eXtremeINA.com

Tag :Racing

JAKARTA – eXtremeINA.com    Rifat Sungkar bekerjasama dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia [MMKSI] resmi memperkenalkan mobil teranyarnya, yaitu Mitsubishi Xpander AP4 Concept tepat di hari pembuka ajang Indonesia International Motor Show [IIMS] 2019 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada [25/4].

Xpander AP4 sendiri merupakan sebuah konsep mobil yang diciptakan dari buah pemikiran Rifat yang berangan-angan untuk membuat mobil low-MPV 7 seater menjadi suatu kendaraan kompetisi yang atraktif. Untuk mewujudkannya, Rifat menjalin kerja sama dengan modifikator digital berbakat, Yoga Budi Widiantoro, yang sukses membuat konsep Xpander AP4 dalam bentuk 3D.

“Mobil ini begitu inspiratif bagi saya karena Mitsubishi punya sejarah penting di ajang motorsport dunia. Bahkan impresi saya ketika mencoba Xpander pertama kali di Jepang 2,5 tahun yang lalu sangat baik terutama dalam hal handling dan suspensi,” ungkap Rifat.

Melihat bodi Xpander yang begitu ideal juga membuat Rifat berpikir untuk melakukan pengembangan dari arah modifikasi untuk bisa menyerupai konsep AP4. Rifat mengaku garis bodi yang modern dengan aerodinamika yang maksimal menjadikan Xpander memiliki struktur yang ideal. “Dari awal saya menimbang mobil ini juga memiliki distribusi bobot depan belakang yang seimbang, sehingga saya sangat yakin mobil untuk menjadikan mobil ini sebagai konsep AP4 di Indonesia.”

Sebagai Ketua Komisi Rally IMI Pusat, Rifat terus beradaptasi dengan perkembangan regulasi dunia dan konsep modern seperti AP4 yang memperbolehkan sebuah kendaraan keluarga seperti Xpander bisa menjadi kendaraan kompetisi dengan regulasi yang telah diatur sedemikian rupa. Regulasi yang dimaksud meliputi kesetaraan struktur suspensi dan kontrol mesin yang digunakan.

Dengan mengusung konsep AP4, perawatan mobil ini juga menjadi lebih terjangkau karena spare parts yang lebih mudah didapatkan dan juga dapat menggunakan spare partsdari peserta sesama pengguna AP4.

Text & Photo : karyaKU

Edited by       : Ihsan Rizaldi Raz

Rifat Sungkar dengan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia resmi memperkenalkan mobil teranyarnya.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Beberapa waktu terakhir kelas AP4 dalam kancah reli mulai sering diperbincangkan, secara khusus di wilayah Asia Pasifik. Namun apa sebenarnya kelas AP4 tersebut dan bagaimana asal usulnya sehingga saat ini mulai menarik minat banyak pereli?

AP4 merupakan sebuah mobil yang dicanangkan oleh Motorsport New Zealand [MSNZ] dan Confederation of Australia Motorsport [CAMS]—selaku induk olahraga otomotif di kedua negara tersebut—pada 2015 silam. Awalnya, AP4 diciptakan untuk menjadi alternatif karena mobil reli berjenis R5 [spesifikasi World Rally Championship] terlampau mahal.

Maka dari itu dapat dikatakan bahwa konsep AP4 lebih menitikberatkan pada penekanan biaya produksi yang jauh lebih ekonomis ketimbang mobil-mobil reli berspesifikasi lebih tinggi. “Dengan menggunakan konsep AP4, para pelaku industri reli dapat menekan biaya produksi berkali lipat lebih murah karena basis yang digunakan adalah mobil harian yang saat ini beredar masif di pasaran,” ungkap Rifat Sungkar selaku Ketua komisi Rally IMI Pusat.

Beberapa faktor yang membuat AP4 lebih terjangkau adalah karena menggunakan mesin, gearbox, serta suspensi yang sama untuk seluruh bodi mobil. Dengan kata lain, bodi mobil dari berbagai merek tetap dapat menggunakan mesin, gearbox, serta suspensi yang sama. Konsep ini akan membuat seluruh mobil AP4 dapat sharing spare part yang sama antar sesama tim saat kompetisi reli berlangsung.

“Komisi Rally bersama dengan komunitas rally terus mensosialisasikan kelas AP4 ini sebagai penawar bagi mereka yang ingin mencicipi keseruan olahraga rally di level internasional. Dengan adanya AP4 ini sangat memungkinan pereli Indonesia untuk berlaga di ajang reli internasional,” tambah Rifat.

Mobil berjenis AP4 ini dapat dikatakan sebagai wajah baru mobil reli di indonesia yang menggantikan kendaraan-kendaraan grup R yang sudah berusia lebih dari 10 tahun. Sebagai catatan juga, mobil-mobil reli jenis AP4 mendapatkan lisensi untuk berlomba di kejuaraan internasional, seperti reli Australia, reli Selandia Baru, reli Asia-Pasifik.

Text & Photos : karyaKU

Edited by         : Ihsan Rizaldi Raz

Beberapa waktu terakhir kelas AP4 dalam kancah reli mulai sering diperbincangkan, secara khusus di wilayah Asia Pasifik.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Ajang reli bertaraf internasional, Asia Pacific Rally Championship [APRC] 2019 akan digelar di kawasan perkebunan sawit Rambung Sialang Hilir, Medan, Sumatera Utara pada 27 dan 28 Juli mendatang.

Jadwal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Ketua Komisi Rally IMI Pusat, Rifat Sungkar. “Saya sebagai ketua komisi rally menyampaikan bahwa APRC di Medan akan digelar tepatnya pada 27 dan 28 Juli 2019. Jadwal ini merupakan tanggal yang telah diperbarui setelah sebelumnya sempat beredar kabar akan digelar pada 7 Juli,” ungkap Rifat.

Dengan perubahan jadwal ini diharapkan persiapan dalam segala aspek menjadi semakin matang, terutama untuk pemeliharaan lintasan sejauh 160 km yang akan menjadi jarak tempuh para pereli yang ikut bertanding. “Pengunduran ini menjadi waktu tambahan bagi Indonesia selaku tuan rumah untuk semakin matang dalam menyelenggarakan kejuaraan internasional sekelas APRC yang memang sudah dinanti-nantikan oleh para pecinta reli,” tambah Rifat.

Ajang APRC Medan juga sekaligus memperlombakan dua putaran Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Reli 2019, di mana putaran 1 berlangsung di hari Sabtu [27 Juli] dan putaran 2 di hari Minggu [28 Juli].

Saat ini pun sudah tercatat ada tiga peserta mancanegara—berasal dari Australia dan Selandia Baru—yang akan turut meramaikan jalannya APRC Medan. Rifat berharap, “Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kebangkitan rally Indonesia dengan adanya keikutsertaan peserta mancanegara akan membuat komunitas rally nasional dapat menjalin hubungan yang positif sehingga ke depan bisa menjalin kerja sama yang semakin baik.”

Bagi para pereli yang akan melakukan pendaftaran APRC Medan dapat menghubungi Sekretariat IMI Sumatera Utara [+6261 452 0672] yang berlokasi di Jl. Taruma No. 52, Medan 20112

Text                : karyaKU

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Ajang balap reli APRC 2019 akan digelar di Sumatera Utara pada 27 dan 28 Juli mendatang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Race 1 WSBK yang seharusnya tersaji pada Minggu [14/04] lalu, di Sirkuit Assen harus batal diselenggarakan akibat cuaca buruk. Sejatinya cuaca buruk ini telah berlangsung sejak Sabtu [13/04], yang dimana pebalap Indonesia Galang Hendra Pratama sukses meraih pole position di ajang World Supersport 300 [WSSP].

Penghargaan peraih pole position ini disambut oleh hujan butiran es atau hujan salju. Namun perayaan untuk suksesnya Galang Hendra Pratama saat meraih pengharaan tetap berlangsung dengan nikmat. Bisa dikatakan perjuangan pebalap asal Yogyakarta yang tergabung dalam tim Semakin di Depan Bibilon Motoxracing untuk mendapatkan pole position di Sirkuit Assen tidaklah mudah. Diirnya harus melawan pebalap top dari belahan dunia, dan harus pula melawan cuaca yang amat buruk.

Dengan cuaca yang begitu ekstrem tersebut, Galang Hendra Pratama tetap fokus dengan tekad yang kuat untuk menjadi yang terbaik. Efek cuaca buruk itu pun berlanjut saat Race 1 WSBK Belanda berlangsung. Sempat ditunda cukup lama dan akhirnya sempat dinyatakan balapan layak dimulai sampai seluruh pebalap sudah berada di starting grid. Namun nyatanya cuaca tidak kunjung bersahabat, hingga pada akhirnya Race Director mengeluarkan papan informasi balapan kembali ditunda.

Setelah Race Director membuat keputusan untuk menunda balapan, benar saja hujan butiran salju turun dengan derasnya. Salah satu pebalap Alvaro Bautista pun membuktikannya dengan megumpulkan butiran es atau salju hingga berbentuk bola salju. Keputusan final race dari race direction race 1 WSBK Belanda pun dibatalkan.

Suksesnya Galang Hendra Pratama meraih pole position di WSSP 300 Assen, Belanda sekaligus membuktikan bahwa pebalap Indonesia mampu meraih kejayaan di ajang balap bergengsi yang ada di Eropa. Semoga pada race selanjutnya Galang Hendra Pratama kembali sukses menorehkan prestasi untuk terus membawa nama harum dunia otomotif Indonesia di kancah Internasional.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Akibat cuaca yang tak bersahabat, maka Race Director menyatakan Race 1 WSBK Assen dibatalkan.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap satu-satunya Indonesia yang berlaga di ajang World Supersport 300 [WSSP], Galang Hendra Pratama sukses menjadi yang terdepan dalam lanjutan balap tersebut yang tersaji di Sirkuit Assen, Belanda pada akhir pekan [13/04] lalu. Pebalap asal Yogyakarta ini sukses menorehkan catatan waktu 1 menit 51,475 detik. Posisi kedua diraih Gonzales dari Kawasaki ParkiGO dengan selisih waktu 0,336 detik. Sayangnya catatan waktu Galang belum mengungguli rekor superpole tahun lalu yang dicetak Perez dengan 1 menit 50,165 detik.

Sementara untuk posisi ketiga diraih Perez yang mengendarai Kawasaki Ninja 400 dengan selisih 0,404 detik dan De Cancellis yang menggunakan Yamaha dengan selisih 0,430 detik. Adapun Juara Dunia tahun lalu, Ana Carrasco menempati posisi ke-8 dengan catatan waktu 0,764 detik. Sejatinya catatan waktu yang diraih Galang Hendra Pratama cukup baik dibanding dengan sesi sebelumnya. Pada sesi latihan bebas pertama, pebalap Semakin Di Depan MotoXracing ini mencatatkan waktu 1 menit 53,542 yang menempatkannya pada posisi 13. Selanjutnya pada sesi latihan bebas kedua, Galang mencatatkan waktu 1 menit 52,189 detik dengan posisi ke-8.

Dalam lanjutan seri WSSP 300 di Assen, Galang Hendra Pratama tidak hanya menaklukkan pebalap-pebalap top dari belahan dunia saja, namun dirinya juga sukses mengalahkan suhu udara yang dingin, yang dimana suhu dingin seperti ini membuat para pebalap sulit untuk mendapatkan ritme balapnya. Bersamaan adanya angin kencang menambah tantangan tersendiri, dengan begitu membuat pebalap cukup kesulitan untuk mengerahkan penampilan terbaiknya.

Hasil Superpole Grup A

  1. GALANG HENDRA PRATAMA 1 menit 51.475
  2. GONZALEZ +0.336
  3. PEREZ +0.404
  4. DE CANCELLIS +0.430
  5. BONOLI +0.628
  6. KALININ +0.646
  7. JAHNIG +0.666
  8. CARRASCO +0.764
  9. CHOTMAN +0.986
  10. IOZZO +1.215

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Galang Hendra Pratama sukses menjadi yang terdepan dalam lanjutan balap di Sirkuit Assen, Belanda.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Walaupun gagal naik ke atas podium dalam lanjutan MotoGP 2019, yang tersaji pada akhir pekan [14/04] kemarin di Circuit of the Americas. Pebalap andalan Ducati Andrea Dovizioso sukses menjadi pemuncak klasemen sementara MotoGP 2019, sementara Marc Marquez merosot di posisi ke-4.

Sejatinya Marc Marquez datang ke MotoGP Amerika Serikat sebagai pemuncak klasemen, namun akibat crash pada MotoGP seri Amerika Serikat ini, dirinya harus pulang tanpa perolehan satu poin pun dan juga harus merelakan posisisnya direbut oleh Andrea Dovizioso.

Sebenarnya Valentino Rossi mempunyai peluang besar untuk memuncaki klasemen andai dirinya sukses menjadi juara di MotoGP Amerika Serikat. Namun dengan tambahan 20 poin sebagai juara kedua, membuat The Doctor sukses menduduki urutan ke-2 untuk klasemen sementara MotoGP dengan 51 poin.

Berikut adalah Klasemen sementara MotoGP 2019, usai Seri Amerika Serikat:

  1. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati [GP19] 54 points
  2. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha [YZR-M1] 51 points [-3]
  3. Alex Rins SPA Suzuki Ecstar [GSX-RR] 49 points [-5]
  4. Marc Marquez SPA Repsol Honda [RC213V] 45 points [-9]
  5. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati [GP19] 30 points [-24]
  6. Jack Miller AUS Pramac Ducati [GP19] 29 points [-
  7. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda [RC213V] 22 points [-32]
  8. Cal Crutchlow GBR LCR Honda [RC213V] 19 points [-35]
  9. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory [RC16] 18 points [-36]
  10. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT [YZR-M1]* 17 points [-37]
  11. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT [YZR-M1] 16 points [-38]
  12. Maverick Viñales SPA Monster Yamaha [YZR-M1] 14 points [-40]
  13. Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini [RS-GP] 13 points [-41]
  14. Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati [GP18]* 9 points [-45]
  15. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar [GSX-RR]* 8 points [-46]
  16. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 [RC16]* 7 points [-47]
  17. Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda [RC213V] 7 points [-47]
  18. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini [RS-GP] 6 points [-48]
  19. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory [RC16] 5 points [-49]
  20. Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati [GP18] 1 points [-53]

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Pebalap andalan Ducati Andrea Dovizioso sukses menjadi pemuncak klasemen sementara MotoGP 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pebalap Alex Rins yang bernaung di Team Suzuki Ecstar sukses memberikan kejutan dengan sukses menjuarai MotoGP Seri Amerika Serikat yang tersaji di Circuit of the Americas pada akhir pekan [14/04] kemarin. Kemenangan yang diraih Alex Rins ini didapat setelah berduel ketat dengan Valentino Rossi.

Dalam balap seri Amerika Serikat ini terdapat insiden yang melibatkan sang juara bertahan Marc Marquez lantaran mengalami crash saat memimpin balapan pada tikungan ke-12. Kecelakaan yang dialami oleh juara dunia 6 kali tersebut membuat Valentino Rossi sempat memimpin balap. Namun sangat disayangkan The Doctor tidak mampu menjaga konsistensinya di posisi pertama sampai pada akhirnya disalip oleh Alex Rins.

Bagi Alex Rins sendiri ini adalah kemenangan perdananya di ajang MotoGP sejak terjun di tahun 2017. Posisi ke-2 bertengger Valentino Rossi, untuk posisi ke-3 diraih oleh Jack Miller, dan posisi ke-4 diraih oleh Andrea Dovizioso.

Berikut adalah hasil MotoGP 2019 Circuit of the Americas:

  1. Alex RINS Team SUZUKI ECSTAR 41’45.499
  2. Valentino ROSSI Monster Energy Yamaha MotoGP +0.462
  3. Jack MILLER Pramac Racing +8.454
  4. Andrea DOVIZIOSO Mission Winnow Ducati +9.420
  5. Franco MORBIDELLI Petronas Yamaha SRT +18.021
  6. Danilo PETRUCCI Mission Winnow Ducati +21.476
  7. Fabio QUARTARARO Petronas Yamaha SRT +26.111
  8. Pol ESPARGARO Red Bull KTM Factory Racing +29.743
  9. Francesco BAGNAIA Pramac Racing +30.608
  10. Takaaki NAKAGAMI LCR Honda IDEMITSU +31.011
  11. Maverick VIÑALES Monster Energy Yamaha MotoGP +34.077
  12. Andrea IANNONE Aprilia Racing Team Gresini +34.779
  13. Johann ZARCO Red Bull KTM Factory Racing +42.458
  14. Miguel OLIVEIRA Red Bull KTM Tech 3 +44.272
  15. Tito RABAT Reale Avintia Racing +44.623
  16. Karel ABRAHAM Reale Avintia Racing +44.740
  17. Joan MIR Team SUZUKI ECSTAR +48.063
  18. Hafizh SYAHRIN Red Bull KTM Tech 3 +1’07.683

 

Gagal Finish

– Jorge LORENZO Repsol Honda Team 10 Lap

– Marc MARQUEZ Repsol Honda Team 12 Lap

– Cal CRUTCHLOW LCR Honda CASTROL 15 Lap

– Aleix ESPARGARO Aprilia Racing Team

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Kemenangan yang diraih Alex Rins ini didapat setelah berduel ketat dengan Valentino Rossi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Seri Amerika Serikat di Circuit of the Americas yang tersaji pada akhir pekan [14/04] kemarin, pebalap Flexbox HP 40 Lorenzo Baldassarri masih tetap memimpin klasemen sementara Moto2 musim 2019 dengan 50 poin.

Pebalap asal Italia ini ditempel ketat oleh pebalap Dynavolt Intact GP, Marcel Schrotter diposisi kedua dengan torehan 47 poin dan Thomas Luthi di peringkat ke-3 dengan 45 poin. Untuk peringkat ke-4 diduduki oleh pebalap andalan Onexox TKKR SAG Team, Remy Gardner dengan 38 poin dan pebalap Estrella Gallicia 0,0 Marc VDS Alex Marques dengan 36 poin.

Berikut adalah klasemen Moto2 2019 Sementara, Usai Seri Amerika Serikat :

  1. Lorenzo BALDASSARRI – Kalex – 50
  2. Marcel SCHROTTER – Kalex – 47
  3. Thomas LUTHI – Kalex – 45
  4. Remy GARDNER – Kalex – 38
  5. Alex MARQUEZ – Kalex – 36
  6. Luca MARINI – Kalex – 27
  7. Jorge NAVARRO – Speed Up – 24
  8. Enea BASTIANINI – Kalex – 21
  9. Sam LOWES – Kalex – 19
  10. Brad BINDER – KTM – 14
  11. Andrea LOCATELLI – Kalex – 14
  12. Iker LECUONA – KTM – 13
  13. Mattia PASINI – Kalex – 13
  14. Augusto FERNANDEZ – Kalex – 11
  15. Simone CORSI – Kalex – 8
  16. Tetsuta NAGASHIMA – Kalex – 8
  17. Somkiat CHANTRA – Kalex – 6
  18. Xavi VIERGE – Kalex – 6
  19. Fabio DI GIANNANTONIO – Speed Up – 5
  20. Bo BENDSNEYDER – NTS – 5
  21. Khairul Idham PAWI – Kalex – 3
  22. Jesko RAFFIN – NTS – 3
  23. Dominique AEGERTER – MV Agusta – 2
  24. Jorge MARTIN – KTM – 2

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Lorenzo Baldassarri masih tetap memimpin klasemen sementara Moto2 2019 dengan 50 poin.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia ini sukses menyelesaikan balapan Moto2 seri Amerika Serikat yang diselenggarakan pada akhir pekan [14/04] kemarin dengan finish di posisi ke-22 dengan catatan 40 menit 30,794 detik. Dalam seri Moto2 Amerika Serikat tersebut Dimas Ekky Pratama memulai balapan pada posisi ke-30, dikarenakan dirinya gagal mendapatkan waktu di babak kualifikasi setelah mengalami kecelakaan di awal kualifikasi.

Finish pada posisi ke-22 ini sejatinya menjadi catatan finish terbaik bagi Dimas Ekky Pratama selama mengikuti ajang Moto2. Pada seri sebelumnya yang tersaji di Qatar dirinya hanya mampu finish pada posisi ke-24 dan posisi ke-23 pada Moto2 Argentina.

Berikut adalah hasil lengkap Moto2 Amerika Serikat:

  1. 25 Thomas LUTHI Dynavolt Intact GP 39’11.508
  2. 20 Marcel SCHROTTER Dynavolt Intact GP +2.532
  3. 16 Jorge NAVARRO Beta Tools Speed Up +3.836
  4. 13 Mattia PASINI Flexbox HP 40 +4.757
  5. 11 Alex MARQUEZ EG 0,0 Marc VDS +7.741
  6. 10 Luca MARINI SKY Racing Team VR46 +8.031
  7. 9 Sam LOWES Federal Oil Gresini Moto2 +8.282
  8. 8 Simone CORSI Tasca Racing Scuderia Moto2 +8.953
  9. 7 Enea BASTIANINI Italtrans Racing Team +10.706
  10. 6 Andrea LOCATELLI Italtrans Racing Team +16.868
  11. 5 Remy GARDNER ONEXOX TKKR SAG Team +25.633
  12. 4 Tetsuta NAGASHIMA ONEXOX TKKR SAG Team +25.948
  13. 3 Bo BENDSNEYDER NTS RW Racing GP +26.997
  14. 2 Dominique AEGERTER MV Agusta Idealavoro Forward +27.462
  15. 1 Jorge MARTIN Red Bull KTM Ajo +27.482
  16. 0 Jesko RAFFIN NTS RW Racing GP +39.435
  17. 0 Khairul Idham PAWI Petronas Sprinta Racing +49.582
  18. 0 Philipp OETTL Red Bull KTM Tech 3 +51.247
  19. 0 Lukas TULOVIC Kiefer Racing +51.380
  20. 0 Somkiat CHANTRA IDEMITSU Honda Team Asia +53.778
  21. 0 Gabriele RUIU MV Agusta Idealavoro Forward +1’19.156
  22. 0 Dimas EKKY PRATAMA IDEMITSU Honda Team Asia +1’19.286

 

Gagal Finish

Iker LECUONA American Racing KTM 5 Laps

Marco BEZZECCHI Red Bull KTM Tech 3 6 Laps

Xavi CARDELUS Sama Qatar Angel Nieto Team 12 Laps

Brad BINDER Red Bull KTM Ajo 16 Laps

Fabio DI GIANNANTONIO Beta Tools Speed Up 0 Lap

Lorenzo BALDASSARRI Flexbox HP 40 0 Lap

Xavi VIERGE EG 0,0 Marc VDS 0 Lap

Joe ROBERTS American Racing KTM 0 Lap

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia ini sukses menyelesaikan balapan Moto2 seri Amerika Serikat.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sejatinya sudah sejak tahun 2015 yang lalu Indonesia merencanakan untuk menggelar ajang MotoGP di Tanah Air. Tempat pertama yang dicanangkan untuk menggelar kejuaraan balap ternama ini adalah Sentul, Bogor, Jawa Barat, namun gagal terealisasi akibat beberapa hal. Selanjutnya kawasan yang lebih besar lagi yang terdapat di Jakabaring, Palembang, namun akhirnya gagal juga terealisasi.

Wacana untuk kembali menggulirkan seri MotoGP di Indonesia kembali berhembus di awal tahun 2019 setelah Indonesia Tourism Development Corporation [ITDC] mengumunmkan akan membangun Sirkuit MotoGP Indonesia di kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bisa dikatakan ini adalah satu rencana besar yang akan membawa MotoGP bergulir di Tanah Air tercinta. Keantusiasan MotoGP untuk dapat digulirkan di Indonesia juga dijawab oleh Dorna Sport yang telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada beberapa waktu yang lalu untuk memastikan kesiapan Lombok menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 2021 mendatang.

Namun beberapa sumber menyebutkan ada beberapa faktor yang dikhawatirkan, yang dapat menyebabkan gagalnya MotoGP Lombok pada tahun 2021 mendatang:

  1. Mengingat jumlah motor yang harus diangkut dalam waktu bersamaan untuk kelas Moto3, Moto3, dan MotoGP ditambah dengan jumlah orang yang akan berdatangan diwaktu bersamaan, Bandara Lombok masih sangat terbatas untuk kapasitas pendaratan pesawat.
  2. Pihak FIM kemungkinan akan memberikan persyaratan masalah safety dengan sangat ketat, dengan kata lain fasilitas rumah sakit harus berstandar Internasional.
  3. Pekerja atau sumber daya manusia untuk mengurusi hal-hal terkait MotoGP tidak lah mudah, oleh karena itu pihak tuan rumah harus mempersiapkan segala kesiapannya.
  4. Selaku induk Organisasi Otomotif di Indonesia, alangkah baiknya jika Ikatakan Motor Indonesia [IMI] dilibatkan sejak awal. Dengan begitu mereka akan dapat berkomunikasi secara menyeluruh dengan FIM mengenai standar sirkuit, safety, dan pendukung lainnya.

Pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika akan dimulai pada bulan Oktober 2019 dengan perkiraan panjang 4,3 km dan dikelilingi oleh bukit dan pantai. Akan banyak sekali manfaat jika dibangun sirkuit ini, mulai dari mendorong wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat, menaikkan minat bakat balap terhadap pebalap lokal Nusa Tengara Barat, mendongkrak nama Indonesia dalam ajang balap di kancah Internasional, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber / MotoGP.com

Dengan majunya Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2021, ada beberapa faktor yang dapat menggagalkan.

READ MORE
<