eXtremeINA.com

Tag :Teja

JAKARTA – eXtremeINA.com    Baru-baru ini KEMENPORA RI Bagian Olahraga Rekreasi Tantangan dan Pertualagan bersama Asosiasi BMX Indonesia [ABI] memberangkatkan beberapa rider BMX Untuk diikutsertakan dalam FISE World Series di Montpellier, Prancis. Sebagai wakil Indonesia untuk kelas Flatland Heru Anwari dan Januar Susanto dipercaya oleh KEMENPORA RI dan ABI untuk ikut serta dalam kejuaraan tersebut. Sementara di kelas Street, Indonesia tidak mengirimkan wakilnya.

Sudah-Tepatkah-Pemilihan-Atlet-BMX-Indonesia-di-FISE-World-Series-2018_news-(4)

Hal ini langsung menjadi pertanyaan besar bagi legenda, tokoh, dan para rider BMX di Indonesia. Apakah pemilihan atlet BMX untuk FISE sudah tepatkan? Jika ditelurusi lebih dalam dan mengikuti aturan yang berlaku nama Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja berhak mewakili Indonesia di ajang FISE tersebut, namun pada kenyataanya rider asal Medan ini tidak diberangkatkan untuk kategori Street. Sementara di kelas Flatland, nama Muhammad Haris Effendi atau yang akrab dipangil Bendot berhasil menjadi juara pertama namun dengan berbagai alasan dirinya tidak diikutsertakan dalam skuad yang mengikuti ajang FISE tersebut.

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (1)

Perihal ini Teja menyampaikan, “Sungguh saya kecewa tidak bisa mewakili Indonesia di ajang FISE World Series di Montpellier, Prancis musim 2018. Kerja keras saya selama ini untuk menjadi rider terbaik Indonesia seakan sia-sia, jika alasannya di kelas Street sangatlah sulit, itu bukanlah alasan yang tepat. Karena saya yakin masih bisa berjuang meraih yang terbaik di kejuaraan itu. Harapan saya untuk kedepannya KEMENPORA RI dan ABI semakin bijak dalam memilih rider yang akan diikutsertakan dalam kejuaraan BMX berskala Internasional, apalagi ini membawa nama baik Indonesia.”

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (2)

Di sisi lain senior dari Teja yang bernama Herman Sulaeman atau yang sering disapa Moonthink Bilga mengatakan, “Harusnya Teja berhak diberangkatkan untuk mewakili Indonesia di ajang FISE World Series di Montpellier, Prancis musim 2018. Sangat disayangkan wakil Indonesia di cabor BMX kelas Street tidak ada. Jika alasannya cukup sulit meraih prestasi di kelas tersebut, menurut saya itu bukanlah satu asalan yang positif. Saya percaya Teja mampu berbuat sesuatu di sana, dan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia yang diwakili Teja memiliki rider BMX Street yang mampu bersaing. Jika Teja tidak berhasil naik podium, maka kejuaraan tersebut mampu menjadi pelajaran berharga bagi dirinya, setidaknya ada perwakilan dari Indonesia dalam ajang tersebut.”

Sudah Tepatkah Pemilihan Atlet BMX Indonesia di FISE World Series 2018_news (3)

Tanggapan juga datang dari Zul Irvan yang notabennya juga seorang legenda BMX Street Indonesia, “Jujur saya kecewa atas pemilihan rider BMX yang diikutsertakan dalam kejuaraan FISE World Series di Montpellier, Prancis dan menurut saya atas prestasi dan dedikasinya terhadap BMX Indonesia Teja berhak dan layak mewakili Indonesia untuk kategori Street di ajang tersebut. Semoga kedepannya KEMENPORA RI dan ABI selaku induk dari olahraga BMX di Indonesia semakin teliti dan bijak memilih atlet untuk diberangkatkan dalam sebuah kejuaraan BMX berskala Internasional.”

eXINA-Galaxy-BMX-Flatland_gallery-pt3-(3)

Komentar pun juga dilontarkan oleh Sekjen Assosiasi BMX Indonesia [ABI] bernama Asep Tubagus Tresnadi dengan panggilan akrab Apep, “Rider atau atlet Indonesia yang berangkat adalah Heru Anwari dan juga Botay Agata dari kategori Flatland. Heru Anwari berangkat ke FISE World Series musim 2018 berdasarkan perwakilan dari kota Serang yang di support oleh pemerintah sebagai program ABI Banten. Sementara Botay Agata diberangkatkan lantaran namanya telah terdaftar di kelasnya sekarang, yang mungkin seharusnya ada nama Harris Effendi atau Bendot, namun dirinya telah gantung sepeda dan itu sangat disayangkan. Sementara Ardika Winata atau Teja yang harunya turun di kelas Street tidak diberangakatkan lantaran kelas yang diikutinya terlalu berat dan butuh persiapan yang cukup lama.”

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com / Berbagai Sumber

Sebuah pertanyaan perihal pemilihan atlet BMX yang diberangkatkan ke FISE World Series.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Salah satu Rider Pro BMX Indonesia Ardika Winata atau yang akrab dipanggil Teja mendapatkan undangan resmi untuk mengikuti kejuaraan BMX bertajuk International East China Urban Cycling Competition 2018 yang akan di mulai Minggu [13/05] waktu China.

Ardika Winata Akan Berkompetisi di China

Untuk mempersiapkan penamilannya di China, Teja sudah berlatih dengan sangat keras untuk mencapai target maksimal dalam kompetisi BMX tersebut. Walaupun lawan-lawan yang dihadapinya akan sangat sulit seperti dari negara Thailand, Jepang, dan juga China nyatanya rider BMX asal Medan ini tetap optimis bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah BMX International.

2018-International-East-CHINA-Urban-Cycling-Competition-INVITATION_(chinese&english)-1

Saat ini Teja sudah tiba di China, karena sudah memulai keberangkatannya kemarin tanggal Jumat [11/05]. Selain mendapatkan undangan resmi, Teja juga mendapatkan akomodasi pesawat dan penginapan dari pihak penyelenggara. Namun hal ini pun tidak luput dari dukungan sponsornya yang membantu Teja untuk meningkatkan performanya di China nanti, brand tersebut adalah FYC Footwear.

2018-International-East-CHINA-Urban-Cycling-Competition-INVITATION_(chinese&english)-2

Dalam kesempatannya sebelum berangkat ke China, Teja menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada dirinya. Sebagai satu-satunya Rider X Street Indonesia yang akan berlaga di ajang International East China Urban Cycling Competition 2018 Teja akan siap bekerja keras untuk meraih podium tertinggi.

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Ardika Winat

Ardika Winata akan berpartisipasi dalam International East China Urban Cycling Competition 2018 di China.

READ MORE

eXtremeINA-Teja-BMX-profile (2)eXtremeINA.com    Penggiat Street BMX selalu menggunakan safety gear dalam setiap melakukan aksinya, demikian dengan seorang rider BMX yang biasa dikenal dikalangan BMX dengan sebutan Teja, Teja adalah salah satu penggiat Street BMX yang bermental baja, hal itu terbukti saat diberi obstacle jumping Teja sangat lihay dalam melakukan trik Backflip.

Teja yang mempunyai nama asli Ardika Winata ini lahir di Medan, membesarkan nama wilayah Medan sudah mencapai kancah Asia, salah satunya ia pernah mengikuti kompetisi di Yogyakarta dalam event IOXC. Teja menampilkan Backflip Tailwhip trick dalam event tersebut, dan itu memecahkan sejarah di Indonesia yang menampilkan trik itu.

eXtremeINA-Teja-BMX-profile (4)

Dalam melakukan trik tersebut Teja mengaku sering berlatih dengan semangat dan keyakinan yang tinggi akhirnya ia bisa melakukan tersebut. Menurutnya hal yang pertama dilakukan dalam mempelajari trik adalah keyakinan dan memakai safety, dengan hal itu Teja yakin semua hal yang sulit akan terasa mudah jika diawali dengan keyakinan yang matang.

Sejumlah prestasi  ia dapatkan dan baru-baru ini iya mendapat  penghargaan  menjadi  rider terbaik di Indonesia dalam event nasional yang diadakan Asosiasi BMX Indonesia [LOCAL HEROES 2014] yang digelar di lapangan KEMENPORA, Jakarta Pusat. Teja juga mendapat peringkat pertama dalam event tersebut, di dalam kelas open Street BMX.

eXtremeINA_Hari Terakhir Final Local Heroes, Teja Memukau_news (1)

Backflip No Hand trick ini terbilang sulit dilakukan, tidak demikian dengan Teja, ia melakukan hal tersebut dengan sempurna pada Local Heroes 2014, dan itu merupakan kali pertama ia melakukan trik tersebut dan ditonton para rider BMX, trik  yang menjadi andalan Teja dalam berkompetisi adalah Flair, menurutnya trick itu adalah trick yang sulit dilakukan bahkkan dirinya sering gagal dalam melakukannya.

eXtremeINA-Teja-BMX-profile (6)

Jika kalian ingin melakukan trick tersebut Teja berpesan untuk memperhatikan safety gear dan keyakinan, jika jatuh jangan dilawan arusnya, jika dilawan akan fatal akibatnya.

Twitter:  @TejaBMX

Instagram: Teja_BMX

Facebook:  Ardika Winata

Text & Photo : Arief Munandar

eXtremeINA.com    Penggiat Street BMX selalu menggunakan safety gear dalam setiap melakukan aksinya, demikian dengan seorang rider BMX yang biasa dikenal dikalangan BMX dengan sebutan Teja, Teja adalah salah satu penggiat Street BMX yang bermental baja, hal itu terbukti saat diberi obstacle jumping Teja sangat lihay dalam melakukan trik Backflip. Teja yang mempunyai nama asli Ardika […]

READ MORE
<