eXtremeINA.com

Tag :Selancar Air

eXtremeINA.com  Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Uniknya adalah pantai di Indonesia dapat dinikmati oleh peselancar untuk bermain surfing di sepanjang tahun, dan fenomenanya ini hanya ada di Indonesia saja. Bahkan di Hawaii lokasi yang banyak melahirkan surfer dunia pantainya hanya dapat dinikmati beberapa musim saja.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (2)

Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah Pantai Lagundri dan Pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatra Utara. Jarak antara Pantai Lagundri dan Pantai Sorake hanya berkisar 2 km saja. Tidak hanya surfer lokal saja, para surfer dunia pun sangat mengidamidamkan dapat surfing di lokasi ini. Selain pemandangan yang indah dua pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat, yang mencapai 7 hingga 10 meter dengan lima tingkatan, selain itu panjang daya dorong ombak dipantai ini dapat mencapai 200 meter.

Nias-Miliki-2-Pantai-Yang-Eksotis-Untuk-Surfing_feature-(5)

Pantai Saroke adalah surga bagi peselancar dan terletak di mulut Teluk Lagundri. Pada musim puncak, pantai ini dikunjungi oleh peselancar dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk naik ini gelombang tinggi dan menikmati pantai berpasir putih yang panjang. Gelombang tinggi dan gulungan di pantai ini telah disebut-sebut gelombang kedua yang paling sempurna setelah Hawaii. Ini mungkin tidak diragukan lagi disebabkan oleh tinggi gelombang mencapai hingga 15 meter, dan lima tingkat gelombang yang sulit untuk ditemukan di pantai lain. Popularitas gelombang dan pemandangan sekitarnya yang menawan telah menyebabkan pantai ini menjadi tujuan terkenal di seluruh dunia. Beberapa kompetisi surfing internasional telah diadakan di sini. Sepanjang pantai juga rumah-tetap siap untuk menampung pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Saroke.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (4)

Pantai Lagundri adalah pantai berpasir putih yang terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari Teluk Dalam. Pantai ini berbatasan langsung dengan pantai Sorake. Sama seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri juga tujuan peselancar favorit meskipun gelombang yang tidak setinggi di Sorake. Karena gelombang yang lebih rendah, Lagundri lebih cocok untuk kegiatan seperti berenang, berjemur di atas pasir putih yang halus, dan snorkeling, meskipun banyak berselancar masih dilakukan di sini juga. Beberapa atraksi khusus ke pantai ini adalah menyelam dan snorkeling, di sini kaya akan ikan hias yang indah.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (1)

Pantai Lagundri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing, pasalnya lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar sebuah kompetisi surfing baik itu tingkat Nasional maupun International. Salah satu kompetisi surfing yang terkenal di lokasi ini adalah Nias Open, dalam kompetisi ini banyak sekali surfer mancanegara yang ikut serta dan berlomba untuk menaklukkan dahsyatnya ombak Pantai Landugri.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline.

READ MORE

eXtremeINA.com      Surfing adalah olahraga yang dimainkan di atas ombak yang tinggi dan sebagai olahraga yang tergolong ekstrem, bermain surfing mampu meningkatkan adrenalin anda. Olahraga surfing ini dilakukan dengan menggunakan sebilah papan sebagai alat untuk bermanuver di atas ombak. Papan tersebut akan bergerak dengan menggunakan tenaga arus ombak di bawahnya dan arahnya dikemudikan seorang peselancar. Walaupun olahraga ini menantang adrenalin, banyak manfaat olahraga yang ini bagus dan berkhasiat untuk kesehatan.

Berikut manfaat olahraga surfing:

  • Membantu persoalan kesehatan mental Anda

Latihan olahraga yang menyenangkan dan meningkatkan adrenalin seperti berselancar, membantu untuk mengimbangi efek negatif dari stres. Dan bisa menyehatkan pikiran Anda. setidaknya stres Anda akan hilang untuk sementara waktu.

  • Asupan Vitamin D

Vitamin D yang Anda dapatkan karena berada di luar di bawah sinar matahari sangat penting untuk tulang yang kuat, karena mengatur jumlah kalsium dan fosfor dalam darah. Vitamin D juga membantu mengatur pertumbuhan sel kulit. Untuk mendapatkan kesehatan di atas, Anda bisa melakukan dengan olahraga surfing.

  • Mendapatkan tidur yang lebih baik dan berkualitas

Sejumlah penelitian di luar negeri, mengatakan bahwasannya manfaat olahraga surfing akan meningkatkan manfaat positif bagi proses tidur Anda di malam hari. Tidur yang berkualitas (8 jam sehari) sangatlah penting untuk manusia karena memungkinkan otot Anda untuk memperbaiki diri dan tidak ada waktu yang membuat Anda bahagia seperti perasaan yang indah bangun di pagi hari dengan perasaan segar dan bugar. Lebih semangat dalam bekerja dan beraktifitas.

  • Membakar kalori

Olahraga surfing akan memperkuat inti kaki, dan menguatkan tubuh Anda melalui gerakan yang terus berubah karena arus tinggi gelombang di laut. Berselancar selama 30 menit atau 60 menit dapat membakar sebanyak 130-260 kalori di dalam tubuh Anda.

  • Memperkuat otot-otot

Olahraga ini juga bisa memperkuat otot punggung dan bahu Anda menjadi lebih kuat, dan Anda bisa mendapatkan kaki Anda menjadi kencang karena berselancar dituntut untuk menjaga keseimbangan saat kaki Anda berada di papan selancar.

  • Meningkatkan fleksibilitas

Olahraga berselancar juga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas Anda, yang tidak hanya membantu Anda menjadi peselancar yang lebih baik, tetapi juga dapat membantu dalam pencegahan cedera ringan di masa-masa mendatang.

  • Membantung menghilangkan stres

Olahraga surfing atau berselancar termasuk olahraga yang bisa meningkatkan adrenalin Anda. Jika Anda mengalami banyak stres di tempat kerja atau di rumah, berselancar memberikan jalan bagi Anda untuk melepaskan stres Anda dalam realitas. Anda sejenak bisa melupakan masalah Anda saat Anda sedang berselancar di antara ombak dalam  menaklukkan gelombang. Dan pikiran Anda hanya akan difokuskan bagaimana menaklukan ombak selanjutnya dengan cepat, dan berani.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Surfing adalah olahraga yang dimainkan di atas ombak yang tinggi dan sebagai olahraga yang tergolong ekstrem.

READ MORE

PADANG – eXtremeINA.com    Akhir pekan lalu tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang bekerja sama dengan Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PSOI] Pengprov Sumatera Barat telah sukses menggelar KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019. Kompetisi durfing ini digelar di Pantai Ujuang Batu, Pasie Nan Tigo, Muaro Penjalinan.

Walaupun di Padang ini sering diadakan kompetisi surfing, namun ini adalah tahun pertama Pemerintah daerah mensupport penuh kegiatan surfing di Padang. Dalam kompetisi surfing ini diikuti oleh 120 surfer dari beberapa daerah di Sumatera Barat seperti Pesisir Selatan [Tarusan dan Kambang], Kepulauan Mentawai, Kabupaten dan Pariaman, serta Padang.

Kompetisi Surfing ini mempertandingkan tiga kelas berbeda yaitu Open dengan 60 surfer, Grommet atau U16 dengan 53 surfer, dan Women dengan 7 surfer. Kompetisi Surfing ini dibuka secara resmi oleh Bp Didi Riyadi selaku Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, yang sekaligus ditandai dengan pelepasan peserta untuk heat dan round pertama pada kelas Grommet atau U16. Satu hal yang menarik perhatian adalah keikutsertaan M Radit pada kelas Grommet atau U16 yang memiliki keterbatasan fisik dengann topangan satu kaki.

Pada hari pertama kompetisi surfing, dengan kondisi ombak 2-3 feat berhasil menyelesaikan round pertama untuk semua kelas, dan untuk round kedua hingga final dilanjutkan di esok harinya. Sejatinya kompetisi surfing sempat terhenti sejenak lantaran badai dan hujan lebat, namun hal tersebut bukan penghalang untuk menyajikan kompetisi yang berkelas. Pada sore hari saat badai dan hujan sudah terhenti, Final dimulai dengan kelas Grommet atau U16 pada kelas ini Dylan Wilcoxen dari Mentawai sukses menjadi yang terbaik. Selanjutnya pada kelas Women Sarah yang juga dari Mentawai mampu menjadi yang terbaik, sementara di kelas Open Deri Palar sukses mengunci gelar juara, Geri Palar adalah surfer terbaik Grommet pada tahun 2007.

Selepas KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019 selesai, acara ditutup dengan Tari Pasambahan yang dibawakan oleh Sanggar Tari Sarumpun. Hadirnya KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019 ini sekaligus membuktikan bahwa Pemerintah lokal melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang sudah mulai mendukung perkembangan Olahraga Surfing di Padang. Semoga ditahun ini ataupun tahun depan semakin banyak kompetisi-kompetisi seperti ini lagi.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PSOI Sumatera Barat

Terselenggarakan KSSB Surfing Competition bersama PSOI, telah mendapatkan dukungan oleh Pemda kota Padang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Dalam kesempatannya pelaksana tugas Dinas Pariwisata Padang, Didi Aryadi menyampaikan, “Walaupun kompetisi surfing sudah kerap kali diadakan di Sumatera Barat, namun ini adalah untuk kali pertama kompetisi Surfing yang diadakan oleh Pemerintah kota Padang. Dengan adanya dukungan dari pemerintah tentunya kompetisi surfing seperti ini akan jauh lebih besar skalanya. Kami pun berharap dengan adanya kompetisi surfing semacam ini di Sumatera Barat dapat melahirkan bibit-bibit surfer profesional untuk membantu Indonesia meraih banyak prestasi di kancah Internasional. Selain itu kami juga berharap olahraga surfing dapat menjadi olahraga pilihan masyarakat Sumatera barat.”

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Pada kejuaraan Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019 ini, pihak penyelenggara sukses mempertandingkan beberapa kelas Open, Women, dan Under 16. Walaupun dikhususkan untuk surfer asal Sumatera Barat, nyatanya kompetisi surfing ini mampu menarik banyak minat pesertanya, tercatat ada sekitar 48 surfer dari kelas Open, 64 surfer dari kelas Grommet atau U16, dan 12 surfer dari kelas Women.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Ada satu cerita menarik dan sangat menginspirasi didalam kejuaraan Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019, yaitu keikutsertaan Raditya salah satu peserta grommets dari Padang dengan umur 14 tahun yang mempunyai keterbatasan fisik. Dengan topangan satu kaki dirinya tidak takut untuk bersaing dengan lawan-lawannya. Walaupun gagal meraih prestasi, namun dirinya sukses menginspirasi dan memotivasi bagi banyak kalangan. Dengan begitu kesimpulannya adalah, bukan satu hal yang tidak mungkin untuk melakukan sesuatu yang besar dengan keterbatasan yang ada.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Berikut adalah Hasil dari Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019:

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Open

  1. Derri Palar
  2. Eli Azar
  3. Alvyn
  4. Iqbal

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Women

  1. Sarah
  2. Riris
  3. Intan Thalia
  4. Rohaye

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Grommets [U16]

  1. Dylan Wilcoxen

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PSOI Sumatera Barat

Sumatera Barat Surfing Competition Walikota Cup 2019 oleh KBBS dan PB PSOI telah usai, berikut hasil kompetisi.

READ MORE

PADANG – eXtremeINA.com    Demi menjaga eksistensinya Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB] – Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PSOI] Sumatera Barat akan menggelar kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surf Competition 2019, Walikota Cup. Rencananya kompetisi surfing ini akan tersaji di akhir pekan nanti tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019, di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Demi mensukseskan kompetisi surfing ini pihak penyelenggara mendapatkan dukungan oenuh dari Dinas Pariwisata kota Padang. Sementara untuk tujuan diadakannya kompetisi surfing ini adalah untuk mensosialisasikan olahraga surfing, menciptakan atlet surfing yang berprestasi, sebagai ajang promosi Pariwisata di Sumatera Barat, ajang promosi Below the Line, memberikan sarana kegiatan yang lebih positif bagi generasi muda serta mendukung program pemerintah dalam memerangi hal yang negative, dan meningkatkan perekonomian masyarakat ditempat kejuaraan diadakan.

Dalam kompetisi surfing ini memang hanya dikhususkan untuk peserta antar Boardrider dari Sumatera Barat saja, dan untuk kelas yang dipertandingkan adalah Open, Women, serta U16. Walaupun dikhususkan untuk surfer asal Sumatera Barat, nyatanya kompetisi surfing ini mampu menarik banyak minat pesertanya, tercatat ada sekitar 48 surfer dari kelas Open, 64 surfer dari kelas Grommet atau U16, dan 12 surfer dari kelas Women.

Sejatinya perkembangan surfing di Sumatera Barat sudah mulai berkembang sejak tahun 2000 hingga saat ini. Beberapa hal yang membuktikannya adalah, banyak surfer asal Sumatera Barat yang telah berprestasi, industri surfing di Sumatera Barat juga sudah mulai berjalan, semakin banyak surfer muda yang bermunculan, hadirnya beberapa kejuaraan surfing di Sumatera Barat, dan mulai mendapat dukungan dari Pemerintah lokal.

Dalam olahraga surfing sendiri, Indonesia adalah salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing. Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa surfer-surfer top dunia sangat mengidam-idamkan untuk menjajal ombak di Indonesia, terutama yang ada di kawasan pantai Sumatera Barat ini.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Sumatera Barat Surf Competition 2019

Sumatera Barat Surf Competition 2019, akhir pekan nanti tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019.

READ MORE

eXtremeINA.com  Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Uniknya adalah pantai di Indonesia dapat dinikmati oleh peselancar untuk bermain surfing di sepanjang tahun, dan fenomenanya ini hanya ada di Indonesia sja. Bahkan di Hawaii lokasi yang banyak melahirkan para surfer dunia pantainya hanya dapat dinikmati beberapa musim saja.

Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan kota Nias Selatan, Sumatra Selatan. Jarak antara pantai Lagundri dan pantai Sorake hanya berkisar 2 km saja. Tidak hanya surfer lokal saja, para surfer dunia pun sangat mengidamidamkan dapat surfing di lokasi ini. Selain pemandangan yang indah dua pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat, yang mencapai 7-10 meter dengan lima tingkatan, selain itu panjang daya dorong ombak dipantai ini dapat mencapai 200 meter.

Pantai Saroke adalah surga bagi peselancar dan terletak di mulut Teluk Lagundri. Pada musim puncak, pantai ini dikunjungi oleh peselancar dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk naik ini gelombang tinggi dan menikmati pantai berpasir putih yang panjang. Gelombang tinggi dan gulungan di pantai ini telah disebut-sebut gelombang kedua yang paling sempurna setelah Hawaii. Ini mungkin tidak diragukan lagi disebabkan oleh tinggi gelombang mencapai hingga15 meter, dan lima tingkat gelombang yang sulit untuk ditemukan dipantai lain. Popularitas gelombang dan pemandangan sekitarnya yang menawan telah menyebabkan pantai ini menjadi tujuan terkenal di seluruh dunia. Beberapa kompetisi surfing internasional telah diadakan di sini. Sepanjang pantai juga rumah-tetap siap untuk menampung pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Saroke.

Indonesia memang dikenal sebagai Negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga Surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatera Selatan.

Pantai Lagundri adalah pantai berpasir putih yang terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari Teluk Dalam. Pantai ini berbatasan langsung dengan pantai Sorake. Sama seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri juga tujuan peselancar favorit meskipun gelombang yang tidak setinggi di Sorake. Karena gelombang yang lebih rendah, Lagundri lebih cocok untuk kegiatan seperti berenang, berjemur di atas pasir putih yang halus, dan snorkeling, meskipun banyak berselancar masih dilakukan di sini juga. Beberapa atraksi khusus ke pantai ini adalah menyelam dan snorkeling, di sini kaya akan ikan hias yang indah.

Pantai Lagundri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing, pasalnya lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar sebuah kompetisi surfing baik itu tingkat Nasional maupun International. Salah satu kompetisi surfing yang terkenal dilokasi ini adalah Nias Open, dalam kompetisi ini banyak sekali surfer mancanegara yang ikut serta dan berlomba untuk menaklukan dahsyatnya ombak Pantai Landugri.

Indonesia memang dikenal sebagai Negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga Surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatera Selatan.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos            : Berbagai Sumber

Surga Berselancar di Pulau Nias

READ MORE

eXtremeINA.com  Olahraga Selancar Air [surfing] adalah salah satu olahraga yang mengutamakan keindahan dalam setiap teknik-teknik yang dilakukan oleh seorang peselancar [surfer]. Dengan begitu seorang surfer sejati tidak akan terpaku pada satu teknik saja untuk menampilkan keindahan tersebut, apalagi pada saat berkompetisi seorang surfer akan tampil semaksimal mungkin demi mengeluarkan skill terbaik untuk menarik perhatian para juri.

Olahraga Surfing adalah salah satu olahraga yang mengutamakan keindahan dalam setiap tehnik-tehnik yang dilakukan oleh seorang Surfer.

Namun untuk melakukan teknik-teknik surfer perlu dukungan alam, yaitu ombak besar yang mampu mendorong seorang surfer untuk melakukan trik-trik terbaiknya. Dari sekian banyak trik surfing yang sangat mempesona, nyatanya ada beberapa trik yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan, dan biasanya trik semacam ini banyak dilakukan oleh para pemula.

Dan biasanya bagi para pemula yang melaukan trik ini tidak sama sekali memiliki bekal untuk melakukan surfing dari para ahlinya, tanpa belajar dari ahlinya, atau tidak pernah mengikuti sekolah surfing. Alangkah baiknya jika seorang pemula yang ingin melakukan surfing memiliki bekal dan mengerti dasar-dasar melakukan surfing.

Olahraga Surfing adalah salah satu olahraga yang mengutamakan keindahan dalam setiap tehnik-tehnik yang dilakukan oleh seorang Surfer.

Berikut adalah beberapa trik yang sering dilakukan oleh seorang pemula saat melakukan surfing:

  1. The Hunchback

Sebenarnya trik membungkuk semacam ini dapat dilakukan oleh para surfer pemula ataupun pro sekalipun. Karena untuk menjaga keseimbangan gerakan apapun dapat dilakukan, terlebih bagi seorang pemula yang tidak mengetahui banyak mengenai trik-trik melakukan surfing.

  1. The T-Rex

Biasanya untuk menjaga keseimbangan pada surfboard seorang pemula mencoba berbagai macam hal. Termasuk mengkerutkan tangan kebagian tubuh. Sebenarrya hal semacam ini tidak diperbolehkan, karena untuk melakukan surfing tangan harus diregangkan agar lebih rileks saat melakukan surfing.

  1. The Helicopter Arming

Trik berputar-putar dengan meregangkan tangan juga kerap dilakukan oleh seorang pemula untuk mencari keseimbangan di atas surfboard. Selain tidak enak dipandang, trik semacam ini dapat mencederai lenganmu setelah melakukan surfing.

Olahraga Surfing adalah salah satu olahraga yang mengutamakan keindahan dalam setiap tehnik-tehnik yang dilakukan oleh seorang Surfer.

  1. The Pogo Stick

Seorang pemula yang tidak memiliki bekal dan ilmu untuk melakukan surfing biasanya akan melakukan trik semacam ini, meletakan kaki secara sejajar dapat mencederai kakimu. Sejatinya untuk melakukan surfing kaki harus berjarak agar melakukan surfing lebih terasa enjoy.

  1. The Reserve Momentum Wriggle

Sejatinya trik ini bisa dilakukan oleh seorang surfer pemula bahkan pro sekalipun. Trik ini memperlihatkan tubuh seorang surfer yang mengarahkan surfboard-nya tanpa disadari mengarah berlawanan dari surfboard tersebut.

  1. Poo Stance

Trik semacam ini pun kerap dilakukan untuk menjaga keseimbangan seorang pemula saat melakukan surfing. Sejatinya trik jongkok semacam ini tidak memiliki fungsinya sama sekali.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Hal Yang Perlu Diperhatikan oleh Surfer Pemula.

READ MORE

BALI – eXtremeINA.com           Sabtu malam [14/11] 2015, Asian Surfing Championship Awards Party diadakan di Skai Beach Club, Padma Resort, Bali. Salah satu selebriti Indonesia yakni Luna Maya hadir dalam acara tersebut, bersama 150 anggota komunitas peselancar lokal dan internasional untuk merayakan prestasi menakjubkan dari juara Asian Surfing Championship.

Persembahan ASC Awards 2015 di Bali_news (7)

Agenda malam itu adalah makan malam dan minuman yang telah disediakan oleh sponsor Skai Beach Club, Albens Cider, Sailor Jerry, dan Coca-Cola Indonesia. Sebuah rekap video yang menarik dari serangkaian acara ASC Tour 2015 oleh Sean Gilhooley menjadi pembuka acara tersebut, serta pidato dari Direktur ASC Tipi Jabrik dan General Manager ASC Tim Hain, juri ASC Arya Subyakto dan Made Sadiartha menyerahkan Piala kepada para pemenang ASC.

“Saya senang berada disini, merayakan kemenangan dengan para juara ASC dan saya mengucapkan selamat kepada para pemenang dan prestasi mereka,” kata Luna. “Saya dibesarkan di sini, di Bali dan kedua saudara saya adalah peselancar, saya di pantai seperti anak-anak, jadi saya benar-benar ingin datang dan mendukung acara ini. Ini benar-benar menakjubkan untuk melihat bagaimana olahraga berselancar telah berkembang dan ASC telah tumbuh untuk peselancar di Indonesia dan di seluruh Asia. Selamat untuk ASC dan para peselancar!” ujarnya.

Persembahan ASC Awards 2015 di Bali_news (8)

Aktris, model, penyanyi, produser-sutradara, dan pengusaha, Luna lahir dan dibesarkan di Bali, dan bisa dibilang sebagai salah satu selebriti paling terkenal di Indonesia, dengan 6,5 juta pengikut di Instagram sendiri. Tipi Jabrik kakaknya adalah peselancar yang dikembangkan Surfing Championship Indonesia mulai tahun 2004, yang kemudian berkembang ke Asia Surfing Championship mulai tahun 2010.

Dalam pidatonya kepada pengunjung, Jabrik berkata, “Saya benar-benar ingin berterima kasih kepada semua pendukung kami untuk membuat acara ASC seperti sekarang ini, dari merek surfing, pemilik acara, dan penyelenggara, para peselancar, dan media yang menilai kami untuk malam ini acara sponsor seperti Skai Beach Club, Albens, Sailor Jerry, Chilli papan selancar, dan tentu saja staf ASC dan adikku Luna. Kita sudah merencanakan untuk event besar tahun 2016, dengan beberapa peristiwa besar pada jadwal, sehingga benar-benar untuk melihat ke depan.”

ASC General Manager Tim Hain yang berikutnya berbicara, pertama memuji Sean Gilhooley dan Made Ropik pada rekap video yang sensasional tahun ini, kemudian berterima kasih kepada semua tim ASC, para juri, legenda peselancar Bali, para sponsor acara, penyelenggara, dan Direktur ASC Tipi Jabrik untuk inspirasi, bantuan, dan dukungannya, sebelum mengumumkan jadwal 2016 ASC dari 10 peristiwa di sekitar Asia yang mencakup Indonesia, India, Dubai, Maladewa, Filipina, dan Taiwan, serta Piala Asia mendatang di Pulau Hainan, China. Buka http://www.asiansurfingtour.com untuk lebih jelasnya.

Persembahan ASC Awards 2015 di Bali_news (1)

Pemenang Men’s Open ke-4 tahun ini adalah Raditya Rondi, yang kehilangan gelar tahun lalu yang diambil Dede Suryana [Jawa Barat], tetapi menyambar kembali dalam acara final musim ini pekan lalu di Pulau Rote dalam kesimpulan menarik untuk tahun ini.  Dari podium Raditya berterima kasih sponsornya kepada Billabong dan keluarganya dan teman-teman untuk semua dukungan mereka, dan tahun 2015 dia tampak senang mendapatkan piala diserahkan langsung oleh Luna Maya.

“Saya sangat senang  mendapatkan gelar juara lagi,” kata Rondi. “Ini benar-benar pertempuran yang sangat sulit dengan Dede Suryana tahun ini dan semua itu datang di acara terakhir, dan saya sangat beruntung bisa menang. Saya benar-benar berterima kasih kepada ASC untuk sebuah tur besar sehingga saya dapat melakukan perjalanan dan bersaing di semua tempat, memperlakukan kesempatan ini sebaik mungkin dan menjadi juara, dan terima kasih untuk sponsor saya dan keluarga telah mendukung saya,” tambahnya.

Persembahan ASC Awards 2015 di Bali_news (3)

Rina Kitazawa dari Jepang mendapatkan gelar ASC Women’s Open, setelah kalah dari peselancar Indonesia Yasnyiar “Bonne” Gea tahun lalu.  Dalam pidato penerimaan trofi dia mengucapkan terima kasih kepada ASC dan mengatakan dia tidak bisa menunggu sampai tahun depan untuk mendapatkan gelar juara lagi.

Persembahan ASC Awards 2015 di Bali_news (4)

“The Prince of Padma” Raju Sena mengaku ke-3 kalinya mendapat gelar kejuaraan ASC Junior dan diberikan pialanya oleh Rizal Tanjung, yang juga sponsor Raju. Rizal mengatakan kepada pengunjung bagaimana dia untuk melihat berapa banyak surfer muda datang dan berselancar dengan begitu baik sekarang, dibandingkan dengan ketika ia tumbuh dewasa. “Kami tidak memiliki banyak dukungan dan peralatan ketika kami tumbuh dewasa dan berselancar di Bali, jadi sekarang itu waktu yang bagus untuk mendukung anak-anak ini dan melihat bagaimana cara mereka menaklukan ombak,” kata Raju Sena.

Persembahan ASC Awards 2015 di Bali_news (5)

Cinta Hansel, putri dari peselancar Bruce Hansel, menerima trofi untuk gelar ASC Junior Girls, setelah menjadi juara perdana tahun lalu. Dia mengucapkan terima kasih kepada ayahnya dan ASC, dalam pidato penerimaan trofinya.

Kedua juara ASC Juniors akan menerima custom made ​​papan selancar dari Chilli Surfboard, oleh Bryce Williams.

2015 ASC Champions:

Men’s Open Division:  Raditya Rondi [Kuta, Bali]

Women’s Division:  Rina Kitazawa [Japan]

Junior Boys Division: Raju Sena [Legian, Bali]

Junior Girls Division:  Cinta Hansel [Ungasan, Bali]

Text            : Andika Prasetyo

Photo’s       : Andryz

BALI – eXtremeINA.com           Sabtu malam [14/11] 2015, Asian Surfing Championship Awards Party diadakan di Skai Beach Club, Padma Resort, Bali. Salah satu selebriti Indonesia yakni Luna Maya hadir dalam acara tersebut, bersama 150 anggota komunitas peselancar lokal dan internasional untuk merayakan prestasi menakjubkan dari juara Asian Surfing Championship. Agenda malam itu adalah makan malam dan minuman yang […]

READ MORE

eXtremeINA-Yuko-Annabella-profile (1)eXtremeINA.com             Yukojati Anabela atau yang akbrab di sapa Bela ini adalah seorang penggila papan selancar yang amat berprestasi, bermain Selancar sejak umur 10 tahun dan kini ia telah menorah prestasi di bidang selancar air dan ombak hingga ke Asia.

Berawal dari melihat Andre Julian Pro Surfer asal Cimaja yang bermain surfing di pantai Cimaja Sukabumi akhirnya gadis penyang kucing ini memutuskan untuk bermain surfing.

Hebatnya, Bela telah mencatatkan sejarah. Dia telah mendapatkan program beasiswa tahun 2013 dari Surfing Association Internasional dengan menerima USD 1000, selain itu Yuko juga ditunjuk sebagai duta ISA untuk mewakili Indonesia.

Pada saat awal bermain surfing gadis keturunan Jepang ini sangat diijinkan oleh kedua orang tuanya bahkan papan surfing pertama Bella di berikan langsung dari ibu tercintanya.

eXtremeINA-Yuko-Annabella-profile (2)

Prestasi gadis yang juga kapten Basket di sekolahnya sudah tak diragukan lagi beberapa kejuaraan selancar dan selancar angin yang di adakan di dalam negeri dan luar negeri telah diikutinya seperti 1234 SSA Minigrom Championship pada 2009-2013, Juara 1 Merdeka Surf Contest di Cimaja 13, Juara 5 International Open Regatta Kejurnas Layar single 2014 2014 serta masih banyak lagi prestasinya. Prestasi lainnya, Bela berhasil masuk dalam 13 perempuan surfer terbaik dari 50 surfer junior yang ada di 25 negara yang berbeda.

eXtremeINA-Yuko-Annabella-profile (4)Menurutnya perkembangan surfing di Indonesia hanya Bali bagus saja karena di sana amat banyak kompetisi surfing dan sedangkan di tempat lain masih kurang. Serta menurut bela untuk yang ingin menggeluti olah rag air ini harus banyak berlatih, banyak meminta saran kedapa yang lebih handal, banyak melihat video tentang surfing, dan pelajari.

Anak kedua dari pasangan Mitsuo Okazaki dan Titin Mulyani ini sangat berharap kedepannya, ingin sekali memdapatkan sponsor serta bisa mengikuti kejuaran kejuaran dunia surfing bisa go internasional. Serta Cimaja sebagai home ground bisa lebih banyak kompetisi surfing. Juga semoga di Cimaja muncul bibit surfer wanita.

Text             : Febryantino Nur Pratama

Photo’s        : Arif Ramdhani

eXtremeINA.com             Yukojati Anabela atau yang akbrab di sapa Bela ini adalah seorang penggila papan selancar yang amat berprestasi, bermain Selancar sejak umur 10 tahun dan kini ia telah menorah prestasi di bidang selancar air dan ombak hingga ke Asia. Berawal dari melihat Andre Julian Pro Surfer asal Cimaja yang bermain surfing di pantai Cimaja Sukabumi […]

READ MORE

Salini-Rengganis_profile (1)eXtremeINA.com                       Muda dan berbakat, mungkin itu adalah sebuah kata yang tepat untuk surfer muda bernama Salini Rengganis Ledewa. Salini merupakan salah satu surfer yang masih terbilang muda, bagaimana tidak, umurnya baru 16 tahun, berawal dari berlari jogging di pantai dekat rumahnya Salini pun mulai melihat keseruan bermain surfing dan pada akhirnya ia pun memutuskan untuk berlatih bermain surfing.

Cewek yang lahir pada tanggal 13 Agustus 1998 ini sudah bermain sejak berumur 5 tahun, dan pada awalnya Salini di ajarkan oleh Ayahnya sendiri yang bernama R. Wied ieDewa. Pantai Teleng Ria Pacitan pun menjadi saksi kali pertamanya Salini bermain Surfing, kesuksesaan yang ada pada Salini sekarang bukan datang dari sebuah papan yang bagus nan mahal namun berawal dari sebuah papan bekas patah yang di sulap Ayahnya dan dari situlah dari sebuah papan bekas yang patah Salini belajar bermain Surfing.

Ayahnya yang kini menjadi satu-satunya orang tua Salini sangatlah mendukung Salini dalam meraih karirnya menjadi seorang surfer, dan berkat Salini kini bermain dan menjadi atlet surfing telah menjadi virus untuk keluarganya yang menular kepada saudara-saudara sepupunya.

Pada awal kejuaraannya Salini pun tak tanggung-tanggung ia langsung menjadi posisi pertama pada  salah satu ajang yang di adakan pada tahun 2007 di Pacitan, dan hingga kini Salini telah banyak memenangkan kejuaraan tingkat Nasional maupun Internasional antara lain Juara 1 The Best Selection Wave Rip Curl Surfing Competition 2008, Juara 1 Rip Curl Super Grommet Surfing 2009, Juara 1 Girls Division Un Hiddent Pont series 2010, hingga menjadi Juara ke 2 red Island International Surfing Competition Women Divison 2014, dan masih banyak prestasi Salini yang membanggakan.

Salini-Rengganis_profile (3)

Dan dalam waktu dekat gadis yang sangat mengidolakan Betani Hamilton ini pun akan mengikuti kejuaran ASC Round Contest. Di tahun 2015 ini Salini mempunyai target yaitu memperbaiki rangking ASC dan mengikuti Contest ASP.

Salini-Rengganis_profile (7)

Model sekaligus surfer muda yang mempunyai hobi bermain skateboard ini mengaku sangat menyukai pantai-pantai di Indonesia salah satunya adalah Mentawai, Padang-Padang dan Uluwatu. Salini mengakui pantai-pantai yang ada di Indonesia tak kalah bagus dengan pantai yang ada diluar negeri.

Salini-Rengganis_profile (5)

Gadis muda asal Jogja ini pun berharap semoga pemerintah bisa fasilitasi untuk kontes-kontes didaerah mereka yang mempunyai ombak bagus, dan memberikan kemudahan dalam perizinan, dalam membuat kontes di daerah-daerah yang belum mengenal Surfing demi memajukan olahraga Surfing di Indonesia

Text             : Imanuel Eduard Nenabu

Photo’s       : courtesy of Salini Rengganis

eXtremeINA.com                       Muda dan berbakat, mungkin itu adalah sebuah kata yang tepat untuk surfer muda bernama Salini Rengganis Ledewa. Salini merupakan salah satu surfer yang masih terbilang muda, bagaimana tidak, umurnya baru 16 tahun, berawal dari berlari jogging di pantai dekat rumahnya Salini pun mulai melihat keseruan bermain surfing dan pada akhirnya ia pun memutuskan untuk […]

READ MORE
<