eXtremeINA.com

Tag :FPTI

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Menteri Pemuda dan Olahraga [Menpora] Imam Nahrawi berkunjung ke venue Pelatihan Nasional [Pelatnas] Panjat Tebing Indonesia di kawasan kompleks Stadion Mandalakrida, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(1)

Dalam kunjungannya tersebut Imam Nahrawi sempat merasakan sensasi memanjat papan speed. Usai memanjat Menpora baru menyadari bahwa Panjat Tebing bukanlah olahraga yang mudah untuk ditaklukkan. Untuk menuju kualitas terbaik pada olahraga ini sangat dibutuhkan kerja keras, latihan yang sering, dan selalu fokus pada setiap kompetisi agar mencapai hasil yang diinginkan. “Sebenarnya saat memanjat saya ingin sampai ke atas, namun pada kenyataanya baru sampai tengah sudah tidak kuat dan harus melawan diri saya saya sendiri.”

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(2)

Menpora sempat menantang siapa pun yang ada di arena dan atlet untuk adu kecepatan dengannya. Namun, pada akhirnya ia mencoba menaklukkan wall speed itu sendiri. Menpora juga meminta saran para atlet tentang teknik memanjat. Beberapa atlet pun mencoba memberikan arahan.

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(3)

Selain itu Menpora pun berpesan, para atlet harus menyerasikan antara teknik, berat badan, emosi, dan kemauan. Menurutnya, hal itu merupakan kunci untuk mampu menaklukkan dinding panjat.

Menpora-Rasakan-Sensasi-Manjat-di-Mandala-Krida_news-(4)

Bisa dikatakan Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia cukup disegani di kawasan Asia, kehadiran Timnas di setiap kompetisi tidak hanya menyulitkan lawan-lawannya, namun mereka juga mampu bersaing untuk meraih gelar juara. Pada Asian Games 2018 yang digelar pada Agustus mendatang, Menpora pun sangat yakin TimNas mampu meraih 2 medali emas yang telah ditargetkan.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photo            : dok. PP FPTI

Menpora merasakan panjat dinding saat berkunjung ke Stadion Mandala Krida.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Hari Senin [12/03] Menteri Pemuda dadn Olahraga [Menpora] Imam Nahrawi berkunjung ke venue pelatihan nasional [Pelatnas] atlet Panjat Tebing Indonesia di Kompleks Stadion Mandalakrida, Yogyakarta.

Menpora-Optimis-Tim-Panjat-Tebing-Indonesia-Raih-2-Emas_news-(1)

Dalam kunjungannya tersebut, Menpora meninjau secara langsung kesiapan para atlet berlatih untuk menghadapi kejuaraan multi event Asian Games 2018, yang akan tersaji di bulan Agustus mendatang. Dengan bentuk latihan yang diterapkan para pelatih dan kemampuan yang dimiliki para atletnya, Imam Nahrawi sangat yakin Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia mampu meraih 2 medali emas yang sudah ditargetkan oleh pengurus pusat yaitu Federasi Panjat tebing Indonesia [FPTI].

Menpora-Optimis-Tim-Panjat-Tebing-Indonesia-Raih-2-Emas_news-(3)

“Sejauh pengamatan saya mereka telah berlatih dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan performa saat kompetisi dimulai. Saya pun akan terus memantau kelanjutannya, kita lihat hasil try out kedepannya akan seperti apa, dan saya yakin Panjat Tebing Indonesia akan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini,” papar Imam Nahrawi.

Menpora-Optimis-Tim-Panjat-Tebing-Indonesia-Raih-2-Emas_news-(2)

Asian Games 2018 kali ini menjadi lebih spesial karena digelar di negeri sendiri. Artinya, para atlet akan berlaga di hadapan masyarakat Indonesia dan keluarganya sendiri. Hal itu harus dimanfaatkan dengan baik. “Dengan kita menjadi tuan rumah, maka Ini harus jadi motivasi untuk menampilkan yang terbaik. Kita punya venue sendiri dan punya pengalaman beberapa kali jadi juara,” tambah Imam Nahrawi.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Menpora Imam Nahrawi merasa yakin Tim Panjat Tebing Indonesia akan raih 2 emas di Asian Games 2018.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Faisol Riza selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengingatkan para atlet untuk tidak lengah walaupun hanya dalam sesi latihan bersama dengan Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing China.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (3)

Timnas China sendiri berkunjung ke Indonesia selama 12 hari untuk mempersiapkan dirinya dalam mengikuti kejuaraan Asian Games 2018 nanti. Dalam latihan bersama antara Timnas Indonesia dengan Timnas China ini baru pertama kali diselenggarakan, dalam kesempatannya Ketua Umum PP FPTI menyampaikan, ”Latihan bersama ini pertama kalinya dilakukan sebelum dimulainya kejuaraan Asian Games 2018. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Timnas Indonesia bisa mengukur seberapa kuat lawan-lawan yang akan dihadapinya termasuk China.”

Ketua-Umum-FPTI-Ingatkan-Atlet-Agar-Tidak-Lengah_news-(2)

“Bisa dikatakan China memiliki atlet-atlet yang sangat kuat. Bila dilihat ke belakang Timnas Panjat Tebing China memiliki atlet yang pernah menjadi juara dunia secara berturut-turut. Selain itu China juga memiliki juara Youth Championship dan tiga anggota tim yang akan dipilih ke Youth Olympic di Argentina,” tambah Faisol.

Latihan bersama ini dinilai sangat efektif untuk Timnas Indonesia belajar dari Timnas Panjat Tebing China. Walalupun Indonesia unggul dari China dalam sesi latihan bersama, nyatanya Indonesia masih dianggap sebagai tim underdog di ajang Asian Games 2018 nanti.

Ketua-Umum-FPTI-Ingatkan-Atlet-Agar-Tidak-Lengah_news-(3)

Selain latihan bersama yang diadakan di kawasan Stadion Mandala Krida ,Yogyakarta, TimNas Panjat Tebing Indonesia akan mengadakan latihan di Rusia dan dua kota di China selama tiga minggu. Latihan yang akan dijalankan oleh Timnas Indonesia akan menjadi modal besar untuk mengasah mental dan juga kemampuan para atlet jelang Asian Games 2018.

Ketua-Umum-FPTI-Ingatkan-Atlet-Agar-Tidak-Lengah_news-(1)

Faisol juga memastikan, anggota skuat sekarang 80% telah pasti. FPTI hanya tinggal menentukan siapa saja yang akan masuk tim pertama dan kedua, atler utama dan kedua, serta untuk kombinasi siapa yang akan masuk tim utama atau kedua. Timnas Panjat Tebing Indonesia diharapkan bisa mendapatkan dua medali emas di Asian Games 2018 nanti.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photo             : dok. PP FPTI

Diharapkan Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia untuk tetap fokus hingga ajang Asian Games 2018 nanti.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Pada hari Selasa [27/02] di Kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta telah digelar simulasi terakhir Panjat Tebing Speed World Record perorangan antara Tim Nasional [Timnas] Indonesia dengan China.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (2)

Sangat mengejutkan dan luar biasanya, hasil yang diraih Timnas Indonesia lagi-lagi mampu unggul dari Timnas China baik di nomor Putra ataupun Putri. Namun yang paling hebat adalah atlet Indonesia mampu memecahkan rekor pribadi. Hal ini pun langsung disampaikan oleh pelatih Speed World Record Timnas Panjat Tebing Indonesia Hendra Basir, “Untuk putri, yang pecah rekor adalah Santi dengan 7,76 detik. Untuk putra ada Vedriq [5,71s dan Alfian pecah rekor dua kali yakni 5,42 detik dan 5,38 detik.”

Pelatih menambahkan, ”Hasil pecah rekor pribadi ini dipastikan belum menjamin hasil pada kejuaraan di pertandingan Asian Games 2018 dan beberapa kejuaraan lainnya. Namun dengan hasil ini atlet Indonesia tersebut akan lebih percaya diri menghadapi berbagai macam kejuaraan yang akan dihadapinya nanti.”

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (1)

Adapun hasil simulasi terakhir pada nomor Putra, Alfian menjadi juara dengan waktu 5,383 detik disusul Aspar yang menorehkan catatan waktu 5,78 detik. Abudzar menjadi juara ketiga [5,51 detik] setelah mengalahkan unggulan China Zhong Qixin [6,04 detik].

Untuk nomor Putri, dimenangkan Aries dengan 7,21 detik, disusul Santi dengan 9,24 detik. Posisi ketiga diraih Rajiah dengan 8,45 detik setelah mengalahkan Puji yang mencatatkan waktu 9,05 detik.

Atlet Indonesia Pecahkan Rekor di Simulasi Terakhir Panjat Tebing_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil mencatat rekor baru di simulasi Panjat Tebing.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com    Akhir pekan lalu tepatnya di hari Sabtu [24/02] Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia sukses mengungguli Timnas Panjat Tebing dalam simulasi Speed Relay yang diselenggarakan di venue Panjat Tebing, kompleks Stadion Mandala.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (1)

Pada kesempatannya pelatih Speed World Record Indonesia bernama Hendra Basir menyampaikan, “Dalam Simulasi Speed Relay di nomor Putri, Timnas Indonesia A mampu mencatatkan waktu 25,52 detik, yang sukses unggul dari Timnas China B dengan catatan waktu 26,82 detik. Peringkat ketiga berhasil diraih oleh Timnas Indonesia B dengan torehan waktu 27,29 detik.”

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (2)

Untuk nomor relay Putra, juara pertama berhasil diraih oleh Timnas Panjat Tebing Indonesia A dengan catatan waktu 18,59 detik, peringkat kedua diraih oleh Timnas China A dengan waktu 19,59 detik, untuk peringkat ketiga berhasil diraih oleh Timnas Indonesia B dengan waktu 18,32 detik.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (3)

“Sejatinya hasil ini sudah saya analisa sejak awal pertandingan, karena Timnas China masih dalam tahap penyesuaian. Ini adalah awal kami bertemu sebelum kami berhadapan di kejuaraan Asian Games 2018,” tambah Hendra Basir.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (4)

Sebelumnya dalam simulasi Speed World Record, untuk nomor putri, Puji unggul di final dengan catatan waktu 9,38 detik dan mengalahkan Aries yang menorehkan waktu 10,35 detik. Nurul menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Billah dengan catatan waktu 8,08 detik.

Timnas Panjat Tebing Indonesia Sukses Ungguli Timnas China_news (5)

Untuk nomor putra, dimenangkan Sabri dengan catatan waktu 5,62 detik dan mengalahkan Abudzar yang mencatatkan waktu 8,12 detik. Posisi ketiga ditempati Alfian.

Text                : Bambang Vidiatmoko / PP FPTI

Photos           : dok. PP FPTI

Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil menggungguli Tim Nasional China dalam simulasi Speed Relay.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] terus berkoordinasi dengan INASGOC selaku panitia penyelenggara Asian Games 2018, untuk kembali menggelar test event cabang olahraga [cabor] Panjat Tebing di kawasan Jakabaring Sport City [JSC], Palembang.

Hasil Lomba Panjat Dinding Nasional 4 Jember_news (5)

Sebelumnya test event cabor Panjat Tebing Asian Games 2018 sendiri telah diselenggarakan di Cikole, Bandung Barat, Jawa Barat, 6-10 September 2017. Namun nampaknya test event tersebut dinilai tidak efektif, mengingat dalam test event tersebut diselenggarakan bukan di venue aslinya dan peserta hanya diikuti oleh Atlet Nasional saja. Saat ini pembangunan venue Panjat Tebing untuk Asian Games 2018 tengah dibangun di Jakabaring, Palembang. Jika venue tersebut sudah rampung pada waktu yang ditentukan maka test event tersebut dapat diselenggarakan sesuai yang diinginkan.

Hasil Lomba Panjat Dinding Nasional 4 Jember_news (4)

Venue tersebut ditargetkan rampung pada bulan Mei 2018, sementara itu sudah masuk bulan puasa. Maka yang jadi bahan pertimbangan adalah apakah efektif menyelenggarakan test event saat bulan puasa.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Hal ini disampaikan langsung oleh Divisi Sekretaris Umum dari PP FPTI Sapto Hardiono, “PP FPTI terus berkoordinasi dengan INASGOC untuk membahas test event cabor Panjat Tebing yang nanti akan digelar di kawasan Jakabaring, Palembang. Selain itu kami juga harus mempertimbangkan bulan puasa yang akan masuk di bulan Mei.”

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Test event ini sangatlah penting bagi berbagai aspek mulai dari melihat kesiapan panitia, melihat kesiapan venue dan fasilitas pendukungnya, mengetahui seberapa kurangkah persiapannya, memprediksi calon lawan yang akan dihadapi, dan sebagai bahan try out bagi Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia.

#AsianGames2018 #championship #climbing #eXtremeINA #eXtremeINAdotcom #extremesports #extremesportsindonesia #FPTI #Indonesia #INASGOC #wallclimbing #urban

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

FPTI melakukan koordinasi dengan INASGOC, untuk kembali mengadakan test event.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Menyiapkan venue dengan fasilitas terbaik adalah salah satu syarat atau tolak ukur kesuksesan pihak penyelenggara dalam menyuguhkan sebuah event. Hal inilah yang tengah dipersiapkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] yang bekerja sama dengan INASGOC selaku pihak panitia Asian Games 2018.

Venue-Panjat-Tebing-Asian-Games,-Rampung-Mei-2018_news

Keduanya tengah berkolaborasi guna memberikan venue serta kebutuhan fasilitas lainnya untuk cabang olahraga [cabor] Panjat Tebing yang rencananya akan digelar di kawawasan Jakabaring Sport City [JSC] Palembang. Jika diperhatikan sudah banyak venue dari cabor-cabor lainnya yang sudah jadi atau tinggal mengerjakan finishing saja, akan tetapi venue dari cabor Panjat Tebing ini baru ada aktivitas.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Hal ini pun disampaikan langsung oleh Divisi Sekretaris Umum dari PP FPTI Sapto Hardiono yang mengatakan, ”Alhamdullilah aktivitas pembangunan venue Panjat Tebing untuk Kejuaraan Asian Games 2018 sudah ada. Bahan yang dibutuhkan sudah terkirim terhitung sejak Selasa [06/02] lalu, dan diprediksi akan tiba pada Kamis [22/02] nanti, pengiriman pertama ini untuk sarana nomor lomba Speed. Untuk fasilitas pendukung lainnya juga mulai dikerjakan seperti penambahan gudang, pembuatan ruang karantina, serta renovasi gedung sekretariatan.”

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

“Guna mencapai hasil yang maksimal kami terus berkoordinasi dengan LPDUK dan Pengprov Sumatra Selatan. Venue dari cabor Panjat Tebing ini akan ditargetkan rampung pada bulan Mei, sementara untuk fasilitas pendukung lainnya akan ditargetkan rampung pada bulan Juni,” tambah Sapto Hardiono.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

#AsianGames2018 #championship #climbing #eXtremeINA #eXtremeINAdotcom #extremesports #extremesportsindonesia #FPTI #Indonesia #INASGOC #wallclimbing #urban

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

Diperkirakan venue Panjat Tebing untuk Asian Games 2018 akan selesai pada bulan Mei 2018 nanti.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Bisa dikatakan olahraga Panjat Tebing di Indonesia belum begitu popular, mungkin fenomena ini dikarenakan sarana dan prasarana seperti venue Panjat Tebing yang belum banyak tersebar di penjuru Tanah Air.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Namun satu hal yang perlu diketahui, bersama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] selaku induk dari olahraga Panjat Tebing di Indonesia, para atlet terbaiknya telah meraih banyak kesuksesan di berbagai kejuaraan Internasional.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Beberapa prestasi terbarunya adalah para atlet Panjat Tebing Indonesia telah meraih 3 medali emas, 3 perunggu, dan 1 perak pada kejuaraan Panjat Tebing Asia di bulan November 2017 lalu yang dipertandingkan di Iran. Masih di bulan yang sama atlet Indonesia kembali meraih 2 medali emas pada kejuaraan dunia Panjat Tebing di China untuk nomor lomba Speed.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Sadar akan tidak populernya olahraga Panjat Tebing di Indonesia, pengurus besar FPTI memiliki strategi jitu yang dinilai efektif membangun olahraga ekstrem ini dengan lebih baik lagi. Caranya adalah FPTI tidak melulu untuk menggelar kejuaraan Panjat Tebing baik di tingkat daerah ataupun nasional, strategi lainnya adalah FPTI selalu mendorong Pemerintah Daerah hingga ke tingkat kabupaten kota di seluruh penjuru Tanah Air untuk membangun sarana dan prasana pendukung olahraga Panjat Tebing.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

Cabang olahraga Panjat Tebing sendiri akan diperlombakan dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018. Dengan begitu dipastikan olahraga ini akan semakin popular, dan diharapkan akan semakin banyak anak-anak muda yang mulai menggeluti olahraga Panjat Tebing. Diprediksi para atlet terbaik Indonesia dari cabang olahraga Panjat Tebing akan mampu meraih prestasi dan mengumpulkan pundi-pundi medali untuk Indonesia.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. FPTI

Demi meningkatkan minat panjat tebing di Indonesia, FPTI kerap mendorong pembangunan sarana hingga tingkat daerah.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Didukung oleh INASGOC Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] telah menyelenggarakan test event cabang Panjat Tebing pada tanggal 6-10 September 2017 yang lalu di kawasan Cikole, Bandung, Jawa Barat.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (1)

Namun fenomenanya adalah test event tersebut dinilai tidak efektif lantaran venue perlombaan Panjat Tebing Asian Games 2018 yang sesungguhnya ada di Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, selain itu atlet pelatnas dan peserta dari Asia tidak ada yang mengikuti test event Panjat Tebing tersebut. Alasan test event Panjat Tebing digelar di Cikole, Bandung lantaran venue di JSC Palembang tersebut belum dibangun, sementara ketidakhadiran atlet pelatnas dalam terst event tersebut dikarenakan mereka tengah mengikuti kejuaraan Panjat Tebing di luar negeri.

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(4)

Hingga saat ini renovasi venue Panjat Tebing Asian Games 2018 di kawasan JSC Palembang ini belum mengalami proses apapun. Namun Sapto Hardiono selaku Sekretaris Umum dari Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] mengatakan “Apapun yang terjadi diharapkan venue rampung pada bulan Februari 2018 mendatang, agar pelatnas dapat masuk pada bulan Maret. Sementara untuk rencana test event cabor Panjat Tebing akan kembali diselenggarakan pada bulan April 2018 mendatang.”

Raih-13-Medali-Tim-Jawa-Timur-Raih-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(2)

FPTI sendiri menargetkan atletnya mampu meraih 2 medali emas di nomor Speed di ajang Asian Games 2018. Nomor inilah yang menjadi unggulan atlet-atlet Indonesia, negara Asia lainnya pun memastikan Indonesia sebagai lawan yang sulit dan cukup diperhitungkan.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

FPTI rencanakan akan mengadakan test event di Palembang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Dalam kejuaraan multi event Asian Games 2018, ada beberapa cabang olahraga [cabor] yang menjadi unggulan Indonesia untuk mengumpulkan pundi-pundi medali. Salah satunya adalah cabang olahraga Panjat Tebing.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (4)

Bisa dikatakan cabor Panjat Tebing dalam kejuaraan Asian Games 2018 mendatang, Tim Nasional [Timnas] Indonesia cukup diperhitungkan. Hal kecil yang membuktikannya adalah pada kejuaraan Panjat Tebing tingkat Asia pada bulan November 2017 yang lalu di Iran, Timnas Indonesia mampu meraih 3 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu yang semuanya didapat dari nomor lomba speed.

Panjat Tebing di Indonesia, Belum Berkembang Menyeluruh_news (1)

Masih pada bulan yang sama, pada kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang diselenggarakan di China, Timnas Indonesia mampu membawa pulang 2 medali perak yang datangya juga dari nomor lomba Speed. Khusus pada Kejuaraan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta-Palembang, Federasi panjat Tebing Indonesia [FPTI] selaku induk organisasi Panjat Tebing di Indonesia menargetkan para atletnya untuk meraih 2 emas pada nomor lomba Speed.

MENPORA-Sempatkan-Cek-Kesiapan-Kejurnas-Panjat-Tebing-XVI_news-(3)

Walaupun Timnas Panjat Tebing Indonesia cukup diperhitungkan di ­­tingkat Asia, namun bukanlah pekerjaan mudah untuk meraih medali emas begitu saja. Pasalnya Timnas Iran, China, dan Jepang yang notabennya adalah tim kuat siap memberikan kejuatan dalam ajang Asian Games 2018. Namun tidak hanya itu saja, diperkirakan Tim dari negara lainnya juga tengah mempersiapkan diri guna meraih hasil maksimal dalam kejuaraan tersebut.

Jawa Tengah Kuasai Nomor Speed Kejurnas Panjat Tebing XVI_news (2)

Begitupun dengan Timnas Panjat Tebing Indonesia yang tengah mempersiapkan dirinya dengan mengadakan Training Camp di Rusia, untuk meraih target di Asian Games 2018. Harapan FPTI adalah, para atlet pelatnas dan juga pelatih dapat menimba ilmu disana, karena telah diketahui bahwa Rusia memiliki juara-juara dunia Panjat Tebing.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Dok. FPTI

Menelaah kekuatan Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2018 nanti.

READ MORE
<