eXtremeINA.com

Tag :Surfing

eXtremeINA.com  Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Uniknya adalah pantai di Indonesia dapat dinikmati oleh peselancar untuk bermain surfing di sepanjang tahun, dan fenomenanya ini hanya ada di Indonesia saja. Bahkan di Hawaii lokasi yang banyak melahirkan surfer dunia pantainya hanya dapat dinikmati beberapa musim saja.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (2)

Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah Pantai Lagundri dan Pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatra Utara. Jarak antara Pantai Lagundri dan Pantai Sorake hanya berkisar 2 km saja. Tidak hanya surfer lokal saja, para surfer dunia pun sangat mengidamidamkan dapat surfing di lokasi ini. Selain pemandangan yang indah dua pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat, yang mencapai 7 hingga 10 meter dengan lima tingkatan, selain itu panjang daya dorong ombak dipantai ini dapat mencapai 200 meter.

Nias-Miliki-2-Pantai-Yang-Eksotis-Untuk-Surfing_feature-(5)

Pantai Saroke adalah surga bagi peselancar dan terletak di mulut Teluk Lagundri. Pada musim puncak, pantai ini dikunjungi oleh peselancar dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk naik ini gelombang tinggi dan menikmati pantai berpasir putih yang panjang. Gelombang tinggi dan gulungan di pantai ini telah disebut-sebut gelombang kedua yang paling sempurna setelah Hawaii. Ini mungkin tidak diragukan lagi disebabkan oleh tinggi gelombang mencapai hingga 15 meter, dan lima tingkat gelombang yang sulit untuk ditemukan di pantai lain. Popularitas gelombang dan pemandangan sekitarnya yang menawan telah menyebabkan pantai ini menjadi tujuan terkenal di seluruh dunia. Beberapa kompetisi surfing internasional telah diadakan di sini. Sepanjang pantai juga rumah-tetap siap untuk menampung pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Saroke.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (4)

Pantai Lagundri adalah pantai berpasir putih yang terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari Teluk Dalam. Pantai ini berbatasan langsung dengan pantai Sorake. Sama seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri juga tujuan peselancar favorit meskipun gelombang yang tidak setinggi di Sorake. Karena gelombang yang lebih rendah, Lagundri lebih cocok untuk kegiatan seperti berenang, berjemur di atas pasir putih yang halus, dan snorkeling, meskipun banyak berselancar masih dilakukan di sini juga. Beberapa atraksi khusus ke pantai ini adalah menyelam dan snorkeling, di sini kaya akan ikan hias yang indah.

Nias Miliki 2 Pantai Yang Eksotis Untuk Surfing_feature (1)

Pantai Lagundri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing, pasalnya lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar sebuah kompetisi surfing baik itu tingkat Nasional maupun International. Salah satu kompetisi surfing yang terkenal di lokasi ini adalah Nias Open, dalam kompetisi ini banyak sekali surfer mancanegara yang ikut serta dan berlomba untuk menaklukkan dahsyatnya ombak Pantai Landugri.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline.

READ MORE

BALI – eXtremeINA.com Cerys Evans mempunyai cara berbeda untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu [21/04] lalu. Bertemakan Kartini Go Surf, bersama rekan surfer lainnya merayakan hari Kartini dengan bermain surfing menggunakan kebaya khas Ibu Kartini di Pantai Kuta, Bali.

Dalam kesempatannya dirinya pun berpendapat, “Saya pribadi sangat senang dan bangga bisa merayakan Hari Kartini bersama dengan wanita-wanita Indonesia. Perayaan ini merupakan budaya yang ada di Indonesia, dengan kita sebagai wanita bermain surfing berarti kita sudah setara dengan surfer pria.”

“Menggunakan atasan kebaya memang tidak ada masalah, namun untuk bawahan kebaya membuat pergerakan kaki agak sulit mengontrol pergerakan papan surfing. Ditambah lagi ombak yang harus dihadapi cukup tinggi. Namun kami semua sangat menikmati hari ini,” tambahnya.

Pengalaman yang luar biasa ini juga dirasakan oleh surfer asal Korea Selatan bernama Mina Jo. Bagi dirinya berselancar menggunakan kebaya memiliki kesulitan dan tantangan yang cukup menyenangkan. “Pada dasarnya melakukan surfing dengan baju renang saja sudah cukup sulit, khusus untuk merayakan hari Kartini kita harus menggunakna kebaya atas dan bawah. Walaupun sangat sulit namun kami cukup menikmatinya.”

Hari Kartini diperingati oleh bangsa Indonesia setiap tanggal 21 April. Tanggal tersebut merupakan hari lahir perempuan pendorong kesetaraan pada zaman penjajahan Belanda. Kartini yang telah disematkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional disebut sebagai pelopor kebangkitan perempuan di Nusantara. Kartini yang terkenal dengan naskah Habis Gelap Terbitlah Terang menjadi inspirasi bagi para wanita di Indonesia untuk memperjuangkan hak dan kesetaraan yang sama baik di bidang pendidikan, olahraga, pekerjaan, dan banyak hal lainnya.

Salah satu pihak penyelenggara Kartini Go Surf Piping Irawan mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk memberikan inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk tidak takut menjadi seorang surfer profesional. Di Indonesia sendiri tidak banyak wanita yang menggeluti olahraga ekstrem yang satu ini, semoga dengan adanya kegiatan semacam ini dapat mendorong para wanita di seluruh penjuru Tanah Air untuk mulai bermain surfing.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Cerys Evans mempunyai cara berbeda untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu [21/04] lalu.

READ MORE

eXtremeINA.com      Surfing adalah olahraga yang dimainkan di atas ombak yang tinggi dan sebagai olahraga yang tergolong ekstrem, bermain surfing mampu meningkatkan adrenalin anda. Olahraga surfing ini dilakukan dengan menggunakan sebilah papan sebagai alat untuk bermanuver di atas ombak. Papan tersebut akan bergerak dengan menggunakan tenaga arus ombak di bawahnya dan arahnya dikemudikan seorang peselancar. Walaupun olahraga ini menantang adrenalin, banyak manfaat olahraga yang ini bagus dan berkhasiat untuk kesehatan.

Berikut manfaat olahraga surfing:

  • Membantu persoalan kesehatan mental Anda

Latihan olahraga yang menyenangkan dan meningkatkan adrenalin seperti berselancar, membantu untuk mengimbangi efek negatif dari stres. Dan bisa menyehatkan pikiran Anda. setidaknya stres Anda akan hilang untuk sementara waktu.

  • Asupan Vitamin D

Vitamin D yang Anda dapatkan karena berada di luar di bawah sinar matahari sangat penting untuk tulang yang kuat, karena mengatur jumlah kalsium dan fosfor dalam darah. Vitamin D juga membantu mengatur pertumbuhan sel kulit. Untuk mendapatkan kesehatan di atas, Anda bisa melakukan dengan olahraga surfing.

  • Mendapatkan tidur yang lebih baik dan berkualitas

Sejumlah penelitian di luar negeri, mengatakan bahwasannya manfaat olahraga surfing akan meningkatkan manfaat positif bagi proses tidur Anda di malam hari. Tidur yang berkualitas (8 jam sehari) sangatlah penting untuk manusia karena memungkinkan otot Anda untuk memperbaiki diri dan tidak ada waktu yang membuat Anda bahagia seperti perasaan yang indah bangun di pagi hari dengan perasaan segar dan bugar. Lebih semangat dalam bekerja dan beraktifitas.

  • Membakar kalori

Olahraga surfing akan memperkuat inti kaki, dan menguatkan tubuh Anda melalui gerakan yang terus berubah karena arus tinggi gelombang di laut. Berselancar selama 30 menit atau 60 menit dapat membakar sebanyak 130-260 kalori di dalam tubuh Anda.

  • Memperkuat otot-otot

Olahraga ini juga bisa memperkuat otot punggung dan bahu Anda menjadi lebih kuat, dan Anda bisa mendapatkan kaki Anda menjadi kencang karena berselancar dituntut untuk menjaga keseimbangan saat kaki Anda berada di papan selancar.

  • Meningkatkan fleksibilitas

Olahraga berselancar juga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas Anda, yang tidak hanya membantu Anda menjadi peselancar yang lebih baik, tetapi juga dapat membantu dalam pencegahan cedera ringan di masa-masa mendatang.

  • Membantung menghilangkan stres

Olahraga surfing atau berselancar termasuk olahraga yang bisa meningkatkan adrenalin Anda. Jika Anda mengalami banyak stres di tempat kerja atau di rumah, berselancar memberikan jalan bagi Anda untuk melepaskan stres Anda dalam realitas. Anda sejenak bisa melupakan masalah Anda saat Anda sedang berselancar di antara ombak dalam  menaklukkan gelombang. Dan pikiran Anda hanya akan difokuskan bagaimana menaklukan ombak selanjutnya dengan cepat, dan berani.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Surfing adalah olahraga yang dimainkan di atas ombak yang tinggi dan sebagai olahraga yang tergolong ekstrem.

READ MORE

eXtremeINA.com    Indonesia adalah salah satu negara kepulauan yang cukup besar di dunia, oleh sebab itu Nusantara ini memiliki banyak sekali spot surfing di seluruh penjuru pantai dari Sabang hingga Merauke. Keunikan lain yang dimiliki spot-spot surfing yang ada di Indonesia adalah dapat dinikmati di sepanjang tahun, dan fenomena ini pun telah diakui oleh dunia.

Mentawai Miliki Dua Spot Surfing Terbaik Dunia_feature (2)

Dari sekian banyak spot surfing yang ada di Nusantara ini, terdapat dua spot surfing terbaik dunia dan lokasi berada di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Spot surfing bernama Lances Right dan Macaronies ini masuk dalam sepuluh spot surfing terbaik dunia. Hal ini pun turut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mentawai, pada saat itu.

Mentawai Miliki Dua Spot Surfing Terbaik Dunia_feature (3)

Walaupun memiliki dua spot terbaik dunia, namun sejatinya Mentawai memiliki 71 titik spot untuk bermain surfing, yang diantaranya 49 titik masuk kategori eksklusif. Di Kepulauwan Mentawai, olahraga surfing menjadi sumber pemasukan bagi warga lokal dan Pemerintah Daerah [Pemda] itu sendiri, pasalnya banyak wisatawan mancanegara yang datang ke Kepualauan Mentawai adalah untuk bermain surfing.

Mentawai Miliki Dua Spot Surfing Terbaik Dunia_feature (1)

Spot surfing terbaik dunia yang ada di Kepulauan Mentawai ini hanyalah dua dari sekian banyak spot surfing yang ada di Indonesia. Dipercaya masih banyak sekali spot surfing di Indonesia yang sangat bagus untuk bermain surfing yang belum diketahui oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Namun seiring berkembangnya waktu dan olahraga surfing mulai digemari oleh masyarakat Indonesia di seluruh penjuru Tanah Air, maka akan sangat mudah ditemui spot-spot terbaru yang dapat dijadikan lokasi bermain surfing.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Mentawai Miliki Dua Spot Surfing Terbaik Dunia

READ MORE

PADANG – eXtremeINA.com    Akhir pekan lalu tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang bekerja sama dengan Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PSOI] Pengprov Sumatera Barat telah sukses menggelar KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019. Kompetisi durfing ini digelar di Pantai Ujuang Batu, Pasie Nan Tigo, Muaro Penjalinan.

Walaupun di Padang ini sering diadakan kompetisi surfing, namun ini adalah tahun pertama Pemerintah daerah mensupport penuh kegiatan surfing di Padang. Dalam kompetisi surfing ini diikuti oleh 120 surfer dari beberapa daerah di Sumatera Barat seperti Pesisir Selatan [Tarusan dan Kambang], Kepulauan Mentawai, Kabupaten dan Pariaman, serta Padang.

Kompetisi Surfing ini mempertandingkan tiga kelas berbeda yaitu Open dengan 60 surfer, Grommet atau U16 dengan 53 surfer, dan Women dengan 7 surfer. Kompetisi Surfing ini dibuka secara resmi oleh Bp Didi Riyadi selaku Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, yang sekaligus ditandai dengan pelepasan peserta untuk heat dan round pertama pada kelas Grommet atau U16. Satu hal yang menarik perhatian adalah keikutsertaan M Radit pada kelas Grommet atau U16 yang memiliki keterbatasan fisik dengann topangan satu kaki.

Pada hari pertama kompetisi surfing, dengan kondisi ombak 2-3 feat berhasil menyelesaikan round pertama untuk semua kelas, dan untuk round kedua hingga final dilanjutkan di esok harinya. Sejatinya kompetisi surfing sempat terhenti sejenak lantaran badai dan hujan lebat, namun hal tersebut bukan penghalang untuk menyajikan kompetisi yang berkelas. Pada sore hari saat badai dan hujan sudah terhenti, Final dimulai dengan kelas Grommet atau U16 pada kelas ini Dylan Wilcoxen dari Mentawai sukses menjadi yang terbaik. Selanjutnya pada kelas Women Sarah yang juga dari Mentawai mampu menjadi yang terbaik, sementara di kelas Open Deri Palar sukses mengunci gelar juara, Geri Palar adalah surfer terbaik Grommet pada tahun 2007.

Selepas KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019 selesai, acara ditutup dengan Tari Pasambahan yang dibawakan oleh Sanggar Tari Sarumpun. Hadirnya KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019 ini sekaligus membuktikan bahwa Pemerintah lokal melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang sudah mulai mendukung perkembangan Olahraga Surfing di Padang. Semoga ditahun ini ataupun tahun depan semakin banyak kompetisi-kompetisi seperti ini lagi.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PSOI Sumatera Barat

Terselenggarakan KSSB Surfing Competition bersama PSOI, telah mendapatkan dukungan oleh Pemda kota Padang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Dalam kesempatannya pelaksana tugas Dinas Pariwisata Padang, Didi Aryadi menyampaikan, “Walaupun kompetisi surfing sudah kerap kali diadakan di Sumatera Barat, namun ini adalah untuk kali pertama kompetisi Surfing yang diadakan oleh Pemerintah kota Padang. Dengan adanya dukungan dari pemerintah tentunya kompetisi surfing seperti ini akan jauh lebih besar skalanya. Kami pun berharap dengan adanya kompetisi surfing semacam ini di Sumatera Barat dapat melahirkan bibit-bibit surfer profesional untuk membantu Indonesia meraih banyak prestasi di kancah Internasional. Selain itu kami juga berharap olahraga surfing dapat menjadi olahraga pilihan masyarakat Sumatera barat.”

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Pada kejuaraan Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019 ini, pihak penyelenggara sukses mempertandingkan beberapa kelas Open, Women, dan Under 16. Walaupun dikhususkan untuk surfer asal Sumatera Barat, nyatanya kompetisi surfing ini mampu menarik banyak minat pesertanya, tercatat ada sekitar 48 surfer dari kelas Open, 64 surfer dari kelas Grommet atau U16, dan 12 surfer dari kelas Women.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Ada satu cerita menarik dan sangat menginspirasi didalam kejuaraan Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019, yaitu keikutsertaan Raditya salah satu peserta grommets dari Padang dengan umur 14 tahun yang mempunyai keterbatasan fisik. Dengan topangan satu kaki dirinya tidak takut untuk bersaing dengan lawan-lawannya. Walaupun gagal meraih prestasi, namun dirinya sukses menginspirasi dan memotivasi bagi banyak kalangan. Dengan begitu kesimpulannya adalah, bukan satu hal yang tidak mungkin untuk melakukan sesuatu yang besar dengan keterbatasan yang ada.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Berikut adalah Hasil dari Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019:

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Open

  1. Derri Palar
  2. Eli Azar
  3. Alvyn
  4. Iqbal

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Women

  1. Sarah
  2. Riris
  3. Intan Thalia
  4. Rohaye

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Grommets [U16]

  1. Dylan Wilcoxen

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PSOI Sumatera Barat

Sumatera Barat Surfing Competition Walikota Cup 2019 oleh KBBS dan PB PSOI telah usai, berikut hasil kompetisi.

READ MORE

PADANG – eXtremeINA.com    Demi menjaga eksistensinya Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB] – Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PSOI] Sumatera Barat akan menggelar kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surf Competition 2019, Walikota Cup. Rencananya kompetisi surfing ini akan tersaji di akhir pekan nanti tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019, di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Demi mensukseskan kompetisi surfing ini pihak penyelenggara mendapatkan dukungan oenuh dari Dinas Pariwisata kota Padang. Sementara untuk tujuan diadakannya kompetisi surfing ini adalah untuk mensosialisasikan olahraga surfing, menciptakan atlet surfing yang berprestasi, sebagai ajang promosi Pariwisata di Sumatera Barat, ajang promosi Below the Line, memberikan sarana kegiatan yang lebih positif bagi generasi muda serta mendukung program pemerintah dalam memerangi hal yang negative, dan meningkatkan perekonomian masyarakat ditempat kejuaraan diadakan.

Dalam kompetisi surfing ini memang hanya dikhususkan untuk peserta antar Boardrider dari Sumatera Barat saja, dan untuk kelas yang dipertandingkan adalah Open, Women, serta U16. Walaupun dikhususkan untuk surfer asal Sumatera Barat, nyatanya kompetisi surfing ini mampu menarik banyak minat pesertanya, tercatat ada sekitar 48 surfer dari kelas Open, 64 surfer dari kelas Grommet atau U16, dan 12 surfer dari kelas Women.

Sejatinya perkembangan surfing di Sumatera Barat sudah mulai berkembang sejak tahun 2000 hingga saat ini. Beberapa hal yang membuktikannya adalah, banyak surfer asal Sumatera Barat yang telah berprestasi, industri surfing di Sumatera Barat juga sudah mulai berjalan, semakin banyak surfer muda yang bermunculan, hadirnya beberapa kejuaraan surfing di Sumatera Barat, dan mulai mendapat dukungan dari Pemerintah lokal.

Dalam olahraga surfing sendiri, Indonesia adalah salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing. Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa surfer-surfer top dunia sangat mengidam-idamkan untuk menjajal ombak di Indonesia, terutama yang ada di kawasan pantai Sumatera Barat ini.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Sumatera Barat Surf Competition 2019

Sumatera Barat Surf Competition 2019, akhir pekan nanti tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019.

READ MORE

eXtremeINA.com              Olahraga ekstrem memang tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, dan yang harus menggelutinya adalah orang-orang yang terlatih di bidangnya. Namun jika seorang pemula ingin merasakan seberapa seru dan tertantangnya bermain olahraga ekstrem maka dia harus diawasi oleh orang yang sudah profesional.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (1)

Khusus di Indonesia, perkembangan olahraga ekstrem terbilang cukup pesat dan sudah banyak kategori seperti BMX, Skateboard, Downhill, Surfing, Panjat Tebing, Aggressive Inline Skate, Slackline, Offroad, Motocross, Wakeboarding, Paralayang, dan masih banyak yang lainnya. Namun sejatinya perkembangan ataupun kemajuan olahraga ekstrem tersebut sifatnya belum merata, dan yang membuktikan bahwa kategori olahraga ekstrem tertentu adalah banyaknya komunitas, banyaknya kejuaraan olahraga ekstrem tertentu diberbagai daerah, memiliki federasi atau assosiasi, pecintanya datang dari berbagai kalangan, dan tentunya masih banyak faktor lainnya.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (4)

Namun tahukan kalian seberapa banyak manfaat yang dihasilkan jika bermain olahraga ekstrem. Pada dasarnya semua olahraga dapat memberikan dampat positif bagi kesehatan tubuh, namun khusus olahraga ekstrem memiliki karakteristiknya sendiri. Karakteristik yang dimaksud adalah, olahraga ekstrem ini dapat memacu adrenaline, melatih mental, menghilangkan phobia tertentu, dan masih banyak manfaat lainnya.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (2)

Olahraga ekstrem ini identik dengan anak-anak muda, namun pada faktanya olahraga ekstrem banyak dilakukan oleh mereka yang memiliki usia 20 tahun hingga 40 tahun. Namun usia ini dapat menjadi patokan jenis olahraga ekstrem apa yang dilakukan. Bagi seorang pemula yang ingin merasakan olahraga ekstrem tertentu ada kait-kiat yang harus diperhatikan, yaitu pilih waktu yang tepat untuk melakukan olahraga ekstrem yang kalian geluti, hindari bermain olahraga ekstrem disaat kondisi badan sedang tidak fit, dan pertimbangkan resiko yang akan terjadi.

Pacu Adrenaline, Berikut Manfaat Olahraga Ekstrem_feature (3)

#eXtremeINA #extremesport #extremesportsindonesia #feature #Indonesia

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Olahraga ekstrem memang tidak dapat dimainkan oleh sembarang orang, dan yang harus menggelutinya adalah orang-orang yang terlatih di bidangnya.

READ MORE

eXtremeINA.com  Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Uniknya adalah pantai di Indonesia dapat dinikmati oleh peselancar untuk bermain surfing di sepanjang tahun, dan fenomenanya ini hanya ada di Indonesia sja. Bahkan di Hawaii lokasi yang banyak melahirkan para surfer dunia pantainya hanya dapat dinikmati beberapa musim saja.

Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan kota Nias Selatan, Sumatra Selatan. Jarak antara pantai Lagundri dan pantai Sorake hanya berkisar 2 km saja. Tidak hanya surfer lokal saja, para surfer dunia pun sangat mengidamidamkan dapat surfing di lokasi ini. Selain pemandangan yang indah dua pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat, yang mencapai 7-10 meter dengan lima tingkatan, selain itu panjang daya dorong ombak dipantai ini dapat mencapai 200 meter.

Pantai Saroke adalah surga bagi peselancar dan terletak di mulut Teluk Lagundri. Pada musim puncak, pantai ini dikunjungi oleh peselancar dari seluruh penjuru dunia yang datang untuk naik ini gelombang tinggi dan menikmati pantai berpasir putih yang panjang. Gelombang tinggi dan gulungan di pantai ini telah disebut-sebut gelombang kedua yang paling sempurna setelah Hawaii. Ini mungkin tidak diragukan lagi disebabkan oleh tinggi gelombang mencapai hingga15 meter, dan lima tingkat gelombang yang sulit untuk ditemukan dipantai lain. Popularitas gelombang dan pemandangan sekitarnya yang menawan telah menyebabkan pantai ini menjadi tujuan terkenal di seluruh dunia. Beberapa kompetisi surfing internasional telah diadakan di sini. Sepanjang pantai juga rumah-tetap siap untuk menampung pengunjung yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Saroke.

Indonesia memang dikenal sebagai Negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga Surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatera Selatan.

Pantai Lagundri adalah pantai berpasir putih yang terletak sekitar 13 km sebelah selatan dari Teluk Dalam. Pantai ini berbatasan langsung dengan pantai Sorake. Sama seperti Pantai Sorake, Pantai Lagundri juga tujuan peselancar favorit meskipun gelombang yang tidak setinggi di Sorake. Karena gelombang yang lebih rendah, Lagundri lebih cocok untuk kegiatan seperti berenang, berjemur di atas pasir putih yang halus, dan snorkeling, meskipun banyak berselancar masih dilakukan di sini juga. Beberapa atraksi khusus ke pantai ini adalah menyelam dan snorkeling, di sini kaya akan ikan hias yang indah.

Pantai Lagundri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik untuk bermain surfing, pasalnya lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar sebuah kompetisi surfing baik itu tingkat Nasional maupun International. Salah satu kompetisi surfing yang terkenal dilokasi ini adalah Nias Open, dalam kompetisi ini banyak sekali surfer mancanegara yang ikut serta dan berlomba untuk menaklukan dahsyatnya ombak Pantai Landugri.

Indonesia memang dikenal sebagai Negara yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah pantai untuk bermain olahraga Surfing yang dikenal dapat memacu adrenaline. Salah satu pantai yang mempunyai daya tarik cukup besar adalah pantai Lagundri dan pantai Sorake di kawasan Ibu Kota Nias Selatan, Sumatera Selatan.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos            : Berbagai Sumber

Surga Berselancar di Pulau Nias

READ MORE

eXtremeINA.com  I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang surfer kelahiran Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang surfer dan lifeguard. Ketut Agus mulai bermain surfing saat usianya masih menginjak 5 tahun, walaupun masih terlihat sangat muda namun tekad kuat untuk menjadi seorang surfer hebat sudah terlihat sejak usia dini.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Seiring berjalannya waktu Ketut Agus kian matang dan mahir untuk mengendalikan surfboard-nya. Pada usia 10 tahun adalah tahun pertama dirinya mengikuti kompetisi surfing, saat itu Ketut Agus mengikuti kejuaraan Magic Wave di kategori Junior yang terselenggara di Pantai Halfway, Bali. Di tahun pertamanya mengikuti kejuaraan tersebut Ketut Agus harus kalah pada babak kualifikasi, namun pada tahun berikutnya di kejuaraan yang sama dirinya sukses menjadi juara ketiga.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Walaupun masih tergolong muda prestasi Ketut Agus yang dihasilkannya sudah cukup mentereng, diantaranya juara kedua GromSearch National tahun 2016 untuk kategori junior U-16 ke bawah, dan juara pertama di kategori Senior dalam kejuaraan QS 1.000 yang tersaji di Sorake, Nias pada tahun 2018. Kesuksesan Ketut Agus menjadi yang terbaik di QS 1.000 menjadikan keberhasilan yang paling berkesan selama mengikuti kejuaraan surfing.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Sebagai seorang surfer profesional yang masih muda, Ketut Agus pernah mengalami hal menyakitkan karena mendapatkan cedera kaki saat berkompetisi di Contest Filipina pada tahun 2018 yang lalu. Walaupun penyembuhannya memakan waktu hingga 1 bulan lamanya, namun Ketut Agus tidak kapok dan ingin terus membuktikan bahwa dirinya adalah surfer yang berbakat dan hebat. Selain keluarga panutan surfer yang saat ini masih duduk di bangku SMA kelas 12 Kuta Pura ini adalah Mick Fanning dan John Florence. Kedua surfer top dunia tersebut seakan menjadi motivator untuk dirinya mencapai kesuksesan di dunia surfing.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Pada kesempatannya Ketut Agus berpendapat, perkembangan olahraga surfing di Indonesia cukup baik dari tahun ke tahunnya. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak para surfer muda yang sudah mulai bermain surfing. Selain itu kejuaran-kejuaraan surfing bertaraf Internasional juga kerap mampir ke Indonesia. Indonesia sendiri dikenal sebagai destinasi bermain surfing terbaik di dunia lantaran memiliki ombak pantai yang dapat dinikmati sepanjang tahun.

I Ketut Agus Aditya Putra atau yang akrab dipanggil Ketut Agus adalah seorang Surfer kelahira Denpasar 3 Agustus 2001. Kecintaan pada olahraga Surfing ini didapatnya saat melihat kakak kandungnya bermain Surfing, mulai dari situlah dirinya mulai belajar Surfing dari sang ayah I Wayan Suparta yang juga seorang Surfer dan Lifeguard.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. I Ketut Agus Aditya Putra

<