruh tim yang berkompetisi. Apalagi pembinaan Arung Jeram di Tanah Air dapat berjalan dengan lancar. Semenjak Kejuaraan WRC 2015 yang digelar di Indonesia, tim-tim baru dari belahan daerah di Indonesia semakin banyak yang bermunculan. Dengan begitu harapan besar untuk menciptakan tim-tim unggulan yang siap meraih banyak prestasi semakin mudah”

 

 

Text : Bambang Vidiatmoko

Photos : OGe

Kejuaraan Arung Jeram R6 diselenggarakan di Sungai Progo, telah dibuka pada Sabtu [27/01].

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6 yang diselenggarakan di Sungai Progo, Yogyakarta dimulai pada hari ini tanggal 26 Januari 2017.

ilustrasi-rafting-progo (4)

Sebanyak 30 tim dari berbagai provinsi di Indonesia telah memastikan tampil dalam ajang ini. Kejurnas Arung Jeram ini merupakan kompetisi dengan klasifikasi D dengan enam pedayung, yang akan memperlombakan nomor lomba Sprint, Head to Head, Slalom, dan Down River Race. Sementara untuk kelasnya akan mempertandingkan, Master Putra / Putri, Open Putra / Putri, Junior Putra / Putri, dan Youth Putra / Putri.

rafting-illustration_features (1)

Kejurnas Arung Jeram ini adalah agenda kompetisi pembuka di tahun 2017 yang diselenggarakan oleh PB FAJI, dan dipastikan jalannya perlombaan akan sangat seru dan ketat. Pasalnya seluruh tim akan tampil maksimal demi keikutsertaanya di ajang WRC 2017 di Jepang. Berikut adalah jadwal Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6, Sungai Progo Jogjakarta :

Kamis, 26 Januari 2017

  • Judges Workshop
  • Team Registration
  • Captain Meeting Official Training Run

Jumat, 27 Januari 2017

  • Judges Worskshop
  • Official Training Run
  • Opening Ceremony
  • Captain Meeting Sprint & Head to Head Race

Sabtu, 28 Januari 2017

  • Sprint Race
  • Head to Head Race
  • Upacara Penyerahan Medali
  • Captain Meeting Slalom Race

Minggu, 29 Januari 2017

  • Slalom Race
  • Upacara Penyerahan Medali
  • Captain Meeting Down River Race

Senin, 30 Januari 2017

  • Down River Race
  • Upacara Penyerahan Medali
  • Closing Ceremony

#arungjeram #championship #event #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #faji #indonesia #news #rafting #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Kejurnas Arung Jeram R6, agenda kompetisi pembuka tahun 2017 yang diselenggarakan oleh PB FAJI.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Esok hari Kamis [26/01] Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6, yang diselenggarakan di Sungai Progo, Yogyakarta akan dimulai.

ilustrasi-sungai-progo-yogya_feature (4)

Kejurnas Arung Jeram R6 yang digagas oleh Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia [PB FAJI] yang bekerja sama dengan FAJI Jogjakarta ini nampaknya akan benar-benar dimaksimalkan oleh seluruh tim yang bertarung. Ajang balap perahu karet ini tidak hanya sekedar gengsi semata antar provinsi yang bertarung, pasalnya ajang ini juga digunakan oleh PB FAJI sebagai bahan seleksi guna memperkuat Indonesia dalam ajang World Rafting Championship 2017 di Jepang, yang digelar oleh IRF.

Sejatinya Indonesia memiliki banyak sekali tim dari berbagai provinsi yang pantas untuk mewakili Indonesia dalam ajang Arung Jeram tingkat International tersebut. Namun dalam Kejurnas Arung Jeram R6 Jogjakarta ini akan dimanfaatkan oleh PB FAJI untuk melihat siapa yang benar-benar layak untuk mewakili di Indonesia dalam WRC 2017, di Jepang.

ilustrasi-sungai-progo-yogya_feature (1)

Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia sejatinya mampu untuk menorehkan tinta emas di ajang WRC 2017 di Jepang tersebut, dan dunia pun mengetahui kemampuan atlet-atlet Arung Jeram Indonesia yang memiliki ketangkasan, kekuatan, serta kekompakan yang mampu menjadikan Indonesia juara.

Pada gelaran Kejurnas Arung Jeram R6 Yogyakarta ini, PB FAJI akan mencari tim terbaik untuk masing-masing Divisi [Master, Open, Youth dan Junior] Putra dan Putri untuk mewakili Indonesia pada IRF – WRC 2017.

 

ilustrasi-rafting-progo (3)

#arungjeram #championship #event #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #faji #indonesia #news #rafting #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Esok hari Kamis [26/01] Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6 yang diselenggarakan di Sungai Progo, Yogyakarta dimulai.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia akan bekerja sama dengan Federasi Arung Jeram DIY untuk menggelar Kejuaraan Nasional Arung Jeram R6 pada tanggal 26-30 Januari 2017 di Sungai Progo, Jogjakarta.

ilustrasi-sungai-progo-yogya_feature (2)

Ini adalah tugas berat bagi panitia yang terlibat, pasalnya seluruh panitia harus ekstra keras dan dituntut untuk sukses secara detail dalam menggelar event Kejurnas Arung Jeram pembuka di tahun 2017 ini. Selain teknis dan sistem perlombaan yang harus dipersiapkan, nampaknya  panitia juga harus berhadapan dengan tingkat kesulitan sungai progo yang mencapai level advance.

Dalam kesempatannya Cahyo Alkantara pimpinan TOP Rafting yang sekalgus menjadi penanggung jawab kegiatan mengatakan, ”kegiatan ini juga akan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh panitia yang terlibat untuk dapat menyelenggarakan kegiatan nasional, sehingga dapat menjadi acuan bagi kegiatan serupa di waktu yang akan datang”.

ilustrasi-sungai-progo-yogya_feature (1)

Sementara bagi Ketua Harian PB FAJI Amalia Yunita, “Kegiatan kejurnas yang ke-20 tahun ini akan menambah semangat kompetisi teman-teman di daerah sehingga pembinaan prestasi di dunia arung jeram dapat terus berjalan, terlebih lagi semenjak Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia World Rafting Champs 2015, telah banyak tim Indonesia yang dapat meraih medali dan juga telah diperhitungkan di dunia internasional.”

#arungjeram #championship #event #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #faji #indonesia #news #rafting #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Tugas berat bagi seluruh panitia yang terlibat, pasalnya seluruh panitia harus kerja ekstra keras.

READ MORE
<