eXtremeINA.com

Tag :West Java

BANDUNG – eXtremeINA.com  Sebagai produsen lokal yang memfokuskan kepada alat-alat petualangan alam tropis, sangat wajar jika EIGER mendukung semua kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas tersebut di negeri sendiri. Salah satunya adalah dengan menggelar EIGER Independence Sport Climbing Competition [EISCC]. Acara yang rutin dilakukan setiap tahun, memasuki tahun yang ketiga belas di 2019 ini. Acara sendiri berlangsung mulai dari 15 -17 Agustus 2019.

“Pemilihan tempat selalu rutin EIGER lakukan di EIGER Flagship Store, Jalan Sumatra Bandung. Fasilitas media papan panjat yang EIGER miliki di store Sumatra menjadi satu-satunya di Bandung yang memenuhi standar FPTI. Selain itu untuk peserta luar kota juga lebih mudah karena banyak penginapan di sekitaran arena pertandingan,” jelas Arif Husen, Marcomm Manager PT. EIGER MPI.

Dengan gelaran rutin yang sudah diadakan selama 13 kali, maka ajang ini menjadi salah satu ajang pencarian bibit unggul untuk atlet panjang dinding Jawa Barat dan Nasional. “Peserta yang bisa ikut ajang ini adalah remaja berusia 14 tahun ke atas dan mengikuti kuota jumlah peserta yang sudah EIGER tentukan,” tukas Arif.

Untuk acara kali ini, total peserta yang terdaftar ada sekitar 168 peserta, berasal dari 15 provinsi di Indonesia dan dua atlet asal Singapura. “Untuk atlet asing sebenarnya sudah mulai banyak muncul semenjak gelaran EISCC yang 11, artinya dari tingkat kesulitan, sampai hadiah yang disediakan sudah menjadi daya tarik untuk atlet asing,” tambah Arif lagi.

Untuk kategori lomba sendiri akan dibagi menjadi kelas Rintisan [Lead] Putra dan Putri, serta Kecepatan [Speed] Putra dan Putri. Seperti yang sudah-sudah ajang tahunan ini juga menggandeng Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI], yang berlaku sebagai asosiasi resmi untuk olahraga panjat tebing di Indonesia. “EIGER mengharapkan EISCC dapat menggairahkan kembali kejuaraan nasional dan tentunya menjadi kalender tahunan kejuaraan resmi nasional. Selain itu EISCC juga EIGER harapkan meningkatkan prestasi atlet-atlet panjang dinding nasional,” ungkap Arif.

Total hadiah sendiri untuk acara 3 hari ini total ada 75 juta rupiah, berupa 60 juta dalam bentuk cash, dan 15 juta rupiah dalam bentuk produk. Mari kita dukung para pemanjat tebing Indonesia untuk berprestasi di mana pun mereka berlaga. Salam Lestari!

 

Text & Photos          : EIGER

Edited by                  : Ihsan Rizaldi Raz

EIGER Gelar EISCC Ketigabelas, Untuk Pencarian Bibit Unggul Atlet Panjat Dinding Nasional

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Salah satu atlet terbaik Aggressive Inline Skate Indonesia asal Bandung, Jawa Barat, Jessy Suryanegara akan kembali dipercaya oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA] untuk mewakili Indonesia dalam kejuaraan FISE World Series 2019 yang akan tersaji pada bulan Mei mendatang di Montpellier, Prancis.

Sejatinya tahun 2019 menjadi tahun ketiganya mengikuti kejuaraan olahraga ekstrem bertaraf Internasional di Montpellier, pada tahun 2018 yang lalu Jessy Suryanegara turun di kelas Amateur dan sukses meraih posisi ke 13. Untuk tahun 2019 ini dirinya telah menargetkan masuk 10 besar dan masih turun di kelas Amateur.

Dalam kesempatannya Jessy Suryanegara mengatakan, “Selama dua tahun mengikuti ajang FISE World Series Montpellier Perancis, saya makin mengerti apa yang harus saya lakukan untuk musim ketiga saya mengikuti FISE World Series di Montpellier, Prancis. Oleh karena itulah saya akan berusaha masuk dalam peringkat 10 besar.”

Untuk berjuang mewakili Indonesia dalam cabang olahraga Aggressive Inline Skate di ajang FISE World Series, Montpellier, Prancis, Jessy Suryanegara akan ditemai oleh salah satu bladder asal Bogor bernama Iwang. Mereka berdua akan bahu membahu meraih prestasi terbaik di salah satu kejuaraan olahraga ekstrem terbaik di Eropa.

Pada setiap tahunnya, KEMENPORA selalu memberangkatkan atlet-atlet terbaiknya dicabang olahraga Aggressive Inline Skate, BMX, dan juga Skateboard untuk mengikuti kejuaraan FISE World Series, di Montpellier, Prancis. Walaupun mereka di Indonesia ataupun Asia sudah masuk kedalam kelas Pro, nyatanya di ajang FISE World Series ini mereka masih berjuang di kelas Amateur. Hal ini disebabkan persaingan yang ketat, dan skill yang dimiliki peserta lain cukup diatas rata-rata.

FISE World Series yang tersaji di Montpellier, Prancis ini adalah salah satu kejuaraan olahraga ekstrem terbaik di Eropa yang mempertandingkan banyak cabang olahraga, seperti Aggressive Inline Skate, BMX, Skateboard, Downhill, Parkour, Wakeboarding, dan Scooter Freestyle. Semoga di tahun 2019 ini atlet-atlet olahraga ekstrem Indonesia mampu meraih prestasi di ajang tersebut.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Jessy Suryanegara

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Jessy Suryanegara akan kembali dipercaya mewakili Indonesia dalam FISE World Montpellier 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Cabang olahraga [cabor] skateboard dipastikan menjadi satu bagian yang akan akan dipertandingkan dalam gelaran olahraga terbesar se-Asia Tenggara bertajuk SEA Games 2019 Filipina. Selaku Induk Organisasi Skateboard di Indonesia Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia [PORSEROSI] yang bekerja sama dengan Indonesia Skateboarding Association [ISA] telah membentuk skuat timnas yang tangguh untuk meraih banyak prestasi dalam ajang tersebut.

Dalam kesempatannya Charlie selaku ketua dari dengan ISA yang juga pengurus PORSEROSI, mengatakan “Pelatnas Skateboard untuk SEA Games 2019 Filipina telah dilaksanakan di Buqiet Skatepark, Jl. Terusan Geger Kalong Hilir 88, Kecamatan Parongpong Bandung, Jawa Barat. Ada 13 atlet putra putri terpilih yang menjalani pelatnas, mereka akan terus berlatih dan dilihat seberapa konsisten mereka dalam mempersiapkan diri untuk ajang SEA Games 2019.

Dalam kejuaraan multi event SEA Games 2019 untuk cabang olahraga Skateboard akan dipertandingkan empat kelas berbeda mulai dari Street, park, Game of Skate, dan Downhill.”Kami sangat optimis Timnas Skateboard Indonesia akan meraih prestasi di SEA Games 2019, target kami adalah 2 medali emas, yang datangnya dari Street dan Park. Kami sudah buktikan bahwa kita mampu meraih prestasi di ajang Asian Games 2018 dan bukan mustahil kita mampu Berjaya di SEA Games 2019,” tambah Charlie.

Walaupun Indonesia diprediksi mampu meraih prestasi, nyatanya bukan urusan yang mudah untuk mencapai target yang sudah dicanangkan oleh pengurus. Kemungkinan lawan tersulit yang akan dihadapai oleh Indonesia dalah tuan rumah Filipina dan Thailand. Namun Indonesia harus tetap waspada dengan negara-negara lain yang siap mengirimkan atlet-atlet terbaiknya.

Cabang olahraga Skateboard dalam kejuaraan SEA Games 2019 Filipina akan tersaji pada awal bulan Desember. Walaupun sudah ada 13 nama terpilih, nampaknya pengurus masih ingin mencari yang terbaik dan benar layak mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2019.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : courtesy of @yudi50

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

PORSEROSI dan ISA telah menargetkan meraih 2 medali emas di SEA Games 2019 Filipina.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Jessy Suryanegara salah satu pro Aggressive Inline Skate Indonesia yang sekaligus menjadi ketua dari Flower City Bladers [komunitas Aggressive Inline Skate Bandung], akan berupaya sekuat tenaga untuk meyakinkan Pemerintah agar mau memasukkan Aggressive Inline Skate sebagai salah satu cabang olahraga [cabor] yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional [PON] 2020 Papua.

Dalam kesempatannya Jessy Suryanegara mengungkapkan, “Nama komunitas Flower City Bladers sudah masuk dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI] Bandung sejak tahun 2013, dan mereka telah mensupport penuh untuk cabor Aggressive Inline Skate dapat dipertandingkan dalam PON 2020 Papua. Sebenanrya kami memang belum full push untuk mengajukan Aggressive Inline Skate dapat dipertandingkan dalam PON 2020, hal ini dikarenakan Pemerintah sedang fokus pada masa pemilu, namun dalam waktu dekat kami akan menyambangi KONI Bandung untuk meminta kejelasannya.”

“Syarat untuk suatu cabor dapat dipertandingkan dalam ajang PON 2020 adalah setiap propinsi memiliki komunitas yang aktif, memiliki setidaknya 20 atlet yang aktif di tiap daerah dengan jadwal latihan yang rutin, dan kejuaraan olahraganya berjalan dengan baik,” tambah Jessy.

Langkah yang dilakukan Jessy bersama rekan-rekannya untuk meyakinkan Pemerintah agar memasukan Aggressive Inline Skate menjadi cabor yang dipertandingkan dalam PON 2020 adalah, membuat alat atau obstacle agar dapat digunakan para komunitas berlatih, mencari bladder yang aktif dan potensial untuk menjadi seorang atlet, dan memberikan jadwal yang rutin untuk berlatih. Walaupun belum cukup popular layaknya Skateboard dan BMX, sejatinya olahraga Aggressive Inline Skate di Indonesia sudah berkembang cukup pesat, hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyak anak muda di berbagai penjuru yang telah main olahraga yang cukup ekstem ini.

Indonesia sendiri memiliki atlet Aggressive Inline Skate yang sudah cukup berprestasi baik di tingkat Nasional ataupun Internasional, salah satunya adalah Jessy Suryanegara yang akan bertanding dalam FISE World Series di Montpellier Prancis pada bulai Mei 2019 mendatang, selain itu ada nama Iwang Putra bladder asal Bogor yang juga akan berangkat ke FISE World Series pada bulan Mei mendatang, dan tentunya masih banyak lagi yang lain.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Jessy Suryanegara

Edited by      : Ihsan Rizaldi Raz

Jessy saat ini akan berupaya untuk meyakinkan Pemerintah agar mau memasukkan Aggressive Inline Skate.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada beberapa waktu yang lalu Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia [PORSEROSI] bekerja sama dengan Indonesia Skateboarding Association [ISA] menggelar seleksi Nasional di Buqiet Skatepark, Jl. Terusan Geger Kalong Hilir 88, Kecamatan Parongpong, Bandung, untuk mencari atlet yang akan dipersiapkan dalam kejuaraan SEA Games 2019 di Filipina.

Dalam seleksi nasional ini diikuti oleh para skateboarder dari seluruh penjuru Tanah Air, keseriusan dan kegigihan mereka untuk mengikuti seleksi Nasional sangat terlihat, mereka ingin sekali mewakili Indonesia untuk ajang olahraga Asia Tenggara yang tersaji selama dua tahun sekali. Pada hasil seleksi nasional untuk ajang SEA Games 2019 ini, terselip beberapa nama atlet yang turun di kejuaraan Asian Games 2018 mereka adalah Sanggoe Dharma Tanjung, Gregorius Aldwien Angkawidjaja, Pevi Permana, Jason Dennis Linjzaat, dan Nyimas Bunga Cinta.

Pada ajang Asian Games 2018 yang lalu beberapa atlet ini sukses meraih medali seperti Sanggoe Dharma Tanjung yang meraih medali perak di nomor jalan putra, Jason Dennis Linjzaat yang meraih medali perak di nomor taman putra, Pevi Permana yang meraih medali perunggu di nomor taman putra, dan Nyimas Bunga Cinta yang meraih medali perunggu di nomor jalan putri.

Atas hasil yang diraih oleh beberapa atlet Skateboard Indonesia di ajang Asian Games 2018 yang lalu, maka tidak menutup kemungkinan Tim Nasional [Timnas] Skateboard Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina akan meraih banyak prestasi. Walaupun berpotensi untuk meraih prestasi, nampaknya Indonesia tidak akan mudah meraih hasil yang ditargetkan. Karena diperkirakan Thailand akan menjadi lawan terberatnya.

Berikut adalah daftar nama Atlet Timnas Skateboard SEA Games 2019:

  1. Sanggoe Dharma Tanjung
  2. Gegorius Aldwien Angkawidjaja
  3. Erlangga Ramadhan Putra
  4. Wanda Septiadi Wijaya
  5. Basrai Graito Hutomo
  6. Pevi Permana Putra
  7. Jason Dennis Lijnzaat
  8. Rosehan Anwar
  9. Andry Satria Permata
  10. Nyimas Bunga Cinta
  11. Neepa Arumdapta Pramesti
  12. Kyandra Kailana Susanto
  13. Jessica Putri RF Sibarani

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Seleknas SEA Games 2019 untuk Skateboard telah usai, berikut nama-nama yang masuk pada Pelatnas.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sabrina Sameh sukses melakukan gebrakan terbarunya dengan bergabung dengan Proman Drag Bike Team. Sejatinya Sabrina Sameh sendiri juga telah resmi memperkuat Toyota Team Indonesia [TTI] untuk cabang olahraga Gymkhana. Bersama dengan skuad muda lainnya, mojang Bandung ini direncanakan akan turun di satu dari tiga kelas yang tersedia yaitu 200cc open, 200cc pemula, dan 150cc.

Pada kesempatannya Sabrina Sameh menyampaikan, “Untuk bergabung dengan Proman Drag Bike Team, sebelumnya saya meminta izin terlebih dahulu kepada Bapal Mamet selaku Direktur Toyota Team Indonesia [TTI], dan bersyukur mereka mendukung saya selama acara tidak bersamaan dengan kegiatan Toyota Team Indonesia [TTI].”

Ada satu hal menarik dibalik cerita karir balap Sabrina Sameh, sejatinya Sabrina Sameh lebih dikenal sebagai pebalap Drag Bike dan bukanlah pebalap Gymkhana atau Slalom. Bergabungnya Sabrina Sameh sebagai pebalap Gymkhana di Toyota Team Indonesia [TTI] merupakan kejutan dan kembalinya Sabrina Sameh ke ajang balap drag bike bersama dengan tim Proman Drag Bike Team merupakan comeback bagi dirinya.

Sejatinya kehadiran Proman Drag Bike Team ini akan membuat kompetisi musim 2019 akan semakin seru dan menegangkan. Banyaknya kejuaraan Drag Bike ini sekaligus menjadi alat pendorong bagi perkembangan olahraga balap motor di Indonesia. Selain itu ajang ini juga mampu meningkatkan prestasi bagi para pebalapnya, memberikan wadah bagi pecinta balap, dan meningkatkan kualitas karir para pebalapnya.

Sementara untuk kesiapan motor yang akan digunakan, pihak Proman telah mempercayai kepada salah satu tuner andal Kentar Dimar dari Key Speed Home Industri. Patut dinantikan akan seperti apa comeback dari Sabrina Sameh di ajang drag bike musim 2019.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Proman Drag Bike Team

Sabrina Sameh yang juga memperkuat Toyota Team Indonesia turut bergabung dengan Proman Drag Bike Team.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Demi mengikuti kalender kejuaraan otomotif di Tanah Air pada musim 2019, khususnya pada kejuaraan drag bike. Salah satu produsen minuman berenergi merilis tim balapnya yang bernama Proman Drag Bike Team, di Pawon Pitoe, Jalan Lengkong Besar, Bandung, Jawa Barat, Kamis [04/04]. Tim drag bike yang baru dirilis ini nantinya akan membawa nama Jawa Barat di kejuaraan nasional ataupun kejuaraan daerah, dengan target meraih semua trofi yang tersedia.

Dalam kesempatannya Manajer Tim Proman Drag Bike Team, Anggi Sumardianto mengatakan untuk mencapai target maksimak kami sudah mempersiapkan para pebalap yang siap membawa bendera Proman Drag Bike Team meraih banyak kesuksesan di serangkaian acara yang ada, “Dengan dukungan beberapa sponsor, secara resmi kita luncurkan tim drag bike untuk mengarungi berbagai acara baik di tingkat nasional maupun regional.”

“Pebalap yang akan mewakili tim drag bike tersebut berjumlah 3 orang, diantaranya Andriansah, Candra Tani dan Sabrina Sameh. Mereka diketahui merupakan pebalap muda Indonesia yang sudah berprestasi di berbagai acara drag race. Guna mendukung prestasi para pebalap tersebut, tim Proman Drag Bike tengah menyiapkan sebanyak tiga kendaraan yang berkapasitas 200 cc dan 155 cc. Dan ketiga motor tersebut akan terjun di kelas Open dan Pemula. Masing-masing pebalap akan tampil pada kelas 200cc open, 200cc pemula dan 155cc,” tambah Anggi.

Sadar akan tantangan target yang diberikan oleh pengurus, salah satu pebalap Proman Drag Bike Team Sabrina Sameh memberikan komentarnya, “Kami akan tampil semaksimal mungkin saat mengikuti berbagai macam kejuaraan yang diikuti, dan kami optimis dengan skuad yang terbentuk saat ini.  Kalau berbicara persiapan kita tentu sudah sangat siap karena tim ini sebenarnya sudah terbentuk sejak beberapa tahun yang lalu dengan sponsor yang berbeda, ini akan menjadi ajang pembuktian bagi kita khususnya para pebalap

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Proman Drag Bike Team

Proman baru saja memperkenalkan tim balap drag bike mereka, bernamakan Proman Drag Bike Team.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Indonesia Skateboarding Association [ISA] selaku induk organisasi olahraga skateboard di Tanah Air akan menggelar Seleksi Nasional [Seleknas] untuk SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Untuk mencari calon atlet terbaik, ISA didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA], Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI], dan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia [PB PERSEROSI].

Indonesia Skateboarding Association (ISA) selaku induk organisasi olahraga Skateboard di Tanah Air akan menggelar selekni nasional (seleknas) untuk Kejuaraan Sea Games 2019 di Manila, Filipina. Untuk mencari calon atlet terbaik, ISA didukung penuh oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB PERSEROSI).

Seleknas SEA Games 2019 ini akan diselenggarakan pada tanggal 28-29 Maret 2019 di Buqiet Skatepark, Jalan Terusan Geger Kalong Hilir 88, Kecamatan Parongpong, Bandung, Jawa Barat. Untuk kategori yang akan diseleksi adalah Street, Park, dan Game of SKATE. Bagi peserta yang ingin ikut serta dalam seleknas SEA Games 2019 ini para skateboarder wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000 serta mengisi formulir yang sudah tertera pada poster.

Dalam kesempatannya Charlie Hobbies selaku ketua dari Indonesia ISA mengatakan, “Harusnya Pelatnas untuk SEA Games 2019 sudah berlangsung sejak bulan Januari awal tahun yang lalu, namun karena dana belum turun akibatnya pelatnas belum dapat dijalankan. Oleh karena itulah kita persiapkan dulu atlet-atletnya mulai dari Street, Park, dan Game of SKATE. Para peserta Seleknas SEA Games 2019 ini harus membayar biaya pendaftaran seberas Rp. 50.000 dengan tujuan untuk konsumsi dan sertifikat keikutsertaan.”

Sejatinya Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pecinta skateboard yang cukup banyak, jika berkunjung ke berbagai daerah di Tanah Air maka akan mudah menemukan komunitas skateboard di sana. Indonesia sendiri memiliki banyak sekali skateboarder yang sudah cukup mentereng akan prestasi di kancah Internasional seperti Mario Palandeng, Sanggoe Dharma Tajung, Pevi Permana, dan masih banyak yang lainnya.

Pada ajang Asian Games 2018 yang lalu, Tim Nasional [Timnas] Skateboard Indonesia sukses meraih empat medali yang diantaranya, dua keping medali perak didapat dari Jason Dennis Lijnzaat [Men’s Park] dan Sanggoe Dharma Tanjung [Men’s Street]. Selain itu keping medali perunggu didapat didapat dari Pevi Permana Putra [Men’s Park] dan Nyimas Bunga [Women’s Street]. Jika nantinya Indonesia benar-benar mengirimkan atletnya untuk ikut serta di ajang SEA Games 2019 Manila, bukan tidak mungkin Indonesia mampu meraih prestasi di sana. Namun diperkirakan lawan sulit yang akan dihadapi oleh atlet-atlet Indonesia adalah Jepang, China, dan Thailand.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Seleknas SEA Games 2019 / eXtremeINA.com

ISA selaku induk organisasi olahraga skateboard di Tanah Air akan menggelar Seleksi Nasional untuk SEA Games 2019.

READ MORE

CIMAJA – eXtremeINA.com     Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan alam laut yang melimpah, dan alasan inilah yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi terbaik didunia untuk bermain surfing. Sejatinya banyak cara untuk membuktikan kecintaannya terhadap pantai-pantai yang ada di Indonesia ini, salah satunya adalah bergotong royong untuk membersihkan area pantai dari adanya sampah.

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah salah satu Negara dengan kekayaan alam laut yang melimpah, dan alasan inilah yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi terbaik didunia untuk bermain Surfing. Sejatinya banyak cara untuk membuktikan kecintaanya terhadap pantai-pantai yang ada di Indonesia ini, salah satunya adalah bergotong royong untuk membersihkan area pantai dari adanya sampah.

Akan banyak sekali manfaat yang didapat saat pantai dalam kondisi bersih, misalnya adalah dapat menikmati suasana pantai dengan nyaman, berenang di pantai dengan tidak takut kotor, dan pastinya suasananya enak untuk dipandang. Pada akhir pekan Minggu [03/03] kemarin Weekend Warrior Surfer yang bekerja sama dengan Sukabumi Surfing Association dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menggelar acara bertajuk Beach Clean UpCaring for Cimaja”.

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah salah satu Negara dengan kekayaan alam laut yang melimpah, dan alasan inilah yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi terbaik didunia untuk bermain Surfing. Sejatinya banyak cara untuk membuktikan kecintaanya terhadap pantai-pantai yang ada di Indonesia ini, salah satunya adalah bergotong royong untuk membersihkan area pantai dari adanya sampah.

Dalam kesempatannya Dede Suryana surfer asli Cimaja, Jawa Barat, yang juga menjadi berpartisipasi dalam acara ini menyampaikan, “Bersih-bersih pantai ini adalah sebagai bentuk kepedulian surfer Indonesia khususnya terhadap kebersihan pantai. Kegiatan ini sekaligus mengajarkan serta memberikan edukasi terhadap masyarakat lokal maupun wisatawan lainnya untuk terus dan selalu menjaga lingkungan pantai, dengan kata lain janganlah membuang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempatnya yang sudah disediakan.”

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah salah satu Negara dengan kekayaan alam laut yang melimpah, dan alasan inilah yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi terbaik didunia untuk bermain Surfing. Sejatinya banyak cara untuk membuktikan kecintaanya terhadap pantai-pantai yang ada di Indonesia ini, salah satunya adalah bergotong royong untuk membersihkan area pantai dari adanya sampah.

Selain membersihkan Pantai Cimaja, tujuan lain diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjaga silahturahmi antar sesama surfer lokal maupun soul surfer. Semoga dengan adanya kegiatan semacam ini dapat mendorong masyarakat, komunitas atau penggeliat olahraga surfing di daerah lainnya untuk sama-sama membersihkan pantai yang ada di sekitarnya.

Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah salah satu Negara dengan kekayaan alam laut yang melimpah, dan alasan inilah yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi terbaik didunia untuk bermain Surfing. Sejatinya banyak cara untuk membuktikan kecintaanya terhadap pantai-pantai yang ada di Indonesia ini, salah satunya adalah bergotong royong untuk membersihkan area pantai dari adanya sampah.

“Perkembangan olahraga surfing di Indonesia sudah cukup berkembang dari tahun ke tahunnya. Banyak anak muda yang sudah mulai menggeluti olahraga surfing ini, tinggal bagaimana mereke menjaga konsistensinya untuk terus belajar dan belajar hingga menjadi surfer yang bergelimang prestasi.” tambah Dede Suryana, yang saat ini tengah disibukkan dengan kegiatan barunya mengembangkan usaha lingkungan dengan mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang dapat bermanfaat.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Bersih-bersih pantai ini adalah sebagai bentuk kepedulian surfer Indonesia khususnya terhadap kebersihan pantai.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Seri kedua balap Gokart bertajuk Eshark Rok Cup 2019 telah berlangsung pada akhir pekan [24/02] kemarin di Sirkuit International Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Jalannya perlombaan sempat terhenti akibat hujan deras yang mengguyur lintasan saat memasuki pre-final. Sempat dilanjutkan, namun di sore hari hujan yang lebih deras kembali turun dan terpaksa membuat pihak penyelenggara menghentikannya.

Saat pihak penyelenggara melihat situasi dan kondisi yang memungkinkan untuk dilanjutkannya perlombaan, seluruh peserta terlihat antusias dan tidak menyerah walaupun harus menghadapi lintasan yang basah serta genangan air. Hal ini pun terbukti pada kelas Expert, dimana pebalap UT Racing Team bernama Haridarma Manoppo sukses mencuri perhatian karena sukses meraih juara, padahal dirinya hanya mampu finish di urutan ketiga pada seri sebelumnya. Juara Nasional ITCC 1600 max di musim 2018 dalam kompetisi ISSOM berhasil mengalahkan lawannya Brendan Lim Chin Hui dari P-Five Racing Team dan pebalap Tanada Eris Mahpud dengan persaingan yang cukup ketat.

Perlombaan di kelas lain juga tidak kalah seru, pada kelas kelas Senior duel antara pebalap Muhammad Hrits dari P-Five Racing Team dan Zahir dari Tanada berjalan sangat seru dan menegangkan, namun berkat tekat yang lebih kuat akhirnya Harits sukses mengalahkan rivalnya tersebut. Di susul peringkat kedua oleh duo UT Racing Team Prassetyo Hardja dan Akheela Chandra Dewanto, serta pebalap ASR Motorsport Silvano Christian.

Keseruan lainnya juga datang dari kelas Mini Rising Star, saat pebalap Gegaz Motorsport Michael Orlando Kurniawan berhasil menjadi juaranya. Posisi kedua mampu diraih oleh Timofey Mikhaylov dari DRM Racing Team, sementara untuk posisi ketiga sukses diraih oleh Febrian Putra Pratama dari P-Five Racing Team.

Berikut adalah hasil lengkap Eshark Rok Cup seri kedua yang berlangsung pada Minggu [24/02] di Sirkuit International Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat:

Sempat Terhenti, Seri 2 Eshark Rok Cup 2019 Berjalan Seru

Hasil Kelas Senior

Text                : Bambang Vidiatmoko

 

Photos           : Eshark Rok Cup / Berbagai Sumber

Terhambat akibat cuaca tak bersahabat, namun Eshark Rok Cup 2019 seri kedua berjalan cukup mulus.

READ MORE
<