eXtremeINA.com

Features

Teknik Dasar Drifting

eXtremeINA.com  Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin. Para drifter biasanya menggunakan rem tangan dan drifter juga biasanya ketika melakukan drifting menggunakan posisi gigi dua. Melakukan drifting sangat dibutuhkan keahlian untuk dapat menguasai teknik drift tersebut.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Jenis mobil untuk drifting biasanya yang turun didalam acara drifting adalah mobil yang memiliki bobot ringan atapun sedang. Biasanya pula menggunakan tipe coupe atau sedan yang menggunakan penggerak roda belakang [Rear-Wheel-Drive] namun bermesin didepan [Front Engine]. Mobil-mobil tersebut seperti Nissan Skyline, Nissan Sylvia, Toyota Mark II, Toyota Corolla DX, dan Toyota Levin/Sprinter Treuno [AE86].

Teknik drifting biasanya dilakukan saat mobil sedang berkecepatan tinggi, lalu dibelokkan tanpa mengurangi kecepatan mobil dan membiarkan ban belakang slip dengan alur yang lebih besar daripada ban depan. Teknik drifting ini harus dilakukan dengan tepat, jika tidak bisa menyebabkan mobil tergelincir. Ada beberapa teknik yang biasa digunakan ketika melakukan drifting.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Handbrake Drift adalah teknik yang dilakukan dengan cara menginjak kopling dan dengan bersamaan handbrake ditarik, hal ini untuk menghilangkan traksi. Setelah atraksi sudah hilang, berikutnya kopling dilepaskan dan pedal gas ditekan dengan bersamaan lakukan countersteering.

Shift Lock adalah teknik drifting yang dilakukan dengan cara menurunkan posisi gigi yang lebih rendah. Hal ini dilakukan untuk membuat ban mengunci yang menyebabkan hilangnya traksi pada mobil.

Clutch Kick adalah teknik drifting yang dilakukan dengan cara menghentakan kopling secara cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat guncangan pada transmisi sehingga mempengaruhi keseimbangan mobil. Teknik ini akan membuat mobil menjadi slidding.

Breaking Drift adalah teknik drifting ini dilakukan ketika mulai memasuki tikungan lalu pedal rem diinjak sehingga bobot berpindah ke depan. Kemudian pedal gas langsung diinjak sehingga ban belakang kehilangan traksi.

Power Slide adalah teknik yang membutuhkan mobil dengan mesin yang bertenaga besar. Kemudian menginjak pedal gas sampai habis lalu mengontrol arah mobil dengan setir.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Feint/Scandinavian Flick adalah teknik drifting yang caranya dengan memindahkan bobot kendaraan ke luar dengan cara memutarkan setir ke arah luar tikungan kemudian lakukan secara tiba-tiba memutar balik setir sehingga bagian belakang mobil bergeser. Teknik ini mayoritas biasanya dilakukan oleh para pebalap rally.

Kansei/Dynamic Drift adalah teknik drifting dengan cara mengangkat pedal gas saat kecepatan tinggi. Hal ini terjadi karena saat pedal gas diangkat bobot berpindah dari belakang ke depan.

Saat drift sudah tercipta dengan melakukan teknik yang benar, maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah menjaga agar mobil tetap terkontrol. Untuk yang satu ini diperlukan keahlian dari si pengemudi dalam mengontrol kombinasi antara gas dan setir.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

MORE Features

COMMENTS

<