eXtremeINA.com

Tag :Climbing

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Indonesia memiliki banyak sekali atlet berprestasi di tingkat International yang datangnya dari beberapa cabang olahraga. Salah satunya adalah Panjat Tebing, bahkan atlet Indonesia telah ditakuti kehadirannya di setiap event Panjat Tebing tingkat International khususnya di Asia.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (2)

Namun fenomenanya adalah olahraga yang tergolong ekstrem ini belum begitu popular di kalangan anak-anak muda. Hal ini pun dikatakan oleh Sapto Hardiono selaku Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI], ”Atlet Panjat Tebing Indonesia telah memiliki banyak prestasi yang mentereng ditingkat International, namun sangat disayangkan olahraga ini kurang begitu diminati oleh masyarakat. Mungkin hal yang menghambat perkembangan olahraga Panjat Tebing di Indonesia ini adalah kurang banyaknya sarana dan prasana penunjang olahraga ini khususnya di daerah-daerah.”

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (3)

“Dalam hal ini FPTI selalu berkomitmen dan terus mendorong untuk penyediaan sarana dan prasaran Panjat Tebing hingga ke tingkat Kabupaten Kota di Indonesia. Sebenarnya untuk pembibitan atlet di usia dini sudah berjalan, hal yang membuktikannya adalah banyaknya kompetisi yang digarap oleh FPTI tingkat daerah. Selain untuk melahirkan bibit-bibit muda yang berkualitas, hadirnya kompetisi Panjat Tebing ini juga diperuntukkan untuk menjaga eksistensi olahraga ini di Indonesia.” tambah Sapto.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (4)

Olahraga Panjat Tebing ini akan diperlombakan dalam kejuaraan multi event sekelas Asian Games 2018. Dengan rentetat prestasi yang diraih oleh para atlet, maka diharapkan olahraga ini mampu mendulang banyak medali untuk mengharumkan nama baik Indonesia yang notabennya juga sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Atlet Panjat Tebing Indonesia banyak raih prestasi, namun belum berkembang secara luas.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Indonesia Asian Organizing Committee [INASGOC] selaku panitia Asian Games 2018 terus melakukan persiapan guna mencapai kesuksesan dalam Kejuaraan olahraga nomor dua terbesar dunia setelah Olimpiade, salah satunya adalah mempersiapkan venue-venue perlombaan yang memenuhi standar international.

FPTI_logo

Namun ada hal yang menarik, khusus bagi cabang olahraga Sport Climbing venue yang sejatinya sudah harus direnovasi sejak bulan September lalu hingga kini belum mulai di garap. Venue cabor Sport Climbing sendiri rencananya akan dibangun dikawasan kompleks Jakabaring Sport City [JSC] Palembang. Dalam kesempatannya Sapto Hardiono selaku Sekretaris Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengatakan,”Idealnya renovasi venue cabor Sport Climbing untuk Asian Games 2018 sudah dimulai sejak bulan September lalu.”

“Namun renovasi ini terhambat lantaran sedang adanya proses lelang dari pihak panitia pelaksana. Akan tetapi kita harapkan venue ini tetap rampung pada bulan Februari 2018 mendatang. Agar Pelatnas dapat dimulai bulan Maret 2018 guna fokus pada kondisi cuaca dan venue itu sendir,” tambah Sapto.

Venue Sport Climbing Asian Games 2018 Belum Direnovasi_news

Sejatinya Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] sendiri memang terlibat, namun keterlibatannya hanya dalam segi teknis venue. Karena bagaimanapjn juga pihak FPTI lah yg mengerti dengan detail bagaimana venue tersebut berkualitas atau tidak.

Text                : Bambang Vidiatmoko 

Photos           : dok. FPTI

Venue untuk Sport Climbing hingga saat ini masih belum ada proses renovasi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Dua hal utama dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta Palembang, yakni cabang olahraga [cabor] serta venue pertandingan telah menjadi topik bahasan penting dalam kegiatan Chefs de Mission [CDM] Seminar yang digelar Panitia Pelaksana Asian Games 2018 [INASGOC], di Hotel Mulia, Jakarta, 13-14 Desember 2017.

CDM-INASGOC,-Cabor-dan-Venue-Jadi-Topik-Utama_news-(2)

Dalam seminar yang diikuti 119 delegasi, yang mewakili 44 National Olympic Committee [NOC], Dewan Olimpiade Asia [OCA], serta dua tim peninjau dari tuan rumah Asian Games 2022, Hangzhou, China, dan 2026 Aichi Nagoya, Jepang akan membahas sejumlah agenda penting yang berkaitan saat Games Time. Mulai dari pergerakan kontingen sejak mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, sistem transportasi, akreditasi, fasilitas athlete village, hingga kesiapan venue, baik untuk pertandingan maupun latihan.

CDM-INASGOC,-Cabor-dan-Venue-Jadi-Topik-Utama_news-(6)

Chefs de Mission Seminar, boleh dibilang merupakan inisiasi dari pelaksanaan Asian Games 2018. Para perwakilan NOC yang berkepentingan terhadap kontingen maupun anggota delegasinya akan mendapat gambaran yang jelas dan menilai sejauh mana kesiapan kita menjadi tuan rumah. Momen pelaksanaan CDM Seminar ini tepat digelar pada akhir tahun 2017, atau sebelum masuk tahun 2018. Pertama, cabang, disiplin, dan nomor pertandingan yang akan digelar sudah final. Kedua, beberapa venue penting, seperti yang ada di kawasan Gelora Bung Karno sudah diresmikan Presiden,” ucap Ketua Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir, Rabu [13/12].

CDM-INASGOC,-Cabor-dan-Venue-Jadi-Topik-Utama_news-(3)

Pesta olahraga bangsa Asia yang akan berlangsung, 18 Agustus – 2 September 2018 dipastikan akan menggelar 40 cabang olahraga, 67 disiplin, dengan 462 nomor pertandingan. Jumlah cabang itu terbagi atas 20 olympic sports, 4 new olympic sports, dan 8 non olympic sports.

CDM-INASGOC,-Cabor-dan-Venue-Jadi-Topik-Utama_news-(5)

Dalam kegiatan selama dua hari, hadir beberapa perwakilan penting OCA. Antara lain, Hon. Life Vice President of OCA, Wei Jizhong, Director General & Technical Director, Husain Al Musallam, Direktur International & NOCs Relations, Vinod Tiwari, dan Director Asian Games Department, Haider Farman.

CDM-INASGOC,-Cabor-dan-Venue-Jadi-Topik-Utama_news-(4)

Di Jakarta, para perwakilan NOC Asia itu akan meninjau dua lokasi pertandingan di kawasan dalam dan luar GBK. Di Senayan, mereka akan meninjau Stadion Utama yang merupakan tempat upacara pembukaan dan penutupan Asian Games, serta arena cabang atletik, lapangan panahan, hoki, Istora, dan Akuatik Gelora Bung Karno. Sementara di luar GBK, mereka akan melihat Athletes Village di Kemayoran, venue equestrian Pulomas, velodrome Rawamangun, dan Stadion Pakansari di Cibinong. Di Palembang, kunjungan akan difokuskan di Jakabaring Sports City.

CDM-INASGOC,-Cabor-dan-Venue-Jadi-Topik-Utama_news-(7)

Gelaran Asian Games 2018 ini akan mempertandingkan beberapa cabor yang terbilang ekstrem, dan diperkirakan perlombaan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggeliat olahraga ekstrem di Indonesia. Beberapa cabor ekstrem yang dipertandingkan dalam Asian Games 2018 adalah Sport Climbing, Paralayang, Skateboard, Jet Ski, dan Layar.

Text               : Bambang Vidiatmoko / Media & PR  INASGOC

Photos           : Media & PR  INASGOC

Chefs de Mission Seminar, pembahasan adalah cabang olahraga dan venue pertandingan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tim Nasional Indonesia untuk cabang olahraga Asian Games 2018 tengah fokus mengadakan Training Camp [TC] di Tyumen, Rusia hingga 21 hari ke depan.

Daftar Atlet Panjat Indonesia Yang Mengikuti TC di Rusia_news (2)

TC ini diadakan guna mencapai target maksimal yang telah direncanakan Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo pada tahun 2020 mendatang. Akan banyak sekali manfaat yang akan didapat Pelatih, Staff pelatih, dan juga para atlet pada TC di Rusia ini, mengingat Rusia dipilih lantaran memiliki atlet Panjat Tebing dengan kemampuan diatas rata-rata yang cukup merata pada nomor Speed, Lead, maupun Boulder.

Daftar Atlet Panjat Indonesia Yang Mengikuti TC di Rusia_news (1)

Sejatinya suhu udara di kota Tyumen mampu mencapai minus -50 derajat celcius, dengan suhu ekstrem semacam ini pihak pelatih menilai akan sangat bagus meningkatkan V02 maks pada seluruh atlet. Dalam hal ini Caly Setyawan selaku pelatih kepala TimNas Sport Climbing yang turut mendampingi TC di Rusia mengatakan,”Untuk mencapai target medali emas pada ajang Asian Games 2018 serta Olimpiade 2020 maka perlu adanya pencapainbest time yang mendekat World Record. Peningkatkan best time ini sangat efektif diraih dengan melakukan latih tanding dengan juara-juara dunia seperti yang ada pada atlet Panjat Tebing Rusia.

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (1)

Manajer Timnas Panjat Tebing Pristiawan Buntoro menjelaskan, TC ini diikuti seluruh atlet Timnas Panjat Tebing nomor speed baik putra maupun putri:

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (5)

Putra

  1. Sabrina
  2. M Hinayah
  3. Aspar Jaelolo
  4. Rondo Supriyanto
  5. Pangeran Septo
  6. Abudzar Yulianto

Putri

  1. Aries Susanti
  2. Rajiah Salsabilah
  3. Santy Wellyanti
  4. Puji Lestari
  5. Fitriyani

Pelatih

  1. Caly Series
  2. Hendra Nasir
  3. Yudistira
  4. Tri Budi Santoso

Tim Managerial

  1. Manager : Pristiawan Buntoro
  2. Route Sheter : Maggie
  3. Manager : Rahmat Sofyan

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Timnas Sport Climbing Indonesia sedang mengikuti TC di Rusia, ini adalah daftar nama peserta.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Beberapa Induk organisasi cabang olahraga terus mempersiapkan diri guna mencapai target maksimal di ajang multi event Asian Games 2018. Salah satu yang tengah disibukan dengan serangkaian latihan adalah induk organisasi Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI].

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (1)

Beberapa waktu lalu, pengurus, pelatih, dan atlet Tim Nasional [Timnas] Pelatnas Indonesia cabang olahraga Sport Climbing bertolak menuju Rusia guna menjalankan Training Camp.

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (2)

Mengambil lokasi di Tyumen, Rusia, Timnas Sport Climbing Indonesia berharap dapat meraih hasil latihan yang maksimal, lokasi ini dipilih lantaran menjadi tempat latihannya juara dunia Speed WR, dan hal ini Timnas Sport Climbing telah bekerja sama dengan Federasi Sport Climbing Rusia.

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (3)

Target yang ingin didapat oleh Timnas Sport Climbing Indonesia dalam Training Camp [TC] ini adalah dapat menyerap ilmu para pelatih Speed WR Rusia agar para atlet Indonesia mampu meraih kecepatan yang konsisten dalam mengikuti berbagai kompetisi khususnya pada Asian Games 2018 nanti. Manfaat lain dari adanya TC di Rusia ini adalah, Timnas mampu berlatih tanding bersama jajaran elit atlet Speed WR kelas dunia dengan suasana yang baru dan tidak membosankan.

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (4)

Tantangan yang dihadapi oleh Timnas Sport Climbing Indonesia dalam mengikuti serangkaian TC di Rusia ini adalah, suhu udara yang mencapai -8 celcius, padalah mereka melaksanakan kegiatannya didalam ruangan. Dengan suhu udara yang begitu ekstrem ini, sebenanrya mampu menguji ketahanan fisik seluruh atlet.

Timnas Panjat Indonesia Training Camp di Rusia_news (5)

Timnas Sport Climbing Indonesia mengadakan TC di Rusia selama 25 hari kedepan, semoga TC yang dijalankan dapat berjalan lancar tanpa kendala suatu apapun.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Tim Nasional Sport Climbing Indonesia beranjak ke Rusia, mengikuti program Training Camp.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Usai vakum selama kurun waktu 15 tahun, Provinsi Maluku kembali naik panggung untuk mengikuti Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Panjat Tebing XVI yang terlaksana pada pekan lalu di Yogyakarta.

Maluku-Kembali-Naik-Panggung-di-Kejurnas-Panjat-Tebing_news

Pada Kejurnas Panjat Tebing 2017 ini Provinsi Maluku mengirimkan tiga atlet terbaiknya untuk berkompetisi. Walaupun para atlet Maluku tidak ada satupun yang meraih medali, namun ini adalah sejarah dan prestasi bagi kemajuan olahraga Panjat Tebing di Indonesia. Sekedar mengingatkan, aktivitas Panjat Tebing di Maluku beserta dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia Provinsi Maluku telah vakum sejak adanya kerusuhan di Ambon yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Akibat adanya konflik tersebut, aktifitas latihan terhenti, para atlet memiliki kesibukannya sendiri, dan tentunya masih banyak dampak lainnya. Setelah bertahun–tahun menanti, akhirnya pada tahun 2015 Panjat Tebing Maluku kembali bergelora berkat Brimob Polda Maluku menggelar aktivitas Kejuaraan Panjat Tebing untuk merayakan ulang tahunnya, dan pada saat itulah para penggeliat Panjat Tebing Maluku berkumpul.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Pada Kejurnas Panjat Tebing XVI ini, FPTI Maluku untuk kali pertama setelah 15 tahun vakum mengirimkan atletnya. Mereka adalah Fauzan Hasbi Tuanaya [24], Sutrisno Solaiman [20], dan Rizki Rizal [26]. Momen ini diakui para atlet sebagai ajang silaturahmi dan menambah ilmu. Mereka mengaku belajar banyak dalam event tersebut. “Masih jauhlah kami kalau dibanding teman-teman atlet yang lain. Sudah ketinggal banyak, tapi kami harus menyesuaikan,” ujar Rizki penuh semangat.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Melewati masa vakum tim dari Maluku kembali ikut berpartisipasi dalam Kejurnas Panjat Tebing XVI.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 27 hingga 29 November 2017 sebanyak 60 wasit dan juri dari 20 pengurus Provinsi [Pengprov] Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengikuti kegiatan penyegaran wasit dan juri Panjat Tebing periode tahun 2017 di Surabaya.

Penyegaran Wasit Proyek Prestasi Panjat Tebing_news (2)

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Harian FPTI Jawa Timur Danu Iswara, Faisol Riza selau Ketua Umum FPTI, Asisten Deputi peningkatan tenaga dan organisasi keolah, perwakilan KEMENPORA, dan beberapa jajaran yang lainnya.

Ketua Umum FPTI Faisol Riza mengatakan, ”Pentingnya penyegaran wasit dan juri Panjat Tebing diprediksi mampu meningkatkan kualitas sebuah kejuaraan. Agenda ini juga diperuntukan untuk menyambut banyaknya event berkelas yaitu Asian Games 2018, Olimpiade Tokyo 2020, dan PON Papua 2020. Penyediaan wasit dan juri secara kualitatif dan kuantitatif adalah komponen penting pembinaan serta pengembangan prestasi Panjat Tebing di tiap-tiap daerah.”

Penyegaran Wasit Proyek Prestasi Panjat Tebing_news (1)

Sejatinya perkembangan olahraga Panjat Tebing di Indonesia tengah berkembang, hal yang membuktikannya adalah semakin banyak anak muda baik pria ataupun wanita sudah mulai menggeluti dunia Panjat Tebing, selain itu kompetisi Panjat Tebing di tingkat daerah hingga Nasional juga sudah rutin diselenggarakan.

Mengenai prestasi di tingkat Nasional, Tim Panjat Tebing Indonesia telah meraih gelar juara di beberapa kompetisi, yang paling terbaru adalah berhasil meraih prestasi di kejuaraan IFSC Climbing Worldcup Series China. Dengan hasil ini bukan tidak mungin Indonesia akan meraih kesuksesan di ajang Asian Games 2018 mendatang.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Pentingnya penyegaran wasit dan juri Panjat Tebing diprediksi mampu meningkatkan kualitas sebuah kejuaraan.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com     Tim Jawa Timur berhasil meraih juara umum dalam Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XVI 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 20-25 November 2017 di kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Keberhasilan Tim Jawa Timur menjuarai Kejurnas Panjat Tebing XVI 2017 di Yogyakarta ini berkat mengoleksi 13 medali yang terdiri dari enam emas, enam perak, dan satu perunggu. Sejatinya dalam perebutan juara umum Kejurnas Panjat Tebing XVI 2017 ini sempat dikuasai oleh Tim Jawa Tengah, namun pada akhirnya merek harus puas duduk di peringkat kedua dengan mengoleksi 11 medali yang terdiri dari empat emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Sementara peringkat ketiga berhasil diraih oleh Tim Panjat Tebing dari Kalimantan Timur dengan mengoleksi Sembilan medali yang terdiri dari dua emas, empat perak, dan tiga perunggu. Adapun tim tuan rumah Yogyakarta harus puas berada di peringkat 10 dengan mengoleksi tiga medali perunggu.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(5)

Dalam kesempatannya Ketua III PP FPTI [Federasi Panjat Tebing Indonesia] Pontas Sitanggang memberikan apresiasi kepada panitia maupun peserta atas suksesnya Kejurnas Panjat Tebing XVI 2017 Yogyakarta. Walaupun waktu persiapan yang sangat mepet, jalannya perlombaan sempat tertunda akibat hujan nyatanya Kejurnas Panjat Tebing XVI ini tetap berjalan seru dan memberikan hiburan yang berkelas.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(1)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Jawa Timur mendominasi peraihan medali Kejurnas Panjat Tebing XVI 2017 Yogyakarta.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA  Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XVI 2017 berlangsung sejak tanggal 20 hingga 25 November 2017 di komplek Stadion Mandalakrida, Yogyakarta.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (1)

Khusus untuk nomor lomba Speed, kontingen Jawa Tengah berhasil meraih medali emas , sementara kontingen tuan rumah Yogyakarta hanya mampu meraih perunggu. Di nomor lain, lomba Speed Putra berhasil dimenangi oleh Jawa Timur, disusul oleh kontingen Kalimantan Timur di peringkat kedua, dan Jawa Tengah di peringkat ketiga.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Bisa dikatakan kontingen Jawa Tengah mampu mendominasi lantaran di isi oleh Aries Susanti Rahayu dalam skuadnya, yang merupakan atlet Nasional spesialis nomor Speed. Pada berbagai kejuaraan Aries Susanti Rahayu mampu meraih medali perak di World Cup Xiamen China tahun 2017, nomor Speed WR, medali Perunggu nomor Speed WR perorangan, dan medali emas Speed WR beregu putri di Asian Championship, di Teheran Iran 2017.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Serunya pertandingan Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XVI 2017 di Yogyakarta masih akan tersaji hingga tanggal 25 November 2017. Bagi kalian yang ingin menyaksikan skill-skill hebat para atlet Nasional Panjat Tebing Indonesia kalian bisa langsung hadir untuk menyaksikannya. Sejatinya cabang olahraga Panjat Tebing ini akan dipertandingkan dalam Kejuaraan multievent Asian Games 2018 mendatang.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Untuk nomor kelas Speed dijuarai oleh kontigen dari Jawa Tengah.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Suatu kebanggaan dan kehormatan Menteri Pemuda dan Olahraga [MENPORA] Imam Nahrawi bisa mengecek kesiapan Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XVI yang dipertandingkan pada tanggal 20-25 November 2017 di Komplek Stadion Mandalakrida, Yogyakarta secara langsung.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(1)

Kehadiran MENPORA di venue kejurnas Panjat Tebing XVI ini seakan kejutan bagi panitia pelaksana yang pada saat itu tengah menyiapkan segala persiapan penunjang kompetisi Panjat Tebing. Dalam kunjungannya selama 30 menit, MENPORA sempat memanjat dinding yang digunakan untuk kompetisi, selain itu beliau juga sempat berkeliling venue.

Kejurnas Panjat Tebing XVI Yogyakarta ini berhasil diikuti oleh 249 atlet yang tersebar dari 29 provinsi. Dalam kompetisi Panjat Tebing ini, seluruh atlet akan berjuang dalam 21 nomor lomba yang dipertandingkan termasuk combined yang menjadi nomor wajib dalam Kejuaraan Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Sejatinya Kejurnas Panjat Tebing XVI Yogayakra telah dibuka oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X. Beliau sangat menyambut baik hadirnya Kejurnas Panjat Tebing XVI di Yogyakarta. Dirinya pun mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan besar bagi seluruh atlet yang terlibat untuk meningkatkan prestasi dan juga menyaring para atlet Panjat Tebing berbakat.

Hadirnya Kejurnas Panjat Tebing XVI Yogyakarta 2017 ini juga bentuk eksistensi dari pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] guna membangun dan mengembangkan olahraga Panajat Tebing di Indonesia.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Kehadiran MENPORA di venue kejurnas Panjat Tebing XVI ini seakan kejutan bagi panitia pelaksana.

READ MORE
<