eXtremeINA.com

Tag :Climbing

extremeINA-Tandike_gears (1)JAKARTA – eXtremeINA.com        Tandike “outdoor equipment”, berdiri sejak 21 desember 1996. Toko yang terletak di Jl. Ciledug Raya No.2, Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini cukup ramai dikunjungi oleh konsumen. Bermula dari hobi Pak Alvi Hendri sendiri mendirikan toko peralatan mendaki gunung ini, Tandike memiliki cabang di daerah Pasar Minggu dan Cakung. Salah satu karyawan bernama Mas Syarif menjelaskan toko ini buka pada pukul 09:00 dan tutup pada pukul 21:00.

Memiliki enam orang karyawan, Tandike menyediakan berbagai macam alat-alat yang dibutuhkan oleh para pendaki. Dari tas hingga alat-alat safety, toko ini memiliki langganan dari berbagai kalangan dari segi perorangan hingga pelajar atau mahasiswa yang mengikuti kegiatan pencinta alam. Yang membedakan Tandike dengan toko peralatan daki gunung lainya adalah perbedaan harga yang lebih murah.

extremeINA-Tandike_gears (4)

Tidak hanya kabar burung, nyatanya memang terbukti. Tandike adalah wadah belanja bagi para penggiat alam bebas. Tandike menjual beragam perlengkapan bagi para penggiat alam terbuka seperti camping, climbing, mountaineering, dan caving. Toko ini juga menjual aneka perlengkapan khusus para profesional, safety, dan rescue. Kegiatan lain dari Pak Alvi Hendri sendiri tidak ada selain fokus dalam bisnis penjualannya.

Anda bisa menemukan backpack dalam berbagai ukuran, mulai dari daypack [kapasitas maksimal 20 liter], semi carrier [kapasitas 20-40 liter], carrier [kapasitas di atas 40 liter], dan rucksack [tas jinjing untuk penyimpanan barang]. Untuk tas, merk terkenal seperti Deuter, Karrimor, Petzl, dan Lafuma. Merk Deuter memiliki lisensi Jerman, namun pabriknya berlokasi di Vietnam. Tandike mengambil langsung produk-produk Deuter dari Vietnam.

extremeINA-Tandike_gears (3)

Bagi para pendaki gunung dan penggiat alam bebas, harga yang ditawarkan untuk tas Deuter ini sungguh menggoda. Ada Deuter Air Contact Pro kapasitas 75+10 liter yang dijual Rp 1.500.000,00 saja, padahal harga sesungguhnya mencapai dua kali lipat.

Tidak hanya ukuran besar, Anda juga bisa menemukan tas khusus anak tercinta seperti koleksi Deuter Mini. Ukuran, desain, dan warnanya sangat cocok untuk anak ketika camping bersama. Harganya mulai Rp 140.000,00-Rp 180.000,00. Selain itu, ada juga Deuter Women Series dengan bentuk dan warna yang feminin. Deuter Futura 24 liter misalnya, dijual dengan harga Rp 570.000,00. Untuk barang yang paling mahal adalah alat safety, karena barang yang kaitannya berhubungan dengan nyawa tentu lebih mahal.

extremeINA-Tandike_gears (2)

Produk-produk lokal seperti Eiger dan Consina pernah dipasarkan di Tandike. Namun, empat tahun terakhir Tandike fokus terhadap produk-produk impor berkualitas tinggi dan lebih diminati oleh konsumen. Selain tas, Anda juga bisa menemukan beragam peralatan panjat gunung mulai dari sepatu gunung, tali, headlamp, senter, botol minum, pisau lipat, helmet, hingga harness. Perlengkapan camping pun lengkap, mulai dari tenda, sleeping bag, rain cover, matras, hingga trangia. Tandike bisa menjawab kebutuhan anda yang ingin melakukan beberapa kegiatan alam terbuka.

 

TANDIKE

JL. Ciledug Raya No.2,

Seskoal – Cipulir

Kebayaran Lama, Jakarta Selatan

12230 Jakarta – Indonesia

Phone          : 021-7222666

Fax               : 021-7234999

E-mail         : info@tandike.com

Website       : www.tandike.com

Text             : Tata Suhendar

Photo’s       : Riyan Ferdianto

JAKARTA – eXtremeINA.com        Tandike “outdoor equipment”, berdiri sejak 21 desember 1996. Toko yang terletak di Jl. Ciledug Raya No.2, Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini cukup ramai dikunjungi oleh konsumen. Bermula dari hobi Pak Alvi Hendri sendiri mendirikan toko peralatan mendaki gunung ini, Tandike memiliki cabang di daerah Pasar Minggu dan […]

READ MORE

eXtremeINA_Petzl Jadi Perlengkapan Panjat Dinding dan Tebing Terlengkap_gears (1)JAKARTA – eXtremeINA.com        Dengan pesatnya perkembangan olahraga panjat tebing dan dinding di Indonesia, maka banyak produsen yang mulai membuka usaha toko yang menyediakan perlengkapan panjat tebing dan panjat dinding. Salah satunya adalah Petzl, salah satu produk asal Perancis, banyak sekali perlengkapan panjat yang disediakan oleh Petzl ini.

Sebetulnya Petzl sudah masuk ke Indonesia sejak lama, namun walaupun produk ini berasal dari Perancis PT. Allsports Equipment mulai memasukan produk Petzl ini dari Singapure pada tahun 2006.

eXtremeINA_Petzl Jadi Perlengkapan Panjat Dinding dan Tebing Terlengkap_gears (4)Di toko Petzl yang berlokasi di Jl. Tomang Raya Jakarta Barat ini, para pemanjat dapat mencari semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk memanjat Dinding dan Tebing. Pada dasarnya perlengkapan yang dibutuhkan untuk memanjat dinding dan tebing adalah sama, namun agar lebih safety lagi para pelaku pemanjat tebing harus menggunakan helm khusus memanjat.

Perlengkapan panjat dinding dan panjat tebing seperti, Harnesses dengan tipe Hirundos, Sama, Adjama, Selena, dan Luna, Helmets dengan tipe Sirocco, Meteor, Elios, Elia, dan Picchu, Talia tau yang disebut Dynamic single Ropes dengan tipe Volta 9,2 mm, Arial 9,5 mm, Contact 9,8 mm, Mambo 10,1 mm, dan untuk perlengkapan Locking Carabiners dengan tipe Am’D, William, Attache, dan Spirit.

Tidak hanya itu saja, masih banyak perlengkapan lainnya seperti sepatu panjat, tepung magnesium, Crampons untuk digunakan di pegunungan es, Chalk Bags tempat menaruh tepung Magnesium, Tas Transport 45L, Gloves, Headlamps khusus panjat tebing dan dinding dapat kalian temukan disini.

eXtremeINA_Petzl Jadi Perlengkapan Panjat Dinding dan Tebing Terlengkap_gears (3)

Selain menyediakan perlengkapan panjat tebing dan dinding, Petzl juga menyediakan perlengkapan untuk memanjat gedung atau kantor-kantor yang tinggi, Jika para pemanjat ingin datang untuk mencari perlengkapan panjat tebing, dinding, atau gedung Petzl buka mulai jam 09.00 – 16.30 WIB pada hari Senin – Jumat.

PT. AllSport Equipment

Cosa Building 1st floor

Jl. Tomang Raya N0. 70, Jakarta Barat 11430

Telp +62 (21) 56980972

Email support@allsport.co.id

Text             : Bambang Vidiatmoko

Photo’s        : Arief Munandar

JAKARTA – eXtremeINA.com        Dengan pesatnya perkembangan olahraga panjat tebing dan dinding di Indonesia, maka banyak produsen yang mulai membuka usaha toko yang menyediakan perlengkapan panjat tebing dan panjat dinding. Salah satunya adalah Petzl, salah satu produk asal Perancis, banyak sekali perlengkapan panjat yang disediakan oleh Petzl ini. Sebetulnya Petzl sudah masuk ke […]

READ MORE

eXtremeINA.com                Panji Susanto adalah seorang atlet Climbing Profesional. Lahir pada tangga 19 Mei tahun 1972, Panji Susanto memulai karir Climbingnya sejak tahun 1990, dan dinding pertama yang dia panjat adalah dinding buatan yang terdapat di Kemenpora. Walaupun untuk mengembangkan karirnya dia tidak mendapat dukungan dari keluarganya, Panji tetap berjuang dan bekerja keras demi mencapai cita – citanya untuk menjadi atlet Climbing yang berprestasi.

eXtremeINA_Panji Susanto Climbing Bukan Sekedar Hobi, Sudah Jadi Bagian Dari Hidup_profile (2)

Pada tahun 1991 Panji mengikuti kejuaran Climbing pertamanya di Salatiga dan langsung mendapatkan juara 3, karena dia tidak mendapatkan sumber dana untuk bermain Climbing hadiah yang diperoleh dari Kejuaran tersebut digunakan untuk membeli segala perlengkapan untuk Climbing, mula dari harness, sepatu dan yang lainnya.

eXtremeINA_Panji Susanto Climbing Bukan Sekedar Hobi, Sudah Jadi Bagian Dari Hidup_profile (1)Selain itu Korea menjadi negara pertamanya yang diikuti dalam kejuaraan Climbing bertaraf Internasional, dan dia berhasil mendapatkan peringkat ke 9. Setelah itu negara-negara lain seperti Jepang, Filipina, Thailand dan Kejuaraan yang paling membanggakan baginya adalah, Panji berhasil memperoleh Juara ketiga di Kejuaraan Climbing yang diselenggarakan di Singapura.

Pengorbanan yang dilakukan panji untuk meneruskan karirnya di dunia Climbing mendapatkan cobaan pada tahun 2011, pada saat dia berlatih untuk mempersiapkan Kejuaraan Extreme Games di Thailand dia terjatuh diketinggian 10 meter pada saat memanjat tebing setinggi 30 meter di Gunung Puteri tanpa menggunakan tali. Walaupun harus mengalami cedera yang parah, dia tidak kapok dan tetap meneruskan karirnya sebagai atlet Climbing professional, karena Climbing sudah menjadi bagian dari hidupnya.

Perkembangan Climbing di Indonesia dinilainya sangat mengalami kemajuan yang sangat pesat, terbukti dengan semakin banyak anak yang sudah mengikuti kelas climbing dan masuk kedalam skuad porda di setiap daerahnya, tentunya dengan skill dan pengetahuan tentang Climbng yang luas.

Panji pensiun menjadi atlet pada tahun 2005, Manis pahit dunia Climbing sudah Panji rasakan, dengan tidak mendapat dukungan dari keluraga dan sampai harus rela kuliahnya tidak selesai, tapi Panji membuktikannya dengan berbagai prestasi yang dia peroleh. Panji berhasil masuk kedalam lima besar atlet Climbing tingkat Asia.

Setelah pensiun pada tahun 2005 Panji mendirikan kelas Climbing di Kuningan, Jakarta, dan dia terjun langsung untuk menjadi instrukturnya. Dengan berbagai pengalamannya di dunia Climbing, dia mendapatkan banyak sekali teman, dan dia ditawari sebagai Marketing di salah satu toko Petzl asal Perancis yang menyediakan perlengkapan Climbing.

Text            : Bambang Vidiatmoko

Photo’s       : Arief Munandar

eXtremeINA.com                Panji Susanto adalah seorang atlet Climbing Profesional. Lahir pada tangga 19 Mei tahun 1972, Panji Susanto memulai karir Climbingnya sejak tahun 1990, dan dinding pertama yang dia panjat adalah dinding buatan yang terdapat di Kemenpora. Walaupun untuk mengembangkan karirnya dia tidak mendapat dukungan dari keluarganya, Panji tetap […]

READ MORE

eXtremeINA_Jakarta_Climbing_community (1)Jakarta  –  eXtremeINA.com                  Jakarta Climbing adalah sebuah kelas untuk para pecinta pemanjat dinding. Jakarta Climbing ini buka setiap hari selasa dan kamis pada jam 18.00 sampai dengan jam 21.00, sementara untuk hari minggu buka pada jam 09.00 sampai jam 14.00.

Yang menjadi instruktur di Jakarta Climbing ini adalah Panji, dia adalah seorang professional climber dan mantan atlet panjat tebing di Kejuaraan PON tahun 2008. Jakarta Climbing didirikan oleh  Panji sejak tahun 2005, namun baru aktif dan mulai ramai pada tahun 2009.

eXtremeINA_Jakarta_Climbing_community (3)Dengan biaya 70.000 disetiap pertemuannya, para pecinta climbing ini bebas menaiki tebing dengan sepuasnya. Di hari minggu  Panji dapat menerima murid tidak kurang dari 30 orang, namun jika ingin merasakan suasana yang sepi untuk memanjat dianjurkan untuk datang pada hari selasa atau kamis.

Untuk minimal usia,  Panji dapat menerima minima lusia 9 tahun sementara untuk usia maksimalnya bisa usia berapa pun bisa memanjat tebing, dan class climbing ini terbuka untuk umum. Untuk para pemula, biasanya  Panji mengarahkan para pemanjat pemula untuk memanjat dinding yang memiliki tebing lurus dan batu-batu pijakan yang besar. Setelah mereka dinyatakan lolos, mereka dianjurkan oleh mas Panji untuk memanjat dinding yang tingkat kesulitannya sedang, seperti dinding yang miring dan batu-batu yang besar dan kecil.

Jika kalian ingin merasakan dan meningkatkan adrenalin dengan memanjat dinding, kalian dapat datang langusng ke kawasan Epicentrum Kuningan Jakarta, dan tidak perlu membawa peralatan apa pun. Karena di Jakarta Climbing ini sudah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk memanjat dinding, seperti sepatu climbing dan harness. Ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan setelah merasakan wall climbing, seperti menurunkan berat badan, latihan cardio, dan endurance.

 

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photo’s            : Aditya Oktavirmana

Jakarta  –  eXtremeINA.com                  Jakarta Climbing adalah sebuah kelas untuk para pecinta pemanjat dinding. Jakarta Climbing ini buka setiap hari selasa dan kamis pada jam 18.00 sampai dengan jam 21.00, sementara untuk hari minggu buka pada jam 09.00 sampai jam 14.00. Yang menjadi instruktur di Jakarta Climbing ini adalah Panji, dia adalah seorang professional climber dan mantan […]

READ MORE
<