eXtremeINA.com

Tag :North Sumatra

eXtremeINA.com  Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Uniknya adalah pantai di Indonesia dapat dinikmati oleh peselancar untuk bermain surfing di sepanjang tahun, dan fenomenanya ini hanya ada di Indonesia saja. Bahkan di Hawaii lokasi yang banyak melahirkan surfer dunia pantainya hanya dapat dinikmati beberapa musim saja.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (2)

Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah Pantai Lagundri dan Pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatra Utara. Jarak antara Pantai Lagundri dan Pantai Sorake hanya berkisar 2 km saja. Tidak hanya surfer lokal saja, para surfer dunia pun sangat mengidamidamkan dapat surfing di lokasi ini. Selain pemandangan yang indah dua pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat, yang mencapai 7 hingga 10 meter dengan lima tingkatan, selain itu panjang daya dorong ombak dipantai ini dapat mencapai 200 meter.

Nias-Miliki-2-Pantai-Yang-Eksotis-Untuk-Surfing_feature-(5)

Pantai Saroke adalah surga bagi peselancar dan terletak di mulut Teluk Lagundri. Pada musim puncak, pantai ini dikunjungi oleh peselancar dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk naik ini gelombang tinggi dan menikmati pantai berpasir putih yang panjang. Gelombang tinggi dan gulungan di pantai ini telah disebut-sebut gelombang kedua yang paling sempurna setelah Hawaii. Ini mungkin tidak diragukan lagi disebabkan oleh tinggi gelombang mencapai hingga 15 meter, dan lima tingkat gelombang yang sulit untuk ditemukan di pantai lain. Popularitas gelombang dan pemandangan sekitarnya yang menawan telah menyebabkan pantai ini menjadi tujuan terkenal di seluruh dunia. Beberapa kompetisi surfing internasional telah diadakan di sini. Sepanjang pantai juga rumah-tetap siap untuk menampung pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Saroke.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (4)

Pantai Lagundri adalah pantai berpasir putih yang terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari Teluk Dalam. Pantai ini berbatasan langsung dengan pantai Sorake. Sama seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri juga tujuan peselancar favorit meskipun gelombang yang tidak setinggi di Sorake. Karena gelombang yang lebih rendah, Lagundri lebih cocok untuk kegiatan seperti berenang, berjemur di atas pasir putih yang halus, dan snorkeling, meskipun banyak berselancar masih dilakukan di sini juga. Beberapa atraksi khusus ke pantai ini adalah menyelam dan snorkeling, di sini kaya akan ikan hias yang indah.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (1)

Pantai Lagundri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing, pasalnya lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar sebuah kompetisi surfing baik itu tingkat Nasional maupun International. Salah satu kompetisi surfing yang terkenal di lokasi ini adalah Nias Open, dalam kompetisi ini banyak sekali surfer mancanegara yang ikut serta dan berlomba untuk menaklukkan dahsyatnya ombak Pantai Landugri.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Rifat Sungkar bekerjasama dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia [MMKSI] resmi memperkenalkan mobil teranyarnya, yaitu Mitsubishi Xpander AP4 Concept tepat di hari pembuka ajang Indonesia International Motor Show [IIMS] 2019 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada [25/4].

Xpander AP4 sendiri merupakan sebuah konsep mobil yang diciptakan dari buah pemikiran Rifat yang berangan-angan untuk membuat mobil low-MPV 7 seater menjadi suatu kendaraan kompetisi yang atraktif. Untuk mewujudkannya, Rifat menjalin kerja sama dengan modifikator digital berbakat, Yoga Budi Widiantoro, yang sukses membuat konsep Xpander AP4 dalam bentuk 3D.

“Mobil ini begitu inspiratif bagi saya karena Mitsubishi punya sejarah penting di ajang motorsport dunia. Bahkan impresi saya ketika mencoba Xpander pertama kali di Jepang 2,5 tahun yang lalu sangat baik terutama dalam hal handling dan suspensi,” ungkap Rifat.

Melihat bodi Xpander yang begitu ideal juga membuat Rifat berpikir untuk melakukan pengembangan dari arah modifikasi untuk bisa menyerupai konsep AP4. Rifat mengaku garis bodi yang modern dengan aerodinamika yang maksimal menjadikan Xpander memiliki struktur yang ideal. “Dari awal saya menimbang mobil ini juga memiliki distribusi bobot depan belakang yang seimbang, sehingga saya sangat yakin mobil untuk menjadikan mobil ini sebagai konsep AP4 di Indonesia.”

Sebagai Ketua Komisi Rally IMI Pusat, Rifat terus beradaptasi dengan perkembangan regulasi dunia dan konsep modern seperti AP4 yang memperbolehkan sebuah kendaraan keluarga seperti Xpander bisa menjadi kendaraan kompetisi dengan regulasi yang telah diatur sedemikian rupa. Regulasi yang dimaksud meliputi kesetaraan struktur suspensi dan kontrol mesin yang digunakan.

Dengan mengusung konsep AP4, perawatan mobil ini juga menjadi lebih terjangkau karena spare parts yang lebih mudah didapatkan dan juga dapat menggunakan spare partsdari peserta sesama pengguna AP4.

Text & Photo : karyaKU

Edited by       : Ihsan Rizaldi Raz

Rifat Sungkar dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia resmi memperkenalkan mobil teranyarnya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Beberapa waktu terakhir kelas AP4 dalam kancah reli mulai sering diperbincangkan, secara khusus di wilayah Asia Pasifik. Namun apa sebenarnya kelas AP4 tersebut dan bagaimana asal usulnya sehingga saat ini mulai menarik minat banyak pereli?

AP4 merupakan sebuah mobil yang dicanangkan oleh Motorsport New Zealand [MSNZ] dan Confederation of Australia Motorsport [CAMS]—selaku induk olahraga otomotif di kedua negara tersebut—pada 2015 silam. Awalnya, AP4 diciptakan untuk menjadi alternatif karena mobil reli berjenis R5 [spesifikasi World Rally Championship] terlampau mahal.

Maka dari itu dapat dikatakan bahwa konsep AP4 lebih menitikberatkan pada penekanan biaya produksi yang jauh lebih ekonomis ketimbang mobil-mobil reli berspesifikasi lebih tinggi. “Dengan menggunakan konsep AP4, para pelaku industri reli dapat menekan biaya produksi berkali lipat lebih murah karena basis yang digunakan adalah mobil harian yang saat ini beredar masif di pasaran,” ungkap Rifat Sungkar selaku Ketua komisi Rally IMI Pusat.

Beberapa faktor yang membuat AP4 lebih terjangkau adalah karena menggunakan mesin, gearbox, serta suspensi yang sama untuk seluruh bodi mobil. Dengan kata lain, bodi mobil dari berbagai merek tetap dapat menggunakan mesin, gearbox, serta suspensi yang sama. Konsep ini akan membuat seluruh mobil AP4 dapat sharing spare part yang sama antar sesama tim saat kompetisi reli berlangsung.

“Komisi Rally bersama dengan komunitas rally terus mensosialisasikan kelas AP4 ini sebagai penawar bagi mereka yang ingin mencicipi keseruan olahraga rally di level internasional. Dengan adanya AP4 ini sangat memungkinan pereli Indonesia untuk berlaga di ajang reli internasional,” tambah Rifat.

Mobil berjenis AP4 ini dapat dikatakan sebagai wajah baru mobil reli di indonesia yang menggantikan kendaraan-kendaraan grup R yang sudah berusia lebih dari 10 tahun. Sebagai catatan juga, mobil-mobil reli jenis AP4 mendapatkan lisensi untuk berlomba di kejuaraan internasional, seperti reli Australia, reli Selandia Baru, reli Asia-Pasifik.

Text & Photos : karyaKU

Edited by         : Ihsan Rizaldi Raz

Beberapa waktu terakhir kelas AP4 dalam kancah reli mulai sering diperbincangkan, secara khusus di wilayah Asia Pasifik.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Ajang reli bertaraf internasional, Asia Pacific Rally Championship [APRC] 2019 akan digelar di kawasan perkebunan sawit Rambung Sialang Hilir, Medan, Sumatera Utara pada 27 dan 28 Juli mendatang.

Jadwal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Ketua Komisi Rally IMI Pusat, Rifat Sungkar. “Saya sebagai ketua komisi rally menyampaikan bahwa APRC di Medan akan digelar tepatnya pada 27 dan 28 Juli 2019. Jadwal ini merupakan tanggal yang telah diperbarui setelah sebelumnya sempat beredar kabar akan digelar pada 7 Juli,” ungkap Rifat.

Dengan perubahan jadwal ini diharapkan persiapan dalam segala aspek menjadi semakin matang, terutama untuk pemeliharaan lintasan sejauh 160 km yang akan menjadi jarak tempuh para pereli yang ikut bertanding. “Pengunduran ini menjadi waktu tambahan bagi Indonesia selaku tuan rumah untuk semakin matang dalam menyelenggarakan kejuaraan internasional sekelas APRC yang memang sudah dinanti-nantikan oleh para pecinta reli,” tambah Rifat.

Ajang APRC Medan juga sekaligus memperlombakan dua putaran Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Reli 2019, di mana putaran 1 berlangsung di hari Sabtu [27 Juli] dan putaran 2 di hari Minggu [28 Juli].

Saat ini pun sudah tercatat ada tiga peserta mancanegara—berasal dari Australia dan Selandia Baru—yang akan turut meramaikan jalannya APRC Medan. Rifat berharap, “Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kebangkitan rally Indonesia dengan adanya keikutsertaan peserta mancanegara akan membuat komunitas rally nasional dapat menjalin hubungan yang positif sehingga ke depan bisa menjalin kerja sama yang semakin baik.”

Bagi para pereli yang akan melakukan pendaftaran APRC Medan dapat menghubungi Sekretariat IMI Sumatera Utara [+6261 452 0672] yang berlokasi di Jl. Taruma No. 52, Medan 20112

Text                : karyaKU

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Ajang balap reli APRC 2019 akan digelar di Sumatera Utara pada 27 dan 28 Juli mendatang.

READ MORE

eXtremeINA.com  Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Uniknya adalah pantai di Indonesia dapat dinikmati oleh peselancar untuk bermain surfing di sepanjang tahun, dan fenomenanya ini hanya ada di Indonesia sja. Bahkan di Hawaii lokasi yang banyak melahirkan para surfer dunia pantainya hanya dapat dinikmati beberapa musim saja.

Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan kota Nias Selatan, Sumatra Selatan. Jarak antara pantai Lagundri dan pantai Sorake hanya berkisar 2 km saja. Tidak hanya surfer lokal saja, para surfer dunia pun sangat mengidamidamkan dapat surfing di lokasi ini. Selain pemandangan yang indah dua pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat, yang mencapai 7-10 meter dengan lima tingkatan, selain itu panjang daya dorong ombak dipantai ini dapat mencapai 200 meter.

Pantai Saroke adalah surga bagi peselancar dan terletak di mulut Teluk Lagundri. Pada musim puncak, pantai ini dikunjungi oleh peselancar dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk naik ini gelombang tinggi dan menikmati pantai berpasir putih yang panjang. Gelombang tinggi dan gulungan di pantai ini telah disebut-sebut gelombang kedua yang paling sempurna setelah Hawaii. Ini mungkin tidak diragukan lagi disebabkan oleh tinggi gelombang mencapai hingga15 meter, dan lima tingkat gelombang yang sulit untuk ditemukan dipantai lain. Popularitas gelombang dan pemandangan sekitarnya yang menawan telah menyebabkan pantai ini menjadi tujuan terkenal di seluruh dunia. Beberapa kompetisi surfing internasional telah diadakan di sini. Sepanjang pantai juga rumah-tetap siap untuk menampung pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Saroke.

Indonesia memang dikenal sebagai Negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga Surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatera Selatan.

Pantai Lagundri adalah pantai berpasir putih yang terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari Teluk Dalam. Pantai ini berbatasan langsung dengan pantai Sorake. Sama seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri juga tujuan peselancar favorit meskipun gelombang yang tidak setinggi di Sorake. Karena gelombang yang lebih rendah, Lagundri lebih cocok untuk kegiatan seperti berenang, berjemur di atas pasir putih yang halus, dan snorkeling, meskipun banyak berselancar masih dilakukan di sini juga. Beberapa atraksi khusus ke pantai ini adalah menyelam dan snorkeling, di sini kaya akan ikan hias yang indah.

Pantai Lagundri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing, pasalnya lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar sebuah kompetisi surfing baik itu tingkat Nasional maupun International. Salah satu kompetisi surfing yang terkenal dilokasi ini adalah Nias Open, dalam kompetisi ini banyak sekali surfer mancanegara yang ikut serta dan berlomba untuk menaklukan dahsyatnya ombak Pantai Landugri.

Indonesia memang dikenal sebagai Negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga Surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatera Selatan.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos            : Berbagai Sumber

Surga Berselancar di Pulau Nias

READ MORE

eXINA-FAJI-2015-gallery-pt2 (15)JAKARTA – eXtremeINA.com               Pada tanggal 25–29 Oktober 2015, Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia yang bekerja sama dengan Pengurus Daerah Federasi Arung Jeram menggelar Kejuaraan Nasional Arung Jeram [R4]. Eevent ini akan diselenggarakan di Sungai Bingei, Sumatra Utara, dan untuk meraih hasil maksimal dalam event ini FAJI DKI mengirimkan tim – tim terbaik yang akan mewakili DKI Jakarta.

Untuk kelas Open putra FAJI DKI mengirimkan Tim DKI Jakarta Arus Liar, untuk kelas Junior Putra Tim yang akan mewakili DKI Jakarta adalah Tim DKI Jakarta Girigahana, sementara untuk kelas Junior Putri terdapat Tim DKI Jakarta Imapala. Mereka adalah Tim Arung Jeram terbaik dikelasnya yang dimiliki oleh DKI Jakarta.

Dari ketiga Tim yang akan mewakili DKI Jakarta dalam Kejuaraan Nasional Arung Jeram [R4] 2015 di Medan ini, mereka mempunyai target masing–masing. Untuk Tim DKI Jakarta Girigahana dan Tim DKI Jakarta Imapala mereka menargerkan dapat masuk ketiga besar. Namun untuk Tim DKI Jakarta Arus Liar, mereka menargetkan dapat meraih juara 1, karena jika berhasil menjuarai Kejurnas Arung Jeram 2015 ini mereka berkesempatan mewakili Indonesia di kejuaraan WRC [World Rafting Championship R4] 2016 di Jepang.

eXINA-FAJI-2015-gallery-pt2 (08)

Agar lebih mematangkan lagi untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Arung Jeram [R4] 2015, seluruh Tim yang mewakili DKI Jakarta ini tengah fokus mempersiapkan fisik, teknik, dan strategi.

FAJI DKI memilih Tim Jakarta Arus Liar, Tim DKI Jakarta Girigahana, dan Tim DKI Jakarta Imapala, untuk mewakili DKI Jakarta dalam Kejuaraan Nasional Arung Jeram [R4] 2015 bukan semata–mata kebetulan, akan tetapi mereka adalah pemenang Kejuaraan Provinsi Arung Jeram DKI tahun 2015. Tentunya diharapkan mereka dapat bersaing dengan Tim–Tim Arung Jeram dari seluruh Tanah Air.

Text             : Bambang Vidiatmoko

JAKARTA – eXtremeINA.com               Pada tanggal 25–29 Oktober 2015, Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia yang bekerja sama dengan Pengurus Daerah Federasi Arung Jeram menggelar Kejuaraan Nasional Arung Jeram [R4]. Eevent ini akan diselenggarakan di Sungai Bingei, Sumatra Utara, dan untuk meraih hasil maksimal dalam event ini FAJI DKI mengirimkan tim – tim terbaik yang akan […]

READ MORE
<