eXtremeINA.com

JAKARTA – eXtremeINA.com    Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] adalah induk organisasi atau Pengurus Besar olahraga surfing di Indonesia. Selaku ketua PB PSOI, Arya Subyakto bercita-cita ingin membawa olahraga surfing ini berkembang dalam beberapa porsi, mulai dari prestasi atlet di kancah Internasional, selalu sukses dalam menggelar event baik itu skala Nasional ataupun Internasional, olahraga surfing banyak digemari oleh anak-anak muda sebagai bentuk regenerasi, dan Pemerintah daerah hingga pusat semakin mengakui keberadaan PB PSOI.

Harapan-Arya-Subyakto-Setelah-Surfing-di-Coret-Dari-Asian-Games-2018_news-(3)

Hingga saat ini PB PSOI sendiri masih dalam proses menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI], namun PB PSOI telah diakui oleh International Surfing Association [ISA] dan juga World Surf League [WSL] selaku induk Federasi Surfing Internasional. Pada kesempatannya Ketua PB PSOI Arya Subyakto mengatakan, “Syarat menjadi anggota KONI adalah memiliki 50% dari jumlah propinsi di Indonesia yang jumlahnya terdiri dari 34 propinsi, dan PB PSOI sendiri baru memiliki 15,” Namun fakta yang dipaparkan oleh Arya Subyakto, “Walaupun Indonesia dikenal sebagai destinasi terbaik untuk bermain surfing oleh para surfer top dunia kenyataannya tidak semua propinsi di Indonesia memiliki pantai dan ombak yang dapat dijadikan spot untuk bermain surfing,” jelasnya.

Manfaat Hadirnya Kejuaraan Surfing di Krui_news (3)

Cara lain agar PB PSOI diakui oleh KONI adalah dengan dipertandingkan olahraga surfing di kejuaraan multi-event seperti Asian Games, Sea Games 2019 Philippines, dan Olimpiade 2020. Namun sangat disayangkan yang awalnya olahraga surfing akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018 lalu, akhirnya gagal terealisasi akibat alasan yang tidak jelas.

Disayangkan, Indonesia Tidak Ikut Kejuaraan VISSLA ISA World Junior Surfing Championship_news (3)

Pada tahun 2019 ini nampak adanya angin segar dalam kemajuan olahraga surfing di Indonesia, lantaran akan dipertandingkannya cabor surfing se-Asia Tenggara bertajuk Sea Games 2019. Dipertandingkannya cabor Surfing di ajang multi event tersebut tidak lepas dari peran penting PB PSOI yang mendorong Asosiasi Surfing Filipina untuk meyakinkan Pemerintahnya. Jika nantinya Tim Nasional [Timnas] Surfing Indonesia mampu berjaya di ajang tersebut, maka dipastikan olahraga surfing di Indonesia beserta dengan PB PSOI nya semakin diakui keberadaanya oleh Pemerintah seperti Kementrian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA], Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI], Komite Olimpiade Indonesia [KOI], media nasional dan juga masyarakat Indonesia.

tanjung-setia-surfing-illustration-(4)

Sejatinya banyak sekali hal positif yang dilakukan oleh pengurus PB PSOI untuk membuktikan keberadaanya dan juga eksistensinya, misalnya adalah pada tahun 2018 yang lalu hingga saat ini berjalan pengurus terus melakukan pendekatan dengan Kementrian Pariwisata [KEMENPAR], WSL dan juga Bupati untuk merancang program pertandingan WSL tahun 2019 di Indonesia. Langkah semacam ini jelas, karena PB PSOI berharap KONI menyadari bahwa Indonesia sudah memiliki induk organisasi olahraga surfing yang aktif, memiliki atlet yang cukup berprestasi di kancah Internasional sehingga siap membentuk skuad Timnas yang kuat untuk berjuang di Sea Games 2019 Philippines ataupun Olimpiade 2020.

cimaja-beach-surfing-illustration (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : eXtremeINA.com / Berbagai Sumber

 

#waves #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #championship #indonesia #KOI #KONI #KEMENPAR #KEMENPORA #PSOI #surf #surfer #surfing #surfingindonesia #WSL #2019SeaGames #2020OlympicGames

PB PSOI tak henti majukan surfing Indonesia di mata dunia.

READ MORE

eXtremeINA.com           Surfing dikategorikan sebagai salah satu olahraga air yang cukup ekstrem, dan di Indonesia sendiri perkembangan olahraga ini cukup pesat walaupun belum cukup populer. Namun walaupun olahraga ini cukup ekstrem, nyatanya Nada Fadhila Utami atau yang akrab dipanggil Nada cukup menikmati olahraga yang baru digelutinya ini.

Nada-Fadhila-surfer_profile-(4)

Nada Fadhila Utami adalah seorang surfer belia asal Bengkulu yang lahir pada tanggal 25 Januari 1999, dan yang memperkenalkan dirinya pada olahraga surfing ini adalah temannya dari Arizona. Saat pertama kali bermain surfing pada tahun 2015 di saat usianya masih menginjak 15 tahun, dirinya langsung jatuh cinta dan cukup membuat dirinya tertantang dengan olahraga surfing ini. Hal ini diperkuat dengan kepribadiannya yang suka sekali dengan hal baru.

Awalnya keluarga besar Nada tidak merestui dirinya bermain surfing, lantaran olahraga ini cukup berbahaya. Namun dengan pengertian yang diberikan oleh Nada lantaran kecintaan dengan olahraga surfing ini, alhasil keluarganya saat ini mendukung penuh untuk Nada bermain surfing. Bagi dirinya surfing adalah penyemangat hidup dan obat untuk dirinya dari rasa kegelisahan yang selalu menghantuinya.

Nada-Fadhila-surfer_profile-(6)

Walaupun sudah cukup lama menggeluti dunia Surfing, nyatanya Nada tidak ingin berkompetisi untuk memperebutkan title dan medali. Nada menilai kompetisi bukanlah dirinya lantaran berkompetisi dapat membutnya tertekan yang mengakibatkan dirinya gelisah, oleh karena itulah Nada hanya sangat mencintai Free Surf.

Sebagai seorang surfer, dirinya sangat mengidolakan Stephanie Gilmore Surfer asal Australia, Torren Martyn Surfer asal Australia, dan Acer Pacey. Karena kecintaanya pada olahraga ini, Nada mampu menghabiskan waktu 3 hingga 4 sehari untuk bermain surfing. Walaupun kerap mengalami kecelakaan saat bermain surfing yang mengakibatkan tubuhnya terluka ataupun lebam, dirinya mengaku tidak kapok dan ingin terus bermain Surfing.

 

Menurut dirinya perkembangan surfing di Indonesia cukup pesat, semua kalangan sudah mulai belajar bermain surfing. Walaupun tidak ingin ikut serta dalam kompetisi, nyatanya Nada memiliki cita-cita agar dapat bermain surfing diseluruh penjuru Tanah Air, saat ini Nada hanya bermain dan berlatih surfing di Bengkulu nama spotnya adalah Tapak Padri dan Pantai Panjang.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Nada Fadhila

#waves #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #profile #nadafadhila #surf #surfer #surfing

eXtremeINA.com           Surfing dikategorikan sebagai salah satu olahraga air yang cukup ekstrem, dan di Indonesia sendiri perkembangan olahraga ini cukup pesat walaupun belum cukup populer. Namun walaupun olahraga ini cukup ekstrem, nyatanya Nada Fadhila Utami atau yang akrab dipanggil Nada cukup menikmati olahraga yang baru digelutinya ini. Nada Fadhila Utami adalah seorang surfer belia asal Bengkulu […]

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Usai mengunci gelar juara Formula 1 [F1] musim 2018, pebalap dari tim Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton menikmati masa liburannya dengan bermain surfing [selancar air] di California, tempat berlatih selancar milik Kelly Slater. Kelly Slater adalah surfer asal Amerika yang cukup terkenal dengan raihan 11 kejuaraan dunia. Walaupun dalam kondisi dingin, nampaknya rekan satu tim Valtteri Bottas tersebut sangat menikmati olahraga surfing.

Lewis-Hamilton-Liburan-Dengan-Berselancar_news-(1)

Memang banyak sekali cara yang dijalani oleh para pebalap F1 untuk menikmati masa liburan setelah dihadapkan dengan kesibukan yang menegangkan di sirkuit, salah satunya adalah Lewis Hamilton. Sejatinya sebelum berlatih surfing, pebalap Formula 1 yang telah mengoleksi lima gelar juara ini tampak menguji motor superbike di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Lewis-Hamilton-Liburan-Dengan-Berselancar_news-(4)

Bersama dua rekannya yang merupakan pebalap Pata Yamaha Michael van der Mark dan Alex Lowes, Lewis Hamilton terlihat menunggangi motor Yamaha R1. Pada uji coba balap tersebut, Lewis Hamilton sempat mengalami kecelakaan namun beruntung tidak terjadi cedera.

Lewis-Hamilton-Liburan-Dengan-Berselancar_news-(3)

Dalam unggahan foto di akun sosial media miliknya, Lewis Hamilton menuliskan “Memperluas wawasan. Berselancar adalah olahraga favorit. Berlatih bersama Kelly dan Kai.”  Musim balap 2019 baru akan dimulai pada tanggal 17 Maret di Australia, walaupun sedang menikmati masa liburannya Lewis Hamilton harus tetap bugar demi menjaga fisik yang prima untuk menatap musim baru Formula 1 2019.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber / Twitter: @LewisHamilton

 

#waves #extremeina #extremeinadotcom #extremesports #extremesportsindonesia #F1 #lewishamiton #race #racer #racing #surf #surfer #surfing

Masa tunggu mulai musim baru, Lewis Hamilton liburan dengan olahraga surfing.

READ MORE

eXtremeINA.com           Jika berselancar dengan ketinggian ombak 6 hingga 8 meter itu sudah biasa, cobalah Big Wave Surfing sensasi beda berselancar dengan ombak yang lebih besar  yaitu sekitar 6 hingga 15 meter gelombang tersebut dapat mendorong peselancar turun 20 sampai 50 kaki di bawah permukaan.

Big Wave Surfing, Sensasi Berselancar Ombak Besar_features (3)

Big Wave Surfing  adalah olahraga ekstrem yang cukup populer di dunia dan juga merupakan tes kelincahan dan waktu serta kedisiplinan bagi para peselancar. Dalam olah raga ini umunya sama seperti olahraga surfing biasa dimana peselancar berpengalaman mendayung bergerak ke arah gelombang yang memiliki tinggi  6 meter [20 kaki] atau lebih.

Ukuran ombak yang dibutuhkan untuk berhasil melakukan surfing bervariasi pada suatu gelombang serta teknik surfer yang digunakan untuk mencapai gelombang tersebut.

Big Wave Surfing, Sensasi Berselancar Ombak Besar_features (2)

Big Wave Surfing atau berselancar dengan ombak besar ini seorang peselancar dapat terdorong hingga 50 kaki di bawah permukaan, setelah berhenti berputar mereka harus kembali mendapatkan keseimbangan  dan mencari jalan keluar mungkin kurang dari 20 detik untuk sampai ke permukaan sebelum datang gelombang berikutnya, selain itu tekanan air pada kedalaman 20-50 meter juga cukup kuat untuk mempengaruhi gendang telinga seseorang, arus yang kuat juga dapat membanting surfer ke karang atau dasar laut, yang dapat mengakibatkan cedera parah.

Disinilah kelincahan dan ketepatan hingga ketepatan waktu serta kedisiplinan para peselancar diuji walaupun berbahaya namun olahraga ini cukup mendapat tempat di hati para pecinta olahraga ekstrem di laut.

Big Wave Surfing, Sensasi Berselancar Ombak Besar_features (4)

Untuk teman-teman yang ingin mencoba berhati-hati dan jangan lupa untuk di dampingi para peselancar yang berpengalaman.

#bigwaves #beach #extremeina #extremesports #indonesia #surf #surfer #surfing #waves

Text              : Abu Saugi Odar

Photo’s         : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com           Jika berselancar dengan ketinggian ombak 6 hingga 8 meter itu sudah biasa, cobalah Big Wave Surfing sensasi beda berselancar dengan ombak yang lebih besar  yaitu sekitar 6 hingga 15 meter gelombang tersebut dapat mendorong peselancar turun 20 sampai 50 kaki di bawah permukaan. Big Wave Surfing  adalah olahraga ekstrem yang cukup populer di dunia […]

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Kejuaraan surfing tahunan bertajuk Quiksilver Uluwatu Challenge akan diselenggarakan pada tanggal 29 Juli 2018. Pada tahun ini Quiksilver menggandeng Project Clean Uluwatu [PCU], serta Boardrider Lokal Uluwatu akan mengumpulkan dana guna memperbaiki infrastruktur dan menjaga kualitas ombak kelas dunia tetap bersih serta alami.

Bagi para surfer yang ingin ikut serta dalam ajang Quiksilver Uluwatu Challenge 2018 kalian diwajibkan mengeluarkan dana sebesar 1 juta rupiah. Dengan biaya tersebut kalian dapat merasakan 1 heat bersama surfer legendaris seperti Jeff Hakman, Matt Hoy, Simon Anderson, Made Kasim, Ketut Menda, Made Switra, Wayan Gantiyasa, Made Lana, Tipi Jabrik, Dede Suryana and Rizal Tanjung.

Peserta yang ingin ikut serta dalam ajang ini dibatasi, hanya akan ada 40 Surfer beruntung yang akan tampil bersama para surfer Legendaris. Tantangan Uluwatu akan berjalan dalam format heat 6 orang, di mana setiap surfer berlaga dalam dua run dan dua skor tertinggi dari 4 gelombang terbaiknya akan dicetak dan dijumlahkan. Surfer dengan total skor dua ombak tertinggi [dari kemungkinan 20 poin, maksimum 10 poin per ombak] akan dinyatakan sebagai juara.

Quiksilver Uluwatu Challenge ini menjadi kegiatan yang positif fisetiap tahunnya. Semoga kegiatan semacam ini menjadi motivasi bagi seluruh penggeliat Surfing, masyarakat lokal, serta wisatawan agar selalu menjaga kebersihan pantai.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Quiksilver Uluwatu Challenge 2018

Quiksilver Uluwatu Challenge 2018

READ MORE

Padang-Padang, BALI – eXtremeINA.com       Kejuaraan surfing bertajuk Rip Curl Cup 2018 yang tersaji di Pantai Padang-Padang, Bali diprediksi akan dimulai pada hari minggu tanggal 15 Juli 2018. Sejak memulai masa tunggunya pada tanggal 1 Juli 2018, heat pertama ini akan segera dimulai.

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(4)

Menurut beberapa sumber saat ini pergerakan gelombang ombak dari arah barat daya terlihat sedang menuju ke arah Bali, fenomena inilah yang mengakibatkan hadirnya ombak sempurna di Pantai Padang-Padang nanti. Dengan pengamatan inilah pihak penyelenggara memberikan status siaga, dan menandakan para surfer harus mempersiapkan diri mereka untuk memulai heat pertamanya.

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(5)

Pada kesempatannya James Hendry selaku Ketua panitia dan juga Marketing Manager Rip Curl Sea menyampaikan, “Kami memiliki harapan besar pada hari minggu nanti untuk memulai kompetisi Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang. Ombak yang diprediksi akan datang pada hari minggu adalah ombak yang dinantikan sepanjang tahun, semoga ombak ini akan benar-benar datang. Jika ombak yang muncul kecil dan tidak memenuhi ekspektasi maka kejuaraan ini tidak akan dimulai.”

Berikut ini adalah daftar resmi heat draw untuk dua putaran pertama dari kompetisi Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang:

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(2)

PUTARAN 1

Heat 1

  • Garut Widiarta [IND]
  • Mason Ho [HAW] – TBC
  • Agus “Blacky” Setiawan [IND]
  • Jay Davies [AUS]

Heat 2

  • Lee Wilson [IND]
  • Josh Kerr [AUS]
  • Mustofa Jeksen [IND]
  • Bruno Santos [BRA]

Heat 3

  • Mega Semadhi [IND]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Alik Rudiarta [IND]
  • Gearoid McDaid [IRL]

Heat 4

  • Bol Adi Putra [IND]
  • Nic Von Rupp [PRT]
  • Mega Artana [IND]
  • Jacob Willcox [AUS]

Peserta-Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang-Harap-Bersiap-Diri_news-(1)

PUTARAN 2

Heat 1

  • Garut Widiarta [IND]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Mustofa Jeksen [IND]
  • Jacob Willcox [AUS]

Heat 2

  • Lee Wilson [IND]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Agus “Blacky” Setiawan [IND]
  • Gearoid McDaid [IRL]

Heat 3

  • Mega Semadhi [IND]
  • Josh Kerr [AUS]
  • Mega Artana [IND]
  • Nic Von Rupp [PRT]

Heat 4

  • Made Adi Putra [IND]
  • Mason Ho [HAW] TBC
  • Alik Rudiarta [IND]
  • Jay Davies [AUS]

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : WSLRip Curl Asia

Masa tunggu usai, para surfer diharapkan bersiap diri.

READ MORE

Padang-Padang, BALI – eXtremeINA.com       Kejuaraan surfing berskala Internasional dengan tajuk Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang sudah memasuki masa tunggu yang terhitung sejak tanggal 1 hingga 31 Juli 2018. Walaupun sampai detik ini ombak belum menunjukan tanda-tanda muncul dengan kualitas terbaik, namun banyak kalangan yang memprediksi ombak terbaik akan terjadi diakhir pekan ini, dengan begitu babak pertama dapat segera dimulai.

Prediksi Dimulai Babak Pertama Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang_news (1)

Uniknya dari kejuaraan ini adalah, kompetisi dapat dimulai jika ombak terlihat sempurna. Oleh karena itulah masa tunggu dari Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang cukup lama. Dimulainya babak pertama kejuaraan ini tidak hanya dinantikan oleh para peserta saja, namun penonton juga tidak sabar menyaksikan aksi hebat dan berkelas dari para surfer terbaik ini.

Prediksi Dimulai Babak Pertama Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang_news (3)

Berikut adalah nama-nama surfer yang akan bertarung dalam Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang:

Peselancar Internasional:

  • Jay Davies [AUS]
  • Jack Freestone [AUS]
  • Mason Ho [HAW]
  • Damien Hobgood [USA]
  • Gearoid McDaid [IRL]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Jacob Willcox [AUS]

Peselancar Indonesia:

  • Bol Adi Putra
  • Mega Artana
  • Mustofa Jeksen
  • Alik Rudiarta
  • Mega Semadhi
  • Agus “Blacky” Setiawan
  • Garut Widiarta
  • Lee Wilson

Prediksi Dimulai Babak Pertama Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang_news (2)

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Rip Curl Asia / Berbagai Sumber

Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang saat ini masuk masa tunggu ombak yang baik.

READ MORE

eXtremeINA.com             Anda menyukai olahraga surfing atau berselancar namun anda juga menyukai olahraga ekstrem di udara, tenang Kiteboarding bisa jadi pilihan anda, menggabungkan dua jenis olahraga ekstrem sekaligus yaitu surfing dan paralayang menjadikan kite surfing begitu unik dan menantang.

kiteboarding-features (5)

Pada dasarnya olahraga ekstrem satu ini mirip dengan surfing pada umumnya namun, yang unik adalah memanfaatkan kekuatan dan kecepatan angin untuk berselancar di permukaan laut dengan menggunakan parasut yang sudah dirancang khusus.

Bagian yang paling menantang dan memacu adrenalin adalah pada saat berselancar di permukaan laut secara bersamaan para atlet juga harus bisa mengendalikan kekuatan dan kecepatan angin.

kiteboarding-features (3)

Berbeda dengan surfing biasa yang harus mendayung menggunakan tangan terlebih dahulu, kite surfing atau kiteboarding hanya memerlukan angin untuk menggerakkan layangan.

Secara umum peralatan yang diperlukan untuk bermain kite surfing ialah:

  • Papan selancar
  • Alat pengaman yang dipasang pada tubuh peselancar
  • Parasut khusus

Kejuaraan “Tabuhan Island Pro Kiteboarding” diselenggarakan di Banyuwangi pada 22-23 Agustus 2015 lalu, di Indonesia olahraga air ini belum terlalu digemari mungkin disebabkan biaya yang cukup mahal untuk bisa menikmati olahraga air ini.

Namun untuk lokasi Kiteboarding Indonesia memiliki pulau Tabuhan di Banyuwangi, Gili Air di Lombok dan di Bali.

kiteboarding-features (2)

Bagi anda yang ingin mencobana untuk pertama kali latihan lah terlebih dahulu kepada yang lebih berpengalaman dan pro, mengingat olahraga ini cukup ekstrem namun sensasi yang dirasakan bagaikan terbang di atas laut.

#beach #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #kite #kiteboarding #kitesurfing #surfing #surf #surfer #waves

Text              : Abu Saugi Odar

Photo’s         : Berbagai Sumber

Kiteboarding menggabungkan dua jenis olahraga ekstrem sekaligus.

READ MORE

eXtremeINA.com  Berwisata di pantai memang mengasyikkan untuk menyegarkan kembali pikiran yang telah disibukkan oleh penatnya dunia perkotaan. Tetapi mari menelisik apa yang biasa dilakukan orang ketika berlibur di pantai, jika kamu hanya berlari-larian di pantai, pacaran, hal tersebut akan membuat liburanmu di pantai akan terasa biasa saja.

Melesat di Lautan Biru Dengan Jetski-feature (3)

Akan lebih terkesan lebih seru jika kita ke pantai untuk bermain jet ski, liburan lengkap sudah jika melesat cepat di lautan lepas. Bermain jet ski selain menyenangkan juga dapat memompa adrenalin kita melonjak naik, tetapi bermain olahraga ini harus berhati-hati karena bila salah perhitungan bisa celaka.

Melesat di Lautan Biru Dengan Jetski-feature (2)

Untuk memainkan jet ski, kita harus menyadari bahwa jet ski ini bisa melesat sangat cepat, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan kita harus dapat menjaga jarak dengan perahu-perahu lain. Selanjutnya adalah untuk menjaga putaran gas tetap konstan, dan hal yang tidak kalah pentingnya yaitu pentingnya membaca lonjakkan ombak, sebisa mungkin mainkan saat angin sedang bersahabat dengan laut.

Melesat di Lautan Biru Dengan Jetski-feature (4)

#beach #features #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #jetski #waves

Text                : eXtremeINA.com

Photos           : Berbagai Sumber

Akan lebih terkesan lebih seru jika kita ke pantai untuk bermain jet ski, liburan lengkap sudah jika melesat cepat di lautan lepas.

READ MORE

Padang-Padang, BALI – eXtremeINA.com    Kejuaraan surfing bertajuk Rip Curl Cup 2018 telah resmi dibuka akhir pekan lalu dengan sangat meriah di Pantai Padang-Padang, Bali.

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(1)

Mempersembahkan tarian tradisional khas Bali, seremonial pembukaan Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang seakan menambah kesan yang berkualitas untuk kompetisi surfing berskala Internasional.

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(3)

Dengan diadakan seremonial ini maka sekaligus menjadi masa tunggu kompetisi Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang yang berjalan sebulan penuh Juli 2018. Sejatinya tidak hanya para surfer saja yang sangat menantikan dimulai kejuaraan ini, akan tetapi kalangan masyarakat lokal Bali, wisatawan Indonesia, hingga wisatawan mancanegara juga tidak sabar menantikan aksi hebat para surfer.

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(6)

Berikut adalah daftar surfer yang akan bertarung dalam Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang:

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(5)

Peselancar Internasional:

  • Jay Davies [AUS]
  • Jack Freestone [AUS]
  • Mason Ho [HAW]
  • Damien Hobgood [USA]
  • Gearoid McDaid [IRL]
  • Bruno Santos [BRA]
  • Jack Robinson [AUS]
  • Jacob Willcox [AUS]

Peselancar Indonesia:

  • Bol Adi Putra
  • Mega Artana
  • Mustofa Jeksen
  • Alik Rudiarta
  • Mega Semadhi
  • Agus “Blacky” Setiawan
  • Garut Widiarta
  • Lee Wilson

Rip-Curl-Cup-2018-Padang-Padang,-Resmi-Dibuka_news-(4)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Rip Curl Asia / Berbagai Sumber

Rip Curl Cup 2018 Padang-Padang telah resmi dibuka, akan berjalan sebulan penuh Juli 2018 ini.

READ MORE
<