eXtremeINA.com

Tag :Federasi Panjat Tebing Indonesia

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Pada hari Selasa [27/02] di Kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta telah digelar simulasi terakhir Panjat Tebing Speed World Record perorangan antara Tim Nasional [Timnas] Indonesia dengan China.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (2)

Sangat mengejutkan dan luar biasanya, hasil yang diraih Timnas Indonesia lagi-lagi mampu unggul dari Timnas China baik di nomor Putra ataupun Putri. Namun yang paling hebat adalah atlet Indonesia mampu memecahkan rekor pribadi. Hal ini pun langsung disampaikan oleh pelatih Speed World Record Timnas Panjat Tebing Indonesia Hendra Basir, “Untuk putri, yang pecah rekor adalah Santi dengan 7,76 detik. Untuk putra ada Vedriq [5,71s dan Alfian pecah rekor dua kali yakni 5,42 detik dan 5,38 detik.”

Pelatih menambahkan, ”Hasil pecah rekor pribadi ini dipastikan belum menjamin hasil pada kejuaraan di pertandingan Asian Games 2018 dan beberapa kejuaraan lainnya. Namun dengan hasil ini atlet Indonesia tersebut akan lebih percaya diri menghadapi berbagai macam kejuaraan yang akan dihadapinya nanti.”

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (1)

Adapun hasil simulasi terakhir pada nomor Putra, Alfian menjadi juara dengan waktu 5,383 detik disusul Aspar yang menorehkan catatan waktu 5,78 detik. Abudzar menjadi juara ketiga [5,51 detik] setelah mengalahkan unggulan China Zhong Qixin [6,04 detik].

Untuk nomor Putri, dimenangkan Aries dengan 7,21 detik, disusul Santi dengan 9,24 detik. Posisi ketiga diraih Rajiah dengan 8,45 detik setelah mengalahkan Puji yang mencatatkan waktu 9,05 detik.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil mencatat rekor baru di simulasi Panjat Tebing.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com    Akhir pekan lalu tepatnya di hari Sabtu [24/02] Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia sukses mengungguli Timnas Panjat Tebing dalam simulasi Speed Relay yang diselenggarakan di venue Panjat Tebing, kompleks Stadion Mandala.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (1)

Pada kesempatannya pelatih Speed World Record Indonesia bernama Hendra Basir menyampaikan, “Dalam Simulasi Speed Relay di nomor Putri, Timnas Indonesia A mampu mencatatkan waktu 25,52 detik, yang sukses unggul dari Timnas China B dengan catatan waktu 26,82 detik. Peringkat ketiga berhasil diraih oleh Timnas Indonesia B dengan torehan waktu 27,29 detik.”

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (2)

Untuk nomor relay Putra, juara pertama berhasil diraih oleh Timnas Panjat Tebing Indonesia A dengan catatan waktu 18,59 detik, peringkat kedua diraih oleh Timnas China A dengan waktu 19,59 detik, untuk peringkat ketiga berhasil diraih oleh Timnas Indonesia B dengan waktu 18,32 detik.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (3)

“Sejatinya hasil ini sudah saya analisa sejak awal pertandingan, karena Timnas China masih dalam tahap penyesuaian. Ini adalah awal kami bertemu sebelum kami berhadapan di kejuaraan Asian Games 2018,” tambah Hendra Basir.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (4)

Sebelumnya dalam simulasi Speed World Record, untuk nomor putri, Puji unggul di final dengan catatan waktu 9,38 detik dan mengalahkan Aries yang menorehkan waktu 10,35 detik. Nurul menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Billah dengan catatan waktu 8,08 detik.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (5)

Untuk nomor putra, dimenangkan Sabri dengan catatan waktu 5,62 detik dan mengalahkan Abudzar yang mencatatkan waktu 8,12 detik. Posisi ketiga ditempati Alfian.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil menggungguli Tim Nasional China dalam simulasi Speed Relay.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] terus berkoordinasi dengan INASGOC selaku panitia penyelenggara Asian Games 2018, untuk kembali menggelar test event cabang olahraga [cabor] Panjat Tebing di kawasan Jakabaring Sport City [JSC], Palembang.

Hasil Lomba Panjat Dinding Nasional 4 Jember_news (5)

Sebelumnya test event cabor Panjat Tebing Asian Games 2018 sendiri telah diselenggarakan di Cikole, Bandung Barat, Jawa Barat, 6-10 September 2017. Namun nampaknya test event tersebut dinilai tidak efektif, mengingat dalam test event tersebut diselenggarakan bukan di venue aslinya dan peserta hanya diikuti oleh Atlet Nasional saja. Saat ini pembangunan venue Panjat Tebing untuk Asian Games 2018 tengah dibangun di Jakabaring, Palembang. Jika venue tersebut sudah rampung pada waktu yang ditentukan maka test event tersebut dapat diselenggarakan sesuai yang diinginkan.

Hasil Lomba Panjat Dinding Nasional 4 Jember_news (4)

Venue tersebut ditargetkan rampung pada bulan Mei 2018, sementara itu sudah masuk bulan puasa. Maka yang jadi bahan pertimbangan adalah apakah efektif menyelenggarakan test event saat bulan puasa.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Hal ini disampaikan langsung oleh Divisi Sekretaris Umum dari PP FPTI Sapto Hardiono, “PP FPTI terus berkoordinasi dengan INASGOC untuk membahas test event cabor Panjat Tebing yang nanti akan digelar di kawasan Jakabaring, Palembang. Selain itu kami juga harus mempertimbangkan bulan puasa yang akan masuk di bulan Mei.”

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Test event ini sangatlah penting bagi berbagai aspek mulai dari melihat kesiapan panitia, melihat kesiapan venue dan fasilitas pendukungnya, mengetahui seberapa kurangkah persiapannya, memprediksi calon lawan yang akan dihadapi, dan sebagai bahan try out bagi Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia.

#AsianGames2018 #championship #climbing #eXtremeINA #eXtremeINAdotcom #extremesports #extremesportsindonesia #FPTI #Indonesia #INASGOC #wallclimbing #urban

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

FPTI melakukan koordinasi dengan INASGOC, untuk kembali mengadakan test event.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Menyiapkan venue dengan fasilitas terbaik adalah salah satu syarat atau tolak ukur kesuksesan pihak penyelenggara dalam menyuguhkan sebuah event. Hal inilah yang tengah dipersiapkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] yang bekerja sama dengan INASGOC selaku pihak panitia Asian Games 2018.

Venue-Panjat-Tebing-Asian-Games,-Rampung-Mei-2018_news

Keduanya tengah berkolaborasi guna memberikan venue serta kebutuhan fasilitas lainnya untuk cabang olahraga [cabor] Panjat Tebing yang rencananya akan digelar di kawawasan Jakabaring Sport City [JSC] Palembang. Jika diperhatikan sudah banyak venue dari cabor-cabor lainnya yang sudah jadi atau tinggal mengerjakan finishing saja, akan tetapi venue dari cabor Panjat Tebing ini baru ada aktivitas.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Hal ini pun disampaikan langsung oleh Divisi Sekretaris Umum dari PP FPTI Sapto Hardiono yang mengatakan, ”Alhamdullilah aktivitas pembangunan venue Panjat Tebing untuk Kejuaraan Asian Games 2018 sudah ada. Bahan yang dibutuhkan sudah terkirim terhitung sejak Selasa [06/02] lalu, dan diprediksi akan tiba pada Kamis [22/02] nanti, pengiriman pertama ini untuk sarana nomor lomba Speed. Untuk fasilitas pendukung lainnya juga mulai dikerjakan seperti penambahan gudang, pembuatan ruang karantina, serta renovasi gedung sekretariatan.”

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

“Guna mencapai hasil yang maksimal kami terus berkoordinasi dengan LPDUK dan Pengprov Sumatra Selatan. Venue dari cabor Panjat Tebing ini akan ditargetkan rampung pada bulan Mei, sementara untuk fasilitas pendukung lainnya akan ditargetkan rampung pada bulan Juni,” tambah Sapto Hardiono.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

#AsianGames2018 #championship #climbing #eXtremeINA #eXtremeINAdotcom #extremesports #extremesportsindonesia #FPTI #Indonesia #INASGOC #wallclimbing #urban

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Diperkirakan venue Panjat Tebing untuk Asian Games 2018 akan selesai pada bulan Mei 2018 nanti.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Bisa dikatakan olahraga Panjat Tebing di Indonesia belum begitu popular, mungkin fenomena ini dikarenakan sarana dan prasarana seperti venue Panjat Tebing yang belum banyak tersebar di penjuru Tanah Air.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Namun satu hal yang perlu diketahui, bersama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] selaku induk dari olahraga Panjat Tebing di Indonesia, para atlet terbaiknya telah meraih banyak kesuksesan di berbagai kejuaraan Internasional.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Beberapa prestasi terbarunya adalah para atlet Panjat Tebing Indonesia telah meraih 3 medali emas, 3 perunggu, dan 1 perak pada kejuaraan Panjat Tebing Asia di bulan November 2017 lalu yang dipertandingkan di Iran. Masih di bulan yang sama atlet Indonesia kembali meraih 2 medali emas pada kejuaraan dunia Panjat Tebing di China untuk nomor lomba Speed.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Sadar akan tidak populernya olahraga Panjat Tebing di Indonesia, pengurus besar FPTI memiliki strategi jitu yang dinilai efektif membangun olahraga ekstrem ini dengan lebih baik lagi. Caranya adalah FPTI tidak melulu untuk menggelar kejuaraan Panjat Tebing baik di tingkat daerah ataupun nasional, strategi lainnya adalah FPTI selalu mendorong Pemerintah Daerah hingga ke tingkat kabupaten kota di seluruh penjuru Tanah Air untuk membangun sarana dan prasana pendukung olahraga Panjat Tebing.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Cabang olahraga Panjat Tebing sendiri akan diperlombakan dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018. Dengan begitu dipastikan olahraga ini akan semakin popular, dan diharapkan akan semakin banyak anak-anak muda yang mulai menggeluti olahraga Panjat Tebing. Diprediksi para atlet terbaik Indonesia dari cabang olahraga Panjat Tebing akan mampu meraih prestasi dan mengumpulkan pundi-pundi medali untuk Indonesia.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Demi meningkatkan minat panjat tebing di Indonesia, FPTI kerap mendorong pembangunan sarana hingga tingkat daerah.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Didukung oleh INASGOC Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] telah menyelenggarakan test event cabang Panjat Tebing pada tanggal 6-10 September 2017 yang lalu di kawasan Cikole, Bandung, Jawa Barat.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (1)

Namun fenomenanya adalah test event tersebut dinilai tidak efektif lantaran venue perlombaan Panjat Tebing Asian Games 2018 yang sesungguhnya ada di Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, selain itu atlet pelatnas dan peserta dari Asia tidak ada yang mengikuti test event Panjat Tebing tersebut. Alasan test event Panjat Tebing digelar di Cikole, Bandung lantaran venue di JSC Palembang tersebut belum dibangun, sementara ketidakhadiran atlet pelatnas dalam terst event tersebut dikarenakan mereka tengah mengikuti kejuaraan Panjat Tebing di luar negeri.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Hingga saat ini renovasi venue Panjat Tebing Asian Games 2018 di kawasan JSC Palembang ini belum mengalami proses apapun. Namun Sapto Hardiono selaku Sekretaris Umum dari Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengatakan “Apapun yang terjadi diharapkan venue rampung pada bulan Februari 2018 mendatang, agar pelatnas dapat masuk pada bulan Maret. Sementara untuk rencana test event cabor Panjat Tebing akan kembali diselenggarakan pada bulan April 2018 mendatang.”

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

FPTI sendiri menargetkan atletnya mampu meraih 2 medali emas di nomor Speed di ajang Asian Games 2018. Nomor inilah yang menjadi unggulan atlet-atlet Indonesia, negara Asia lainnya pun memastikan Indonesia sebagai lawan yang sulit dan cukup diperhitungkan.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

FPTI rencanakan akan mengadakan test event di Palembang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018, ada beberapa cabang olahraga [cabor] yang menjadi unggulan Indonesia untuk mengumpulkan pundi-pundi medali. Salah satunya adalah cabang olahraga Panjat Tebing.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (4)

Bisa dikatakan cabor Panjat Tebing dalam kejuaraan Asian Games 2018 mendatang, Tim Nasional [Timnas] Indonesia cukup diperhitungkan. Hal kecil yang membuktikannya adalah pada kejuaraan Panjat Tebing tingkat Asia pada bulan November 2017 yang lalu di Iran, Timnas Indonesia mampu meraih 3 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu yang semuanya didapat dari nomor lomba speed.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Masih pada bulan yang sama, pada kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang diselenggarakan di China, Timnas Indonesia mampu membawa pulang 2 medali perak yang datangya juga dari nomor lomba Speed. Khusus pada Kejuaraan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta-Palembang, Federasi panjat Tebing Indonesia [FPTI] selaku induk organisasi Panjat Tebing di Indonesia menargetkan para atletnya untuk meraih 2 emas pada nomor lomba Speed.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Walaupun Timnas Panjat Tebing Indonesia cukup diperhitungkan di ­­tingkat Asia, namun bukanlah pekerjaan mudah untuk meraih medali emas begitu saja. Pasalnya Timnas Iran, China, dan Jepang yang notabennya adalah tim kuat siap memberikan kejuatan dalam ajang Asian Games 2018. Namun tidak hanya itu saja, diperkirakan Tim dari negara lainnya juga tengah mempersiapkan diri guna meraih hasil maksimal dalam kejuaraan tersebut.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Begitupun dengan Timnas Panjat Tebing Indonesia yang tengah mempersiapkan dirinya dengan mengadakan Training Camp di Rusia, untuk meraih target di Asian Games 2018. Harapan FPTI adalah, para atlet pelatnas dan juga pelatih dapat menimba ilmu disana, karena telah diketahui bahwa Rusia memiliki juara-juara dunia Panjat Tebing.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Dok. FPTI

Menelaah kekuatan Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2018 nanti.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Indonesia memiliki banyak sekali atlet berprestasi di tingkat International yang datangnya dari beberapa cabang olahraga. Salah satunya adalah Panjat Tebing, bahkan atlet Indonesia telah ditakuti kehadirannya di setiap event Panjat Tebing tingkat International khususnya di Asia.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (2)

Namun fenomenanya adalah olahraga yang tergolong ekstrem ini belum begitu popular di kalangan anak-anak muda. Hal ini pun dikatakan oleh Sapto Hardiono selaku Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI], ”Atlet Panjat Tebing Indonesia telah memiliki banyak prestasi yang mentereng ditingkat International, namun sangat disayangkan olahraga ini kurang begitu diminati oleh masyarakat. Mungkin hal yang menghambat perkembangan olahraga Panjat Tebing di Indonesia ini adalah kurang banyaknya sarana dan prasana penunjang olahraga ini khususnya di daerah-daerah.”

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (3)

“Dalam hal ini FPTI selalu berkomitmen dan terus mendorong untuk penyediaan sarana dan prasaran Panjat Tebing hingga ke tingkat Kabupaten Kota di Indonesia. Sebenarnya untuk pembibitan atlet di usia dini sudah berjalan, hal yang membuktikannya adalah banyaknya kompetisi yang digarap oleh FPTI tingkat daerah. Selain untuk melahirkan bibit-bibit muda yang berkualitas, hadirnya kompetisi Panjat Tebing ini juga diperuntukkan untuk menjaga eksistensi olahraga ini di Indonesia.” tambah Sapto.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (4)

Olahraga Panjat Tebing ini akan diperlombakan dalam kejuaraan multi event sekelas Asian Games 2018. Dengan rentetat prestasi yang diraih oleh para atlet, maka diharapkan olahraga ini mampu mendulang banyak medali untuk mengharumkan nama baik Indonesia yang notabennya juga sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Atlet Panjat Tebing Indonesia banyak raih prestasi, namun belum berkembang secara luas.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Indonesia Asian Organizing Committee [INASGOC] selaku panitia Asian Games 2018 terus melakukan persiapan guna mencapai kesuksesan dalam Kejuaraan olahraga nomor dua terbesar dunia setelah Olimpiade, salah satunya adalah mempersiapkan venue-venue perlombaan yang memenuhi standar international.

FPTI_logo

Namun ada hal yang menarik, khusus bagi cabang olahraga Sport Climbing venue yang sejatinya sudah harus direnovasi sejak bulan September lalu hingga kini belum mulai di garap. Venue cabor Sport Climbing sendiri rencananya akan dibangun dikawasan kompleks Jakabaring Sport City [JSC] Palembang. Dalam kesempatannya Sapto Hardiono selaku Sekretaris Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengatakan,”Idealnya renovasi venue cabor Sport Climbing untuk Asian Games 2018 sudah dimulai sejak bulan September lalu.”

“Namun renovasi ini terhambat lantaran sedang adanya proses lelang dari pihak panitia pelaksana. Akan tetapi kita harapkan venue ini tetap rampung pada bulan Februari 2018 mendatang. Agar Pelatnas dapat dimulai bulan Maret 2018 guna fokus pada kondisi cuaca dan venue itu sendir,” tambah Sapto.

Venue Sport Climbing Asian Games 2018 Belum Direnovasi_news

Sejatinya Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] sendiri memang terlibat, namun keterlibatannya hanya dalam segi teknis venue. Karena bagaimanapjn juga pihak FPTI lah yg mengerti dengan detail bagaimana venue tersebut berkualitas atau tidak.

Text                : Bambang Vidiatmoko 

Photos           : dok. FPTI

Venue untuk Sport Climbing hingga saat ini masih belum ada proses renovasi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Usai vakum selama kurun waktu 15 tahun, Provinsi Maluku kembali naik panggung untuk mengikuti Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Panjat Tebing XVI yang terlaksana pada pekan lalu di Yogyakarta.

Maluku-Kembali-Naik-Panggung-di-Kejurnas-Panjat-Tebing_news

Pada Kejurnas Panjat Tebing 2017 ini Provinsi Maluku mengirimkan tiga atlet terbaiknya untuk berkompetisi. Walaupun para atlet Maluku tidak ada satupun yang meraih medali, namun ini adalah sejarah dan prestasi bagi kemajuan olahraga Panjat Tebing di Indonesia. Sekedar mengingatkan, aktivitas Panjat Tebing di Maluku beserta dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia Provinsi Maluku telah vakum sejak adanya kerusuhan di Ambon yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Akibat adanya konflik tersebut, aktifitas latihan terhenti, para atlet memiliki kesibukannya sendiri, dan tentunya masih banyak dampak lainnya. Setelah bertahun–tahun menanti, akhirnya pada tahun 2015 Panjat Tebing Maluku kembali bergelora berkat Brimob Polda Maluku menggelar aktivitas Kejuaraan Panjat Tebing untuk merayakan ulang tahunnya, dan pada saat itulah para penggeliat Panjat Tebing Maluku berkumpul.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Pada Kejurnas Panjat Tebing XVI ini, FPTI Maluku untuk kali pertama setelah 15 tahun vakum mengirimkan atletnya. Mereka adalah Fauzan Hasbi Tuanaya [24], Sutrisno Solaiman [20], dan Rizki Rizal [26]. Momen ini diakui para atlet sebagai ajang silaturahmi dan menambah ilmu. Mereka mengaku belajar banyak dalam event tersebut. “Masih jauhlah kami kalau dibanding teman-teman atlet yang lain. Sudah ketinggal banyak, tapi kami harus menyesuaikan,” ujar Rizki penuh semangat.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Melewati masa vakum tim dari Maluku kembali ikut berpartisipasi dalam Kejurnas Panjat Tebing XVI.

READ MORE
<