eXtremeINA.com

Tag :FIM Superbike World Championship

Misano, ITALIA – eXtremeINA.com    Penampilan pebalap Indonesia Ali Adriansyah Rusmiputro menghadapi ujian berat di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia pada putaran ke-6 ajang World Supersport 300 [WSSP300], akhir pekan kemarin [08/07].

Ujian-Berat-Bagi-Ali-Adriansyah,-Kecewa-Namun-Tetap-Optimis_news-(2)

Kesulitan yang dialami pebalap bernomor 12 itu sudah di mulai sejak sesi latihan bebas di hari Jumat [06/07]. Ketika itu settingan sepeda motornya terasa kurang nyaman. Yamaha YZF-R3 yang menjadi tunggangan Ali Adriansyah belum mendapat set-up maksimal seusai kecelakaan parah yang dialami pada balapan sebelumnya di Sirkuit Brno, Ceko. Sepeda motor itu baru dicoba kembali oleh Ali Adriansyah setelah menjalani pemulihan di Jakarta selama hampir satu bulan.

Kerja keras mekanik tim untuk mengubah set-up di sesi latihan bebas pertama sudah mendekati harapan. Di akhir sesi itu Ali Adriansyah mampu mencatat waktu 1 menit 53,238 detik serta membukukan kecepatan tertinggi 176,2km/jam. Top speed di sesi Free Practice 1 itu dipegang oleh Borja Sanchez yang menunggang Kawasaki 400 dengan 182,7km/j.

Hasil tersebut memberi petunjuk positif kepada tim sekaligus dapat memaksimalkan set-up agar sepeda motor lebih nyaman dikendalikan. Namun hujan turun di sesi latihan bebas kedua. Kondisi itu membuat tim memutuskan untuk tidak masuk ke lintasan. Tentu saja membuat tim tidak mendapat hasil atas optimalisasi set-up yang sudah dilakukan sebelumnya.

Ujian-Berat-Bagi-Ali-Adriansyah,-Kecewa-Namun-Tetap-Optimis_news-(1)

Free practice 1 saya masih set-up dengan motor karena saya merasa kurang nyaman. Di FP 2 kita enggak keluar karena hujan, ” ucap Ali Adriansyah.

Keesokan harinya, di sesi Superpole 1 cuaca kembali cerah. Optimisme menyelimuti tim juga Ali Adriansyah. Apalagi pebalap di bawah naungan Pertamina Enduro Racing Team itu mampu membukukan waktu tercepat di sektor 1, juga personal best time di sektor 2. Dan itu terjadi di awal Superpole. Sayang, di sektor tiga lap ketiga, Ali Adrian ditabrak pebalap lain hingga keluar lintasan dan tak dapat melanjutkan sesi kualifikasi.

“Di Superpole 1 saya sudah mendapatkan waktu tercepat pada sektor 1 dan personal best di sektor 2 tetapi di sektor 3 saya ditabrak dan tidak bisa melanjutkan balap,” papar Ali Adriansyah.

Meski tidak dapat menjalani Superpole secara penuh catatan waktu Ali Adriansyah di SP1 masih mampu membuatnya menduduki start ke 23 dari 40 pebalap. Meski posisi start kurang menguntungkan, optimisme Ali Adriansyah tetap tinggi.

Di hari balapan itu, cuaca di Sirkuit Misano terbilang panas. Temperatur udara mencapai 30 derajat Celcius sementara suhu trek di kisaran 47 derajat. Dengan kondisi demikian sudah diperkirakan balapan akan berlangsung berat, baik bagi pebalap maupun tunggangan mereka.

Start dilakukan dengan mulus oleh Ali Adriansyah. Di akhir lap pertama ia sudah naik dua posisi. Pada lap berikutnya, ia kembali naik dua posisi. Ali Adriansyah semakin termotivasi untuk bertarung lebih keras. Di lap keempat ia sudah berada di posisi 16 atau naik 7 posisi dari saat start. Setting-an sepeda motornya benar-benar sudah seperti yang ia inginkan, dan itu membuatnya terus menyerang ke depan, bersaing dengan penunggang Kawasaki dan KTM yang bertenaga lebih besar. Di lap ke-6 ia bahkan mampu naik satu posisi lagi ke posisi 15, sebuah posisi penting karena akan membuahkan poin di kejuaraan. Posisi itu terus ia pertahankan hingga lap 8.

Ujian-Berat-Bagi-Ali-Adriansyah,-Kecewa-Namun-Tetap-Optimis_news-(3)

Usaha keras Ali Adriansyah rupanya menguras kemampuan sepeda motor, terutama bannya. Di tikungan 3 pada lap 9, ban depannya kehilangan traksi. Sebuah keadaan yang sangat berbahaya apalagi terjadi di saat menikung. Alhasil sepeda motornya tergelincir. Dalam kondisi itu Ali Adriansyah tidak dapat berbuat banyak. Ia dan sepeda motornya akhirnya terjatuh hingga keluar lintasan. Sepeda motornya mati, Ali Adriansyah tak dapat melanjutkan lomba. Itulah puncak ujian baginya di Sirkuit Misano.

Hasil tidak menguntungkan memang harus diterima Ali Adriansyah Rusmiputro. Usaha keras memperbaiki keadaan sudah maksimal dilakukan sepanjang lomba meski tidak berujung manis. Kendati demikian Ali Adriansyah tidak ingin rasa kecewanya membuat ia kehilangan semangat. Menurutnya ia akan tetap optimis dalam menghadapi balapan berikutnya di Sirkuit Aragon.

“Tetap fokus dan terus positif untuk race selanjutnya di Aragon,” ucap Ali Adriansyah.

Selepas balapan di Misano, Ali Adriansyah Rusmiputro bakal tampil di ajang CEV Supersport 300 pada 13-15 Juli ini. Kejuaraan yang berlangsung sebanyak 6 putaran itu memang masuk dalam jadwal kejuaraan yang diikuti Ali Adriansyah di 2018. Hanya saja ia tidak turun di semua putaran karena ada jadwal yang bentrok dengan WSSP 300, kejuaraan yang menjadi fokus utama Ali Adriansyah.

Text & Photos          : karyaKU / Yamaha MS Racing Team

Ali Adriansyah Rusmiputro menghadapi ujian berat di Misano.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com      Sukses menjadi yang terdepan dalam sesi latihan hingga babak kualifikasi saat lanjutan seri ke-6 World Supersport [WSSP] 300, di Sirkuit Misano, Italia pada akhir pekan kemarin pebalap Indonesia Galang Hendra Pratama tidak mampu tampil konsisten saat race berlangsung.

Galang-Hendra-Finish-ke-7-di-Misano_news-(3)

Pebalap muda Indonesia yang bergabung dalam Biblion Yamaha MotoRacing ini harus puas finish di urutan ke-7. Sejatinya dalam balapan ini kans untuk Galang Hendra menjadi juara cukup besar, mengingat hasil sesi latihan dan babak kualifikasi yang diraihnya selalu menjadi yang terbaik.

Galang-Hendra-Finish-ke-7-di-Misano_news-(1)

Namun apa daya Galang harus puas finish ke-7. Peringkat pertama sukses diraih oleh M. Bastianelli dari Prodina Icros Team dengan torehan waktu 1 menit 51.478 detik. Ini merupakan kemenangan perdana bagi dirinya di ajang WSSP 300 musim 2018. Menyusul di podium kedua adalah M. Perez, pebalap Kawasaki Parkingo Team yang juga geber Ninja 400. Pebalap asal Spanyol ini tertinggal 0.036 dari Bastianelli. Sedangkan menyusul di podium ketiga adalah M. Gonzales, pebalap Pertamina Almeria BCD Junior Team by MS Racing.

Berikut adalah hasil lengkapnya:

Galang-Hendra-Finish-ke-7-di-Misano_news-(2)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Pada ajang balap WSSP 300 di Misano, Galang Hendra berhasil finish peringkat ke-7.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Setelah rehat selama satu bulan, gelaran World Supersport 300 [WSSP 300] kembali bergulir akhir pekan ini, 6-8 Juli 2018. Pada putaran ke-6 ini para pebalap muda akan menghadapi tantangan Misano World Cicuit Marco Simoncelli, Italia.

Kembali-Pulih,-Ali-Adrian-Siap-Berlaga-di-Misano_news-(1)

Sirkuit Misano merupakan salah satu sirkuit yang terbilang ‘angker’ di dunia balap motor. Beberapa kecelakaan parah terjadi di Misano, bahkan hingga merenggut nyawa. Pebalap legenda Wayne Rainey harus mengakhiri karirnya di sirkuit ini akibat kecelakaan pada tahun 1993. Ketika itu Rainey tengah bertarung dengan Kevin Schwantz memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 1993 yang kala itu masih bernama GP500.

Keangkeran Sirkuit Misano tak lain karena karakter sirkuit ini yang cepat dan teknikal. Meski sempat mengalami perombakan, karakter menantang sirkuit yang pertama kali  digunakan pada 1972 itu tak pernah hilang. Di sirkuit inilah para pebalap dapat menikmati kecepatan tinggi namun dituntut untuk mengeluarkan semua kemampuan mereka dalam menunggang sepeda motor. Di sirkuit ini pebalap jangan terlena dengan kecepatan. Sebab, salah sedikit saja akan menyebakan kecelakaan yang fatal.

Tantangan Sirkuit Misano pernah juga dirasakan Ali Adriansyah Rusmiputro setahun silam di ajang yang sama yaitu WSSP 300. Ketika itu Ali Adrian memperlihatkan kemampuannya bersaing dengan pebalap-pebalap Eropa yang terkenal agresif.  Meski start 22, ia melesat ke posisi 7 pada 3 lap sebelum finish. Sayangnya, agresivitas Adrian di balapan tersebut membuat ban depan sepeda motornya kehilangan grip lebih cepat.  Kondisi ban yang sudah tidak optimum menggigit lintasan itu membuat ia low slidealias terjatuh. Adrian mampu bangkit dan kembali ke lintasan, namun sepeda motornya sudah kehilangan taji untuk bertarung. Akhirnya, meski sempat masuk pit untuk memperbaiki kerusakan, Ali Adrian harus mundur dari lomba.

Kembali-Pulih,-Ali-Adrian-Siap-Berlaga-di-Misano_news-(3)

Pada balapan kali ini tekad rider Yamaha MS Racing Team itu tetap membara untuk memberi yang terbaik. Ali Adrian juga mengaku telah pulih dari cedera akibat kecelakaan yang ia alami pada balapan sebelumnya di Brno.

Dalam kecelakaan itu Ali Adriansyah sempat tak sadarkan diri akibat mendapat benturan keras di dada dan lehernya. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit di Brno, namun diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan lebih lanjut di Jakarta.

“Alhamdulillah saya ditangani secara baik dan intense dengan beberapa terapi. Saya merasa baik.” Di sela-sela pemulihan, Ali Adrian juga tetap berlatih dengan sepeda motornya. “Saya melakukan latihan motor yang berbeda mencoba beberapa teori dan Insya Allah berjalan lancar,” ucapnya.

Sepanjang masa pemulihannya itu, Ali Adriansyah berada di tanah air dan sekaligus berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Idul Fitri. Bagi pebalap di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International tersebut, berada dekat dengan keluarga menjadi penambah semangat tersendiri dan membuatnya tetap termotivasi.

“Selalu spesial bisa lebaran dan liburan bersama keluarga besar,” ucap Ali Adriansyah.

Pebalap penunggang motor Yamaha YZF-R3  bernomor 12 itu mengaku senang dapat kembali ke lintasan terutama beraksi di Misano World Circuit Marco Simoncelli.

“Somoncelli itu figur yang luar biasa sebagai pebalap motor. Meski belum pernah bertemu secara pribadi, saya cukup senang bisa balap di sirkuitnya,” pungkas Ali Adriansyah.

Balapan WSSP 300 putaran ke-6 ini akan berlangsung di hari Minggu pada pukul 14.20 waktu setempat atau 19.20 WIB.  Sebelum balapan didahului sesi latihan bebas pada hari Jumat dan sesi kualifikasi Superpole pada hari Sabtu.

Kembali-Pulih,-Ali-Adrian-Siap-Berlaga-di-Misano_news-(2)

Text & Photos          : karyaKU / Yamaha MS Racing Team

Pulih dari Cedera, Ali Adriansyah Rusmiputro siap menghadapi balapan di Sirkuit Misano.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com       Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga [Menpora] Imam Nahrawi memberikan ucapan selamat, dukungan, dan juga apresiasinya atas prestasi yang ditorehkan Galang Hendra pebalap dari tim Yamaha Indonesia atas di kejuaraan World Supersport 300cc di Sirkuit Brno, Rep Ceko beberapa waktu yang lalu.

Menpora Berikan Apresiasi Kepada Galang Hendra_news (1)

Pada seri WSSP 300 Ceko musim 2018 tersebut Galang Hendra secara mengejutkan tampil dominan sepanjang balapan hingga pada akhirnya sukses mengunci gelar juara. Pada kesempatannya Menpora Imam Nahrawi mengatakan, “Selamat atas suksesnya Galang Hendra menjadi juara dalam kejuaraan WSSP 300 di Sirkuit Brno pada beberapa waktu yang lalu. Semoga kedepannya akan terus mendulang prestasi demi kejayaan dunia balap di Tanah Air. Insya Allah bisa menggantikan Valentino Rossi dimasa yang akan datang.”

Ungkapan juga dilontarkan oleh Galang Hendra, “Kemenangan di Sirkuit Brno adalah hal yang sangat mengesankan sekaligus mengejutkan bagi saya. Usai menjadi juara saya pun tidak percaya mampu mengalahkan pebalap – lebalap lain yang notabennya lebih diunggulkan. Balapan selanjutnya akan terjadi di Misano, saya berjanji untuk kembali melakukan hal yang terbaik.”

Menpora Berikan Apresiasi Kepada Galang Hendra_news (3)

Saat ditanya apa yang menjadi harapan terbesar Galang Hendra saat bertemu dengan Menpora, dirinya berharap Pemerintah mampu menyiapkan sarana dan prasarana dengan skala International untuk pebalap-pebalap muda Indonesia berlatih. Jika memiliki sirkuit berstandar internasional maka Indonesia dipastikan akan mampu menggelar kejuaraan MotoGP, dan disitulah para pebalap Tanah Air mampu belajar banyak. Sejatinya pebalap Indonesia mampu bersaing di kejuaraan dunia, namun tidak adanya sirkuit berkualitas terbaik menjadi permasalahan yang berarti.

Menanggapi permintaan Galang Hendra, Menpora menjelaskan bahwa Indonesia sejatinya menyiapkan Sirkuit baru yang ada dikawasan Nusa Tenggara Barat [NTB] dan Sumatera Selatan. Dengan harapan sirkuit ini mampu mendorong kejuaraan MotoGP bisa digelar di Indonesia pada tahun 2018. Faktanya adalah Pemerintah memiliki prioritas yang sangat besar, yaitu membutuhkan dana besar untuk kebutuhan sarana dan prasarana untuk menunjang kesuksesan Asian Games 2018. Namun Indonesia masih memiliki harapan besar untuk menggelar ajang MotoGP di Indonesia pada tahun 2019 mendatang.

Menpora Berikan Apresiasi Kepada Galang Hendra_news (2)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Yamaha Indonesia / Berbagai Sumber

Imam Nahrawi memberikan ucapan selamat, dukungan, dan apresiasinya atas prestasi yang ditorehkan Galang Hendra.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap Indonesia Galang Hendra tampil luar biasa dalam lanjutan seri World Supersport [WSSP] 300 pada Minggu [10/06] lalu di Sirkuit Brno. Pada seri tersebut Galang sukses mengunci gelar juara dimusim 2018 ini.

Usai Juara di Brno, Galang Hendra Dapat Pujian dari Rossi_news (4)

Hasil yang diraih Galang Hendra seketika mengejutkan publik Eropa pasalnya di musim lalu pebalap muda Indonesia ini hanya mampu menempati peringkat ke-14 kelasemen. Penampilan Galang dikancah balap WSSP 300 rupanya diperhatikan oleh sang guru bernama Valentimo Rossi.

Usai Juara di Brno, Galang Hendra Dapat Pujian dari Rossi_news (2)

Pada kesempatannya Rossi menyatakan, “Saya tidak terlalu terkejut dengan hasil yang diraih oleh Galang Hendra. Saya sangat bangga dan bahagia atas kemenangannya di Brno, dan cukup senang bisa bertemu Galang saat di Yamaha Master Camp. Pada saat itu kami berlatih bersama di Motor Ranch VR46 dan Misano.”

Usai Juara di Brno, Galang Hendra Dapat Pujian dari Rossi_news (3)

“Masih teringat jelas pada banyak orang mendatangi saya dan mengatakan bahwa Galang sangat cepat dan benar dia tunjukan saat balapan terakhir,” tambahnya. Pebalap asal Italia ini mengaku mengikuti jalannya balapan WSSP 300 di Sirkuit Brno, dan dirinya beranggapan Galang mampu mendominasi jalannya balapan.

Usai Juara di Brno, Galang Hendra Dapat Pujian dari Rossi_news (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Galang Hendra berhasil menjadi Juara Utama di WSSP 300 Seri 5.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sirkuit Automotodrom Brno menjadi salah satu sirkuit yang tak bisa dilupakan oleh Ali Adriansyah Rusmiputro. Di sirkuit inilah pebalap di bawah naungan Mahkota Rusmindo Internasional itu mengalami kecelakaan yang sempat membuatnya tak sadarkan diri. Insiden tersebut terjadi saat Ali Adriansyah menjalani putaran ke-5 ajang World Supersport 300 [WSSP300].

Ali Adriansyah Rusmiputro Sempat Tak Sadarkan Diri di Brno_news (1)

Seperti biasa, di balapan itu Ali Adriansyah berusaha tampil ngotot. Start dari grid 17 membuat pebalap Yamaha MS Racing itu makin sadar bahwa ia harus mengeluarkan semua kemampuannya demi menutup lomba dengan hasil positif. Dan itu terlihat begitu balapan dimulai. Ali Adrian langsung tampil agresif dan terus menekan. Di lap ketiga ia sudah mampu menyodok ke kelompok depan dan bersaing ketat dengan pebalap lain.

Di lap ketujuh, di tengah persaingan yang keras itu seorang pebalap KTM terjatuh di tikungan ke 7. Ali Adriansyah yang tepat berada di belakangnya tak bisa menghindar. Ia ikut terjatuh. Sial sepeda motor Yamaha YZF-R3 yang ia tunggangi jatuh menimpa tubuhnya. Kecelakaan yang menimpa pebalap kelahiran 1993 itu terbilang parah. Ali Adriansyah sempat tak sadarkan diri. Rupanya kepala dan dada mendapat benturan yang keras.

Ali Adriansyah Rusmiputro Sempat Tak Sadarkan Diri di Brno_news (3)

Karena insiden itu pula pengawas lomba memutuskan menghentikan balapan  di lap 7 yang rencananya akan berputar sebanyak 11 lap. Ali Adriansyah sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Beruntung kondisinya tidak separah seperti yang terlihat saat kecelakaan. Ia mengalami trauma karena benturan pada leher dan dada juga terluka di bagian bibir, untuk itu ia harus menjalani observasi selama 48 jam di rumah sakit, namun Ali Adriansyah lebih memilih untuk berobat jalan. Selepas itu Ali Adriansyah diperbolehkan pulang meski dengan penyangga leher masih terpasang. Bahkan, keesokan harinya Ali langsung terbang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga sembari menjalani pemulihan lebih lanjut.

“Itu salah satu kecelakaan terparah yang pernah saya alami,” tutur Ali Adriansyah. “Saya ambil hikmahnya. Hikmah bulan Ramadhan agar saya dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena balapan bukan untuk main-main.” Selama di Jakarta kondisi Ali Adriansyah semakin membaik. Dokter di Indonesia pun perlu mengeluarkan “Medical Certificate” sebagai rekomendasi kepada pihak Kesehatan SBK bahwa Ali Adriansyah sudah cukup fit untuk dapat mengikuti balapan berikutnya.

“Alhamdulillah, kondisi saya mulai membaik. Saya akan jalani rehabilitasi sesuai dengan rekomendasi physical trainer,” ucapnya. “Tidak ada larangan dari dokter. Insya Allah saya akan kembali turut serta di race berikutnya di Misano,” tambah Ali Adriansyah. Menurut rencana WSSP300 putaran ke 6 akan diadakan di Sirkuit Misano, Italia pada 6-8 Juli 2018.

Ali Adriansyah Rusmiputro Sempat Tak Sadarkan Diri di Brno_news (2)

Dalam kesempatan ini Mahkota Rusmindo International, manajamen yang menaungi Ali Adriansyah mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak atas kecelakaan yang dialami pebalapnya. “Terima kasih atas perhatian dari tim balap, manajemen sirkuit juga semua pihak yang membantu pebalap kami saat kecelakaan,” ujar Erin Rusmiputro mewakili Mahkota Rusmindo International.

Atas nama Ali Adriansyah Rusmiputro, Yamaha MS Racing dan manajemen Mahkota Rusmindo International, Pak Erin juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf lahir Batin.”Semoga kita semua tetap di bawah lindungan Allah SWT dan terhindar dari marabahaya,” pungkasnya.

Text & Photos: karyaKU / Yamaha MS Racing Team

Ali Adriansyah Rusmiputro sempat tidak sadarkan diri di Brno.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Setelah absen selama 5 musim, Sirkuit Brno akhirnya kembali disinggahi rombongan World Superbike [WSBK] dimana World Supersport 300 [WSSP300] menjadi salah satu ajang yang dilombakan

Ali Adriansyah Siap Tampil Habis-Habisan di Brno_news (1)

Bagi pecinta balap motor, sirkuit yang dikenal juga dengan nama Automotodrom Brno ini merupakan salah satu sirkuit legendaris dunia. Atraksi balap di sirkuit kebanggaan Republik Ceko ini kerap mengundang banyak perhatian. Ribuan penonton selalu memenuhi tribun, dan memberi dorongan semangat tersendiri bagi pebalap. Atmosfer seperti inilah yang menonjol dari Sirkuit Brno yang sulit ditemui di sirkuit lain.

Dukungan penonton dan penggemar memang menjadi sesuatu yang dinanti oleh pebalap. Apresiasi, sorakan dan tepuk tangan dapat memicu semangat untuk memberikan penampilan yang terbaik.

Peran penonton dan penggemar sebagai penambah semangat tersebut dirasakan pula oleh Ali Adriansyah Rusmiputro. Bahkan, bagi pebalap Yamaha MS Racing itu, fans sudah dianggap bagian dari tim.

Ali Adriansyah Siap Tampil Habis-Habisan di Brno_news (2)

“Fans adalah bagian dari tim saya juga,” ujar Ali Adriansyah yang saat ini berada di bawah naungan manajemen Mahkota Rusmindo International.

Menurut Ali Adrian, apresiasi yang diberikan penonton maupun penggemar memberikan sesuatu yang positif baginya. Entah itu menambah semangat ketika terpuruk maupun penghilang rasa rindu saat harus jauh dari rumah dan kampung halaman.

“Saya sering dibuat terkesan oleh penggemar. Ada yang mengirim lukisan, ada yang jauh-jauh datang hanya untuk meminta tanda tangan saya dan sebagainya,” papar Ali Adrian.

Dengan kata lain, bagi penunggang Yamaha YZF-R3 ini penggemar memiliki peran yang tidak kecil dalam mendorong semangat pebalap untuk meraih prestasi terbaik.

Oleh karena itu menghadapi putaran kelima WSSP300 di Brno ini, Ali Adriansyah bertekad untuk memberikan yang terbaik. Tidak hanya bagi sponsor dan timnya, juga pada para pecinta balap khususnya fans yang selama ini mendukung kariernya.

Beberapa program latihan sudah ia jalani bersama rekan setimnya lewat berbagai simulasi. Baik itu dalam hal fisik maupun teknik. Yang menarik, latihan kali ini Ali Adrian harus menunggang sepeda motor di luar kebiasaannya selama ini yaitu melaju dengan pitbike 160cc di sirkuit gokart.

“Tidak ada yang khusus untuk menghadapi Brno,” ucap Ali Adriansyah. “Tapi kita melakukan persiapan yang berbeda dari sebelumnya, yaitu latihan memakai motor R3 di sirkuit karting dan pakai motor pitbike 160cc.”

Ali Adriansyah Siap Tampil Habis-Habisan di Brno_news (1)

Melihat dari karakter Sirkuit Brno, Ali Adriansyah  mengaku akan fokus pada settingan motor. Dengan kontur perbukitan dimana sirkuit ini banyak tanjakan, membuat Brno agak berbeda dibanding sirkuit-sirkuit di seri sebelumnya. Fokus pada pencarian setting yang tepat tentu menjadi pilihan yang harus dilakukan.

Putaran kelima WSSP300 di Sirkuit Brno, Republik Ceko ini akan dimulai di hari Jumat 6 Juni diawali oleh dua sesi latihan bebas. Keesokan harinya akan ada sesi kualifikasi Superpole yang kemudian akan ditutup pada hari Minggu dengan balapan. Menurut rencana balap WSSP300 akan digelar pada hari Minggu 10 Juni pukul 14.20 waktu setempat atau pukul 19.20 WIB.

Text & Photos : karyaKU / Yamaha MS Racing Team

Demi penggemar balap, Ali Adriansyah siap tampil maksimal di Brno.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com      Pebalap Indonesia Imanuel Putra Pratna kembali melanjutkan perjuangannya dalam seri ke-4 World Supersport 300 [WSSP 300] musim 2018 di Sirkuit Donington Park, Inggris.

Imanuel Pratna Ungkap Kekesalannya Terhadap Maria Herera_news (2)

Dalam lanjutan seri WSSP300 untuk musim 2018 tersebut, pebalap yang akrab disapa Elpratna tampil kurang maksimal pada seri tersebut. Sejatinya sebelum balapan benar-benar dimulai, pebalap Indonesia yang satu ini diprediksi mampu membawa pulang poin penting. Namun terjadi beberapa kendala harus menghadangnya hingga harapan untuk mendapatkan poin gagal.

Imanuele Pratna memulai perjuangan di seri ke-4 WSSP300, Inggris ini dari garis start ke-15. Harapan yang cukup antusias dari pebalap asal Jakarta ini seakan menjulang tinggi lantaran saat sesi kualifikasi superpole dirinya mampu tampil kompetitif. Perjuangan untuk mendapatkan poin penting seakan sirna lantaran digagalkan oleh pebalap Yamaha lainnya bernama Maria Herrera. Balapan semakin sulit dengan mudahnya pebalap Kawasaki menorobos ke depan.

Imanuel Pratna Ungkap Kekesalannya Terhadap Maria Herera_news (3)

Pada kesempatannya Imanuel Pratna memberikan komentar, “Performa motor sudah lumayan bagus dan tidak mengalami masalah. Tapi saya tidak bisa berbuat banyak, karena Maria Herrera selalu melakukan manuver yang cukup ekstrem di zona pengereman. Ia selalu mampu menyusulku saat masuk tikungan, tapi ujung-ujungnya lamban dalam berakselerasi. Makanya jarak dengan grup di depan langsung jauh.”

Sejatinya saat balapan berlangsung Imanuel Pratna mampu mempertahankan posisinya peringkat ke-15, namun pada lap ke-3 posisinya turun ke-16. Kerja keras dan usaha terus dikerahkan pebalap Indonesia ini, hingga pada akhirnya dia mampu merangsek posisi ke-13 pada lap ke-4. Namun sangat disayangkan dirinya tidak mampu bertahan hingga akhirnya posisi Imanuel Pratna harus turun posisi ke-17 yang membuat dirinya gagal meraih poin.

Imanuel Pratna Ungkap Kekesalannya Terhadap Maria Herera_news (1)

Text             : Bambang Vidiatmoko

Photos         : Berbagai Sumber

Akibat terhalang lajunya oleh Maria Herera, Imanuel Pratna gagal meraih poin penuh.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Kejuaraan balap bertaraf International bertajuk World Supersport 300 [WSSP] telah memasuki musim keduanya di tahun 2018. Pastinya pada musim baru ini motivasi dan harapan besar muncul dari seluruh pebalap untuk tampil lebih baik dibanding musim sebelumnya.

3 Pebalap Indonesia Akan Berlaga di WSSP 300 Musim 2018_news (3)

Tidak terkecuali dengan tiga pebalap Indonesia yang akan tampil di ajang WSSP 300 musim 2018 ini, mereka adalah Ali Adrian yang mampu tampil penuh di seluruh seri WSSP 300 musim lalu, Galang Hendra yang mampu juara di seri akhir WSSP 300 2017 di Jerez [Spanyol], dan pendatang baru Immanuel Putra Pratna yang akan memulai debutnya di WSSP 300.

3 Pebalap Indonesia Akan Berlaga di WSSP 300 Musim 2018_news (5)

Ketiga pebalap Indonesia ini diprediksi tidak akan numpang lewat saja, akan tetapi banyak yang memperkirakan mereka akan mampu bersaing dengan pebalap-pebalap top dari belahan dunia lainnya. Kejuaraan balap WSSP 300 musim 2018 ini akan bergulir sebanyak 8 seri, yang dimana seri terdapat dalam kesatuan ajang World Superbike [WSBK] musim 2018.

 

Jadwal-WSSP-300-Musim-2018

Berikut adalah jadwal lengkap WSSP 300 musim 2018:

Jadwal WSSP300 2018

  • Seri 1 | 13-15 April | Sirkuit Aragon, Spanyol.
  • Seri 2 | 20-22 April | Sirkuit Assen, Belanda.
  • Seri 3 | 11-13 Mei | Sirkuit Imola, Italia.
  • Seri 4 | 25-27 Mei | Sirkuit Donington Park, Inggris Raya.
  • Seri 5 | 8-10 Juni | Sirkuit Brno, Republik Ceko.
  • Seri 6 | 6-8 Juli | Sirkuit Misano, Italia.
  • Seri 7 | 14-16 September | Sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portugal.
  • Seri 8 | 28-30 September | Sirkuit Magny-Cours, Prancis.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Tiga pebalap Indonesia akan berpartisipasi dalam WSSP 300 2018, berikut jadwal lengkapnya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap muda Indonesia yang musim lalu melahap seluruh seri World Supersport [WSSP] 300 musim 2017 lalu, Ali Adrian kini tengah fokus pada persiapan WSSP di musim baru 2018.

Aktivitas Ali Adrian di Sesi Latihan_news (1)

Pada musim 2018 ini Ali Adrian dinilai lebih siap berkat pengalamannya di musim lalu, jadi secara persiapan Ali Adrian bersama tim telah mengetahui betul persiapan apa yang harus dilakukan baik di dalam Sirkuit maupun di luar Sirkuit . Untuk meraih hasil lebih baik dibanding musim lalu, Ali Adrian tengah berlatih secara intensif.

Aktivitas Ali Adrian di Sesi Latihan_news (3)

Pada hari Senin dan Rabu Ali Adrian latihan di Sirkuit Gokart Balai Kota Tangerang, Pada hari Kamis dan Jumat Ali Adrian berlatih fisik di ISMC, dan pada hari Jumat Ali Adrian berlatih di Sirkuit International Sentul Bogor Jawa Barat, dan biasanya saat pagi hari Ali Adrian olahraga sepeda di kawasan Bintaro Loop, sementara di waktu weekeendnya Ali Adrian menyempatkan diri untuk bertemu dengan komunitas motor.

Aktivitas Ali Adrian di Sesi Latihan_news (2)

Ali Adrian menyatakan, pada tahun 2018 ini hanya mengikuti satu Kejuaraan balap sata, yaitu WSSP 300. Alasanya adalah, dirinya ingin fokus mencari jam terbang dalam kejuaraan balap International tersebut, dan dirinya pun yakin bahwa akan meraih hasil lebih baik dari musim ke musim.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ali Adrian

Dalam masa sesi latihan, Ali Adrian mengisi dengan berbagai kegiatan.

READ MORE
<