eXtremeINA.com

Tag :Rafting

eXtremeINA.com              Jika bermain olahraga air semacam arung jeram [rafting] untuk menaklukkan sungai dengan jeram dan bebatuan besar sudah biasa, maka cobalah Water Tubing. Dengan olahraga ini kita dapat melawan jeram di sungai dengan cara yang berbeda dan pastinya tetap memacu adrenaline.

River Tubing, Cara Beda Bermain Rafting_feature (2)

Secara garis besar, water tubing ini mirip dengan rafting, namun perbedaannya adalah water tubing menggunakan ban karet berbentuk donat sebagai pengganti perahu karet yang biasa digunakan dalam rafting. Kemudian jika rafting menggunakan dayung, maka water tubing hanya menggunakan kedua tangan untuk menyusuri sungai.

water tubing ini masih awam terdengar di kalangan masyarakat modern, namun olahraga ini sangat bagus untuk pembentukan karakter, jika rafting bisa menampung enam orang dalam satu perahu karet sehingga rasa takut dan tegang ketika melewati rintangan pada aliran sungai yang deras dapat diredam, namu hal itu tidak berlaku pada water tubing karena semua tantangan dan rintangan harus dihadapi sendiri.

River Tubing, Cara Beda Bermain Rafting_feature (3)

Peralatan keselamatan seperti life jacket, decker, dan helm wajib dipakai ketika bermain water tubing demi keselamatan dan keamanan. Di Indonesia sendiri ada berbagai spot agar dapat menikmati water tubing ini seperti di Bali ada River Tubing, kemudian di Jawa Timur di Desa Tulungrejo, Kec. Bumiaji, wisata kota Batu Malang, Tubing di Gua Pindul karangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta, Cukang Taneuh atau yang dikenal Grand Canyon Pangandaran Jawa Barat, dan masih banyak tempat lainnya. Dasarnya lokasi bermain rafting dapat juga digunakan untuk bermain water tubing.

Jika ingin bermain water tubing, peralatan keselamatan yang sudah disebutkan tadi wajib digunakan walaupun lokasi bermainnya tergolomg mudah tanpa rintangan sekalipun

River Tubing, Cara Beda Bermain Rafting_feature (1)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

eXtremeINA.com              Jika bermain olahraga air semacam arung jeram [rafting] untuk menaklukkan sungai dengan jeram dan bebatuan besar sudah biasa, maka cobalah Water Tubing. Dengan olahraga ini kita dapat melawan jeram di sungai dengan cara yang berbeda dan pastinya tetap memacu adrenaline. Secara garis besar, water tubing ini mirip dengan rafting, namun perbedaannya adalah water […]

READ MORE

eXtremeINA.com  Arung Jeram [Rafting] adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani di dalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

Arung Jeram adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani di dalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

Sebelum turun langsung bermain Arung Jeram, fakta ini wajib sekali dipelajari dan diketahui. Berikut adalah penjelasannya.

  1. Musim hujan adalah waktu terbaik untuk berarung jeram

Banyak yang takut arung jeram saat musim hujan. Padahal faktanya, debit air sungai yang meninggi dapat menghasilkan aliran arus yang deras dan jeram-jeram besar yang menantang. Pengarungan sungai jadi lebih mendebarkan. Tidak perlu khawatir, karena operator tetap memperhatikan keamanan.

  1. Pelampung yang kekecilan akan membuatmu susah bernapas

Pastikan pelampung yang kamu pilih masih lengkap dan dalam kondisi baik [tidak sobek dan memiliki tali]. Bila pelampung kebesaran, kamu akan kesulitan mengapung. Bahkan, bisa jadi pelampungmu akan lepas. Maka pilihlah pelampung yang pas di badan.

  1. Memakai celana panjang saat arung jeram akan menyulitkan pergerakan

Celana panjang akan memberatkamu untuk bergerak selain itu juga menyulitkan kamu berenang. Lebih baik mengenakan celana pendek. Kamu bisa leluasa berenang dan bergerak di atas perahu. Yang perlu diingat, pilihlah celana pendek yang mengikat. Bila perlu kenakan ikat pinggang untuk menghindari celana pendekmu melorot. Celana outdoor waterproof bisa jadi pilihan.

Arung Jeram adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani di dalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

  1. Celana berwarna putih terlihat menerawang saat berbasah-basahan di sungai

Saat rafting, hindari pemakaian celana berwarna putih. Alasannya karena celana akan terlihat menerawang saat keadaan basah. Lebih baik mengenakan celana berwarna gelap.

  1. Ternyata banyak yang mengabaikan grade atau level sungai

Saya dan teman-teman saya termasuk di antaranya. Tidak begitu memperdulikan berapa grade sungai tersebut. Yang terpenting bisa arung jeram bareng teman-teman.

Grade atau kelas sungai untuk arung jeram mulai dari terdiri dari I, II, III, IV, V, VI. Grade I mempunyai level yang sangat mudah, sedangkan grade VI adalah grade paling sulit. Sebelum kamu memutuskan untuk arung jeram, ketahui dulu level sungai yang akan kamu arungi.

  1. Sungai Alas di Aceh menjadi sungai terbaik pecinta arung jeram

Bagi pemain rafting profesional, Sungai Alas Aceh menjadi sungai terbaik untuk rafting. Sungai Alas mempunyai variasi grade. Mulai grade 3 hingga 4. Sungai Alas juga biasa digunakan untuk kejuaraan nasional.

Sungai yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser ini menyuguhkan pemandangan tepi sungai yang alami. Jika beruntung, kamu bisa melihat gajah, rusa, dan monyet yang sedang minum di pinggir sungai.

Sungai Alas mempunyai arus sungai yang deras dan kelokan tajam. Kamu yang profesional pasti menyukai tantangan ini.

Arung Jeram adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan. Sekelompok orang tidak akan diperbolehkan mendayung sendiri jika belum pernah bermain Arung Jeram, oleh karena itulah satu instruktur wajib menemani didalam perahu karetnya. Walaupun tergolong olahraga yang ekstrem, nyatanya Arung Jeram banyak digemari oleh masyarakat luas untuk berolahraga sambil berwisata.

  1. Bagi pemula, Sungai Elo Magelang jadi pilihan yang sangat tepat

Mengapa? Karena Sungai Elo berada pada grade II hingga III dan memiliki arus sungai yang cukup deras. Kamu tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan jeram-jeram sungai Elo. Waktu tempuh pengarunganpun tidak terlalu panjang. Hanya butuh waktu sekitar 2 jam.

  1. Sungai Alas yang jadi favorit pecinta jeram pernah diarungi Leonardo Dicaprio

Bukan bermain rafting sih, tapi Leo pernah mengarungi Sungai Alas saat mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser. Leo bersama Adrien Brody terlihat menyusuri sungai untuk melihat keanekaragaman flora fauna di sana

Text & Photos : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Arung Jeram [Rafting] adalah salah satu olahraga air yang terbilang ekstrem namun tetap menyenagkan jika dimainkan.

READ MORE

eXtremeINA.com  Mungkin sebagian dari kalian ada yang tidak tahu apa itu body rafting dan hanya tahu rafting atau arung jeram saja. Body rafting adalah proses aktifitas yang menyusuri searah arus sungai tanpa alat perahu karet atau hanya badan kita saja yang menantang adrenalin kita.

Body Rafting, Ajak Berpetualang Melawan Jeram_feature (2)

Adrenalin kita di tantang dengan menyusuri sungai dengan desarnya air yang mengalir. Alat yang digunakan untuk bermain olahraga ini harus adalah pengaman yang paling utama seperti, pelampung, helmet, deker, sandal gunung. Pakaian yang biasa dipakai baju kaos dan celana pendek dengan bahan yang ringan dan tidak menyerap air.

Untuk yang tidak bisa berenang atau pemula bermain body rafting tidak perlu khawatir, karena setiap body rafting pastinya ada pemandu yang handal untuk menunjukan jalan menuju finish.

Body Rafting, Ajak Berpetualang Melawan Jeram_feature (1)

Biasanya jalur atau jarak yang ditempuh sekitar 10 km dengan waktu 2 jam sampai 3 jam. Dengan perjalanan yang tidak sebentar, disitu kita bisa menikmati keindahan dan kesejukan sungai yang kita kunjungi. Selain menikmati keindahan, olahraga ini melatih tubuh kita menjaga keseimbangan di dalam air.

Buat yang ingin menikmati keindahan Indonesia, bisa mencobanya. Karena, ini olahraga yang seru dan dapat menantang adrenalin kita bisa dengan meloncat dari tebing sungai. Di Indonesia sendiri mempunyai tempat yang paling bagus untuk body rafting seperti Green Canyon, Pangandaran, Jawa Barat yang sudah menjadi tempat yang selalu dikunjungi untuk bermain body rafting.

Body Rafting, Ajak Berpetualang Melawan Jeram_feature (3)

#bodyrafting #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #feature #Indonesia #rafting #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Body Rafting, Ajak Berpetualang Melawan Jeram

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Dibawah pimpinan Amalia Yunita Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia [FAJI] telah melaksanakan seleksi tim nasional Arung Jeram Indonesia di dalam Kejuaraan Nasional [Kejurnas] Arung Jeram yang digelar pada tanggal 18-22 Desember 2017 yang lalu di Probolinggo.

eXINA-arung-jeram-ilustrasi-(2)

Ide serta gagasan Amalia Yunita ini patut diapresiasi, pasalnya selain menjaring atlet-atlet terbaik Indonesia untuk diikuti sertakan dalam World Rafting Championship di Alumine River Patagonia, Argentina pada tanggal 4-10 November 2018, ajang kejurnas ini juga mengusung konsep sport tourism dengan memperkenalkan sungai Pakelan di Jawa Timur. Kejurnas yang diikuti 27 Tim dari 14 daerah ini merupakan kejurnas yang ke-13 dan juga ke-4 kalinya untuk kategori R4 atau 4 pendayung di setiap tim.

eXINA-arung-jeram-ilustrasi-(1)

Bisa dikatakan prestasi cabang olahraga Arung Jeram Indonesia memang telah mendunia. Beberapa hal yang membuktikannya adalah pada saat dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat regional, Australiasia Rafting Championship 2010 dan kejuaraan dunia World Rafting Championship 2015, Indonesia telah masuk dalam peringkat 4 besar dunia.

eXINA-arung-jeram-ilustrasi-(3)

Penjaringan para atlet-atlet Arung Jeram terbaik Indonesia ini sengaja dipilih sejak awal. Pasalnya jika sudah terpilih, para atlet Arung Jeram yang akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia Arung Jeram di Argentina tersebut dapat fokus pada latihan.

Text & Photos          : Bambang Vidiatmoko / eXtremeINA.com

Untuk mengikuti WRC 2018 di Argentina, PB FAJI telah melakukan seleksi untuk Tim Nasional Indonesia.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tim Junior Rafting Putri Indonesia berhasil meraih medali emas dalam kejuaraan World Rafting Championship [WRC] 2017 yang terselenggara di Yoshino River, Miyoshi City, Jepang pada akhir pekan kemarin.

Tampil-Menggila,-Indonesia-Raih-Emas-di-WRC-Jepang_news-(4)

Tim Junior Rafting Putri Indonesia yang turun di kategori Youth Rafting mampu mengalahkan beberapa pesaingnya, salah satunya adalah tim Rafting dari Selandia Baru yang notabennya adalah tim unggulan. Indonesia mampu mencatatkan waktu terbaiknya 00:01:35:36 detik unggul tipis dari tim Selandia Baru dengan waktu 00:01:36:13, di posisi ketiga diraih oleh Rusia dengan torehan waktu 00:01:36:16, di peringkat keempat ada Inggris dengan 00:01:55:96, dan terakhir ada Jepang dengan 00:01:56:37.

Tampil-Menggila,-Indonesia-Raih-Emas-di-WRC-Jepang_news-(2)

Atas keberhasilan Tim Junior Rafting Indonesia asal Citarik, Sukabumi ini mampu mempertahankan gelar juaranya yang didapat pada Kejuaraan WRC pada tahun 2015 yang diselenggarakan di Indonesia. Namun sangat disayangkan, kesuksesan Junior Rafting Putri Indonesia tidak disusul oleh kategori Putra yang harus puas duduk di peringkat ke-8.

Tampil-Menggila,-Indonesia-Raih-Emas-di-WRC-Jepang_news-(1)

Dalam kesempatannya Aceng Supendi selaku pelatih menuturkan, ”Kami cukup salut dan mengapresiasi kinerja serta performa anak-anak di kejuaraan WRC Jepang 2017. Dengan persiapan yang matang sebelum kejuaraan kami yakin akan membuahkan hasil yang positif. Namun pekerjaan terasa berat saat anak-anak harus merasakan cuaca yang sangat ekstrem yaitu minus 12 derajat celcius. Namun permasalahan cuaca itu tidak menyurutkan niat kami untuk meraih prestasi di kejuaraan WRC Jepang 2017 ini.”

Tampil-Menggila,-Indonesia-Raih-Emas-di-WRC-Jepang_news-(3)

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Tim Junior Rafting Putri Indonesia berhasil meraih medali emas dalam World Rafting Championship 2017.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Tim Nasional [Timnas] Arung Jeram Indonesia dipastikan ikut serta dalam Kejuaraan Dunia Arung Jeram bertajuk World Rafting Championship [WRC] yang diselenggarakan di Sungai Yoshino, Koboke, Tokushima, Jepang pada tanggal 3 hingga 9 Oktober 2017.

Indonesia Ramaikan Perebutan Juara di WRC 2017_news

Pada Kejuaraan dunia Arung Jeram ini, Timnas turun di kelas Master Women yang artinya pedayung putri diatas usia 40 tahun. Demi mencapai podium tertinggi, Timnas sudah berlatih sejak awal tahun selepas meraih podium di Kejuaraan Nasional. Sementara untuk Tim Master Putra terdiri dari usia 29 tahun dan 19 tahun.

Kejuaraan Dunia Arung Jeram adalah agenda kompetisi yang diselenggarakan oleh International Rafting Federation [IRF]. Untuk ikut dalam Kejuaraan Arung Jeram bertaraf International, ini bukanlah hal baru bagi Indonesia. Namun sudah sejak 2011 TimNas telah mengikuti Kejuaraan ini. Namun tidak hanya itu saja, bahkan Indonesia pernah menjadi tuan rumah WRC 2017 yang diselenggarakan di Sungai Citarik Sukabumi pada tahun 2015 silam.

Mengenai prestasi, Timnas Arung Jeram Indonesia cukup diperhitungkan oleh lawan-lawannya, pasalnya pada gelaran WRC 2015 lalu Indonesia mampu meraih 23 medali. Ada empat kategori yang dipertandingkan dalam WRC 2017 yaitu Master, Open usia 23 tahun, dan usia 14 tahun. Sementara untuk nomor yang bergengsi adalah Open, karena pada nomor ini diikuti oleh pedayung-pedayung terbaik dari masing-masing negara.

Text               : Bambang Vidiatmoko

Photo            : Federasi Arung Jeram Indonesia

Timnas Arung Jeram Indonesia dipastikan ikut serta dalam World Rafting Championship 2017.

READ MORE

eXtremeINA.com  Arung Jeram merupakan salah satu olahraga yang dapat memacu adrenalin. Olahraga ini dilakukan dengan mengandalkan arus suatu sungai, mungkin bagi beberapa orang awam, menilai olahraga ini membutuhkan kekompakkan tim yang tinggi. Yap, memang benar olahra arung jeram memang mengandalkan sekali kekuatan dayungan awak perahu yang telah dikelompokkan ke dalam suatu tim.

R4 dan R6 Pada Arung Jeram_feature (1)

Meskipun olahraga ini bernilai rekreasi [Sport Tourism] tetapi nyatanya aksi di air ini memiliki regulasi yang berbeda di tiap tahunnya. Menurut Amalia Yunita, selaku juri yang selalu aktif setiap diadakan acara kejuaraan rafting tingkat nasional maupun internasional mengungkapkan, untuk tiap tahun kejuaraan dengan angka genap, maka akan diberlakukan R4 yaitu satu perahu dikemudikan oleh empat awak. Sedangkan untuk tahun ganjil, maka diberlakukan kejuaraan dengan jenis R6 yaitu satu perahu dikemudikan oleh enam awak.

R4 dan R6 Pada Arung Jeram_feature (2)

Bukan hanya dari timnya saja yang memiliki regulasi berbeda pada tiap tahunnya, tetapi spot raftingnya juga memiliki perbedaan. Contohnya jika pada tahun genap dengan regulasi R4 maka spot raftingnya merupakan sungai dengan arus buatan. Jika pada tahun ganjil maka kejuaraan rafting dunia menggunakan regulasi R6 dan spot yang digunakan merupakan sungai alami dengan arus yang menjadi karakter dengan spot tersebut.

R4 dan R6 Pada Arung Jeram_feature (3)

Untuk di Indonesia spot rafting dengan jenis artifisial memang belum dijumpai, untuk tahun ini kejuaraan World Rafting Championship [WRC] akan diselenggarakan di Saudi Arabia. Negeri kita pun memfokuskan kejuaraan tahun ini dengan menurunkan atlit dari U 19 Putra dan Putri, dan U 23 Putra dan Putri.

#arungjeram #eXtremeINA #extremesports #extremesportsindonesia #Indonesia #rafting #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           : Berbagai Sumber

Arung Jeram merupakan salah satu olahraga yang dapat memacu adrenalin.

READ MORE

JAKARTA – eXtremeINA.com    Indonesia adalah salah satu Negara dengan kekayaan alam yang sangat melimpah. Salah satunya adalah sungai yang banyak dimanfaatkan untuk bermain, berlatih, hingga menggelar kejuaraan kompetisi arung jeram.

ilustrasi-jeram-arung-ciliwung (1)

Sebagai kota penyanggah Ibukota DKI Jakarta, kota Depok dilalui oleh sungai Ciliwung yang merupakan salah satu kali terpanjang di Indonesia. Dengan adanya fenomena seperti itu maka Pemerintah daerah berwacana untuk membuat wisata arung jeram di kawasan tersebut. Kabarnya wisata arung jeram di Depok ini akan dibuka pada tahun ini, dan akan dibangun secara bertahap pada empat dermaga Ciliwung.

Agus Suherman selaku Kepala Pemuda Olahraga Pariwisata Seni dan Badan Kebudayaan mengungkapkan bahwa timnya sedang mempersiapkan rencana ini dengan sebaik mungkin. Untuk dermaga yang akan dibangun terdapat di daerah Grand Depok City [GDC], Ratujaya, Jembatan Panus, dan Juanda. Jika agenda ini dapat terealisasi maka suatu kebanggaan bagi warga Depok memiliki arena wisata arung jeram.

ilustrasi-jeram-arung-ciliwung (2)

Arung jeram adalah salah satu olahraga dan wisata yang sedang berkembang di Indonesia, dan pecintanya pun cukup variatif. Semoga hadirnya wisata air Arung Jeram di Depok ini dapat menjadikan motivasi bagi pemuda pemudi kota Depok untuk mulai menggemari olahraga arung jeram dan menjadi seorang atlet yang siap berkompetisi di sebuah kejuaraan tingkat Nasional maupun International.

#arungjeram #depok #extremeina #extremesports #extremesportsindonesia #indonesia #news #rafting #vacation #waves

Text                : Bambang Vidiatmoko

Photos           ; Berbagai Sumber

Sungai Ciliwung di wilayah kota Depok, akan dibangun wisata arung jeram.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com       Pada lomba hari terakhir Kejuaraan Nasional Arung Jeram XX 2017 Yogyakarta (Senin, 30/1), regu Jawa Barat Junior Putra dan Putri mengokohkan dominasinya dengan menguasai nomor Down River Race (Jarak Jauh). Kejurnas R6 (khusus 6 pedayung dalam perahu) di Sungai Progo, Desa Sendangsari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang dimulai Sabtu (28/1), diakhiri dengan melombakan nomor Down River Race (Jarak Jauh). Bagi pedayung putri berjarak 9,2 km, sedangkan putra harus menempuh jarak 14 km.

Putra Putri Jabar Juara Umum Kelas Junior_news (1)

Kemenangan regu Jawa Barat U-19 Putri yang melengkapi sapu bersih mereka di kelas Junior setelah merebut tiga medali emas sebelumnya, dicapai dengan dramatis. Menurut kapten regu, Shellawati Solihin, kepada Tagor Siagian, staf Humas Panitia Pelaksana Kejurnas, sebenarnya mereka terlambat siap untuk memulai lomba. “Pemanasanpun tak sempat. Waktu tersita untuk mengambil posisi, karena banyak perahu kosong menghalangi,” ujarnya. Meski memulai lomba dari posisi akhir, pelan tapi pasti mereka melewati lawannya satu per satu dan memimpin cukup jauh. Selisih waktu dengan peringkat kedua, Sumatera Utara pun hampir 20 detik. Sudah siapkah mereka mempertahankan gelar Juara Dunia yang mereka raih di Sungai Citarik, Sukabumi 2015 lalu? “Kekompakan harus kami jaga dengan berlatih teratur. Perbaikan gizi dan stamina juga harus kami perhatikan,” ucapnya tersenyum.

Putra Putri Jabar Juara Umum Kelas Junior_news (3)

Kendala umum dalam membina regu kelompok umur adalah bila usia atletnya melewati batas umur. Diperlukan waktu cukup untuk penyesuaian atlet tersisa dengan atlet barunya. Kendala itu yang dihadapi regu NTB dan DKI Jaya di Kejurnas kali ini. Dengan jadwal kejuaraan yang teratur dan pasti, sebenarnya kendala minimnya persiapan bisa dicegah.

Putra Putri Jabar Juara Umum Kelas Junior_news (5)

Text & Photos: Tagor Siagian / Lassak Imaji 

Hasil Lomba Down River Race (Jarak Jauh)

Kelas Terbuka

Putri

  1. Sumatera Barat (19:00,88), 400
  2. DIYogyakarta (19:44,59), 352
  3. DKI Jaya (20:05,92), 316

Putra

  1. DKI Jaya (20: 35,59), 400
  2. Banten (21:25,95), 352
  3. Kalimantan Utara (21:37,29), 316

 

Kelas Junior

Putri

  1. Jawa Barat U-19 (18:24,57), 400
  2. Sumatera Utara (18:44,37), 352
  3. Sumatera Selatan U-19 (18:58,26), 316

Putra

  1. Jawa Barat (21:09,23), 400
  2. Kalimantan Timur (21:25,48), 352
  3. Jawa Barat U-19 (21:44,02), 316

 

Peringkat Juara Umum

Kelas Terbuka

Putri

  1. DI Yogyakarta; Sprint: nilai 100, Head To Head: 200, Slalom: 300, Down River Race: 352. Jumlah Nilai: 952
  2. Sumatera Barat; Sprint: 88, Head To Head: 176, Slalom: 216, DRR: 400. Jumlah: 880
  3. DKI Jaya; Sprint: 79, Head To Head: 158, Slalom: 237, DRR: 316. Jumlah: 790

Putra

  1. DKI Jaya; Sprint: 100, Head To Head: 200, Slalom: 300, DRR: 400. Jumlah: 1000
  2. Banten; Sprint: 88, Head To Head: 176, Slalom: 237, DRR: 352. Jumlah: 853
  3. Kalimantan Utara; Sprint: 60, Head To Head: 158, Slalom: 264, DRR: 316. Jumlah: 798

 

Kelas Junior

Putri

  1. Jawa Barat U-19; Sprint: 100, Head To Head: 200, Slalom: 300, DRR: 400. Jumlah: 1000
  2. Sumatera Utara; Sprint: 79, Head To Head: 158, Slalom: 264, DRR: 352. Jumlah: 853
  3. Sumatera Selatan U-19; Sprint: 88, Head To Head:176, Slalom:237, DRR:316. Jumlah: 817

Putra

  1. Jawa Barat; Sprint: 88, Head To Head: 200, Slalom: 300, DRR: 400. Jumlah: 988
  2. Kalimantan Timur; Sprint: 100, Head To Head: 176, Slalom: 264, DRR: 352. Jumlah: 892
  3. Jawa Barat U-19; Sprint: 72, Head To Head: 144, Slalom: 237, DRR: 316. Jumlah: 769

Pada lomba hari terakhir Kejuaraan Nasional Arung Jeram XX 2017 Yogyakarta, regu Jawa Barat Junior Putra dan Putri mengokohkan dominasinya dengan menguasai nomor Down River Race.

READ MORE

YOGYAKARTA – eXtremeINA.com        Pada hari kedua Kejuaraan Nasional Arung Jeram XX 2017  Yogyakarta (Minggu, 29/1) yang melombakan nomor Slalom (Halang Rintang), regu Jawa Barat putra dan putri menguasai Kelas Junior dengan memborong kedua medali emas. Dalam nomor Slalom, kekompakan regu sangat memegang peran. Karena tidak sekadar melewati rintangan tiang gawang yang digantung diatas sungai dari depan, namun juga harus melewatinya dengan bergerak mundur dan berputar kembali melewati gawang. Pada saat memutar kembali setelah mundur memasuki gawang, para pedayung akan melawan arus. Gerakan ini yang sangat menguras tenaga dan waktu. Sementara juara nomor ini ditentukan regu yang berhasil melewati sebanyak mungkin gawang dengan mulus, tanpa menyenggol tiang dalam waktu tercepat.

sumut jr pi

Kejurnas Arung Jeram R6 (khusus 6 pedayung dalam perahu) 2017 di Sungai Progo, Desa Sendangsari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, akan berakhir hari Senin besok (30/1) dengan melombakan nomor Down River Race (Jarak Jauh) . Bagi pedayung putri berjarak 9,2 km, sedanagkan putra harus menempuh jarak 14 km.

kaltim jr pa_01

Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) Dankormar (Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono S.Mn, sudah memutuskan bahwa para juara Kejurnas berhak untuk mendapatkan tiket untuk mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia R6 Jepang 2017, 3-9 Oktober. Keberhasilan Indonesia untuk pertama kali meraih medali emas dalam Kejuaraan Dunia R6 2015 di Sungai Citarik  Sukabumi  Jawa Barat, membuktikan bahwa menjadi juara dalam olahraga air arung jeram bukan ditentukan ukuran fisik pedayung. Namun kematangan mental, tak mudah menyerah meski tertinggal dari lawan, dan kejelian menerapkan strategi. Ketika itu, medali emas tak hanya diraih timnas U-19 Putra yang berhasil mengalahkan Inggris dan Rusia di nomor Sprint, adu cepat sepanjang 300 meter. Regu U-19 Putri dan regu U-23 Putra di nomor Down River Race (Jarak Jauh) juga ikut mencatat sejarah olahraga arung jeram Indonesia.

jabar u19 pi4_01

Demi memperkuat kedudukan Indonesia yang sudah disegani para pedayung dunia, Ketua Harian PB FAJI Amalia Yunita kepada Tagor Siagian, staf Humas Kejurnas 2017 berujar, “Sudah saatnya pemerintah memperhatikan cabang olahraga yang nyata-nyata sudah mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Bukan begitu saja memberi bonus pada atlit yang hanya masuk final sebuah kejuaraan tingkat Asia Tenggara. Selain dapat meningkatkan wisatawan baik lokal maupun asing, olahraga alam seperti arung jeram sangat baik untuk memperbaiki mental generasi muda, sesuai dengan rencana kerja Bapak Presiden Joko Widodo, yakni Revolusi Mental. Karenanya para perusahaan BUMN wajib mendukung olahraga yang tak hanya memberi jaminan prestasi namun juga memiliki potensi wisata dan peluang kerja. Di Amerika dan Eropa kebanyakan orangtua kini mendorong anak-anaknya kembali ke alam, agar tak terbius gawai, yang justru banyak berpotensi penyakit dan perilaku menyimpang.”

jabar u19 pi2_01

Text & Photos : Tagor Siagian / Lassak Imaji 

 

Hasil Hari II (Nomor Slalom):

Kelas Terbuka

Putra:

  1. DKI Jaya (nilai 300) 2. Kalimantan Utara (264) 3. Banten (237)

 

Putri:

  1. DIYogyakarta (300) 2. DKI Jaya Master (264) 3. DKI Jaya (237)

 

Kelas Junior:

Putra:

  1. Jawa Barat (588) 2. Kalimantan Timur (540) 3. Jawa Barat U19 (453)

 

Putri:

1 .Jawa Barat U19 (300) 2. Sumatera Utara (264) 3. DKI Jaya (216)

 

Peraihan Medali Emas Hingga Hari Kedua:

  1. Jawa Barat             : 5
  2. DKI Jaya               : 3
  3. DIYogyakarta       : 3
  4. Kalimantan Timur : 1

 

Pada hari kedua Kejurnas Arung Jeram XX 2017, Slalom (Halang Rintang), regu Jawa Barat putra dan putri menguasai Kelas Junior dengan memborong kedua medali emas.

READ MORE
<