eXtremeINA.com

Tag :Mixed Martial Arts

eXtremeINA.com  Banyak masyarakat awam beranggapan bahwa menggeluti dunia seni bela diri sama saja mempelajari ilmu kekerasan. Hal ini memang tidak dipungkiri, pasalnya dalam seni beladiri diajarkan bagaimana cara memukul, menendang, menyerang, menghindar, serta menangkis serangan lawan. Namun jika dipelajari betul akan makna seni beladiri, justru banyak manfaat yang banyak bisa kita dapat.

Manfaat Yang Didapat Saat Berlatih Beladiri_feature (2)

Sejatinya ilmu beladiri mengajarkan pelakunya dalam sebuah kesabaran, disiplin, dan kecerdasan yang tertanam dalam diri seseorang tanpa disadari. Pada beberapa perguruan seni beladiri pun mulai mengajarkan filosofi yang terkandung dalam setiap jurus-jurus yang dipelajarinya, hingga filosofi tersebut masuk dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah manfaat berlatih beladiri :

  • Sebagai Sarana Membela Diri. Tujuan utama beladiri adalah selamat. Terkadang sebuah konflik atau kejahatan bisa dihindari ketika lawan atau pelaku kejahatan mengurungkan niat nya untuk berhadapan dengan kita karena emosi mereka menurun atau menjadi segan,  jika kita menghadapinya dengan tenang dan percaya diri. Namun jika konflik tidak bisa dihindari, setidaknya kita sudah siap untuk menghadapinya dengan apa yang sudah kita pelajari.
  • Sebagai Sarana Beladiri. Seperti halnya manfaat olahraga yang lain. Berlatih beladiri secara teratur sama manfaatnya dengan berolahraga secara teratur, pastinya akan meningkatkan kebugaran, karena otot yang ada akan terlatih untuk bergerak dan membuat tubuh menjadi lebih sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh dan tidak mudah sakit. Gerakan-gerakan tertentu, terutama yang menggunakan unsur kecepatan, turut memacu fungsi jantung dan paru-paru. Sehingga peredaran darah dan nafas kita akan lebih lancar, seperti kita mengikuti gerakan olahraga senam aerobik dan gym.

Manfaat Yang Didapat Saat Berlatih Beladiri_feature (1)

  • Membuat Otot Kuat dan Tubuh Fleksibel. Gerakan memukul, menendang, merunduk, melompat dan lainnya seringkali diterapkan dalam seni bela diri. Gerakan lainnya seperti gerakan berlari, sit up, push up, berjalan juga jongkok, semua itu bisa melatih kita agar menjadi lebih kuat, cekatan, tangkas, cepat, terutama untuk kekuatan otot yang kita miliki.
  • Meningkatkan Rasa Percaya Diri. Ketika kita merasa mempunyai kemampuan lebih maka akan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Disamping itu memang dalam perguruan beladiri umumnya kita dilatih dan dikondisikan agar rasa percaya diri serta keberanian kita muncul, jika kita tidak mempunyai rasa percaya diri akan susah rasanya meraih apa yang kita ingin dan kita capai.
  • Meningkatkan kedisiplinan. Berlatih beladiri melatih kedisiplinan anda. Hal ini karena berlatih beladiri memerlukan serangkaian latihan yang rutin dan terus-menerus. Bila anda jarang latihan maka gerakan anda juga akan tidak segera sempurna. Dan bahkan jika anda jarang latihan maka tubuh anda juga akan susah untuk menyesuaikan. Berlatih beladiri yang paling baik adalah secara rutin dan terus menerus. Dengan berlatih beladiri secara rutin dan terus menerus secara disiplin maka penguasaan teknik-teknik beladiri akan segera didapat. Selain itu kedisiplinan berlatih beladiri ini juga akan memberikan efek kedisiplinan dalam keseharian seorang praktisi beladiri. Tercerminnya kedisiplinan dalam keseharian inilah nilai plus dari berlatih beladiri.

Manfaat Yang Didapat Saat Berlatih Beladiri_feature (3)

  • Melatih Kesabaran. Pastinya berlatih beladiri memerlukan mengulang-ngulang gerakan yang sama sebanyak mungkin. Mengulang-ulang gerakan yang sama sebanyak mungkin ini bertujuan untuk mendapatkan kesempurnaan teknik gerakan. Sehingga anda akan berlatih untuk bersabar. Bila anda tidak bersabar mengulang-ulang gerakan yang sama, maka sulit sekali untuk mencapai target kesempurnaan teknik gerakan tersebut.
    Untuk mendapatkan kesempurnaan gerakan maka diperlukan proses latihan berulang-ulang. Dengan berlatih beladiri, maka anda akan mendapatkan sifat sabar dan menghargai suatu proses.
  • Melatih Penguasaan Diri. Praktisi beladiri yang sudah berpengalaman akan mampu mengatur dan menguasai diri. Praktisi beladiri mampu membuat dirinya tidak terlalu percaya diri secara berlebihan dan juga tidak merasa rendah diri. Praktisi beladiri tidak akan pernah terbawa emosi karena dia mampu menguasai diri. Praktisi beladiri tahu bahwa emosi adalah awal dari pancingan untuk lepas kendali diri hingga tidak mampu menguasai diri.
  • Sportif Bagi Diri. Praktisi bela diri akan memiliki sifat sportif. Dalam berlatih beladiri seorang praktisi akan banyak mengatahui sejauh mana kemampuan dirinya. Seorang praktisi beladiri akan mengetahui dan bisa menilai kemampuan orang lain serta tidak merendahkan mereka. Hal ini karena seorang praktisi beladiri banyak berlatih dengan lawan tanding [sparring partner] yang memiliki berbagai macam kemampuan. Seorang praktisi beladiri sejati akan mengakui kelebihan lawan tanding dan menjadikannya motivasi bagi dia untuk terus berlatih supaya lebih baik lagi kemampuannya, begitu juga dalam kehidupan sehari-hari kita, pastinya tidak akan luput dari masalah yang akan dihadapi.

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Banyak masyarakat awam beranggapan bahwa menggeluti dunia seni bela diri sama saja mempelajari ilmu kekerasan.

READ MORE

eXtremeINA.com  Mixed Martial Arts [MMA] adalah satu dari sekian banyak olahraga seni beladiri yang sangat ekstrem. Walaupun tergolong ekstrem, namun nyatanya MMA telah berkembang pesat di dunia bahkan di Indonesia sekalipun. Banyak masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan baik pria ataupun wanita telah menggeluti seni beladiri yang kabarnya dipopulerkan oleh Bruce Lee ini.

Sebelum benar-benar terjun lebih dalam untuk berlatih MMA alangkah baiknya jika seorang pemula mengenal dasar-dasar pengetahuan dalam seni beladiri ini, yang salah satunya adalah mengetahui teori gerakan apa saja yang diharamkan dalam sebuah pertandingan MMA. Berikut adalah informasinya :

  • Serangan ke arah belakang kepada dan tulang punggung. Dalam pertandingan MMA wasit selalu memperingati pada kedua petarung untuk tidak melakukan kontak serangan ke bagian tersebut. Sering kita lihat dalam laga MMA nya. Saat bertarung jika ada lawan yang dengan sengaja atau tidak melakukan gerakan tersebut maka wasit akan menegurnya, bahkan mengurangi poin dan mendiskualifikasi.
  • Mencolok mata. Memang sangat berakibat fatal dalam pertandingan, bisa menyebabkan kebutaan dan gangguan pada pandangan. Biasanya gerakan tersebut tanpa sengaja terjadi saat lawan melakukan serangan pukulan ke arah kepala dengan berbagai posisi tapi dengan kondisi kepalan tangan yang kurang sempurna, atau hal ini juga terjadi karena menghalau serangan dengan memposisikan tangan lurus ke depan sebagai pengantisipasian jarak lawan.

  • Menggigit lawan. Gerakan ini sebenarnya sangat ilegal dan membuat risih sang lawan serta membuat lawan merasakan kesakitan jika digigit pada bagian tertentu misalnya saja telinga, saya ingat pada kasus Mike Tyson yang berhadapan dengan Evander Holyfield di ronde ketiga yang menggigit telinga Holyfield, gerakan ini dianggap curang dan tidak sportif sehingga Mike Tyson dinyatakan diskualifikasi, begitupun dengan MMA sama halnya.
  • Menyerang ke arah tenggorokan. Jika hal ini terjadi maka pertandingan akan segera dihentikan dan lawan akan segera dikurangi angka atau diskualifikasi. Karena dengan sengaja ataupun tidak sengaja karena telah melakukan gerakan ilegal terhadap lawan.
  • Melempar lawannya keluar ring pertandingan. Ini sudah sangat jelas melakukan tindakan yang sangat tidak sportif dan melakukan tindakan sangat mungkin untuk didiskualifikasi.

Mixed Martial Arts adalah satu dari sekian banyak olahraga seni beladiri yang sangat ekstrem. Walaupun tergolong ekstrem, namun pada kenyataanya Mixed Martial Arts atau MMA telah berkembang pesat didunia bahkan di Indonesia sekalipun. Banyak masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan baik pria ataupun wanita telah menggeluti seni bela diri yang kabarnya di populerkan oleh Bruce Lee ini.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

 

 

eXtremeINA.com  Mixed Martial Arts [MMA] adalah satu dari sekian banyak olahraga seni beladiri yang sangat ekstrem. Walaupun tergolong ekstrem, namun nyatanya MMA telah berkembang pesat di dunia bahkan di Indonesia sekalipun. Banyak masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan baik pria ataupun wanita telah menggeluti seni beladiri yang kabarnya dipopulerkan oleh Bruce Lee ini. Sebelum benar-benar terjun […]

READ MORE

eXtremeINA.com        Menurut aturannya Mixed Martial Arts dapat didefinisikan sebagai pertarungan tanpa senjata, dengan kata lain pertarungannya mengkombinasikan berbagai macam cabang bela diri. Pertarungan pada Mixed Martial Arts ini menggunakan pergumulan, kuncian, tendangan, pukulan, dan beberapa teknik bela diri lainnya. Kompetisi bertarung minim aturan semacam MMA telah diadakan semenjak zaman Yunani kuno. Pada saat itu, terdapat pertandingan tarung yang disebut pankration atau kekuatan penuh. Di dalam pankration terdapat beberapa aturan, yaitu tidak diperbolehkan untuk menggigit, mencolok mata lawan, dan memukul alat vital lawannya.

Mengenal Sejarah Bela Diri Mix Martial Arts_feature (2)

Pankration merupakan pertandingan yang cukup populer pada zamannya. Hal tersebut terlihat dari dilibatkannya ajang tarung tersebut dalam Olimpiade tahun 648SM. Disamping itu, aplikasi dari pankration terlihat cukup luas. Beberapa pakar menganggap bahwa sistem bertarung pankration dapat dipraktikan oleh tentara Yunani di medan perang. Tradisi pertandingan pankration menyebar Asia dan Romawi kuno. Di Romawi kuno, pankration berevolusi menjadi pertandingan gladiator. Dalam pertandingan gladiator, peserta berusaha membunuh dan melukai lawan tandingnya dengan berbagai senjata.

Mengenal Sejarah Bela Diri Mix Martial Arts_feature (1)

Tradisi gladiator berhenti ketika kekristenan berkembang di Romawi kuno. Oleh otoritas moral kristen pada zaman tersebut, gladiator dianggap sebagai pertandingan yang merusak moral dan merupakan perwujudan dari tradisi kaum pagan. Sementara itu, di Asia, penyebaran pankration dipengaruhi oleh Alexander Agung yang mempunyai kebiasaan untuk merekrut atlet menjadi prajurit. Penyebaran tersebut terjadi ketika Alexander Agung pergi menaklukan India. Lebih jauh lagi, pankration berkembang di India, dan kemudian, oleh biksu pengembara disebarkan ke daratan Tiongkok. Oleh karena itu, pankration diperkirakan merupakan induk dari berbagai bela diri tradisional Asia seperti wushu, judo, dan karate.

Mengenal Sejarah Bela Diri Mix Martial Arts_feature (3)

Beberapa pakar MMA modern menyebut bahwa Bruce Lee sebagai pelopor konsep MMA. Sebagai praktisi seni bela diri, Bruce Lee menerapkan sebuah filosofi bertarung, dimana mengkombinasikan gerakan dari aliran bertarung yang berbeda dapat memberikan keunggulan bagi petarung. Filosofi ini terangkum dalam sebuah aliran yang dinamakan “Jeet Kune Do” oleh Bruce Lee. Dia juga berpendapat bahwa petarung yang baik mampu beradaptasi dengan gaya bertarung milik lawannya. Peran Bruce Lee sebagai pelopor konsep MMA diketahui oleh Presiden UFC, Dana White, yang menyebut Bruce Lee sebagai Bapak MMA.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos            : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com        Menurut aturannya Mixed Martial Arts dapat didefinisikan sebagai pertarungan tanpa senjata, dengan kata lain pertarungannya mengkombinasikan berbagai macam cabang bela diri. Pertarungan pada Mixed Martial Arts ini menggunakan pergumulan, kuncian, tendangan, pukulan, dan beberapa teknik bela diri lainnya. Kompetisi bertarung minim aturan semacam MMA telah diadakan semenjak zaman Yunani kuno. Pada saat itu, terdapat pertandingan […]

READ MORE
<