eXtremeINA.com

eXtremeINA.com  Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin. Para drifter biasanya menggunakan rem tangan dan drifter juga biasanya ketika melakukan drifting menggunakan posisi gigi dua. Melakukan drifting sangat dibutuhkan keahlian untuk dapat menguasai teknik drift tersebut.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Jenis mobil untuk drifting biasanya yang turun didalam acara drifting adalah mobil yang memiliki bobot ringan atapun sedang. Biasanya pula menggunakan tipe coupe atau sedan yang menggunakan penggerak roda belakang [Rear-Wheel-Drive] namun bermesin didepan [Front Engine]. Mobil-mobil tersebut seperti Nissan Skyline, Nissan Sylvia, Toyota Mark II, Toyota Corolla DX, dan Toyota Levin/Sprinter Treuno [AE86].

Teknik drifting biasanya dilakukan saat mobil sedang berkecepatan tinggi, lalu dibelokkan tanpa mengurangi kecepatan mobil dan membiarkan ban belakang slip dengan alur yang lebih besar daripada ban depan. Teknik drifting ini harus dilakukan dengan tepat, jika tidak bisa menyebabkan mobil tergelincir. Ada beberapa teknik yang biasa digunakan ketika melakukan drifting.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Handbrake Drift adalah teknik yang dilakukan dengan cara menginjak kopling dan dengan bersamaan handbrake ditarik, hal ini untuk menghilangkan traksi. Setelah atraksi sudah hilang, berikutnya kopling dilepaskan dan pedal gas ditekan dengan bersamaan lakukan countersteering.

Shift Lock adalah teknik drifting yang dilakukan dengan cara menurunkan posisi gigi yang lebih rendah. Hal ini dilakukan untuk membuat ban mengunci yang menyebabkan hilangnya traksi pada mobil.

Clutch Kick adalah teknik drifting yang dilakukan dengan cara menghentakan kopling secara cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat guncangan pada transmisi sehingga mempengaruhi keseimbangan mobil. Teknik ini akan membuat mobil menjadi slidding.

Breaking Drift adalah teknik drifting ini dilakukan ketika mulai memasuki tikungan lalu pedal rem diinjak sehingga bobot berpindah ke depan. Kemudian pedal gas langsung diinjak sehingga ban belakang kehilangan traksi.

Power Slide adalah teknik yang membutuhkan mobil dengan mesin yang bertenaga besar. Kemudian menginjak pedal gas sampai habis lalu mengontrol arah mobil dengan setir.

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

Feint/Scandinavian Flick adalah teknik drifting yang caranya dengan memindahkan bobot kendaraan ke luar dengan cara memutarkan setir ke arah luar tikungan kemudian lakukan secara tiba-tiba memutar balik setir sehingga bagian belakang mobil bergeser. Teknik ini mayoritas biasanya dilakukan oleh para pebalap rally.

Kansei/Dynamic Drift adalah teknik drifting dengan cara mengangkat pedal gas saat kecepatan tinggi. Hal ini terjadi karena saat pedal gas diangkat bobot berpindah dari belakang ke depan.

Saat drift sudah tercipta dengan melakukan teknik yang benar, maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah menjaga agar mobil tetap terkontrol. Untuk yang satu ini diperlukan keahlian dari si pengemudi dalam mengontrol kombinasi antara gas dan setir.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Drifting adalah teknik menyetir dimana pengemudi berusaha membuat mobilnya dalam posisi miring dan tetap dalam keadaan meluncur selama mungkin.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sabrina Sameh sukses melakukan gebrakan terbarunya dengan bergabung dengan Proman Drag Bike Team. Sejatinya Sabrina Sameh sendiri juga telah resmi memperkuat Toyota Team Indonesia [TTI] untuk cabang olahraga Gymkhana. Bersama dengan skuad muda lainnya, mojang Bandung ini direncanakan akan turun di satu dari tiga kelas yang tersedia yaitu 200cc open, 200cc pemula, dan 150cc.

Pada kesempatannya Sabrina Sameh menyampaikan, “Untuk bergabung dengan Proman Drag Bike Team, sebelumnya saya meminta izin terlebih dahulu kepada Bapal Mamet selaku Direktur Toyota Team Indonesia [TTI], dan bersyukur mereka mendukung saya selama acara tidak bersamaan dengan kegiatan Toyota Team Indonesia [TTI].”

Ada satu hal menarik dibalik cerita karir balap Sabrina Sameh, sejatinya Sabrina Sameh lebih dikenal sebagai pebalap Drag Bike dan bukanlah pebalap Gymkhana atau Slalom. Bergabungnya Sabrina Sameh sebagai pebalap Gymkhana di Toyota Team Indonesia [TTI] merupakan kejutan dan kembalinya Sabrina Sameh ke ajang balap drag bike bersama dengan tim Proman Drag Bike Team merupakan comeback bagi dirinya.

Sejatinya kehadiran Proman Drag Bike Team ini akan membuat kompetisi musim 2019 akan semakin seru dan menegangkan. Banyaknya kejuaraan Drag Bike ini sekaligus menjadi alat pendorong bagi perkembangan olahraga balap motor di Indonesia. Selain itu ajang ini juga mampu meningkatkan prestasi bagi para pebalapnya, memberikan wadah bagi pecinta balap, dan meningkatkan kualitas karir para pebalapnya.

Sementara untuk kesiapan motor yang akan digunakan, pihak Proman telah mempercayai kepada salah satu tuner andal Kentar Dimar dari Key Speed Home Industri. Patut dinantikan akan seperti apa comeback dari Sabrina Sameh di ajang drag bike musim 2019.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Proman Drag Bike Team

Sabrina Sameh yang juga memperkuat Toyota Team Indonesia turut bergabung dengan Proman Drag Bike Team.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Demi mengikuti kalender kejuaraan otomotif di Tanah Air pada musim 2019, khususnya pada kejuaraan drag bike. Salah satu produsen minuman berenergi merilis tim balapnya yang bernama Proman Drag Bike Team, di Pawon Pitoe, Jalan Lengkong Besar, Bandung, Jawa Barat, Kamis [04/04]. Tim drag bike yang baru dirilis ini nantinya akan membawa nama Jawa Barat di kejuaraan nasional ataupun kejuaraan daerah, dengan target meraih semua trofi yang tersedia.

Dalam kesempatannya Manajer Tim Proman Drag Bike Team, Anggi Sumardianto mengatakan untuk mencapai target maksimak kami sudah mempersiapkan para pebalap yang siap membawa bendera Proman Drag Bike Team meraih banyak kesuksesan di serangkaian acara yang ada, “Dengan dukungan beberapa sponsor, secara resmi kita luncurkan tim drag bike untuk mengarungi berbagai acara baik di tingkat nasional maupun regional.”

“Pebalap yang akan mewakili tim drag bike tersebut berjumlah 3 orang, diantaranya Andriansah, Candra Tani dan Sabrina Sameh. Mereka diketahui merupakan pebalap muda Indonesia yang sudah berprestasi di berbagai acara drag race. Guna mendukung prestasi para pebalap tersebut, tim Proman Drag Bike tengah menyiapkan sebanyak tiga kendaraan yang berkapasitas 200 cc dan 155 cc. Dan ketiga motor tersebut akan terjun di kelas Open dan Pemula. Masing-masing pebalap akan tampil pada kelas 200cc open, 200cc pemula dan 155cc,” tambah Anggi.

Sadar akan tantangan target yang diberikan oleh pengurus, salah satu pebalap Proman Drag Bike Team Sabrina Sameh memberikan komentarnya, “Kami akan tampil semaksimal mungkin saat mengikuti berbagai macam kejuaraan yang diikuti, dan kami optimis dengan skuad yang terbentuk saat ini.  Kalau berbicara persiapan kita tentu sudah sangat siap karena tim ini sebenarnya sudah terbentuk sejak beberapa tahun yang lalu dengan sponsor yang berbeda, ini akan menjadi ajang pembuktian bagi kita khususnya para pebalap

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Proman Drag Bike Team

Proman baru saja memperkenalkan tim balap drag bike mereka, bernamakan Proman Drag Bike Team.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dimas Ekky Pratama pebalap Indonesia yang turun di ajang Moto2 mendapatkan pelajaran berharga atas kegagalannya saat melanjutkan perjuangannya di seri 2 Moto 2 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada hari Minggu [31/03]. Sejatinya Dimas Ekky Pratama yang tergabung dalam tim Idemitsu Honda Team Asia memiliki tekad untuk tampil lebih baik dibanding seri sebelumnya.

Memulai start dari posisi ke-29, Dimas Ekky Pratama sempat terjatuh di tikungan 13 karena kehilangan daya cengkram pada ban depannya. Sempat kesulitan menghidupkan motornya, Dimas Ekky Pratama dibantu oleh para marshal untuk kembali ke pit, setibanya di pit sejumlah perbaikan pun dilakukan, dan kembali melanjutkan 19 lap yang tersisa.

Selepas itu Dimas Ekky Pratama kembali kelintasan hingga pada akhirnya pebalap berusia 26 tahun ini hanya mampu meraih posisi ke 23 hasil akhir balapan. Dalam kesempatannya Dimas Ekky Pratama menyampaikan, “Ini bukan hasil balap yang saya inginkan karena saya yakin mampu mencetak poin. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan menjadikan balapan seri ini pelajaran agar mampu mendapatkan poin di seri selanjutnya, yaitu di Austin [Amerika Serikat].”

Berikut hasil balapan Moto2 GP Argentina 2019
1. Lorenzo Baldassarri ITA Flexbox HP 40 [Kalex] 39 menit 46.000 detik
2. Remy Gardner AUS ONEXOX TKKR SAG Team [Kalex] 39 menit 47.244 detik
3. Alex Marquez SPA EG 0,0 Marc VDS [Kalex] 39 menit 47.817 detik
4. Iker Lecuona SPA American Racing KTM [KTM] 39 menit 48.704 detik
5. Brad Binder RSA Red Bull KTM Ajo [KTM] 39 menit 50.707 detik
6. Marcel Schrotter GER Dynavolt Intact GP [Kalex] 39 menit 50.839 detik
7. Luca Marini ITA SKY Racing Team VR46 [Kalex] 39menit 50.986 detik
8. Jorge Navarro SPA Beta Tools Speed Up [Speed Up] 39 menit 53.459 detik
9. Enea Bastianini ITA Italtrans Racing Team [Kalex] 39 menit 54.724 detik
10. Somkiat Chantra THA IDEMITSU Honda Team Asia [Kalex] 40 menit 0.506 detik
11. Andrea Locatelli ITA Italtrans Racing Team [Kalex] 40 menit 2.145 detik
12. Tetsuta Nagashima JPN ONEXOX TKKR SAG Team [Kalex] 40 menit 2.450 detik
13. Khairul Idham Pawi MAL Petronas Sprinta Racing [Kalex] 40 menit 2.613 detik
14. Bo Bendsneyder NED NTS RW Racing GP [NTS] 40m 9.007 detik
15. Jesko Raffin SWI NTS RW Racing GP [NTS] 40 menit 10.736 detik
16. Marco Bezzecchi ITA Red Bull KTM Tech 3 [KTM] 40 menit 11.381 detik
17. Jake Dixon GBR Sama Qatar Angel Nieto Team [KTM] 40 menit 27.684 detik
18. Lukas Tulovic GER Kiefer Racing [KTM] 40 menit 31.545 detik
19. Philipp Oettl GER Red Bull KTM Tech 3 [KTM] 40 menit 31.811 detik
20. Dominique Aegerter SWI MV Agusta Idealavoro Forward [MV Agusta] 40 menit 42.934 detik
21. Xavi Cardelus AND Sama Qatar Angel Nieto Team [KTM] 40 menit 53.765 detik
22. Joe Roberts USA American Racing KTM [KTM] 41 menit 4.707 detik
23. Dimas Ekky Pratama INA IDEMITSU Honda Team Asia [Kalex] +4lap

Gagal Finish
Simone Corsi ITA Tasca Racing Scuderia Moto2 [Kalex] DNF
Jorge Martin SPA Red Bull KTM Ajo [KTM] DNF
Nicolo Bulega ITA SKY Racing Team VR46 [Kalex] DNF
Fabio Di Giannantonio ITA Beta Tools Speed Up [Speed Up] DNF
Sam Lowes GBR Federal Oil Gresini Moto2 [Kalex] DNF
Thomas Luthi SWI Dynavolt Intact GP [Kalex] DNF
Stefano Manzi ITA MV Agusta Idealavoro Forward [MV Agusta] DNF
Xavi Vierge SPA EG 0,0 Marc VDS [Kalex] DNS.

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Dimas Ekky mendapatkan pengalaman berharga pada balap perdana Moto2 2019 di Argentina.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com     Hari ini Kamis [04/04] pameran Selam dan Petualangan bertaraf Internasional bertajuk Deep and Extreme Indonesia 2019 akan resmi dimulai. Kegiatan ini akan tersaji di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

Dari pertama kali digelar pada tahun 2007, Deep and Extreme Indonesia merupakan acara yang sangat dinantikan oleh pecinta diving, petualangan outdoor, para penggiat olahraga air dan pelaku wisata karena selalu menampilkan berbagai variasi produk dan paket-paket destinasi petualangan outdoor baik di laut maupun daratan. Pengunjung memanfaatkan acara ini untuk mendapatkan harga spesial berbagai peralatan selam, aktivitas alam, olahraga air, olahraga ekstrem, peralatan fotografi, gadget, aksesories dan pendukung aktivitas perjalanan wisata sampai kegiatan outdoor.

Tahun ini, pameran Deep & Extreme Indonesia 2019 diperkirakan akan diikuti oleh lebih dari 100 tenant dari dalam dan luar negeri. Sebagian besar peserta adalah peserta yang telah berpartisipasi di pameran ini sejak kali pertama digelar. Profil peserta antara lain destinasi pariwisata seperti dinas-dinas pariwisata di Indonesia terutama yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata adventure, penyedia peralatan selam dan kegiatan outdoor, organisasi sertifikasi, institusi konservasi, taman nasional, jasa travel, hotel dan resort, sampai jasa perjalanan menggunakan kapal atau live aboard services yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Salah satu aktivitas lain yang akan dinantikan oleh para pengunjung adalah, aktivitas seminar nasional. Dalam seminar ini seluruh pengunjung dapat belajar banyak tentang alam yang ada di Indonesia, tentang tokoh atau inspirasi hidup, dan belajar banyak tentang olahraga petualang. Ajang Deep and Extreme Indonesia 2019 ini hanya satu tahun sekali digelarnya, maka bagi kalian yang ingin mendapatkan diskon menarik untuk barang-barang outdoor serta aktivitas lainnya di acara ini jangan sampai kelewatan, catat waktu dan tempatnya. Deep and Extreme Indonesia 2019 akan berlangsung hingga hari Minggu [07/04] mendatang.

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : Deep and Extreme Indonesia 2019

Pameran Selam dan Petualangan terbesar Indonesia mulai hari ini dibuka berlangsung hingga pekan ini.

READ MORE

eXtremeINA.com   Capoeira adalah salah satu seni bela diri yang mengolah gerakan tubuh dengan sangat aktif. Walaupun olahraga ini berasal Brasil, saat ini sudah banyak masyarakat Indonesia yang sudah menyukai Capoeira. Selain dilakukannya dengan melatih kelenturan tubuh, olahraga Capoeira ini juga dilakukan dengan lantunan musik dan tarian yang atraktif.

capoeira_feature (1)

Gerakan-gerakan dalam Capoeira tidak ditunjukan untuk melawan musuh, namun olahraga yang tergolong ekstrem ini lebih terbilang permainan seni. Namun di luar itu semua, ternyata Capoeira memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan manfaat lainnya.

Berikut ini adalah manfaat melakukan Olahraga Capoeira:

Yang pertama adalah untuk membentuk fisik di bagian perut. Banyak jenis gerakan dalam Capoeira akan membentuk posisi penting saat melakukan gerakan tendangan dan pertahanan.

Yang kedua adalah, membentuk kestabilan tubuh bagian atas dan bawah. Banyak jenis gerakan untuk bertahan menggunakan tangan dan kaki dapat membentuk otot trisep dan bisep. Dengan begitu kaki dan tangan menjadi lebih stabil jika saat digerakan.

capoeira_feature (2)

Yang ketiga adalah, memperuat otot jantung. Jika kita banyak melakukan gerakan yang akrobatik dalam Capoeira secara berulang – ulang dapat membentuk stamina yang cukup kuat. Dengan begitu otot jantung akan terus terlatih.

Yang keempat adalah, menjaga kebugaran tubuh. Jika kita terus berlatih Capoeira makan akan membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.

Yang kelima adalah, selain untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh olahraga Capoeira juga bermanfaat untuk membentuk pengembangan kepribadian dan banyak mempengaruhi hubungan sosial.

capoeira_feature (3)

#capoeira #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #feature #indonesia #news #martialarts

Text             : Bambang Vidiatmoko

Photos        : Berbagai Sumber

Capoeira adalah salah satu seni bela diri asal Brazil yang mengolah gerakan tubuh dengan sangat aktif.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com             Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia [PP FPTI] kembali memilih Kompleks Panjat Tebing, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta sebagai tempat Pemusatan Latihan Nasional [Pelatnas] untuk Tim Nasional [Timnas] Panjat Tebing Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2020. Dipilihnya Kota Yogyakarta ini didasari oleh kesuksesan Timnas Panjat Tebing Indonesia di ajang Asian Games 2018, yang pada saat itu menggelar Pelatnas ditempat ini.

Pembukaan Pelatnas di kompleks panjat tebing, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta telah dibuka secara resmi pada hasi sabtu tanggal 30 Maret 2019 oleh Wakil Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia [FPTI] Ferry Ardiyanto. Dalam Pelatnas ini, telah terpilih 10 atlet terbaik akan siap berjuang merebut tiket di Olimpiade Tokyo 2020, dan mereka akan memainkan nomor Combine yang terdiri dari kelas Speed, Lead, dan Boulder.

Dalam kesempatannya Ferry Ardiyanto menyampaikan, “Kesepuluh atlet ini terpilih setelah melalui berbagai seleksi nasional selama 2018 dan menduduki peringkat-peringkat terbaik. Demi mengasah mental bertanding, mereka akan mengikuti program try-out di Eropa, alasannya adalah jika jika bertemu oleh juara dunia dalam Olimpiade Tokyo 2020 nanti, maka mental mereka akan lebih matang.”

Pertandingan pre-Olimpiade sendiri akan tersaji di Prancis pada bulan November 2019 mendatang. Selama kurun waktu 6 bulan ini, para atlet akan berlatih keras di Swiss, Jerman, Rusia, dan China. Kesepuluh atlet terbaik ini adalah Aspar Jaelolo, Temi Teli Lasa, Fathur Roji, Alfian M Fajri, Rivaldi Ode Wijaya, Nurul Iqamah, Aries Susanti Rahayu, Salsabillah, Chairul Ummi dan Agustina Sari. Para atlet ini telah mengikuti Pelatnas sejak Februari 2019. Terdekat, mereka akan digembleng selama sekitar 1,5 bulan untuk try-out dan training camp di Eropa dan China.

Bagi Timnas Panjat Tebing Indonesia sendiri, untuk meraih tiket bahkan menjadi juara di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang bukan suatu hal yang tidak mungkin. Karena untuk kategori atlet Speed Putri IFSC Worldcup 2018, Aries Susanti Rahayu juga menduduki ranking 2. Sedangkan untuk peringkat dunia, Aries berada di nomor 4.

Atlet Putri Indonesia lain yang masuk 10 besar IFSC Worldcup 2018 adalah Agustina Sari yang menempati posisi ke-9. Sedangkan untuk peringkat dunia, Agustina menduduki ranking 10. Sementara itu untuk atlet Speed Putra IFSC Worldcup 2018, Aspar Jaelolo meraih peringkat 6. Untuk peringkat dunia, Aspar juga menduduki posisi ke-6.

Peringkat ini meningkat tajam dari tahun sebelumnya yakni pada 2017, Timnas Indonesia menduduki peringkat 5 di nomor Speed. Untuk kategori perorangan, saat itu tak ada atlet Indonesia yang masuk peringkat 10 besar dunia baik putra maupun putri.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PP FPTI

PP FPTI baru resmi membuka Pemusatan Latihan Nasional [Pelatnas] untuk pre-Olimpiade 2020.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Sean Gelael dari tim Prema Racing yang notabennya adalah pebalap asal Indonesia harus puas finish di posisi ke-10, dalam balapan kedua dengan format sprint race seri FIA Formula 2 di Sirkuit Sakhir, Bahrain pada Minggu [31/03]. Dalam perjuangannya Sean Gelael harus memulai start dari posisi ke-20 atau posisi buncit, karena dirinya gagal finish pada race 1 yang tersaji satu hari sebelumnya.

Pada saat semua pebalap menggunakan ban Prime atau ban medium sejak memulai startnya, justru Sean menggunakan option [soft] yang memang ideal untuk menggunakan strategi menyerang. Akan tetapi kondisi serta situasi di lintasan balap tidak memungkinkan sejak awal perlombaan. Sean yang telah menggunakan ban soft bekas harus bersusah payah menghemat bannya walaupun bahan bakar yang dimilikinya cukup menyerang.

Seiring jalannya waktu perlombaan akhirnya Sean masuk ke pit untuk mengganti ban baru dan mulai memiliki kondisi cukup bagus untuk menyusul satu per satu pebalap yang berada didepannya. Benar saja dirinya sempat berada di peringkat 9 dan juga 8, sebelum pada akhirnya harus puas finish di urutan ke 10.

Berikut adalah hasil race F2 Bahrain:

  1. Luca Ghiotto ITA UNI-Virtuosi Racing 23 lap
  2. Sergio Sette Camara BRA DAMS + 5.474 detik
  3. Nicholas Latifi CAN DAMS + 6.867 detik
  4. Guanyu Zhou CHN UNI-Virtuosi Racing + 18.240 detik
  5. Louis Deletraz SWI Carlin + 21.939 detik
  6. Mick Schumacher GER Prema Racing + 24.679 detik
  7. Nyck de Vries NED ART Grand Prix + 25.154 detik
  8. Jordan King GBR MP Motorsport + 25.520 detik
  9. Anthoine Hubert FRA BWT Arden + 30.514 detik
  10. Sean Gelael IDN Prema Racing + 30.532 detik
  11. Jack Aitken GBR Campos Racing + 32.224 detik
  12. Nobuharu Matsushita JPN Carlin + 35.980 detik
  13. Nikita Mazepin RUS ART Grand Prix + 40.541 detik
  14. Ralph Boschung SWI Trident + 43.074 detik
  15. Tatiana Calderon COL BWT Arden + 46.006 detik
  16. Callum Ilott GBR Sauber Junior Team by Charouz + 56.487 detik
  17. Dorian Boccolacci FRA Campos Racing + 1m00.048 detik
  18. Giuliano Alesi FRA Trident + 1m21.115 detik
  19. Juan Manuel Correa USA Sauber Junior Team by Charouz + 1m32.585 detik
  20. Mahaveer Raghunathan IND MP Motorsport + 1 lap.

 

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Sean Gelael / Prema Racing

Dengan bersusah payah di lintasan, Sean berhasil menyelesaikan balap dengan finish pada posisi ke-10.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Latihan bersama sprint rally aspal atau yang lebih dikenal dengan nama Tarmac, akan dilangsungkan pada Sabtu [6/4] mendatang di sirkuit baru yang terletak di kawasan Meikarta, Cikarang.

Rifat Sungkar sebagai Ketua Komisi Rally dan Sprint Rally IMI Pusat memberikan komentar positif terkait sirkuit sprint rally tarmac yang berhasil dibangun berkat kerja sama yang terjalin antara Ikatan Motor Indonesia [IMI] Jawa Barat dengan pihak Meikarta.

“Saat ini sudah dibangun sirkuit sprint rally aspal baru dan ini menandakan bertambahnya wadah baru lagi bagi para pelaku otomotif khususnya yang berkecimpung di cabang sprint rally untuk berkompetisi dan untuk membuat iklim balap sprint rally semakin berkembang,” ungkap Rifat.

Uji coba sprint rally sendiri terbuka untuk umum. Bagi semua yang memiliki spesifikasi mobil Sentul [ITCC, ETCC, Retro] atau bahkan drifting boleh mencoba mobilnya di atas lintasan aspal sprint rally. “Saat ini mobil-mobil spesifikasi Sentul semakin banyak. Kami di komisi rally dan sprint rally sangat mengharapkan keikutsertaan mereka untuk merasakan bagaimana sensasi berkendara di lintasan sprint rally,” tambah Rifat.

Sementara itu, Kabid Olahraga Mobil IMI Jabar, Fredi Rostiawan, yang menjadi penanggung jawab uji coba sprint rally membeberkan mengenai karakter sirkuit. “Karakter lintasannya sendiri dibuat semacam melingkar, kemudian ada putaran U dan S yang dilengkapi dengan alat-alat keamanan seperti barrier dan cone,” kata Fredi.

Fredi sendiri menuturkan bahwa sprint rally tarmac di Meikarta ini adalah usahanya bersama IMI Jabar untuk menjadikan ajang sprint rally lebih menghibur khususnya bagi masyarakat luas. “Saat ini otomotif harus menjadi tontonan yang menghibur karena kalau tidak akan begitu-begitu saja. Saya melihat lokasi di Meikarta ini sangat strategis karena masyarakat bisa menyaksikan 1/3 track dan pastinya akan menjadi tontonan yang sangat menarik untuk mereka,” tambah Fredi.

Untuk dapat mengikuti  uji coba sprint rally tarmac di Meikarta, para calon peserta akan dikenakan biaya latihan sebesar 1 juta rupiah / mobil. Biaya tersebut sudah termasuk keperluan biaya koordinasi, track, marshal, dan pencatatan waktu. Pendaftaran sendiri bisa dilakukan dengan menghubungi Hendi di 082213837777.

Text                : KaryaKU

Photos           : eXtremeINA.com

Latihan bersama sprint rally aspal Tarmac, akan dilangsungkan pada Sabtu [6/4] mendatang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com   Sempat vakum dari dunia balap, mantan pebalap Formula 1 [F1] asal Indonesia, Rio Haryanto bersiap kembali kelintasan balap untuk Blancpain GT World Challange Asia 2019. Seri pertama kejuaraan tersebut akan tersaji pada di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-7 April 2019. Pada balapan tersebut Rio Haryanto akan bergabung dengan tim asal Singapura T2 Motorsport.

Pada kejuaraan Blancpain GT World Challange Asia 2019, Rio Haryanto akan melibas 6 putaran sepanjang tahun dan setiap putarannya akan berlangsung sebanyak 2 race dengan total 12 balapan. Walaupun sudah 2 tahun tidak merasakan atmosref balapan di lintasan, namun dirinya mengaku telah memiliki persiapan yang matang untuk ajang balap GT World Challange Asia 2019. Dalam kesempatannya Rio Haryanto pun menyatakan, “Kondisi saya 100% siap untuk turun kelintasan balap dan sebenarnya tidak ada latihan khusus yang saya jalani. Saya hanya meningkatkan latihan fisik mulai dari kardio, berenang, jogging, bersepeda, dan gym, kegiatan semacam ini rutin saya jalani setiap harinya.”

“Untuk latihan balapnya saya menggunakan simulator, dan untuk sesi latihan dilintasan balap akan saya jalani pada tanggal 3 hingga 5 April 2019. Mobil yang akan saya gunakan adalah Ferrari GT3 488, dan mobilnya sudah di-ship dari Italia. Kami harap untuk sampai di Malaysia akhir bulan ini. Ada modifikasi dari tahun sebelumnya ke tahun ini, jadi sudah ada upgrade,” tambah Rio Haryanto pebalap asal Jawa Tengah.

Pada balapan Blancpain GT World Challange Asia 2019, Rio Haryanto akan berpasangan dengan pembalap Indonesia David Tijptobiantoro yang sudah lama berlomba di balap GT3. Rio optimistis dapat meraih prestasi tahun ini. Bersama David, Rio mengincar gelar juara umum di Blancpain GT ada Asian Le Mans agar dapat terjun di balap bergengsi Le Mans 24 Hours pada 2020.

Berikut jadwal lengkap Blancpain GT World Challange Asia 2019:

  • Sepang International Circuit [6-7 April 2019]
  • Chang International Circuit [11-12 Mei 2019]
  • Suzuka International Circuit [22-23 Juni 2019]
  • Fuji Speedway [6-7 Juli 2019]
  • Korea International Circuit [3.4 Agustus 2019]
  • Shanghai International Circuit [27-28 September 2019]

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Rio Haryanto

Rio Haryanto selepas vakum dari dunia balap, kini ia fokus untuk menghadapi Blancpain GT World Challange Asia 2019.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Akhir pekan kemarin tanggal 30-31 Maret 2019 KASKUS kembali menghadirkan wadah bagi para komunitas roda dua bertajuk Sore Hore Vol. 4, di Arkadia Green Park, TB Simatupang Jakarta.

Mengusung tema Pesta Pora Roda Dua, ajang otomotif ini banyak menghadirkan konten atau aktivitas yang sangat seru sejak hari pertama dimulai, misalnya di hari Sabtu [30/03] pada booth Sharing Session terdapat How to Win a Photo Competition dan Lady Bikers Got Stories to Tell, sementara di booth Community Area terdapat aktivitas slow riding, balap karung, dan kommi Jakarta freestyle, untuk aktivitas main stage dihadirkan Awarding Community Showroom, Live Music dari DJ Siva, dan Fade2 Black.

Walaupun Jakarta diguyur hujan, namun hari Minggu [31/03] gelaran KASKUS Sore Hore Vol. 4 juga tidak kalah serunya, pada booth Sharing Session pihak penyelenggara menghadirkan konten safe rider, save lives, dan Mario Iroth on Taking the World, untuk community area dihadirkan mocil arena, tarik tambang, dan cracker freestyle performance, sementara untuk aktivitas di main stage menghadirkan Awarding Community Showroom, Sexy Dancer, Live Music dari DJ Dinar Candy, dan Budi Cilok. Selain itu di acara KASKUS Sore Hore Vol. 4 juga dihadirkan area bazaar yang menyuguhkan beberapa part aksesoris motor, apparel berkendara, dan masih banyak lainnya.

Hadirnya KASKUS Sore Hore Vol. 4 ini benar-benar mampu merangkul berbagai komnitas roda dua untuk mereka berkreasi dan menunjukan eksistensinya, selain itu ditempat ini mereka dapat saling berkenalan, bersilahturahmi, serta sharing antar anggota ataupun antar komunitas yang ada.

Komunitas roda dua yang ikut meramaikan kegiatan otomotif ini adalah Komunitas Motor Mini, KASKUS Thailand Racing Look [@ ktrl_kaskus, C’Duck Astrea [@ cduck.astrea], Yamaha Lawas Club [@ yamahalawasclub], Vespakuser [Vespa on KASKUS @vespakuser], KRACKER Supermoto [@ krackermoto], FR2 KASKUS [@ fr2.official], R25 Owner KASKUS [ROCK @ rock_r25ownerkaskus].

Semoga kegiatan otomotif yang merangkul komunitas roda dua dalam acara KASKUS Sore Hore Vol. 4 dapat terus terselenggara, serta semakin banyak pula komunitas-komunitas roda dua yang ikut dalam acara ini, semakin banyak konten-konten yang lebih menarik untuk disajikan, dan tentunya masih banyak harapan positif lainnya yang sangat dinantikan.

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

KASKUS Sore Hore Vol. 4 selama dua hari akhir pekan berjalan dengan meriah sebagai wadah kumpul komunitas roda dua.

READ MORE

eXtremeINA.com    Sky surfing adalah jenis skydiving di mana penerjun payung yang memakai papan melekat pada kaki nya dan melakukan berselancar gaya aerobatik selama terjun bebas. Papan yang digunakan umumnya lebih kecil dari papan selancar yang sebenarnya, dan terlihat lebih seperti snowboards atau skateboard besar. Lampiran ke kaki biasanya dibuat dilepas, sehingga jika penerjun payung yang kehilangan kendali atau memiliki kesulitan membuka parasut mereka, dewan dapat disingkirkan.

ilustrasi-skysurfing_feature (5)

Skysurfing adalah keterampilan yang membutuhkan latihan yang cukup. Teknik skysurfing sederhana adalah untuk berdiri tegak di papan selama terjun bebas, dan kemiringan hidung papan bawah untuk menghasilkan gerakan maju. Namun bahkan teknik dasar ini adalah tindakan penyeimbangan yang berpengalaman, menemukan skydivers sulit untuk belajar. Drag tambahan papan cenderung mengganggu keseimbangan dan membuat skydiver flip atas.

Jumper juga harus belajar untuk mengontrol papan dan posisi tubuh mereka sehingga untuk membuka parasut dalam konfigurasi yang stabil. Aerobatik yang lebih canggih seperti loop, roll dan helikopter berputar, lebih sulit dan masih ditangani setelah dasar-dasar yang telah dikuasai.Karena kemungkinan menjatuhkan papan, tidak setiap klub terjun payung izin skysurfing, dan hanya sebagian kecil skydivers telah berusaha ini spesialisasi baru dalam olahraga.

ilustrasi-skysurfing_feature (4)

Ketika skysurfer adalah difilmkan oleh seorang penerjun payung jatuh bersama mereka, film yang dihasilkan memberikan kesan bahwa skysurfer yang naik di udara dengan cara yang sama naik surfer pada gelombang. Gerakan ke bawah tidak terlalu jelas dan ini menciptakan ilusi bahwa skysurfer adalah meluncur pada arus udara seperti sailplane atau menggantung glider. Bahkan skysurfer selalu jatuh pada kecepatan tinggi sebanding dengan setiap penerjun freefalling lainnya.

Disiplin kompetitif skysurfing adalah olahraga tim yang terdiri dari skysurfer dan selebaran kamera dengan kamera video. Surf Sky diciptakan oleh dua skydivers Prancis, Dominique Jacquet dan Jean-Pascal Oron pada 1986 tetapi menjadi populer dan mendapat pengakuan selama tahun 1990-an berkat upaya dari beberapa eksponen pertama untuk menguasai aerobatics lebih kompleks, seperti Patrick akhir de Gayardon dan Jerry akhir Loftis. Munculnya skysurfing bertepatan dengan usia baru lainnya disiplin dalam skydiving, seperti freestyle dan freeflying.

ilustrasi-skysurfing_feature (3)

Skydiving Freestyle adalah gaya, balet sebagian besar individu yang berusaha untuk memperpanjang olahraga di luar posisi perut-ke-bumi datar tradisional yang digunakan oleh kebanyakan skydivers yang membuat formasi dengan tubuh mereka. Freeflying juga merupakan bentuk skydiving menggunakan berbagai posisi tubuh, seperti kepala di bawah atau kaki-ke-bumi, sementara masih membangun formasi dengan orang lain.

Evolusi ini dalam terjun payung telah mengambil olahraga jauh dari citra tradisional aksi berani mati. Skysurfing mencapai puncaknya pada popularitas di akhir 1990-an. Skysurfers yang ditampilkan dalam iklan televisi prime time untuk merek-merek besar seperti Pepsi, AT&T dan lainnya.

ilustrasi-skysurfing_feature (2)

Skysurfing tim yang kompetitif adalah fitur sebagai bagian dari ESPN X Game 1995-2000. Pada tahun 1996 dan 1997, SSI Pro Tour dipentaskan delapan X-Ujian peristiwa kualifikasi di Amerika Utara dan Eropa. Selama periode enam tahun, pro skysurf tim menerima total 392.000 USD dalam kemenangan kas dan disiplin mengumpulkan lebih dari 100 jam + paparan TV global tanpa insiden.

Setelah ESPN memutuskan untuk tidak memperbaharui olahraga untuk musim ketujuh, skysurfing telah menjadi relatif jarang di kalangan komunitas skydiving. Alasan penurunan ini termasuk kenaikan popularitas freeflying dan wingsuit terbang, bahaya yang berhubungan dengan terbang dan melepaskan papan, dan jumlah berkurang dari skysurfers berpengalaman untuk melatih pilot baru.

#air #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #feature #indonesia #sky #skydiving #skysurfing

Text          : Bambang Vidiatmoko

Photos     : Berbagai Sumber

Sky surfing adalah jenis skydiving di mana penerjun payung yang memakai papan melekat pada kaki nya dan melakukan berselancar gaya aerobatik selama terjun bebas.

READ MORE

eXtremeINA.com  Sejatinya Motor Trail adalah motor yang berbeda dibanding dengan moto-motor pada umumnya. Motor Trail ini telah didesain khusus untuk melewati medan-medan berat, terjal, melintasi pegunungan, dan kontur jalan lainnya. Ciri pada kendaraan Motor Trail ini terdapat pada Ground Clerence yang tinggi, Torsi yang besar untuk memudahkan mendaki, memiliki Body yang sangat kokoh, dan Top Speed cukup rendah. Selain itu ban yang digunakan pada Motor Trail ini juga didesain khusus dengan kembang-kembang yang kasar.

Istilah Dalam Olahraga Motor Trail_feature (3)

Berkendara Motor Trail memang sangat menyenangkan, karena adrenalin pelakunya dapat terpacu sambil berwisata. Namun bagi para pemula tidak bisa sembarangan berkendara, mereka harus bertanya dengan ahlinya mengenai safety gear, cara melintasi jenis-jenis rintanga, dan mengenal banyak istilah dalam olahraga otomotif yangs satu ini. Berikut adalah penjelasan tentang Istilah-Istilah dalam olahraga Motor Trail :

Block Pass. Block Pass merupakan istilah yang biasa digunakan ketika ada pembalap yang menyalip pembalap lain secara agresif dan sampai menjatuhkan pembalap di depannya.

Brake Check. Brake Check adalah istilah yang menggambarkan trik pembalap yang berusaha menjatuhkan pembalap lain tepat di belakangnya.

Braapp-Braapp. Merupakan istilah ketika pembalap tengah merasa good mood, onfire, atau kurang lebih seperti itu.

Istilah Dalam Olahraga Motor Trail_feature (4)

Cased. Cased merupakan istilah yang digunakan bagi seorang pembalap yang tidak dapat mencapai landing ketika melakukan aktraksi jumping. Baik atraksi jumping yang dilakukan pada double atau triple jumping.

Chaped Out. Chaped Out adalah istilah yang digunakan saat seorang pembalap tidak pernah mengurusi kendaraannya sendiri. Dalam hal ini pembalap yang dimaksud berarti termasuk cuek asal kendaraannya masih bisa hidup dan digunakan.

DNF. DNF adalah istilah dalam motor trail yang menggambarkan seorang rider yang tidak dapat tiba di finish.

Goon Riding. Goon Riding adalah istilah yang disematkan kepada pembalap yang bergaya ugal-ugalan saat mengendarai motor trilnya.

Holeshot. Merupakan istilah yang diberikan kepada pembalap yang saat start dan saat memasuki tikungan pertama menjadi posisi terdepan.

Istilah Dalam Olahraga Motor Trail_feature (2)

Lapper. Lapper adalah istilah bagi pembalap yang sudah overlap namun masih berupaya memacu motornya ketika akan disalip oleh pembalap nomer 1.

LCQ. Merupakan singkatan dari Last Chance Qualifier. Artinya merupakan kesempatan yang terakhir bagi pembalap untuk masuk final.

Pinned. Merupakan suatu istilah yang dalam bahasa gaul Indonesia disebut gasspoll.

Rutted. Istilah yang menggambarkan kondisi track amat gembur sehingga membuat kendaraan para pembalap terlihat garuk-garuk tanah saat melewati track tersebut.

Scrub. Scrub adalah istilah yang menggambarkan pembalap yang sedang berupaya rendah ketika melewati jumping.

Squid. Adalah istilah yang menggambarkan pembalap pemula yang masih ketara grogi lantaran baru kali pertama ikut balapan.

Istilah Dalam Olahraga Motor Trail_feature (1)

Step Up. Adalah track jumping dengan landing lebih tinggi dibanding awalan track pada jumping tersebut.

Supermini. Istilah untuk menyebut pembalap yang tampil terdepan ketika mengendarai motor dengan cc kecil 105 cc atau 85 cc.

Tearoffs. Tearoffs merupakan istilah yang menggambarkan kondisi menyapu debu yang menempel pada google pembalap ketika ontrack dengan gerakan seperti orang menangis.

Triple. Triple adalah istilah untuk pembalap yang melakukan satu kali lompatan 3 jumping terlewati.

Whip. Istilah ini mirip seperti scrup, hanya saja dilakukan di udara dengan keahlian setingkat pebalap profesional.

Whiskey Throttle. Merupakan istilah untuk pembalap yang saat start terlalu banyak memutar gas sehingga terlihat seperti pemabuk yang berusaha menyeimbangkan diri.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Istilah Dalam Olahraga Motor Trail.

READ MORE

PADANG – eXtremeINA.com    Akhir pekan lalu tepatnya di tanggal 23-24 Maret 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang bekerja sama dengan Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PSOI] Pengprov Sumatera Barat telah sukses menggelar KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019. Kompetisi durfing ini digelar di Pantai Ujuang Batu, Pasie Nan Tigo, Muaro Penjalinan.

Walaupun di Padang ini sering diadakan kompetisi surfing, namun ini adalah tahun pertama Pemerintah daerah mensupport penuh kegiatan surfing di Padang. Dalam kompetisi surfing ini diikuti oleh 120 surfer dari beberapa daerah di Sumatera Barat seperti Pesisir Selatan [Tarusan dan Kambang], Kepulauan Mentawai, Kabupaten dan Pariaman, serta Padang.

Kompetisi Surfing ini mempertandingkan tiga kelas berbeda yaitu Open dengan 60 surfer, Grommet atau U16 dengan 53 surfer, dan Women dengan 7 surfer. Kompetisi Surfing ini dibuka secara resmi oleh Bp Didi Riyadi selaku Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, yang sekaligus ditandai dengan pelepasan peserta untuk heat dan round pertama pada kelas Grommet atau U16. Satu hal yang menarik perhatian adalah keikutsertaan M Radit pada kelas Grommet atau U16 yang memiliki keterbatasan fisik dengann topangan satu kaki.

Pada hari pertama kompetisi surfing, dengan kondisi ombak 2-3 feat berhasil menyelesaikan round pertama untuk semua kelas, dan untuk round kedua hingga final dilanjutkan di esok harinya. Sejatinya kompetisi surfing sempat terhenti sejenak lantaran badai dan hujan lebat, namun hal tersebut bukan penghalang untuk menyajikan kompetisi yang berkelas. Pada sore hari saat badai dan hujan sudah terhenti, Final dimulai dengan kelas Grommet atau U16 pada kelas ini Dylan Wilcoxen dari Mentawai sukses menjadi yang terbaik. Selanjutnya pada kelas Women Sarah yang juga dari Mentawai mampu menjadi yang terbaik, sementara di kelas Open Deri Palar sukses mengunci gelar juara, Geri Palar adalah surfer terbaik Grommet pada tahun 2007.

Selepas KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019 selesai, acara ditutup dengan Tari Pasambahan yang dibawakan oleh Sanggar Tari Sarumpun. Hadirnya KSSB Surfing Competition, Walikota Cup 2019 ini sekaligus membuktikan bahwa Pemerintah lokal melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang sudah mulai mendukung perkembangan Olahraga Surfing di Padang. Semoga ditahun ini ataupun tahun depan semakin banyak kompetisi-kompetisi seperti ini lagi.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PSOI Sumatera Barat

Terselenggarakan KSSB Surfing Competition bersama PSOI, telah mendapatkan dukungan oleh Pemda kota Padang.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”. Tema ini diangkat sejalan dengan besarnya percakapan di Forum Roda Dua KASKUS [https://www.kaskus.co.id/forum/112], dimana diharapkan melalui festival ini para komunitas pecinta roda dua dari KASKUS maupun umum dapat kopi darat dan berkolaborasi terkait minat dan hobinya.

SORE HORE Vol. 4 ini akan dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu – Minggu, 30 – 31 Maret 2019 yang bertempat di Arkadia Green Park, TB Simatupang Jakarta. Sederet komunitas pecinta roda dua akan turut meramaikan festival ini melalui kegiatan kopi darat, sharing info, showcase motor – motor unik dan modif, serta berbagai kompetisi seperti slow riding competition dan balap motor mini. Acara ini terbuka bagi para pecinta motor dimana mereka dapat langsung bergabung ke komunitas.

KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”.

Berikut adalah profil komunitas yang terlibat dalam SORE HORE Vol. 4:

  1. Komunitas Motor Mini

Kumpulan para pecinta motor mini atau motor kecil [mocil] dengan kapasitas 50 – 110cc. Berdiri sejak 2012, KOMMI punya ratusan anggota yang mayoritas Bapak – Bapak yang koleksi mocil karena hobi. Dengan markas di Radio Dalam Jak Sel, mereka biasanya kumpul di beberapa titik seperti Senayan City atau Taman Barito untuk sekedar kopdar atau membahas agenda touring. Komunitas ini bahkan sudah pernah menaklukan jalur Gunung Mas, Puncak, dengan mocil kesayangan mereka.

  1. KASKUS Thailand Racing Look [@ ktrl_kaskus]

Kumpulan para pecinta motor yang menggemari Thailand Look [Mothai] dan Racing Look. Bedanya apa sih? Kalau Mothai itu gaya modifikasi motor yang berkiblat dari Thailand, biasanya pakai velg jari-jari / spoke wheel ukuran 17 shock belakang variasi, dan tidak banyak aksesoris yang nempel di motor. Sementara, Racing Look itu punya modifikasi yang agak ekstrem, seperti motor yang biasa dipakai drag race. Komunitas ini punya anggota di pulau Jawa, Sumatera hingga Kalimantan yang aktif kopdar dan melakukan sunday morning ride [sunmori].

  1. C’Duck Astrea [@ cduck.astrea]

Sedikit nostalgia motor klasik andalan kita dulu, Honda Astrea. Sekumpulan pecinta Astrea C-series membentuk komunitas C’Duck Astrea di tahun 2018. Huruf “C” sendiri mengacu pada nama C-Series, sedangkan “Duck” mengacu pada motor bebek. Mayoritas anggotanya menggunakan Astrea series C-100 dan C-70.

  1. Yamaha Lawas Club [@ yamahalawasclub]

Komunitas khusus pecinta motor lawas khususnya Yamaha. Berdiri sejak November 2015, komunitas ini sudah sering diundang ke pameran – pameran karena koleksi motor klasiknya yang menarik, seperti Yamaha 350 YR-1, Yamaha RX 100, Yamaha FS1-E, dan masih banyak lagi.

  1. Vespakuser [Vespa on KASKUS @vespakuser]

Komunitas buat para pecinta Scooter khususnya Vespa yang terbentuk dari forum KASKUS. Biasanya para anggotanya ini diskusi seputar mesin, spare part, hingga bertukar informasi terkait toko dan bengkel terpercaya. Selain itu, mereka juga aktif mengadakan gathering, touring, hingga baksos.

  1. KRACKER Supermoto [@ krackermoto]

Siapa yang punya D-Tracker atau KLX? Langsung join KRACKER alias Kawasaki D- Tracker Community, sebuah komunitas yang lahir dari diskusi antar penggemar D- Tracker di KASKUS dan kini menjadi salah satu komunitas motor besar di Indonesia. Awalnya, KRACKER adalah komunitas supermoto yang anggotanya terdiri dari owner Kawasaki D-Tracker 150. Seiring berjalannya waktu banyak owner-owner lain seperti KLX-150 [supermoto], D-Tracker 250, dan KLX-250 [supermoto] yang bergabung sehingga cakupannya menjadi lebih luas.

  1. FR2 KASKUS [@ fr2.official]

Komunitas yang terbentuk dari diskusi sesama bikers di Forum Roda Dua KASKUS ini terbuka bagi siapapun yang cinta riding, tidak membatasi motor apa digunakan anggotanya selama mau ikutan kopi darat, gathering nasional hingga touring barengan.

  1. R25 Owner KASKUS [ROCK @ rock_r25ownerkaskus]

Para pecinta Yamaha YZF-R25 atau MT-25 dan mau punya teman diskusi yang lebih banyak? Bisa bergabung ke ROCK, komunitas yang terbuka banget buat teman – teman yang sudah atau ingin memiliki Yamaha R-25. Di ROCK, teman – teman bisa tanya mengenai modifikasi R-25, bertukar ilmu balapan di sirkuit, hingga touring bareng. ROCK juga konsisten berpartisipasi di Yamaha Sunday Race sejak 2015 dan sudah meraih beragam prestasi di ajang ini.

KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”.

SORE HORE Vol. 4 juga akan dimeriahkan oleh talk show terkait Lady Bikers Got Stories To Tell bersama Sulva dan Qudwahnday; Adventure Ride bersama Mario Iroth dan KASKUS Motovlogger, Safe Rides, Saves Lives bersama Dit Lantas Polda Metro Jaya dan Komunitas Belajar Helm; bazar aksesoris motor; serta penampilan dari Fade2Black, DJ Dinar Candy, DJ Siva, & Budi Cilok.

KASKUS kembali bersiap menggelar SORE HORE, festival komunitas tematik, dimana pada gelaran keempat ini mengangkat tema “Pesta Pora Roda Dua”.

Text & Photos : dok. KASKUS SORE HORE Vol. 4

Ajang kumpul komunitas SORE HORE Vol. 4 oleh KASKUS akan dimulai akhir pekan ini.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Di awal bulan 4-7 April 2019 nanti, pameran Selam dan Petualangan bertaraf Internasional bertajuk Deep and Extreme Indonesia 2019 akan kembali tersaji di Hall B, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

Dari pertama kali digelar pada tahun 2007, Deep and Extreme Indonesia merupakan acara yang sangat dinantikan oleh pecinta diving, petualangan outdoor, para penggiat olahraga air dan pelaku wisata karena selalu menampilkan berbagai variasi produk dan paket-paket destinasi petualangan outdoor baik di laut maupun daratan. Pengunjung memanfaatkan acara ini untuk mendapatkan harga spesial berbagai peralatan selam, aktivitas alam, olahraga air, olahraga ekstrem, peralatan fotografi, gadget, aksesories dan pendukung aktivitas perjalanan wisata sampai kegiatan outdoor.

Tahun ini, pameran Deep & Extreme Indonesia 2019 diperkirakan akan diikuti oleh lebih dari 100 tenant dari dalam dan luar negeri. Sebagian besar peserta adalah peserta yang telah berpartisipasi di pameran ini sejak kali pertama digelar. Profil peserta antara lain destinasi pariwisata seperti dinas-dinas pariwisata di Indonesia terutama yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata adventure, penyedia peralatan selam dan kegiatan outdoor, organisasi sertifikasi, institusi konservasi, taman nasional, jasa travel, hotel dan resort, sampai jasa perjalanan menggunakan kapal atau live aboard services yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Salah satu aktivitas lain yang akan dinantikan oleh para pengunjung adalah, aktivitas seminar nasional. Dalam seminar ini seluruh pengunjung dapat belajar banyak tentang alam yang ada di Indonesia, tentang tokoh atau inspirasi hidup, dan belajar banyak tentang olahraga petualang. Ajang Deep and Extreme Indonesia 2019 ini hanya satu tahun sekali digelarnya, maka bagi kalian yang ingin mendapatkan diskon menarik untuk barang-barang outdoor serta aktivitas lainnya di acara ini jangan sampai kelewatan, catat waktu dan tempatnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : Deep and Extreme Indonesia 2019

Di awal bulan 4-7 April 2019 nanti, Deep and Extreme Indonesia 2019 akan kembali tersaji di Hall B, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Dalam kesempatannya pelaksana tugas Dinas Pariwisata Padang, Didi Aryadi menyampaikan, “Walaupun kompetisi surfing sudah kerap kali diadakan di Sumatera Barat, namun ini adalah untuk kali pertama kompetisi Surfing yang diadakan oleh Pemerintah kota Padang. Dengan adanya dukungan dari pemerintah tentunya kompetisi surfing seperti ini akan jauh lebih besar skalanya. Kami pun berharap dengan adanya kompetisi surfing semacam ini di Sumatera Barat dapat melahirkan bibit-bibit surfer profesional untuk membantu Indonesia meraih banyak prestasi di kancah Internasional. Selain itu kami juga berharap olahraga surfing dapat menjadi olahraga pilihan masyarakat Sumatera barat.”

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Pada kejuaraan Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019 ini, pihak penyelenggara sukses mempertandingkan beberapa kelas Open, Women, dan Under 16. Walaupun dikhususkan untuk surfer asal Sumatera Barat, nyatanya kompetisi surfing ini mampu menarik banyak minat pesertanya, tercatat ada sekitar 48 surfer dari kelas Open, 64 surfer dari kelas Grommet atau U16, dan 12 surfer dari kelas Women.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Ada satu cerita menarik dan sangat menginspirasi didalam kejuaraan Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019, yaitu keikutsertaan Raditya salah satu peserta grommets dari Padang dengan umur 14 tahun yang mempunyai keterbatasan fisik. Dengan topangan satu kaki dirinya tidak takut untuk bersaing dengan lawan-lawannya. Walaupun gagal meraih prestasi, namun dirinya sukses menginspirasi dan memotivasi bagi banyak kalangan. Dengan begitu kesimpulannya adalah, bukan satu hal yang tidak mungkin untuk melakukan sesuatu yang besar dengan keterbatasan yang ada.

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Berikut adalah Hasil dari Sumatera Barat Surfing Competition, Walikota Cup 2019:

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Open

  1. Derri Palar
  2. Eli Azar
  3. Alvyn
  4. Iqbal

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Women

  1. Sarah
  2. Riris
  3. Intan Thalia
  4. Rohaye

Pada tanggal 23-24 Maret 2019 yang lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Padang berkolaborasi dengan Komunitas Selancar Sumatera Barat [KSSB], dan Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia [PB PSOI] menghelat sebuah kompetisi surfing bertajuk Sumatera Barat Surfing Competition, dengan tema Walikota Cup 2019 yang tersaji di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat.

Grommets [U16]

  1. Dylan Wilcoxen

Text                 : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. PSOI Sumatera Barat

Sumatera Barat Surfing Competition Walikota Cup 2019 oleh KBBS dan PB PSOI telah usai, berikut hasil kompetisi.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Mengusung tema Pesta Pora Roda Dua, KASKUS kembali menghadirkan kegiatan bertajuk SORE HORE Vol. 4. Dengan tema tersebut, seluruh penggeliat otomotif khususnya di roda dua akan seru-seruan bersama dengan aktivitas yang sudah dirancang sedemikian rupanya. Bagi kalian penggeliat Ootomotif roda dua yang ingin sharing bareng, mencari aksesoris motor, ingin mengenal lebih dalam dunia bikers serta motor custom, dan ingin tau serba serbi lainnya tentang roda dua disinilah tempatnya.

Rencanaya SORE HORE Vol. 4 ini akan tersaji pada akhir pekan nanti di tanggal 30-31 Maret 2019 di Arkadia Green Park, Jl. Let. Jend. TB Simatupang Kav. 88, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan ini pihak penyelenggara pun telah merancang aktivitas seru didalamnya mulai dari, Riding Bareng yang akan dibagi menjadi dua sesi, yang pertama Sore Ride pada hari Sabtu [30/03]. Pada hari pertama ini dikhususkan untuk motor klasik seperti Vespa, Astrea, Yamaha Lawas, dan motor klasik lainnya. Untuk sesi kedua atau hari kedua akan tersaji Hore Ride pada Minggu [31/03]. Hore Ride terbuka untuk segala jenis motor mulai dari motor pabrikan, motor custom, modifan, motor hobi hingga motor harian bisa gabung di Hore Ride.

Selanjutnya ada pameran motor ragam kategori, bagi pengunjung yang ingin melihat berbagai macam motor jaman dulu ataupun motor modern. SORE HORE Vol. 4 bakal menyuguhkan dengan menggandeng beberapa komunitas motor. Bazaar Part, aksesoris dan apparel, tenant ini nampaknya akan menjadi daya tarik tersndiri bagi para pengunjungnya. Selain menawarkan barang-barang diskon, konten ini juga dapat menjadi alat pecinta otomotif roda dua untuk mencari part ataupun apparel yang langka.

Rencanya pihak penyelenggara akan menyediakan 20 tenant aksesoris dan apparel untuk kalian. Mumpung habis gajian, kalian bisa jajan di 20 tenant yang kita sediakan, beberapa diantaranya Anajidan Helmet, Belajar Helm, Garasi Gue 31, Rumah Sepatu Motor, Berkah Helm, Fidelscoots, Ns Matic Box, Exodos57, Black Mini Motosport, Ruslyrudes_, Gaday Laher, Supermoto Addicted dan tenant – tenant menarik lainnya.

Selain itu ada aktivitas musik performance, dalam kegiatan SORE HORE Vol. 4 2019 ini pihak penyelenggara akan menghadirkan Fade2Black, Budi Cilok, DJ Dinar Candy dan Siva Aprilia. Ini hanyalah sekilas tentang aktivtas di SORE HORE Vol. 4 2019, karena sejatinya masih banyak keseruan lainnya yang dapat kalian nikmati.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photo             : SORE HORE Vol. 4

Mengusung tema Pesta Pora Roda Dua, KASKUS kembali menghadirkan kegiatan bertajuk SORE HORE Vol. 4.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia yang ikut serta dalam kejuaraan balap Moto2 musim 2019 mengaku antusias menyambut kepastian dibangunnya Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat. Dibangunnya sirkuit ini didasari dari kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah gelaran MotoGP pada tahun 2021. Dimas Ekky Pratama mengaku tidak sabar untuk membalap di Sirkuit baru itu dengan diiringi oleh dukungan penuh dari keluarga, teman-teman, dan juga supporter Indonesia yang dikenal sebagai penggila balap MotoGP.

Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia yang ikut serta dalam kejuaraan balap Moto2 musim 2019 mengaku antusias menyambut kepastian dibangunnya Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

Sirkuit Mandalika yang dibangun di Nusa Tenggara Barat ini akan memulai pembangunannya pada bulan Oktober 2019 dengan konsep Sirkuit jalan raya. “Bagi saya akan sangat luar biasa jika nanti MotoGP akan diselenggarakan di Indonesia, apalagi kita sedang menyiapkan salah satu sirkuit terbaik di dunia untuk ajang balap roda dua bergengsi tersebut. Masyarakat Indonesia cukup banyak yang menyukai MotoGP, maka akan euphoria-nya akan sangat terasa sekali,” tutur Dimas Ekky Pratama.

Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia yang ikut serta dalam kejuaraan balap Moto2 musim 2019 mengaku antusias menyambut kepastian dibangunnya Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

Sejatinya Dimas Ekky Pratama yang bergabung dengan Idemitsu Honda Team Asia sedang menjalani balapan Moto2, dan seri pertama telah dijalaninya pada tanggal 10 Maret 2019 di Qatar. Pada seri pertama ini Dimas Ekky Pratama hanya mampu finish di peringkat 24. Selama balapan dikejuaraan balap Internasional, Dimas Ekky Pratama mengaku banyak mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia saat menjalani balapan di Malaysia. Dirinya membayangkan bakal mendapatkan dukungan yang luar biasa jika balapan di rumah sendiri dalam kejuaraan balap bertaraf Internasional layaknya Moto2 yang sedang dijalaninya.

Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia yang ikut serta dalam kejuaraan balap Moto2 musim 2019 mengaku antusias menyambut kepastian dibangunnya Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran sirkuit bertaraf Internasional di Mandalika Nusa Tenggara Barat ini akan memberikan dampak yang sangat besar untuk perkembangan otomotif di Indonesia, seperti memberikan semangat baru bagi anak-anak muda untuk menjadi pebalap, memberikan semangat para pebalap-pebalap yang baru merintis karirnya, memberikan pandangan positif tentang dunia balap otomotif Indonesia di kancah Internasional, meningkatkan citra positif wisata di kawasan Nusa Tenggara Barat baik dari wisatawan lokal maupun asing, memberikan pemasukan bagi Pemerintah Daerah ataupun masyarakat setempat, dan pastinya masih banyak dampak positif yang akan dirasakan.

Dimas Ekky Pratama, pebalap Indonesia yang ikut serta dalam kejuaraan balap Moto2 musim 2019 mengaku antusias menyambut kepastian dibangunnya Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Dimas Ekky Pratama / Idemitsu Honda Team Asia

Dimas Ekky Pratama mengaku antusias menyambut kepastian dibangunnya Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Puji Lestari adalah seorang atlet panjat tebing asal Jakarta kelahiran 15 Juni 1990. Ketertarikan pada olahraga ekstrem yang satu ini dimulai sejak duduk di bangku SMA kelas 3, lantaran dirinya mengikuti Sispala KPPA 83 dan kebetulan pada saat itu materi pembelajarannya adalah olahraga panjat tebing. Walaupu olahraga yang cukup ekstrem, namun dirinya sangat tertantang untuk menggeluti olahraga panjat tebing ini, apalagi jarang ada wanita yang berani mengikuti kegiatan panjat tebing.

Sejatinya keluarga sempat khawatir lantaran Puji Lestari atau yang akrab disapa Puji menggeluti dunia Panjat Tebing, namun setelah dirinya menjelaskan kepada keluarga terkait dengan prosedur keselamatan akhirnya keluarga pun paham dan lambat laun mulai mendukung, ditambah lagi Puji Lestari meyakinkan keluarganya dengan sejumlah prestasi yang mampu diraihnya. Sebenarnya cita-cita Puji Lestari sejak kecil adalah menjadi seorang Reporter Petualang, dengan menjadi seorang Reporter petualang dirinya mengaku sangat senang jika harus mengeksplor keindahan alam baik di Indonesia maupun luar negeri.

Seiring berjalannya waktu kemampuan Puji Lestari sebagai pemanjat tebing terus terasah, dan berbagai prestasi pun semakin banyak diraihnya dan prestasi terakhir yang didapatnya adalah medali emas kategori grup pada nomor lomba Women’s Speed World Record Relay dan peraih medali perak kategori individual pada nomor lomba Women’s Speed Individual pada Asian Games 2018. Atas prestasinya di ajang multi-event Asian Games 2018 tersebut Puji Lestari diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil [PNS] di Kementerian Pemuda dan Olahraga [KEMENPORA] sebagai Staff Ahli.

Walaupun sangat mencintai olahraga panjat tebing, namun dirinya mengaku sangat ingin mencoba olahraha ekstrem lainnya seperti Terjun Payung. Bagi dirinya Terjun Payung adalah salah satu olahraga yang cukup menantang dan dirinya sangat penasaran untuk mencobanya. Prestasi yang sudah didapatnya selama ini tidak membuatnya semata-mata puas, karena cita-cita Puji Lestari dalam karirinya sebagai atlet panjat tebing adalah dapat meraih juara di ajang Olimpiade, dan itu dapat diraihnya jika Puji Lestari ikut dalam kejuaraan Olimpiade Tokyo pada 2020 mendatang.

Sebagai atlet panjat tebing profesional, Puji Lestari melihat perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia sudah cukup berkembang terlebih pasca Asian Games 2018 yang lalu. Selepas kejuaraan tersebut banyak sekali bibit muda yang bermunculan dari berbagai daerah. Dengan begitu tinggal bagaimana upaya pemerintah dan pengurus untuk memberikan fasilitas dan wadah untuk mereka berkembang. Pesan dari Puji Lestari untuk para adik-adik yang baru mulai menggeluti olahraga panjat tebing, jangan pernah takut untuk lampaui batas ambang hidup kalian, bekerja dan berusaha lah sekuat tenaga, dan diiringi oleh doa. Jika kalian konsisten akan itu semua maka hasil tidak akan membohongi prosesnya.

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : dok. Puji Lestari

<