eXtremeINA.com

Tag :Climbing

eXtremeINA.com        Panjat Tebing atau Rock Climbing adalah kegiatan mendaki gunung, namun untuk melakukan kegiatan ini para pelakunya harus menghadapi hambatan dan rintangan yang bervariasi. Dengan rintangan dan hambatan yang berbeda itulah olahraga panjat ini dibagi menjadi beberapa kategori seperti, Hill WalkingRock Climbing, dan Ice Climbing.

Belajar Teknik Dasar Panjat Tebing_feature (3)

Olahraga Panjat Tebing ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia khususnya para pecinta olahraga ekstrem. Namun masih banyak masyarakat atau pelaku panjat tebing yang belum banyak mengerti tentang teknik dasar melakukan olahraga panjat tebing ini. Bagi para pemula ada beberapa teknik dasar yang dapat dipelajari.

Teknik pertama adalah Face Climbing, yaitu para pelakunya memanjat dipermukaan tebing dan dimana masih terdapat batu yang menonjol atau terdapat rongga yang dapat dipijaki oleh kaki maupun tangan.

Teknik yang kedua adalah Friction atau Slab Climbing, Teknik ini hanya mengandalkan gaya gesekan sebagai tumpuan. Teknik ini dapat dilakukan pada permukaan tebing yang tidak terlalu tinggi, dan kontur tebing yang kasar dapat menghasilkan gaya gesekan.

Belajar Teknik Dasar Panjat Tebing_feature (2)

Teknik yang ketiga adalah Fissure Climbing, Teknik ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan celah yang digunakan oleh badan para pelakunya yang berfungsi sebagai topangan atau pasak. Teknik ini dapat dilakukan dengan dengan beberapa cara seperti:

Jamming yaitu teknik yang memanfaatkan celah tebing yang tidak begitu besar. Jari tangan dan kaki dapat dimasukkan ke rongga tebing.

Belajar Teknik Dasar Panjat Tebing_feature (4)

Chimneying yaitu teknik memanjat dengan celah vertikal atau tebing yang besar. Teknik ini dapat dilakukan dengan badan yang masuk diantara celah tebing, dan posisi punggung ada di salah satu sisi tebing. Sementara itu salah satu kaki menempel pada sisi tebing depan dan kaki satunya ada di belakang, dan kedua tangan membantu mendorong ke atas secara bersamaan dengan kedua kaki untuk menahan berat badan.

Bridging yaitu teknik ini dilakukan dengan memanjat pada celah vertikal yang cukup besar. Teknik ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan kedua kaki dan tangan sebagai pegangan dikedua celah atau rongga dinding. Posisi badan harus tegak dan kedua kaki harus membuka lebar, karena kaki dan tangan berfungsi untuk menjaga keseimbangan.

Lay Back yaitu teknik ini dapat dilakukan dengan cara memanjat pada celah vertikal dengan menggunakan kaki dan tangan. Teknik ini mengharuskan jari tangan mengapit tepi celah tebing dengan punggung miring untuk menempatkan kedua kaki pada tepi celah tebing yang berlawanan. Setelah itu tangan menarik kebelakang dan kaki mendorong ke depan dan kemudian bergerak naik ke atas silih berganti.

Belajar Teknik Dasar Panjat Tebing_feature (1)

#climbing #dirt #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #rockclimbing #panjattebing

Text             : Bambang Vidiatmoko

Photos        : Berbagai Sumber

Panjat Tebing atau Rock Climbing adalah kegiatan mendaki gunung, namun untuk melakukan kegiatan ini para pelakunya harus menghadapi hambatan dan rintangan yang bervariasi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Deep & Extreme Indonesia kembali digelar di Jakarta. Pameran yang mengangkat tema diving dan petualangan outdoor tersebut akan berlangsung di Hall B, Balai Sidang Jakarta Convention Center, mulai tanggal 8 sampai 11 Maret 2018 dan tahun ini, pameran berskala internasional tersebut memasuki tahun ke-12 penyelenggaraan sejak pameran ini digelar kali pertama di tahun 2007.

deep-extreme-indonesia-2018-flyer (1)

Deep & Extreme Indonesia 2018 merupakan acara yang sangat dinantikan oleh pecinta diving, petualangan outdoor, para penggiat olah raga air dan pelaku wisata karena selalu menampilkan berbagai variasi produk dan paket-paket destinasi petualangan outdoor baik di laut maupun daratan. Pengunjung memanfaatkan acara ini untuk mendapatkan harga spesial berbagai peralatan selam, aktivitas alam, olahraga air, olahraga ekstrem, peralatan fotografi, gadget, aksesories dan pendukung aktivitas perjalanan wisata sampai kegiatan outdoor.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (1)

Tahun ini, pameran Deep & Extreme Indonesia 2018 akan diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari dalam dan luar negeri. Sebagian besar peserta adalah peserta yang telah berpartisipasi di pameran ini sejak kali pertama digelar. Profil peserta antara lain destinasi pariwisata seperti dinas-dinas pariwisata di Indonesia terutama yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata adventure, penyedia peralatan selam dan kegiatan outdoor, organisasi sertifikasi, institusi konservasi, taman nasional, jasa travel, hotel dan resort, sampai jasa perjalanan menggunakan kapal atau live aboard services yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

eXINA-Deep & Extrem Indonesia 2017, Surga Dunia Olahraga Pecinta Alam_news (3)

Untuk kali pertama, Deep & Extreme Indonesia 2018 akan menampilkan area khusus untuk memanjakan para pecinta dan komunitas free diving dan olahraga air, olahraga lari dan pelaku kegiatan outdoor melalui pavilion tematik yang dipersiapkan untuk menyajikan berbagai talk show, coaching clinic, ajang promosi dan temu komunitas terkait para penggembar aktivitas dimaksud.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (10)

Pameran juga akan diisi dengan seminar nasional, pelatihan selam secara langsung, lomba kostum anak, acara Comic Con, lomba dan pameran foto underwater internasional, serta kegiatan lainnya yang akan memanjakan pengunjung dengan berbagai hiburan dan informasi seputar selam dan petualangan outdoor.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (12)

Sebagai peran serta terhadap pelestarian dan konservasi alam, seperti yang selalu dilakukan di pameran tahun sebelumnya, acara ini juga akan mengetengahkan berbagai aktivitas sosialisasi dan kampanye terhadap upaya-upaya meningkatkan kesadaran cinta laut dan peduli konservasi di Indonesia. Pameran dibuka untuk umum dengan tiket masuk sebesar Rp 35.000 per hari atau Rp 80.000 untuk tiket terusan yang dapat digunakan selama 4 hari pameran mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (6)

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Deep & Extreme Indonesia 2018 / eXtremeINA.com

Para pecinta olahraga outdoor dan air di Indonesia, kami mengajak anda datang ke Deep & Extreme Indonesia 2018.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Faisol Riza selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengingatkan para atlet untuk tidak lengah walaupun hanya dalam sesi latihan bersama dengan Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing China.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (3)

Timnas China sendiri berkunjung ke Indonesia selama 12 hari untuk mempersiapkan dirinya dalam mengikuti kejuaraan Asian Games 2018 nanti. Dalam latihan bersama antara Timnas Indonesia dengan Timnas China ini baru pertama kali diselenggarakan, dalam kesempatannya Ketua Umum PP FPTI menyampaikan, ”Latihan bersama ini pertama kalinya dilakukan sebelum dimulainya kejuaraan Asian Games 2018. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Timnas Indonesia bisa mengukur seberapa kuat lawan-lawan yang akan dihadapinya termasuk China.”

Ketua-Umum-FPTI-Ingatkan-Atlet-Agar-Tidak-Lengah_news-(2)

“Bisa dikatakan China memiliki atlet-atlet yang sangat kuat. Bila dilihat ke belakang Timnas Panjat Tebing China memiliki atlet yang pernah menjadi juara dunia secara berturut-turut. Selain itu China juga memiliki juara Youth Championship dan tiga anggota tim yang akan dipilih ke Youth Olympic di Argentina,” tambah Faisol.

Latihan bersama ini dinilai sangat efektif untuk Timnas Indonesia belajar dari Timnas Panjat Tebing China. Walalupun Indonesia unggul dari China dalam sesi latihan bersama, nyatanya Indonesia masih dianggap sebagai tim underdog di ajang Asian Games 2018 nanti.

Ketua-Umum-FPTI-Ingatkan-Atlet-Agar-Tidak-Lengah_news-(3)

Selain latihan bersama yang diadakan di kawasan Stadion Mandala Krida ,Yogyakarta, TimNas Panjat Tebing Indonesia akan mengadakan latihan di Rusia dan dua kota di China selama tiga minggu. Latihan yang akan dijalankan oleh Timnas Indonesia akan menjadi modal besar untuk mengasah mental dan juga kemampuan para atlet jelang Asian Games 2018.

Ketua-Umum-FPTI-Ingatkan-Atlet-Agar-Tidak-Lengah_news-(1)

Faisol juga memastikan, anggota skuat sekarang 80% telah pasti. FPTI hanya tinggal menentukan siapa saja yang akan masuk tim pertama dan kedua, atler utama dan kedua, serta untuk kombinasi siapa yang akan masuk tim utama atau kedua. Timnas Panjat Tebing Indonesia diharapkan bisa mendapatkan dua medali emas di Asian Games 2018 nanti.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photo             : dok. PP FPTI

Diharapkan Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia untuk tetap fokus hingga ajang Asian Games 2018 nanti.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Pada hari Selasa [27/02] di Kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta telah digelar simulasi terakhir Panjat Tebing Speed World Record perorangan antara Tim Nasional [Timnas] Indonesia dengan China.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (2)

Sangat mengejutkan dan luar biasanya, hasil yang diraih Timnas Indonesia lagi-lagi mampu unggul dari Timnas China baik di nomor Putra ataupun Putri. Namun yang paling hebat adalah atlet Indonesia mampu memecahkan rekor pribadi. Hal ini pun langsung disampaikan oleh pelatih Speed World Record Timnas Panjat Tebing Indonesia Hendra Basir, “Untuk putri, yang pecah rekor adalah Santi dengan 7,76 detik. Untuk putra ada Vedriq [5,71s dan Alfian pecah rekor dua kali yakni 5,42 detik dan 5,38 detik.”

Pelatih menambahkan, ”Hasil pecah rekor pribadi ini dipastikan belum menjamin hasil pada kejuaraan di pertandingan Asian Games 2018 dan beberapa kejuaraan lainnya. Namun dengan hasil ini atlet Indonesia tersebut akan lebih percaya diri menghadapi berbagai macam kejuaraan yang akan dihadapinya nanti.”

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (1)

Adapun hasil simulasi terakhir pada nomor Putra, Alfian menjadi juara dengan waktu 5,383 detik disusul Aspar yang menorehkan catatan waktu 5,78 detik. Abudzar menjadi juara ketiga [5,51 detik] setelah mengalahkan unggulan China Zhong Qixin [6,04 detik].

Untuk nomor Putri, dimenangkan Aries dengan 7,21 detik, disusul Santi dengan 9,24 detik. Posisi ketiga diraih Rajiah dengan 8,45 detik setelah mengalahkan Puji yang mencatatkan waktu 9,05 detik.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil mencatat rekor baru di simulasi Panjat Tebing.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com    Akhir pekan lalu tepatnya di hari Sabtu [24/02] Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia sukses mengungguli Timnas Panjat Tebing dalam simulasi Speed Relay yang diselenggarakan di venue Panjat Tebing, kompleks Stadion Mandala.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (1)

Pada kesempatannya pelatih Speed World Record Indonesia bernama Hendra Basir menyampaikan, “Dalam Simulasi Speed Relay di nomor Putri, Timnas Indonesia A mampu mencatatkan waktu 25,52 detik, yang sukses unggul dari Timnas China B dengan catatan waktu 26,82 detik. Peringkat ketiga berhasil diraih oleh Timnas Indonesia B dengan torehan waktu 27,29 detik.”

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (2)

Untuk nomor relay Putra, juara pertama berhasil diraih oleh Timnas Panjat Tebing Indonesia A dengan catatan waktu 18,59 detik, peringkat kedua diraih oleh Timnas China A dengan waktu 19,59 detik, untuk peringkat ketiga berhasil diraih oleh Timnas Indonesia B dengan waktu 18,32 detik.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (3)

“Sejatinya hasil ini sudah saya analisa sejak awal pertandingan, karena Timnas China masih dalam tahap penyesuaian. Ini adalah awal kami bertemu sebelum kami berhadapan di kejuaraan Asian Games 2018,” tambah Hendra Basir.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (4)

Sebelumnya dalam simulasi Speed World Record, untuk nomor putri, Puji unggul di final dengan catatan waktu 9,38 detik dan mengalahkan Aries yang menorehkan waktu 10,35 detik. Nurul menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Billah dengan catatan waktu 8,08 detik.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (5)

Untuk nomor putra, dimenangkan Sabri dengan catatan waktu 5,62 detik dan mengalahkan Abudzar yang mencatatkan waktu 8,12 detik. Posisi ketiga ditempati Alfian.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil menggungguli Tim Nasional China dalam simulasi Speed Relay.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Deep & Extreme Indonesia kembali digelar di Jakarta. Pameran yang mengangkat tema diving dan petualangan outdoor tersebut akan berlangsung di Hall B, Balai Sidang Jakarta Convention Center, mulai tanggal 8 sampai 11 Maret 2018 dan tahun ini, pameran berskala internasional tersebut memasuki tahun ke-12 penyelenggaraan sejak pameran ini digelar kali pertama di tahun 2007.

deep-extreme-indonesia-2018-flyer (2)

Deep & Extreme Indonesia 2018 merupakan event yang sangat dinantikan oleh pecinta diving, petualangan outdoor, para penggiat olah raga air dan pelaku wisata karena selalu menampilkan berbagai variasi produk dan paket-paket destinasi petualangan outdoor baik di laut maupun daratan. Pengunjung memanfaatkan event ini untuk mendapatkan harga spesial berbagai peralatan selam, aktivitas alam, olahraga air, olahraga ekstrem, peralatan fotografi, gadget, aksesories dan pendukung aktivitas perjalanan wisata sampai kegiatan outdoor.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (8)

Tahun ini, pameran Deep & Extreme Indonesia 2018 akan diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari dalam dan luar negeri. Sebagian besar peserta adalah peserta yang telah berpartisipasi di pameran ini sejak kali pertama digelar. Profil peserta antara lain destinasi pariwisata seperti dinas-dinas pariwisata di Indonesia terutama yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata adventure, penyedia peralatan selam dan kegiatan outdoor, organisasi sertifikasi, institusi konservasi, taman nasional, jasa travel, hotel dan resort, sampai jasa perjalanan menggunakan kapal atau liveaboard services yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

 

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (1)

Untuk kali pertama, Deep & Extreme Indonesia 2018 akan menampilkan area khusus untuk memanjakan para pecinta dan komunitas freediving dan olahraga air, olahraga lari dan pelaku kegiatan outdoor melalui pavilion tematik yang dipersiapkan untuk menyajikan berbagai talk show, coaching clinic, ajang promosi dan temu komunitas terkait para penggembar aktifitas dimaksud.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (3)

Selama 4 hari, pameran juga akan diisi dengan seminar nasional, pelatihan selam secara langsung, lomba kostum anak, event Comic con, lomba dan pameran foto underwater internasional, serta kegiatan lainnya yang akan memanjakan pengunjung dengan berbagai hiburan dan informasi seputar selam dan petualangan outdoor.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (11)

Sebagai peran serta terhadap pelestarian dan konservasi alam, seperti yang selalu dilakukan di pameran tahun sebelumnya, event ini juga akan mengetengahkan berbagai aktifitas sosialisasi dan kampanye terhadap upaya-upaya meningkatkan kesadaran cinta laut dan peduli konservasi di Indonesia. Pameran dibuka untuk umum dengan tiket masuk sebesar Rp 35.000 per hari atau Rp 80.000 untuk tiket terusan yang dapat digunakan selama 4 hari pameran mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

eXINA-Deep-Extreme-Indonesia-2017_gallery_pt1 (6)

Text                : Bambang Vidiatmoko / Deep & Extreme Indonesia 2018

Photos           : eXtremeINA.com / Deep & Extreme Indonesia 2018

Deep & Extreme Indonesia akan kembali hadir untuk memanjakan para pecinta olahraga outdoor dan bawah air.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] terus berkoordinasi dengan INASGOC selaku panitia penyelenggara Asian Games 2018, untuk kembali menggelar test event cabang olahraga [cabor] Panjat Tebing di kawasan Jakabaring Sport City [JSC], Palembang.

Hasil Lomba Panjat Dinding Nasional 4 Jember_news (5)

Sebelumnya test event cabor Panjat Tebing Asian Games 2018 sendiri telah diselenggarakan di Cikole, Bandung Barat, Jawa Barat, 6-10 September 2017. Namun nampaknya test event tersebut dinilai tidak efektif, mengingat dalam test event tersebut diselenggarakan bukan di venue aslinya dan peserta hanya diikuti oleh Atlet Nasional saja. Saat ini pembangunan venue Panjat Tebing untuk Asian Games 2018 tengah dibangun di Jakabaring, Palembang. Jika venue tersebut sudah rampung pada waktu yang ditentukan maka test event tersebut dapat diselenggarakan sesuai yang diinginkan.

Hasil Lomba Panjat Dinding Nasional 4 Jember_news (4)

Venue tersebut ditargetkan rampung pada bulan Mei 2018, sementara itu sudah masuk bulan puasa. Maka yang jadi bahan pertimbangan adalah apakah efektif menyelenggarakan test event saat bulan puasa.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Hal ini disampaikan langsung oleh Divisi Sekretaris Umum dari PP FPTI Sapto Hardiono, “PP FPTI terus berkoordinasi dengan INASGOC untuk membahas test event cabor Panjat Tebing yang nanti akan digelar di kawasan Jakabaring, Palembang. Selain itu kami juga harus mempertimbangkan bulan puasa yang akan masuk di bulan Mei.”

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Test event ini sangatlah penting bagi berbagai aspek mulai dari melihat kesiapan panitia, melihat kesiapan venue dan fasilitas pendukungnya, mengetahui seberapa kurangkah persiapannya, memprediksi calon lawan yang akan dihadapi, dan sebagai bahan try out bagi Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia.

#AsianGames2018 #championship #climbing #eXtremeINA #eXtremeINAdotcom #extremesports #extremesportsindonesia #FPTI #Indonesia #INASGOC #wallclimbing #urban

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

FPTI melakukan koordinasi dengan INASGOC, untuk kembali mengadakan test event.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Menyiapkan venue dengan fasilitas terbaik adalah salah satu syarat atau tolak ukur kesuksesan pihak penyelenggara dalam menyuguhkan sebuah event. Hal inilah yang tengah dipersiapkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] yang bekerja sama dengan INASGOC selaku pihak panitia Asian Games 2018.

Venue-Panjat-Tebing-Asian-Games,-Rampung-Mei-2018_news

Keduanya tengah berkolaborasi guna memberikan venue serta kebutuhan fasilitas lainnya untuk cabang olahraga [cabor] Panjat Tebing yang rencananya akan digelar di kawawasan Jakabaring Sport City [JSC] Palembang. Jika diperhatikan sudah banyak venue dari cabor-cabor lainnya yang sudah jadi atau tinggal mengerjakan finishing saja, akan tetapi venue dari cabor Panjat Tebing ini baru ada aktivitas.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Hal ini pun disampaikan langsung oleh Divisi Sekretaris Umum dari PP FPTI Sapto Hardiono yang mengatakan, ”Alhamdullilah aktivitas pembangunan venue Panjat Tebing untuk Kejuaraan Asian Games 2018 sudah ada. Bahan yang dibutuhkan sudah terkirim terhitung sejak Selasa [06/02] lalu, dan diprediksi akan tiba pada Kamis [22/02] nanti, pengiriman pertama ini untuk sarana nomor lomba Speed. Untuk fasilitas pendukung lainnya juga mulai dikerjakan seperti penambahan gudang, pembuatan ruang karantina, serta renovasi gedung sekretariatan.”

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

“Guna mencapai hasil yang maksimal kami terus berkoordinasi dengan LPDUK dan Pengprov Sumatra Selatan. Venue dari cabor Panjat Tebing ini akan ditargetkan rampung pada bulan Mei, sementara untuk fasilitas pendukung lainnya akan ditargetkan rampung pada bulan Juni,” tambah Sapto Hardiono.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

#AsianGames2018 #championship #climbing #eXtremeINA #eXtremeINAdotcom #extremesports #extremesportsindonesia #FPTI #Indonesia #INASGOC #wallclimbing #urban

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Diperkirakan venue Panjat Tebing untuk Asian Games 2018 akan selesai pada bulan Mei 2018 nanti.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Bisa dikatakan olahraga Panjat Tebing di Indonesia belum begitu popular, mungkin fenomena ini dikarenakan sarana dan prasarana seperti venue Panjat Tebing yang belum banyak tersebar di penjuru Tanah Air.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Namun satu hal yang perlu diketahui, bersama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] selaku induk dari olahraga Panjat Tebing di Indonesia, para atlet terbaiknya telah meraih banyak kesuksesan di berbagai kejuaraan Internasional.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Beberapa prestasi terbarunya adalah para atlet Panjat Tebing Indonesia telah meraih 3 medali emas, 3 perunggu, dan 1 perak pada kejuaraan Panjat Tebing Asia di bulan November 2017 lalu yang dipertandingkan di Iran. Masih di bulan yang sama atlet Indonesia kembali meraih 2 medali emas pada kejuaraan dunia Panjat Tebing di China untuk nomor lomba Speed.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Sadar akan tidak populernya olahraga Panjat Tebing di Indonesia, pengurus besar FPTI memiliki strategi jitu yang dinilai efektif membangun olahraga ekstrem ini dengan lebih baik lagi. Caranya adalah FPTI tidak melulu untuk menggelar kejuaraan Panjat Tebing baik di tingkat daerah ataupun nasional, strategi lainnya adalah FPTI selalu mendorong Pemerintah Daerah hingga ke tingkat kabupaten kota di seluruh penjuru Tanah Air untuk membangun sarana dan prasana pendukung olahraga Panjat Tebing.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Cabang olahraga Panjat Tebing sendiri akan diperlombakan dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018. Dengan begitu dipastikan olahraga ini akan semakin popular, dan diharapkan akan semakin banyak anak-anak muda yang mulai menggeluti olahraga Panjat Tebing. Diprediksi para atlet terbaik Indonesia dari cabang olahraga Panjat Tebing akan mampu meraih prestasi dan mengumpulkan pundi-pundi medali untuk Indonesia.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Demi meningkatkan minat panjat tebing di Indonesia, FPTI kerap mendorong pembangunan sarana hingga tingkat daerah.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018, ada beberapa cabang olahraga [cabor] yang menjadi unggulan Indonesia untuk mengumpulkan pundi-pundi medali. Salah satunya adalah cabang olahraga Panjat Tebing.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (4)

Bisa dikatakan cabor Panjat Tebing dalam kejuaraan Asian Games 2018 mendatang, Tim Nasional [Timnas] Indonesia cukup diperhitungkan. Hal kecil yang membuktikannya adalah pada kejuaraan Panjat Tebing tingkat Asia pada bulan November 2017 yang lalu di Iran, Timnas Indonesia mampu meraih 3 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu yang semuanya didapat dari nomor lomba speed.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Masih pada bulan yang sama, pada kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang diselenggarakan di China, Timnas Indonesia mampu membawa pulang 2 medali perak yang datangya juga dari nomor lomba Speed. Khusus pada Kejuaraan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta-Palembang, Federasi panjat Tebing Indonesia [FPTI] selaku induk organisasi Panjat Tebing di Indonesia menargetkan para atletnya untuk meraih 2 emas pada nomor lomba Speed.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Walaupun Timnas Panjat Tebing Indonesia cukup diperhitungkan di ­­tingkat Asia, namun bukanlah pekerjaan mudah untuk meraih medali emas begitu saja. Pasalnya Timnas Iran, China, dan Jepang yang notabennya adalah tim kuat siap memberikan kejuatan dalam ajang Asian Games 2018. Namun tidak hanya itu saja, diperkirakan Tim dari negara lainnya juga tengah mempersiapkan diri guna meraih hasil maksimal dalam kejuaraan tersebut.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Begitupun dengan Timnas Panjat Tebing Indonesia yang tengah mempersiapkan dirinya dengan mengadakan Training Camp di Rusia, untuk meraih target di Asian Games 2018. Harapan FPTI adalah, para atlet pelatnas dan juga pelatih dapat menimba ilmu disana, karena telah diketahui bahwa Rusia memiliki juara-juara dunia Panjat Tebing.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Dok. FPTI

Menelaah kekuatan Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2018 nanti.

READ MORE
<