eXtremeINA.com

Tag :Event

JAKARTA – eXtremeINA.com    Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] DKI Jakarta tengah fokus mempersiapkan regenerasi pemanjat asal Ibu Kota untuk masa mendatang. Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun Internasional, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Peringkat Berjalan FPTI DKI Jakarta 2019

Akhir pekan lalu FPTI DKI Jakarta telah membuat kegiatan bertajuk Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta yang bertempat di Eiger Flagship Store, Radio Dalam, Jakarta Selatan. Agenda ini adalah salah satu bentuk program kerja yang dijalani oleh FPTI DKI Jakarta untuk membuat skema peringkat berjalan dari masing-masing kategori dan nomor lomba. “Dibanding dengan daerah – daerah lainnya, DKI Jakarta tidak cukup banyak memiliki atlet Panjat Tebing. Memang diawal banyak sekali anak-anak muda di Jakarta yang bermain Panjat Tebing, namun saat mereka mengenal gaya hidup yang berlebihan fokus mereka terhadap olahraga Panjat Tebing mereka mulai tinggalkan,” dari Kurnia Bakti selaku Ketua Umum FPTI DKI Jakarta.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

“Dengan adanya fenomena tersebut, saat ini kami sedang melakukan pendekatan terhadap orang tua mereka, agar selalu mendukung kegiatan anak-anaknya dalam menggeluti olahraga Panjat Tebing,” tambahnya. Dalam peringkat berjalan yang menjadi program kerja FPTI DKI Jakarta, para pemanjat di usia 18 tahun ke bawah dan 18 tahun ke atas akan terus berkompetisi untuk dipromosikan menjadi atlet andalan DKI Jakarta di berbagai kejuaraan.

Peringkat Berjalan FPTI DKI Jakarta 2019

Sistem penilaian yang terdapat di peringkat berjalan ini terdiri dari beberapa unsur, mulai dari konsistensi mereka dalam berlatih, seberapa tinggi prestasi mereka di kejuaraan-kejuaraan panjat tebing, dan masih terdapat faktor penentu lainnya. “Untuk usia 18 tahun ke atas mereka akan dipromosikan untuk mewakili tim DKI Jakarta cabor Panjat Tebing PON 2020 Papua, sementara untuk usia 18 tahun ke bawah mereka akan diikutsertakan dalam ajang Asia Youth, namun para pengurus masih akan melihat skemanya akan seperti apa,” papar Kurnia Bakti.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Target yang dicanangkan oleh pengurus adalah melahirkan pemanjat yang siap meraih banyak prestasi baik di kancah Nasional ataupun International, dengan kata lain FPTI DKI Jakarta sedang mencari penerus dari atlet Panjat Tebing Indonesia yang telah mendunia akan prestasinya, mereka adalah Aspar Jaelolo peraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018, serta Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #climb #climbing #championship #Eiger #FPTI #FPTIDKIJakarta #panjattebing #panjatdinding #PON2020 #sportclimbing #wallclimbing

FPTI DKI Jakarta kian terus mempersiapkan regenerasi atlet-atlet untuk mewakili Ibu Kota.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] adalah induk dari cabang olahraga Panjat Tebing di Indonesia, dan untuk memantau kegiatan Panjat Tebing di berbagai penjuru Tanah Air, maka dibentuk pula FPTI di tiap-tiap daerah. Hal inilah yang memicu berdirinya FPTI DKI Jakarta. Sejatinya organisasi ini dibentuk untuk merespon kegiatan Panjat Tebing alam yang telah berkembang dari tahun-tahun sebelumnya. Awalnya organisasi ini bukan bernama FPTI melainkan Federasi Panjat Gunung dan Tebing Indonesia [FPGTI].

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) adalah induk dari cabang olahraga Panjat Tebing di Indonesia, dan untuk memonitoring kegiatan Panjat Tebing diberbagai penjuru Tanah Air, maka dibentuk pula FPTI di tiap-tiap daerah.

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) adalah induk dari cabang olahraga Panjat Tebing di Indonesia, dan untuk memonitoring kegiatan Panjat Tebing diberbagai penjuru Tanah Air, maka dibentuk pula FPTI di tiap-tiap daerah.

Berdiri pada tanggal 21 April 1998, FPTI DKI Jakarta berdiri secara bersamaan dengan FPTI Pusat. Pada kesempatannya Ketua Umum FPTI DKI Jakarta Kurnia Bakti menyampaikan, “Tujuan didirikan FPTI DKI Jakarta adalah sebagai wadah untuk para penggemar olahraga Panjat Tebing di Jakarta, melahirkan pemanjat-pemanjat berprestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional dari Jakarta, dan membantu perkembangan olahraga Panjat Tebing di Indonesia melalui kegiatannya di Jakarta. Dibanding dengan daerah lainnya, DKI Jakarta tidak memiliki banyak atlet namun kami ingin terus berupaya menghasilkan pemanjat-pemanjat handal yang siap meraih prestasi di berbagai kejuaraan.”

FPTI DKI Jakarta Wadah Pecinta Panjat Tebing di Ibu Kota

Saat ini FPTI DKI Jakarta memiliki atlet Panjat Tebing yang tengah menjadi idola dan panutan bagi pemanjat muda Indonesia, mereka adalah Aspar Jaelolo yang sukses meraih medali perunggu di nomor Men Speed dan medali perak untuk nomor Men Speed Relay dalam Asian Games 2018. Selain itu ada nama Puji Lestari yang sukses meraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual yang juga dalam Asian Games 2018. Aspar Jaelolo saat ini sedang fokus Pelatnas di Yogyakarta untuk mempersiapkan dirinya dalam SEA Games 2019 di Filipina, sementara Puji Lestari sedang tidak aktif dari dunia Panjat Tebing lantaran kesibukan barunya sebagai pegawai negeri di KEMENPORA.

FPTI DKI Jakarta Wadah Pecinta Panjat Tebing di Ibu Kota

Sebagai induk organisasi olahraga Panjat Tebing di Ibu Kota, FPTI DKI Jakarta terus melakukan aktivitas secara intens untuk mencari bibit-bibit pemanjat handal asal Jakarta yang siap meraih banyak prestasi di masa mendatang. Salah satunya adalah menggelar Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta pada akhir pekan lalu. Dengan kegiatan ini pula, FPTI DKI Jakarta mencari atlet terbaik untuk diikutsertakan dalam Pekan Olahraga Nasional [PON] 2020.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com / FPTI DKI Jakarta

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #climb #climbing #championship #Eiger #FPTI #FPTIDKIJakarta #panjattebing #panjatdinding #PON2020 #sportclimbing #wallclimbing

FPTI DKI Jakarta adalah sebagai wadah untuk para penggemar olahraga Panjat Tebing di Jakarta.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional [PON] akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga [cabor] yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah provinsi DKI Jakarta untuk cabor Panjat Tebing.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Dalam hal ini Federasi Pengurus Panjat Tebing Indonesia [FPTI] DKI Jakarta bertanggung jawab penuh terhadap persiapan skuad tim yang akan dibawa ke PON 2020 Papua. Salah satu bentuk persiapan yang dilakukan oleh FPTI DKI Jakarta adalah menggelar kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta yang terselenggara pada akhir pekan kemarin tanggal 16-17 Februari di Eiger Flagship Store, Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Tujuan digelarnya kompetisi itu adalah guna mencari pemanjat terbaik kelahiran asli DKI Jakarta untuk dipromosikan masuk Pelatda dalam persiapan PON 2020 Papua. Selain itu adanya kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta ini juga bertujuan untuk regenerasi atlet-atlet DKI Jakarta yang sudah banyak pensiun dan pindah ke daerah lain. Dalam kesempatannya Kurnia Bakti selaku Ketua Umum FPTI DKI Jakarta menyampaikan, “Sebetulnya tim Provinsi DKI Jakarta untuk cabor Panjat Tebing di kejuaraan PON 2020 Papua sudah ada 12 atlet. Mereka semua mengikuti kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta, dan termasuk Aspar Jaelolo yang saat ini sedang mengikuti Pelatnas di Yogyakarta untuk persiapan SEA Games 2019 Filipina.”

“Walaupun 12 atlet yang terdiri dari 6 putra dan 6 putri terpilih sudah dipastikan masuk Pelatda namun mereka tidak dalam zona nyaman, dalam artian akan ada system degradasi atau peringkat berjalan. Sistem penilaian setiap atlet akan dilihat berdasarkan etika berlatih dan prestasi di setiap kejuaraan yang digunakan sebagai bahan try-out. Sementara untuk target di PON 2020 Papua, sebenarnya kami cukup realistis, kami menargetkan 3 medali emas, dan mengandalkan atlet Nasional Aspar Jaelolo di nomor lomba Speed,” tambahnya.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Walaupun mengandalkan Aspar Jaelolo sebagai kunci untuk meraih medali emas, namun tim Panjat Tebing DKI Jakarta diprediksi tidak akan mudah meraih target yang telah dicanangkan oleh Pengurus, Kurni Bakti selaku Ketua Umum FPTI DKI memprediksi provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali akan menjadi lawan yang cukup diperhitungkan.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Ajang olahraga terbesar di Tanah Air bertajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) akan tersaji pada tahun 2020 mendatang di Papua. Tentunya seluruh Provinsi dari masing-masing cabang olahraga yang terlibat dalam pagelaran ini mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta untuk cabang olahraga Panjat Tebing.

Sebelum dihadapkan dengan PON 2020 Papua, seluruh provinsi akan dihadapkan dengan pra PON yang akan bergulir di bulan Juli atau Agustus. Pra PON ini akan bergulir di tiga zona berbeda, zona pertama akan tersaji di Jawa Timur, Zona kedua akan digelar di Bengkulu, dan Zona ketiga akan diadakan di Sulawesi Selatan. Sejatinya tim DKI Jakarta memiliki satu atlet putri yang sukses meraih medali emas dan juga medali perak, dia adalah Puji Lestari. Untuk saat ini dirinya memutuskan untuk vakum dari duna Panjat Tebing dengan alasan kesibukan barunya sebagai Pegawai Negeri di KEMENPORA. Namun tidak menutup kemungkinan dirinya akan kembali ke lintasan Panjat Tebing saat PON 2020 Papua.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #climb #climbing #championship #Eiger #FPTI #FPTIDKIJakarta #panjattebing #panjatdinding #PON2020 #sportclimbing #wallclimbing

FPTI DKI Jakarta sedang giat dan terus fokus mempersiapkan atlet-atlet untuk PON 2020 Papua.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Akhir pekan kemarin tepatnya tanggal 16-17 Februari 2019 Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] DKI Jakarta menggelar kompetisi bertajuk Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta, di Eiger Flagship Adenture Store, Radio Dalam, Jakarta Selatan. Tujuan diadakannya kompetisi ini adalah sebagai bentuk eksistensi FPTI DKI selaku induk organisasi Panjat Tebing di Jakarta, mencari bibit-bibit pemanjat di Jakarta, melakukan regenerasi atlet, dan mencari atlet untuk dipromosikan mewakili tim DKI Jakarta Cabang Olahraga [Cabor] Panjat Tebing di Pekan Olahraga Nasional [PON] Papua 2020 serta berbagai kejuaraan lainnya.

120 Peserta Ramaikan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019

Dalam Kejuaraan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta ini diikuti oleh 120 peserta yang mempertandingkan kategori Lead dan Speed klasik, untuk kelas yang dipertandingkan terdiri dari Umur 18+ [usia 18 ke atas] dan usia -18 [usia dibawah 18 tahun ke bawah]. Sistem penilaian untuk kategori Lead adalah, peserta harus menyelesaikan jalur yang sudah ditetapkan oleh panitia penyelenggara dengan batas waktu yang telah ditentukan, sementara untuk kategori Speed Klasik peserta harus memanjat dinding dengan kecepatan maksimal, setelah sampai di atas mereka harus menekan tombol sebagai bukti bahwa mereka telah menyelesaikan perlombaan.

120 Peserta Ramaikan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019

Dalam kesempatannya Ketua Umum FPTI DKI Jakarta Kurnia Bakti menyampaikan, “Kami tidak cukup kaget dengan jumlah peserta yang mencapai 120. Ini adalah salah satu bukti dampak positif dari suksesnya Indonesia meraih banyak medali di Asian Games 2018 khususnya pada cabor Panjat Tebing. Kita bisa melihat banyak sekali anak-anak putra dan putri yang sangat antusias mengikuti kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019 ini.”

“Perkembangan olahraga Panjat Tebing di Jakarta sendiri sejatinya sudah cukup berkembang, banyak sekali anak muda yang mulai menggeluti dunia Panjat Tebing. Namun dengan adanya kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019 ini, kami ingin melihat keseriusan, minat, serta konsistensi mereka dalam berlatih dan mengikuti perlombaan. Fenomenanya adalah disaat usia dini mereka giat berlatih dan mengikuti perlombaan, namun di saat sudah beranjak dewasa mereka banyak mengenal pergaulan akhirnya mereka meninggalkan Panjat Tebing. Permasalahan itulah yang sedang kami atasi, salah satunya adalah melakukan pendekatan terhadap orang tuanya,” jelasnya.

120 Peserta Ramaikan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019

Komentar positif juga terlontar dari Puji Lestari Atlet Tim Nasional peraih medali emas kategori group pada nomor lomba Speed World Record Relay Women dan peraih medali perak kategori individu pada nomor lomba Speed Women Individual pada Kejuaraan Asian Games 2018, “Di banding daerah, DKI Jakarta adalah salah satu provinsi yang cukup sedikit memiliki atlet Panjat Tebing. Namun dengan hadirnya kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019 sangat bagus untuk regenerasi. Peminatnya pun cukup banyak dengan begitu membuktikan bahwa Panjat tebing di Jakarta sudah cukup berkembang, mungkin ini adalah dampak positif dari kesuksesan Asian Games 2018 khususnya di cabor Panjat Tebing.”

Saat ini Puji Lestari sedang fakum dari kegiatan Panjat Tebing dan tidak masuk dalam pelatnas SEA Games 2019 Manila. Kegiatan Puji Lestari saat ini adalah blusukan di berbagai wilayah DKI Jakarta untuk memantau adik-adik pemanjat berlatih dan berkompetisi, selain itu diirnya juga telah disibukan dengan pekerjaan barunya sebagai Pegawai Negeri di Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA] sebagai Staff Ahli. Namun tidak menutup kemungkinan dirinya akan kembali saat PON 2020 Papua.

120 Peserta Ramaikan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019

Sebagai atlet Panjat Tebing yang berprestasi Puji Lestari menyampaikan pesan kepada anak-anak muda untuk terus berlatih, kerja keras, jangan mudah menyerah, disiplin terhadap pola latihan, dan rutinlah mengikuti kejuaraan. Dengan itu semua maka impianmu untuk menjadi juara dunia akan tercapai.

120 Peserta Ramaikan Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019

Berikut adalah hasil lengkap Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019:

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #climb #climbing #championship #Eiger #FPTI #FPTIDKIJakarta #panjattebing #panjatdinding #sportclimbing #wallclimbing

Akhir pekan kemarin FPTI DKI Jakarta menggelar kompetisi bertajuk Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sejatinya selepas prestasi para para atlet Indonesia yang didapat dalam ajang Asian Games 2018, olahraga Panjat Tebing di Indonesia kian berkembang sangat pesat. Hal ini pun yang dirasakan oleh beberapa pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] termasuk wilayah DKI Jakarta.

Eiger Dukung FPTI DKI Ciptakan Atlet Panjat Tebing Berkualitas

Demi mendukung kemajuan olahraga Panjat Tebing khususnya di wilayah DKI Jakarta, Eiger sepakat kerjasama dengan FPTI DKI Jakarta untuk mensukseskan acara Sirkuit Panjat Tebing yang tersaji pada akhir pekan lalu tanggal 16-17 Februari 2019 di Eiger Flagship Store Radio Dalam. Selaku produsen alat-alat olahraga mendaki dan Panjat Tebing, Eiger berkomitmen tinggi terhadap pembinaan para atlet Panjat Tebing di Indonesia. Dukungan yang Eiger berikan adalah memenuhi kebutuhan para atlet Panjat Tebing saat berlaga di Asian Games 2018.

Eiger Dukung FPTI DKI Ciptakan Atlet Panjat Tebing Berkualitas

Pada tahun lalu Eiger telah menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan Pengurus Daerah FPTI Sumatera Selatan dan Jawa Timur dalam hal pembinaan dan penyediaan alat-alat latihan. Saat ini giiran Eiger mendukung penuh agenda yang dirancang oleh FPTI DKI Jakarta, dalam hal ini adalah kompetisi Sirkuit Panjat Tebing. Tujuan diadakannya event ini adalah sebagai bahan seleksi pemanjat, sebagai bentuk eksistensi FPTI DKI selaku induk organisasi olahraga Panjat Tebing di Jakarta, dan membina para pemanjat untuk tampil serta berprestasi diajang tingkat Nasional hingga International.

Eiger Dukung FPTI DKI Ciptakan Atlet Panjat Tebing Berkualitas

Dalam kesempatannya Hendra Suhendra selaku Marketing Communication Section Chief, PT Eiger MPI menyampaikan, “Potensi-potensi pemanjat DKI sangat besar, tentunya kerjasama yang ditandatangani pada tanggal 16 Februari 2019 di Eiger Flagship Adventure Store, Radio Dalam, Jakarta Selatan dapat menjadikan Eiger sebagai brand lokal yang sangat peduli terhadap pembinaan pemanjat local di seluruh Indonesia.”

Eiger Dukung FPTI DKI Ciptakan Atlet Panjat Tebing Berkualitas

“Kesepakatan nota kerja sama itu berisi dukungan penuh Eiger dalam penyelenggaraan tiga kali event Sirkuit Panjat Tebing FPTI DKI 2019 yang akan selalu digelar di Eiger Adventure Flagship Store Radio Dalam, Jakarta Selatan.” tambah Hendra Suhendra. “Event Sirkuit Panjat Tebing yang digagas oleh FPTI DKI Jakarta dengan dukungan penuh oleh Eiger sangatlah tepat momentumnya. Karena setelah suksesnya atlet Panjat Tebing asal DKI Jakarta Aspar Jaelolo dan Puji Lestari di ajang Asian Games 2018 pasti akan munculnya pemanjat-pemanjat baru, dan ini sangat bagus untuk regenerasi,” dari Kurnia Bakti, Ketua Umum FPTI DKI Jakarta.

Eiger Dukung FPTI DKI Ciptakan Atlet Panjat Tebing Berkualitas

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Ihsan Rizaldi / FPTI DKI Jakarta

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #climb #climbing #championship #Eiger #FPTI #FPTIDKIJakarta #panjattebing #panjatdinding #sportclimbing #wallclimbing

Eiger sepakat kerjasama dengan FPTI DKI Jakarta untuk mensukseskan acara Sirkuit Panjat Tebing 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Demi menjaga eksistensinya Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] DKI Jakarta bekerja sama dengan EIGER akan menggelar kompetisi bertajuk Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta dengan kategori Lead Speed dan Speed Klasik. Telah dijadwalkan kegiatan ini akan diadakan pada tanggal 16-17 Februari 2019 di Papan Panjat Eiger Store Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Tujuan digelar kompetisi Panjat Tebing ini adalah sebagai siklus regenerasi Panjat Tebing DKI Jakarta, menciptakan iklim kompetisi yang stabil di kalangan atlet Jakarta, membuka ruang kompetisi bagi para pelatih Panjat tebing di Jakarta, menentukan peringkat berjalan FPTI DKI Jakarta, bentuk sosialisasi ataupun promosi kepada masyarakat Jakarta terhadap olahraga Panjat Tebing, dan pastinya masih banyak tujuan positif lainnya.

Dalam kesempatannya Dian Tri Anggraeni selaku Humas FPTI DKI Jakarta mengatakan, “Target peserta untuk kompetisi Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019 ini adalah 40 hingga 50 peserta, dan bagi peserta yang ingin mengikuti kompetisi ini tidak dipungut biaya. Sejatinya perkembangan Panjat Tebing di Jakarta cukup menggembirakan akibat dampak dari atlet Indonesia yang sukses menyabet prestasi di ajang Asian Games 2018 lalu. Pada ajang multi-event tersebut atlet asal DKI Jakarta juga sukses mendapatkan medali, mereka adalah Aspar Jaelolo dan Puji Lestari. Maka sudah tidak dipungkiri lagi berkat kesuksesan mereka, banyak atlet baru yang bermunculan karena terinspirasi dari mereka.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : FPTI DKI Jakarta

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #climb #climbing #championship #FPTI #FPTIDKIJakarta #panjattebing #panjatdinding #sportclimbing #wallclimbing

Sirkuit Panjat Tebing DKI Jakarta 2019

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com      Kompetisi BMX bertajuk Jabar Local Heroes yang menjadi salah satu aktivitas perayaan ulang tahun komunitas BDG BMX yang ke-9 telah tersaji akhir pekan kemarin tepatnya tanggal 9-10 Februari 2019 di Velodrome Munaip Saleh, Cimahi.

De-Fest-BMX-BMX-Jabar-Local-Heroes-2019_news-(4)

Dalam kompetisi BMX Jabar Local Heroes ini mempertandingkan beberapa kategori yang diantaranya Park [Junior dan Open], dan Flatland [Junior dan Open]. Walaupun ini adalah perayaan hari jadinya komunitas BDG BMX yang ke-9, nyatanya banyak sekali rider-rider BMX yang dating dari beberapa kota lain seperti Medan, Bekasi, Jakarta, Bogor, Kuningan, Malaysia, Sumedang, Cirebon, Majalengka, Garut, Depok, Purwakarta, Cianjur, Tangerang, dan Sukabumi.

De-Fest-BMX-BMX-Jabar-Local-Heroes-2019_news-(3)

Selaku Humas komunitas BDG BMX Didi Triya Sanjaya mengatakan, “Semoga tahun yang ke-9 ini Komunitas BDG BMX semakin solid, semakin berkembang dan semakin meluas ke jiwa masyarakat Bandung khususnya pecinta olahraga BMX.”

De-Fest-BMX-BMX-Jabar-Local-Heroes-2019_news-(2)

Berikut adalah hasil lengkap De Fest BMX: BMX Jabar Local Heroes Competition 2019:

Street Senior

  1. Ronzi
  2. Aziz
  3. Alex R

Street Open

  1. B Yudo
  2. Andika Tangguh
  3. M Ade Nurhidayah

Flatland Junior

  1. Iyong
  2. Iqbal
  3. Andi

Flatland Open

  1. Sopian
  2. Aceng
  3. Iwan

Text                : Bambang Vidiamoko

Photos           : dok. Bandung BMX

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

Salah satu kegiatan perayaan Anniversary ke-9 BDG BMX, hasil kompetisi Local Heroes.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com      Akhir pekan lalu tepatnya di tanggal 9-10 Februari 2019, BDG BMX telah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-9 di Veldrome Munaip Saleh, Cimahi. Salah satu aktivitas yang menjadi perayaan hari jadi BDG BMX adalah kompetisi BMX Race Competition.

Anniversary 9th BDG BMX_news (3)

Dengan tema De Fest BMX: BMX Race Competition 2019 ini menyajikan perlombaan yang terbagi menjadi beberapa kategori dan kelas. Untuk kategori Pushbike kelas yang dipertandingkan adalah Boys A [2-3 yo], Boys B [4-5 yo], Girls A [2-3 yo], Girls B [4-5yo]. Sementara untuk kategori BMX Race kelas yang dipertandingkan adalah Boys [5-6 yo], Boys [7-8 yo], Boys [9-10 yo], Boys 11-12 yo], Boys [13-14 yo], Boys [15-16 yo], men junior, Girls under 8 yo, Girls Under 12 yo, dan Women Junior, dan kategori yang terakhir adalah Master OS yang mempertandingkan kelas Master A, Master B, dan Master C.

Anniversary 9th BDG BMX_news (2)

Dalam kesempatannya Angga Nugraha selaku Race Director De BMX Fest 2019 yang juga menjabat sebagai PIC DBMX Pushbike Academy menyampaikan, “BDG BMX adalah suatu komunitas besar di Indonesia yang mewadahi anak-anak muda kreatif Bandung khusunya pecinta BMX kearah lebih positif. Dalam komunitas BDG BMX terdapat rider yang berprestasi, rasa kekeluargaannya cukup tinggi, dan kegiatannya pun cukup menyenangkan. Semoga BDG BMX terus menjadi komunitas dengan kreatifitas tinggi, dan selamat ulang tahun yang ke-9 untuk BDG BMX.”

Anniversary 9th BDG BMX_news (1)

Berikut adalah hasil kejuaraan De BMX Fest: BMX Race Competition 2019:

De-BMX-Fest-Race-Competition-Result (1)

De-BMX-Fest-Race-Competition-Result (2)

De-BMX-Fest-Race-Competition-Result (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Bandung BMX

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

Hasil lengkap BMX Race Competition 2019.

READ MORE

CIMAHI – eXtremeINA.com      Mengusung tema De BMX Fest, komunitas Bandung BMX [BDG BMX] telah merayakan hari jadinya yang ke-9 pada akhir pekan lalu tanggal 9-10 Februari 2019 di Velodrome Munaip Saleh, Cimahi, Jawa Barat. Sejatinya tema yang disuguhkan oleh BDG BMX ini cukup unik, karena terdapat 9 huruf sesuai dengan nama komunitasnya.

Anniversary 9th BDG BMX_news (3)

De BMX Fest dapat diartikan dengan penggabungan dari keseluruhan budaya BMX yang ada di muka bumi, yaitu BMX Race, BMX Old School, dan BMX New School. Semuanya bersatu pada meramaikan acara ulang tahuin BDG BMX yang ke-9 tanpa membedakan jenis sepedanya. Secara tidak langsung perayaan hari jadinya BDG BMX yang ke-9 ini merupakan sejarah baru bagi komunitas BDG BMX karena dapat menyatukan budaya BMX secara bersamaan.

Anniversary 9th BDG BMX_news (5)

Pada kategori BMX Race banyak sekali bibit pebalap muda, khususnya kelas Push Bike. Sementara kelas BMX Old School [OSBMX] mereka mempertandingkan sepeda jadul, mulai dari tahun 70an, 80an, hingga 90an. Untuk kategori BMX New School, yang digeluti oleh anak-anak muda di zaman milenial mempertandingkan kelas Park Junior dan Senior, Flatland Junior dan Senior. Kategori terakhir yang dipertandingkan adalah BMX Air Bag, pada kelas ini dipertandingkan kelas Park dan Flatland.

Anniversary 9th BDG BMX_news (8)

Komunitas BDG BMX adalah salah satu komunitas yang cukup besar di Indonesia. Selain memiliki banyak rider yang berprestasi, BDG BMX dikenal sebagai komunitas yang aktif serta kreatif dalam setiap menggelar kegiatan. Maka tidak dipungkiri lagi, bahwa komunitas BGD BMX dapat menjadi acuan untuk kemajuan sebuah komunitas BMX di Indonesia. Semoga BDG BMX terus berkarya dan selalu menghadirkan rider yang berprestasi baik di tingkat Nasional ataupun di Internasional.

Anniversary 9th BDG BMX_news (7)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Bandung BMX

 

#dirt #urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

BDG BMX akhir pekan kemarin baru saja merayakan Anniversary ke-9 dengan berbagai kegiatan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    BDG BMX adalah komunitas BMX terbesar di kota Bandung. Muncul pada era tahun 2000-an Komunitas BDG BMX bertekad untuk mengangkat dan mengembangkan komunitas BMX lebih bersatu. Seiring berjalanya waktu Komunitas BDG BMX terus berkembang, dari tahun ke tahun komunitas ini selalu menghadirkan acara atau kegiatan yang kreatif dan positif.

FLYER-RACE---DBF-copy

Pada tanggal 9 – 10 Februari 2019, Komunitas BDG BMX akan merayakan hari jadinya yang ke 9 tahun di Veldrome Munaip Saleh, Cimahi, Jawa Barat. Untuk meramaikan hari ulang tahunnya tersebut, BDG BMX siap menggelar berbagai macam aktivitas yang cukup seru mulai dari BMX Race Competition, OS BMX Show Bike, Jabar Local Heroes, Air Bag Competition, Ride The City, dan masih banyak keseruan lainnya.

FLYER-OS---DBF

Mengusung tema De BMX Fest yang diartikan pesta besar dengan kami mengundang komunitas sepeda dan menggabungkan beberapa unsur didalamnyaseperti jenis sepeda, jenis music, jenis karya seni, karya fotografi, dan lain-lain. Tujujuan dari acara ini tidak hanya merayakan hari jadi saja.

LOCAL-HEROES---DBF

Akan tetapi banyak tujuan positif lainnya seperti memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia khususnya Kota Bandung bahwa BDG BMX adalah salah satu Komunitas sepeda BMX yang aktif dengan berbagai macam kegiatan positif, mengajak anak-anak muda di kota Bandung dan sekitarnya untuk mulai bermain olahraga BMX, acara BDG BMX anniversary yang ke 9th dapat menjadi hiburan yang berkualitas bagi masyarakat Bandung.

AIBAG-GEOFF

Walaupun acara ini diadakan di kota Bandung, namun diprediksi akan banyak rider BMX yang berdatangan dari luar kota.

 

Text    : Bambang Viditmoko

Photo : BDGBMX

 

#urban #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #bmx #BDGBMX #community #DeBMXFest #event #OSBMX

BDG BMX: De BMX Fest 9th Anniversary

READ MORE
<