eXtremeINA.com

Profile

Yuko Anabela: Surfing is Everything

eXtremeINA-Yuko-Annabella-profile (1)eXtremeINA.com             Yukojati Anabela atau yang akbrab di sapa Bela ini adalah seorang penggila papan selancar yang amat berprestasi, bermain Selancar sejak umur 10 tahun dan kini ia telah menorah prestasi di bidang selancar air dan ombak hingga ke Asia.

Berawal dari melihat Andre Julian Pro Surfer asal Cimaja yang bermain surfing di pantai Cimaja Sukabumi akhirnya gadis penyang kucing ini memutuskan untuk bermain surfing.

Hebatnya, Bela telah mencatatkan sejarah. Dia telah mendapatkan program beasiswa tahun 2013 dari Surfing Association Internasional dengan menerima USD 1000, selain itu Yuko juga ditunjuk sebagai duta ISA untuk mewakili Indonesia.

Pada saat awal bermain surfing gadis keturunan Jepang ini sangat diijinkan oleh kedua orang tuanya bahkan papan surfing pertama Bella di berikan langsung dari ibu tercintanya.

eXtremeINA-Yuko-Annabella-profile (2)

Prestasi gadis yang juga kapten Basket di sekolahnya sudah tak diragukan lagi beberapa kejuaraan selancar dan selancar angin yang di adakan di dalam negeri dan luar negeri telah diikutinya seperti 1234 SSA Minigrom Championship pada 2009-2013, Juara 1 Merdeka Surf Contest di Cimaja 13, Juara 5 International Open Regatta Kejurnas Layar single 2014 2014 serta masih banyak lagi prestasinya. Prestasi lainnya, Bela berhasil masuk dalam 13 perempuan surfer terbaik dari 50 surfer junior yang ada di 25 negara yang berbeda.

eXtremeINA-Yuko-Annabella-profile (4)Menurutnya perkembangan surfing di Indonesia hanya Bali bagus saja karena di sana amat banyak kompetisi surfing dan sedangkan di tempat lain masih kurang. Serta menurut bela untuk yang ingin menggeluti olah rag air ini harus banyak berlatih, banyak meminta saran kedapa yang lebih handal, banyak melihat video tentang surfing, dan pelajari.

Anak kedua dari pasangan Mitsuo Okazaki dan Titin Mulyani ini sangat berharap kedepannya, ingin sekali memdapatkan sponsor serta bisa mengikuti kejuaran kejuaran dunia surfing bisa go internasional. Serta Cimaja sebagai home ground bisa lebih banyak kompetisi surfing. Juga semoga di Cimaja muncul bibit surfer wanita.

Text             : Febryantino Nur Pratama

Photo’s        : Arif Ramdhani

MORE Profile

COMMENTS

<