eXtremeINA.com

Tag :Bali

BALI – eXtremeINA.com Cerys Evans mempunyai cara berbeda untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu [21/04] lalu. Bertemakan Kartini Go Surf, bersama rekan surfer lainnya merayakan hari Kartini dengan bermain surfing menggunakan kebaya khas Ibu Kartini di Pantai Kuta, Bali.

Dalam kesempatannya dirinya pun berpendapat, “Saya pribadi sangat senang dan bangga bisa merayakan Hari Kartini bersama dengan wanita-wanita Indonesia. Perayaan ini merupakan budaya yang ada di Indonesia, dengan kita sebagai wanita bermain surfing berarti kita sudah setara dengan surfer pria.”

“Menggunakan atasan kebaya memang tidak ada masalah, namun untuk bawahan kebaya membuat pergerakan kaki agak sulit mengontrol pergerakan papan surfing. Ditambah lagi ombak yang harus dihadapi cukup tinggi. Namun kami semua sangat menikmati hari ini,” tambahnya.

Pengalaman yang luar biasa ini juga dirasakan oleh surfer asal Korea Selatan bernama Mina Jo. Bagi dirinya berselancar menggunakan kebaya memiliki kesulitan dan tantangan yang cukup menyenangkan. “Pada dasarnya melakukan surfing dengan baju renang saja sudah cukup sulit, khusus untuk merayakan hari Kartini kita harus menggunakna kebaya atas dan bawah. Walaupun sangat sulit namun kami cukup menikmatinya.”

Hari Kartini diperingati oleh bangsa Indonesia setiap tanggal 21 April. Tanggal tersebut merupakan hari lahir perempuan pendorong kesetaraan pada zaman penjajahan Belanda. Kartini yang telah disematkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional disebut sebagai pelopor kebangkitan perempuan di Nusantara. Kartini yang terkenal dengan naskah Habis Gelap Terbitlah Terang menjadi inspirasi bagi para wanita di Indonesia untuk memperjuangkan hak dan kesetaraan yang sama baik di bidang pendidikan, olahraga, pekerjaan, dan banyak hal lainnya.

Salah satu pihak penyelenggara Kartini Go Surf Piping Irawan mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk memberikan inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk tidak takut menjadi seorang surfer profesional. Di Indonesia sendiri tidak banyak wanita yang menggeluti olahraga ekstrem yang satu ini, semoga dengan adanya kegiatan semacam ini dapat mendorong para wanita di seluruh penjuru Tanah Air untuk mulai bermain surfing.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Cerys Evans mempunyai cara berbeda untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu [21/04] lalu.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dengan kekayaan alam yang melimpah, Indonesia diyakini menjadi salah satu negara destinasi terbaik untuk bermain olahraga surfing. Sudah tidak dipungkiri lagi, bahwa para peselancar top dunia banyak yang berkeinginan menjajal ombak – ombak terbaik yang ada di Indonesia. Karakter ombak yang dapat dinikmati sepanjang tahun karena tidak dapat ditemukan di negara manapun menjadi alasan lain untuk para Peselancar dunia ingin menikmati dan menjajal dahsyatnya ombak di Indonesia.

Sejatinya perkembangan olahraga surfing di Indonesia sudah cukup berkembang, hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya peselancar muda dari belahan Nusantara yang sudah mulai menggeluti olahraga ekstrem yang satu ini. Indonesia pun memiliki banyak peselancar berprestasi di kancah Internasional seperti Rio Waida, Made Raditya Rondi, Darma Yasa Bleronk, Dhea Natasya, Kailani Kusuma Johnson, Taina Izquierdo dan masih banyak yang lainnya.

Dalam waktu dekat ini International Surfing Association [ISA] bekerja sama dengan Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PSOI] akan menggelar Coaching dan Instructor Symposium di Bali pada tanggal 27 Maret hingga 10 April 2019 mendatang. Sejatinya ini adalah kesempatan besar bagi para penggeliat surfing di Indonesia untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikat pelatih surfing dari ISA, karena dalam kegiatan ini akan ditawarkan ISA Surf Level 1, ISA Surf Level 2, ISA Flat Water SUP, ISA Surf SUP, ISA Aquatic Rescue dan Safety Course.

Jalannya Coaching dan Instructor Symposium di Bali ini akan dipandu oleh Jamo Borthwick asal Australia, beliau adalah seorang pelatih Atlet junior di Gold Coast. Pemandu acara lain yang akan menemani Jamo Bortwick adalah Jonni Morrison Deaker, dirinya adalah seseorang yang sangat berpengalaman dalam Paddle Board serta telah menjadi pelatih selama 10 tahun lebih. Banyak sekali keuntungan yang akan didapat jika memiliki Sertifikat ISA, salah satunya adalah dapat digunakan di seluruh dunia untuk bekerja sebagai pelatih surfing.

Informasi pendaftaran dapat dilihat melalui  register@ripcurlschoolofsurf.com

Text    : Bambang Vidiatmoko

Photo : ISA Surf & SUP Instructor Certification 2019

ISA akan mengadakan seminar dan pelatihan bersertifikat untuk para instruktur surfing.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Kailani Kusuma Johnson atau yang akrab dipanggil Kai atau Kailani adalah seorang surfer muda asal Bali yang sudah cukup berprestasi. Kecintaan terhadap olahraga Selancar Air [Surfing] didorong dari ayahnya Richard Johnson yang juga seorang surfer dan dirinya pun sangat suka berenang di pantai. Lahir di Bali pada tanggal 15 Maret 2002, Kailani mulai bermain surfing di ombak kecil Pantai Padma saat usianya masih menginjak 5 tahun.

Kailani Kusuma Johnson Saya Ingin Jadi Yang Terbaik di QS 6000

Berkat papan surfing pertama yang diberikan oleh ayahnya, Kailani terus berkembang dan mengasah kemampuanya dalam bermain surfing. Seiring bejalannya waktu, Kailani mulai memberanikan diri untuk mengikuti kejuaraan, dan kejuaran surfing pertama yang diikutinya adalah Kontes Magic Wave divisi Push in di Halfway, Kuta, Bali. Walaupun kalah di round 1, Kailani tidak putus asa dan terus bersemangat berlatih.

Kegigihan Kailani untuk terus berlatih surfing nampaknya kian membuahkan hasil, beberapa prestasi pun seakan menghampiri gadis cantik ini, mulai dari juara pertama yang didapatnya saat di usia 12 tahun di Mahadewi Bali dalam kejuaraan Rip Curl Gromsearch, selain itu Kailani juga sering mengikuti banyak kejuaraan Grom event dan ASC dengan meraih juara ke 2 dan ketiga  dalam beberapa kejuaraan.

Kailani Kusuma Johnson Saya Ingin Jadi Yang Terbaik di QS 6000

Keputusan Kailani menggeluti dunia surfing didukung oleh ayahnya yang juga seorang surfer, dan walaupun ibunya juga mendukung namun Kailani harus mengerti tentang prioritas apa yang harus didahulukan. Bisa dikatakan Kailani adalah salah satu surfer yang cukup beruntung, karena sering bermain dan berkompetisi surfing dirinya tidak pernah mengalami cedera sedikit pun. Oleh karena itulah Kailani harus tetap berhati-hati saat sedang menjalani aktivitasnya bermain surfing.

Walaupun disibukan dengan berbagai macam aktivtas surfing mulai dari latihan dan berkompetisi, saat in Kailani sedang mendalami dunia acting dan modeling. Namun dirinya juga mengucap ingin sekali mencoba olahraga ekstrem skydiving dan cliff jumping. Dalam menggeluti dunia surfing Kailani mengatakan dirinya tidak mengidolakan siapa pun, namun dirinya selalu menganalisa dari setiap kemampuan para surfer hebat untuk dipelajarinya.

Kailani Kusuma Johnson Saya Ingin Jadi Yang Terbaik di QS 6000

Sebagai salah satu surfer muda yang potensial akan berbagai prestasi, Kailani bercita-cita ingin menjadi yang terbaik dalam kejuaraan QS 6000. Target tersebut dapat diraihnya asal dirinya mampu tampil konsisten dalam meraih juara di setiap kejuaraan. Menurutnya, perkembangan olahraga surfing di Indonesia cukup berkembang pesat karena sudah banyak sekali anak-anak muda yang mulai bermain surfing, Indonesia juga dikenal sebagai destinasi terbaik di dunia untuk bermain surfing, namun sangat disayangkan olahraga surfing tidak sepopular di negara-negara berkembang lainnya. Mungkin hal ini kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah, oleh sebab itu Kailani berharap Pemerintah Indonesia perlu lebih intens mendukung perkembangan olahraga surfing dengan pengendalian dan pengarahan terpadu di tiap daerah-daerah, serta lebih serius dalam menggali potensi olahraga surfing di Indonesia.

Bersama dengan kakak kandungnya Puanani Johnson, dalam waktu dekat Kailani akan mengikuti empat kejuaraan surfing di Australia, yang pertama pada tanggal  20-24 Februari 2019 di Pantai Boomerang, tanggal 27 Februari- 4 Maret 2019 di Avoca, Tanggal 11-17 Maret 2019 di Pantai Merewether, dan pada tanggal 18-24 Maret 2019 di Manly. Tahun lalu Kailani sempat mengikuti kejuaraan yang sama, dengan pengalaman yang ada dirinya ingin membuktikan bahwa dirinya mampu meraih hasil terbaik.

Kailani Kusuma Johnson Saya Ingin Jadi Yang Terbaik di QS 6000

Kailani Kusuma Johnson atau yang akrab dipanggil Kai atau Kailani adalah seorang surfer muda asal Bali yang sudah cukup berprestasi. Kecintaan terhadap olahraga Selancar Air [Surfing] didorong dari ayahnya Richard Johnson yang juga seorang surfer dan dirinya pun sangat suka berenang di pantai.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Kailani Kusuma Johnson

 

#waves #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #championship #surf #surfer #surfing

JAKARTA – eXtremeINA.com     Kejuaraan surfing tahunan bertajuk Quiksilver Uluwatu Challenge akan diselenggarakan pada tanggal 29 Juli 2018. Pada tahun ini Quiksilver menggandeng Project Clean Uluwatu [PCU], serta Boardrider Lokal Uluwatu akan mengumpulkan dana guna memperbaiki infrastruktur dan menjaga kualitas ombak kelas dunia tetap bersih serta alami.

Bagi para surfer yang ingin ikut serta dalam ajang Quiksilver Uluwatu Challenge 2018 kalian diwajibkan mengeluarkan dana sebesar 1 juta rupiah. Dengan biaya tersebut kalian dapat merasakan 1 heat bersama surfer legendaris seperti Jeff Hakman, Matt Hoy, Simon Anderson, Made Kasim, Ketut Menda, Made Switra, Wayan Gantiyasa, Made Lana, Tipi Jabrik, Dede Suryana and Rizal Tanjung.

Peserta yang ingin ikut serta dalam ajang ini dibatasi, hanya akan ada 40 Surfer beruntung yang akan tampil bersama para surfer Legendaris. Tantangan Uluwatu akan berjalan dalam format heat 6 orang, di mana setiap surfer berlaga dalam dua run dan dua skor tertinggi dari 4 gelombang terbaiknya akan dicetak dan dijumlahkan. Surfer dengan total skor dua ombak tertinggi [dari kemungkinan 20 poin, maksimum 10 poin per ombak] akan dinyatakan sebagai juara.

Quiksilver Uluwatu Challenge ini menjadi kegiatan yang positif fisetiap tahunnya. Semoga kegiatan semacam ini menjadi motivasi bagi seluruh penggeliat Surfing, masyarakat lokal, serta wisatawan agar selalu menjaga kebersihan pantai.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Quiksilver Uluwatu Challenge 2018

Quiksilver Uluwatu Challenge 2018

READ MORE

Padang-Padang, BALI – eXtremeINA.com       Kejuaraan surfing bertajuk Rip Curl Cup 2018 yang tersaji di Pantai Padang-Padang, Bali diprediksi akan dimulai pada hari minggu tanggal 15 Juli 2018. Sejak memulai masa tunggunya pada tanggal 1 Juli 2018, heat pertama ini akan segera dimulai.

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(4)

Menurut beberapa sumber saat ini pergerakan gelombang ombak dari arah barat daya terlihat sedang menuju ke arah Bali, fenomena inilah yang mengakibatkan hadirnya ombak sempurna di Pantai Padang-Padang nanti. Dengan pengamatan inilah pihak penyelenggara memberikan status siaga, dan menandakan para surfer harus mempersiapkan diri mereka untuk memulai heat pertamanya.

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(5)

Pada kesempatannya James Hendry selaku Ketua panitia dan juga Marketing Manager Rip Curl Sea menyampaikan, “Kami memiliki harapan besar pada hari minggu nanti untuk memulai kompetisi Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang. Ombak yang diprediksi akan datang pada hari minggu adalah ombak yang dinantikan sepanjang tahun, semoga ombak ini akan benar-benar datang. Jika ombak yang muncul kecil dan tidak memenuhi ekspektasi maka kejuaraan ini tidak akan dimulai.”

Berikut ini adalah daftar resmi heat draw untuk dua putaran pertama dari kompetisi Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang:

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(2)

PUTARAN 1

Heat 1

  • Garut Widiarta [IND]
  • Mason Ho [HAW] – TBC
  • Agus “Blacky” Setiawan [IND]
  • Jay Davies [AUS]

Heat 2

  • Lee Wilson [IND]
  • Josh Kerr [AUS]
  • Mustofa Jeksen [IND]
  • Bruno Santos [BRA]

Heat 3

  • Mega Semadhi [IND]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Alik Rudiarta [IND]
  • Gearoid McDaid [IRL]

Heat 4

  • Bol Adi Putra [IND]
  • Nic Von Rupp [PRT]
  • Mega Artana [IND]
  • Jacob Willcox [AUS]

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(1)

PUTARAN 2

Heat 1

  • Garut Widiarta [IND]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Mustofa Jeksen [IND]
  • Jacob Willcox [AUS]

Heat 2

  • Lee Wilson [IND]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Agus “Blacky” Setiawan [IND]
  • Gearoid McDaid [IRL]

Heat 3

  • Mega Semadhi [IND]
  • Josh Kerr [AUS]
  • Mega Artana [IND]
  • Nic Von Rupp [PRT]

Heat 4

  • Made Adi Putra [IND]
  • Mason Ho [HAW] TBC
  • Alik Rudiarta [IND]
  • Jay Davies [AUS]

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : WSLRip Curl Asia

Masa tunggu usai, para surfer diharapkan bersiap diri.

READ MORE

Padang-Padang, BALI – eXtremeINA.com       Kejuaraan surfing berskala Internasional dengan tajuk Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang sudah memasuki masa tunggu yang terhitung sejak tanggal 1 hingga 31 Juli 2018. Walaupun sampai detik ini ombak belum menunjukan tanda-tanda muncul dengan kualitas terbaik, namun banyak kalangan yang memprediksi ombak terbaik akan terjadi diakhir pekan ini, dengan begitu babak pertama dapat segera dimulai.

Prediksi Dimulai Babak Pertama Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang_news (1)

Uniknya dari kejuaraan ini adalah, kompetisi dapat dimulai jika ombak terlihat sempurna. Oleh karena itulah masa tunggu dari Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang cukup lama. Dimulainya babak pertama kejuaraan ini tidak hanya dinantikan oleh para peserta saja, namun penonton juga tidak sabar menyaksikan aksi hebat dan berkelas dari para surfer terbaik ini.

Prediksi Dimulai Babak Pertama Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang_news (3)

Berikut adalah nama-nama surfer yang akan bertarung dalam Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang:

Peselancar Internasional:

  • Jay Davies [AUS]
  • Jack Freestone [AUS]
  • Mason Ho [HAW]
  • Damien Hobgood [USA]
  • Gearoid McDaid [IRL]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Jacob Willcox [AUS]

Peselancar Indonesia:

  • Bol Adi Putra
  • Mega Artana
  • Mustofa Jeksen
  • Alik Rudiarta
  • Mega Semadhi
  • Agus “Blacky” Setiawan
  • Garut Widiarta
  • Lee Wilson

Prediksi Dimulai Babak Pertama Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang_news (2)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Rip Curl Asia / Berbagai Sumber

Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang saat ini masuk masa tunggu ombak yang baik.

READ MORE

Padang-Padang, BALI – eXtremeINA.com    Kejuaraan surfing bertajuk Rip Curl Cup 2018 telah resmi dibuka akhir pekan lalu dengan sangat meriah di Pantai Padang-Padang, Bali.

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(1)

Mempersembahkan tarian tradisional khas Bali, seremonial pembukaan Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang seakan menambah kesan yang berkualitas untuk kompetisi surfing berskala Internasional.

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(3)

Dengan diadakan seremonial ini maka sekaligus menjadi masa tunggu kompetisi Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang yang berjalan sebulan penuh Juli 2018. Sejatinya tidak hanya para surfer saja yang sangat menantikan dimulai kejuaraan ini, akan tetapi kalangan masyarakat lokal Bali, wisatawan Indonesia, hingga wisatawan mancanegara juga tidak sabar menantikan aksi hebat para surfer.

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(6)

Berikut adalah daftar surfer yang akan bertarung dalam Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang:

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(5)

Peselancar Internasional:

  • Jay Davies [AUS]
  • Jack Freestone [AUS]
  • Mason Ho [HAW]
  • Damien Hobgood [USA]
  • Gearoid McDaid [IRL]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Jacob Willcox [AUS]

Peselancar Indonesia:

  • Bol Adi Putra
  • Mega Artana
  • Mustofa Jeksen
  • Alik Rudiarta
  • Mega Semadhi
  • Agus “Blacky” Setiawan
  • Garut Widiarta
  • Lee Wilson

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(4)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Rip Curl Asia / Berbagai Sumber

Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang telah resmi dibuka, akan berjalan sebulan penuh Juli 2018 ini.

READ MORE

Padang-Pandang, BALI – eXtremeINA.com             Acara pembukaan kejuaraan surfing bertajuk Rip Curl Cup 2018 akan tersaji pada hari Minggu [01/07] di Pantai Padang-Padang, Bali. Dalam kejuaraan surfing berskala Internasional akan turut serta dalam ajang ini untuk memperebutkan gelar juara. Sejatinya pada acara pembukaan hingga jalannya kompetisi berlangsung, seluruh kalangan masyarakat bisa ikut serta menyaksikan serunya acara ini.

Acara Pembukaan Rip Curl Padang-Padang Dibuka Minggu Ini_news (1)

Beberapa surfer terbaik yang menerima undangan dalam kejuaraan Rip Curl Cup 2018 ini diantaranya Mason Ho [HAW], Jack Freestone [AUS], Damien Hobgood [AS], Gearoid McDaid [IRL], Bruno Santos [BRA], dan Jack Robinson [AUS]. Sementara terdapat delapan Surfer Indonesia yang diundang diantaranya adalah juara bertahan Mega Semadhi, dua kali juara Nasional Indonesia dan dan dua kali juara Rip Curl Cup, Lee Wilson, dan juara Rip Curl Cup tahun 2014, Garut Widiarta.

Acara Pembukaan Rip Curl Padang-Padang Dibuka Minggu Ini_news (2)

Pembukaan kejuaraan Rup Curl Cup 2018 ini menandai dimulainya masa tunggu kompetisi yang akan berlangsung selama 1 bulan. Berikut adalah nama – nama surfer yang akan turut serta dalam kejuaraan Rup Curl Cup 2018, Pantai Padang-Padang:
Peselancar Internasional:

  • Jay Davies [AUS]
  • Jack Freestone [AUS]
  • Mason Ho [HAW]
  • Damien Hobgood [USA]
  • Gearoid McDaid [IRL]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Jacob Willcox [AUS]

Acara Pembukaan Rip Curl Padang-Padang Dibuka Minggu Ini_news (5)

Peselancar Indonesia:

  • Bol Adi Putra
  • Mega Artana
  • Mustofa Jeksen
  • Alik Rudiarta
  • Mega Semadhi
  • Agus “Blacky” Setiawan
  • Garut Widiarta
  • Lee Wilson

Acara Pembukaan Rip Curl Padang-Padang Dibuka Minggu Ini_news (6)

Text                : Bambang Vidiatmoko
Photos           : Rip Curl

Telah dijadwalkan seremonial pembukaan Rip Cup Cup 2018 akan dilaksanakan pada hari Minggu [01/07] nanti.

READ MORE

eXtremeINA.com  Bicara tentang objek wisata, pastinya Bali tidak akan pernah habis akan pesonanya untuk menarik minat wisatawan lokal maupun Mancanegara untuk berkunjung. Perlu diketahui bahwa keindahan serta keunikan wisata di Bali tidak hanya terdapat di Pantai serta Budayanya saja, akan tetapi kawasan Hutan Lindung Bedugul juga memiliki daya tarik tersendiri, khususnya para penggeliat olahraga Downhill.

Mencicipi Hutan Lindung Bedugul Dengan Downhill_feature (1)

Berada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, hutan lindung Bedugul menjadi lokasi favorit bagi wisatawan untuk bermain Downhill. Untuk bermain Downhill dilokasi ini, kalian dapat berangkat dari Denpasar dengan mobil. Dalam waktu 90 menit, maka kalian akan tiba di lokasi start Downhill yang berada di kawasan Kebun Raya Eka Karya, Bedugul, Bali. Saat memulai start mata kalian akan langsung dihadapkan dengan indahnya jajaran hutan pinus dengan jarak berkisar 2 meter.

Mencicipi Hutan Lindung Bedugul Dengan Downhill_feature (3)

Mengenai rintangan yang ada di kawasan Hutan Lindung Bedugul, para penggeliat Downhill akan dihadapkan dengan akar-akar pohon pinus yang cukup besar. Akar-akar pohon yang muncul keatas permukaan tanah ini membuat trek atau jalur Downhill di kawsan ini semakin ekstrem dan memacu adrenaline. Beberapa spot terdapat Drop Off baik itu berukuran kecil hingga besar saat melintasi akar-akar pohon tersebut. Jika dilewati dengan kecepatan tinggi maka dipastikan Sepeda anda akan terbang melayang.

Mencicipi Hutan Lindung Bedugul Dengan Downhill_feature (2)

Bagi kalian yang baru bermain Downhill ataupun yang belum pernah merasakan Drop Off tinggi, jalur ini juga memiliki Chicken Way. Jalur Chicken Way ini memang dibuat sangat mudah agar para pemula dapat melewatinya. Sebelum menjelajah hutan lindung Bedugul, alangkah baiknya mengecek kondisi sepeda yang akan digunakan. Selain sepeda harus dalam keadan baik saat digunakan, kondisi fisik penggeliat Downhill yang ingin menjelajah trek ini juga dianjurkan dalam kondisi baik, tidak lemas, ataupun sakit. Walaupun trek Downhill di Hutan Lindung Bedugul tergolong mengengah kebawah namun kondisi fisik badan serta sepeda yang digunakan harus benar-benar baik.

#Bali #Bedugul #dirt #downhill #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #feature #Indonesia

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com  Bicara tentang objek wisata, pastinya Bali tidak akan pernah habis akan pesonanya untuk menarik minat wisatawan lokal maupun Mancanegara untuk berkunjung. Perlu diketahui bahwa keindahan serta keunikan wisata di Bali tidak hanya terdapat di Pantai serta Budayanya saja, akan tetapi kawasan Hutan Lindung Bedugul juga memiliki daya tarik tersendiri, khususnya para penggeliat olahraga Downhill. […]

READ MORE

Padang Padang, BALI – eXtremeINA.com  32 surfer top Indonesia tampil dengan kekuatan maksimalnya dalam kejuaraan Rip Curl Cup Trials di Pantai Padang-Padang, Bali, Indonesia. Trik dan skill yang dimiliki seluruh surfer yang terlibat seakan dimanjakan dengan hadirnya barrel sempurna di pantai ini.

Mega-Artana-Juarai-Rip-Curl-Cup-Trials-di-Padang-Padang_news-(1)

Surfer muda asal Bali mampu memberikan kejuatan terhadap lawan-lawannya karena mampu menjuarai ajang ini, termasuk saat mengalahkan Agus “Blacky” Setiawan di babak final. Untuk peringkat ketiga berhasil diduduki Mustofa Jeksen, dan di posisi keempat ada nama Alik Rudiarta. Keempat surfer ini berhak mendapatkan wildcard dalam acara utama di Rip Curl Cup. Mereka akan disandingkan dengan mantan juara Piala Rip Curl Bol Adi Putra, Lee Wilson, Garut Widiarta, dan Mega Semadhi untuk mewakili Indonesia dan bersaing dengan surfer top lainnya di Pantai Padang-Padang pada tanggal 1 hingga 31 Juli 2018.

Sukses menjadi juara di ajang Rip Curl Padang-Padang Trial 2018, Mega Artana diprediksi akan menghadapi persaingan yang sangat ketat di ajang Piala Rip Curl 2018. Pada ajang tersebut juga hadir tamu undangan yang datangnya dari legenda WTC semisal Taj Burrow [AUS] dan Damien Hobgood [AS], serta pemburu barel primetime seperti Mason Ho [HAW] dan Jack Robinson [AUS].

Mega-Artana-Juarai-Rip-Curl-Cup-Trials-di-Padang-Padang_news-(3)

Berikut adalah hasil Rip Curl Cup Trials 2018 Round 1:

  1. Mega Artana [Kuta, Bali] 17.33
  2. Agus “Blacky” Setiawan [Uluwatu, Bali] 15.37
  3. Mustofa Jeksen [Kuta, Bali] 14.00
  4. Alik Rudiarta [Uluwatu, Bali] 8.27

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Rip Curl Asia

Mega Artana menjadi juara utama pada Rip Curl Cup Trials 2018 Round 1 di Padang-Padang.

READ MORE
<