eXtremeINA.com

Tag :Climbing

JAKARTA – eXtremeINA.com   Demi mencapai target maksimal di Kejuaraan Asian Games 2018 yang akan tersaji pada bulan Agustus mendatang, Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia digembleng program latihan yang cukup menguras tenaga para atlet. Bukan kata lelah yang tercurah dari para punggawa Timnas, namun mereka tetap bersemangat demi mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan olahraga terbesar di Asia.

Matangkan-Persiapan,-Tim-Panjat-Tebing-Akan-ke-Luar-Negeri_news-(1)

Setelah fokus latihan di kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Timnas Panjat Tebing Indonesia akan bertolak ke Rusia dan China guna menjalani Kejuaraan Dunia dan juga Training Camp. Dalam kesempatannya Ketua II [PP FPTI] Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia Pristiawan Buntoro mengatakan, “Pelatnas memang terpusat di Yogyakarta, namun mereka juga akan menjalani serangkaian latihan dan diikutsertakan dalam kejuaraan dunia Panjat Tebing.”

Matangkan-Persiapan,-Tim-Panjat-Tebing-Akan-ke-Luar-Negeri_news-(2)

Pendapat lain datang dari pelatih kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia Caly Setiawan, “Pemusatan latihan di Rusia dan China dikhususkan untuk tim speed. Sementara, tim combined akan mendapatkan tempat tempat berbeda. Mereka bertolak ke Rusia 17 April. Para atlet speed akan dijajal kemampuannya dalam World Cup di Moskow, Rusia pada 19-23 April. Setelah itu, mereka akan melakoni training camp di Tyumen, Rusia pada 24 April hingga 2 Mei 2018. Dari Tyumen, mereka bertolak ke China untuk mengikuti World Cup di Chongqing pada 5-6 Mei 2018. Setelah itu mereka akan mengikuti World Cup di Taiwan 12-13 Mei 2018. Targetnya pecah rekor atau medali emas.”

Matangkan-Persiapan,-Tim-Panjat-Tebing-Akan-ke-Luar-Negeri_news-(4)

Disisi lain tim combined akan tetap menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta, mereka pun dijadwalkan akan melakukan sesi latihan bersama dengan Tim Kamboja yang kabarnya akan tiba pada tanggal 12 April 2018. Pelatih tim combined Timnas Panjat Tebing Indonesia triyanto Budi mengatakan, “Mereka baru akan keluar negeri pada pertengahan Mei untuk menjalani Training Camp di Manila. Di Manila para atlet akan berjuang dalam kejuaraan Zero Gravity Bouldering Competition 2018.”

Matangkan-Persiapan,-Tim-Panjat-Tebing-Akan-ke-Luar-Negeri_news-(3)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Demi persiapan yang matang, Timnas Panjat Tebing Indonesia akan ikuti kompetisi di luar negeri.

READ MORE

ACEH – eXtremeINA.com         Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] Aceh, menggelar kursus pelatih Panjat Tebing Level 1 pada akhir pekan lalu di Aula Hotel Jempa SMK Negeri 1 Banda Aceh, Lhong Raya, Aceh.

20-Peserta-Ramaikan-Kursus-Pelatih-Panjat-Tebing-Level-1_news

Dalam kesempatannya Ketua pelaksana yang sekaligus menjabat sebagai ketua Bidang kompetisi Pengprov FPTI Aceh. Muhammady mengatakan, “Pelatihan ini digelar pada tanggal 29 Maret hingga 1 April 2018, dan yang menjadi instruktur adalah Caly Setiawan dan Judistiro dari FPTI. Kursus pelatih ini diikuti oleh 20 peserta dari 15 Pengcab FPTI dari 18 Pengcab yang ada. Sebenarnya akan diikuti oleh 22 peserta, namun sampai pada akhir pendaftaran hanya diikuti 20 peserta saja.”

Para calon pelatih terbaik ini adalah mantan seorang atlet Panjat Tebing, selama empat hari mereka ditempa materi dan praktik kepelatihan level 1. Materi yang diberikan adalah sistem keamanan, prosedur keamanan, aturan, orientasi, analisis jalur, metode pembinaan jangka pendek, menengah, pang, pengukuran, metode atihan fisik, dasar-dasar pencegahan, penanganan cedera, dan masih banyak materi lainnya yang bermanfaat.

Para instruktur pun menargetkan, semua peserta kursus bisa lolos dan mendapatkan sertifikasi. Usai pelatihan ini semua pelatih ditargetkan memiliki patokan baku dalam membina para atlet. Hal ini tentunya demi kemampuan atlet Indonesia yang merata. Instruktur pelatihan Caly Setiawan mengatakan, untuk lolos dalam kursus level I cenderung mudah. Para peserta harus mengikuti sesi pelatihan dari awal hingga akhir. “Asalkan mereka ikut dari awal sampai akhir, pasti lolos. Berbeda dengan level dua dan tiga.”

Text                 : Bambang Vidiatmoko / FPTI

Photos           : dok. FPTI

FPTI Aceh, menggelar kursus pelatih Panjat Tebing Level 1 pada akhir pekan lalu.

READ MORE

eXtremeINA.com      Panjat Tebing adalah olahraga ekstrem yang cukup memacu adrenalin. Jika kita ingin melakukan Panjat Tebing ini kita dituntut untuk tidak takut dengan ketinggian. Untuk melakukan olahraga ini tidak mengenal usia, anak-anak hingga orang tua pun dapat melakukannya, namun untuk lokasinya harus disesuaikan terlebih dahulu.

panjat-tebing_feature (1)

Olahraga Panjat Tebing ini dapat dilakukan di luar ruangan atau di dalam ruangan, namun bagi mereka yang suka dengan petualangan mereka akan memilih lokasi yang sedikit ekstrem dengan pegunungan sebagai lokasi pendakian. Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan Panjat Tebing ini.

Pelakunya harus dalam kondisi yang fit dan dipastikan tidak takut dengan ketinggian, selain itu jika anda seorang pemula alangkah baiknya jika didampingi oleh seorang instruktur, setelah itu kalian diwajibkan untuk mengecek alat-alat yang akan digunakan dan pastikan kalua alat-alat yang akan digunakan masih dalam kondisi yang layak pakai.

panjat-tebing_feature (2)

Seperti pada umumnya, walaupun terbilang ekstrem Panjat Tebing ini banyak manfaatnya dan tentunya baik bagi kesehatan tubuh. Manfaat yang didapatkan jika melakukan Panjat Tebing ini adalah, melatih fisik, memperkuat otot-otot pada bagian tubuh, melatih keseimbangan, membantu membakar kalori dalam tubuh, dan tentunya jika Panjat Tebing dilakukan di tempat alam kita dapat melihat pemandangan yang indah sehingga berguna untuk menghilangkan rasa stress.

Selain itu olahraga ini juga dapat melatih kedisiplinan mental dan konsentrasi yang baik. Jika kalian ingin mencoba salah satu olahraga ekstrem, Panjat Tebing dapat menjadi pilihan.

panjat-tebing_feature (3)

#climbing #dirt #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #feature #indonesia #rock #rockclimbing

Text             : Bambang Vidiatmoko

Photos        : Berbagai Sumber

Panjat Tebing adalah olahraga ekstrem yang cukup memacu adrenalin. Jika kita ingin melakukan Panjat Tebing ini kita dituntut untuk tidak takut dengan ketinggian.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Demi kembali menunjukan eksistensinya di Tanah Air dalam kegiatan Panjat Tebing, Organisasi Siswa Pecinta Alam [ORSPALA] SMK Muhammadiyah 8 Siliragung kembali menggelar kompetisi Panjat Tebing bertajuk ORSPALA Climbing Competition II yang akan digelar pada tanggal 29 April – 1 Mei 2018 di Wall Climbing ORSPALA SMK Model’s Jl. MT. Haryono No. 42 Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kompetisi yang juga didukung oleh KONI, FPTI Banyuwangi, dan pemerintah daerah terkait, juga bertujuan untuk mencari bibit atlet dalam bidang panjat tebing, merancang para pelajar untuk aktif dalam kegiatan panjat tebing, memberikan wadah bagi masyarakat umum untuk mengekspresikan kreatifitasnya dalam bidang olahraga panjat tebing, memberikan sarana hiburan alternative terutama di bidang olahraga panjat tebing, dan memberikan inspirasi bagi siswa untuk memilih sekolah yang berkualitas.

Dalam kompetisi Panjat Tebing ini, pihak penyelenggara akan mempertandingkan beberapa kategori berbeda yaitu, lead putra – putri smp/mts, speed putra-putri smp/mts, lead putra-putri sma/smk, dan speed putra-putri sma/smk. Selain dapat memberikan pengalaman dalam sebuah kompetisi Panjat Tebing, peserta yang mengikuti ajang ini juga diberikan fasilitas lainnya seperti piagam, trophy bagi pemenang, penginapan, snack, stiker, nomer punggung, dan uang pembinaan bagi pemenang.

Bagi peserta yang ingin ikut serta dalam serunya kompetisi Panjat Tebing bertajuk Orspala Climbing Competition II 2018 ini, kalian dapat mengikuti beberapa persyaratannya mulai dari, membayar biaya pendaftaran, foto copy akta, surat delegasi organisasi atau club, kartu pelajar, non juara Jatim, dan mengisi formulir.

Text         : Bambang Vidiatmoko

Photo      : ORSPALA

ORSPALA akan kembali menyelenggarakan ORSPALA Climbing Competion kedua.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com       Pengurus Daerah Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] kota Jambi mengadakan pelatihan kursus pelatih level 1. Sejatinya bentuk pelatihan semacam ini adalah kegiatan yang kelima sejak tahun 2017, hal ini pun disampaikan langsung oleh Instruktur dari PP FPTI Triyanto Budi, “Kami mulai lagi setelah 2009, pelatihan kursus pelatih untuk memeratakan kompetisi para pelatih di Indonesia.”

FPTI Jambi Adakan Kursus Pelatih Level 1_news

Umumnya pelatihan dilakukan untuk beberapa pengda sekaligus, namun pada kegiatan ini hanya dikhususkan untuk Pengda FPTI Jambi, dan dirinya pun menambahkan, “Kami menggelar pelatihan sesuai permintaan dari pengda. Kebetulan kali ini hanya Jambi. Biasanya dengan pengda sekitar. Mungkin memang karena waktunya belum cocok.”

Pada pelatihan kursus pelatih level 1 ini diikuti oleh 27 peserta yang terdiri dari 26 putra dan 1 putri. Kursus yang digelar di Kantor Diklat Koperasi Jambi itu berlangsung selama tiga hari saja karena materi yang diberikan dipadatkan.

Materi yang diberikan untuk pelatih level satu misalnya pengenalan safety procedure, metode melatih, peraturan kompetisi, praktik melatih, pencegahan dan perawatan cedera, observasi jalur, pengukuran jalur, serta teknik dasar panjat tebing. “Ada tiga level pelatih yakni satu, dua, dan tiga. Tentunya materi akan lebih kompleks untuk pelatih level dua dan tiga.”

Triyanto menjelaskan, pelatih level satu berhak menangani atlet tingkat kabupaten. Sementara, pelatih level dua menangani atlet tingkat provinsi dan pelatih level tiga menangani atlet nasional. Setelah ini akan kami evaluasi dan kami upayakan akan ada linsensi pelatih. Sementara ini mereka baru dapat sertifikat. Dengan adanya pelaksanaan kursus ini diharapkan semakin banyak pelatih panjat tebing berkualitas. Dengan pelatih yang mumpuni, prestasi atlet pun ditargetkan ikut terkatrol.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Belum lama ini, FPTI Jambi mengadakan Pelatihan Pelatih Panjat Tebing Level 1.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Menteri Pemuda dan Olahraga [Menpora] Imam Nahrawi berkunjung ke venue Pelatihan Nasional [Pelatnas] Panjat Tebing Indonesia di kawasan kompleks Stadion Mandalakrida, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(1)

Dalam kunjungannya tersebut Imam Nahrawi sempat merasakan sensasi memanjat papan speed. Usai memanjat Menpora baru menyadari bahwa Panjat Tebing bukanlah olahraga yang mudah untuk ditaklukkan. Untuk menuju kualitas terbaik pada olahraga ini sangat dibutuhkan kerja keras, latihan yang sering, dan selalu fokus pada setiap kompetisi agar mencapai hasil yang diinginkan. “Sebenarnya saat memanjat saya ingin sampai ke atas, namun pada kenyataanya baru sampai tengah sudah tidak kuat dan harus melawan diri saya saya sendiri.”

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(2)

Menpora sempat menantang siapa pun yang ada di arena dan atlet untuk adu kecepatan dengannya. Namun, pada akhirnya ia mencoba menaklukkan wall speed itu sendiri. Menpora juga meminta saran para atlet tentang teknik memanjat. Beberapa atlet pun mencoba memberikan arahan.

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(3)

Selain itu Menpora pun berpesan, para atlet harus menyerasikan antara teknik, berat badan, emosi, dan kemauan. Menurutnya, hal itu merupakan kunci untuk mampu menaklukkan dinding panjat.

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(4)

Bisa dikatakan Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia cukup disegani di kawasan Asia, kehadiran Timnas di setiap kompetisi tidak hanya menyulitkan lawan-lawannya, namun mereka juga mampu bersaing untuk meraih gelar juara. Pada Asian Games 2018 yang digelar pada Agustus mendatang, Menpora pun sangat yakin TimNas mampu meraih 2 medali emas yang telah ditargetkan.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photo            : dok. PP FPTI

Menpora merasakan panjat dinding saat berkunjung ke Stadion Mandala Krida.

READ MORE

eXtremeINA.com     Pekan lalu tepatnya tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 di Hall B Jakarta Convention Center [JCC], Deep & Extreme Indonesia 2018 telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya pecinta olahraga outdoor dan air.

Photos : Bambang Vidiatmoko

eXtremeINA.com     Pekan lalu tepatnya tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 di Hall B Jakarta Convention Center [JCC], Deep & Extreme Indonesia 2018 telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya pecinta olahraga outdoor dan air. Photos : Bambang Vidiatmoko

READ MORE

eXtremeINA.com     Pekan lalu tepatnya tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 di Hall B Jakarta Convention Center [JCC], Deep & Extreme Indonesia 2018 telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya pecinta olahraga outdoor dan air.

Photos : Bambang Vidiatmoko

eXtremeINA.com     Pekan lalu tepatnya tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 di Hall B Jakarta Convention Center [JCC], Deep & Extreme Indonesia 2018 telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya pecinta olahraga outdoor dan air. Photos : Bambang Vidiatmoko

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Banyak cara dan manfaat yang dapat dilakukan dalam pameran Deep & Extreme Indonesia 2018, yang tersaji diakhir pekan kemarin tepatnya pada tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 lalu di Hall B, Jakarta Convention Center, Jakarta.

eXINA-Deep-&-Extreme-2018-Promosikan-Manado-Fiesta_news-(1)

Selain menyuguhkan berbagai macam barang ataupun produk berkelas untuk kebutuhan olahraga air dengan diskon besar-besaran, nyatanya ajang ini juga dimanfaatkan oleh banyak kalangan untuk mengenalkan berbagai macam aktivitasnya, salah satunya adalah Pemerintah Kota Manado yang memperomosikan kegiatan Manado Fiesta 2018 dalam sebuah seminar di ajang Deep & Extreme Indonesia 2018.

Dalam seminarnya moderator menyampaikan pesan bahwa dalam acara Manado Fiesta 2018 adalah rangkaian event dalam rangka mempromosikan potensi wisata dan keanekaragaman bahari di kota Manado, baik dalam lingkungan nusantara maupun mancanegara, selain itu juga ajang ini ditujukan sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia mulai tahun 2018.

eXINA-Deep-&-Extreme-2018-Promosikan-Manado-Fiesta_news-(2)

Manado Fiesta 2018 ini memang akan banyak sekali menyuguhkan aktivitas seru, namun yang akan menjadi daya tarik tersendiri adalah adanya kompetisi Paralayang dan Festival Layang-Layang. Rencananya kompetisi olahraga udara ini akan tersaji pada tanggal 1-3 September 2018. Untuk kompetisi Paralayang sendiri akan dihadiri oleh banyak pilot regional dan Nasional, namun tidak menutup kemungkinan pilot asing akan ikut serta dalam ajang ini.

Saat ini kota Manado telah memiliki spot bermain Paralayang bertaraf International, lokasinya terdapat di Manado Skyline Tetempangan Hill, Koha Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Dengan adanya kegiatan Manado Fiesta 2018 ini diharapkan olahraga Paralayang dan juga destinasi wisatanya dapat semakin berkembang serta makin dikenal di dunia.

eXINA-Deep-&-Extreme-2018-Promosikan-Manado-Fiesta_news-(3)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Deep & Extreme Indonesia 2018 turut mempromosikan Manado Fiesta 2018.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pekan lalu tepatnya tanggal 8 hingga 11 Maret 2018 di Hall B Jakarta Convention Center [JCC], Deep & Extreme Indonesia 2018 telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya pecinta olahraga outdoor dan air.

eXINA-Deep & Extreme Indonesia 2018, Kenalkan Potensi Wisata dan Olahraga Air di Indonesia_news (1)

Keuntungan yang didapat tidak hanya sekedar berbelanja dengan berbagai diskon murah saja, akan tetapi Deep & Extreme Indonesia 2018 telah banyak memberikan ilmu serta edukasi yang sangat bermanfaat terhadap wisata Bahari di Indonesia, mengenal banyak komunitas atau club olahraga air di Indonesia, mengenal tips dan trik melalui untuk menjelajahi wisata dan olahraga di Indonesia dalam sebuah seminar yang ada di Deep & Extreme Indonesia 2018, dan pastinya masih banyak keuntungan lain yang didapat.

eXINA-Deep & Extreme Indonesia 2018, Kenalkan Potensi Wisata dan Olahraga Air di Indonesia_news (2)

Dalam kesempatannya saat membuka Deep & Extreme Indonesia 2018, Dharmawan Sutanto selaku penggagas pameran ini menyatakan, “Kami ingin selalu membrikan perbedaan disetiap tahun penyelenggaraanya. Salah satunya adalah menaikkan target jumlah pengujung yang tahun lalu mencapai 30.000, tahun ini kita targetkan hingga 35.000 pengunjung dapat hadir di Deep & Extreme Indonesia 2018.”

eXINA-Deep & Extreme Indonesia 2018, Kenalkan Potensi Wisata dan Olahraga Air di Indonesia_news (3)

Bisa dikatakan Deep & Extreme Indonesia ini adalah pameran olahraga outdoor, air dan pengenalan wisata potensial Indonesia yang cukup besar di Asia. Oleh karena itu ajang ini selalu dinanti kehadirannya olah para pecinta penggeliatnya.

eXINA-Deep & Extreme Indonesia 2018, Kenalkan Potensi Wisata dan Olahraga Air di Indonesia_news (4)

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Deep & Extreme Indonesia 2018, banyak memperkenalan potensi wisata bahari, aktivitas outdoor, dan banyak lagi.

READ MORE
<